Beranda blog Halaman 951

Lantik PPPK Non Guru, Sekda: Bekerja Profesional

0
BONTANG – Sebanyak 38 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dilantik dan diambil sumpahnya, di Pendopo Wali Kota Bontang, Jumat (25/2/2022). Pelantikan dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Dalam sambutannya Sekda berpesan bahwa PPPK Sebagai ASN untuk dapat melaksanakan penyelenggaraan pelayanan publik dengan baik secara profesional dan mampu berperan sebagai perekat negara kesatuan republik indonesia.
Menurutnya ASN juga harus memiliki intelegensia yang tinggi untuk pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi; memiliki keterampilan, keahlian, dan perilaku sesuai dengan tuntutan jabatan; dan memiliki kemampuan mengakselerasi fungsi dan tugas organisasi.  “Kedepankan sikap mengayomi dan melayani karena pada hakekatnya kita adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.

Lebih Lanjut Kepala BKPSDM Drs. Sudi Priyanto, M.Si memberikan penjelasan bahwa pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah bagi PPPK Non Guru ini mempedomani Peraturan Badan Kepegawaian Negara RI Nomor 18 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

Pada kesempatan ini PPPK Non Guru yang dilantik tersebut berjumlah 38 orang merupakan hasil seleksi PPPK tahun 2021 yang lalu dan diangkat pada tahun 2022 ini, dengan rincian penempatan :

  1. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil 1 Orang
  2. Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan Dan Pertanian 1 Orang
  3. Dinas Perhubungan 1 Orang
  4. Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan 1 Orang
  5. Dinas Kesehatan (Termasuk RSUD Taman Husada) 32 Orang
  6. Sekretariat Daerah 2 Orang.

Dari 38 orang tersebut yang dapat hadir secara langsung berjumlah 36 orang, sedangkan 2 orang lainnya melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah secara virtual dikarenakan sedang menjalani perawatan Isoman.

Secara keseluruhan proses pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat dan lancar. Dilanjutkan dengan penyerahan SK Pengangkatan PPPK Non Guru kepada masing-masing pegawai yang dilantik tersebut. (adv)

Disdikbud Buka Lagi PTM Terbatas 50 Persen, Berlaku Pekan Depan

0

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang akan kembali memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada pekan depan.

Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono mengungkapkan, pemberlakuan PTMT di tiap sekolah nantinya akan dibatasi 50 persen.

“Untuk batasan waktunya, maksimal empat jam pembelajaran untuk tingkat SD dan SMP, untuk TK maksimal dua jam dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ungkapnya kepada mediakaltim.com, Jumat (25/2/2022).

Bambang menjelaskan, orang tua atau wali murid yang keberatan anaknya mengikuti PTMT, diizinkan melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dengan catatan harus dituangkan secara tertulis.

Dijelaskan pula, bila ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka kegiatan PTMT akan ditutup sementara.“Kelas akan ditutup sementara, sembari kita lakukan tracking,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Bontang melalui Disdikbud menerapkan PJJ 100 persen selama dua pekan, terhitung 14 hari hingga 26 Februari 2022. (ahr)

Tiga Pengedar Sabu di Loktuan Diringkus, Berperan Bandar, Pengedar dan Kurir

0
Pelaku dan barang bukti berhasil diamankan.

BONTANG – Polres Bontang meringkus tiga orang jaringan pengedar sabu-sabu di Bontang, Kamis (24/2/2022). Ketiga pelaku berinisial RP (38), AP (37), dan SU (31). Ketiganya warga Loktuan. Mereka berperan masing-masing sebagai bandar, pengedar, dan kurir.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Resnarkoba AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, penangkapan bermula ketika polisi mendapat informasi kawasan Loktuan yang acap di jadikan transaksi narkoba.

Setelah melakukan pengintaian, tim Satresnarkoba Polres Bontang meringkus pria berinisial RP (38) pada pukul 16.25 Wita di kediamannya, Jalan Slamet Riyadi, Loktuan. Kala itu, RP tengah menunggu pembeli sabu di depan rumah.

RP diringkus bersama barang bukti 13 poket sabu seberat 5,7 gram yang disimpan di dalam bola lampu. “Sabu itu disimpan di dalam kamar dekat kasur,” ungkap Tatok.

Polisi kemudian melakukan pengembangan. Berdasarkan keterangan RP diketahui sabu didapatkan dari AP (37), warga Jalan Kapal Feri, Loktuan. Polisi lalu meringkus AP yang berperan sebagai bandar di kediamannya sekitar pukul 17.15 Wita.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 bungkus plastik berisi narkoba jenis sabu seberat 0,50 gram, alat hisap sabu, dan uang hasil penjualan senilai Rp 400 ribu yang disimpan di kantong celana sebelah kanan AP.

