Beranda blog Halaman 734

Simpan Sabu di Pintu Kamar Mandi, MS Dibekuk Polisi

0
Simpan Sabu di Pintu Kamar Mandi, MS Dibekuk Polisi
Tersangka MS (32) telah diamankan di Mapolres Bontang. (Ist).

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan seorang pria berinisial MS (32), salah satu warga yang beralamat di Jalan Zamrud, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (6/8/2024) kemarin, sekitar pukul 23.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Gang Zamrud 11, Kelurahan Berbas Tengah, telah dijadikan tempat transaksi barang haram narkoba jenis sabu.

Sehingga Satresnarkoba Polres Bontang, langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, telah mencurigai seorang pria yang sedang berjalan kaki.

“Kami langsung amankan dan periksa orang tersebut, saat digeledah ditemukan barang bukti satu bungkus plastik bening berisikan sabu dan satu unit handphone,” ucapnya.

Selain penggeledahan badan, Satresnarkoba Polres Bontang juga melakukan penggeledahan di rumah MS, yang dimana ditemukan tiga bungkus plastik bening berisi sabu di balik pintu kamar mandi, dengan total sabu seberat 4,56 gram.

“Awalnya MS sempat berbohong. Saat berkata jujur, MS menyebutkan jika sabu tersebut berasal dari seseorang,” jelasnya.

Lalu saat dilakukan pengembangan lebih lanjut, akhirnya Satresnarkoba Polres Bontang menuju rumah yang dimaksud MS, dimana pemilik rumah sudah tidak berada disana, bahkan handphone orang tersebut juga sudah tidak aktif.

Kini tersangka akan dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Neni-AH Sah Berpasangan di Pilkada 2024

0
Neni-AH Sah Berpasangan di Pilkada 2024
Penyerahan SK Pengesahan Neni-AH sebagai pasangan dalam Pilkada 2024. (ist)

BONTANG – Partai Golongan Karya (Golkar) secara resmi mengusung pasangan Neni Moerniaeni dan Agus Haris (AH) berpasangan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.

Pasangan tersebut resmi diusung Rabu (7/8/24), adapun SK tersebut diberikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia.

“Alhamdulillah kami sudah menerima SK pengesahan calon wali kota dan wakil wali kota,” ujar Agus Haris saat dihubungi, Rabu (7/8/24).

Ia mengatakan secara jelas bahwa partai yang mengusung mereka selain Golkar, ada Gerindra, PKS. Adapun partai yang kini sedang melakukan koordinasi adalah PSI.

“Mungkin minggu depan SK nya juga akan terbit, sama seperti Gerindra,” terangnya.

Sebelumnya, lampu hijau ini sudah dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Golkar Bontang, Andi Faizal bahwa Golkar Gerindra bersepakat berkoalisi pada Pilkada Bontang 2024.

Ia menambahkan, bersama dengan Gerindra mereka memiliki kesepahaman untuk bersama di Pilkada.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

6500 Peserta Telah Mendaftar di Event Jalan Sehat Deklarasi Basri – Chusnul

0
6500 Peserta Telah Mendaftar di Event Jalan Sehat Deklarasi Basri – Chusnul
Udin Mulyono, Ketua PHM Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kota Bontang, Udin Mulyono mengatakan bahwa partisipasi masyarakat Kota Bontang cukup tinggi, untuk mengikuti jalan sehat yang dirangkai dengan deklarasi Basri Chusnul yang akan dilaksanakan 11 Agustus 2024 mendatang.

Udin mematok target sebanyak 5000 peserta, namun per Rabu, (7/8/24) ia mengungkapkan sekitar 6500 peserta telah datang langsung ke PHM untuk mendaftar.

Ia menambahkan, bahwa ia tak ingin hanya sekedar membagikan kupon dan baju seperti pada umumnya, ia ingin para peserta datang mendaftar ke PHM untuk melihat langsung apakah banyak warga datang karena keinginan sendiri.

“Walaupun kita dekat sama seseorang, tapi kalau pilihan mereka berbeda, tetap mereka tidak akan datang. Tidak bisa kita paksakan,” jelasnya.

