Beranda blog Halaman 881

Target Hadapi Bonus Demografi, TNI dan Dinkes Adakan Pemeriksaan Kesehatan

0
Masyarakat sedang memeriksakan kesehatan PTM. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Kodim 0908/Bontang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan pelayanan KB, pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), dan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka bakti TNI Bangga Kencana di Lamin Kodim, Kamis (29/9/2022). Pemeriksaan kesehatan, KB dan IVA ini sebagai bentuk deteksi dini dalam Penyakit Tidak Menular (PTM) KB dan IVA.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Bontang, Muhammad Ramsi mengatakan Dinkes selalu mengingatkan dalam peningkatan gizi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hingga kini penyakit-penyakit menular di Kota Bontang masih ada dan penyakit tidak menular juga semakin bertambah di Kota Bontang.

“Penyakit-penyakit tidak menular yang angka kematiannya cukup tinggi. Dengan pemeriksaan ini maka akan melihat pemeriksaan bagi usia produktif,” jelas Ramsi, Kamis (29/9/2022).

Ramsi menambahkan, Dinkes melakukan deteksi dini dalam pemeriksaan seperti kanker. “Pemeriksaan kepada usia produktif dengan mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular. Termasuk deteksi kanker,” kata Ramsi.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Srie Mariyatini memaparkan, program keluarga berencana merupakan program intervensi positif dalam upaya penurunan stunting. Dengan begitu, perlu upaya kerja keras dalam menurunkan stunting dengan beberapa cara seperti peningkatan kesertaan KB.

“Perlu untuk menunda dan menjarangkan kelahiran pada keluarga. Kegiatan TNI Manunggal ini memberikan pelayanan KB kepada masyarakat secara gratis,” kata Mariyatini.

Sementara itu, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, tantangan ke depan yang akan dihadapi yakni demografi, krisis energi dan ketahanan pangan. Untuk itu, perlu ditangani agar dapat mencapai Indonesia maju di tahun 2045.

Lanjut Priyo, pemerintah pusat juga tengah mempersiapkan untuk masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan ke depannya di tahun 2045.  “Untuk mencapai itu, pemerintah menyiapkan pemanfaatan dalam energi terbarukan, ketahanan pangan sampai dengan pengendalian penduduk yang nantinya diharapkan dapat mendapatkan bonus demografi yang berkualitas,” sebut Priyo.

Ditambahkannya, panglima TNI dan BKKBN pusat telah berkomitmen dalam mencapai bonus demografi yang baik, maka dengan mendukung program pemerintah yakni keluarga berencana. “Ini menjadi dasar kita menjalankan kegiatan. Perempuan sehat, keluarga sehat, keluarga berencana dalam penyiapan SDM yang siap dalam menghadapi 2045,” ujar Priyo.

“Program KB terpadu menjadi program unggulan di setiap wilayah. Semua wilayah melaksanakan program ini karena bagian dari perintah presiden dan komitmen TNI,” tutup Priyo. (yah)

Gerinda Rangsang Kalangan Milenial dengan Medsos

0

BONTANG – Partai Gerindra memberikan formulir kepada bakal calon legislatif (Bacaleg) pada 28 September 2022 di kantornya, Halal Square, Bontang. Pemberian formulir ini langsung dilakukan oleh Syahril Ente, ketua Panitia Pendaftaran Partai Gerindra.

Pendaftaran bacaleg untuk Pileg 2024 itu dibuka mulai 26 September hingga 7 Oktober. “Sebelumnya sudah jauh-jauh hari kami kabari kepada mereka, lalu 26 September sampai 7 Oktober sudah bisa ambil formulir resmi” jelas Syahril.

Penerimaan bacaleg ini akan dikumpulkan sebanyak-banyaknya. Karena nantinya akan dilaksanakan seleksi pada 30 November. Seleksi ini dilakukan di Kota Bontang dan datanya akan dikirim ke provinsi. Selain sudah memenuhi persyaratan dan kewajiban dalam penilaian, bacaleg juga harus memiliki pendukung yang cukup agar dapat terpilih.

Gerindra juga mengambil langkah untuk menarik milenial dengan cara memuat di media sosial tentang bacaleg ini. Gerindra juga mengadakan kegiatan menghimpun para milenial itu dibidang olahraga dan itu sudah dilakukan di beberapa tempat, seperti di daerah Bontang Selatan.

