Beranda blog Halaman 888

Kelurahan Berbas Pantai Raih Penghargaan

0

BONTANG – Belum lama ini, Masjid Asy Syuhada Berbas Pantai mendapat penghargaan nasional sebagai masjid ramah anak. Sebelumnya, beberapa masjid di Kota Bontang termasuk Masjid Asy Syuhada, kemudian AL- Hijrah dan beberapa masjid lainnya dinilai dan dikunjungi pihak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sesuai dengan indikator penilaian, Masjid Asy Syuhada terpilih sebagai masjid ramah anak. Menurut Lurah Berbas Pantai Deden Supriadi, penilian yang dilakukan berupa pengecekan seberapa rutin pertemuan remaja masjid dan seberapa aktif kegiatan remaja di masjid bersangkutan.

“Keunggulan yang dimiliki Masjid Asy Syuhada adalah adanya TPA di sekitar wilayah masjid, serta adanya ruangan khusus yang ditujukan untuk kegiatan anak-anak dalam masjid,” kata Deden.

Prestasi lain yang diraih Kelurahan Berbas Pantai adalah adanya penghargaan sebagai perpustakaan terbaik di Kota Bontang. Sebelumnya, perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai bersaing dengan lima kelurahan lain yang berada di Bontang.

Setelah mendapat penghargaan untuk tingkat kota, perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai akhirnya kembali maju ke tahap provinsi dan bersaing dengan  3 kelurahan Bontang. Yaitu Perpustakaan Gunung Elai, Kanaan, dan Belimbing. Hasil penilaian provinsi itu akan diumumkan pada September 2022 ini. (sc)

Berbas Pantai Canangkan Program Sarabba

0

BONTANG – Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai rutinitas hidup sehat, Lurah Berbas Pantai Deden Supriadi mencanangkan program Satu Gerakan Badan Bugar (Sarabba). Program ini merupakan kegiatan senam dan jalan sehat di  Kelurahan Berbas Pantai.

Kegiatan ini dilakukan setiap satu bulan sekali pada akhir pekan di Pujasera Berbas Pantai. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Februari 2022. Selain jalan sehat dan senam, kegiatan ini juga diisi oleh penyuluhan yang dilakukan instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan dan komunitas.

“Selian bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan ini juga bermanfaat bagi para pedagang makanan yang berada di sekitar Pujasera Berbas,” kata Deden. (sc)

Terima Penghargaan dari PMI, Wagub: Kewajiban Sesama Saling Peduli

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda pada Penganugerahan Penghargaan Donor Darah bagi Pendonor 10x, 25x , 50x, 75x dan 100x dalam rangka HUT Ke-77 PMI, yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kamis (15/9/2022).

Wagub Hadi Mulyadi menerima penghargaan Donor Darah untuk kategori Pendonor 10x. Karena berdasarkan data dari PMI Kota Samarinda orang nomor dua di Benua Etam ini telah mendonorkan darahnya secara sukarela sebanyak 14x. Piagam penghargaan diserahkan oleh Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun.

Wagub Hadi Mulyadi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya dari PMI Kota Samarinda. Menurut Hadi, sudah menjadi kewajiban bagi sesama untuk saling perduli dan berbagi, salah satunya melalui donor darah, yang bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada PMI Kota Samarinda, semoga penghargaan ini mampu memotivasi seluruh masyarakat untuk bisa aktif mendonorkan darahnya. Karena dengan aktif mendonorkan darah, maka secara bersama-sama membangun kesehatan masyarakat dan membangun Kaltim, serta membangun Indonesia.

“Dengan donor darah maka kita berbagi kepada sesama dan kita harapkan darah kita bermanfaat sebesar-besarnya bagi yang membutuhkan,” harap Hadi.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengapresiasi aktivitas PMI Kota Samarinda yang telah berkontribusi dalam pembangunan di sektor kesehatan. Khususnya bagi para pendonor penerima penghargaan yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela untuk membantu kepentingan masyarakat banyak.

“Terima kasih Pak Wagub yang sudah mendonorkan darahnya secara sukarela untuk membantu masyarakat. Terima kasih juga kepada PMI Kota Samarinda yang telah berjuang mengumpulkan darah untuk kebutuhan masyarakat Samarinda, karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” ucap Andi Harun.