Masih ada empat hari menuju hari H, ia berharap akan makin banyak peserta yang datang untuk mendaftar. Untuk para peserta yang tidak mendaftar tetap dapat hadir dalam jalan sehat tersebut untuk turut meramaikan. Pihaknya juga akan tetap memberikan nomor undian.

“Untuk persiapan kita sudah 80 persen, tenda-tenda sudah kami pasang, tinggal panggung dan lain-lain, nanti kami lengkapi semuanya pas sudah dekat di hari H,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Deklarasi Basri-Chusnul Bakal Ngajak Ribuan Orang Jalan Sehat

0
Deklarasi Basri-Chusnul Bakal Ngajak Ribuan Orang Jalan Sehat
Udin Mulyono, Ketua PHM Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ribuan Warga diperkirakan akan memenuhi lapangan di kawasan Halal Square untuk ikut meramaikan jalan sehat yang dirangkai dengan deklarasi Basri-Chusnul.

Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM), Udin Mulyono menargetkan 5000 peserta akan turut hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan, Minggu (11/8/24) mendatang.

Peserta yang ingin mengikuti jalan sehat tersebut diharapkan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu, sehingga mereka bisa mendapatkan kaos. Pihaknya mengatakan bahwa saat ini mereka hanya menyediakan 5000 kaos, namun jika ingin ikut tetap bisa menggunakan baju biasa yang menyesuaikan.

“Kalau saya lihat antusias warga yang mendaftar saat ini sudah cukup banyak,” ujarnya saat ditemui, Rabu (7/8/24).

Ia menjelaskan, anggaran yang dikeluarkan untuk deklarasi ini berkisar Rp. 500 juta, anggaran tersebut berasal dari dua orang donatur yakni, pengusaha besi tua dan bakal calon Wakil Wali Kota Bontang.

“Donaturnya ada Pak Jok pengusaha besi tua dan Chusnul sendiri sebagai pengusaha fried chicken, tadinya kan 2 saja motornya tapi ada penambahan dari donatur menjadi 3 unit motor hadiahnya,” jelasnya.

Mereka juga menyediakan doorprize yang menarik, seperti hadiah utama 3 unit motor, handphone, televisi, kulkas, mesin cuci, kipas angin, kompor gas, dan hadiah hiburan lainnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Fraksi Annur Sampaikan 5 Poin Pandangan Umum Tentang Raperda Perubahan APBD Kota Bontang

0
Fraksi Annur Sampaikan 5 Poin Pandangan Umum Tentang Raperda Perubahan APBD Kota Bontang
Fraksi Annur menyampaikan pandangan umum kepada Ketua DPRD Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Fraksi Partai Amanat Nurani Rakyat (Annur) menyampaikan Pandangan Umum Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang Tahun Anggaran 2024, Sabtu (3/7/24).

Anggota Fraksi Annur, Muhammad Irfan mengatakan, bahwa alokasi anggaran ini harus berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Perubahan anggaran tersebut harus sejalan dengan dengan peningkatan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja.

Adapun pandangan umum Fraksi Annur yang pertama yakni realisasi pendapatan mengalami kenaikan cukup signifikan dari target anggaran yang telah ditetapkan, namun pada komponen Pendapatan Asli Daerah khususnya Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan masih perlu ditingkatkan.

Kedua, adanya upaya peningkatan penerimaan dari pajak daerah dan retribusi daerah dan jenis pajak lainnya, harus dibarengi dengan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat Kota Bontang khususnya dalam bidang pendidikan. Terutama peningkatan sarana dan prasarana sekolah dan peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan, pelayanan kesehatan yang lebih baik dan cepat serta berkualitas, pernyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang lebih memadai di seluruh pusat pelayanan kesehatan, serta peningkatan subsidi biaya pengobatan masyarakat, penyediaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan, harus lebih maksimal.

Perubahan APBD ini harus dikonstruksikan secara tepat, dengan memperhatikan kerangka yuridis dan teknokratis dalam rangka merealisasikan target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan.

