Beranda blog Halaman 813

Dekat Bulan Puasa Harga Sembako Sudah Mulai Naik

0
Sebagian sembako alami kenaikan harga jelang puasa. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Mendekati bulan puasa, harga beberapa sembako di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan.

Ifah, pedagang sembako di pasar Tradisional Rawa Indah mengatakan, sebagian barang dagagannya mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir ini.

“Saya kemarin ambil tepung terigu bermerek beberapa dus, ternyata harganya sudah naik. Per dus rata-rata Rp 200 ribu lebih, sebelumnya gak pernah sampai segitu, naiknya sampai Rp 20 ribu,” jelasnya.

Sama halnya dengan penjualan beras, Ifah mengaku tidak ada lagi beras yang perkilonya dengan harga Rp 10 ribu, “Kemarin perkilo masih ada Rp 10 ribu, sekarang setidaknya Rp 13 ribu sampai Rp 15 ribu, tergantung merek,” imbuhnya.

Penyataan ini dibenarkan Juariah, pedagang di Pasar Rawa Indah yang lain, “Sekarang beras 25 kilo tidak ada yang harganya di bawah Rp 300 ribu. Paling murah itu Rp 310 ribu, yang sebelumnya Rp 250 ribu sekarang sudah jadi Rp. 300 ribu lebih,” ujar Juariah.

Namun kata Juariah ada juga beberapa barang yang mengami penurunan harga. Seperti telur sedang turun harga, “Harganya turun, kemarin dekat-dekat tahun baru harga satu piring bisa sampai Rp 68 ribu, sekarang saya jual ada yang Rp 55 ribu sampai Rp 58 ribu,” bebernya.

Walaupun harga telur sedang turun, Juariah mengatakan kemungkinan akan ada kenaikan lagi mendekati bulan puasa. (sya)

Pimred Klikkaltim Resmi Pimpin Forum Jurnalis Bontang 2022-2024

0
Ketua demisioner Edwin Agustyan menyerahkan secara simbolis kepemimpinan FJB kepada Ketua terpilih Herdi Jaffar. (Ist)

BONTANG – Herdi Jaffar resmi memimpin Forum Jurnalis Bontang periode 2002- 2024 mendatang. Pimpinan Redaksi media online lokal di Bontang ini terpilih secara aklamasi dalam Mubes FJB ke IV yang berlangsung pada, Kamis (9/2/2022) di ruang rapat Dispopar Bontang.

Berdasarkan hasil keputusan yang ditetapkan oleh pimpinan sidang Romi Ali Dermawan, Maemunah, dan Safril.

Herdi resmi melanjutkan tongkat kepemimpinan dari ketua sebelumnya Edwin Agustyan yang sudah dinyatakan secara resmi demisioner.

Ketua terpilih Herdi Jaffar mengatakan langkah awal akan melangsungkan pembentukan struktur organisasi untuk memperkokoh organisasi jurnalis di Bontang.

Kemudian, diharapkan seluruh jurnalis anggota FJB bisa solid dan gotong royong dalam membesarkan organisasi. Setelah itu bisa menjalankan program kerja yang disusun secara bersama.

“Terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya. Semoga semua program kerja yang disusun bisa berjalan,” kata Herdi.

Ketua FJB sebelumnya Edwin Agustyan berharap, dengan adanya pimpinan baru bisa semakin menyolidkan anggota. Dalam dinamika organisasi memang selalu ada pasang surut dalam bergerak.

“Solidaritas itu adalah kunci dalam membangun organisasi. Selamat atas pemimpin yang baru dan sukses dalam kemudian hari,” terang Edwin. (rls)

Edukasi Pentingnya K3 di Masyarakat, Pupuk Kaltim Gelar Fire and Rescue Competition Antar Kelurahan se-Bontang

0

BONTANG – Latih kesiapan dan kesigapan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran di lingkungan tempat tinggal, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Fire and Rescue Competition antar Kelurahan se-Kota Bontang. Kegiatan dalam rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional (BK3N) tahun 2023 ini berlangsung di halaman parkir GOR Pupuk Kaltim, Sabtu (4/2/2023).

