Beranda blog Halaman 835

Puluhan ASN Bontang Tes Urine Dadakan

0
Puluhan ASN Bontang Tes Urine Dadakan
Kegiatan pemeriksaan urine dadakan di Rujab Wali Kota Bontang. (Ist)

BONTANG – Pasca deklarasi Pancasila dan penandatangan MOU di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (11/10/23), pihak Kesbangpol melakukan tes urin dadakan kepada para ASN yang hadir.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Bontang (BNNK), Lulyana Ramadhani menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari pihak Kesbangpol.

“Kami dari BNN hanya memfasilitasi dan melakukan tes urine kepada ASN yang hadir,” jelasnya.

Disebutkannya, tes urine dadakan seperti ini akan selalu diadakan di Kota Bontang, agar siap tidak siap semua ASN dapat terjangkau.

“Kalau dibikinkan jadwal nanti ada yang mempersiapkan diri atau bahkan ijin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sigit Alfian menjelaskan, karena Kota Bontang menjadi Kota Pancasila maka cara mengindikasikannya tentu dengan masyarakat yang bebas dengan narkoba.

“Ketua harian P4GN adalah Kepala Kesbangpol, oleh sebab itu saya akan terus melaksanakan tes urine dadakan,” ujarnya.

Tes urine dadakan ini akan dilaksanakan sampai waktu yang tidak ditentukan, sampai seluruh ASN di Kota Bontang terjangkau.

Terdapat total 47 ASN. Terdiri dari 33 laki 14 perempuan termasuk sekretaris daerah dan para kepala dinas. Hasil seluruhnya negatif.

“Yang belum dites akan didatangi dan rahasia waktunya. Karena ini termasuk tugas sebagai ketua harian,” tutupnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pondasi Masjid Terapung Ditabrak Perahu Nelayan, Pemkot Diminta Pasang Pagar Pembatas

0
Pondasi Masjid Terapung Ditabrak Perahu Nelayan, Pemkot Diminta Pasang Pagar Pembatas
Pondasi Masjid Terapung Ditabrak Perahu Nelayan, Pemkot Diminta Pasang Pagar Pembatas

BONTANG – Masjid Terapung Darul Irsyad Selambai, Loktuan, kurang mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Hal itu terbukti dengan kurangnya fasilitas pada masjid yang telah diresmikan dan difungsikan pada awal Maret 2022 lalu.

Hal itu disayangkan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Faisal.

Disebutkan Faisal, salah satu yang perlu diperhatikan dari Masjid Terapung ini adalah, tidak adanya fasilitas pengaman pagar pembatas di bagian bawah masjid.

Belum adanya fasilitas pengaman seperti pagar pembatas bagian bawah, dinilai Faisal bisa membahayakan. Sering menyebabkan perahu nelayan yang kerap melintas, membentur pondasi masjid di bagian bawah. Apalagi saat malam hari.

“Masyarakat di sana mayoritasnya nelayan, ini harus diperhatikan. Karena ada bagian yang sempat tertabrak perahu nelayan pas malam hari. Kalau ada pengamanannya kan lebih aman para nelayan, kontruksi masjid juga lebih tahan lama,” tandasnya. (al/adv)

Kadispopar Revisi Pembagian Bonus Pelatih di Porprov VII Berau

0
Kadispopar Revisi Pembagian Bonus Pelatih di Porprov VII Berau
Kepala Dispopar Bontang Ahmad Aznem. ( Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem menjelaskan adanya kesalahan perhitungan pencairan bonus pelatih cabor peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Berau tahun 2022 lalu.

Dijelaskannya, akan ada revisi besaran bonus yang akan diberikan. Perhitungan besaran bonus akan ditambah Rp 1,7 miliar. Sementara itu manager dan official nilai besaran uang tetap sama seperti yang ada dalam surat keputusan persetujuan pencairan.

“Anggaran ini tentu tidak bisa diberikan langsung karena dana tahun ini terbatas, jadi anggaran tambahan itu bakal diberikan pada tahun 2024.

Setelah direvisi, bonus ini akan dihitung berdasarkan persentase, dan hal ini pun sudah dibicarakan dengan DPRD Bontang.

Rinciannya, medali emas pertama akan mendapat bonus Rp 30 juta. Untuk cabor mendapat lebih dari satu emas, medali kedua akan dihitung 50 persennya atau Rp 15 juta. Untuk medali emas di atas 3 atau lebih akan terhitung nominal bonus sebesar 20 persen atau Rp 6 juta.

