Beranda blog Halaman 864

Buang Sabu di Pinggir Jalan, Dua Orang Ditangkap Polisi

0
Barang bukti yang telah diamankan. (Istimewa)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Muara Badak menangkap laki-laki dan perempuan berinisial DI dan DR, Senin (24/10/2022) sekitar pukul 23.00 Wita. Keduanya didapati menyimpan satu poket sabu-sabu saat berada di Jalan Manunggal Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengatakan, penangkapan kedua terduga pelaku dilakukan atas informasi masyarakat yang menyebutkan di Jalan Manunggal Desa Tanjung Limau sering terjadi transaksi narkoba.

“Anggota Reskrim Polsek Muara Badak mendatangi tempat itu dan didapatkan laki-laki dan perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat keduanya diamankan, ditemukan 1 poket yang diduga narkotika jenis sabu. Sabu ini dibuang di pinggir jalan oleh pelaku laki-laki,” kata Plt Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono, Selasa (25/10/2022).

Mandiyono mengatakan, anggota Reskrim bersama saksi dan ketua RT setempat melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti yang dimiliki pelaku. “Semua barang bukti yang ditemukan diakui milik pelaku. Atas kejadian tersebut pelaku beserta barang bukti di bawa ke Polsek Muara Badak,” tambah Mandiyono.

Barang bukti yang diamankan yakni 1 poket plastik klip diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone, uang tunai Rp 52.000, dan 1 unit sepeda motor Scoopy. Kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Muara Badak beserta barang bukti.

“Atas tindakan ini, pelaku disangkakan dengan pasal 112 dan pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” jelasnya. (yah)

MGMP Bahasa Indonesia Adakan Lomba Pidato dan Baca Puisi, Pemkot Dukung Kreativitas Siswa

0
Salah satu siswa SMP yang mengikuti lomba baca puisi. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Dalam rangka menyemarakan Bulan Bahasa dan HUT PGRI ke-77, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia mengadakan lomba berpidato dan membaca puisi SMP/MTs se-Kota Bontang.

Lomba mengambil tema Bangkit Bersama, Perkukuh penggunaan Bahasa Indonesia, dilaksanakan pada Selasa (25/10/2022). Lomba berpidato dan puisi diikuti 42 peserta siswa-siswi tingkat SMP/MTs se-Bontang.

Mewakili Wali Kota, Asisten dua Pemkot Bontang, Lukman dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut baik lomba pidato dan membaca puisi yang dapat dijadikan sebagai wadah positif dalam menumbuhkan kreativitas serta mencerdaskan pemuda di Bontang.

“Bahasa Indonesia diciptakan untuk memelihara persatuan, menghubungkan antar-suku untuk berkomunikasi dengan bahasa yang sama. Bahasa Indonesia dapat merobohkan sekat-sekat dan menjadikan kesatuan bangsa sebagai identitas nasional,” kata Lukman, saat membuka lomba pidato dan membaca puisi, Selasa (25/10/2022) di Pendopo Rumah Jabatan wali Kota Bontang.

Lukman menambahkan, dirinya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin tiap tahun, agar dapat mengasah bakat pemuda/pemudi Bontang.

“Kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan, sehingga mampu mengasah bakat adik-adik, pemuda/pemudi dalam keterampilan berpidato dan membaca puisi serta menanamkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka,” kata Lukman.

Sementara itu, ketua MGMP Bahasa Indonesia, Jumriah mengatakan, lomba dilaksanakan dalam rangka Bulan Bahasa Indonesia dan HUT ke-77 PGRI dengan pelaksanaan lomba berpidato dan membaca puisi.

Disebutkan pula, lomba dilaksanakan dengan tujuan memperkukuh penggunaan bahasa dan sastra Indonesia. “Diikuti 20 peserta untuk lomba berpidato dan 22 untuk peserta lomba membaca puisi dari SMP/ MTs,” kata Jumriah.