Koordinator Fire and Rescue Competition 2023 Brario Anindito, mengatakan tahun ini kegiatan diikuti 14 tim perwakilan tiap Kelurahan di Kota Bontang. Fire and Rescue Competition rutin digelar setiap tahun, sebagai bentuk perhatian Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat menghadapi bencana kebakaran yang sekira terjadi. Konsep perlombaan pun disesuaikan dengan kondisi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat, utamanya di lingkungan tempat tinggal.

“Aspek kedaruratan yang dihadirkan pada Fire and Rescue Competition kali ini merupakan segala sesuatu yang dekat dengan aktivitas harian masyarakat, agar persoalan yang dihadapi saat bencana terjadi bisa tertangani secara maksimal,” ujar Brario.

Kegiatan ini sekaligus upaya Pupuk Kaltim mensosialisasikan penanggulangan kedaruratan bencana kebakaran yang berpotensi terjadi di lingkungan tempat tinggal, sehingga masyarakat bisa lebih mawas diri dan memiliki kesiapan untuk langkah awal penanganan. Hal ini bentuk peran serta Pupuk Kaltim memberikan edukasi melalui upaya praktis, agar dapat menjadi bekal yang bisa dipahami oleh seluruh elemen masyarakat di Kota Bontang.

“Masing-masing peserta juga mendapat sertifikat dan uang pembinaan dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk apresiasi atas keikusertaan pada kegiatan ini,” tandas Brario.

SVP Operasi 1 Pupuk Kaltim Majus Luther Sirait, mengungkapkan Fire and Rescue Competition antar Kelurahan digelar sebagai upaya perusahaan meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan potensi bencana kebakaran, khususnya di lingkungan tempat tinggal. Disamping juga mensosialisasikan program K3 bagi masyarakat, agar dapat diimplementasikan dan dibudayakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami pentingnya membudayakan K3 dalam aktivitas sehari-hari, utamanya untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang bisa saja terjadi,” kata Luther.

Dirinya menekankan penerapan K3 tidak hanya diterapkan secara konsisten di tempat kerja, tapi juga lingkungan sekitar sebagai tanggungjawab moral dalam menjaga keselamatan bersama. Menurut dia, aspek K3 bukan sekadar berbicara pemenuhan peraturan perundang-undangan terkait keselamatan dan kesehatan dalam bekerja, namun turut diiringi kesadaran untuk saling menjaga dari beragam potensi bencana di lingkungan sekitar.

“Semoga kesigapan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi emergency kebakaran maupun kondisi darurat medis makin terasah dengan baik, sehingga bisa diimplementasikan di lingkungan keluarga maupun tempat tinggal. Melalui kegiatan ini kami harap harmonisasi antara Pupuk Kaltim dengan masyarakat makin terjaga, sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan Kota Bontang,” terang Luther.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Zainuddin, menyambut positif sekaligus mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim melibatkan masyarakat dalam peringatan BK3N setiap tahun, guna melatih kesiapan dalam menghadapi bencana khususnya kebakaran. Dirinya mengatakan implementasi K3 menjadi keharusan bagi masyarakat, sebagai bentuk kesadaran terhadap potensi bencana dalam kehidupan sehari-hari agar bisa diantisipasi dengan baik.

“Kelalaian atau kurangnya kewaspadaan bisa menjadi bencana bagi keluarga maupun lingkungan, maka dari kegiatan ini diharap kesadaran masyarakat akan budaya K3 dapat semakin ditingkatkan,” papar Zainuddin.

Kegiatan ini dinilai Zainuddin dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam mendukung terbentuknya Kelurahan Tangguh di Kota Bontang, khususnya dalam menghadapi kebencanaan yang bisa terjadi. Dimana masyarakat di tingkat kelurahan akan dibina dalam mewujudkan insan yang Tanggap, Tangkas dan Tangguh (3T) sebagai garda terdepan mendukung pelayanan Pemerintah di berbagai bidang.

“Terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang terus berkontribusi dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, mengingat pengetahuan seperti ini sangat penting guna meningkatkan pemahaman akan upaya penanggulangan kebakaran yang diakibatkan oleh faktor non alam,” pungkas Zainuddin.