“Untuk medali perak, bonusnya sebesar Rp 25 juta. Perhitungannya juga sama. Sementara untuk nominal medali perunggu pertama diberikan bonus senilai Rp 12 juta, perhitungannya akan begitu seterusnya,” jelasnya.

Perhitungan ini dinilai ideal, dan menurut SK pelatih hanya ada 1. Jika pelatih lebih dari itu. Bonus perlu mereka bagi tentunya.

“Insyallah malam ini atau besok para atlet sudah akan menerima bonus di rekening mereka,” jelasnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Legislatif Minta Oknum Bermain Lapak Ditindaklanjuti

0
Legislatif Minta Oknum Bermain Lapak Ditindaklanjuti
Ilustrasi lapak di pasar. (ist)

BONTANG – Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam menyebut bahwa lapak-lapak yang berada di pasar-pasar tradisional Bontang saat ini adalah milik pemerintah daerah, bukan pribadi. Sehingga tidak diperbolehkan menyalahgunakannya secara individu.

Hal itu diungkapkannya saat mengomentari adanya dugaan oknum memainkan lapak pasar. Lantaran banyak terdapat keluhan yang mengatakan bahwa take over (ambil alih lapak) di pasar harganya sangat mahal.

Dikatakan Politisi Partai Golkar tersebut, tidak ada aturan soal take over lapak di pasar. Sebab, kios pasar yang dimiliki oleh para pedagang adalah milik pemerintah daerah setempat dan bukan milik pribadi pedagang.

“Sebenarnya itu tidak ada aturan soal take over. Bisa saja ada oknum, yang menempati saat ini jual Rp 10 juta, padahal dari pemerintah harganya Rp 1 juta misalnya,” tegasnya.

Karenanya dengan adanya info dugaan penyalahgunaan lapak tersebut, dirinya meminta OPD terkait untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Jangan sampai masalah ini terus berlarut.

“Maka itu saya setuju untuk segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa para pedagang di pasar tradisional mengeluhkan soal mahalnya biaya balik nama (take over) lapak di dalam pasar. Alhasil banyak pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryono beberapa waktu lalu. Dirinya kerap mendapat keluhan dari pedagang terkait take over lapak.

“Kata pedagang harga balik nama lapak kosong yang mau ditempati pedagang lain, biayanya terlalu tinggi. Sampai-sampai ada yang Rp 10 juta,” ujarnya. (al/adv)

Resmi Dibuka, Cinema XXI Hadir di Bontang Citimall

0
Resmi Dibuka, Cinema XXI Hadir di Bontang Citimall
Peresmian Cinema XXI di Bontang Citimall (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Peresmian Bioskop Cinema XXI di Bontang Citimall telah dilaksanakan, Rabu (11/10/23). Suprayitno, Head of Goverment Relations Cinema XXI Bontang berkomitmen untuk menghadirkan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film, termasuk membuka bioskop di daerah-daerah yang berpotensial

“Selama ini masyarakat Bontang harus menempuh jarak 120 km ke Samarinda, dengan hadirnya XXI di Citimall bisa menjadi tempat keluarga atau sahabat untuk melakukan kegiatan sosial bersama,” jelasnya.

Perkembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat juga terlaksana, karena melibatkan warga Bontang menjadi tenaga kerja di sana. Cinema XXI di Bontang Citimall hadir dengan 4 studio, dan total 838 seat yang tersedia di total 4 studio tersebut.

Wali Kota Bontang, Basri Rase berterima kasih atas masuknya investasi untuk membantu pekembangan ekonomi kreatif di Kota Bontang. Ini merupakan cerminan pesatnya pekembangan ekonomi di Bontang.

Dibukanya bioskop baru Cinema XXI di berbagai lokasi, termasuk Citimall Bontang XXI lahir dari antusiasme masyarakat Indonesia untuk kembali menonton film di bioskop pasca pandemi. Antusiasme tersebut sejalan dengan kembali menggeliatnya industri perfilman nasional yang turut menghadirkan lebih banyak film-film berkualitas anak bangsa.

“Ini adalah salah satu cara pemerintah untuk merayakan keberhasilan dan pertumbuhan kota tercinta dan pada 12 Oktober besok, kita akan merayakan hari ulang tahun ke-24 Kota Bontang,” ujarnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Ketua DPRD Harap Pj Gubernur Kaltim Perhatikan Kabupaten/Kota Secara Adil

0
Ketua DPRD Harap Pj Gubernur Kaltim Perhatikan Kabupaten/Kota Secara Adil
Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam mengapresiasi ditunjuknya Akmal Malik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menggantikan Isran Noor yang menjabat sebelumnya.

