Beranda blog Halaman 890

KIE Cek Kesehatan Gratis dan Bantu Ibu Hamil

0

BONTANG – PT Kalimantan Industrial Estate (KIE) bekerja sama dengan Kelurahan Loktuan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis. Perusahaan itu juga penyalurkan bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil di Loktuan dan RT 18 Guntung.

Dalam kegiatan itu sebanyak 120 ibu hamil diperiksa dibantu makanan tambahan. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan ulang tahun ke-27 PT KIE.

Acara diawali dengan sambutan direktur utama PT KIE dan sambutan dari Wakil Wali Kota Bontang Hj Najirah. Hadir Lurah Loktuan dan Guntung.

Lurah Loktuan Hadi menyatakan, acara berlangsung dengan lancar sejak pagi di depan Kantor Kelurahan Loktuan.

Pada kesempstan itu, ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap buaya.

Kejadian munculnya buaya di sekitar Selambai memang sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat sejak lima tahun belakangan ini.  Munculnya buaya diperkirakan karena adanya sumber makanan bagi hewan tersebut seperti ikan maupun unggas milik warga sekitar.

Karena itu, lurah mengingatkan anak-anak agar tidak berenang ke laut sebagai upaya pencegahan tehadap serangan buaya. Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat Selambai untuk tidak memelihara unggas di atas laut agar tidak mengundang bau bagi buaya.

Nelayan sekitar Selambai juga diimabu untuk tidak terlalu lama dalam beraktivitas di atas air. Terutama ketika kapal dalam keadaan diam, terutama jika air telah pasang.

Ke depan, kelurahan akan semakin banyak memasang imbauan di sekitar wilayah Selambai agar warga lebih berhati-hati dalam beraktivitas di daerah tersebut. “Apalagi mulai banyak wisatawan berkunjung ke daerah Selambai,” ujarnya. (sc)

Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo Kawal Penyaluran BLT Tahap I

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo Polsek Bontang Selatan Aiptu Darliawan bersama Babinsa melaksanakan pendampingan dan pengamanan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kantor Kelurahan Satimpo Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (14/9/2022).

Penyaluran BLT dihadiri Lurah Satimpo Maryono, Babinkamtibmas Aiptu Darliawan, Babinsa Serma Anwar, petugas Kantor Pos , staf Kelurahan Satimpo dan masyarakat penerima bantuan BLT sebanyak 71 orang.

Aiptu Darliawan mengatakan, kegiatan pendampingan bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban agar kegiatan penyaluran BLT untuk September dan Oktober berjalan lancar. Dia menjelaskan, penerima BLT kompensasi BBM ini ada 71 orang dan masing-masing mendapatkan Rp 500.000.

”Kami bersama Babinsa dan Pemerintah Kelurahan Satimpo terus  bersinergi dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai. Hal ini untuk menciptakan situasi yang aman, lancar, dan tertib, sekaligus mencegah terjadinya kecurangan sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Aiptu Darliawan.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga menghimbau kepada penerima BLT agar memanfaatkan bantuan sebagaimana mestinya. Dia juga menghimbau kepada warga penerima BLT agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Sementara Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri mengatakan , akan terus memerintahkan Bhabinkamtibmas agar tetap memantau dan melaksanakan pengamanan terhadap kegiatan tersebut. “Demi memberikan jaminan keamanan baik kepada petugas penyalur maupun kepada masyarakat penerima bantuan,” ujarnya.  (hms)

Audit Kasus Stunting di Bontang, Wawali Kunjungi Warga Berbas Pantai

0

BONTANG –  Salah satu fokus Pemkot Bontang saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Kota Bontang dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Berbagai upaya dilakukan Pemkot untuk pencegahan stunting, salah satunya dengan Kunjungan Lapangan Dalam Rangka Audit Kasus Stunting di Kota Bontang, Rabu (14/9/2022). Bertempat di Kelurahan Berbas Pantai, Wakil Wali Kota Najirah didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes ), Satgas Stunting, Camat Bontang Selatan, Lurah Berbas Pantai, Dr. Khairul Sp.OG, dan Dr. Taufik Hidayat, Sp.A.

“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih,” tutur Dr Taufik Hidayat, Sp.A saat menjelaskan kepada salah satu warga yang memiliki balita dalam kunjungan lapangan, di Kelurahan Berbas Pantai.

Selain menyasar ibu yang memiliki balita, tim kunjungan juga menyasar ibu hamil. Tindakan yang relatif ampuh dilakukan untuk mencegah stunting pada anak adalah selalu memenuhi gizi sejak masa kehamilan. Oleh Karena itu, tim kunjungan berharap ibu hamil dapat memenuhi gizinya agar bayi dapat terlahir sehat. (kmf/lusy)

Penanganan Banjir Kelurahan Gunung Elai, Bangun Tanggul Swadaya Masyarakat

0

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai mulai menjalankan pembangunan turap sebagai lanjutan pengendalian banjir. Sambil menunggu pembangunan turap selesai, Kelurahan Gunung Elai pada Mei 2022 membangun tanggul sementara yang dibuat dari karung diisi tanah atau pasir.