Jumriah menambahkan, lomba pidato dan membaca puisi harus mengangkat tema sumpah pemuda dan penggunaan bahasa Indonesia. “Kami ingin agar penggunaan bahasa Indonesia bangkit kembali, agar tidak terkikis oleh bahasa asing yang di-indonesiakan dan dipakai,” jelas Jumriah. (adv/yah)

PKT Siap Garap Pasar Amonium Nitrat, Target Produksi 75 Ribu Ton untuk Bantu Kurangi Impor

0
Pembangunan pabrik KAN. (Istimewa/Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Dalam roadmap pertumbuhan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) 40 tahun ke depan, hilirisasi petrokimia berbasis renewable resources menjadi salah satu strategi yang akan dijalankan untuk keberlanjutan. Mengingat posisinya sebagai pelopor transformasi hijau industri petrokimia di Tanah Air, PKT  berinisiatif memulai strategi hilirisasi di industri petrokimia guna mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Strategi ini sejalan dengan target pemerintah untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri energi dan industrinya.

Dengan berfokus pada produk bernilai tambah yang dihasilkan dari ekses produksi pupuk, kini PKT kembali berinovasi dengan mengembangkan komoditas amonium nitrat. PKT melalui anak usahanya PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) yang merupakan perusahaan patungan dengan PT Dahana Investama Corp (anak perusahaan Dahana), telah melakukan penandatanganan kontrak pada 18 Desember 2019 untuk pembangunan pabrik amonium nitrat berkapasitas 75.000 MTPY di Kawasan Industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE), Bontang, Kalimantan Timur yang ditargetkan selesai pada tahun 2023.

Hanggara Patrianta, Direktur Operasi dan Produksi PKT mengatakan dalam prosesnya, PKT melihat pada tahun 2024, permintaan amonium nitrat diperkirakan akan naik hingga 221.441 ton. Menjawab tantangan tersebut, pembangunan Pabrik KAN diharapkan mampu  memenuhi kebutuhan amonium nitrat dalam negeri dan sebagai upaya substitusi impor.

“Ini adalah bentuk dari diversifikasi usaha yang jadi bagian strategi utama PKT yang berfokus pada pemberian nilai tambah produk. Tentunya semua ini kami lakukan sebagai usaha mewujudkan ketahanan produk petrokimia dalam negeri dengan membantu mengurangi impor amonium nitrat,” katanya.

Dengan menerapkan praktik ekonomi sirkular, PKT akan berusaha mengoptimalkan potensi ekses amonia yang tidak dikonversi menjadi urea yang merupakan produk utama PKT, untuk dimanfaatkan menjadi produk turunan yang memiliki nilai tambah seperti amonium nitrat. Pembangunan pabrik amonium nitrat inilah yang menjadi strategi keberlanjutan yang dilakukan oleh PKT.

“Dari segi operasional, proyek ini nantinya akan beroperasi secara komersial tahun 2023. Produksi amonium nitrat PKT dengan kapasitas 75.000 MTPY ini nantinya diperkirakan dapat memenuhi sekitar 12 persen kapasitas amonium nitrat lokal. Untuk bisa memenuhi target produksi tersebut, tentu kami sudah menyiapkan pabrik yang akan beroperasi dengan dukungan teknologi tinggi yang aman dan ramah lingkungan dengan standar operasional pabrik kelas dunia berlisensi Sedin-Hallifeng. Dan teknologi yang kami terapkan di operasional pabrik ini bertujuan untuk bisa mencapai net zero carbon emission di tahun 2050. Selain itu, pabrik ini didukung oleh sumber daya manusia dengan kemampuan mengoperasikan teknologi termutakhir,” ujar Dormatua Siahaan, Direktur Utama PT Kaltim Amonium Nitrat.

PKT memilih untuk mengembangkan produksi amonium nitrat mengingat fungsi dan kegunaan bahan kimia ini memiliki nilai tambah yang sangat potensial. Namun sayangnya, nilai impor untuk suplai amonium nitrat  masih sangat tinggi. Kehadiran pabrik amonium nitrat PKT ini diharapkan bisa mengurangi volume impor domestik dengan mengoptimalkan fungsi amonium nitrat di berbagai sektor.

“Dari pembangunan pabrik amonium nitrat ini, kita bisa melihat bahwa ke depannya PKT akan semakin memperluas bidang industrinya untuk bisa semakin mumpuni dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri melalui pengembangan produk turunan amonium nitrat. Kegunaannya juga sangat luas. Misalnya di sektor pertanian, amonium nitrat bisa dimanfaatkan sebagai sumber nitrogen untuk pupuk yang dapat berfungsi menyuburkan tanah, yang di dalamnya terdapat kandungan bahan kimia amonium untuk campurannya. Selain itu, amonium nitrat juga dibutuhkan di industri pertambangan dan infrastruktur. Amonium nitrat memiliki nilai tambah tinggi yang mampu memberi dampak berganda bagi ekonomi Indonesia,” ungkap Indardi, SVP Pengembangan PKT.

