Beranda blog Halaman 788

Bontang Tuan Rumah TTG ke-IX Tingkat Kaltim, Diikuti 10 Kabupaten/Kota

0
Bontang Tuan Rumah TTG ke-IX Tingkat Kaltim, Diikuti 10 Kabupaten/Kota
Bontang Tuan Rumah TTG ke-IX Tingkat Kaltim, Diikuti 10 Kabupaten/Kota

BONTANG – Pembukaan Event Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-IX berlangsung Rabu (10/5/2023) di Lapangan Parkir Stadion Bessai Berinta. TTG kali ini bertema Inovation Week 2023, diikuti 10 kabupaten/kota ditambah wakil Provinsi Kaltim.

Pembukaan kegiatan yang rencananya digelar hingga Sabtu (13/5/2023) mendatang ini dihadiri oleh Wali Kota dan Wawali Bontang serta Staf Ahli Gubernur bidang Hukum, Politik, dan Keamanan.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan TTG ke-IX tingkat Provinsi Kaltim di Bontang ini sebagai bagian pengembangan inovasi. Di mana pengembangan teknologi tepat guna sesuai dengan instruksi presiden.

Pemenang dalam TTG tingkat provinsi kali ini akan mewakili Kaltim di TTG tingkat nasional.

“Dalam pengembangan teknologi ini dapat dikembangkan sesuai dengan kegunaannya, dan pemenang dapat mewakili Kaltim ke tingkat nasional,” jelas Basri Rase.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, Anwar Sanusi mengatakan, TTG merupakan kegiatan tahunan. Untuk tahun ini dilaksanakan di Bontang. Pemenang akan mewakili Kaltim di Lampung.

Dikatakannya, gubernur mengapresiasi semua kegiatan yang dilaksanakan di setiap daerah.

“Melalui TTG ini masyarakat miskin dapat terbantu,” kata Anwar.

Mewakili Gubernur Provinsi Kaltim, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Keamanan Ririn Sari Dewi mengungkapkan, melalui TTG ini dapat dikembangkan teknologi tepat guna, dalam pengembangan di masyarakat menuju Kalimantan Timur (Kaltim) Berdaulat dan berdaya saing. Sesuai dengan aturan dalam pengembangan teknologi tepat guna.

“Sebagai wadah dalam mendukung pengembangan teknologi tepat guna untuk Kaltim berdaulat dan berdaya saing,” kata Ririn Sari Dewi saat membuka TTG ke IX, Rabu (10/5/2023). (yah)

Jembatan Kilo 5 Diperbaiki, Tutup 6 Jam di Tanggal 13 Mei

0
Jembatan Kilo 5 Diperbaiki, Tutup 6 Jam di Tanggal 13 Mei
Jembatan Kilometer 5 Jalan Poros Bontang – Samarinda sedang dalam perbaikan. (Yusva Alam)

BONTANG – Jembatan Kilometer 5, Jalan Poros Bontang – Samarinda, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan akan ditutup sementara pada Hari Sabtu, (13/5/ 2023) mendatang.

Kabar tersebut disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur. Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur dalam suratnya yang beredar di media sosial.

Dalam surat yang beredar tersebut berisi pemberitahuan tentang penutupan sementara jembatan Teluk Pandan. Ditujukan kepada Kapolres Kutai Timur, Kapolres Kota Bontang, Kepala Dishub Bontang, dan Kepala Dishub Kutim.

Berikut isi surat tersebut:

Sehubungan dengan berlangsungnya paket pekerjaan penggantian jembatan Teluk Pandan CS nomor kontrak: 19-34/SNTN-BTG-DLM.KT.BTG/WIL.II-KT/BM/APBN/2023 tanggal 9 Maret 2023 pada ruas PPK 2.1 satuan kerja pelaksanaan Jalan Nasional wilayah II Provinsi Kalimantan Timur dengan kontraktor pelaksana PT Surya Mega Jaya.

