Beranda blog Halaman 888

Perubahan Data Pemilih Dipertanyakan Parpol, Begini Jawaban KPU Bontang

0
Perubahan Data Pemilih Dipertanyakan Parpol, Begini Jawaban KPU Bontang
Foto bersama seluruh peserta Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Bontang untuk menetapkan Rekapitulasi DPT Pemilu 2024. (ist)

BONTANG – Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Bontang untuk menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dilaksanakan pada 21 Juni 2023.

Namun, rapat tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan dan klarifikasi yang diajukan oleh perwakilan partai politik kepada KPU Kota Bontang.

Seperti diketahui, KPU Kota Bontang telah menetapkan Rekapitulasi DPT Kota Bontang. Jumlah keseluruhan pemilih yang tercatat adalah sebanyak 131.595 orang. Terdiri dari 68.136 pemilih laki-laki dan 63.459 pemilih perempuan. Terdapat 532 tempat pemungutan suara (TPS) di 15 kelurahan yang telah disiapkan untuk Pemilu di Kota Bontang.

Sebelum penetapan DPT tersebut, beberapa perwakilan partai mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait perubahan data pemilih yang telah disampaikan oleh ketua KPU Kota Bontang, dan mereka meminta penjelasan yang jelas terkait hal tersebut.

Agus Sutrisno dari PDIP mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan penjelasan rinci mengenai perubahan data yang telah disampaikan oleh ketua KPU. Ia merujuk pada perubahan data dari tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan dan kota Bontang yang ditetapkan sebagai DPT.

Agus juga menekankan pentingnya kejelasan dalam membedakan pemilih dari utara, selatan, dan luar Bontang, mengingat pemilu ini berlandaskan pada prinsip keterbukaan.

Ia juga meminta adanya Berita Acara (BA) kronologi terkait data pemilih dan TPS di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai lokasi khusus (loksus) pemilu di Bontang. Agus juga menanyakan apakah data pemilih BNBA akan sama dengan data BNBA DPSHP awal, dan apakah alamat lengkap akan dicantumkan atau hanya RT saja.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua KPU Bontang Erwin memberikan penjelasan terkait perubahan data. Ia menjelaskan bahwa perubahan data berasal dari proses Daftar Pemilih Sementara (DPS) ke DPSHP awal dan akhir.

Perubahan juga dapat terjadi karena adanya tanggapan dan masukan dari masyarakat, serta pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Bontang dan jajarannya. KPU juga menyampaikan bahwa terdapat 380 pemilih yang berasal dari Lapas Kota Bontang dan 148 pemilih dari luar Kaltim. Jumlah total pemilih di Lapas mencapai 1.371 orang. KPU juga menegaskan bahwa alamat yang tercantum dalam data BNBA DPT mencakup detail alamat.

Selanjutnya, Flavianus Aba dari Gerindra mengajukan pertanyaan terkait sistem perekapan data pemilih yang digunakan, apakah sama dengan pemilu 2019. Ia juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai pemilih dari Bontang Utara yang mungkin masuk sebagai pemilih Bontang Selatan, padahal sebenarnya mereka bukan penduduk Bontang Selatan.

Flavianus juga menyatakan kesulitan dalam memastikan keabsahan data dengan adanya nama yang sama dan kebingungan dalam menentukan pemilih yang dimaksud. Ia juga menanyakan mengenai pengiriman saksi dari Gerindra ke loksus pemilu.

Zulkarnaen dari Golkar meminta penjelasan dari KPU terkait catatan yang disampaikan oleh pengurus partainya yang hadir dalam rapat pleno sebelumnya. Dia ingin mengetahui apakah catatan tersebut sudah ditindaklanjuti, termasuk kasus Andi Hartini dari PAN yang namanya belum terdaftar dalam DPT.

Selain itu, Zulkarnaen juga menanyakan kepada KPU mengenai sumber perubahan data pemilih, seperti pemilih yang telah meninggal atau pemilih baru.

Erwin, Ketua KPU, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan dan klarifikasi yang diajukan. Ia menjelaskan bahwa sistem Sidalih yang digunakan oleh KPU tidak salah dan sesuai dengan undang-undang pemilu dan undang-undang publik.

