Beranda blog Halaman 787

Kasus Penipuan Oknum ASN Kelurahan Guntung, Pemkot Tunggu Hasil Laporan Kepolisian

0
Kasus Penipuan Oknum ASN Kelurahan Guntung, Pemkot Tunggu Hasil Laporan Kepolisian
Basri Rase, Wali Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menanggapi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Guntung, yang dilaporkan ke pihak berwajib lantaran melakukan penipuan.

Dirinya menjelaskan, bahwa kasus penipuan tersebut sudah diketahui sejak setahun lalu, dimana dua kontraktor diarahkan untuk melapor ke pihak berwajib.

“Padahal kita sempat membahas masalah ini, bahkan lurahnya pun sudah sempat kita panggil. Akan tetapi, inspektorat tidak bisa bertindak lebih jauh, karena ini tidak ada sangkut pautnya dengan kerugian negara,” ucapnya saat ditemui awak media, Rabu (3/4/2024).

Hingga saat ini, pemerintah hanya tinggal menunggu hasil laporan dari pihak kepolisian. Jika memang sudah dinyatakan terbukti dan bersalah, pastinya ada hukuman berupa kurungan penjara, yakni dua tahun penjara atau bahkan bisa lebih.

“Pastinya akan dikenakan sanksi tertulis, dan juga sudah ada undang-undang yang mengatur terkait ASN,” paparnya.

Basri ingin permasalahan ini diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Sehingga meminta untuk oknum ASN tersebut untuk membayarkan semua kerugian yang dialami kepada kedua kontraktor yang telah dirugikan.

“Saya ingin oknum tersebut meminta maaf dan juga mengganti uang kerugian, dengan adanya begitu pasti permasalahan tidak akan sampai sepanjang ini,” tegasnya.

Diketahui, kerugian yang dialami kedua kontraktor tersebut mencapai Rp 480 juta, bahkan mediasi pun sempat dilakukan, akan tetapi oknum ASN tersebut hingga saat ini tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Bantah Isu Kampanye di Program Jargas Gratis

0
Basri Bantah Isu Kampanye di Program Jargas Gratis
Basri Rase, Wali Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Rencana program pemasangan Jaringan Gas (Jargas) gratis di setiap rumah untuk tahun 2025 mendatang, Wali Kota Bontang, Basri Rase membantah isu yang beredar, kalau dirinya dinilai sedang berkampanye.

Dirinya menjelaskan, program pemasangan jargas ini merupakan hasil dari musrenbang yang dilakukan kemarin tiap tingkat kecamatan di Kota Bontang. Usulan ini juga berasal dari masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Jika memang ada yang menilai saya sedang kampanye melalui pemasangan jargas ini, tidak usah ditanggapi. Padahal saya hanya ingin menjalankan apa yang masyarakat inginkan,” ungkapnya saat diwawancarai, Rabu (3/4/2024).

Karena, sudah seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Bontang. Terlebih lagi jargas ini termasuk kebutuhan setiap orang untuk memenuhi kebutuhannya.

“Siapa yang tidak memerlukan jargas, pastinya setiap orang perlu. Termasuk dengan para pengusaha, salah satunya untuk mengurangi biaya pembelian gas,” paparnya.

Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui sebagian masyarakat yang belum memasang jargas. Sehingga, lewat pendataan ini juga nantinya masih akan dipilah-pilih yang mana akan mendapatkan jargas gratis.

“Intinya saya tidak ada niatan lain, saya hanya ingin meringankan beban masyarakat saja,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sambut IKN, Polres bersama Wali Kota Bontang Resmikan Alarm Darurat, Ini Fungsinya

0
Sambut IKN, Polres bersama Wali Kota Bontang Resmikan Alarm Darurat, Ini Fungsinya
Kapolres Bontang, Wali Kota Bontang, beserta para jajaran foto bersama saat resmikan emergency alarm. (Dwi/RadarBontang)

BONTANG – Menyambut perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), Polres Bontang bersama Wali Kota Bontang meresmikan Emergency Alarm Polres Presisi, Rabu (3/4/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing menjelaskan, alat ini hadir pertama kalinya di Kalimantan. Alat ini juga dirancang langsung oleh Iptu Ludi Juliansyah, sehingga tidak ada dijual dimanapun.

