Tri Ratna Paramita, Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Bontang. (Dwi S)
BONTANG – Poliklinik konservasi gigi RSUD Taman Husada menutup sementara pelayanannya selama 3 hari sejak tanggal 16-18 Oktober 2023. Manajemen RSUD mengumumkan akan kembali membuka pelayanan di tanggal 19 Oktober 2023.
Tri Ratna Paramita, Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik menjelaskan, poliklinik konservasi gigi ditutup sementara lantaran adanya dokter yang mengikuti pelatihan.
“Dokter spesialisnya sedang mengikuti pelatihan, sehingga tidak ada yang bisa membackup untuk menggantikan dokter tersebut, karena dokternya hanya ada satu,” ungkapnya saat diwawancarai redaksi Radarbontang.com.
Pengumuman tutup sementara poliklinik konservasi gigi. (Dwi S)
Ratna juga menjelaskan, untuk setiap dokter memiliki perannya masing-masing. Dari dokter bedah mulut hingga dokter gigi anak, mereka tidak bisa digantikan, karena memiliki peran masing-masing.
“Untuk layanan konservasi gigi tidak bisa digantikan semisalnya dengan dokter gigi anak atau dengan bedah mulut, atau yang lainnya. Karena pastinya ilmu yang berbeda-beda, memiliki peran masing-masing, serta mempunyai keahliannya tersendiri,” paparnya.
Selain karena dokter yang sedang ada kegiatan, alasan lainnya apabila poliklinik tutup disebabkan ada dokter yang sedang mengambil cuti. Mulai dari cuti tahunan, cuti dengan alasan yang sangat urgent, bahkan cuti sakit. Itu merupakan hak bagi seluruh karyawan tentunya. (adv/dwi)
Beberapa ruang poliklinik di RSUD Taman Husada. (Dwi S)
BONTANG – Jumlah poliklinik di RSUD Taman Husada terus bertambah tiap tahun. Penambahan ini guna meningkatkan pelayanan, dan melengkapi kebutuhan kesehatan masyarakat Bontang.
Di tahun 2019 lalu, rumah sakit yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman, Nomor 01 ini telah memiliki 21 poliklinik. Di tahun 2022 bertambah tiga poliklinik, yakni Konservasi Gigi, Ortopedi, serta Laboratorium Patologi Anatomi (Lab PA). Sehingga saat ini total jumlah poliklinik di RSUD berjumlah 24 poliklinik.
Tri Ratna Paramita, Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik mengatakan, penambahan poliklinik berlangsung hingga tahun 2022. Di tahun 2023 ini belum ada penambahan lagi.
“Poliklinik ortopedi yang dimaksud adalah untuk pembedahan tulang. Sedangkan Lab PA atau pemeriksaan patologi anatomi, sebenarnya bukan klinik, hanya saja pelayanan dari penegak diagnosa. Untuk memeriksa jaringan tubuh, memeriksa cairan tubuh untuk dilihat di bawah alat mikroshop, melihat sel-selnya. Ada tidaknya sel ganas,” ucapnya saat diwawancarai awak media, Senin (16/10/2023).
Walaupun belum ada lagi penambahan poliklinik, namun ada beberapa poliklinik yang berpindah ke gedung B. Adanya perpindahan sebagian poli klinik, agar dapat membuat para pasien menjadi sangat nyaman.
“Seperti dokter gigi, yang awalnya hanya berada pada satu tempat menjadi satu, dan sekarang mempunyai ruangan masing-masing. Dokter spesialis juga sudah satu ruangan tersendiri, bertujuan agar membuat para pasien menjadi nyaman, dan juga dokternya tidak bergantian, jika kemarin bergantian karena keterbatasan tempat dan kursi gigi,” tutupnya. (Dwi/adv)
BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang membuka pelayanan terpadu perizinan malam (Padu Prima) sejak Mei 2022 lalu.
Pelayanan dibuka setiap Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 sampai 20.30 Wita. Jabatan Fungsional (Jabfung) Sub Koordinator Pelayanan Perizinan Ekonomi DPMPTSP Bontang, Natalia Santi Kanan menjelaskan, bahwa pelayanan itu dibuka untuk memudahkan masyarakat yang akan mengurus perizinan.
“Tentu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat kami buka malam, karena kita tahu tidak semua orang bisa ngurus pagi atau siang,” jelasnya.