Sistem tersebut mengadaptasi data dari DPS ke DPSHP agar nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) tidak ditampilkan secara langsung. Erwin juga menjelaskan bahwa tidak ada perubahan wilayah dalam pemilu kali ini, termasuk untuk lokus di lapas.

Pada pemilu 2019, TPS di lapas masih menggunakan TPS reguler, namun sekarang TPS di lapas telah diubah menjadi TPS loksus dengan nomor 901 hingga 905.

Ricky dari Lapas Bontang menambahkan terkait data penghuni lapas. Hingga saat ini, terdapat 1.722 penghuni di lapas, dan setiap minggu terdapat penambahan penghuni baru. Ricky mengungkapkan bahwa sebagian besar penghuni lapas berasal dari Kutai Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah warga binaan lapas akan terus bertambah, dan lapas akan terus berkoordinasi dengan KPU dan Dukcapil. Ricky juga mengajukan pertanyaan mengenai regulasi terkait saksi partai politik di lapas, termasuk penggunaan ponsel oleh saksi. Lapas juga ingin mengetahui jumlah pasti saksi yang akan memantau dan menyaksikan proses pemungutan suara di lapas. (RB)

Bawaslu Dorong KPU Pastikan Keakuratan Data Pemilih untuk Pemilu 2024

0
Bawaslu Dorong KPU Pastikan Keakuratan Data Pemilih untuk Pemilu 2024
Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Bontang untuk menetapkan Rekapitulasi DPT Pemilu 2024. (ist)

BONTANG –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang beberapa hal terkait data pemilih yang telah ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024.

Salah satu hal yang disoroti adalah adanya perubahan dan pergeseran data pemilih dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPHP) awal hingga Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPHP) akhir tingkat kecamatan.

Nasrullah meminta data pemilih yang otentik disampaikan kepada Bawaslu Bontang melalui email atau surat resmi. “Hal ini bertujuan agar semua pihak dapat mengetahui dengan jelas terkait pemilih loksus (lokasi khusus) di lapas,” katanya.

Selama rapat koordinasi, Nasrullah juga menginformasikan bahwa terdapat 12 pemilih dengan data yang kurang jelas.

Bawaslu Bontang telah meminta hal ini ditindaklanjuti. Terkait penambahan pemilih, Nasrullah menekankan pentingnya sinkronisasi data sehingga saat pleno ditetapkan, tidak ada lagi data yang belum benar, tepat, dan jelas.

Nasrullah juga mengajukan pertanyaan terkait status Sidalih, apakah sudah ditutup atau masih bergerak. Selain itu, Bawaslu Bontang meminta KPU untuk menyampaikan data perubahan dan pergerakan data terkait Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang benar dan asli.

KPU juga diminta untuk memberikan data Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan pemilih penyandang disabilitas seperti yang telah disampaikan sebelumnya. “Kami memberikan perhatian khusus terhadap data-data pemilih tersebut,” katanya.

Permintaan dari Bawaslu Bontang ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keakuratan data pemilih dalam rangka menjaga integritas dan kredibilitas Pemilihan Umum di Bontang. (RB)

UMKM hingga Seminar Teknologi di Bontang Smart Festival 2023

0
UMKM hingga Seminar Teknologi di Bontang Smart Festival 2023
Kegiatan Bontang Smart Festival 2023. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang membuka kegiatan Bontang Smart Festival 2023 pada Kamis (22/6/23) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kita Bontang.

Event ini menampilkan beberapa UMKM Bontang, mengadakan seminar teknologi membahas terkait digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari, serta tournament e-sport.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Bontang, Anwar Sadat mengatakan, peserta kegiatan ini dinilai cukup antusias karena yang hadir melebihi target yang diharapkan.

“Awalnya kami target 200 peserta, hingga saat ini dilihat dari daftar hadir sudah 300 lebih,” jelasnya.

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Bontang dapat melek teknologi, lantaran saat ini hampir semua unsur kehidupan telah menggunakan teknologi.

“Sekarang kita sudah memasuki era digitalisasi,” ujarnya.