Ketua Pengurus PMI Kota Samarinda Decky Zulkiflie mengatakan penerima penghargaan donor darah pada peringatan HUT ke-77 PMI untuk kategori pendonor 10x sebanyak 5 orang, pendonor 25x (5 orang), pendonor 50x (30 orang), pendonor 75x (20 orang) dan pendonor 100x (8 orang). Termasuk untuk 5 perusahaan/instansi/lembaga/perusahaan/komunitas penghimpun donor darah terbanyak 2022.

“Ini juga sekaligus untuk menjalin silaturahmi pendonor darah sukarela dan menjaring pendonor darah baru,” katanya.

Pada kesempatan ini disediakan doorprize berupa 10 unit sepeda gunung sumbangan dari Wagub Hadi Mulyadi, 2 unit kulkas masing-masing 1 unit dari Anggota DPD RI H Nanang Sulaiman dan 1 unit dari Sekda Kota Samarinda Hero Mardanus, serta 1 unit motor sebagai hadiah utama dari Wali Kota Samarinda Andi Harun. (adv/diskominfokaltim)

Siapkan SDM Aparatur Profesional, BKD Kaltim Gelar Sosialisasi Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan

0

SAMARINDA – Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang profesional di bidang pemerintahan, khususnya para camat dan calon camat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltim melaksanakan sosialisasi program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, yang secara resmi dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Kaltim Riza Indra Riadi, yang digelar Ruang Tepian 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (15/9/2022).

Riza Indra Riadi mengatakan, pamong praja jangan langsung diasosiasikan ke Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), tapi kepamongprajaan maknanya luas. Pamong praja adalah aparatur penyelenggara pemerintahan dalam negeri yang melaksanakan tugas pembinaan ketentraman dan ketertiban, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, serta tugas lainnya.

“Kepamongprajaan adalah sistem nilai yang menunjukkan kondisi dan karakter mengenai pamong praja. Sedangkan Profesi Kepamongprajaan adalah keahlian aparatur pemerintahan dalam menerapkan atau mengaplikasikan ilmu pengetahuan, etika, teknologi, seni atau keterampilan dan nilai-nilai lainnya dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri,” kata Riza.

Riza Indra Riadi mengatakan sosialisasi program profesi kepamongprajaan ini sangat penting, khususnya bagi peserta sosialisasi baik camat maupun calon camat dari kabupaten dan kota se-Kaltim, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dalam semua sektor pembangunan guna memenuhi kepuasan masyarakat.

“Alumni IPDN yang bekerja dalam pemerintahan, harus mampu meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi keahlian, pengetahuan, sikap, dan kompetensi manajerial, bekerja dan berkarya dalam upaya membangun dan meningkatkan kemajuan daerah,” pesannya.

Riza Indra Riadi menambahkan, pemerintah terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dalam semua sektor pembangunan guna memenuhi kepuasan masyarakat. Alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang bekerja dalam pemerintahan, harus mampu meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi keahlian, pengetahuan, sikap, dan kompetensi manajerial.

“Untuk menjawab tuntutan pelayanan prima kepada masyarakat dan pertanggungjawaban publik yang harus dilaksanakan dengan cepat, efektif dan efisien harus didukung SDM aparatur yang berkualitas yang salah satunya dengan peningkatan kapasitas para camat maupun calon camat,” tegasnya.

Riza Indra Riadi juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber, Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN Dr Riza MBA, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan IPDN Sumedang Dr Mulyadi, Sekretaris pada Sub Bagian Administrasi Pimpinan dan Protokol Ade Fatahilah, yang telah meluangkan waktunya datang ke Provinsi Kaltim untuk memberikan pembekalan kepada peserta, sehingga menambah wawasan dan mendapatkan ilmu-ilmu yang baru, yang nantinya bisa diimplementasikan untuk pembangunan dan kemajuan daerah. (adv/diskominfokaltim)

Era Digital Makin Mudahkan Masyarakat, Faisal: Tanamkan Digital Mindset

0

BALIKPAPAN – Digitalisasi membawa kemudahan di setiap aspek kehidupan manusia, kepraktisan dalam budaya baru ini. Akan tetapi di samping itu ada risiko yang harus diwaspadai pada pengguna internet di dunia maya. Untuk mewaspadai hal tersebut maka dibutuhkan digital mindset di masing- masing individu.

“Yang dibutuhkan saat ini ialah bagaimana menanamkan Digital Mindset di diri kita sendiri,” sebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal saat menjadi narasumber pada Onix Radio 88,7 FM, Kamis (15/9).

Di era digital seperti sekarang ini, data pribadi seseorang sangatlah mudah ditemukan di dunia maya. Entah itu yang sengaja diunggah oleh sang pemilik, maupun yang disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hal ini tentunya, karena kebiasaan masyarakat yang terlalu santai atau lalai. Contoh data pribadi saja masyarakat suka mengabaikan seperti password sehingga disalahgunakan.

Lanjutnya, semua pihak juga harus turut andil dalam upaya perlindungan data pribadi. “Kita harus introspeksi untuk berhati-hati dalam melindungi data pribadi,”pintanya.

Selain itu, di dalam bekerja Digital Mindset juga harus komplit, jangan sampai diperbudak oleh digital. Tetapi di tempat kerja dapat memberikan porsi yang cukup untuk keamanan digital ini.

“Masih banyak di Kaltim yang belum melek dengan keamanan digital, keamanan ini penting sekali, begitu kena baru ribut,”tuturnya.

Tambahnya, keamanan ini tidak hanya satu pasukan saja yang mengamankan, namun harus dilakukan dari diri kita dan tanggung jawab bersama. (adv/diskominfokaltim)

Kadiskominfo Faisal Minta Kanal Pengaduan Melebur ke SP4N-LAPOR!

0
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Katim Muhammad Faisal

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah bersepakat menggunakan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional melalui layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai aplikasi satu-satunya yang dapat menampung partisipasi masyarakat, baik aspirasi pengaduan  dan permohonan informasi.

Untuk itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Katim Muhammad Faisal meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih mempunyai kanal pengaduan di masing-masing untuk bisa melebur ke SP4N-LAPOR!.

“Karena kita sudah buat kesepakatan kepala OPD dengan Gubernur, kemudian kesepakatan Gubernur dengan Kabupaten dan Kota dimana setiap Kabupaten dan Kota terhubung dengan SP4N-LAPOR!,”sebutnya mewakili Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi pada kegiatan Monitoring Pelaksanaan Pengaduan dan Pelatihan SP4N-LAPOR! Di Lingkungan Pemprov Kaltim, yang dilaksanakan di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (15/9).

Oleh karena itu, dirinya berharap OPD segera menutup kanal-kanal pengaduan dan meleburnya jadi satu di SP4N-LAPOR!.

Sambungnya, jika tidak bisa ditutup juga dan ada keterkaitan masih bisa di akomodir salah satunya harus menginput manual ke SP4N-LAPOR!, sehingga bisa terkontrol sampai ke pusat pengaduan yang masuk dari masyarakat.

“Saya rasa sudah semua yang belum Ini BUMD kita harapkan juga sudah terhubung secepatnya melalui SP4N-LAPOR!,”terangnya.

Tentunya melalui monitoring keterhubungan pelayanan pengaduan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui SP4N-LAPOR! pengelolaan pengaduan di Kaltim ke depannya dapat mencapai sasaran strategis nasional yaitu mewujudkan aistem penhlgelolaan pengaduan yang memiliki respon dan solusi cepat serta terpecaya.

Sementara Koordinator Sub Koordinator Pelayanan Informasi dan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Komunikasi Publik Andi Abd Razaq dalam laporannya memgatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan-kebijakan Pengelolaan Pengaduan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi SDM yaitu Admin dari SP4N-LAPOR!.

Di samping itu, kegiatan ini juga dapat menjadi momentum yang baik dalam menyatukan langkah dan meningkatkan kerjasama antar Perangkat Daerah sehingga mencapai tujuan yaitu terselenggaranya pelayanan pengaduan di Kalimantan Timur yang cepat, terpercaya berdasarkan transparansi dan akuntabilitas.

Monitoring Pengaduan Dan Pelatihan SP4N-LAPOR! di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dilaksanakan selama 2 hari yakni ditanggal 15 hingga 16 September 2022 diikuti 40 peserta dari OPD Kaltim maupun Kabupaten dan Kota.

Narasumber yang dihadirkan dari Pusat Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Republik Indonesia Alfian Afan Ghafar dan Kasi Pengelolaan Opini Diskominfo Kalsel.

Tampak Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Ombudsman Perwakilan Kalimantan Timur Kusharyanto, Direktur Utama (Dirut) RSUD AW Sjahranie dr David Hariadi Masjhoer serta Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Iwan Setiawan. (adv/diskominfokaltim)

Vila Tengah Laut Jadi Destinasi Baru Wisata Bontang

0

BONTANG – Tempat wisata di Kota Bontang semakin bertambah. Salah satunya adalah vila di tengah laut yang berada di wilayah Bontang Kuala. Vila dengan nama Chung Fam’s milik Suriansyah dan Setiawati ini memiliki beberapa ruangan yang dapat digunakan untuk menginap, bermain, dan banyak kegiatan lainnya.

Asriyah, pekerja di vila tersebut menjabarkan bahwa destinasi wisata ini memiliki kisaran tarif mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta dengan fasilitas untuk menginap, musala, air bersih, transportasi, dan masih banyak lagi.

“Kami juga mengadakan lomba ketinting tiap tahun untuk semakin memeriahkan pariwisata Bontang Kuala. Lomba ketinting ini akan kembali digelar pada Minggu, 18 September 2022 nanti,” ujarnya. (sc)

Lurah Satimpo Galakkan Kelestarian Lingkungan

0

BONTANG – Kelurahan Satimpo, Bontang Selatan, Kalimantan Timur menekankan kepada warganya untuk menjaga lingkungan agar tetap asri. Pemberdayaan lingkungan yang dimotori PKK berupaya menghidupkan kembali dasawisma bersama. Terutama masalah Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang akan dihidupkan kembali, dan kebersihan lingkungan.

Salah satu contoh di RT 25 yang dibangun dengan inovasi gang mangga hijau. Dulu Kawasan ini merupakan daerah yang sering terkena banjir. Tapi setelah sungai dibersihkan dan dihias sedemikian rupa, terlihat rapi dan bersih.

Lomba Halaman Indah Teratur Bersih Nyaman (Hatinya) PKK antar kecamatan selalu diadakan setiap tahun, agar memotivasi para ibu-ibu PKK memperbaiki lingkungan. Adapula pengelolaan sampah rumah tangga, yang dinamakan Bank Sampah Ceria khusus daerah Satimpo.

“Yang digunakan untuk pengolahan sampah daur ulang, jadi warga yang menjadi nasabah bank sampah tersebut juga dapat mendapatkan uang,” terang Maryono, lurah Satimpo.

Kelurahan Satimpo juga mengadakan lomba pengolahan sampah tingkat RT yang bertujuan  mengedukasi warga, agar dapat memilah-milah sampah organik dan non-organik, sehingga bisa dimanfaatkan kembali. Jika lingkungan bersih dan nyaman, sampah terkelola dengan baik, kesehatan masyarakat juga dapat meningkat.

Selain lingkungan, Maryono juga ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan motto Senyum, Ikhlas, Gigih, Akuntable, dan Prima (SIGAP).  “Jadi pelayanan itu paling penting, melayani masyarakat dengan maksimal agar senang dengan layanan kita. Karena masyarakat sini sangat kritis, ada aja yang biasanya langsung dilaporkan,” jelas Maryono.

Menurutnya, mayoritas warga merupakan pekerja, sehingga ketika siang hari layanan dalam kelurahan tetap ada dilakukan. Karena pekerja hanya memiliki waktu saat jam istirahat untuk mengurus sesuatu.

Tidak hanya itu, Kelurahan Satimpo juga membuka layanan malam yang dilakukan pada Selasa. Pada hari itu mereka akan melayani warga hingga pukul 21.30 Wita. Inovasi ini juga mulai diterapkan beberapa kelurahan lainnya.