Ketiga, proses penyusunan perubahan KUA-PPAS jangan hanya sekedar menaikkan atau menurunkan nilai anggaran, akan tetapi pencapaian- pencapaian selama periode Januari 2024 sampai dengan Juni 2024 serta dibandingkan dengan tiga tahun ke belakang, pada periode yang sama harus menjadi tolok ukur dalam penyusunan KUA-PPAS tahun anggaran 2024 ini.

“Kami berharap, angka-angka dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2024 adalah angka yang rasional dan wajar, serta adanya keberpihakan kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.

Keempat, mengingatkan wali kota untuk benar-benar mengevaluasi hasil penggunaan APBD Kota Bontang pada semester pertama, khususnya pada sektor-sektor yang terdampak langsung dari krisis ekonomi.

Fraksi ANNUR berharap fokus pembangunan pada semester kedua yang dianggarkan pada P-APBD 2024, harus ditujukan untuk membangkitkan kembali ekonomi dan memulihkan kegiatan-kegiatan masyarakat seperti sediakala.

Terakhir, Fraksi Annur menyarankan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, untuk lebih cermat dalam membuat program, agar tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga tidak menimbulkan SILPA yang terlalu tinggi di akhir tahun anggaran. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Rawan Roboh, Pohon-pohon di Jalan Cipto Mangunkusumo Bakal Ditebangi

0
Rawan Roboh, Pohon-pohon di Jalan Cipto Mangunkusumo Bakal Ditebangi
Tim dari berbagai OPD melakukan survei untuk penebangan pohon, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Untuk menindaklanjuti hasil rapat terkait pohon tumbang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, akan melakukan penebangan pohon di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo, hingga Jalan Oxygen.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkrtan) Kota Bontang, Amiluddin menyampaikan, bahwa kegiatan ini sudah menjadi pembahasan beberapa hari lalu, yang dimana tim dari berbagai unsur akan melakukan efisiensi terlebih dahulu untuk memilih pohon mana saja yang harus benar-benar ditebang dan dipangkas.

“Pohon sangat bermanfaat bagi kita, dimana pohon adalah paru-paru dunia. Akan tetapi jika ada pohon yang sudah lapuk dan ditambah cuaca sekarang ini kurang baik, maka kita harus eksekusi pohon tersebut upaya meminimalisir takutnya ada musibah,” ucapnya saat diwawancarai, Selasa (6/8/2024) kemarin.

Kegiatan nantinya tidak hanya dari pihak Disdamkartan saja yang bergerak, akan tetapi banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut turun serta, meliputi PT. Pupuk Kaltim, PT. KIE, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Perhubungan (Dishub).

Selanjutnya Satlantas Polres Bontang, Camat Bontang Utara, Kelurahan Belimbing, Kelurahan Gunung Elai, Kelurahan Loktuan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), PLN, serta Telkom.

“Banyak OPD yang terlibat, seperti PKT karena ini wilayahnya, kepolisian dan Dishub untuk mengatur lalu lintas nantinya. Untuk teknisnya di lapangan nanti ada Disdamkartan, DLH, serta PKT yang akan eksekusi,” paparnya.

Kegiatan penebangan pohon akan dilakukan mulai besok, Kamis (8/8/2024), kegiatan tersebut juga akan dikerjakan dengan target selesai sebelum 17 Agustus 2024 mendatang.

“Dipastikan waktu 2-3 hari sangat tidak dimungkinkan, karena banyak sekali pohon yang akan kita tebang dan pangkas, maka kami akan lakukan mulai Kamis besok hingga Minggu,” jelasnya.

Sehingga untuk eksekusi pohon nantinya, akan dimulai dari Jalan Cipto Mangunkusumo, mulai dari lampu merah jalan tembus hingga bundaran sintuk. Karena di wilayah tersebut sudah banyak sekali pohon tumbang, saat cuaca lagi kurang baik.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Satimpo Yakin Pertahankan Juara Pertama Lomba PPID Bontang

0
Satimpo Yakin Pertahankan Juara Pertama Lomba PPID Bontang
Kunjungan Tim Visitasi dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur dan Tim PPID Pemerintah Kota Bontang ke Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kota Bontang melakukan upaya dalam meningkatkan partisipasi aktif stakeholder dalam rangka mendorong peningkatan indeks keterbukaan informasi publik.