Nararasumber yang dihadirkan dalam event ini, membahas terkait pengggunaan teknologi dalam mengukur ketinggian sungai-sungai di Bontang menggunakan alat. Juga menghadirkan narasumber dari Tokopedia, yang memberitahukan bahwa penjualan online juga dapat meningkatkan UMKM Bontang.

“Tentu digitalisasi ini juga harus berpengaruh kepada kemajuan UMKM Bontang, oleh sebab itu Tokopedia dihadirkan untuk ikut memberitahu cara memasarkan produk,” lanjutnya.

Sementara itu, seminar event di hari kedua, Jumat (23/6/23) hari ini juga akan menghadirkan dua narasumber lainnya, yang membahas terkait pembayaran yang sudah cashless, dan cara-cara untuk terhindar dari penipuan yang marak dalam era digitalisasi.

“Jadi kita benar-benar ingin Bontang melek teknologi, namun harus dibarengi dengan pengetahuan agar tidak mudah ditipu,” tambahnya.

Kebanyakan peserta yang hadir adalah pelaku UMKM dan juga pelajar. Hal itu dikarenakan pelajar dan pelaku UMKM berperan besar dalam menjalankan, memahami, dan membagikan digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Anwar menyadari kegiatan ini terbilang sederhana, namun ke depannya ia sudah merencanakan akan mengadakan event yang lebih besar secara nasional. (adv/sya)

DPT dengan 131.595 Pemilih Ditetapkan KPU Bontang

0
DPT dengan 131.595 Pemilih Ditetapkan KPU Bontang
Ketua KPU Bontang Erwin (kiri) menyerahkan salinan berita acara rekaputalsi DPT kepada Ketua Bawaslu Bontang Aldy Artrian (kanan). (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kota Bontang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Rapat yang dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Walikota Bontang Najirah, unsur Forkopinda dan perwakilan partai politik ini digelar di Auditorium 3 Dimensi Kota Bontang pada Rabu (21/6) pagi.

Dalam rapat yang juga dihadiri Anggota Bawaslu Kota Bontang ini, KPU Kota Bontang telah menetapkan Rekapitulasi DPT Kota Bontang yang mencakup jumlah pemilih laki-laki dan perempuan di setiap kecamatan dan kelurahan.

Jumlah keseluruhan pemilih yang tercatat adalah sebanyak 131.595 orang. Terdiri dari 68.136 pemilih laki-laki dan 63.459 pemilih perempuan. Terdapat 532 tempat pemungutan suara (TPS) di 15 kelurahan yang telah disiapkan untuk Pemilu di Kota Bontang

Rekapitulasi DPT dilakukan berdasarkan data yang telah diterima oleh KPU, tanpa adanya tambahan data pada rapat. Tidak ada perwakilan dari partai politik (parpol) yang menyampaikan perbaikan atau tambahan data pemilih.

Rekapitulasi DPT Kota Bontang yang lebih rinci telah dituangkan dalam dokumen rekapitulasi DPT tingkat Kota yang terlampir dalam Berita Acara (BA). Keputusan mengenai rekapitulasi ini merupakan hasil keputusan KPU Kota Bontang yang ditandatangani oleh Ketua KPU Kota Bontang Erwin, serta anggota KPU yaitu Saparuddin, Acis Maidy Muspa, Antoni Lamini, dan Musdalifah Machmud.

Berikut adalah rincian jumlah pemilih per kecamatan:

  1. Kecamatan Bontang Utara: 59.811 pemilih (Laki-laki: 30.552, Perempuan: 29.259)
  2. Kecamatan Bontang Selatan: 50.087 pemilih (Laki-laki: 26.418, Perempuan: 23.669)
  3. Kecamatan Bontang Barat: 21.697 pemilih (Laki-laki: 11.166, Perempuan: 10.531)

Sementara itu, untuk rincian jumlah pemilih per kecamatan adalah sebagai berikut:

  1. Kecamatan Bontang Utara:
    – Jumlah kelurahan: 6
    – Jumlah pemilih aktif: 59.811 orang
    – Jumlah TPS: 242
    – Jumlah pemilih baru: 102 orang
    – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat: 278 orang
    – Jumlah perbaikan data pemilih: 189 orang
    – Jumlah pemilih potensial non KTP-el: 213 orang
  2. Kecamatan Bontang Selatan:
    – Jumlah kelurahan: 6
    – Jumlah pemilih aktif: 50.087 orang
    – Jumlah TPS: 204
    – Jumlah pemilih baru: 292 orang
    – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat: 289 orang
    – Jumlah perbaikan data pemilih: 554 orang
    – Jumlah pemilih potensial non KTP-el: 438 orang
  3. Kecamatan Bontang Barat:
    – Jumlah kelurahan: 3
    – Jumlah pemilih aktif: 21.697 orang
    – Jumlah TPS: 86
    – Jumlah pemilih baru: 95 orang
    – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat: 85 orang
    – Jumlah perbaikan data pemilih: 59 orang
    – Jumlah pemilih potensial non KTP-el: 31 orang (RB)

Bawaslu Bontang Adakan Pembinaan Pengawas Kecamatan hingga PKD

0
Bawaslu Bontang Adakan Pembinaan Pengawas Kecamatan hingga PKD
Ketua Bawaslu Kaltim bersama ketua Bawaslu Bontang saat pengarahan pengawas se-Bontang. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang melaksanakan pembinaan pengawasan aparatur pengawas pemilu se-Kota Bontang, Kamis (22/6/2023) di Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan ini diikuti pengawas kecamatan dan pengawas kelurahan/desa (PKD), dalam penguatan pengawasan di lapangan.

Komisioner Bawaslu Kota Bontang, Agus Susanto mengatakan, pelaksanaan pembinaan pengawasan internal ini, sebagai momentum pengawasan yang dilakukan saat tahapan pemilu yang berlangsung saat ini. Rangkaian pengawasan tahapan pemilu yang telah memasuki tahapan pendaftaran calon legislatif (Caleg) serentak.

“Dalam rangka pengawasan tahapan Pemilu 2024. Memasuki tahapan pendaftaran caleg serentak,” kata Agus Susanto.

Ia menambahkan, pengawasan pemilu dalam melihat kerawanan yang terjadi di Kalimantan Timur harus melihat proses pengawasan.

“Proses pemilu di Kota Bontang harus diawasi, karena kerawanannya tinggi. Lantaran beberapa tokoh turun langsung dalam kontestasi politik,” ungkap Agus Susanto.

Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian menambahkan, penguatan pengawasan dapat dilakukan dengan mengetahui keterampilan yang perlu dikuasai pengawasan di lapangan. Ada beberapa skill yang harus dikuasai pengawas pemilu, saat melaksanakan tugas pengawasan. Di mana saat ini dalam pengawasan berjalan tahapan pemilu.

Aldy menyebut pembinaan aparatur pengawas pemilu, jenjang pembinaan yang melakukan pengawasan seperti Panwaslucam/PKD, agar dapat mengetahui pengawasan. Perlu penguatan keterampilan komunikasi pada jajaran pengawasan dengan mengetahui perundang-undangan.

“Pengawas harus mengetahui situasi komunikasi pada saat di lapangan, harus mampu menguasai regulasi perundang-undangan, surat edaran. Kemampuan-kemampuan seperti ini harus dikuasai pengawas,” kata Aldy.

Pada saat masa tahapan kampanye, pengawas dapat cepat merespon situasi seperti komunikasi dalam tekanan, krisis dan konflik yang harus dipahami.

“Saya meyakini pada saat masa kampanye, pengawas akan menemukan situasi seperti itu. Setidaknya teman-teman bisa cepat tanggap. Bisa jadi pengawas menguasai regulasi, namun karena tekanan dan desakan dari pihak lain, pengawas merasa tidak bekerja secara terbuka, luwes menyampaikan informasi. Untuk itu pembinaan ini dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Darmanto menjelaskan, pengawas pemilu dalam proses pengawasan harus mengetahui dua hal, yakni dalam membangun membuktikan dan pelanggaran administrasi. Selain itu, dimensi prosedural harus jelas dalam pengawasan.

“Bisa jadi pada saat pemungutan suara masih terjadi kesalahan prosedural,” kata Hari Darmanto.