Adapula 15 inovasi lain yang sudah dijalankan. Di antaranya, seperti Patroli Rutin Satimpo Sigap, Sambang Poskamling Lingkungan yang kebetulan menjadi juara di Kecamatan Bontang Selatan, Pemantauan Rawan Lingkungan agar warga bisa sigap, hingga aksi pegawai serap aspirasi dari warga. (sya)

Bontang Kuala Aktif Promosikan Pariwisata

0

BONTANG – Lurah Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur, Suiza Ixan Saputro mendorong masyarakat untuk ikut membangun wilayahnya. Ia merangkul organisasi seperti Pokdawis dan lembaga adat untuk menyadarkan masyarakat, bahwa Bontang Kuala ini merupakan desa wisata.

Lurah Bontang Kuala juga mendorong warganya, agar setiap bulan bisa mengadakan festival. Mulai dari organisasi, lembaga masyarakat, hingga acara-acara yang bekerja sama dengan kelurahan. Di mana akan banyak pengunjung lokal maupun dari luar kota.

“Kita harus mempertahankan mereka agar terus datang dan saat pulang mereka bisa membawa sesuatu,” Jelas Suiza.

Menurutnya, peran setiap warga atau masyarakat adalah agen wisata. Setiap kegiatan adalah event pariwisata. Itulah yang ditanamankan dalam masyarakat Bontang Kuala. Ternyata hal yang biasa mereka lakukan, ketika dikenalkan ke masyarakat luar dapat menjadi hal yang baru.

“Harapannya nanti, tidak hanya kelurahan yang mengadakan acara, tapi masyarakat sendiri yang berfikir kreatif dan inovatif untuk membuat acara dengan dukungan dari kelurahan,” Kata Suiza

Salah satu daya tarik yang ditunggu-tunggu adalah Pesta Laut yang diadakan setahun sekali dan akan dilaksanakan pada November 2022. Pesta laut merupakan salah satu tradisi warga pesisir untuk menjukkan wujud rasa syukur atas hasil laut.

Dengan pesta laut ini akan menarik wisatawan dari luar Bontang, sehingga jika warga luar menginap maka status ekonomi dapat berkembang. “Karena mereka akan makan, beli bensin, beli suvenir. Sehingga saat transaksi masuk, maka kita bisa memberdayakan masyarakat kita,” tandasnya.

Selain itu, dengan adanya pesta laut masyarakat Bontang Kuala bisa memperkenalkan beberapa makanan khas yang biasanya hanya ada di momen tertentu. “Seperti saat bulan Ramadan, biasa ada makanan namanya pecak,” jelasnya. (sya)

Bhabinkamtibmas Gunung Telihan Amankan Penyaluran BLT

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Telihan Polsek Bontang Barat Aipda Jund Imanuel, melaksanakan pendampingan dan pengamanan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aula Kantor Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat, Kamis (15/8/2022)

Kegiatan penyaluran BLT dan sembako ini dihadiri Lurah Gunung Telihan Ruri Widyastiwi, Sekretaris Lurah Gunung Telihan Rini, Kasi PMKS Ali Nasruddin SE, Kasi Trantib Juliansyah, Babinsa Pelda Irsan, petugas kantor pos, staf Kelurahan Satimpo dan masyarakat penerima bantuan BLT sebanyak 364 orang.

Aipda Jund Imanuel mengatakan, kegiatan pendampingan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban demi kelancaran penyaluran BLT dan sembako untuk bulan September dan Oktober. Dia menjelaskan penerima BLT Kompensasi BBM sebanyak 364 orang dengan masing-masing mendapatkan uang Rp 500.000.

”Kami bersama Babinsa dan Pemerintah Kelurahan Gunung Telihan  terus bersinergi  dalam kegiatan penyaluran BLT agar kegiatan ini  berjalan aman, lancar, dan tertib, sekaligus untuk mencegah terjadinya kecurangan sehingga bantuan ini benar benar tepat sasaran dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Aipda Jund Imanuel.

Aipda Jund Imanuel menghimbau kepada penerima BLT agar bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dia juga menghimbau kepada warga penerima BLT agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Terpisah, Kapolsek Bontang Barat Iptu Muh. Yazid SH, MH mengatakan  akan terus memberikan perintah kepada Bhabinkamtibmas agar tetap memantau dan melaksanakan pengamanan terhadap kegiatan tersebut. “Demi memberikan jaminan keamanan baik kepada petugas penyalur maupun kepada masyarakat penerima bantuan,” ujarnya. (hms)