Fire and Rescue Competition 2023 turut dimeriahkan parade fire and rescue tim Pupuk Kaltim yang menampilkan berbagai unit penanggulangan kebakaran dan kondisi darurat di lingkungan perusahaan. Mulai dari fire truck, fire fighter suit, hazmat suit, water tender truck, mobile intensive care unit hingga maintenance and repair fire facility car. Dilanjutkan eksebisi evakuasi hewan buas dan berbisa di pemukiman masyarakat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang. (adv)

Musrenbang Bontang Utara Masih Utamakan Pembangunan Fisik

0
Pelaksanaan Musrenbang Bontang Utara utamakan pembangunan fisik dan sapras. (Yahya Yabo/Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Di Musrenbang RKPD Bontang Utara yang berlangsung Kamis (9/2/2023), di Auditorium 3D usulan fisik masih menjadi prioritas.  Sebanyak 42 program prioritas dibahas dalam forum tahunan tersebut.

Camat Bontang Utara, Sutrisno menjelaskan, bahwa fokus dalam musrenbang tingkat kecamatan ini adalah pembangunan infrastruktur. Seperti pengadaan penerangan lampu jalan di Kelurahan Api-api yang lebih diprioritaskan.

Sementara di wilayah lainnya juga tetap memfokuskan pada pembangunan fisik seperti pembangunan jembatan di Selambai.

“Di Selambai, Loktuan pembangunan jembatan akan dilanjutkan. Rata-rata sudah diplot Rp 1 Milyar untuk satu kelurahan,” jelas Sutrisno kepada Mediakaltim.com (jaringan radarbontang.com), Kamis (9/2/2023).

Sutrisno menambahkan, untuk pembangunan pada tahun 2024 nanti sudah terkover semua dalam pembangunan. Untuk apa saja dari anggaran Rp 1 Milyar tersebut.

“Kemarin sudah diusulkan juga pada pra musrenbang kecamatan oleh masing-masing kelurahan,” tambahnya.

Selain itu, realisasi pada tahun 2022 sebelumnya juga difokuskan pada penanganan banjir, dengan realisasi pembangunan turap di Kelurahan Gunung Elai.

“Dengan adanya turap di Gunung Elai dapat mengurangi debit air. Ada juga penyodetan di Api-api dari lahan warga yang diserahkan ke pemerintah,” jelasnya.

“Yang mendominasi tetap pembangunan fisik,” ungkapnya. (yah)

Musrenbang RKPD Bontang Utara, Najirah: Harus Ada Perubahan, Jangan Cuma Rutinitas!

0
Wawali Bontang, Najirah. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Bontang Utara berlangsung, Kamis (09/02/23) di Auditorium 3 Dimensi.

Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah mengatakan, musrenbang merupakan momen penting dalam proses perencanaan pembangunan Kota Bontang.

“Perencanaan pembangunan khususnya di Kecamatan Bontang Utara ini, saya harapkan kita dapat bersama-sama merumuskan RKPD dan penyusunan pembangunan tahun 2024,” harapnya.

Ia berharap agar seluruh tokoh masyarakat serta forum-forum dalam masyarakat, dapat bekerjasama dalam pembangunan Kota Bontang.

“Hendaknya kita bersama-sama dapat menyikapi perkembangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dewasa ini, agar terjadi kota dengan infrastruktur serta masyarakat yang berilmu dan beradab,” ungkap Najirah.

Najirah juga menegaskan kesungguhan dalam pembangunannya, “Jangan hanya melakukan pertemuan rutin, tapi harus ada perubahan, sehingga momentum forum ini tidak hanya dianggap sebagai rutinitas yang kita lakukan setiap tahun,” tegasnya.

Diharapkan dalam penyusunan program, diperlukan strategi perencanaan yang terprogram, “Tugas pokok serta tanggung jawab harus dibarengi dengan usaha maksimal, dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, dan kebutuhan wilayah kecamatan, serta mengakomodasi masukan dari berbagai instansi, lembaga sektoral dan masyarakat,” lanjutnya.