Lurah Gunung Elai, Sulistyo mengatakan, pembangunan tanggul sementara dibantu oleh masyarakat sekitar dengan memberikan sumber daya seperti uang, karung, pasir, dan tanah sebagai bahan pembuatan tanggul sepanjang 100 meter, tinggi 1 meter, dan lebar 1 meter.

Pembangunan tanggul sementara menggunakan 2.000 karung lebih. Pengisian karung-karung juga menggunakan tanah yang berasal dari parit-parit yang ada. “Dengan adanya tanggul sementara, banjir yang biasanya mencapai lutut orang dewasa, sekarang hanya setinggi mata kaki,” ujarnya.

Selain itu, korban banjir di Kelurahan Gunung Elai biasanya dapat mencapai 1.500-1.600 jiwa. Tetapi, semenjak dibuat tanggul sementara, korban banjir di Kelurahan Gunung Elai hanya mencapai 300 jiwa.

“Kelurahan Gunung Elai juga menyediakan posko bencana kepada masyarakat yang terdampak, setiap kali terjadi banjir,” tandasnya.(sc)

Kelurahan Belimbing Unggul dalam UMKM

0

BONTANG – UMKM menjadi keunggulan Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Kalimantan Timur. Usaha-usaha yang tergabung di UP2K PKK maupun di luar itu sudah banyak berkembang.

Pada 6 Juli 2022 lalu, mereka  meluncurkan batik terumbu karang. Di bidang kuliner juga ada, seperti pempek, makanan ringan, dan frozen food.

UMKM yang dibina kelurahan melalui PKK memiliki peluang untuk berkembang. “Akan kami ikutkan dalam lomba-lomba hingga bisa mendapatkan penghargaan tingkat nasional,” kata lurah belimbing, Dwi Andriyani.

Seperti, lanjut dia, rumah produksi pempek yang ada di Perumahan BTN PKT. Salah  satunya yaitu pempek kenanga mendapat penghargaan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan. “Dia juara dalam unit pengelolahan ikan terbaik pada Tahun 2021 kategori skala mikro kecil,” ujarnya.

Banyak momen yang bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan UMKM Kelurahan Belimbing. Seperti dalam acara Lemper fair, Sunday market, serta expo khatulistiwa yang akan diakan di Koperasi PKT.

Mereka mendapatkan satu booth gratis yang bisa diisi oleh para pengusaha dari Kelurahan Belimbing.

“Kami terus mengakomodir pelaku usaha untuk terus berkembang dengan cara mengadakan pelatihan-pelatihan. Seperti membatik dan Membuat pempek,” kata Dwi. (sya)

Welcome Dinner FKPTPI Kaltim, Wagub Hadi Berharap Ada Rumusan Strategi Penyiapan SDM Sambut IKN

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi secara khusus menghadiri Welcome dinner Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Wilayah Timur di Pendopo Odah Etam Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (14/9/2022).

Mengawali sambutannya, Wagub Hadi Mulyadi atas nama Pemerintah dan masyarakat Kaltim sangat bersyukur dan mengapresiasi pertemuan yang dilakukan FKPTPI Wilayah Timur dilaksanakan di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Bapak ibu anggota forum sekalian, saya sampaikan di Kaltim ini ada tiga ibu kota. Samarinda itu ibu kota Provinsi Kaltim, Balikpapan ibukotanya Kalimantan dan Kabupaten Penajam Paser Utara adalah ibu kota negara, Ibu Kota Nusantara atau IKN,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Khusus IKN lanjutnya, sesuai ketetapan Pemerintah tidak lain adalah untuk pemerataan pembangunan antara Pulau Jawa dengan daerah-daerah di luar Jawa, tidak terkecuali kawasan Indonesia wilayah Timur.

Orang nomor dua Benua Etam ini pun meyakinkan peningkatan pembangunan tidak hanya dirasakan dan terjadi di Kaltim tetapi provinsi-provinsi di Kalimantan bahkan Indonesia Wilayah Timur.

Karenanya, lanjut Wagub, pertemuan FKPTPI Wilayah Timur saat ini di Kota Tepian sangat penting dan straregis dalam konteks mempersiapkan membangun IKN.

“Terima kasih kehadiran bapak ibu forum sekalian di Kaltim, semoga dalam pertemuan ini akan ada rumusan-rumusan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian guna membangun ketahanan pangan IKN dan Indonesia,” ungkapnya.