Saat itu polisi juga meringkus SU (31) yang tinggal bersama AP. SU ditangkap bersama barang bukti ponsel. Di dalam ponsel itu terdapat bukti transaksi narkoba. SU berperan sebagai kurir.

Dari interogasi polisi diketahui AP sebelumnya memesan sabu 1 bal atau 50 gram. Sabu itu diambil oleh SU di belakang SPBU wilayah Sangatta, Kutai Timur. Barang haram itu selanjutnya dijual oleh RP. “50 gram itu habis dalam waktu lima hari saja,” sebut Tatok.

Dari ketiga tersangka, dua di antaranya merupakan residivis. AP residivis kasus penganiayaan. Sementara SU residivis kasus narkoba. SU baru saja bebas pada 2020, usai menjalani hukuman selama 4 tahun penjara. Ketiganya telah ditahan di Mapolres Bontang. (ahr/mk)

80 Nakes Terpapar Corona, RSUD Taman Husada Tracing Karyawan

0

BONTANG – Sebanyak 80 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Taman Husada Bontang terpapar Covid-19. Sebagian besar nakes tersebut sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi saat dihubungi mediakaltim.com, Kamis (24/2/2022). “Saat ini sudah ada 15 nakes yang selesai menjalani isoman,” ungkapnya.

Hingga kini, lanjut dia, pihaknya belum tahu asal Covid-19 hingga bisa menulari banyak orang. Yang sudah pasti penyebaran virus ini terbilang cepat. Disebutkan, pihak rumah sakit terus melakukan pemeriksaan terhadap karyawan. Terutama mereka yang ada kontak erat dan memiliki gejala Covid-19.

“Sampai saat ini kita terus melakukan tracing, harapannya tidak akan ada penambahan (kasus) lagi,” ujarnya. Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) sejauh ini masih terbilang aman. Namun, beberapa karyawan harus double job. “Akhirnya harus saling mem-back up,” pungkasnya. (ahr)

Partai Golkar Kembali Usung Neni Moerniaeni di Pilkada 2024

0
(Dari kiri) Husni Fahrudin Sekretaris DPD I Golkar Kaltim, Rudi Masud Ketua DPD I Golkar Kaltim, dan Nidya Listyono Ketua AMPG Kaltim

SAMARINDA – Wali Kota Bontang Periode 2016-2021 Neni Moerniaeni kembali disiapkan sebagai calon kepala daerah yang akan diusung Partai Golkar. Nama Neni Moerniaeni, masuk dalam daftar 12 nama bakal calon (bacalon) yang disiapkan Partai Golkar untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, 12 nama tersebut sudah disepakati dalam rapat pleno DPD I Golkar Kaltim yang dihadiri seluruh pengurus Golkar Kaltim. Dua belas nama tersebut dinilai merupakan kader-kader terbaik untuk menghadapi kontestasi demokrasi tahun 2024

Rudi Masud, Ketua DPD I Golkar Kaltim optimistis partainya menang dalam Pemilu 2024. Yang terpenting menurutnya, adalah memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Presiden RI, agar mendapatkan multiplier effect (efek berganda) dari hal tersebut.

“Golkar di Kaltim wajib sebagai pemenang. Baik itu pemilu legislatif, pilkada apalagi pilpres. Khusus dari Kaltim sebagai IKN (Ibu Kota Negara),” tegasnya. (eky)

Neni Moerniaeni

Nama Bacalon Kepala Daerah Usungan Golkar

  1. Rudi Masud : Bacalon Gubernur Kaltim
  2. Jaffar Abdul Gaffar : Bacalon Walikota Samarinda
  3. Meiliana : Bacalon Walikota Samarinda
  4. Rahmad Masud : Bacalon Walikota Balikpapan
  5. Andi Harahap : Bacalon Bupati Penajam Paser Utara
  6. Neni Moerniaeni : Bacalon Walikota Bontang
  7. Syarifah Masitah : Bacalon Bupati Paser
  8. Ahmad Saiful Acong : Bacalon Bupati Kutai Barat
  9. Hasanuddin Masud : Bacalon Bupati Kutai Kartanegara
  10. Kasmidi Bulang : Bacalon Bupati Kutai Timur
  11. Syarifatul Syadiah : Bacalon Bupati Berau
  12. Yohanes Avun : Bacalon Bupati Mahakam Ulu

Disaksikan Presiden Jokowi secara Virtual, PKT Gaspol 10 Ribu Vaksin

0

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) bekerjasama dengan Pemkot Bontang menggelar vaksinasi ketiga (booster) sektor industri bagi seluruh karyawan, anak perusahaan dan masyarakat. Vaksinasi massal berlangsung di Gedung Koperasi Karyawan PKT, disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual, Kamis (24/2/2022).