Diharapkan juga, agar aspirasi yang berkembang dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat terlaksana dengan baik. (sya)

Satlantas Ajarkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini ke TK Aisyiah VIII

0
Polres Bontang dikunjungi anak-anak TK. (ist)

BONTANG – Anak anak dari TK AISYIAH VIII berkunjung ke Polres Bontang, Rabu (8/2/2023). Kunjungan tersebut disambut oleh Personel Sat Lantas Polres Bontang.

Pada kesempatan ini, personel satlantas mengajarkan pada anak anak tentang rambu-rambu lalu lintas, serta memperkenalkan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua, yang selama ini digunakan patroli dan pelayanan kepada masyarakat.

Anak anak dari TK AISYIAH VIII diberikan kesempatan ikut mengendarai kendaraan patroli roda 2 dan roda 4. Harapannya anak anak bisa lebih dekat dan menjadi sahabat polri, sehingga dapat menghilangkan rasa takut bila bertemu dengan personil polri khususnya Polres Bontang.

Selain itu, Personel Sat Lantas Polres Bontang menyampaikan materi lalu lintas sejak dini. Diharapkan nantinya bisa menanamkan rasa disiplin bagi anak itu sendiri dalam tertib berlalu lintas.

Aipda Aji Pamungkas, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bontang mengimbau, agar anak anak dari TK AISYIAH VIII senantiasa patuh dan tertib hukum. Serta taat terhadap peraturan berlalulintas.

“Dapat mengingatkan orang tua serta saudaranya, untuk selalu menggunakan helm dalam berkendara, apalagi saat mengantar anaknya ke sekolah,” ujar Aipda Aji.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya melalui Kasat Lantas AKP Toni Joko Purnomo mengatakan, kunjungan murid-murid dari TK AISYIAH VIII ini kesempatan bagi Polres Bontang memberi penyuluhan.

“Dari anak-anak usia dini hingga dewasa nanti bisa lebih patuh dan taat dalam berkendara, serta bisa mengurangi angka kenakalan remaja,” pungkasnya. (hms)

Gelar Pelatihan Etika Pelayanan Publik, Kapolres: Harus Bisa Kendalikan Emosi!

0
Suasana pelatihan etika pelayanan publik. (ist)

BONTANG –  Polres Bontang menggelar Pelatihan Keterampilan dan Kemampuan Etika Pelayanan Publik serta Pengetahuan Sistem Pelayanan Perbankan bagi Personel jajaran Polres Bontang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rupatama, lantai II Polres Bontang, Rabu (8/2/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya. Para kabag dan kasat, serta peserta pelatihan yang terdiri dari Personel Polres Bontang dan polsek jajaran berjumlah 50 orang.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan oleh MC, pembacaan doa, sambutan Kapolres Bontang, dan acara inti penyampaian materi dari nara sumber Bank BTN Bontang. Dilanjutkan dengan foto bersama dan penutup.

Dalam sambutannya, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya menyampaikan, etika pelayanan tidak hanya terbatas kepada rekan-rekan di bidang pelayanan, tetapi lebih luas lagi seluruh kegiatan operasional maupun kegiatan pembinaan.

“Dalam hal pelayanan dalam bentuk apapun harus mampu mengendalikan emosi, karena situasi di lapangan bermacam-macam,” ujar Kapolres.

Terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan personel Polres Bontang, sehingga dapat mendukung tugas pokok Polri yang presisi, khususnya di bidang pelayanan publik.

Sementara itu pemateri menyampaikan, beberapa hal yang harus diperhatikan oleh petugas apabila masyarakat memerlukan informasi terkait pelayanan yaitu senyum, sapa dan salam. Serta dapat memberikan kemudahan dan informasi yang tepat kepada masyarakat, agar pelayanan yang diberikan memuaskan.

“Tidak kalah pentingnya bagaimana penampilan petugas di fungsi pelayanan publik, baik dari sikapnya dan tampangnya,” ungkap Dian Prisma, pemateri.

“Semoga materi yang disampaikan dapat diaplikasikan, guna menunjang tugas pokok polri yang presisi. Khususnya bagi personel yang ditugaskan di fungsi pelayanan publik,” imbuhnya.  (hms)

Pengurus Pengawas Sekolah Dilantik, Purwanto: Apsi Berperan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

0
Pelantikan Apsi Bontang langsung oleh Ketua Apsi Kaltim. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (Apsi) Kota Bontang periode 2023- 2028 dilantik oleh Ketua Apsi Provinsi Kalimantan Timur, Puji Syamsuri, Rabu (8/2/2023) di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Ketua Apsi yang baru dilantik, Purwanto mengatakan, asosiasi pengawas sekolah memiliki peran dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Bontang.