Pelayanan malam terbilang cukup ramai karena masyarakat yang mengurus tidak diburu oleh pekerjaan. “Kadang ramai kadang sepi, tapi kalau ramai kadang ramai banget,” jelasnya.
Santi menambahkan, walaupun tidak selalu ada orang yang melakukan kepengurusan pada malam hari, tapi pihaknya tetap membuka pelayanan tersebut. (sya/adv)
Bidan saat menunjukkan kelengkapan ruang bersalin RSUD Taman Husada Bontang. (Yahya Yabo)
BONTANG – Kamar Bersalin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang miliki berbagai fasilitas untuk pelayanan ibu hamil dan bersalin.
Di mana ada Ruang Kala (ruang menunggu bersalin) dengan 2 bed bagi ibu hamil yang sedang kontraksi saat masuk masa bersalin.
Humas RSUD Taman Husada Kota Bontang, dr Siti Aisyatur Ridha menjelaskan, beberapa fasilitas yang ada di ruang bersalin milik RSUD Taman Husada. Ia mengatakan, fasilitas-fasilitas di ruang bersalin cukup lengkap dengan memiliki fasilitas seperti baby infant warmer untuk menghangatkan bayi yang baru lahir.
“Ada beberapa fasilitas di sini. Kami dilengkapi dengan fasilitas alat-alat persalinan. Ada tim bidang yang siap membantu,” jelas dr Ridha.
Dr Ridha menambahkan, adapun ketika pasien melakukan persalinan normal maka akan dilakukan tindakan di ruang bersalin. Namun ketika ada permasalahan dengan ibu dan bayi, maka bidan akan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.
“Misalnya ada penyulitnya ketika melakukan persalinan, maka bidan-bidan kami melakukan konsultasi ke dokter spesialis kandungan yakni dokter penanggung jawab pasien. Ketika ada tindakan untuk operasi maka aksesnya cepat ke ruang Operatie Kamer (OK) atau ruang operasi,” katanya.
Ia mengatakan RSUD Taman Husada sangat cocok bagi masyarakat sebagai pilihan bagi ibu untuk melahirkan.
Diberitahukan bahwa untuk ruang bersalin sendiri difasilitasi sebanyak 3 bed (tempat tidur) dan ruang kala atau ruang menunggu bersalin sebanyak 2 bed. (ADV)
Ruangan NICU dan alat inkubator yang ada di RSUD Taman Husada
Bontang. (Yahya Yabo)
BONTANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang kini telah memiliki Ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang dikhususkan bagi bayi-bayi sakit level penyakit sedang sampai berat. Misalnya, bayi prematur yang bermasalah, bayi dengan berat lahir rendah, bayi yang membutuhkan alat bantu pernapasan, serta bayi dengan kelainan kongenital/bawaan lahir.
Dr. Siti Aisyatur Ridha menjelaskan ruang NICU dikhususkan bagi bayi yang memiliki masalah tersebut di atas dengan batasan usia bayi yang dirawat adalah kisaran usia 0-28 hari.
“Bayi-bayi sakit akan ditempatkan di dalam inkubator dan masuk perawatan ruang NICU,” kata dr Ridha.
Untuk lama rawat di NICU bagi bayi yang baru lahir, dr Ridha mengatakan dapat dievaluasi dari kondisi bayi dan kasus penyakit bayi.
“Masing-masing bayi berbeda kasusnya. Kalau memang butuh alat bantu nafas lama kita fasilitasi di sini dan bila masih bermasalah atau butuh konsultasi khusus misalnya pada bayi dengan kelainan kongenital maka kita koordinasi dengan cara dirujuk ke RS rujukan,” katanya.
Ia menambahkan RSUD sendiri memiliki 10 alat inkubator dengan didukung 19 perawat NICU andal yang tersertifikasi dan 3 dokter spesialis anak.
“Semoga RSUD tetap terpercaya dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat apalagi salah satu misi RSUD Bontang adalah menjadi rumah sakit sayang ibu dan bayi,” terangnya. (ADV)
BONTANG – Terhitung sejak 25 September 2023 lalu, beberapa klinik rawat jalan di gedung utama RSUD Taman Husada dipindahkan ke gedung baru atau Gedung B, yang terletak di sebelah gedung utama. Hal itu dijelaskan dr. Siti Aisyatur Ridha dari Tim Humas RSUD Taman Husada Bontang.