Dekan Faperta Universitas Mulawarman Samarinda Profesor H Rusdiansyah mengemukakan pertemuan FKPTPI Wilayah Timur kali ini mengangkat tema Penguatan Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka Dalam Rangka Menyambut Era Digitalisasi Ekonomi dan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

“Pagi tadi kami sudah menggelar seminar dan lokakarya nasional membahas tentang ketahanan pangan serta perkembangan pendidikan perguruan tinggi pertanian di Indonesia wilayah Timur, termasuk akreditasi internasional dan Lembaga Akreditasi Mandiri,” ujar Rusdiansyah.

Ditambahkannya, hasil seminar dan lokakarya di Samarinda akan dibawa ke lokakarya nasional di Makassar Sulawesi Selatan pada 25-26 Oktober. “Besok, insyaallah kegiatan FKPTPI akan dilanjutkan mengunjungi IKN di Penajam Paser Utara,” tambahnya.

Hadir Ketua FKPTPI Wilayah Timur Dr Bambang Joko Pratmaji, Plt Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekda Prov Kaltim Profesor HM Aswin, Tim Kurikulum Kementerian Dikti Dr Hendrawan Soetanto, anggota TGUP3 Kaltim Dr Ibrahim serta para pengurus utama dan anggota FKPTPI Wilayah Timur dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan dan Sulawesi serta provinsi lainnya. (adv/diskominfokaltim)

Pemprov-DPRD Kaltim Setujui RAPBD Perubahan Kaltim Rp 14,87 Triliun

0

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama dengan DPRD Kaltim menyetujui Rancangan Perubahan APBD (RAPBD) Tahun Anggaran 2022 sebesar 14,87 triliun melalui Rapat Paripurna Ke-38 di Gedung E DPRD Kaltim, Rabu (14/9/2022).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim saya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas terlaksananya seluruh agenda rapat paripurna ini dengan harapan akan memberikan dampak positif terhadap perencanaan maupun pengelolaan keuangan daerah provinsi Kaltim,” ucap Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Riza Indra Riadi.

Riza juga menyampaikan rasa syukur dan bangga karena proses pembahasan dan penilaian yang dilakukan oleh DPRD terhadap Rancangan Perubahan APBD memperoleh tanggapan, koreksi penilaian dan evaluasi melalui tanggapan Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim pada paripurna yang lalu.

“Pemerintah Provinsi Kaltim bersyukur kepada DPRD melalui Badan Anggaran telah menyampaikan hasil kerjanya, dalam rangka persetujuan terhadap Raperda Perubahan APBD yaitu secara keseluruhan bertambah sebesar Rp 3,13 triliun sehingga APBD yang semula Rp 11,73 triliun menjadi Rp 14,87 triliun,”urai Riza.

Sementara Sekretaris DPRD Kaltim, M Ramadhan dalam laporan akhir Badan Anggaran DPRD Kaltim menyampaikan terkait raperda tentang perubahan APBD ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan perencanaan anggaran, yang tertuang dalam APBD murni tahun 2022.

Kemudian, ia menyebutkan bahwa ini juga merupakan tahapan setelah nota kesepakatan perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) antara Pemprov dengan DPRD Kaltim yang telah ditandatangani bersama pada tanggal 19 Agustus 2022.

“Perubahan APBD tahun 2022 dilakukan dalam rangka untuk melaksanakan rencana program dan kegiatan pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2022, yang merupakan penjabaran rencana pembangunan tahun keempat dari RPJMD Kaltim 2019-2023,” paparnya.

Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ditetapkan 10 indikator utama yang digunakan untuk menggambarkan dampak dan akumulasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan hingga akhir tahun 2022. (adv/diskominfokaltim)

Dua Warga Kutim Ditangkap Saat Ambil Sabu di Dekat Trafo Listrik

0
Pelaku yang diamankan beserta barang bukti. (Istimewa/Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang menangkap dua terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Perum Pesona Bukit Sintuk jalan Pupuk Raya Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, sekitar pukul 23.15 Wita.

Satresnarkoba menangkap pelaku berinisial AR dan MZ, warga Sangkulirang, Kutai Timur setelah melakukan pengintaian dari jalan raya. Kemudian unit 2 Satresnarkoba melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan sedang mengambil sesuatu di dekat trafo listrik Perum Pesona Bukit Sintuk.

“Unit 2 Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan pengintaian. Saat itu tersangka dibuntuti anggota unit dari jalan umum sampai ke TKP.  Pelaku berboncengan dengan mengendarai sepeda motor dan terlihat gerak-gerik tersangka mengamati sekeliling lokasi. Kemudian pelaku mengambil barang di dekat trafo listrik yang diduga sabu,” jelas Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono, Rabu (14/9/2022).