SVP Operasi 1 sekaligus Koordinator Lapangan Tim Crisis Covid-19 PKT Ngateno, mengungkapkan, kegiatan ini sebagai langkah aktif PKT mendorong peningkatan cakupan vaksinasi booster di sektor industri, sekaligus mendukung masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 secara merata di Kota Bontang. Vaksinasi kali ini merupakan kesinambungan program PKT Proaktif melalui Gaspol 10.000 Vaksin bagi masyarakat Kalimantan Timur, yang telah berlangsung sejak akhir 2021 di berbagai daerah.

“Vaksinasi kali ini kami targetkan bisa disuntikan bagi 600 penerima setiap hari, untuk tiga hari pelaksanaan, mulai 24 sampai 26 Februari 2022,” ucap Ngateno.
Tak hanya dosis ketiga, lanjut dia, PKT juga memfasilitasi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin 1 dan 2 melalui program Gaspol 10.000.

Ngateno menambahkan, untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 menggunakan vaksin jenis Sinopharm yang disediakan PKT untuk masyarakat pada program Gaspol 10.000 Vaksin. Sedangkan untuk vaksin booster menggunakan jenis Pfizer yang disediakan Pemkot Bontang. Berdasarkan data Tim Crisis Covid-19 PKT, cakupan vaksinasi booster di lingkungan PKT dan anak perusahaan, telah mencapai 79% dari total karyawan, yang dilaksanakan secara bertahap mulai awal 2022.

“Dari kegiatan ini, kami optimistis 100 persen vaksinasi booster di PKT dapat terealisasi dalam waktu dekat. Begitu juga dengan cakupan di masyarakat, akan terus meningkat karena antusiasme yang tinggi baik untuk dosis pertama hingga ketiga,” katanya.

Mewakili anak perusahaan PKT, Direktur Utama PT Kaltim Industrial Estate (KIE) Minarni Dwi Ningsih, dalam laporannya mengungkapkan, sinergi program Gaspol 10.000 Vaksin yang dilaksanakan PKT bersama anak perusahaan terus digencarkan di berbagai wilayah Kaltim, dengan realisasi saat ini mencapai lebih dari 4.000 dosis dan akan dilanjutkan sesuai target.
Begitu juga untuk karyawan dan tenant yang ada di kawasan industri KIE, terus didorong mendapatkan vaksinasi lengkap mulai dosis pertama hingga ketiga dengan target 100 persen.

“Vaksinasi kali ini juga bentuk sinergi PKT dengan Pemkot Bontang dalam mendorong masyarakat mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap,” kata Minarni.
Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati, mengaku optimistis cakupan vaksinasi ketiga bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan melalui dukungan masif PKT. Melihat realisasi vaksinasi Bontang yang masih jauh di bawah target, menurut dia, keterlibatan seluruh pihak untuk mendorong masyarakat mendapatkan vaksin booster diharap segera tercapai seperti realisasi dosis pertama dan kedua.

“Untuk dosis pertama dan kedua kita sudah melampaui target nasional, sekitar 90 persen lebih. Tapi untuk vaksin booster, masih jauh di bawah target meski stok memadai. Maka dengan keterlibatan PKT diharap bisa mendorong percepatan realisasinya agar segera mencapai target,” ucapnya.

Presiden RI Joko Widodo, dalam arahannya mengatakan vaksin booster bagi sektor industri sangat penting, khususnya untuk mendukung performa perusahaan agar tetap produktif guna menjaga kesinambungan aktivitas industri, dengan meningkatkan kekebalan karyawan dari potensi paparan Covid-19. Jokowi juga berharap vaksinasi booster terlaksana secara merata di seluruh sektor industri di Indonesia, sehingga aktivitas produksi terus berjalan baik dengan tingkat kesehatan karyawan yang terjaga secara optimal.

“Kita harapkan kawasan industri lain di Indonesia terus bergerak melaksanakan vaksinasi booster, agar aktivitas di sektor produksi tidak terganggu serta karyawan memiliki kekebalan yang lebih dalam mencegah paparan Covid-19,” pesan Jokowi. (ahr)

HUT Ke-39, YPK Kokohkan Komitmen Majukan Pendidikan di Bontang dan Kaltim

0

Mengangkat tema “Tumbuh dan Tangguh Pulihkan Pendidikan Indonesia”, Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) rayakan hari jadi ke-39 tahun perjalanan memajukan pendidikan anak yang berkarakter dan religius di Kota Bontang. Kegiatan berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom, Rabu (23/2/2022).

