BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan desain kemasan dan pemasaran digital.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan desain kemasan bagi pelaku IKM yang dibuka Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Ballroom Hotel Mercure, Selasa (4/8/2026).
Menurut Said, Berau memiliki potensi sumber daya yang melimpah, mulai dari hasil pertanian, perikanan, pangan lokal hingga produk kerajinan. Namun, potensi tersebut perlu diiringi kemampuan mengolah dan memasarkan produk agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Bahan baku di Berau sangat melimpah. Tantangannya sekarang bukan lagi soal ketersediaan bahan, tetapi bagaimana mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menilai masih banyak produk lokal yang memiliki kualitas baik, tetapi belum mampu bersaing di pasar karena kemasan yang masih sederhana, kurang informatif, dan belum mampu menjaga kualitas produk dalam waktu lebih lama.
Padahal, kemasan bukan hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi identitas yang membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya tarik di tengah persaingan pasar.
Produk dengan kemasan yang baik, higienis, dan memiliki daya simpan lebih panjang dinilai memiliki peluang lebih besar dipasarkan sebagai oleh-oleh khas Berau maupun menembus pasar di berbagai daerah.
Karena itu, Said menegaskan pelatihan desain kemasan harus menjadi bagian dari strategi meningkatkan daya saing IKM secara menyeluruh, bukan sekadar mempercantik tampilan produk.
“Pelatihan ini jangan hanya berhenti pada desain kemasan. Pelaku usaha juga harus mampu memasarkan produknya melalui sistem digital agar pasar produk Berau semakin luas,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan perdagangan digital telah mengubah pola persaingan usaha. Produk dari berbagai daerah kini dapat dipasarkan lebih luas melalui platform daring, sehingga pelaku usaha lokal harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Said berharap pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terus memberikan pendampingan kepada pelaku IKM dan UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengembangan desain kemasan, pemasaran digital hingga perluasan jaringan pasar.
“Pendampingan tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas produksi, tetapi juga pengembangan desain kemasan, pemasaran digital, hingga perluasan jaringan pasar,” pungkasnya. (MK)
Editor: Agus S.