Anggota Polres kemudian mendatangi dan menggeledah pelaku. Di saku celana didapati bungkusan yang diduga sabu.  “Setelah dilakukan penggeledahan, didapatkan bungkus makanan ringan yang ada di saku celana. Setelah dibuka dan diperlihatkan kepada pelaku dan saksi di dalam bungkusan tersebut terdapat 2 bungkus besar yang diduga narkotika jenis sabu seberat 96 gram,” ungkap Mandiyono.

Pelaku AR dan MZ diamankan dengan barang bukti berupa 2 poket plastik yang diduga sabu, 1 buah pipet kaca, 1 buah sedotan ujung runcing, 1 bungkus makanan ringan, 1 buah celana kain warna hitam,  1 unit handphone Redmi, 1 unit handphone merek OPPO A5s, 1 unit sepeda motor Yamaha Fizz R, dan uang tunai senilai Rp 194.000.

Pelaku AR dan MZ disangkakan pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor  35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (yah)

BLT BBM Rp 13 M Disiapkan, Pemkot Bontang Refocusing Anggaran

0
Wali Kota Bontang Basri Rase. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG– Pemerintah Kota Bontang akan melakukan penyesuaian ulang penggunaan anggaran (refocusing) untuk masyarakat terdampak kenaikan harga BBM.

Pemkot akan menggelontorkan dana Rp 13 miliar atau 2 persen dari APBD Perubahan, sesuai  instruksi Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Wali Kota Bontang Basri Rase saat ditemui mengatakan, refocusing akan dilakukan tahun ini, namun masih menunggu waktu yang ditentukan Pemkot Bontang. Basri mengatakan langkah ini merupakan suatu keharusan yang dilakukan daerah.

“Ini lagi dibahas sekda dan tim, sesuai dengan arahan menteri mengenai masalah inflasi daerah,” kata Basri, Selasa (13/9/2022).

Dengan begitu, beberapa program atau kegiatan akan dilakukan pergeseran sesuai dengan kebijakan. “Karena ini keharusan, maka harus refocusing. Ini ‘kan lagi digeser-geser (dipilih-pilih) karena sebesar 2 persen tentu banyak,” ungkap Basri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawati mengatakan, sesuai peraturan Menteri Keuangan nomor 134/PMK.07/2022, daerah harus melakukan refocusing. Aji menambahkan, dana refocusing akan diambil dari APBD perubahan.

“Nilainya lebih kurang Rp 13 miliar. Diambil dari APBD Perubahan dari dana transfer umum,” kata Aji saat dikonfirmasi Mediakaltim.com. Rabu (14/9/2022).

Selain itu, sesuai arahan peraturan menteri teraebut, daerah juga diharuskan menginventarisasi kegiatan-kegiatan. “Sesuai arahan PMK nomor 134, kita akan inventarisasi kegiatan yang berkenaan dengan kebijakan tersebut,” pungkasnya. (yah)

Hadiri Rangkaian Rapat Paripurna, Basri Apresiasi Seluruh Masukan Fraksi

0

BONTANG – DPRD Kota Bontang menggelar penyampaian tanggapan Wali Kota terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 pada Selasa (13/9/22) di ruang rapat paripurna DPRD Bontang Lestari.

Acara yang dirangkai dengan penyampaian nota keuangan dan raperda APBD tahun 2023 tersebut dipimpin Ketua DPRD Andi Faisal serta dihadiri Wali Kota Basri Rase, Wawali Najirah, Sekda, Asisten, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tamu undangan lainnya.

Basri mengapresiasi seluruh dukungan fraksi kepada Pemkot Bontang. Dukungan tersebut di antaranya pengalokasian penambahan penyertaan modal kepada Bank Kaltimtara oleh Fraksi Golkar bersama Nasdem, serta pengoptimalan penggunaan anggaran oleh Fraksi Amanat Nurani Rakyat.

Sementara Fraksi PKB bersama PPP dan PDI-P meminta agar Pemkot memprioritaskan permasalahan banjir dan mendorong upaya penciptaan lapangan kerja untuk mengatasi masalah pengangguran. Fraksi Gerindra bersama Berkarya meminta agar insentif guru ngaji, pemuka agama, tenaga kesehatan perlu ditingkatkan mengingat naiknya harga BBM serta perbaikan jalan Bontang Lestari.

Sementara itu, Fraksi Keadilan Sejahtera menegaskan penolakan kenaikan BBM serta meminta Pemkot untuk menggalakkan kembali kegiatan belanja di pasar bagi pegawai dan karyawan untuk meringankan beban masyarakat dampak dari naiknya BBM.

Mengakhiri pemaparannya, Wali Kota Basri Rase mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD beserta seluruh jajaran fraksi. “Semoga kita semua dimampukan untuk mengemban amanah serta tanggung jawab,” pungkas Basri. (kmf/lusy)