Bersama surat ini kami sampaikan kepada bapak/ibu bahwa akan dilaksanakan pekerjaan pergeseran jembatan sementara (jembatan bailey) yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2023. Dengan perkiraan waktu pelaksanaan selama 6 jam (pukul 00.00 – 06.00 Wita).

Demi kelancaran pekerjaan tersebut kami mohon kerjasama dari bapak/ibu untuk pemberitahuan kepada masyarakat dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Dengan begitu bagi masyarakat yang hendak melintasi jembatan tersebut di tanggal yang telah ditentukan, baik ke arah Samarinda atau sebaliknya bisa mencari rute alternatif. (al)

Tunggu Jawaban Kemendagri, Ketua DPRD Belum Bisa Putuskan PAW Ma’ruf Effendy

0
Tunggu Jawaban Kemendagri, Ketua DPRD Belum Bisa Putuskan PAW Ma’ruf Effendy
Ketua DPRD belum bisa putuskan PAW Ma’ruf Effendy. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam mengatakan, masih menunggu jawaban dari Kemendagri terkait keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ma’ruf Effendy dari Partai PKS.

Hal itu menurutnya, karena dirinya berupaya untuk taat pada aturan hukum. Serta menghargai kedua belah pihak. Sebelum mengambil keputusan PAW tersebut, dirinya harus menunggu legal standing atau acuan hukum yang jelas dari Kemendagri.

“Saya tak mau digugat PKS atau Pak Ma’ruf. Karena itu saat ini saya sedang menjalankan proses hukum tersebut sebelum memutuskan,” ujarnya.

Dikatakannya, ia telah mendapat kabar kalau akan ada panggilan dari Kemendagri dalam minggu-minggu ini. Dimana dalam pertemuan dengan biro hukum kemendagri itu, akan dibahas terkait PAW Ma’ruf Effendy.

“Kalau memang ada panggilan dalam minggu ini saya akan berangkat. Kalau Kemendagri mengatakan bisa di PAW saya akan putuskan PAW. Tapi kalau Kemendagri mengatakan harus menunggu proses hukum maka akan kami tunggu prosesnya,” bebernya. (adv/al)

Penyebab Sekwan DPRD Belum Dilantik, Ketua DPRD: Ada Miskomunikasi DPRD dengan Pemkot

0
Penyebab Sekwan DPRD Belum Dilantik, Ketua DPRD: Ada Miskomunikasi DPRD dengan Pemkot
Ketua DPRD harus membahas dulu dengan fraksi-fraksi sebelum memberikan rekomendasi sekwan. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menanggapi alasan belum dilantiknya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bontang. Dikatakannya, terjadi miskomunikasi alias kesalahpahaman antara DPRD dan Pemkot Bontang.

Miskomunikasi tersebut terjadi lantaran Pemkot Bontang menyampaikan pengajuan surat rekomendasi sekwan di pagi hari, Selasa (9/5/2023) sebelum pelantikan pejabat baru dilakukan. Hal itu menurut Ical sapaan akrabnya, terlalu mendadak sekali waktunya.

Dirinya tak bisa memberikan rekomendasi, karena berdasarkan peraturan yang ada, rekomendasi memang harus dari Ketua DPRD Bontang namun berdasarkan pertimbangan dari fraksi-fraksi di DPRD.

“Bagaimana mungkin saya bisa bikin rekomendasi pagi itu juga, padahal kami harus rapatkan dengan fraksi-fraksi dulu,” ujarnya.

“Kalau teman-teman di fraksi setuju baru saya buat rekomendasi persetujuan. Tapi kalau tidak setuju, maka dasar itu pula yang akan saya sampaikan ke Pemkot Bontang,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya pun belum pernah mendapat informasi apapun terkait mutasi ini sebelum-sebelumnya. Bahkan saat rapat paripurna Senin malam sebelumnya, info mutasi itu tidak disampaikan.