Hal lainnya, Hari katakan audit sistem informasi pencalonan yang selama ini masih tertutup. Dengan kata lain penggunaan wewenang bukan untuk gagah-gagahan melainkan berjalannya pemilu ini bisa secara demokratis.

“Kita ingin masyarakat melihat martabat penyelenggaraan,” ungkapnya. (yah)

HMB Talk hingga Happy Badminton Meriahkan HUT ke-2 IKA HMB

0
HMB Talk hingga Happy Badminton Meriahkan HUT ke-2 IKA HMB
Suasana perayaan HUT ke-2 IKA HMB. (ist)

BONTANG – Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Bontang (IKA HMB) merayakan ulang tahunnya yang ke-2, Kamis (22/06/2023) di Gedung Inbis Permata Bunda. Perayaan yang berlangsung sederhana itu tetap meriah, dengan beragam kegiatan di dalamnya.

Diawali dengan HMB Talk. Sebuah diskusi mengulik tema “networking vs orang dalam,” berjalan dengan antusias dari narasumber dan puluhan insan HMB yang hadir.

Kegiatan ini ditujukan pula sebagai malam ramah tamah bagi para alumni HMB. Dihadiri para alumni yang berkecimpung dalam berbagai bidang.

Di antara yang hadir, AVP Eksternal Komunikasi Koorporat Pupuk Kaltim Landl Wibisana, Ketua Presidium IKA HMB, Anggi V Goenadi yang juga owner Inbis Permata Bunda dan Bota Edukasi Indonesia, Ketua Bawaslu Bontang, Aldy Altrian, Komisioner KPU Bontang, Saparudin, Sekjen Gerindra Bontang Hery Keswanto, dan sejumlah alumni yang berkecimpung sebagai pengusaha hingga aktif bekerja di beberapa perusahaan di Kota Taman.

Ketua Presedium IKA HMB, Anggi V Goenadi mengatakan, jika silaturahmi sebagai bagian dari misi organisasi ini didirikan akan terus terjaga.

“Perayaan ini menjadi momentum kita untuk terus bersilaturahmi. Semoga suasana akrab dan saling bertukar informasi, menjadi alasan kuat bagi para Alumni HMB untuk terus rindu berkumpul,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Anggi ini berharap, ulang tahun kedua menjadikan IKA HMB dan semua di dalamnya akan terus menjaga keeksistensiannya untuk berkiprah dalam semua lini kehidupan masyarakat.

“Semoga selalu ada ulang tahun ke 3, ke 5, ke 10 hingga bahkan 100, amiin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat HMB, Febri KJ mengaku bahagia atas keakraban yang dibangun kedua institusi beda generasi itu. Ia berharap hal ini menjadi momen, agar keduanya saling mengisi dalam menjalankan fungsi organisasi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.

“Semoga momentum ini menjadi cara agar keduanya dapat terus hadir di tengah masyarakat dan Mahasiswa HMB itu sendiri, ” harapnya.

Dalam perayaan puncak HUT Ke-2 IKA HMB dan HUT Ke-20 HMB, Presidium IKA HMB memperkenalkan website baru dan kartu anggota IKA HMB. Hal ini merupakan program kerja IKA HMB yang akan dinikmati oleh seluruh alumni.

Selain itu, masih dalam rangkaian ulang tahun itu. IKA HMB membagikan hadiah bagi para pemenang Happy Badminton Tournament. Tampil sebagai juara 1 : Arbain dan Randa, Juara 2 : Adipt dan Dirsanto, Juara 3: Anggi dan Sandy. Sedangkan Putri, Juara 1 : Diana dan Ira, Juara 2: Neng dan Nia, Juara 3: Renan dan Sekar. (rls)

Bea Cukai Ajak UMKM Bontang Perkenalkan Produk lewat Expo Nasional

0
Kegiatan Bimtek Tata Cara Pengiriman Barang Sampel ke Luar Negeri dan Pembuatan Dokumen Pelengkap Ekspor Melalui Perusahaan Jasa Titipan (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Meningkatkan orientasi ekspor UMKM Bontang, Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melaksanakan Bimtek tata cara pengiriman barang sampel ke luar negeri dan pembuatan dokumen pelengkap ekspor melalui perusahaan jasa titipan di Aula KPPBC TMP C Bea Cukai Bontang.