Inovasi sejenis panic button (tombol darurat) terdapat kemiripan di beberapa daerah. Namun, alarm yang diluncurkan tersebut, dipastikan menjadi hak cipta asli dari Polres Bontang. Sejalan dengan pemindahan Ibukota, dipastikan kejahatan yang berasal dari Jakarta akan berpindah ke IKN dan sekitarnya.

“Dibuatnya alat ini, untuk mengurangi tindak kriminal yang ada. Emergency Alarm akan diletakkan di tempat umum, di pinggir jalan, toko emas, bank, atau tempat usaha lainnya. Tempat yang biasanya terdapat kasus kriminal,” ucapnya.

Alat itu memiliki dua jenis. Jenisnya meliputi alarm dengan basic tombol yang ditempelkan di suatu tempat dan alarm dengan tombol di remote.

“Yang keluaran pertama ini digunakan di fasilitas umum atau pinggir jalan, jika dipencet nanti akan langsung terkoneksi di polres melalui aplikasi telegram di handphone,” jelasnya.

Sedangkan yang berbentuk mini, diperuntukkan untuk bank, toko emas atau toko usaha lainnya. Jika terdapat kejahatan di tempat tersebut, maka pemilik usaha tersebut bisa langsung menekan tombol remote yang telah diletakkan di suatu tempat sebelumnya.

“Kedua jenis alarm tersebut dilengkapi dengan kamera. Ketika tombol alarm ditekan, maka secara real time alat tersebut akan mengirimkan foto ke grup telegram yang telah tersedia. Serta, tersambung di polsek terdekat dengan lokasi kejadian.

Sistem Emergency Alarm ini merupakan langkah inovasi dalam memperkuat keselamatan dan juga keamanan bagi masyarakat. Bahkan dengan alat ini, kecepatan tanggapan yang lebih baik, bisa mengurangi kerugian serta memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Kapolres Bontang berharap dengan adanya Sistem Emergency Alarm, tingkat kesiapan dan respon terhadap keadaan darurat di Bontang akan meningkat.

“Ini merupakan komitmen kita bersama, untuk melindungi dan mengayomi masyarakat dari kejahatan kriminal yang ada. Serta dapat bertindak cepat saat terjadi sesuatu dimanapun dan kapanpun,” tutupnya

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Akhir April Posisi Direktur dan Dewas PT BME Dilelang

0
Akhir April Posisi Direktur dan Dewas PT BME Dilelang
Kantor PT BME. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Seleksi posisi Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) Perseroda PT Bontang Migas dan Energi (BME) akan dilaksanakan pada akhir April 2024. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bontang, M Arif Rochman.

Proses seleksi Dewas PT BME akan dibentuk tim panitia seleksi terlebih dahulu. Para pejabat Pemkot Bontang bisa mengikuti proses tersebut untuk menjadi Dewas, dan pembentukan panitia seleksi rencananya akan dibentuk setelah lebaran.

“Sementara diisi Plt yaitu Ahmad Suharto,” jelasnya saat dihubungi Rabu (3/4/24).

Saat ini bagian perekonomian masih menunggu hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP). Kemudian juga menunggu hasil evaluasi komisaris dan pemegang saham PT BME, yaitu Wali Kota Bontang Basri Rase dan Koperasi Praja.

“Jadi untuk jabatan Direktur juga kita masih menunggu. Menunggu arahan wali kota,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Pastikan Stok LPG 3 Kilogram dan BBM Subsidi Aman

0
Pemkot Pastikan Stok LPG 3 Kg dan BBM Subsidi Aman
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Pemerintah kota (Pemkot) Bontang memastikan pasokan LPG 3 Kilogram dan BBM Subsidi tetap aman saat Hari Raya Idufitri 1445 Hijriah.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bontang, M Arif Rochman mengatakan, pertamina tetap akan mengirim pasokan jelang hari raya. Hal tersebut dikarenakan evaluasi pada Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah tahun lalu.

“Waktu itu masyarakat kesulitan dapat gas subsidi saat H-1 hingga H+2,” ujarnya saat dihubungi redaksi, Rabu (3/4/24).

Arif mengatakan, kondisi terakhir menurut informasi dari Pertamina LPG bahwa posisi masih kondusif sekali untuk Kota Bontang, terlihat juga operasi pasar LPG 3 kilogram minggu lalu tidak terlalu ramai.

“Insyaallah supply aman, sambil kita support juga dengan surat extra dropping untuk antisipasi kekosongan supply,” tambahnya.

Pemkot Bontang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, sehingga menimbun sendirian stok LPG, dan membuat yang lain kesulitan mendapatkannya.

“Karena ini adalah antisipasi kita supaya tidak langka,” ujarnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Selama Puasa, 4 Kali Satpol PP Dapati Pasangan Bukan Suami Istri di Penginapan

0
Selama Puasa, 4 Kali Satpol PP Dapati Pasangan Bukan Suami Istri di Penginapan
Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang kembali mendapati pasangan yang bukan suami istri di penginapan wilayah Kelurahan Gunung Telihan, Senin (1/4/2024) kemarin.

Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani menjelaskan, pasangan tersebut didapat saat petugas sedang menjalankan patroli keliling, dimana petugas mengecek buku tamu di salah satu penginapan yang berada di Bontang Barat.

“Kami cek buku tamu, saat kami keliling terlihat salah satu lampu kamar yang menyala langsung kami datangi. Terdapat pasangan yang bukan suami istri sedang berada di kamar,” ucapnya, Rabu (3/4/2024).

Petugas langsung memberikan surat peringatan kepada mereka yang bukan pasangan sah, terlebih lagi keduanya pun telah melanggar Surat Edaran (SE) yang telah diterbitkan.

“Jika hotel atau penginapan tetap menerima tamu yang tidak memiliki ikatan sah, maka tidak segan-segan kami akan bertindak lebih tegas,” paparnya.

Patroli ini dilakukan tiga kali dalam seminggu, guna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti halnya yang bukan pasangan sah, sudah sering kali kedapatan memesan kamar di bulan puasa.

“Terhitung sudah ada empat pasangan selama bulan ramadan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Adakan Pemasangan Jargas Gratis, Begini Penjelasan Plt Direktur PT BME

0
Pemkot Bakal Adakan Pemasangan Jargas Gratis, Begini Penjelasan Plt Direktur PT BME
Kantor PT. Bontang Migas dan Energi (BME) di KM 6, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana akan mengadakan pemasangan Jaringan Gas (Jargas) gratis di setiap rumah, pada tahun 2025 mendatang.

Plt Direktur PT. Bontang Migas dan Energi (BME), Akhmad Suharto menyampaikan, sudah meminta bantuan kepada seluruh Rukun Tetangga (RT) di Bontang, untuk mendata warganya yang berniat akan memasang jargas. Pendataan sudah dimulai sejak Minggu ini.

“Kami masih mendata, agar mengetahui berapa banyak warga yang ingin mendaftar untuk pemasangan jargas,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/4/2024).

Untuk anggaran pun, Akhmad masih belum bisa memastikan. Akan tetapi dirinya menyebutkan untuk biaya pemasangan jargas bisa mencapai harga mulai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta.

“Kami belum bisa pastikan berapa biayanya,” paparnya.

Nantinya dari jumlah yang akan diusulkan pemasangan secara gratis oleh Pemkot, untuk realisasi pemasangan pun masih akan menunggu.

“Pendataan ini sebagai gambaran, untuk menentukan berapa yang akan diusulkan nantinya untuk pemasangan jargas gratis,” tambahnya.

Perlu diketahui, pengguna jargas di Kota Bontang baru mencapai 18 ribu Sambungan Rumah (SR). Sementara Pemkot Bontang menargetkan untuk pelanggan jargas harus bisa mencapai 40 ribu.

“Jadi masih ada kuota yang tersedia untuk pemasangan,” bebernya.

Akhmad menyatakan, jika memang belum bisa dilakukan pemasangan pada tahun ini, karena mengingat masih dalam pengumpulan data.

“Kita harus mengetahui dulu berapa kebutuhan masyarakat, kalau sudah baru kita lakukan pemasangan, tidak mungkin pemasangan dilakukan dengan waktu dekat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

ASN di Kelurahan Guntung Dipolisikan, Tipu Korban dengan Proyek Fiktif Senilai Rp 480 Juta

0
ASN di Kelurahan Guntung Dipolisikan, Tipu Korban dengan Proyek Fiktif Senilai Rp 480 Juta
Korban bersama pengacara saat ditemui awak media. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, dilaporkan ke kepolisian, lantaran telah melakukan aksi penipuan dan juga pemalsuan surat.