Dikatakannya, kalau surat permohonan rekomendasi itu disampaikan jauh-jauh hari sebelumnya, pihaknya bisa membahas terlebih dahulu dengan fraksi-fraksi, atau mempertemukan Yessi sebagai nama yang disodorkan dengan anggota fraksi.

“Semacam perkenalan dulu. Agar kami bisa lebih mengenal siapa calonnya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, belum dilantiknya Sekwan DPRD Kota Bontang disebabkan masih menunggu surat rekomendasi pertimbangan balasan dari Ketua DPRD Kota Bontang, atas satu nama yang telah diserahkan ke DPRD Bontang.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto.

“Kami sudah menyampaikan surat ke Ketua DPRD. Prosesnya masih di DPRD,” kata Sudi kepada awak media, Selasa (9/5/2023).

Dikatakannya, Bahwa Pemkot Bontang sudah mengajukan satu nama. “Masalah waktunya berapa lama, belum tahu saya,” tambahnya. (adv/al)

Tingkatkan Komitmen Rehabilitasi Terumbu, Pupuk Kaltim Kembangkan Metode Transplantasi dan Taman Laut

0

TINGKATKAN kontribusi terhadap ekosistem terumbu karang di perairan Bontang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerjasama dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University, gelar Pelatihan Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang bagi anggota kelompok binaan di Kota Bontang. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, pada 9-11 Mei 2023.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengungkapkan pelatihan ini sebagai kesinambungan program Konservasi Taman Laut dan Sarana Media Terumbu Buatan (Kilau Samudera), melalui peningkatan kapasitas kelompok binaan Pupuk Kaltim dalam aktivitas rehabilitasi ekosistem terumbu karang di perairan Bontang. Khususnya kawasan Tobok Batang, yang merupakan area konservasi Pupuk Kaltim dengan luasan mencapai 20 Hektare (Ha).

Dimana pada program ini, Pupuk Kaltim membentuk dua kelompok binaan yakni Kimasea di Kelurahan Loktuan dan Karaka di Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara. Dua kelompok ini dibina dalam upaya mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem perairan, dan secara bersama melakukan rehabilitasi terumbu karang yang banyak mengalami kerusakan akibat penangkapan ikan tidak ramah lingkungan.

“Salah satu upaya dilakukan dengan rehabilitas ekosistem terumbu seperti yang selama ini dijalankan Pupuk Kaltim, serta pembuatan taman laut (sea garden) untuk lokasi bibit karang untuk kegiatan rehabilitasi,” ujar Sugeng.

Melalui pelatihan ini, Sugeng berharap anggota kelompok binaan Kimasea dan Karaka mampu meningkatkan kapasitas serta kapabilitas terkait upaya rehabilitasi terumbu melalui metode transplantasi. Selain juga mampu menerapkan pembuatan taman laut secara tepat, agar rehabilitasi ekosistem terumbu karang yang tengah berjalan tidak membuat kerusakan pada lokasi lain.

Hal ini juga wujud pemberdayaan Pupuk Kaltim bagi masyarakat, agar program rehabilitasi dan pelestarian terumbu turut memberi manfaat bagi kelompok binaan, khususnya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan. Sehingga sumberdaya manusia andal dalam mendukung program tersebut perlu disiapkan secara matang, melalui bekal keterampilan dan pemahaman secara berkesinambungan.

“Seiring meningkatnya pemahaman dan kapasitas kelompok binaan, maka upaya konservasi ekosistem terumbu karang dapat berjalan lebih maksimal. Seperti pembuatan taman laut, merupakan wujud pemberdayaan masyarakat dalam mendukung rehabilitasi serta pelestarian terumbu karang di laut Bontang,” tutur Sugeng.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesinambungan program, Pupuk Kaltim turut menyalurkan bantuan dua set kompresor bersertifikasi selam senilai Rp50 Juta kepada kelompok Karaka Bontang Kuala. Bantuan ini diharap lebih memotivasi anggota kelompok untuk terus meningkatkan upaya pelestarian kawasan perairan, sehingga kedepan turut diikuti peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga laut Bontang.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan maksimal dalam mendukung program rehabilitasi terumbu karang yang dilaksanakan, agar kedepan keberadaan ikan serta biota laut semakin terjaga,” tambah Sugeng.

Mewakili PKSPL IPB University Fery Kurniawan, mengungkapkan pelatihan ini menitikberatkan kepada penguatan kapasitas anggota kelompok binaan, terkait langkah apa saja yang bisa dilakukan dalam rehabilitasi terumbu karang, khususnya yang terkait dengan metode transplantasi. Hal ini sebagai bentuk peningkatan keterampilan dan pemahaman dari metode yang selama ini diterapkan, agar realisasi program mampu berjalan lebih maksimal.

“Apalagi dengan kondisi perairan berbeda, tantangan yang dihadapi pun tidak sama. Makanya kelompok perlu memahami dengan baik langkah apa saja yang perlu dilaksanakan, karena berpengaruh terhadap keberhasilan program rehabilitasi terumbu karang,” ujar Fery.

Pelatihan ini juga untuk penyegaran kembali beragam bekal pengetahuan yang sejauh ini telah dibekali Pupuk Kaltim bagi kelompok binaan, mulai dari pengenalan konsep rehabilitasi terumbu sekaligus metode transplantasi yang diterapkan, cara melakukan perawatan dan pemeliharaan, hingga metode dan teknik pemantauan transplantasi. Termasuk simulasi pemilihan bibit karang, perawatan fragmen serta praktik lapangan penurunan dan penyusunan media transplantasi.

“Jadi selama pelatihan, peserta dibekali materi teori dan praktik. Dengan sistem diskusi dua arah, diharap peserta pelatihan mampu memahami dengan lebih baik tata cara transplantasi dan teknik rehabilitasi yang bisa dilaksanakan di kawasan konservasi Pupuk Kaltim,” pungkas Fery. (adv)

Ini Alasan Sekwan Belum Dilantik!

0
Ini Alasan Sekwan Belum Dilantik!
Wali Kota dan Wawali Bontang saat menandatangani pejabat yang dilantik. (Yahya Yabo/ Media Kaltim (Grup Radarbontang.com)

BONTANG – Belum dilantiknya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bontang disebabkan masih menunggu surat rekomendasi pertimbangan balasan dari Ketua DPRD Kota Bontang, atas satu nama yang telah diserahkan ke DPRD Bontang.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pemkot masih menunggu surat rekomendasi pertimbangan dari DPRD Kota Bontang.

“Kami sudah menyampaikan surat ke Ketua DPRD. Prosesnya masih di DPRD,” kata Sudi kepada awak media, Selasa (9/5/2023).

Dikatakannya, Bahwa Pemkot Bontang sudah mengajukan satu nama. “Masalah waktunya berapa lama, belum tahu saya,” tambahnya. (yah)

Daftar Lengkap Pejabat Mutasi di Pemkot Bontang

0
Daftar Lengkap Pejabat Mutasi di Pemkot Bontang
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang saat menandatangani pejabat yang dilantik. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase telah melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Selasa (9/5) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Sebanyak 86 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya. Seluruh pejabat yang dilantik, diberikan sumpah untuk jabatan yang baru di posisinya. Jabatan baru ini diberikan oleh Wali Kota Bontang yang sudah disesuaikan dengan track record selama berada di jabatan sebelumnya. (sya)

Berikut daftar lengkap pejabat dan jabatan barunya:

Mutasi Pejabat Baru Sudah Sesuai Kompetensi, Wali Kota: Jangan Ada Lagi yang Protes!

0
Mutasi Pejabat Baru Sudah Sesuai Kompetensi, Wali Kota: Jangan Ada Lagi yang Protes!
Pelantikan pejabat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (9/5/23).