Untuk itu, pihaknya mendapatkan kunjungan Tim Visitasi dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur dan Tim PPID Pemerintah Kota Bontang, Selasa (6/8/24).

Lurah Satimpo, Maryono mengatakan, hal ini sebagai wujud motivasi dan apresiasi untuk terus optimal dalam menyampaikan keterbukaan informasi publik, Pemkot Bontang menggelar PPID Award tingkat Kota Bontang bagi admin PPID Pembantu Terbaik untuk kategori OPD dan Kelurahan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk membangkitkan semangat PPID di setiap instansi pemerintah, dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“PPID Awards tahun lalu kami juara. Pencapaian ini karena adanya keterbukaan informasi yang diberikan, serta layanan yang baik dan tanggap ke warga Satimpo,” katanya.

Maryono menamabahkan, publikasi seluruh kegiatan Satimpo terjaring dengan baik sehingga Diskominfo Bontang memberikan posisi pertama tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari sosial media kelurahan yang selalu aktif dan update dalam berbagai kegiatan.

“Prosedur pelayanan informasi, Satimpo sangat bagus. informasi yang diberikan sangat bagus berinovasi bersama komunitas masyarakat dan komunitas budaya. Serta SOP pemberian pelayanan informasi sangat bagus,” katanya.

Selain itu, Diskominfo Bontang juga menunjuk seluruh sosial media kelurahan Satimpo, seperti Facebook dan Instagram selalu aktif dan update mengenai aktivitas Satimpo oleh sebab itu mereka ditanyakan terbaik juga se-Kota Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Dukung Kemandirian UMKM, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan dari Pemkot Bontang

0
Dukung Kemandirian UMKM, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan dari Pemkot Bontang
Pupuk Kaltim terus mendorong penguatan UMKM lokal. (ist)

BONTANG – Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dalam mendorong penguatan UMKM lokal agar lebih maju dan berdaya saing, diganjar penghargaan dari Pemkot Bontang sebagai Perusahaan Pembina UMKM Kota Bontang. Penghargaan diterima perwakilan Manajemen Pupuk Kaltim dari Wali Kota Bontang Basri Rase, pada Launching UMKM Center Bontang, Kamis (25/7/2024) malam.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan penguatan kapasitas UMKM lokal merupakan salah satu fokus sasaran manfaat perusahaan, dalam mendorong terwujudnya masyarakat mandiri dan berdaya saing. Upaya ini pun ditindaklanjuti melalui serangkaian pembinaan da pendampingan intensif, agar pelaku usaha lokal mampu mengoptimalkan peluang untuk pertumbuhan usaha.

Selain itu penguatan kapasitas binaan pun dilakukan melalui berbagai pelatihan secara intensif, sehingga UMKM lokal dapat mengasah kemampuan dengan lebih optimal untuk memperluas kesempatan bertumbuh sesuai bidang usaha masing-masing.

“Sasaran inilah yang dikedepankan Pupuk Kaltim dalam pembinaan UMKM lokal, sehingga mampu membuka peluang lebih luas untuk pertumbuhan usaha,” ucap Sugeng.

Dijelaskannya, pendampingan berkelanjutan menjadi kunci pembinaan Pupuk Kaltim bagi mitra binaan, sehingga peluang pengembangan usaha terus didorong untuk UMKM Bontang naik kelas. Selain itu juga Pupuk Kaltim juga memfasilitasi beragam penunjang usaha, mulai dari insfrastruktur hingga perizinan dan promosi. Hal ini pun mengantarkan UMKM Binaan Pupuk Kaltim mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki, dengan jaringan penjualan yang semakin luas seiring makin dikenalnya produk oleh konsumen.