Sujangkung merupakan salah satu kandidat yang mendapat dorongan dari keluarga untuk mencalonkan diri sebagai bacaleg Partai Gerindra.

“Orang tua saya yang mendampingi saya, istri saya dan anak-anak saya yang merupakan bukti keberangkatan saya ke sini merupakan dorongan dari keluarga besar saya,” jelas Sujangkung.

Ia juga salah seorang  yang pertama membangun Gerindra di Bontang pada 2009. Dengan peringkat Partai Gerindra yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadikan Sujangkung yakin untuk mencalonkan diri sebagai bacaleg di Bontang.

Kemudian Idrus Sosiawan yang juga merupakan bacaleg terlihat aktif di dalam masyarakat menjadikannya nilai tambah di mata Gerindra. Dengan kehadiran beliau di bacaleg Gerindra, Partai Gerindra sangat optimistis dan bangga.

Diharapkan nantinya akan mudah untuk mencapai cita-cita Gerindra yaitu dapat mendapingi DPRD Kota Bontang di Pemilu 2024.

“Saya memiliki visi misi yang sudah berjalan dari sebelum menjadi bacaleg ini untuk berjuang memberdayakan UMKM skala kecil yang terkena imbas pasca Covid-19 dengan memeri semangat dan juga bantuan,” jelas Idrus.

Tidak ada persyaratan khusus bagi bacaleg yang mau mendaftarkan diri, namun yang pasti adalah harus siap untuk bergabung dengan Partai Gerindra. “Kemungkinan pendaftar masih akan bertambah hingga puncak pendaftaran pada tanggal 7 Oktober nanti,” ungkapnya. (sya)

Bimtek Pemberdayaan Dunia Usaha Anti Korupsi, Gubernur Apresiasi KPK RI

0
Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) mengingatkan para pelaku dunia usaha untuk tetap mengedepankan persaingan usaha yang berintegritas, dengan melakukan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pemberdayaan dunia usaha anti korupsi.

Bimtek pemberdayaan dunia usaha anti korupsi, mewujudkan dunia usaha anti korupsi melalui penanaman nilai-nilai integritas, dihadiri Gubernur Kaltim H Isran Noor, jajaran komisaris, direksi, dewan pengawas serta pejabat level strategis lainnya dari BUMD dan BUMN di wilayah Kaltim, yang digelar di Pendopo Odah Etam Samarinda, Rabu (28/9/2022).

Gubernur Isran Noor mengapresiasi KPK RI yang telah melaksanakan bimtek pemberdayaan dunia usaha anti korupsi, khususnya kepada pimpinan perusahaan BUMD di Provinsi Kaltim.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kaltim, mengucapkan dilaksanakannya bimtek ini, dengan harapan dapat semakin meningkatkan pengetahuan dan wawasan para jajaran komisaris, direksi, dewan pengawas BUMD dam BUMN, untuk tetap mengedepankan persaingan usaha dengan berintegritas, semoga berjalan dengan lancar, sukses dan bermanfaat bagi para pelaku usaha dan masyarakat Kaltim,” tandas Isran Noor.

Gubernur Isran juga menyampaikan salut dengan cara kerja KPK yang sekarang, dengan terus berusaha membangun sebuah perilaku kebangsaan, menjadi perilaku yang berintegritas, bermoralitas, juga meningkatkan bagaimana kapasitas untuk bekerja sehingga efektivitasnya bisa didapatkan untuk kepentingan bangsa dan negara, khususnya Kalimantan Timur.

“Dulu-dulu mana ada bimbingan teknis seperti ini, padahal ini yang paling penting bagaimana melakukan pencegahan. Mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, khususnya untuk mewujudkan dunia usaha anti korupsi melalui penanaman nilai-nilai integritas, dan upaya-upaya bimtek seperti ini, harus kita syukuri, karena KPK sudah mengingatkan dalam pencegahan korupsi,” pesan Isran Noor.