Dalam hal ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan, bahwa jabatan-jabatan ini diberikan sudah sesuai dengan pantauan selama berada di jabatan sebelumnya.

“Para pejabat harus mensyukuri atas jabatan yang didapatkan, saya harap tidak ada lagi yang protes karena dipindah-pindah,” jelasnya.

Sebelumnya Basri sering mendengar keluhan terkait pejabat yang dipindah- pindah. Hal tersebut dilakukan karena melihat kemampuan dari perorangan tersebut.

Sehingga jika dirasa bagus dalam suatu bidang, maka akan ditempatkan di tempat yang seharusnya. Agar dapat melaksanakan serta membantu dalam mengerjakan proyek-proyek pemerintah dengan cepat.

“Sebelum memberikan jabatan baru, kami tentu melihat track record sebelumnya, jadi tentu bukan kami pindah secara asal-asalan,” lanjunya.

Basri berharap tidak ada keluhan dalam jabatan baru yang diberikan. Menurutnya dengan melakukan ini, diharapkan para pejabat dapat memiliki inovasi-inovasi terbaru terhadap tempat dan jabatan baru yang telah ditentukan.  (sya)

Basri Minta Pejabat Baru Laksanakan Tugas dengan Baik dan Profesional

0
Basri Minta Pejabat Baru Laksanakan Tugas dengan Baik dan Profesional
Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan ucapan selamat kepada pegawai yang dilantik. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Basri Rase mengimbau kepada pejabat yang baru dilantik agar melaksanakan tugas dengan baik dan profesional. Hal itu diungkapkan saat melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkup Pemkot Bontang.

Basri mengatakan, mutasi merupakan hal yang wajar dalam menjalankan tugas. Dalam menyeleksi daftar nama dari pansel, dirinya sudah menetapkan dengan sesuai kemampuan.

“Mutasi dan rotasi hari ini merupakan hal yang wajar dalam menjalankan tugas,” kata Basri Rase saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan 86 pejabat Pemkot Bontang itu.

“Bekerjalah dengan baik, masih banyak yang ingin menjadi PNS, honorer maupun P3K. Kita harus bersyukur dalam melaksanakan tugas,” imbuhnya.

Dalam melaksanakan tugas, Ia menyebutkan jangan sampai ada yang salah dan membenci sesamanya. Dirinya juga berharap agar ke depannya para pegawai melaksanakan pakta integritas yang telah dibacakan.

“Saya berharap ke depannya pegawai saya di lingkup pemkot tidak memiliki masalah sama sekali,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Basri mengucapkan selamat atas amanah dan tugas baru yang diberikan kepada pejabat yang baru dilantik.

“Selamat atas jabatan dan pelantikan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik,” pungkas Basri. (yah)

Pelantikan Pejabat Pemkot Bontang, Anwar Sadat Pimpin Diskominfo

0
Pelantikan Pejabat Pemkot Bontang, Anwar Sadat Pimpin Diskominfo
Pelantikan pejabat Pemkot Bontang oleh Wali Kota Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim(Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase melakukan mutasi dan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kota Bontang, Selasa (9/5/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dalam daftar pejabat dilantik, Syahruddin dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Deddy Haryanto sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Umum, Anwar Sadat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Usman sebagai Kepala Pelaksana BPBD Bontang.

Basri Rase memimpin langsung pelantikan dan sumpah pejabat di lingkungan Pemkot Bontang. Ia mengarahkan pejabat dan pegawai yang telah dilantik dengan mengucapkan sumpah.

“Saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Basri Rase diikuti pejabat dan pegawai yang dilantik.

Selain itu dibacakan pula pakta intergritas pegawai.

“Tidak akan menerima imbalan yang tidak sesuai dengan aturan perundangan. Menghidari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas,” kata salah satu pegawai memimpin pakta intergritas. (yah)