Hal ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi pelayanan rawat jalan. Perpindahan beberapa klinik ini terkait pembangunan layanan MRI di lantai dasar gedung A RSUD, selain itu dalam rangka merespon usulan dari pelanggan RS terkait ruang tunggu poliklinik rawat jalan yang menginginkan ruang tunggu nyaman dan kondusif.
“Ada beberapa layanan klinik rawat jalan yang masih ada di gedung lama, di antaranya klinik anak, klinik kandungan-kebidanan, klinik bedah, klinik Saraf, klinik jantung, dan klinik penyakit dalam” ujarnya
Untuk mekanisme pendaftaran tetap seperti biasa, masyarakat melakukan pendaftaran di lobi gedung A. Kemudian, untuk pasien-pasien yang akan menuju klinik yang mengalami perpindahan, setelah mendaftar dapat langsung menuju gedung B melalui lift yang tersedia di basement gedung B menuju lantai 3.
“Petunjuk arah dan penanda lift sudah disiapkan oleh rumah sakit, sehingga pasien dapat memahami arah tujuan menuju ruangan baru poliklinik lantai 3 gedung B,” tambahnya.
Nantinya, perpindahan akan dilakukan secara bertahap. Kemudian, ruangan-ruangan sebelumnya akan digunakan untuk pengadaan alat MRI. (sya/adv)
Ruang VVIP Wijaya Kusuma di RSUD Taman Husada Kota Bontang. (Yahya Yabo)
BONTANG – RSUD Taman Husada Kota Bontang telah berbenah dengan memiliki Ruang VVIP Wijaya Kusuma. RSUD telah melakukan perbaikan dengan menyediakan 6 ruangan VVIP di Ruang Wijaya Kusuma.
Humas RSUD Taman Husada Kota Bontang, dr Siti Aisyatur Ridha menjelaskan, Ruang Seruni memiliki ruang kelas I dan VIP serta ruang Wijaya Kusuma diperuntukkan kelas VVIP.
“Di Seruni ada unit Wijaya Kusuma untuk VVIP. RSUD saat ini telah berbenah dengan memiliki ruangan Wijaya Kusuma 1-6 yang diperuntukkan bagi layanan jaminan kesehatan umum atau perusahaan. Kalau plafon kesehatannya memenuhi maka kami akan fasilitasi,” kata dr Ridha.
Dr Ridha menambahkan saat ini tampilan Wijaya Kusuma telah dipercantik dan diperbaiki dengan tetap melengkapi beberapa fasilitas ruangan. “Peminatnya juga banyak, dengan fasilitas VVIP,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa masih ada beberapa ruangan yang diperbaiki dan diubah untuk kenyamanan pasien. “Ada dua ruangan masih perbaikan. Saat ini 6 ruangan telah digunakan dan dibuat nyaman. VVIP juga melayani ketika ada pasien yang ingin naik kelas dan pasien umum,” ungkapnya.
Sementara, ruang Seruni RSUD memiliki beberapa ruang seperti kelas 1 dan ruang VVIP.
“Kami tetap fasilitasi penunggu pasien juga ketika menjaga pasien di rumah sakit, harapan kami pasien menjadi nyaman dengan adanya pembenahan ruangan-ruangan ini,” tandasnya. (ADV)
Rombongan tim penilai rekredensial bersama manajemen RSUD Bontang. (ist)
BONTANG – Setiap tahun semua Rumah Sakit (RS) yang memberikan pelayanan JKN akan dilakukan rekredensial atau uji kelayakan ulang dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selaku pengelola JKN tersebut. RSUD Taman Husada yang juga sebagai mitra layanan JKN melaksanakan rekredensial, pada 11 Oktober 2023 lalu di RSUD Bontang.
Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Taman Husada Bontang, dr Niken Titisurianggi, M.Kes, mengatakan, pelaksanaan rekredensial dalam rangka perpanjangan kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada periode 2024 mendatang.
Ia menambahkan, dalam hal ini pihak BPJS Kesehatan melakukan penilaian terhadap kepatuhan RSUD sebagai mitra yang mampu menjalankan prosedur dan syarat yang telah diatur oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Ada beberapa pemeriksaan yang dinilai seperti syarat administratif, izin operasional, izin praktik para tenaga kesehatan, ketersediaan jumlah tempat tidur dan masih banyak penilaian lainnya,” kata dr Niken.