Dengan dipilihnya Akmal, dirinya meminta agar Pj Gubernur Kaltim tersebut dapat menjalankan program-program yang ada dengan baik.

Ia juga meminta agar dapat memperhatikan kabupaten/kota di seluruh wilayah Kaltim dengan adil. Sehingga perhatian tersebut dapat merata di seluruh wilayah.

“Keadilan itu terutama pada bantuan-bantuan seperti keuangan dan lain sebagainya,” ujarnya singkat.

Dirinya juga mengharapkan agar ada sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi dengan kabupaten/kota. Sehingga dengan sinergi tersebut dapat mempercepat kemajuan pembangunan di daerah-daerah.

Saat ditanya mengenai kompetensi Akmal, Andi Faiz sapaan akrabnya menyebut kompetensi Akmal sudah sangat mumpuni untuk memimpin Kaltim. Lantaran Akmal memiliki segudang pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan. Akmal adalah seorang birokrat sarat pengalaman yang bertugas di bawah Kementerian DalamNegeri.

“Kompetensinya tidak perlu diragukan lagi,” imbuhnya.

Diketahui, Karir Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik  terbilang cukup cemerlang semenjak ia memulai karirnya di Kemendagri pada 1996 yang lalu.

Akmal Malik pernah bertugas di Kanwil Kemendagri Provinsi Aceh sebagai Kabag Tata Usaha dan kepegawaian pada 2005 – 2008, dan dilanjutkan pada 2008 – 2012 menjabat sebagai Sekda Kabupaten Aceh Singkil.

Karirnya terus melejit hingga akhirnya pada 2019 ia menjabat Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Pada 13 Mei 2022 Akmal Malik ditunjuk sebagai Pj Gubernur Sulawesi barat oleh Mendagri Tito Karnavian menggantikan Gubernur Muhammad Ali Baal Masdar yang habis masa jabatannya.

Dengan bekal pengalaman itulah ia dipercaya untuk menggantikan jabatan Isran Noor sebagai Gubernur Kaltim  saat ini. (al/adv)

Bontang Dinobatkan Jadi Kota Pancasila Pertama di Indonesia

0
Bontang Dinobatkan Jadi Kota Pancasila Pertama di Indonesia
Penandatanganan MoU Pemkot dan BPIP. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Bontang dinobatkan menjadi daerah pertama sebagai Kota Pancasila di Indonesia. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) Pemkot Bontang bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rabu (11/10/2023).

MoU Pemkot Bontang dengan BPIP sebagai tanda kolaborasi dalam penguatan dan pembinaan ideologi bagi ASN di Kota Bontang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi hal tersebut, karena Kota Bontang merupakan satu-satunya daerah pertama melakukan MOU bersama BPIP, dalam rangka pembinaan ideologi di pemerintah.

Kepala Dinas Kesbangpol, Sigit Alfian mengungkapkan, Kota Bontang dipilih sebagai Kota Pancasila, karena Bontang dinilai menjadi kota yang kondusif, memiliki latar belakang suku, budaya, dan agama yang berbeda, namun tetap hidup berdampingan dengan tentram.

“Ini suatu kebanggaan untuk kita, karena Bontang daerah pertama di Indonesia yang dinobatkan sebagai Kota Pancasila,” kata Sigit.

Setelah dilakukan penandatanganan MoU, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan membumikan Pancasila. Penguatan dan pembinaan ideologi bagi aparatur sipil negara di Kota Bontang

“Saat ini untuk Perdanya sedang kami bahas, nanti implementasinya pada Peraturan Wali kota (Perwali),” jelasnya.

Setelah itu dilakukan pembacaan Deklarasi Kota Pancasila yang dipimpin oleh Wali Kota Bontang, dan diikuti bersama-sama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pemkot Tak Komitmen Soal Bonus Pelatih, Andi Faiz: Jangan Jadi Pemicu Pelatih Prestasi Lari ke Daerah Lain

0
Pemkot Tak Komitmen Soal Bonus Pelatih, Andi Faiz: Jangan Jadi Pemicu Pelatih Prestasi Lari ke Daerah Lain
Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menyayangkan ketidaksesuaian komitmen Pemkot Bontang antara di awal dan saat pembagian bonus bagi atlit, pelatih, manajer, dan official Porprov VII di Berau beberapa waktu lalu.

Dikatakan Andi Faiz sapaan akrabnya, dirinya mengaku kaget dengan ramainya berita penolakan para pelatih, manajer, dan official menandatangani penyerahan bonus prestasi di Porprov Berau.

Padahal menurutnya, selama ini DPRD tidak pernah menghalangi anggaran yang diajukan pemerintah. Bahkan pihaknya menanyakan apakah anggaran-anggaran itu sudah mencakup bonus-bonus bagi para atlit, pelatih, dan official?

“Kata pemkot saat itu sudah mencakup semua. Jadi kami kaget kok tidak sesuai komitmen di awal,” ungkapnya.

Politisi Partai Golkar itu meminta agar Pemkot memperhatikan kesejahteraan bukan hanya atlit, namun juga para pelatih. Karena kita juga sedang berusaha untuk meningkatkan prestasi dunia olahraga Bontang.

Katanya, kita butuh pelatih berpengalaman dan berprestasi untuk mencetak bibit atlit.

“Jangan sampai gara-gara tidak komitmen, menjadi pemicu para pelatih prestasi lari ke daerah lain,” tegasnya. (al/adv)

Jelang Penentuan Juara, Berikut 7 Nominator Lomba Video Pendek Dinas PUPRK!

0
Jelang Penentuan Juara, Berikut 7 Nominator Lomba Video Pendek Dinas PUPRK!
Iklan lomba video pendek Dinas PUPRK. (ist)

BONTANG – Lomba video pendek garapan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memasuki tahap detik-detik penentuan juara. Sebanyak 7 nominator berhasil lolos ke babak akhir, untuk dipilih karya yang akan menjadi pemenangnya.

Dijelaskan Kepala Dinas PUPRK, Usman melalui Sekretaris, Iskandar selama lomba berlangsung terdapat 25 tim yang mengikuti lomba yang dimulai sejak tanggal 30 September 2023 tersebut. Dari 25 tim tersebut yang telah menyerahkan karya video untuk dinilai tim juri sebanyak 16 karya video.

“Usai penilaian dari tim juri, ke-25 tim tersebut mengerucut menjadi 7 tim yang berhasil masuk nominasi,” jelasnya.

 7 nominator tersebut di antaranya:

  1. Asli Bontang
  2. Visit Bontang

3 V Project

  1. Penden
  2. Fantastic Four
  3. LNG
  4. DIBOND

“Tanggal 12 Oktober 2023 pukul 20.00 wita pengumuman pemenang secara live dibacakan di acara gala dinner HUT Kota Bontang ke-24 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang,” beber Iskandar.

Diberitakan sebelumnya Dinas PUPR Bontang mengadakan lomba video pendek. Event ini diadakan dalam rangka menyambut HUT Kota Bontang ke-24, dan mensukseskan Bontang Festival 77 event.

Lomba ini hadir sebagai upaya Dinas PUPR turut berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan infrastruktur destinasi wisata di Kota Bontang, untuk memenuhi nilai-nilai Sapta Pesona (Aman, Tertib, Sejuk, Indah, Ramah Kenangan).

“Dinas PUPR Kota Bontang mengadakan lomba video ini dengan semangat “energy of Bontang,” tegasnya.

Kegiatan inti berlangsung pada tanggal 30 September  2023. Para peserta diajak spot hunting di 3 lokasi mulai pukul 06.00 Wita. Spot hunting di antaranya:

Karang Pasilan (Snorkling), Kampung Malahing, Pulau Beras Basah, dan Pulau Segajah (additional).

Penulis/Editor: Yusva Alam

Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus

0
Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus
Kondisi terkini di lokasi TKP. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Terjadi kecelakaan di Pertigaan Lampu Merah Jalan Tembus yang melibatkan 1 kendaraan roda 4, 1 sepeda motor, dan satu truk box pengangkut barang retail, Rabu (11/10/23) sekira pukul 08.50 wita.

Menurut Abdullah saksi mata menjelaskan, bahwa truk retail tersebut gagal menaiki tanjakan lampu merah, sehingga saat truk tersebut mundur  menghantam satu mobil roda 4 milik salah satu perusahaan, dan menyeret satu motor.

“Pengendara motor pas liat kejadian itu langsung lari ninggalin motornya, jadi motor ikut keseret truk, sampai masuk parit,” bebernya.

Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus
Kondisi terkini di lokasi TKP. (Syakurah/Radarbontang)

Salahsatu anggota Satpolantas Bontang, Bambang menjelaskan hal yang sama.  Menurut penjelasan supir truk, truk yang dikendarainya tersebut mengalami rem blong, dan menghantam kendaraan lain.

“Sopir mengatakan kalau dia bawa truk temannya, jadi dia tidak tahu kalau ada rem blong,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, langkah selanjutnya supir akan dibawa ke Mako Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam