Beranda blog Halaman 894

Polres Bontang Laksanakan Patroli Dialogis Harkamtibmas

0

BONTANG – Untuk mencegah gangguan keamanan dan mempersempit pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya, Polres Bontang melaksanakan patroli dialogis harkamtibmas, Selasa (20/9/2022). Patroli dipimpin Danru Patroli Regu C Brigpol Charisma Gunawan  dan diikutianggota Satsamapta Bripda Hilkia, Bripda FA Guntur, dan Bripda Vicky F.

Personel melaksanakan patroli dengan menyambangi tempat-tempat rawan aksi kejahatan curat, curat, dan curanmor (3C) seperti  kantor perbankan, SPBU, pertokoan dan terminal bus. Dengan menggunakan mobil dinas, personel Samapta melakukan patroli sekaligus menyampaikan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kasat Samapta  AKP Widodo mengatakan, patroli sangat efektif dalam menjaga kondusivitas wilayah dari berbagai gangguan kamtibmas.

”Masyarakat akan merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas di luar rumah dengan melihat kehadiran  anggota Polri yang melaksanakan patroli. Dengan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tentunya akan bisa mencegah niat para pelaku kejahatan,” kata AKP Widodo.

Kasat Samapta menjelaskan, selain melaksanakan patroli dialogis personel Satsamapta Polres Bontang  juga melakukan himbauan edukasi protokol kesehatan  kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan dalam upaya  percepatan pencegahan penyebaran Covid-19

”Kami mendatangi objek-objek vital dan tempat keramaian serta menyampaikan himbauan himbauan kamtibmas serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” pungkas AKP Widodo. (hms)

Polsek Bontang Selatan Sambang Dialogis ke Kelurahan Berebas Tengah

0

BONTANG – Kanit Binmas Polsek Bontang Selatan, Aiptu Ali Asrofin, melaksanakan sambang dialogis ke Kelurahan Berebas Tengah. Dirinya menjalin komunikasi dengan lurah, babinsa, serta bhabinkamtinmas setempat.

Ali Asrofin menyampaikan, sambang dialogis dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi dan saling berkoordinasi dengan aparatur negara di tingkat kelurahan. Harapannya bisa terwujud sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan situasi lingkungan yang aman, nyaman, dan dinamis.

“Imbauan-imbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) tetap harus disampaikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar situasi tetap berjalan kondusif,” pesannya.

Sementara Bhabinkamtibmas Berebas Tengah, Aipda Rudiantoro mengaku siap menjalankan perintah tersebut. Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar dapat membantu tugas Polri dalam menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif.

“Kami siap hadir dan dekat dengan masyarakat. Pesan-pesan kamtibmas akan terus kami kampanyekan kepada para warga binaan kami,” tandasnya. (hms)

Implementasi Keterbukaan Informasi Publik, Syirajudin Ingatkan OPD Transparan

0
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kaltim HM Syirajudin

SAMARINDA – Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kaltim HM Syirajudin mengingatkan setiap badan publik atau perangkat daerah agar bisa transparan untuk menyampaikan program kerja masing-masing. Begitu juga harus bisa update website dalam rangka implementasi keterbukaan informasi publik.

“Jadi, sesuai arahan pimpinan agar setiap badan publik harus transparan menyampaikan informasi publik. Untuk itu, mereka harus punya media center,” ucap Syirajudin ketika membuka sosialisasi dan bimbingan teknis monitoring dan evaluasi kepatuhan badan publik di Ruang WIEK Kantor Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmad Samarinda, Selasa 20 September 2022.

Menurut dia, pentingnya transparansi dan diperlukan website agar masyarakat juga mengetahui informasi publik.

Baik kegiatan maupun dokumen seperti Renstra, DPA dinas sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara seperti APBD dan APBN.

Tapi, Syirajuddin mengingatkan OPD agar sesuatu yang sifatnya tertutup tidak perlu dipublikasikan.

“Keterbukaan ini meminimalisir sengketa informasi. Karena, sebagai kebutuhan masyarakat untuk informasi publik, sehingga masyarakat merasa dilayani dan terpenuhi keingintahuannya. Tapi, yang sifatnya tertutup perlu pengecualian, sehingga tidak menjadi konsumsi publik,” pesannya.

Hadir Kadiskominfo Kaltim HM Faisal dan seluruh anggota Komisioner Komisi Informasi Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Gubernur Isran Ajak Alumni Fahutan Wujudkan Forest City di IKN

0
Gubernur Kaltim H Isran Noor

SAMARINDA – Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (Ika Fahutan) Universitas Mulawarman menggelar Seminar Alumni Kehutanan Indonesia dengan tema Menakar Konsep Forest City Ibu Kota Nusantara di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (20/9/2022).

Pada acara yang juga dihadiri Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong itu, Gubernur Kaltim H Isran Noor menyatakan forest city Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ia pahami sangat sederhana.

“Forest city IKN itu sangat sederhana menurut saya. Ya, kota di tengah hutan,” kata Gubernur Isran.

Isran membayangkan dalam IKN yang dipersiapkan menjadi ibu kota baru dengan konsep forest city dan smart city itu, jarak satu bangunan gedung pemerintahan dengan gedung pemerintahan lainnya itu antara 1 hingga 2 km.

Di antara bangunan itu akan tumbuh pohon-pohon alam yang mulai ditanam dari sekarang. Setelah itu, pohon-pohon itu akan kembali membentuk hutan alam seperti sedia kala. Jutaan bibit pohon itu saat ini sedang disemai di Persemaian Mentawir, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Menurut Gubernur, di antara bangunan-bangunan itu nantinya akan ada hutan. Hidup juga satwa-satwa yang biasa hidup di hutan. Hutan-hutan itu akan kembali menjadi habitat mereka.

“Satwa unggas burung-burung tidak usah dipindahkan. Kalau ada pohon-pohon mereka akan pindah sendiri. Kalau ini terwujud, tidak akan ada ibu kota negara lain yang bisa menandingi IKN di dunia ini,” yakin Gubernur.

Dalam proses itu, Gubernur Isran Noor mengajak seluruh komponen Fahutan dan para alumninya untuk dapat ikut berperan serta dalam upaya mewujudkan IKN menjadi forest city.

“Saya minta Fahutan jangan hanya menunggu. Harus aktif,” seru Gubernur yang juga anggota Tim Ahli pada Tim Transisi IKN itu.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Mulawarman (Ika Unmul) ini pun mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan Ika Fahutan Unmul yang dipimpin Sarkowi V Zahry dengan semangatnya “Rimbawan Pulang Kampus” dan beberapa program yang disiapkan berupa Alumni Mengajar dan Gerakan Mendampingi Alumni.

Pembukaan seminar yang dilakukan oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong juga dihadiri Rektor Universitas Mulawarman Prof Masjaya, Prof Wiwandari Handayani (Tim Ahli pada Tim Transisi Ibu Kota Nusantara), Prof Hariadi Kartodiharjo (Alumni Kehutanan Institut Pertanian Bogor), Prof Mustofa Agung Sardjono (Alumni Kehutanan Universitas Mulawarman) Prof Sigit Hardwinarto (Alumni Kehutanan Universitas Gadjah Mada). Seminar dipandu oleh Sarah Ariantie, News Anchor CNN Indonesia. (adv/diskominfokaltim)

Wamen LHK: IKN Bukan Lagi Wacana, Harus Didukung Bersama

0
Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong

SAMARINDA – Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong menegaskan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah bukan lagi sekadar wacana. IKN adalah sebuah kepastian yang harus didukung bersama untuk mewujudkannya.

“IKN bukan lagi sekadar wacana. Karena sudah ada UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN. Jadi tidak ada lagi pro kontra dan diskursus soal jadi atau tidaknya IKN,” tegas Wamen Alue Dohong saat membuka Seminar Alumni Kehutanan Indonesia di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (20/9/2022).

Menurut Alue Dohong, semua konsep tentang IKN itu baik dan indah. Tetapi tantangannya adalah bagaimana bisa mewujudkan semua konsep itu dengan baik hingga IKN terbangun sesuai harapan besar masyarakat Indonesia.

Alue Dohong juga menjelaskan tentang konsep forest city yang akan diciptakan di IKN.

“Forest city di IKN itu bukan hanya soal tegakan pohon, tapi bicara secara inklusif dan memerhatikan ekosistem. Jadi IKN itu bukan hanya untuk kenyamanan manusia, tapi keramahan juga bagi satwa,” beber Wamen Alue Dohong.

Hutan-hutan IKN nantinya juga akan menjadi tempat yang ramah bagi hewan-hewan yang tergolong buas, seperti buaya dan harimau.

“Semua bisa hidup di sana (IKN). Untuk yang berbahaya nanti dibuat koridorisasi,” tegas wakil menteri yang tampak sangat akrab dengan Gubernur Kaltim H Isran Noor itu.

“IKN nanti juga akan membangun harmonisasi antara manusia dan alam sekitarnya,” tambahnya.

Konsep penyatuan manusia dan alam di IKN nantinya juga akan tergambar dari bagaimana mengatur air hujan yang turun berlimpah sebagai panen. Sehingga bisa disimpan dan digunakan saat musim kemarau dan terjadi defisit air.

Apa yang dilakukan dalam konsep forest city juga bertujuan mencapai zero emission pada tahun 2045.

Untuk IKN sendiri, pemerintah telah membangun Persemaian Mentawir dengan target 15 juta bibit pohon per tahun. Pohon yang disiapkan adalah semua jenis pohon yang hidup di Indonesia.

“Semua bisa berkontribusi menanam pohon dan merawatnya. Termasuk mahasiswa Fahutan dan para alumninya. Ini akan menjadi sejarah kontribusi kita untuk IKN,” pungkas Alue Dohong. (adv/diskominfokaltim)

Milad Ke-65 Tahun, Gubernur Isran Noor Banjir Ucapan

0

SAMARINDA – Selasa, 20 September 2022, merupakan hari spesial bagi Gubernur Kaltim H Isran Noor, karena bertepatan milad (hari kelahiran) yang ke-65 tahun, acara dalam bentuk syukuran digelar secara sederhana di Ruang Pandurata Kantor Gubernur Kaltim dihadiri anggota DPRD Kaltim, pejabat dan mantan pejabat Sekda Provinsi Kaltim serta kepala OPD juga Biro, bahkan pimpinan lembaga perbankan, perhotelan serta instansi swasta lainnya, termasuk pimpinan media massa di Kaltim.

Mantan Asisten Administrasi Setdaprov Kaltim H Fathul Halim yang didaulat pertama menyampaikan kesan terhadap Gubernur Kaltim, dengan singkat mengucapkan selamat hari kelahiran yang ke-65 tahun dan mengakui banyak kesan yang baik telah dirasakan serta dialami selama bergaul dengan orang nomor satu Benua Etam itu.

“Mungkin rekan-rekan yang lain bisa menyampaikannya, sekali lagi selamat Milad ke-65 tahun, semoga sehat selalu,” ucap Fathul Halim.

Kesan dan pesan berikutnya oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Riza Indra Riadi, juga menyampaikan ucapan selamat Milad ke-65 tahun kepada Isran Noor.

“Semoga sehat selalu. Khusus untuk tugas, beliau selalu menekankan kalau sesuai aturan maka laksanakan dan jalankan,” aku Riza.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Hj Norhayati US juga menceritakan pernah satu kampung dengan H Isran Noor tepatnya di Kampung Jawa, dimana dimasa kecilnya beliau berteman dengan saudara-saudaranya, dalam keseharian beliau humoris, baik hati dan tidak tegaan.

“Pada prinsipnya Bapak Gubernur kita adalah orang yang baik dan selama ini sangat saya kenal,” ungkap Bu Nunung, biasa disapa.

Hal senada juga disampaikan Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim Hj Lisa Hasliana, dimana menurut dia, Pak Gubernur merupakan pimpinan yang mudah dan santai dalam berkomunikasi, sehingga memudahkan dalam pelaksanaan tugas.

“Semoga di usia yang ke-65 ini, Pak Isran selalu sehat wal afiat,” katanya.

Plt Kepala Biro Adpim Sekdaprov Kaltim Syarifah Alawiyah, juga tak ketinggalan ikut mengucapkan selamat ulang tahun dan mengakui jika dalam keseharian bertugas terkadang dikejutkan dengan agenda kegiatan yang spontan.

“Kadang-kadang kejar-kejaran bila ada acara Beliau yang mendadak. Walaupun demikian, kami selalu siap kapanpun dan dimanapun, siang dan malam termasuk hari Sabtu dan Ahad, pada intinya kami siap selalu,” ungkap Yuyun sapaan akrab Syarifah Alawiyah yang langsung mendapat aplaus dari seluruh undangan.

Ucapan milad ke-65 tahun kepada Gubernur Kaltim H Isran Noor juga disampaikan para kepala OPD dan Biro di lingkup Pemprov Kaltim, termasuk beberapa kolega, perwakilan perbankan, pimpinan media massa, sampai para ajudan serta staf/pegawai di Kantor Gubernur Kaltim.

Seusai penyampaian ucapan selamat, kesan dan pesan dilanjutkan pemotongan tumpeng, yang dilakukan langsung Gubernur Isran Noor didampingi Pj Sekda Riza Indra Riadi, H Fathul Halim, serta kepala OPD dan Biro dilingkup Pemprov Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Kanaan Dirancang Jadi Destinasi Wisata

0

BONTANG – Lurah Kanaan, Bontang Barat, Kalimantan Timur, Andrie Lesmana serta Sekretasris Lurah  Hermin Dela ingin membangun Kanaan agar menjadi salah satu daerah pariwisata. Kelurahan ini sedang berupaya membuat kegiatan rutin tentang seni dan budaya Toraja yang kental di daerah tersebut.

“Pariwisata di daerah Kanaan belum memiliki jadwal khusus, jadi untuk sementara Pokdarwis sedang melakukan pembenahan,” ujarnya.

Adapun objek wisata yang berada di Kanaan adalah tongkonan (rumah adat Toraja), kuburan Toraja, dan danau yang sekarang dibangun dengan bantuan provinsi.

Danau itu awalnya dibuat untuk mengendalikan banjir, namun setelah rapat di kelurahan, dihadiri pihak provinsi dan kecamatan, danau ini dianggap memiliki nilai estetika baik untuk pariwasata maupun perikanan.

“Sehingga dengan adanya pembanguna itu, bisa digabungkan dengan budaya yang ada di wilayah kami. Yaitu Toraja,” Jelas Andrie.

Kuburan Toraja juga akan diperbaiki sedemikian rupa agar bisa menjadi salah satu tempat wisata karena juga mengandung nilai keindahan, serta tidak memandang kuburan sebagai tempat yang mengerikan. Kemudian, tongkonan sedang dalam perencanaan agar ke depannya dapat diadakan acara-acara tertentu yang berjangka panjang seperti ajang kreasi masyarakat, agar wilayah tersebut dapat menjadi daya tarik.

Sebelumnya tongkonan hanya mengadakan acara beberapa kali seperti ulang tahun Kota Bontang dan pameran. Namun, belum ada acara rutin yang bisa menjadi salah satu kegiatan berjangka panjang ada di daerah Kanaan ini seperti halnya erau yang rutin dilakukan warga Guntung.

Tentunya hal ini akan didiskusikan lagi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat, agar rumah Tongkonan ini bisa menjadi lebih hidup. Andrie juga menjelaskan.

“Kami berharap Tongkonan ini bisa di manfaatkan lebih maksimal untuk seni, budaya maupun keagamaan,” jelasnya.

Adapun UMKM untuk pengadaan mesin obras. Kanaan memiliki banyak warga yang mahir dalam jahit menjahit, dengan mengadakan mesin obras maka warga bisa meningkatkan produktivitasnya. UMKM ini sebelumnya memang sudah terbentuk dan  berproduksi, hanya menambah mesinnya.

Untuk pemasaran memang belum ada koordinasi, Jadi dengan adanya sosialisasi stimulan nantinya akan merangsang masyarakat untuk lebih aktif dan kreatif dalam membantu kesejahteraan dan perekonomian, setidaknya untuk kelompoknya. (sya)

Pemprov Kaltim Bertekad Pertahankan dan Lestarikan Hutan Adat

0
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Riza Indra Riadi

SAMARINDA – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Riza Indra Riadi mengatakan melalui Ranperda RTRW Provinsi Kaltim tahun 2022-2042, Pemerintah Provinsi Kaltim bertekad untuk mempertahankan dan melestarikan kawasan hutan adat sebagai salah satu strategi dalam penataan ruang wilayah provinsi, terutama kawasan hutan adat yang telah ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan, misalnya Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Barat.

“Selain kawasan hutan adat, juga terdapat perhutanan sosial berbentuk hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat dan hutan kemitraan serta hutan hak yang telah diatur dalam indikasi arahan zonasi,” kata Riza Indra Riadi saat mewakili Gubernur Kaltim menyampaikan jawaban terhadap penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltim atas Ranperda rencana tata ruang wilayah (RTRW) Provinsi Kaltim tahun 2022-2042, di Gedung D DPRD Kaltim, Senin (19/9/2022).

Riza meyakini adanya Perda RTRW Provinsi Kaltim tahun 2022-2042, kawasan hutan adat melalui masyarakat hukum adat mampu memberikan peran penting serta kontribusi besar di bidang pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah serta mendorong untuk menuju ke arah yang lebih maju.

Selain itu, lanjut Riza Pemprov Kaltim juga berkomitmen untuk mempercepat transformasi perekonomian dari berbasis sumber daya tak terbarukan ke sumber daya terbarukan, dan mengalokasikan pendanaan untuk pelaksanaan rencana pembangunan rendah karbon melalui kebijakan-kebijakan yang selama ini dikeluarkan.

“Pemprov berkomitmen untuk meneruskan program-program prioritas lima tahun dalam RTRW diantaranya program rehabilitasi dan reklamasi lahan dan hutan, serta konservasi tanah dan air, program pengendalian pencemaran dan kerusakan lahan gambut, serta program pengelolaan hutan berkelanjutan, program pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, melalui sub kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pengendalian emisi gas rumah kaca, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” papar Riza. (adv/diskominfokaltim)

Dua Warga Tanjung Laut Indah Ditangkap, Simpan Sabu dalam Kotak Permen

0
Kedua pelaku diamankan di Polres Bontang. (Istimewa/Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang menangkap dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Senin (19/9/2022). Penangkapan dilakukan di dua tempat berbeda di Kelurahan Tanjung laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Pelaku berinisial W ditangkap lebih dulu pada pukul 14.40 Wita di Jalan Tongkol Kelurahan Tanjung Laut Indah. Sedangkan pelaku EM ditangkap pukul 16.55 wita di Jalan Samratulangi, Gang Paus 1 RT 32, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, penangkapan dilakukan setelah anggota Satresnarkoba mendapatkan informasi mengenai penyalahgunaan narkotika di Kelurahan Tanjung Laut Indah.

“Unit 2 Satresnarkoba melakukan penangkapan pertama pada pelaku W. Setelah dilakukan penggeledahan, didapatkan sebuah kotak permen. Setelah dibuka serta diperlihatkan kepada tersangka dan saksi di dalam kotak terdapat 5 bungkus plastik klip yang diduga berisi sabu,” ungkap Mandiyono, Selasa (20/9/2022).

Mandiyono mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, polisi menangkap pelaku kedua EM. Unit dua Satresnarkoba mengamankan EM beserta barang bukti.  “Ditemukan 12 poket yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Tersangka EM dan barang bukti lainnya telah dibawa ke Polres Bontang,” kata Mandiyono.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka W yakni 5 bungkus plastik klip berisi bahan yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2 gram, 8 bungkus plastik klip, 1 alat hisap, 1 pipet kaca, 1 sedotan ujung runcing, 1 kotak permen, 1 unit handphone.

Sementara, barang bukti yang diamankan dari EM yakni 12 poket berisi bahan yang diduga narkotika jenis sabu seberat 11 gram, 1 bungkus besar plastik klip, 2 buah timbangan digital, 2 korek gas, 2 sedotan ujung runcing, 2 sedotan plastik, 1 alat hisap, 1 pipet kaca, 1 unit handphone, dan uang tunai Rp 2.050.000.

Kedua tersangka diancam pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

Gagas 2022 Digelar, Ajang Perbaikan Tata Kelola Kearsipan di Semua Dinas

0
Basri Rase saat memberikan arahan di Gagas 2022. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menggelar Good Archival Goovernace Awards (Gagas) yang diikuti 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari 21 OPD yang ikut, 6 diantaranya akan mempresentasikan tentang kearsipan dalam waktu 2 hari. Keenam OPD tersebut adalah Inspektorat Daerah, Sekretariat Daerah, BKPSDM, Bapelitbang, Diskominfo, dan BPKAD.

Kepala Bidang (Kabid) Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang Hapidah mengatakan, Gagas berlangsung sejak tahun 2018 atau kini  dilakukan untuk tahun ke 5. Hapidah menambahkan, dari 21 OPD yang mengikuti Gagas, ada 6 dinas yang memiliki nilai tertinggi sebagai nominasi nilai tertinggi.

“Dari 21 OPD ada nilai administrasi. Nah yang saat ini nilai tertinggi ada 6,” kata Hapidah, Selasa (20/9/2022).

Nantinya, setelah ke-6 OPD  mempresentasikan kearsipannya akan dipilih juara 1, 2, dan 3. “Harapannya semua OPD ikut dalam Gagas untuk menata kearsipan. Karena ini merupakan penataan kearsipan yang sesuai dengan petunjuk teknis,” kata Hapidah.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, kearsipan sangat penting bagi daerah, bagi negara atau keluarga. Untuk itu, dirinya menilai kearsipan harus dijaga. “Dengan adanya arsip, itu akan membuat kita lebih baik,” kata Basri.

Dalam penyimpanan arsip, tambah Basri, penting untuk menyimpan semua arsip kedinasan. Dengan menyimpan arsip dengan baik, semua peristiwa di Kota Bontang akan tercatat dengan baik. “Seperti pengarsipan prestasi anak-anak Bontang yang meraih prestasi tingkat nasional,” kata Basri.

Selain itu, Basri juga menekankan tata kelola pemerintahan dalam hak akuntabilitas kinerja pemerintahan. Pengarsipan yang memiliki tujuan seperti terwujudnya tata kelola kearsipan pada perangkat daerah yang sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria kearsipan. “Petugas arsip tentu punya ukuran dan landasan. Tujuan lainnya seperti penyelamatan arsip statis dari risiko kehilangan atau kerusakan arsip sebagai memori kolektif,” pungkas Basri. (yah)