Dengan adanya pabrik amonium nitrat ini, maka PKT juga turut mendukung pertumbuhan perekonomian lokal. Pertumbuhan ini dapat tercipta dengan menyerap tenaga kerja terutama untuk operasional pabrik sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal sekitar lokasi pabrik. Selain itu juga, kehadiran pabrik amonium nitrat ini diharapkan secara tidak langsung juga bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar.

“Dengan menerapkan inovasi dalam peningkatan nilai tambah komoditas, menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak, dan juga mampu meningkatkan nilai peluang usaha di dalam negeri, maka kami berharap dengan pengembangan amonium nitrat sebagai salah satu usaha PKT dalam mewujudkan diversifikasi usaha ini dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan pertumbuhan perekonomian nasional yang lebih baik di masa yang akan datang,” tutup Hanggara.(rls/yah/mk)

DLH Imbau Warga Bontang Peduli Sampah

0

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang telah mengantisipasi semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bontang di akhir 2022. Seperti  BCC dan race di Bontang Lestari, Minggu (23/10/22).

“Kesadaran masyarakat  untuk membuang sampah pada tempatnya memang masih kurang. Dan saat kegiatan besar seperti itu kita tidak  boleh juga menyediakan tempat sampah terlalu banyak,” kata Syakhruddin, penyuluh lingkungan hidup.

Ia menegaskan agar masyarakat dapat menyimpan sampahnya sendiri dengan membawa plastik sampah, kemudian membuang di tempat yang seharusnya. Bisa juga dengan membawa pulang sampah jika tidak menemukan tempat sampah.

Masyarakat harus bertanggung jawab pada sampah yang mereka hasilkan, paling tidak membuang sampah pada tempatnya. Dengan tersedianya pasukan kuning bukan berarti masyarakat bisa membuang sampah sembarangan.

“Peserta BCC kemarin sudah menjaga sampah mereka, namun ternyata penonton BCC tersebut  yang membuang sampah di jalan,” jelasnya.

DLH harus bersinergi dengan semua pihak dalam suatu acara untuk menjaga kegiatan tersebut tetap bersih. Dengan adanya kegiatan besar di Bontang sudah menjadi resiko, nantinya akan makin banyak pekerjaan. Pasukan kuning biasanya akan ditugaskan sebanyak 20-30 orang. Tergantung oleh kondisi acara.

“Untuk BCC kemarin sampai 30 orang, 3 pickup sampah dan satu mobil pengangkut petugas,” Jelas Syakhruddin.

Insentif untuk petugas kebersihan atau pasukan kuning, biasanya akan mendapat tambahan tergantung dari berat pekerjaan. Dan tidak semua acara pasukan kuning bisa mendapatkan instensif, biasanya insentif diterima dari acara yang terselenggara.

Pembersihan umumnya dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Ketika ada event DLH akan mengirim satu panitia untuk ikut rapat dan memberitahu panitia agar menghimbau masyarakat atau penonton untuk menjaga kebersihan. “Biasanya MC acara yang akan memberikan pengumuman tersebut,” ujarnya. (sya)

Gelar Rakor, Sekda Sri: Kaltim Petakan Pengendalian dan Penanganan Dampak Inflasi

0

SAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah di Ruang Rapat Tepian 2 Kantor Gubernur Kaltim, Senin 24 Oktober 2022.

Rakor secara hybrid dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dari Gedung Sasana Bhakti Praja Jakarta, dihadiri langsung tujuh menteri/kepala lembaga pemerintah non kementerian.

Usai mengikuti Rakor, Sekda Sri Wahyuni mengungkapkan Pemerintah telah menyampaikan daerah-daerah yang telah melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi, termasuk daerah yang realisasi serapan belanja tidak terduga (BTT) dan bantuan sosial (Bansos) juga anggaran desa untuk pengendalian inflasi.