Pimpinan KPK RI diwakili Kasatgas 3 Dit Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI David Sepriwara mengatakan penyelenggaraan bimtek ini dilaksanakan pada 13 provinsi di tanah air, dimulai dari Provinsi DKI dan tahun 2022 akan di tutup di Provinsi Banten.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Kaltim beserta jajaran atas penyelenggaraan bimtek pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan dunia usaha anti korupsi melalui penanaman nilai-nilai integritas, kolaborasi ini merupakan langkah yang positif dan perlu diikuti juga pemprov, serta perusahaan-perusahaan baik BUMD maupun swasta lainnya, untuk senantiasa bersama KPK melakukan upaya pemberantasan korupsi,” paparnya.

David menambahkan, dalam rangka memberantas korupsi, KPK menggunakan tiga strategi atau sering disebut senjata trisula yaitu pendidikan anti korupsi kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat tidak mau dan tidak ingin korupsi. Kemudian, pencegahan dengan melakukan perbaikan sistem, yang bertujuan orang yang ingin korupsi tidak bisa dikarenakan sistemnya sudah baik dan ketiga, penindakan atau penegakan hukum dengan tujuan memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi.

“Namun ketiga strategi ini tentunya tidak akan berjalan efektif, jika masyarakat dan para pelaku dunia usaha, tidak turut berperan serta dalam pemberantasan korupsi,” ungkapnya. (adv/diskominfokaltim)

Karantina Apresiasi Duta Genre Kaltim-Kaltara 2022, Hadi: Harus Jadi Generasi Tangguh

0

SAMARINDA – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim bekerjasama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menggelar Apresiasi Duta Genre (Generasi Berencana) tingkat Provinsi Kaltim-Kaltara 2022.

Mengawali kegiatan Apresiasi Duta Genre Kaltim-Kaltara 2022, digelar karantina peserta dipusatkan di Balai Latbang Perwakilan BKKBN Kaltim dan Hotel Harris Samarinda selama enam hari, pada 27 September – 1 Oktober 2022.

Karantina peserta Apresiasi Duta Genre Kaltim-Kaltara 2022 dibuka Sekretaris Dinas Kesehatan Masitah mewakili Wakil Gubernur Kaltim, di Ballroom Hotel Harris Samarinda, Rabu (28/9/2022).

Dalam sambutan tertulis Wakil Gubernur Kaltim yang dibacakan Sekretaris Dinas Kesehatan Masitah, diungkapkan Generasi Berencana (Genre) sebagai generasi milenial saat ini harus bisa merespon segala perubahan. Di tengah kondisi kerap munculnya bencana alam dan wabah penyakit akibat kerusakan lingkungan hidup dan perubahan iklim. Lemahnya SDM yang berdaya saing, sehingga masih banyak terdapat pengangguran, kerusakan akhlak atau dekadensi moral.

“Generasi Berencana, terlebih yang nantinya terpilih sebagai Duta Genre harus tampil sebagai generasi tangguh dalam menghadapi kemajuan zaman, khususnya di bidang teknologi informasi yang terus berkembang pesat. Bagaimana bisa memahami dan mempratikkan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” urainya.

Dengan jumlah remaja yang cukup besar di Indonesia, lanjutnya, akan menjadi aset berharga jika dikelola dengan baik. Melalui program genre ini dapat menjadi instrumen yang efektif dalam menciptakan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

“Apalagi Apresiasi Duta Genre ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Jadi adik-adik harus optimis bisa sukses di tingkat provinsi dan tentunya sukses mewakili Kaltim dan Kaltara di tingkat nasional,” imbuhnya.

Tampak hadir Koordinator Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Kaltim Harlan, serta unsur dewan juri yang berasal dari Perwakilan BKKBN Kaltim, Dinkes Kaltim, BNN Kaltim, UPTD Taman Budaya Disdikbud Kaltim.

Sebagai informasi, Apresiasi Duta Genre Kaltim-Kaltara 2022 diikuti 22 peserta, berasal dari Kaltim 16 orang dan Kaltara 6 orang. Dari Kaltim terdiri dari 8 kabupaten/kota yang mengirimkan masing-masing dua orang putra dan putri, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Paser, Berau, Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Sementara dari Kaltara, terdiri dari 3 kabupaten/kota dengan 2 orang perwakilan, yaitu Tarakan, Nunukan dan Tana Tidung. (adv/diskominfokaltim)

Expo Bulbak Penternakan Keswan 2022, Pesan Wagub: Optimalkan Peran ‘ABG’

0

SAMARINDA – Ditandai penekanan tombol sirine, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi mewakili Wakil Gubernur Kaltim, resmi membuka Expo Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2022, Rabu 28 September 2022.