Dua orang pengusaha Sri dan Burhan telah menjadi korban proyek fiktif senilai Rp 480 juta, dimana kedua pengusaha tersebut ditawarkan pengadaan barang meubelair, laptop, ipad, printer, scanner dan juga CCTV untuk di Kelurahan Guntung. Bahkan untuk memperlancar aksinya, oknum tersebut memalsukan dokumen proyek, tanda tangan lurah, hingga stempel.

Ngabidin Nurcahyo, selaku Pengacara korban menyampaikan, kejadian bermula di 2023, dimana korban Sri yang merupakan karyawan Koperasi Praja, beserta Burhan ditawarkan pekerjaan fisik dan pengadaan barang oleh oknum ASN tersebut.

“Karena korban diiming-imingi hasil yang menggiurkan, akhirnya korban sepakat dengan oknum ASN tersebut untuk bekerja sama,” ucapnya, Senin (1/4/2024) kemarin.

Oknum ASN menawarkan proyek pengadaan barang kepada Sri dan suaminya sebesar Rp 253 juta, dan kepada Burhan sebesar Rp 270 juta, dengan jangka waktu yang dijanjikan selama 30 hari.

Setelah para korban mengambil pekerjaan fisik dan pengadaan barang tersebut, oknum ASN meminta dana di awal sebesar 5 persen dari dana kontrak, untuk di transfer ke rekening pribadi oknum.

“Saat korban menanyakan hasil pekerjaan tersebut, oknum ASN ini selalu menawarkan kembali kepada korban dengan modus yang sama hingga berulang-ulang, sehingga membuat korban lupa dengan apa yang dimintanya,” tambahnya.

Namun sialnya, proyek tersebut tidak dapat ditagihkan, sebab DPA proyek ini berjalan fiktif atau sama sekali tidak pernah ada. Hal tersebut diketahui saat korban mendatangi kantor Kelurahan Guntung.

“Intinya kedua korban ini terkena penipuan dengan modus yang sama, pekerjaan fiktif dan pengadaan barang. Sampai kedua korban menggadaikan surat rumahnya sebagai jaminan di bank,” paparnya.

Ngabidin juga menjelaskan, sebelum kasus ini dilaporkan kepada pihak kepolisian, korban sempat dimediasi oleh pihak instansi dengan oknum ASN. Pelaku juga mengakui kesalahannya dengan membuat surat pernyataan untuk siap mengganti rugi. Namun, oknum tersebut tidak melakukannya.

“Kami sudah pernah mediasi dengan oknum ini, bahkan disaksikan dengan atasannya. Akan tetapi sampai sekarang pun tidak ada itikad baiknya, maka dari situ kami mengambil jalur hukum,” tegasnya.

Perlu diketahui, Ngabidin menyatakan jika oknum ASN tersebut memang adalah sosok pemain, kedua korban ini sudah menjadi korban yang kesekian kalinya dalam aksi penipuan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati saat dikonfirmasi mengatakan memang ada kasus tersebut, pemerintah juga telah memproses aduan yang masuk melalui inspektorat.

“Memang benar adanya kasus ini, tetapi ini kasus sudah sangat lama. Pemerintah Bontang pastinya akan memberikan sanksi kepada ASN tersebut, sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

0
Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta
Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif. (ist)

BONTANG – Tingkatkan manfaat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan relokasi empat rumah warga terdampak banjir, sekaligus bedah dua rumah warga di Kelurahan Guntung dan Loktuan Bontang Utara.

Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif ini diserahkan langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, bersama Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, disaksikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang di Kelurahan Guntung, Kamis (29/3/2024).

Diungkapkan Budi Wahju Soesilo, bantuan relokasi merupakan bagian dukungan Pupuk Kaltim terhadap program Pemkot Bontang dalam penanggulangan banjir, dimana rumah warga dari 4 RT di Kelurahan Guntung yang terdampak aktivitas normalisasi sungai, dipindah serta dibangun ke lokasi yang baru.

Dari hal ini diharap masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan hunian yang jauh lebih baik dan layak, serta banjir yang kerap menggenang pun tidak lagi terjadi di kawasan terdekat perusahaan tersebut.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Begitu juga untuk program bedah rumah, merupakan agenda rutin tahunan Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan sekaligus wujud manfaat perusahaan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dimana rumah layak huni merupakan salah satu indikator pengentasan kemiskinan, khususnya memberikan jaminan hidup serta kelayakan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan melalui manfaat TJSL perusahaan.

“Program ini menggandeng Kodim 0908 Bontang untuk pelaksana pembangunan rumah, dengan total bantuan Pupuk Kaltim senilai Rp 630 juta. Terdiri dari bantuan relokasi sebesar Rp 480 juta dan bedah rumah Rp 150 juta,” ungkap Soesilo.

Lebih lanjut diungkapkan Soesilo, Pupuk Kaltim sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik, tidak hanya dalam penguatan ketahanan pangan dan pertanian nasional, tapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya di Kota Bontang. Hal ini telah menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk senantiasa berperan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian, guna mendukung pembangunan daerah yang semakin maju di segala bidang.

“Seluruhnya diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya, sehingga pembangunan berkelanjutan yang dibarengi kemandirian semakin terwujud di Kota Bontang. Ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat,” tandas Soesilo.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Sementara, Rahmad Pribadi menyampaikan, Pupuk Indonesia selaku BUMN bersama anak perusahaannya tidak hanya berorientasi terhadap profit, tapi juga sisi manfaat bagi masyarakat hingga pembangunan bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan pada berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mulai tingkat dasar, termasuk penguatan kapasitas sumberdaya manusia hingga aspek lingkungan dalam mendukung keberlanjutan.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup, sejauh ini kata Rahmad, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk senantiasa berperan dalam pembangunan. Hal itu melihat dukungan yang direalisasikan pada berbagai aspek, seperti halnya bantuan yang kali ini disalurkan. Mengingat rumah layak huni memiliki esensi yang sangat penting terhadap upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.

“Kami melihat hubungan Pupuk Kaltim dengan Pemerintah Daerah hingga masyarakat, sejauh ini begitu dekat dan terbina dengan baik. Hal ini menunjukkan jika sinergi yang terjalin kuat, akan memberi manfaat optimal terhadap pembangunan di berbagai bidang,” ujar Rahmad.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, Pupuk Kaltim merupakan perusahaan yang sangat konsisten dalam mendukung pemerintah dan masyarakat melalui kontribusi yang disalurkan. Hal ini dilihat dari banyaknya kepedulian perusahaan dalam pembangunan Kota Bontang, mulai dari pemberdayaan hingga sosial kemasyarakatan yang secara kontinyu bersinergi bersama Pemerintah.

Menurut Basri, program Pupuk Kaltim yang selama ini berjalan sesuai sasaran manfaat, seperti halnya bantuan relokasi dan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bontang. Sebab program ini sejalan dengan upaya Pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak.

“Kami pun menyampaikan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim, yang terus menunjukkan kepedulian sekaligus membantu program Pemerintah sesuai sasaran. Apalagi di Guntung, relokasi penting dilakukan agar program pengendalian banjir bisa berjalan maksimal,” ucap Basri.

Salah satu penerima manfaat Iliyanti, turut mengungkapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang telah merelokasi tempat tinggalnya dengan sangat layak. Kata dia, peruntukan rumah ini begitu diharapkan bersama keluarga, meski pembangunan ada di lokasi baru. Hal itu tidak menjadi persoalan baginya, agar pengendalian banjir di Kelurahan Guntung bisa berjalan dengan maksimal.

“Awalnya kami di RT 4, dan rumah sekarang masuk di RT 17. Kami sangat berterima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan rumah ini, dan akan kami manfaatkan serta rawat dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yanti. (adv)

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp630 Juta

0

BONTANG – Tingkatkan manfaat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan relokasi empat rumah warga terdampak banjir, sekaligus bedah dua rumah warga di Kelurahan Guntung dan Loktuan Bontang Utara.

Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif ini diserahkan langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, bersama Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, disaksikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang di Kelurahan Guntung, Kamis (29/3/2024).