Selain itu jaminan produk juga menjadi perhatian Pupuk Kaltim, dimana UMKM binaan wajib memperhatikan kualitas dan mutu untuk kepuasan konsumen. Contohnya di sektor makanan dan minuman, pelaku usaha diminta untuk memastikan produk aman dikonsumsi. Oleh karena itu perizinan hingga tata cara pengolahan yang sesuai standar BPOM pun jadi bagian pendampingan bagi mitra binaan.

Sementara untuk produk kerajinan dan batik, juga difasilitasi Pupuk Kaltim dengan upaya serupa hingga akhirnya dua batik binaan yakni Batik Beras Basah dan Kuntul Perak berhasil mendapatkan Sertifikat Produk Pengguna Tanda (SPPT) SNI dari Badan Standarisasi Nasional (BSN), dengan kualitas yang telah diakui secara Nasional.

Hasil karya dua pengrajin lokal ini merupakan salah satu produk unggulan di Bontang dan Kaltim, yang mampu mandiri pasca kesinambungan pembinaan. Bahkan keduanya lolos kurasi Kementerian BUMN, sebagai salah satu produk unggulan hasil karya Indonesia pada KTT Asean Ke-42. Selain itu sejumlah UMKM binaan Pupuk Kaltim pun telah berorientasi ekspor, yang sebelumnya juga difasilitasi perusahaan untuk pengurusan persyaratan maupun administrasi, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar dengan lebih signifikan.

“Ini membuktikan jika produk lokal mampu bersaing dan menembus pasar dengan peluang yang lebih luas. Hal ini yang menjadi sasaran pembinaan Pupuk Kaltim, agar UMKM Bontang mampu naik kelas dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” lanjut Sugeng.

Dirinya pun menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemkot Botang sebagai Perusahaan Pembina UMKM Lokal, dan menyebut Pupuk Kaltim akan terus meningkatkan komitmen terhadap pengembangan pelaku usaha kecil agar naik kelas dan berdaya saing. Diiringi peningkatan sumberdaya manusia serta kualitas lingkungan yang lebih optimal.

Komitmen ini pun bagian dari upaya perusahaan mendorong kemandirian masyarakat, sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi secara berkesinambungan. Dari hal tersebut, implementasi TJSL Pupuk Kaltim pun makin berdampak luas di masyarakat maupun perekonomian daerah.

“Terima kasih atas penghargaan dari Pemkot Bontang. Pupuk Kaltim akan terus berperan sebagai agen pembangunan, dengan berkontribusi langsung di masyarakat. Salah satunya sektor UMKM yang terus kita dorong agar semakin berkembang,” tutur Sugeng.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengatakan penghargaan ini melihat kontribusi Pupuk Kaltim yang sejauh ini aktif mendukung program Pemerintah, salah satunya membina UMKM lokal agar semakin tumbuh dan berdaya saing. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam mewujudkan kemandirian masyarakat, dengan pengembangan peluang usaha kecil untuk meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi.

Pengembangan UMKM pun menjadi sasaran prioritas Pemerintah untuk meneguhkan posisi Kota Bontang sebagai kawasan penyangga IKN yang maju dan sejahtera, disamping kesiapan dalam menghadapi kesinambungan pembangunan daerah pasca industri. Dimana sektor pariwisata dan UMKM menjadi salah satu unggulan daerah agar perekonomian tetap tumbuh dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki Kota Bontang.

“Targetnya Bontang kedepan dapat menjadi sentra UMKM di Kalimantan Timur, sebagai kawasan penyangga IKN yang terus tumbuh dan berkembang. Maka dari itu penguatan kapasitas UMKM perlu terus kita dorong, melalui kerjasama aktif dengan seluruh pihak terkait,” papar Basri.

Dirinya pun berharap Pupuk Kaltim bersama seluruh perusahaan di Kota Bontang dapat terus bersinergi dengan Pemerintah untuk penguatan sektor UMKM agar semakin berdaya. Terlebih saat ini Bontang telah memiliki UMKM Center yang sengaja dibangun untuk memfasitasi para pelaku usaha agar naik kelas, melalui media promosi dan penjualan dalam satu atap. Berbagai produk pun tersedia dengan total 4.368 jenis, termasuk produk Mitra Binaan Pupuk Kaltim.