Dalam hal ini, UMKM Bontang yang dibimbing oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) serta instansi dan lembaga Kota Bontang diharapkan dapat memasarkan produk hingga tingkat internasional.

Turut bekerja sama dengan PT FedEx Express International yang nantinya akan menyediakan jasa pengiriman ke Luar Negeri.

Nur Alam, Operation Manager FedEx, menjelaskan bahwa regulasi dalam pengiriman internasional harus memenuhi beberapa persyaratan yang harus dilengkapi.

“Tentu ada syarat serta kelengkapan dokumen yang harus dilengkapi dalam melakukan pengiriman,” jelasnya, Rabu (21/6/2023).

Selain itu, perjanjian antara penjual dan pembeli terkait tanggung jawab barang serta batasan-batasan yang akan diberlakukan saat akan mengirim barang ke negara tertentu.

Desiasti Wiryana, Customer Experience Manager, menjelaskan bahwa dokumen yang harus dilengkapi adalah Air Waybill atau yang biasa disebut nomor resi pengiriman dan invoice commercial yang berisikan informasi lengkap terkait barang yang akan dikirim.

“Jadi, dua dokumen dasar yang penting adalah dua dokumen tersebut, karena itu merupakan dokumen legal yang diakui secara internasional antara pembeli dan penerima,” jelasnya.

Kriteria barang serta persyaratan barang yang akan dikirim juga dapat dicek melalui situs web yang telah disediakan sehingga dapat ditentukan syarat-syarat dari negara tertentu yang diizinkan atau tidak diizinkan untuk dikirim, serta kapasitas maksimum suatu barang.

Mercyta Lievy Sambeka, Account Executive/Sales Representative, juga menambahkan bahwa seluruh transaksi yang dilakukan cukup sederhana karena tidak memerlukan print out oleh kurir.

“Jadi, solusi digital dalam pengiriman internasional ini tidak menggunakan kertas-kertas lagi, semua dapat dilacak melalui situs web,” tambahnya.

Ramses, Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, mengatakan bahwa solusi kerjasama ini tentu dapat menjadi jalan agar UMKM Bontang semakin maju.

“Para pengusaha sebaiknya sering-sering mengikuti expo dan memamerkan barang mereka, terutama dalam expo nasional. Biasanya banyak warga asing yang menyaksikan expo tersebut, karena kita membutuhkan biaya banyak,” tambahnya.

Diharapkan dengan rajin memamerkan produk lokal, pembeli dari mancanegara tentu akan tertarik. Apalagi produk UMKM sudah mampu bersaing dalam hal kualitas. (sya)

Ini Daftar Pemenang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Bontang

0
Ini Daftar Pemenang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Bontang
Para finalis unjuk kebolehan di babak grand final. (Yusva Alam)

BONTANG – Malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023 sukses terselenggara, Selasa (20/6/2023) malam di Pendopo Rumah Jabatan (rujab) Wali Kota Bontang.

Di event puncak garapan Dispopar Bontang ini diumumkan para pemenang utama dan pemenang berbagai kategori. Terpilih 6 besar yang akan dipilih lagi menjadi Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023.

Dikutip dari Intstagram Putparbontang, berikut daftar pemenang utama dalam Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023:

  1. Putra Putri Duta Wisata Kota Bontang Tahun 2023: Dzakiy dan Aulia Wijaya
  2. Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023: Stephanie Vallencia
  3. Wakil 1 Putra Putri Duta Wisata Kota Bontang Tahun 2023: Marcel Glen Frick dan Catherine Gunawan
  4. Wakil 2 Putra Putri Duta Wisata Kota Bontang Tahun 2023: Muh Zulhanizam dan Kirana Syafa Maharani

Daftar pemenang atribut/kategori di antaranya adalah:

  1. Duta Wisata Best Talent: Andi Muliana
  2. Duta Wisata Best Performance: Anniza Fatiha Madaniyah
  3. Duta Wisata Persahabatan: Marchel Liyong
  4. Duta Wisata Intelegensia: Baim
  5. Duta Wisata Favorit: Dzakiy
  6. Duta Wisata Anti Narkoba: Aulia Wijaya. (adv/al)

Pemilihan Putra Putri Pariwisata Sukses, Wali Kota: Tahun Depan Kita Adakan Lagi!