Diungkapkan Budi Wahju Soesilo, bantuan relokasi merupakan bagian dukungan Pupuk Kaltim terhadap program Pemkot Bontang dalam penanggulangan banjir, dimana rumah warga dari 4 RT di Kelurahan Guntung yang terdampak aktivitas normalisasi sungai, dipindah serta dibangun ke lokasi yang baru.

Dari hal ini diharap masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan hunian yang jauh lebih baik dan layak, serta banjir yang kerap menggenang pun tidak lagi terjadi di kawasan terdekat perusahaan tersebut.

Begitu juga untuk program bedah rumah, merupakan agenda rutin tahunan Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan sekaligus wujud manfaat perusahaan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dimana rumah layak huni merupakan salah satu indikator pengentasan kemiskinan, khususnya memberikan jaminan hidup serta kelayakan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan melalui manfaat TJSL perusahaan.

“Program ini menggandeng Kodim 0908 Bontang untuk pelaksana pembangunan rumah, dengan total bantuan Pupuk Kaltim senilai Rp630 juta. Terdiri dari bantuan relokasi sebesar Rp480 juta dan bedah rumah Rp150 juta,” ungkap Soesilo.

Lebih lanjut diungkapkan Soesilo, Pupuk Kaltim sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik, tidak hanya dalam penguatan ketahanan pangan dan pertanian nasional, tapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya di Kota Bontang. Hal ini telah menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk senantiasa berperan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian, guna mendukung pembangunan daerah yang semakin maju di segala bidang.

“Seluruhnya diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya, sehingga pembangunan berkelanjutan yang dibarengi kemandirian semakin terwujud di Kota Bontang. Ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat,” tandas Soesilo.

Sementara Rahmad Pribadi, menyampaikan Pupuk Indonesia selaku BUMN bersama anak perusahaannya tidak hanya berorientasi terhadap profit, tapi juga sisi manfaat bagi masyarakat hingga pembangunan bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan pada berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mulai tingkat dasar, termasuk penguatan kapasitas sumberdaya manusia hingga aspek lingkungan dalam mendukung keberlanjutan.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup, sejauh ini kata Rahmad, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk senantiasa berperan dalam pembangunan. Hal itu melihat dukungan yang direalisasikan pada berbagai aspek, seperti halnya bantuan yang kali ini disalurkan. Mengingat rumah layak huni memiliki esensi yang sangat penting terhadap upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.

“Kami melihat hubungan Pupuk Kaltim dengan Pemerintah Daerah hingga masyarakat, sejauh ini begitu dekat dan terbina dengan baik. Hal ini menunjukkan jika sinergi yang terjalin kuat, akan memberi manfaat optimal terhadap pembangunan di berbagai bidang,” ujar Rahmad.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengatakan Pupuk Kaltim merupakan perusahaan yang sangat konsisten dalam mendukung Pemerintah dan masyarakat melalui kontribusi yang disalurkan. Hal ini dilihat dari banyaknya kepedulian perusahaan dalam pembangunan Kota Bontang, mulai dari pemberdayaan hingga sosial kemasyarakatan yang secara kontinyu bersinergi bersama Pemerintah.

Menurut Basri, program Pupuk Kaltim yang selama ini berjalan sesuai sasaran manfaat, seperti halnya bantuan relokasi dan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bontang. Sebab program ini sejalan dengan upaya Pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak.

“Kami pun menyampaikan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim, yang terus menunjukkan kepedulian sekaligus membantu program Pemerintah sesuai sasaran. Apalagi di Guntung, relokasi penting dilakukan agar program pengendalian banjir bisa berjalan maksimal,” ucap Basri.

Salah satu penerima manfaat Iliyanti, turut mengungkapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang telah merelokasi tempat tinggalnya dengan sangat layak. Kata dia, peruntukan rumah ini begitu diharapkan bersama keluarga, meski pembangunan ada di lokasi baru. Hal itu tidak menjadi persoalan baginya, agar pengendalian banjir di Kelurahan Guntung bisa berjalan dengan maksimal.

“Awalnya kami di RT 4, dan rumah sekarang masuk di RT 17. Kami sangat berterima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan rumah ini, dan akan kami manfaatkan serta rawat dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yanti. (adv)