Expose dan promosi (Expo) Pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kaltim digelar selama tiga hari(28-30 September) dipusatkan Lapangan Parkir GOR Segiŕi Samarinda mengangkat tema Dengan Semangat Sinergitas Kita Tingkatkan Daya Saing Produk Peternakan Lokal Untuk Kalimantan Timur Berdaulat.

Dalam sambutan tertulisnya, Wagub Hadi Mulyadi menegaskan pembangunan dan pengembangan subsektor peternakan dan kesehatan hewan harus melibatkan seluruh stakeholders (pemangku kepentingan).

“Optimalkan peran seluruh pemangku kepentingan dan ABG atau Academician (akademisi), Businessman (swasta) dan Government (pemerintah). Potensi ini sangatlah strategis untuk diwujudkan,” katanya.

Berbagai program dan kegiatan telah dan akan dilakukan untuk membangun Kaltim dengan melibatkan semua stakeholder peternakan seperti ABG, diakuinya memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan usaha peternakan.

Terutama dalam menumbuhkan dunia usaha peternakan agribisnis dan agroindustri menuju peternakan yang maju mandiri dan modern.

Peningkatan populasi ternak sapi di Kaltim menurut dia ,dilakukan dengan pola pengembangan kawasan usaha peternakan.

Keterlibatan swasta sangat diperlukan disamping fasilitasi dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, hingga saat ini populasi sapi potong tahun 2021 mencapai 120.446 ekor.

Namun jumlah ini ujarnya, masih jauh dari populasi dasar minimal yang dibutuhkan untuk mencapai kebutuhan daging sapi secara berdaulat, yaitu sebesar 519.794 ekor pada tahun 2022.

“Kerja sama dan sinergi lintas sektor dalam pengembangan peternakan di lahan-lahan perkebunan sawit (integrasi sapi-sawit), lahan-lahan eks tambang dan perhutanan sosial sangat strategis, guna mendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Kaltim,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Munawwar mengemukakan Expo bertujuan untuk menginformasikan dan menyampaikan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan Kaltim melalui kegiatan-kegiatan mendukung visi gubernur Kalimantan Timur Berdaulat.

Juga, mendorong kerja sama dan sinergi antar Disnak Keswan dengan pelaku usaha dan OPD terkait provinsi maupun kabupaten dan kota.

Terutama mempromosikan produk olahan lokal dan industri peternakan UKM sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan potensi produk hasil peternakan.

Khususnya mendukung program peternakan dan keswan dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat

“Tidak kalah pentingnya, kami berupaya ikut berperan dalam menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kaltim,” ujarnya.

Expo diikuti 28 stand dan pembukaan dirangkai penyerahan produk olahan peternakan, gerakan minum susu, makan daging dan telor, lomba mewarnai, gerakan vaksinasi rabies dan diakhiri peninjauan stan expo.

Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltìm, Kepala BPTP Kaltim, Kepala Stasiun Karantina Hewan Kelas II Samarinda, Ketua TGUP3 Kaltim Dr Adi Buhari, kepala dinas peternakan kabupaten dan kota se Kaltim, pimpinan lembaga perbankan, direktur/pimpinan perusahaan, BUMD, akademisi, ketua organisasi/asosiasi, perkumpulan pelaku UMKM dan kelompok tani ternak di Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Kebocoran dan Kebakaran Gas di Kilang Badak LNG Dapat Dikendalikan dalam Waktu Singkat

0

BONTANG – Telah terjadi kebakaran di kilang Badak LNG tepatnya pada Knock Out Drum (KOD), Rabu (28/9). Kebakaran tersebut disebabkan adanya kebocoran gas dari gas umpan (feed gas). Sirine tanda bahaya dibunyikan pada pukul 08.10 WITA. Semua pekerja keluar ruangan dan berkumpul di Emergency Evacuation Assembly Area (EEAA) terdekat untuk menunggu sampai situasi dinyatakan aman.

Akibat dari kebakaran ini, dilaporkan 4 (empat) pekerja kontraktor menjadi korban. Korban pun langsung dilarikan dan mendapat perawatan di RS LNG Badak. Kebakaran di KOD tersebut langsung ditangani dengan oleh Fire Rescue Team (FRT) Badak LNG. Api berhasil dipadamkan dan situasi baru dinyatakan aman kembali pada pukul 08.51 WITA. Kejadian ini tidak berdampak luas pada masyarakat sekitar area Badak LNG, sehingga masyarakat serta para pekerja dapat kembali beraktivitas seperti semula.

Situasi di atas merupakan rangkaian dari kegiatan 2nd Major Emergency Exercise 2022 yang dilaksanakan Badak LNG.  Kegiatan emergency exercise ini merupakan agenda rutin perusahaan yang bertujuan menguji kesiapan seluruh personil dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan rutin ini, para pekerja Badak LNG dapat lebih sigap bila sewaktu-waktu terjadi ancaman bahaya yang tidak diduga.

Badak LNG sebagai salah satu objek vital nasional yang harus dijaga, agar terciptanya situasi aman. Maka melalui simulasi emergency exercise ini semua pihak diharapkan dapat membantu terlaksananya keamanan kilang Badak LNG. (adv)

Dianggarkan Rp 1,5 Miliar, Beasiswa Kota Bontang Dibuka Awal Oktober

0
Kabag Kesra Kota Bontang, Aguswati. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan membuka beasiswa stimulan Kota Bontang yang direncanakan dibuka pada awal Oktober 2022. Anggaran beasiswa ini dianggarkan dari APBD-Perubahan senilai Rp 1,5 miliar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bontang, Aguswati saat ditemui Selasa (27/9/2022), mengatakan, dibanding tahun sebelumnya, nilai beasiswa kali ini lebih menurun karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkot Bontang.

Dikatakannya, pada tahun lalu ada sisa anggaran murni dari bagian Kesra yang bisa dialihkan ke beasiswa stimulan. “Nah, tahun ini tidak ada. Jadi kemampuan selalu dapat segitu,” kata Aguswati.

Dia menjelaskan, pendaftaran  beasiswa akan dilaksanakan pada  Oktober dengan kuota 400 penerima lewat metode perangkingan, atau prosesnya sama dengan dengan tahun sebelumnya.

Melihat animo pendaftar sebelumnya, diperkirakan pendaftar dua kali lipat dari kuota atau sekitar 800 orang. “Nanti seperti biasa, kami rangking sesuai dengan IP atau IPK yang ada,” jelasnya.

Adapun kategori penerima yakni D3/D4, sarjana muda (S1), magister (S2), Tugas Akhir (TA) dan koas. “Kita umumkan di Oktober. Target saya sih di awal Oktober,” pungkasnya. (yah)

Enam Orang Dijerat Tipiring, Anggota Samapta Sita Puluhan Miras

0
Personel Polres Bontang  merazia miras di salah satu toko. (Istimewa/Yahya/Media Kaltim)

BONTANG– Satuan Samapta Polres Bontang kembali merazia penjual ilegal minuman keras (miras). Razia dilaksanakan di Kelurahan Bontang Lestari, Kelurahan Api-api, Kelurahan Gunung Telihan dan Kelurahan Tanjung Laut pada Selasa (27/9/2022) sore hingga jelang tengah malam.

Hasilnya, dari 6 lokasi yang didatangi didapatkan puluhan miras. “Melaksanakan razia Tindak Pidana Ringan di beberapa Kelurahan dengan mengamankan barang bukti dari 6 lokasi,” jelas Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono, Rabu (28/9/2022).

Mandiyono menjelaskan, razia dilaksanakan untuk menciptakan situasi kondusif dan aman di Kota Bontang.

Disebutkannya, dari pelaku TRA di Kelurahan Bontang Lestari, polisi  menyita 2 botol bir Bintang, 1 botol bir hitam merek Guinnes. sedangkan dari pelaku R, disita  barang bukti 3 botol  bir Bintang.

Selanjutnya, dari pelaku MY disita  9 kaleng bir Bintang, sementara dari DS di Kelurahan Api-api, didapat barang bukti 4 kaleng bir Bintang.

Di Kelurahan Tanjung Laut, lanjut Mandiyono, dengan pelaku RY disita 4 kaleng bir Bintang. Adapun di Kelurahan Gunung Telihan, polisi  menyita 1 jeriken tuak dari tangan  pelaku berinisial FS.

Mandiyono menjelaskan, keenam pelaku akan dikenakan sangkaan pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring), yakni melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 7 ayat 1 Perda nomor 27 tahun 2002 Perda Kota Bontang tentang larangan, pengawasan, penertiban, peredaran dan penjualan minuman beralkohol dengan ancaman denda Rp 1,5 juta. (yah)

Redkar Dibentuk di 15 Kelurahan, Tingkatkan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran

0
Wakil wali Kota Bontang, Najirah saat memberikan baju kepada relawan pemadam kebakaran. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran yang berbasis masyarakat. Ada 70 relawan yang disebar di 15 kelurahan di Kota Bontang.

Pembentukan relawan di Kota Bontang merupakan kelompok relawan kedua yang telah dibentuk di Kaltim setelah Balikpapan. Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menyampaikan relawan pemadam kebakaran dibentuk dan dikukuhkan untuk ditugaskan di 15 kelurahan.

Pembentukan relawan ini katanya, sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri mengenai standar pelayanan minimal.  “Ini merupakan standar pelayanan minimal kita. Jadi kalau mau dikatakan standar pelayanan maka harus membentuk relawan,” kata Amiluddin, Rabu (28/9/2022).

Selain itu, dirinya menyebut relawan yang telah dibentuk di Bontang ini merupakan relawan kedua di Kaltim. “Alhamdulillah, Kota Bontang tidak pernah tertinggal dalam urusan pelayanan masyarakat,” sebutnya.

Setelah terbentuknya relawan pemadam, tambah Amiluddin, pihaknya akan melakukan pelatihan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran bagi relawan. “Saya meminta kesediaan pada relawan untuk mengikuti pelatihan yang akan diadakan di pos-pos Damkar atau di markas pemadam kebakaran,” katanya.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menyebutkan pembentukan relawan pemadam kebakaran di Kota Bontang ini merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus diberikan dari pemadam kebakaran.

“Selain pelayanan dasar penanggulangan kebakaran, juga pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran yang wajib diterima setiap warga negara,” kata Najirah.

Najirah mengatakan, di berbagai daerah telah terbentuk relawan pemadam kebakaran atas inisiatif masyarakat, dunia usaha dan pemerintah melalui Disdamkartan.

“Dengan membentuk relawan pemadam di setiap kelurahan sebagai implementasi Permendagri. Kalau terjadi permasalahan di tingkat kelurahan, maka relawanlah yang pertama dan cepat menangani,” ujar Najirah.

Najirah juga mengharapkan penanganan dan pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama dengan terbentuknya relawan yang dapat menjadikan peran serta masyarakat dalam pencegahan, penanganan, dan penyelamatan dari kebakaran. (yah)

Cegah Aksi Penculikan dan Kenakalan Siswa, Polsek Marang Kayu Pantau Sekolah

0

BONTANG – Untuk mengantisipasi aksi penculikan siswa sekolah, Polsek Marang Kayu melaksanakan patroli dengan menyambangi SDN 005 Sebuntal Kecamatan Marang Kayu, Selasa (27/9/2022). Patroli dipimpin oleh KSPK Norton Tobing bersama anggota jaga Briptu Slamet Ariyanto.

Saat melaksanakan patroli, personel Polsek Marang Kayu juga memberikan himbauan kamtibmas dan protokol kesehatan kepada para siswa. Selain itu juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi SDN 005 Sebuntal untuk giat belajar.

Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan, kegiatan patroli ini untuk mencegah terjadinya aksi penculikan siswa maupun mencegah terjadinya aksi kenakalan yang dilakukan siswa sekolah.

”Kita melaksanakan patroli ini untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekitar sekolah,” kata AKP Slamet Riyadi. Selain itu tambahnya, patroli di sekolah juga untuk meningkatkan kecintaan dan kepercayaan anak-anak terhadap Polri.

“Kami menghimbau murid-murid SDN 005 Sebuntal  agar selalu rajin belajar, menghormati dan patuh pada para guru. Ketika sudah pulang sekolah kami minta untuk langsung pulang ke rumah masing-masing,” ujar AKP Slamet Riyadi. (hms)