“UMKM Center ini akan menjadi salah satu solusi bagi usaha mandiri dan pelaku usaha kecil agar semakin berdaya. Oleh sebab itu, sinergi dan kolaborasi kedepan penting untuk ditingkatkan antara Pemerintah dan seluruh stakeholder, dengan secara bersama mendorong UMKM kita semakin tumbuh,” pungkas Basri Rase.(adv)

Editor: Yusva Alam

Warga Dilarang Main Hakim Sendiri ke Pelaku Balap Liar, Laporkan Saja ke Polres Bontang!

0
Warga Dilarang Main Hakim Sendiri ke Pelaku Balap Liar, Laporkan Saja ke Polres Bontang!
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Satlantas Polres Bontang menanggapi viralnya video warga yang mencegah aksi balap liar beberapa waktu lalu. Dimana warga melempar sebatang kayu saat aksi balap berlangsung, hingga menyebabkan pelaku balap liar terjatuh.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari menjelaskan, berdasarkan Undang-undang terkait ada tiga fungsi jalan yang tidak boleh diganggu.

Di UU No. 38 tahun 2004, berubah menjadi UU No. 2 Tahun 2022, dan UU No. 6 tahun 2023. Isi undang-undangnya ada 3 fungsi jalan, yakni mulai dari manfaat, milik, dan pengawasan.

Salah satunya aksi balap liar yang membuat masyarakat menjadi resah, dimana Kasat Lantas Polres Bontang melakukan sisi kepengawasan, agar sejumlah kelompok pemuda tidak menggunakan jalan untuk aksi balap liar.

“Diketahui jika melanggar aspek manfaat, bisa didenda sebesar Rp 1,5 miliar. Pelanggaran milik Rp 500 juta, hingga pengawasan Rp 300 juta,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2024) kemarin.

“Di sini warga juga tidak boleh main hakim sendiri, karena itu melanggar. Sebisanya warga infokan saja ke hotline Polres Bontang, jika ke depannya mendapatkan aksi balap lagi,” jelasnya.

Djauhari memastikan, jika masih ada aksi yang dilakukan oleh sekelompok pemuda balap liar, petugas patroli dari Satlantas Polres Bontang akan turun langsung ke lokasi untuk memantau secara diam-diam.

“Pastinya nanti setiap malam, kami akan terus melakukan pemantauan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Identitas Mayat Pria di Kamar Kos Tanjung Laut Indah Terungkap

0
Identitas Mayat Pria di Kamar Kos Tanjung Laut Indah Terungkap
Proses evakuasi penemuan mayat di Tanjung Laut Indah, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Identitas mayat seorang pria yang tidak diketahui latar belakangnya di sebuah kamar kos, Jalan Lele, RT 32, No 93, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin (5/8/2024) kemarin akhirnya terungkap.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto menyampaikan, bahwa identitas mayat tersebut bernama Wahyoedi, berusia 68 tahun, dan merupakan salah satu warga berdomisili Samarinda, Kecamatan Sungai Kunjang, Kelurahan Karang Anyar.

“Karena tidak ada keluarganya, jadi jenazah dimakamkan di Pisangan, pukul 01.00 Wita,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/8/2024).

Selain itu, hasil visum dari RSUD Taman Husada menyatakan, jika tidak ditemukannya penyebab kematian yang menonjol di tubuh jenazah. Sehingga dengan keterangan saksi, faktor meninggalnya diakibatkan karena sakit.

“Untuk kekerasan tidak ditemukan, dan kemungkinan meninggal karena sakit yang dialami,” jelasnya.

Setelah melihat kondisi mayat, diperkiraan jenazah sudah meninggal sekitar 4-5 hari.

Sebelumnya, mayat yang telah ditemukan dalam kamar kos adalah teman dari kakak si pemilik kos, yang dimana telah dibawa oleh kakaknya beberapa waktu lalu.

Bahkan saat kakaknya membawa temannya tersebut, pihak dari keluarga tidak mengetahui dan tidak mengenal sama sekali siapa orang tersebut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam