Beranda blog Halaman 833

Kepala Badan Kesbangpol Bontang Berpulang karena Kanker

0

BONTANG – Kabar duka datang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bontang. Kepala Badan Kesbangpol, Ibnu Gunawan meninggal dunia pada Selasa (13/12/2022) pukul 15.35 Wita di Rumah Sakit Samarinda Medica Citra (RS MSC).

Informasi yang berhasil dihimpun, Ibnu Gunawan meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker. “Turut berduka cita atas meninggalnya Drs Ibnu Gunawan, M.Si. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bontang,” tulis selebaran yang beredar di media sosial, Selasa (13/12/2022).

Sementara Sekretaris Daerah Bontang Aji Erlynawati saat dihubungi membenarkan kabar duka ini. “Iya. Dapat kabar kira-kira satu jam yang lalu,” sebut Aji Erlynawati saat dikonfirmasi. (yah)

Komisaris dan Direktur Anak Perusahaan Perumda AUJ Disumpah

0

BONTANG – Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha dan Jasa (Perumda AUJ) Kota Bontang melaksanakan kegiatan laporan pelaksanaan kerja dan pengambilan sumpah jabatan bagi komisaris dan direktur anak perusahaan tahun 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan, Senin, 12 Desember 2022 di Gedung Auditorium 3D. Hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, Anggota DPRD Kota Bontang Nursalam, Ridwan, dan Sitti Yara dari Komisi II, dan Abdul Samad dari Komisi III.

Pelantikan Komisiraris dan Direktur Anak perusahaan AUJ mendapat perhatian dari legislator. “Ini merupakan tindakan yang sangat berani dan sangat baik diambil oleh Pak Rahman (Dirut Perumda AUJ Bontang),” ujar Nursalam.

Sebelumnya, Komisi II pada Juli sempat memanggil pihak Perumda AUJ dalam rangka pembahasan mengenai anak perusahaan yang tidak aktif. Di mana, dari 7 anak perusahaan hanya 2 anak perusahaan yang produktif. Yaitu BPR Bontang Sejahtera dan PT Laut Bontang Bersinar.

Proses sumpah jabatan komisaris dan direktur Perumda AUJ Bontang

Dari pertemuan itu disepakati dalam setahun Perumda akan memberikan laporan berkala per tiga bulan. Sampai Desember 2022, dari 7 anak perusahaan masih tetap 2 anak perusahaan yang produktif dengan 5 perusahaan dalam status vakum.

“Supaya dapat menghasilkan, kan dia harus mengembangkan usahanya yang selama ini hidup segan mati tak mau istilahnya. Makanya dengan disumpahnya komisaris dan direktur yang baru ini tindakan yang sangat berani dan baik. Kita harapkan perumda dapat menghasilkan pundi-pundi PAD ke depan,” jelas Nursalam.

Dengan disumpahnya komisaris dan direktur baru, diharapkan dapat menyempurnakan administrasi dan manajemen perusahaan. Sehingga dapat membantu kinerja Perumda AUJ dalam mengingkatkan penghasilan perusahaan dalam satu tahun ke depan.

Untuk diketahui, komisaris dan direktur yang melaksanakan sumpah jabatan adalah:

PT Jasa Amanah Bontang

  1. Syarifuddin (komisaris)
  2. Arifai (direktur)

PT Bontang Berkah Jaya

  1. Kaharuddin Jafar (komisaris)
  2. Achmad Nurdin (direktur)

PT Bontang Karya Utamindo

  1. Winardi (komisaris)
  2. Edi Iskandar Zulkarnain (direktur)

PT Bontang Transport

  1. Martinus D Baco (komisaris)
  2. Abdul Malik (direktur) (sc)

Paguyuban Ikawangi Percantik Kota Bontang

0
Kegiatan dekorasi jembatan dan pengurus paguyuban Ikawang.

BONTANG – Paguyuban Ikawangi (Kerukunan Keluarga Banyuwangi) atau perkumpulan masyarakat Banyuwangi di Kota Bontang melaksanakan perbaikan dan pengecatan jembatan di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di simpang kenari.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Tepatnya pada Sabtu dan Minggu (10 dan 11 Desember 2022). Kegiatan ini bertujuan agar daerah sekitar jembatan tidak begitu terlihat kumuh. Di mana, hiasan-hiasan yang digunakan merupakan pemberian secara sukarela oleh ibu-ibu dari paguyuban Ikawangi

“Iya itu hiasan yang ada semua dari kita. bunga-bunga itu dari ibu-ibu itu. Memang masyarakat sangat antusias. Ini juga kita lakukan agar daerah-daerah sekitar jembatan tidak terlalu kelihatan kumuh,” ujar Joko Purnomo, Wakil Paguyuban Ikawangi Bontang.

Jembatan hias juga merupakan salah satu ciri khas Banyuwangi. Menurut Joko Purnomo, hampir seluruh jembatan di Banyuwangi memiliki dekorasi masing-masing. Sehingga, dengan adanya jembatan hias di Kota Bontang dapat sedikit membantu melepas rindu bagi warga Banyuwangi di Bontang

“Itu supaya warga Banyuwangi tidak lagi merasa di rantau. Karena apa yang ada di Banyuwangi juga sudah ada di Bontang,” ujar Joko.

Paguyuban Ikawangi di Kota Bontang sendiri sudah berdiri sejak 1992 dan memiliki sekitar 2.000 anggota. Paguyuban ini juga sering melaksanakan kegiatan kesenian seperti tari-tarian.

Dengan adanya hiasan-hiasan maupun dekorasi di jembatan yang ada diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai keindahan di Kota Bontang. selain itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi pemerintah maupun paguyuban lainnya untuk melakukan hal yang sama. (sc)

FPTI Sukses Gelar Kejuaraan Panjat Tebing, Tahun Depan Ditantang Gelar Kejuaraan Indonesia Timur

0
Para peraih medali di kejuaraan panjat tebing wali kota Cup III. (Istimewa/ Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Kejuaraan Panjat Tebing Wali Kota Bontang Cup III sukses dilaksanakan. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bontang mendapat tantangan dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadispora) Bontang, Ahmad Aznem agar pada tahun depan menggelar kejuaraan serupa untuk wilayah Indonesia Timur.

Alasannya, Pemkot Bontang akan menggelar sebanyak 77 event wisata. Mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional, dengan menggabungkan antara wisata dan olahraga.

“Rencananya akan kami elaborasikan antara tourism dan sport. Harapannya event ini bisa terwujud tidak hanya tingkat Kaltim tapi Indonesia Timur,” ucap Aznem.

Dia menyebut FPTI Bontang termasuk Cabang Olahraga (Cabor) yang sehat. Pasalnya, Aznem menilai sehatnya sebuah Cabor ketika melakukan musyawarah untuk melakukan pergantian pengurus dan melaksanakan sebuah lomba maupun event.

“Apalagi setahu saya Ketua FPTI Bontang baru dilantik. Sekarang sudah mengadakan kejuaraan tingkat Kaltim,” kata Aznem, Senin (12/12/2022).

Berdasarkan data dari laporan panitia, total peserta yang mengikuti lomba sebanyak 61 peserta, yakni 27 atlet putra dan 34 atlet putri. Mereka berasal dari  Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar) Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Total hadiah sebesar Rp 48,5 juta. Selama jalannya pertandingan terdapat dua atlet yang mendapat kartu kuning.

Adapun peraih medali dan kategorinya adalah sebagai berikut:

Lead U-15 Putri

  • Emas Talita Labibah Sakhi FPTI Balikpapan.
  • Perak Hawa Azahra FPTI Kukar.
  • Perak Ayu Cahya Ramadhani Kutim.

Lead U-15 Putra

  • Emas Celvin Henser Tandiopang Kutai Timur.
  • Perak Rizky Sholeh Akbar FPTI Bontang.
  • Perunggu Achmad Faisal SKOI Kaltim.

Kategori Lead Umum Putri

  • Emas Novi Cahya Wardani FPTI Kutim.
  • Perak Siti Fatimah BCC Bontang.
  • Perunggu Indah Yuli Astanti FPTI Kukar
  • Harapan I Azzah Nabilah Samarinda.
  • Harapan II Hawa Azahra FPTI Kukar.

Kategori Lead Umum Putra

  • Emas Arie Wahyu Nur Pratama Hanso FPTI Kukar.
  • Perak Musa Ramadhani FPTI Kukar.
  • Perunggu Ovan Hidayat FPTI Bontang.
  • Harapan I Jhosy Aji Prasetyo FPTI Kutim.
  • Harapan II Celvin Henser Tandiopang Kutai Timur.

Kategori Speed Record Putri

  • Emas Azzah Nabilah  Samarinda.
  • Perak Novi Cahya Wardani FPTI Kutim.
  • Perunggu  Siti Fatimah BCC Bontang.
  • Harapan I Norhidayah FPTI Kutim.

Kategori Speed Record Putra

  • Emas Jhosy Aji Prasetyo FPTI Kutim.
  • Perak Arie Wahyu Nur Pratama Hanso FPTI Kukar.
  • Perunggu Muhammad Dhafa Abdilah SKOI Kaltim.
  • Harapan I Muhammad Faris Fauzan Spaarma A18 Bontang. (rsl/yah)

UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Zakat Rp 93,5 Juta di 9 Kelurahan

0

BONTANG – UPZ Pupuk Kaltim kembali menyalurkn zakat kepada 29 mustahik di 9 kelurahan. Zakat tersebut dalam bentuk biaya berobat dan alat bantu kursi roda, serta santunan korban kebakaran. Totalnya sebanyak  Rp 93.5 juta.

Menurut Nur Sahid, agenda penyaluran zakat yang lebih akrab disebut blusukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun  (HUT) ke-45 PT Pupuk Kaltim. Menurutnya, UPZ Pupuk Kaltim merupakan organisasi yang tidak terpisah dari keberadaan perusahaan itu.

Sehingga, apa yang menjadi momentum bersejarah dari perusahaan perlu diperingati melalui kegiatan-kegiatan sosial semacam blusukan ini.

“Karena blusukan hari ini terkait dengan momen istimewa bagi perusahaan, maka kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan karyawan Pupuk Kaltim melalui perwakilan 3 orang anggota Korps Karyawan Pupuk Kaltim atau yang dikenal KKPKT,” jelasnya.

Partono, selaku sekretaris KKPKT menyambut baik aksi penyaluran zakat yang dilakukan oleh UPZ Pupuk Kaltim melalui kunjungan langsung kepada mustahik yang sedang mendapat cobaan berupa musibah kebakaran maupun mereka yang sedang sakit. Tentunya hal ini merupakan cermin kepedulian Pupuk Kaltim atas hal-hal yang terjadi di masyarakat.

Selain perwakilan karyawan hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari stakeholder pemerintah yakni kabid PKM Loktuan Widya dan sekretaris Kelurahan Tanjung Laut Andi Alamsyah.

Widya yang mewakili Kelurahan Loktuan menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan UPZ Pupuk Kaltim kepada 12 orang warga Loktuan yang mendapat bantuan berupa santunan kepada 7 mustahik atas musibah kebakaran di RT 30, biaya berobat kepada 4 mustahik dan biaya transportasi untuk 1 mustahik yang masuk kategori asnaf Ibnu Sabil.

Hal senada diungkapkan Andi Alamsyah mewakili Kelurahan Tanjung Laut. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi sebesar-besarnya atas perhatian UPZ Pupuk Kaltim yang telah memberikan santunan kepada 2 mustahik korban kebakaran dan 1 mustahik yang mendapat biaya berobat.

Selama ini UPZ Pupuk Kaltim memiliki respon yang baik terhadap masalah-masalah warga di kelurahan Tanjung Laut. Dan kegiatan penyaluran zakat ini merupakan kegiatan yang sudah sering dilakukan bagi warga kelurahan kami. Tentunya kami berharap apa yang diberikan akan memberi manfaat dan mendatangkan kebaikan khususnya kepada para muzakki, karyawan serta perusahaan Pupuk Kaltim. (Adv/i)

Pelaku UMKM Terbantu, Maming Dukung Bantuan Sembako

0

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) memberikan bantuan sembako kepada seluruh UMKM Bontang yang telah terdaftar. Pembagian sembako ini dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan mulai dari Kamis (08/12/22).

Pada Senin (12/12/22), selain melaksanakan pemberian sembako, juga dilaksanakan pemberian bantuan usaha seperti Bantuan Langsung Tunai, Penyerahan sertifikat halal, penyerahan sertifikat pelatihan sepatu, tenda, dan rombong secara simbolis.