“Ada catatan tadi, ternyata kita masuk daerah yang belum tinggi realisasi atau serapan BTT dan Bansos untuk pengendalian inflasi di daerah,” ungkap Sri Wahyuni.

Karena itu, Pemprov Kaltim melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan pertemuan (rapat koordinasi) untuk menindaklanjuti Rakor nasional dengan mengumpulkan instansi terkait di tingkat daerah.

“TPID mulai minggu ini, Jumat nanti kita akan rapat secara rutin untuk mencari titik temu guna mengetahui dimana kendala realisasi BTT dan Bansosnya,” bebernya.

Sri menegaskan TPID Kaltim segera memetakan rencana pengendalian inflasi dan program penanganan dampak inflasi yang akan dilakukan di daerah.

“Apa saja programnya dan sasarannya siapa, sehingga ada proyeksi. Harapan kita, program yang dilakukan itu mampu menekan inflasi di daerah,” harapnya.

Mendagri Tito Karnavian mengemukakan Rakor akan dilakukan setiap Senin secara hybrid sejak 24 Oktober hingga 26 Desember 2022.

“Rakor ini sangat penting untuk membahas langkah konkrit pengendalian inflasi di daerah sebagai tindaklanjut arahan Presiden RI,” ujar Mendagri.

Beberapa hal penting lainnya, lanjut Mendagri, sebagai solusi pengendalian inflasi di daerah diantaranya isu pengendalian inflasi harus dijadikan isu prioritas dan sinergi bagi seluruh stakeholders, seperti saat penanganan pandemi Covid-19, namun tetap buat masyarakat tenang.

Selain itu, mengaktifkan Tim Pengendali Inflasi Daerah pada tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota agar memperkuat sinergi dan konsisten melaksanakan fungsi dan tugas maupun Rakor secara berkala.

Juga mengaktifkan Satgas Pangan, melakukan gerakan penghematan energi, gerakan tanam pangan cepat panen serta mengintensifkan kerjasama antar daerah.

“Tidak kalah pentingnya, mengintensifkan jaring pengaman sosial, baik alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT), bantuan sosial (Bansos), anggaran desa, realokasi dana alokasi umum (DAU) dan Bansos pusat,” jelasnya.

Hadir narasumber Rakor terdiri Kepala BPS, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional dan Menteri Perdagangan.

Tampak mendampingi Sekda Sri Wahyuni, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Kaltim Iwan Setiawan serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim.(adm/diskominfokaltim)

Hari Ini Presidan Kunker ke Kaltim, Didampingi Sejumlah Menteri Tinjau Persemaian Modern di Sepaku

0

SAMARINDA – Untuk kesekian kalinya di tahun 2022 ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Kunker orang nomor satu di Republik Indonesia ini tidak lepas dari keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur yang begitu banyak menarik perhatian masyarakat ini, turut menjadi perhatian penuh Presiden Jokowi bersama jajaran pemerintah pusat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Setdaprov Kaltim Hj Syarifah Alawiyah mengatakan bahwa kunker RI-1 didampingi beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju tidak lain untuk melihat perkembangan pemindahan IKN ke Kaltim, salah satunya meninjau lokasi persemaian modern di Kelurahan Mentawir, Sepaku.

“Alhamdulillah Kalimantan Timur kembali dikunjungi oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Semoga kunjungan kerja RI-1 yang dijadwalkan pada Selasa besok berjalan aman dan lancar,” kata Yuyun, sapaan akrab Karo Adpim Setdaprov Kaltim, Senin (24/10/2022).

Yuyun menambahkan segala persiapan sudah dilakukan di beberapa titik yang menjadi lokasi kunjungan RI-1, baik dari segi transportasi, keamanan, konsumsi dan acara sudah dilakukan koordinasi dengan pihak Istana Negara.

“Semua sudah siap. Kita tinggal menunggu kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan yang nantinya akan disambut oleh Gubernur bersama Forkopimda Kaltim. Sekali lagi mohon doa semoga kunjungan kerja kali ini berjalan aman dan lancar seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya,” pungkas Yuyun. (adm/diskominfokaltim)

Gandeng Polnes BP-BKT Beri Beasiswa Sertifikasi Barista

0
Kepala BP-BKT, Iman Hidayat

SAMARINDA – Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penciptaan lapangan kerja, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT) memberikan Beasiswa Sertifikasi Barista. Pemberian beasiswa ini ditujukan bagi Putra-Putri pelaku ekonomi kreatif di Benua Etam.

Penyelenggaraan Beasiswa Sertifikasi Barista ini bekerja sama dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Adapun bentuk beasiswa yang diberikan berupa biaya pelatihan dan biaya sertifikasi serta bantuan transportasi lokal.

Kepala BP-BKT, Iman Hidayat mengatakan pemberian beasiswa sertifikasi ini bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam komitmen peningkatan SDM. Disalurkannya beasiswa sertifikasi ini sekaligus memperluas cakupan penerima beasiswa di luar jalur akademis.

“Kami buka kesempatan untuk Putra-Putri pelaku ekonomi kreatif Kaltim agar bisa mengikuti seleksi Beasiswa Sertifikasi Barista ini,” ajaknya persuasif.

Beasiswa Sertifikasi Barista ini hanya diberikan kepada warga yang berdomisili di wilayah Kaltim, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Calon penerima beasiswa juga disyaratkan telah atau sedang melaksanakan profesi di bidang ekonomi kreatif subsektor kuliner bidang Barista. Serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sertifikasi, dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang dinyatakan diatas kertas bermaterai.

Sedangkan, untuk jenjang pendidikan, persyaratan beasiswa sertifikasi ini diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat, mahasiswa perguruan tinggi, atau telah lulus kuliah maksimal 2 tahun sebelumnya (kelulusan tahun 2020).

Adapun tata cara pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses link https://bit.ly/3MKFmRE.

Atau melalui website resmi Polnes Samarinda, www.polnes.ac.id.  Seluruh proses registrasi pendaftaran dan pengiriman berkas persyaratan dilakukan secara online melalui laman tersebut.

Seleksi penerimaan beasiswa akan dilakukan oleh Tim Seleksi dari Polnes Samarinda dan pengumuman hasil seleksi akan diumumkan melalui laman resmi Beasiswa Kaltim Tuntas, Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim dan Polnes Samarinda.

Masa pendaftaran dibuka sejak 20 Oktober hingga 30 November 2022. Proses pelatihan akan dibagi ke dalam 5 batch. Dengan masing-masing kapasitas 20 orang peserta. Tempat pelaksanaan pelatihan akan digelar di Laboratorium Praktik Perhotelan Polnes Samarinda. Periode pelatihan akan dimulai pada 31 Oktober hingga 9 Desember 2022 untuk seluruh batch. (kmf/adv/diskominfokaltim)

Launching Kurikulum Dual Track, Wagub Hadi Yakin Memicu Anak Berprestasi

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Hadi Mulyadi melaunching Kurikulum Dual Track “Tetap Kuat Kalimantan Timur” pada Sekolah Menengah di Kalimantan Timur dengan tema “Pemimpin, Pemikir Prestasi membentuk Generasi Berbudi dan Mandiri” di SMA Negeri 2 Sebulu, Kutai Kartanegara, Senin (24/10/2022).

Dalam sambutannya, Wagub Hadi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Kurikulum Dual Track. “Saya sangat mendukung kurikulum baru ini. Terima kasih untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang sudah membuat kurikulum ini dan saya yakin dapat memicu anak didik kita untuk terus berprestasi kedepannya,” kata Wagub Hadi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim M Kurniawan menjelaskan Kurikulum Dua Track “Tetap Kuat Kalimantan Timur” adalah kesiapan dunia pendidikan di Kaltim untuk memulai babak baru terhadap agen perubahan utamanya SMA, SMK dan SLB.

“Kurikulum ini merupakan Inovasi menyelenggarakan pembelajaran reguler dalam implementasi kurikulum merdeka (IKM), utamanya di peruntukkan bagi para siswa yang tidak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga membentuk generasi tangguh, berkarakter terpuji dan memiliki kemandirian,” ujarnya.

Pernyataan Kepala Disdikbud Kurniawan didukung Erisda Eka Putra yang mewakili Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Erisda pun mengungkapkan anak belajar kebutuhannya tidaklah sama.

“Kurikulum saat ini bukan mengganti tapi melanjutkan yang sebelumnya. Kurikulum diperbaiki karena ada dinamika. Untuk masa depan anak-anak kita dan melanjutkan program yang sudah baik dan memperbaiki program yang belum baik, karena tugas kita sebagai pemerintah adalah menyediakan wadah untuk anak-anak berkembang,” tegasnya.

Acara juga dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Salehuddin, Perwakilan Institut Teknologi 10 November Surabaya M Zainal Asrori, pengurus PGRI Kaltim Djoko Iriandono, Kepala Sekolah se-Kaltim dan perwakilan UPTD Taman Budaya Provinsi Kaltim Sulistio Rini. (adm/diskominfokaltim)

Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Loktuan dan Teluk Pandan

0
Pelaku diamankan Polsek Bontang Utara. (Istimewa/Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Bontang Utara didukung Tim Rajawali dan Opsnal Satresnarkoba Polres Bontang menangkap 3 pelaku penyalahgunaan narkotika Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 20.30 Wita.

Pelaku berinisial S dan NWR didapati di Jalan RE Martadinata Gapura Selambai, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Sementara pelaku Y ditangkap di jalan poros Bontang-Sangatta RT 14 Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan Polres Bontang mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Selanjutnya pelapor bersama tim mendatangi tempat kejadian yakni di Kelurahan Loktuan, tepatnya depan gerbang masuk Selambai RT 05 Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang.

“Tim mendapati 2 orang sedang di atas sepeda motor jenis Honda Vario. saat itu tim langsung melakukan penggeledahan dan didapati pelaku S memiliki 1 poket sabu-sabu yang disimpan di saku sebelah kiri dan untuk pelaku W didapati 1 poket sabu-sabu yang disimpan di dalam tas selempang warna hitam,” jelas Iptu Mandiyono, Senin (24/10/2022).

Selanjutnya, kata Mandiyono, polisi melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah pelaku Y di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan. “Saat di rumah Y, tim melakukan penggeledahan di dalam kamar dan didapati 1 bungkus plastik klip yang berisikan sabu-sabu dengan berat bruto 34,45 gram,” jelas Mandiyono.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Bontang Utara. Barang bukti berupa  1 buah alat bong, 1 buah korek api gas, uang sebesar Rp 3 juta, 3 unit handphone, 1 unit sepeda motor, 1 timbangan digital, 1 tas selempang dan 1 bungkus plastik klip berisikan sabu-sabu, dengan berat kotor 34,45 Gram, 1 bungkus plastik klip berisikan sabu dengan berat kotor 0,56 gram, 1 bungkus plastik klip berisikan sabu dengan berat kotor 0,34 gram.

Pelaku disangkakan pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

Verifikasi Lancar, MPP Bontang Dinilai Sudah Lengkap

0

BONTANG – Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), hari ini, 24 Oktober 2022 melakukan verifikasi kelayakan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bontang.

Verifikasi tersebut dilakukan dalam persiapan peresmian MPP oleh Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Desember mendatang.

Verifikasi kondisi MPP dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bontang, di dalamnya termasuk Dinas PU, Disdukcapil, dan DPMPTSP.

Febtri selaku Koordinator Perizinan Kota Bontang menyampaikan bahwa verifikasi dilakukan melalui aplikasi zoom meeting dengan KemenpanRB. “Iya, jadi hari ini kami ada pengecekan dan verifikasi MPP Kota Bontang dengan kemenPAN-RB. Jadi verifikasi tadi dilakukan via zoom. Kami perlihatkan secara rill keadaan MPP kita ini,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut terdapat beberapa poin yang masih harus diperbaiki, seperti masalah ruang laktasi, dan fasilitas ramah disabilitas termasuk didalamnya kebutuhan adanya lift. Febtri menyampaikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk hal-hal yang masih dirasa kurang dalam verifikasi tersebut.

Untuk masalah ruang laktasi kemungkinan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember tahun ini. Tetapi untuk masalah lift kemungkinan akan rampung pada tahun 2023. Adanya masukan dari KemenpanRB menjadi hal baik dalam menyempurnakan MPP untuk masyarakat Bontang.

Terlepas dari masih adanya beberapa kekurangan, KemenPAN-RB menyampaikan bahwa MPP Bontang sudah cukup lengkap dengan banyaknya gerai yang tersedia dan baik dalam memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. (adv/sc)