Selanjutnya dr Niken mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan visitasi RSUD mendapat nilai di atas rata-rata, sehingga dapat direkomendasikan untuk dilanjutkan kerja sama pelayanan JKN. Adapun standar nilai yang diberikan yakni 70.
“Nilai kami di atas 70, artinya prosedur pelayanan sebagai rumah sakit tipe B telah memenuhi prosedur dan syarat yang diberikan,” katanya.
Penilaian rekredensial ini turut disaksikan pula oleh perwakilan dari PERSI (Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) dan dinas kesehatan kota Bontang sehingga evaluasi yang objektif ini berjalan dengan baik.
Niken menambahkan standar layanan yang diberikan ini termasuk dalam wujud komitmen rumah sakit untuk melayani peserta JKN. “Komitmen janji layanan ini juga termasuk dalam penilaian dari JKN,” tutupnya. (ADV)
FGD yang digelar DPMPTSP beberapa waktu lalu. (ist)
BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD), Kamis (12/10/23). Kegiatan ini membahas standar pelayanan DPMPTSP Penyusunan Kajian Pelayanan Standar Perizinan
Sub Koordinator Bidang Ekonomi DPMPTSP Kota Bontang, Natalia Santi Kanan menjelaskan, bahwa sebuah unit layanan wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan. Standar ini merupakan tolak ukur penyelenggaraan bagi pelaksana dan pengguna layanan.
“Komponen ini nantinya menjadi acuan untuk mengukur efektivitas pelayanan, dan menakar kepuasan penggunaan layanan saat mengakses layanan di unit pelayanan publik,” katanya.
Perbaikan pelayanan harus selalu dilakukan seiring perkembangan kebutuhan pengguna layanan dan kemajuan pengetahuan, informasi, dan komunikasi. Dari sudut pandang penyelenggara pelayanan publik, ada keinginan memperkaya ragam pelayanan publik guna memenuhi kebutuhan masyarakat, pun tak lupa senantiasa ditingkatkan kualitasnya.
Adapun tujuan pelaksanaan penyusunan kajian standar pelayanan ini adalah menyusun standar pelayanan perizinan dengan baik dan konsisten, sesuai dengan peraturan yang berlaku, menetapkan standar pelayanan perizinan sebagai tolak ukur dalam penyelenggaraan pelayanan baik penyelenggaraan maupun penggunaan layanan DPMPTSP, dan menerapkan standar pelayanan yang telah ditetapkan dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan di DPMPTSP.
“Tiap tahun kita memang selalu upgrade, dan tahun ini ada perizinan yang ditarik ke sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Jadi ada layanan yang untuk daerah dan ada layanan yang ditangani oleh daerah,” jelasnya.
Oleh sebab itu, sebelum disahkan oleh Kepala DPMPTSP maka dilakukan FGD terkait hasil rapat dan bekerjasama dengan Universitas Mulawarman untuk rapat finalnya, sehingga dari 85 ketentuan standar pelayanan turun menjadi 51 saja. (sya/adv)
SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono mengungkapkan kehadiran Borneos.co sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan UMKM lokal, agar ke depannya mampu menjangkau pasar dengan lebih luas sekaligus meningkatkan potensi penjualan dari produk yang dihasilkan.
Wujud Komitmen Pemberdayaan Masyarakat, Pupuk Kaltim jadi Pionir Pendirian Borneos.co sejak 2022
BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang merupakan produsen pupuk urea terbesar di Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk mengembangkan perusahaan yang berkelanjutan, tidak hanya dari segi bisnis, namun juga dalam upaya pemberdayaan masyarakat di berbagai aspek.
Salah satu upaya yang dibangun oleh Pupuk Kaltim dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat adalah melalui inisiasi marketplace lokal, yaitu Borneo Online Store (Borneos.co). Marketplace ini menjadi salah satu pilar ekonomi digital di Bontang, Kalimantan Timur, yang fokus memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Borneo Online Store, yang mulai beroperasi pada tahun 2022, telah berhasil menjalin kerja sama dengan 399 mitra UMKM lokal. Ini adalah bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung pengembangan UMKM lokal dengan memberikan para pelaku usaha platform yang kuat untuk berjualan dan mempromosikan produk secara daring. Berkat sinergi ini, Borneo Online Store telah mencatatkan lebih dari 10.000 transaksi per bulannya.