Salah satu pelaku usaha katering rumahan, Leni mengakatan cukup terbantu dengan adanya sembako ini. “Kebetulan saya juga melakukan usaha katering rumahan di daerah Kampung Baru. Dari tahun sebelumnya saya juga pernah mendapatkan sembako, yang pasti sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Ibu Natan yang merupakan pelaku usaha kue kering senang dengan mendapatkan sertifikat halal, “Jadi jualan-jualan saya bisa ditaruh di toko besar kayak Era Mart, Alfa Mart karena sudah ada sertifikat halal. Sebelumnya saya hanya nitip di toko-toko kecil,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Maming menjelaskan bahwa dengan adanya pasca pandemi masih berdampak pada ekonomi warga, sehingga pemerintah terus berusaha untuk memberikan bantuan sembako untuk yang membutuhkan.

“Dengan adanya bantuan tenda, rombong dan sertifikat saya harap bisa digunakan agar usaha mereka dapat terecovery dengan baik. sehingga ekonomi mikro dapat tumbuh dan berkembang,” jelasnya. (sya)

DPKPP Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah

0

BONTANG – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Bontang melaksanakan penyerahan sertifikat redistribusi tanah tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Bontang Baru, Senin (12/12/22).

Kegiatan ini dihadiri lurah dan camat dari beberapa wilayah, wali kota, dan wakil wali Kota Bontang. “Saya senang adanya pemberian sertifikat tanah ini. Karena kalau tidak diberikan bukti resmi bisa terjadi sengketa. Karena sering kejadian, awalnya tidak ada yang punya, pas pemerintah akan pakai lahannya baru banyak yang mengakui,” jelas Basri Rase, Wali Kota Bontang.

Daerah-daerah yang diberikan sertifikat redistribusi adalah wilayah-wilayah bekas hutan lindung dan taman nasional kutai yang dilepaskan 1.100 hektare.

“Dari Menteri Kehutanan melepaskan wilayah hutan lindung dan Taman Nasional Kutai tersebut, tetapi di dalamnya memang sudah ada penguasaan oleh warga. Karena itu illegal, jadi hari ini kita lakukan legalisasi,” jelas Muhammad Nur, Kepala Bidang Pertanahan.

Ada beberapa wilayah yang awalnya adalah hutan lindung dan kini sudah dilepaskan. Yaitu  di Kelurahan Kanaan, Bontang Lestari, Gunung Telihan,  Belimbing, Satimpo, dan Gunung Elai.

“Jadi, untuk saat ini sasaran kami ada 4 kelurahan dulu, nanti kita lihat potensi di wilayah lain. Kita juga sudah bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan untuk melihat potensi tanah tersebut, jadi kalau ada tahun depan kita laksanakan lagi kegiatan ini,” lanjut Nur.  (adv/sya)

DPKPP Ikut Meriahkan Puncak Acara HUT DWP

0

BONTANG – Acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dilaksanakan pada Senin (12/12/22)  di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Perempuan Cerdas untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital”. DWP Bontang menggelar sejumlah  kegiatan  sebagai pendorong semangat bagi DWP di masing-masing organisasi perangkat daerah.

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) turut berpatisipasi. DPKPP juga berhasil mendapat juara dalam lomba-lomba yang sudah dilaksanakan seperti, juara 1 dan 2 modeling diraih Ayu dan Nemmy, juara 1 cerdas cermat Anita, juara 3 lomba puisi diraih Vera Kawengain, juara 3 lomba menyanyi diraih Diesta dari tim Dinas Perkimtan.

Ervina dari DPKPP juga mendapat penghargaan sebagai pendamping terbaik, karena selalu hadir saat rangkaian HUT DWP. “Tentu saja ini merupakan ajang kekeluargaan, kemudian sebagai istri aparatur sipil negara (ASN) kami dapat berkontribusi dan memberikan semangat kepada para suami agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas  Ervina. (adv/sya)

Minta Citimall Dukung Kemajuan Bontang, Ini Pesan Wali Kota Basri Rase

0
Pegawai Matahari Departement Store seluruhnya berasal dari tenaga kerja lokal. (Yusva Alam)

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan banyak pesan kepada pihak Citimall Bontang pada Grand Opening Citimall Bontang, Minggu (11/12/2022). Pesan-pesan itu disampaikan untuk kemajuan  Bontang dan masyarakatnya.

Sebagai kepala daerah, tentunya Basri Rase selalu memikirkan bagaimana membangun Kota Taman –julukan Kota Bontang– dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)nya. Pada momen dibukanya Citimall Bontang ini, Basri sangat berharap pihak pengelola mal ikut membantu menyukseskan program-program dan kebijakannya, dalam membangun Kota Bontang.

Berikut pesan-pesan Wali Kota Bontang kepada pihak Citimall Bontang:

Pertama, ia berharap pihak mal sering mengadakan kegiatan yang bertujuan memajukan Bontang. Bisa kegiatan-kegiatan kreativitas anak muda, kegiatan keagamaan, atau kegiatan apapun.

Kedua, Basri meminta pihak tenant di Citimall Bontang agar tidak melakukan hal-hal yang menyinggung isu SARA. Dia meminta pihak tenant untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan saat melakukan rekrutmen tenaga kerja.

“Disnaker akan beritahu aturan-aturan di Bontang seperti apa. Agar tidak terjadi kejadian seperti kemarin,” ungkap Basri saat memberikan sambutan di peresmian mal yang sudah beroperasi 10 hari terakhir ini.

Ketiga, dirinya meminta perhatikan lingkungan sekitar lokasi mal. Terutama masyarakatnya yang belum memiliki pekerjaan.

“Kami bersyukur Citimall sudah mengakomodasi warga Bontang untuk bekerja di sini. Alhamdulillah pegawai baju merah (Matahari Departement Store) 100 persen adalah warga Bontang,” ucapnya sembari bersyukur.

Keempat, Basri meminta agar mendukung kearifan lokal.

“Di Bontang ada produk khas seperti batik kuntul perak, udeng, kursi dari kayu ulin. Saya harap ada displai produk-produk khas itu di mal,” harapnya.

Terakhir, dirinya berpesan agar pihak mal bisa bekerja sama dengan perusda Bontang. Kerja sama dengan perusda tentunya juga akan menggunakan tenaga lokal. (al)

Direktur Citimall Bontang Takjub Budaya Antre Warga Bontang

0
Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Direktur PT Anggareksa Lokeswara selaku investor Citimall Bontang, Teges Prita Soraya (tengah) memamerkan prasasti peresmian Citimall Bontang. (Yusva Alam)

BONTANG – Direktur PT Anggareksa Lokeswara selaku investor Citimall Bontang, Teges Prita Soraya mengaku takjub dengan budaya antre masyarakat Bontang. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Grand Opening Citimall Bontang, Minggu (11/12/2022).

Teges mengaku salut dengan perilaku mengantre warga Bontang, yang dilihatnya sendiri di mal berlantai 4 tersebut. Ia melihat langsung bagaimana warga Bontang saat mengantre untuk membeli ice cream, antrean membeli kopi, dan antrean di sebagian tenant lain.

“Saya lihat langsung Sabtu malam tadi. Bagaimana kondisi mal dan pengunjung yang datang. Luar biasa, walaupun ramai pengunjung namun budaya antre tetap terjaga,” beber Teges saat menceritakan apa yang dilihatnya semalam.

Diakuinya, kondisi tersebut berbeda dengan daerah lain. Masih banyak masyarakat yang tidak sabar mengantre. Sehingga rela berdesak-desakkan untuk membeli sesuatu di saat ramai pembeli.

Rupanya pengalaman Teges tersebut sama dengan cerita yang didapatkan Wali Kota Bontang Basri Rase.

Basri pernah mendapat cerita pengalaman langsung dari pemilik usaha kuliner shawarma, Samarinda. Muhammad Sajie, sang pemilik menceritakan hal yang sama kepada Basri, bahwa warga Bontang memiliki budaya antre yang patut diacungi jempol.

Menurut imigran asal Suriah itu, kondisinya berbeda apabila dirinya berjualan di daerah lain. Banyak warga yang tidak mau mengantre.

“Pembeli shawarma di daerah lain itu ada yang dari depan, samping kanan kiri, dan dari belakang. Di Bontang pembeli mau mengantre panjang,” beber Basri menceritakan ulang pengalaman pemilik shawarma.

Pemilik usaha kuliner asli Surah tersebut memang kerap berjualan dari satu pasar malam ke pasar malam yang lain. Termasuk pasar malam yang diadakan di Kota Taman, julukan Kota Bontang.

Dari pengalamannya berpindah-pindah jualan itu, ia melihat kondisi yang berbeda dari masyarakat Bontang. Budaya antrenya yang laik dikagumi. (al)