Dalam meningkatkan mutu pendidikan, sebagai mana tugas pokok dan fungsi diatur dalam PermenpanRB pasal 5 nomor 21 tahun 2010 dengan melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial di satuan pendidikan melalui pembinaan guru dan kepala sekolah.

“Pemantauan pelaksanaan 8 standar nasional pendidikan, pelaksanaan penilaian dan bimbingan profesional guru dan kepala sekolah,” kata Purwanto.

Lanjutnya, dalam melaksanakan tugas pengawasan, pengawas dituntut untuk profesional dalam mengemban tugas. “Untuk meningkatkan profesional pengawas sekolah, hendaknya dilakukan secara bersama dan melalui asosiasi profesi. Satu-satunya asosiasi dalam pengawas sekolah yakni Apsi,” jelasnya.

Sementara itu, Wawali Bontang, Najirah mengatakan, dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di sekolah dibutuhkan pengawas sekolah yang profesional.

Peran penting pengawas sekolah saat ini di era milenial memiliki tantangan dalam 3 peran penting, yakni pengawas sekolah sebagai seorang trainer, pengawas sekolah menjadi seorang coach, dan pengawas sekolah sebagai mentor.

“Sesuai dengan visi misi Apsi, pengawas sekolah berperan dalam mengembangkan pengawas sekolah yang profesional, kreatif dan inovatif. Untuk meningkatkan profesionalitas pengawas, dibutuhkan kerja sama melalui Apsi,” jelas Najirah, Rabu (8/2/2023).

Apsi juga menjadi sarana dan wadah dalam meningkatkan pendidikan, dengan cara bersinergi dalam pencapaian mutu pendidikan di satuan sekolah.

“Pengawas sekolah selalu bersinergi dengan dinas pendidikan dan kementerian agama, sehingga permasalahan sekolah dapat dikomunikasikan pada tingkat atas,” pungkas Najirah. (yah)

IKS PI Kera Sakti Bontang Ikuti Kejurda IKS PI Kera Sakti Cup ke-3 se-Kaltim

0
Kejurda IKS PI Kera Sakti Cup ke-3 se-Kaltim. (ist)

BONTANG – Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti cabang Bontang mengikuti Kejuaraan Daerah (kejurda) IKS PI Kera Sakti Cup Ke-3 Se Kalimantan Timur, di Samarinda, Sabtu (4/2/2023) kemarin.

Setiyabudi, Ketua Cabang IKS PI Kera Sakti menjelaskan, Bontang mengirimkan atlet di kelas fighter dewasa dan seni tunggal, ganda, beregu dan seni IKS pada kejuaraan yang berlangsung di Gedung Pencak Silat Polder Air Hitam itu.

Dalam ajang yang diikuti ratusan peserta IKS PI di-9 cabang seperti Bontang, Kutai Timur, Samarinda, Balikpapan, Paser, dan Kutai Barat yang tersebar di Kalimantan Timur ini. Dibuka langsung oleh Puji Hartadi selaku Ketua Pengurus Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) IKS PI Ke-3 Se- Kaltim.

“Total peserta yang ikut dalam ajang ini berjumlah 200 pendekar, Warga Tingkat I dan Warga Tingkat II yang kesemuanya anggota Cabang IKS PI Kera Sakti yang tersebar di  Kaltim,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Marvarid Jani Efendi.

Menurut Setiyabudi yang akrab dipanggil Budi, Ketua Cabang IKS PI Kera sakti Cabang Bontang mengirim enam atlitnya di masing–masing kelas yang diperebutkan.

Untuk Bontang mendapat juara II Fighter Putra Kelas A atas nama Wisnul dan Juara III Fighter Putra Kelas B atas nama Hariyanto, Juara III Fighter Putra Kelas C atas nama Muhamammad Syukran, Juara III Fighter putra kels F atas nama Muhammad Hasanuddin, Juara Beregu Seni HWA JIEN atas nama Tri Wahyudi, Wisnul dan Hasan.