Marketplace Borneos.co sendiri merupakan hasil pengembangan dari program Bazar Online yang pertama kali digagas oleh Pupuk Kaltim. Program ini dicanangkan untuk membantu pelaku UMKM untuk dapat tetap beroperasi dan menghasilkan pendapatan saat pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas di masa pandemi Covid-19. Melihat kesuksesan program Bazar Online, Pupuk Kaltim melihat potensi lebih besar yang bisa dimanfaatkan, dan itulah awal mula lahirnya Borneo Online Store.
Sugeng Suedi, Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pupuk Kaltim, mengungkapkan, “Borneos.co lahir sebagai wadah bagi UMKM lokal di wilayah Bontang, Kalimantan Timur untuk dapat mengakses pasar lebih luas dan meningkatkan potensi penjualan produk-produk lokal bagi para pelaku usaha. Kami melihat pentingnya memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin berwirausaha agar tetap produktif dan berpenghasilan. Alhamdulillah, dengan capaian positif yang berhasil diraih hingga saat ini, kami berharap bisa terus mendukung pelaku UMKM untuk semakin go digital melalui layanan Borneos.co.”
Borneos.co bukan hanya tentang menjalankan bisnis semata, namun juga memberikan layanan yang dapat mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung visi dan misi Kota Bontang untuk memajukan kapabilitas pelaku usaha lokal agar lebih unggul dan tangguh dalam memasuki ekonomi digital. Bontang, sebagai salah satu kota yang bersemangat untuk tumbuh dan berkembang, tentunya membutuhkan solusi seperti Borneos.co dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Salah satu faktor kesuksesan utama Borneo Online Store adalah keberagaman produk dan layanan yang ditawarkan. Dengan lebih dari 3.000 produk unggulan dari berbagai kategori seperti makanan dan minuman, kerajinan dan kriya, retail, fesyen, kesehatan, agrobisnis serta pariwisata. Marketplace ini telah menjadi destinasi utama bagi masyarakat Bontang untuk memenuhi berbagai kebutuhan harian.
Produk dengan kategori makanan dan minuman menjadi pilihan produk yang paling diminati oleh masyarakat Bontang ketika mengakses Borneos.co. Tidak hanya itu, Borneo Online Store juga berkolaborasi dengan para kurir lokal dengan tujuan agar dapat memastikan pengiriman produk yang cepat dan efisien kepada pelanggan sekaligus membuka peluang kerja dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Tak hanya menawarkan platform bagi UMKM untuk bersaing di dunia digital, Borneos.co telah menciptakan lapangan kerja baru, menggerakkan pertumbuhan ekonomi, dan secara aktif memberdayakan UMKM di Bontang. Kedepannya, Borneo Online Store ini diharapkan dapat berkembang lebih besar lagi dan mampu menjangkau wilayah yang lebih luas tidak hanya di kota Bontang, namun di kota lain baik di wilayah provinsi Kalimantan Timur maupun tingkat nasional.
Tampilan marketplace UMKM Bontang, yaitu Borneos.co yang tujuan awalnya dikembangan dari program Bazar Online, yang digagas oleh Pupuk Kaltim untuk mewadahi para pelaku UMKM Bontang agar tetap produktif dan berpenghasilan di masa pandemi Covid-19.
Dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, Borneos.co bukan hanya sebuah marketplace, melainkan sebuah kisah sukses kolaborasi antara masyarakat, sektor industri seperti Pupuk Kaltim bersama dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Pupuk Kaltim telah membuktikan bahwa bisnis dapat berperan lebih dari sekadar mencari keuntungan, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Dengan pencapaian transaksi yang terus meningkat, Borneos.co adalah bukti nyata bahwa ketika komitmen dan kolaborasi terjalin, impian memajukan ekonomi lokal dapat menjadi kenyataan.
“Borneo Online Store dan Pupuk Kaltim telah membuka jalan bagi UMKM di Bontang untuk meraih sukses dalam ekonomi digital, dan ini adalah langkah positif yang patut diapresiasi. Semoga pencapaian ini akan terus menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi lokal yang lebih tangguh dan inklusif,” tutup Sugeng. (ADV)
SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono mengungkapkan kehadiran Borneos.co sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan UMKM lokal, agar ke depannya mampu menjangkau pasar dengan lebih luas sekaligus meningkatkan potensi penjualan dari produk yang dihasilkan.