0
Pemilihan Putra Putri Pariwisata Sukses, Wali Kota: Tahun Depan Kita Adakan Lagi!
Malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023. (Yusva Alam)

BONTANG – Malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kota Bontang Tahun 2023 sukses dilaksanakan Selasa (20/6/2023) malam di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Event puncak dari audisi Pemilihan Putra Putri Pariwisata Bontang itu, antusias dihadiri para pendukung dari masing-masing finalis.

Dari 20 finalis yang terpilih, di malam grand final tersebut dikerucutkan lagi menjadi 10 finalis baik putra maupun putri. Kemudian dari ke sepuluh finalis dinilai kembali oleh tim juri, untuk memilih sepasang duta wisata Bontang tahun 2023 dan Putri Wisata Bontang.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Ahmad Aznem mengatakan dalam sambutannya, event pemilihan duta wisata ini sebenarnya rutin diadakan setiap 2 tahun sekali. Lantaran pandemi covid-19, kegiatan ini sempat vakum. Namun kini kembali dilanjutkan.

Ditambahkannya, saat ini yang paling berbahagia adalah para orangtua finalis. Lantaran para finalis ini adalah orang-orang hebat yang sudah mempersiapkan diri menyambut IKN.

“Mereka sudah tampil maksimal sampai sejauh ini. Mereka adalah putra putri terbaik Bontang,” ujar Kadispopar.

Sementara itu Wali Kota Bontang, Basri Rase mengucapkan terima kasih kepada para orangtua finalis dan para pendukung terselenggaranya acara ini. Tanpa mereka semua kegiatan ini tidak mungkin terselenggara.

Dikatakannya, pariwisata merupakan program prioritas Pemkot Bontang saat ini. Sebagai solusi pasca industri, solusi tingkatkan perekonomian di Bontang, dan solusi meningkatkan pelaku UMKM.

Dirinya berharap duta wisata yang terpilih mampu mengenal budaya lokal, bisa berbahasa budaya lokal minimal memahami.

“Harus mengenal kearifan lokal, agar saat wisatawan datang dan bertanya bisa menjawab. Minimal tahu. Saya jamin tahun depan acara ini kita lanjutkan. Kalau bisa tahun depan kita jadi tuan rumah duta wisata provinsi. Masalah wisata jangan tanggung-tanggung. Kita harus siap menyongsong IKN,” bebernya.

Event malam grand final ini juga dihadiri Putri Pariwisata Indonesia Kalimantan Timur 2023. Serta menyajikan tarian-tarian lokal dan musik performance. (adv/al)

Kurir dan Pengedar Sabu Dibekuk, Simpan di Bungkus Kopi Instan

0
Kurir dan Pengedar Sabu Dibekuk, Simpan Sabu di Bungkus Kopi Instan
Kurir dan pengedar sabu sudah diamankan di Mako Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Polres Bontang kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Kali ini dua orang ditangkap, di Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, pada Selasa (20/6/2023) pukul 13.00 wita. Mereka memiliki peran yang berbeda yakni kurir dan pengedar.

Dikatakan Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Resnarkoba, Iptu M Yazid, pihaknya menangkap pria berinisial Sa yang sedang mengendarai sepeda motor. Saat digeledah ditemukan satu bungkus plastik sabu di kantong celana sebelah kanan sebanyak 0,28 gram.

“Itu memang sudah kami intai, dia kurir,” ujarnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan. Tepat 15 menit setelah penangkapan pertama, polisi meringkus pria berinsial MT 35 tahun yang menjadi pemasok sabu bagi Sa. Dia ditangkap di rumahnya Jalan Panahan, Api-Api, Bontang Utara.

Saat digeledah ditemukan barang bukti sebuah tas berwarna hitam. Di dalam tas itu terdapat bungkus kopi instan yang isinya ternyata narkoba jenis sabu sebanyak 7,04 gram. Polisi juga mengamankan timbangan digital, pipet kaca, sedotan runcing, dan uang hasil penjualan sabu senilai Rp 1,2 juta.

Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. (hms)