Pria yang juga Direktur Optic Wijaya Bontang itu menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah ajang silahturahmi antar warga IKS PI Kera Sakti Se-Kaltim. Agar menghasilkan atlit terbaik yang akan mengharumkan nama IKS PI Kera Sakti Kaltim, dengan prestasi emas pada kejuaraan nasional di pusat Madiun yang akan datang.

“Harapannya dengan adanya kejuaraan daerah, semoga mendapatkan bibit atlit yang berprestasi di masa mendatang,” ujar Budi.

IKS PI Kera Sakti Cabang Bontang yang mempunyai sekretariat di Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Losari 13 No 81 RT 04, Kelurahan Berbas Pantai. Kurang lebih 500 anggota meliputi warga tingkat I, tingkat II serta pendekar.

“Terima kasih kepada para pelatih dan manajer atlit yang telah membimbing di Kota Bontang selama ini,” pungkas Budi.(dar/adv)

Harga Cabai Naik Lagi, Lumrah dalam Sistem Kapitalisme

0
Emirza, M.Pd

Emirza, M.Pd

(Pemerhati Sosial)

Harga cabai kembali mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin). Pedagang sayuran mengatakan, harga semua jenis cabai mengalami kenaikan sejak dua hari terakhir.

Disebutkan, harga cabai keriting mengalami kenaikan dari semula harga Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Harga cabai kecil dari harga Rp 40 ribuan menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Sementara harga cabai besar Rp 30 ribu per kilogram. (radarbontang.com, 2/2/2023)

Sekuler Kapitalis

Hal ini lumrah terjadi dalam sistem sekuler kapitalisme. Karena sistem tersebut menggunakan kebebasan individu, termasuk kebebasan untuk memiliki dan berusaha. Sedangkan sistem pengelolaan kehidupan meminggirkan peran negara, tetapi memperbesar peran swasta.

Lepasnya pengelolaan pangan dari tangan negara, menjadikan kelompok-kelompok swasta dan korporasi saling bersaing mengambil keuntungan dari kebutuhan mendasar masyarakat. Seperti berlepastangannya pemerintah pada aspek distribusi pangan. Hal ini berakibat naiknya harga pangan, contohnya fakta hari ini harga cabai naik.

Diperburuk dengan sistem pasar bebas, sehingga membuka ruang semakin lebar bagi bermainnya spekulan dari luar. Akibatnya, harga pangan bukan diatur dengan mekanisme supply dan demand, tetapi harga seenaknya dikendalikan spekulan dan kartel.

Syariat Islam

Paradigma dan konsep politik ekonomi Islam berbeda dengan kapitalisme neoliberal. Agar politik ekonomi ini dapat berjalan, harus berpijak pada penerapan sistem ekonomi Islam dan negara menjalankannya dengan peran politik yang benar.

Sistem ekonomi Islam bersumber dari syariat Islam yang memiliki konsep dan model pengaturan yang berbeda dengan kapitalisme, seperti pengaturan kepemilikan lahan, hukum-hukum seputar perdagangan, hukum industri, dan sebagainya.

Dalam Islam, negara bertugas sebagai pelayan urusan rakyat sebagaimana hadis riwayat Muslim dan Ahmad bahwa imam adalah raa’in (pengurus hajat hidup rakyat) dan ia bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

Bentuk tanggung jawabnya, pemimpin kaum muslim berperan dalam pengelolaan pangan mulai dari aspek hulu sampai ke hilir. Distribusi dan pembentukan harga dalam pandangan Islam, mengikuti hukum permintaan dan penawaran yang terjadi secara alami, tanpa adanya intervensi negara.

Pemerintah hanya perlu melakukan pengawasan jika terjadi kondisi yang tidak normal. Pada kondisi harga tidak normal, pemimpin negara mengambil dua kebijakan utama, yaitu pertama menghilangkan penyebab distorsi pasar seperti penimbunan, kartel, dan sebagainya.

Kedua, dengan menjaga keseimbangan supply dan demand. Begitu pula distribusi yang dikawal negara akan menciptakan pasar yang sehat.

Wallahualam