Pembina YPK Heri Subagyo, mengatakan di usia 39 tahun YPK akan terus mengokohkan diri sebagai lembaga pendidikan unggul di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, dalam mendidik generasi penerus yang menekankan pada pembentukan karakter anak yang religius serta berprestasi di bidang akademik.

Hal ini sesuai dengan semangat para pionir YPK yang telah meletakkan pondasi dan gagasan sejak awal berdiri pada 1983 silam, untuk mendorong pendidikan yang berkualitas bagi anak bangsa.

“Sesuai dengan tema HUT tahun ini, YPK akan terus tumbuh dan berkembang untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Heri.

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi serta kebijakan dan paradigma masyarakat terkait pendidikan, YPK pun terus berbenah dalam menyesuaikan perubahan yang begitu cepat dengan berbagai inovasi.

Era digitalisasi yang semakin gencar diikuti pandemi Covid-19, menuntut YPK melakukan akselerasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan, dengan mengedepankan aspek religiusitas sebagai pondasi membangun karakter dan jati diri anak menjadi generasi berprestasi.

Optimalisasi program pun terus dikembangkan dalam mendorong pembentukan karakter anak didik yang religius, mulai dari pencanangan islamic model class, sekolah ramah anak, sekolah ramah bakat dan program pembiasaan lain yang dapat memperkuat karakter serta jati diri siswa.

Hal ini pun dibuktikan dengan banyaknya prestasi bidang akademik maupun non akademik yang berhasil diraih YPK pada tingkat Regional hingga Nasional, seperti rata-rata tingkat penerimaan alumni YPK di perguruan tinggi negeri diatas 90 persen, peringkat 3 tertinggi di Kaltim untuk UNBK tahun 2020, penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kaltim hingga peringkat 2 Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) dari Kemendikbud RI.

“YPK berkomitmen untuk tetap tangguh menghadapi tantangan, yang didukung sumberdaya manusia andal dalam mencetak generasi penerus bangsa melalui pendidikan terbaik,” tambah Heri Subagyo.

Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman, berharap peringatan hari jadi YPK ke-39 tahun menjadi semangat Yayasan untuk terus meningkatkan peran, dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Bontang dan Kalimantan Timur. Hal ini melihat eksistensi YPK yang tidak hanya diakui secara lokal, tapi juga di tingkat Nasional sebagai pelopor sekolah umum yang mengedepankan nilai budi pekerti dan religius.

Terlebih di masa pandemi Covid-19, YPK secara konsisten mampu memberikan pendidikan terbaik bagi siswa guna mendorong lahirnya anak didik yang berbakat dan berprestasi sesuai bidangnya. Hal itu dibuktikan dengan capaian YPK pada 2021 lalu, sebagai salah satu dari 1.000 lembaga pendidikan terbaik di Indonesia yang diharapkan dapat terus ditingkatkan kedepannya.

“Momentum hari jadi ke-39 tahun ini diharap menjadi semangat bagi YPK untuk terus berkarya dan mengabdi dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak, sehingga mampu mencapai prestasi dengan pembentukan karakter yang kuat,” ujar Qomaruzzaman.

Begitu pula dari sisi korporasi, peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia melalui pendidikan yang berkarakter, merupakan salah satu perhatian PKT bagi masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan berbagai dukungan PKT dalam memajukan sektor pendidikan di Kota Bontang maupun Kalimantan Timur, sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan berkualitas secara berkesinambungan.

Salah satunya beasiswa PKT Peduli Pendidikan (PKTPP), yang juga menggandeng YPK untuk memfasilitasi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Bontang mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas mulai tingkat SD hingga SMA.

“Anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak dalam mendorong terciptanya generasi produktif dan berdaya saing. Hal ini jadi perhatian PKT dengan memberikan akses pendidikan yang berkualitas melalui program beasiswa PKTPP, sehingga kedepan generasi produktif mampu dan berdaya saing mampu berkompetisi secara sehat,” terang Qomaruzzaman.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bambang Cipto Mulyono, menyampaikan apresiasi atas kiprah YPK yang selama ini eksis berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Bontang, utamanya dalam membentuk generasi yang berkarakter serta berprestasi secara akademik.

Semangat hari jadi ke-39 tahun ini diharap terus mendorong YPK mengoptimalkan peran sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, sekaligus mampu menghadapi beragam tantangan dunia pendidikan kedepannya.

“Terlebih dengan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai IKN dan Bontang sebagai kawasan penyangga, penguatan karakter sumberdaya manusia yang unggul menjadi salah satu tantangan kedepan, sehingga generasi penerus mampu meningkatkan daya saing untuk berkompetisi dalam pembangunan secara optimal,” terang Bambang.

Pada kesempatan itu, sejumlah guru mulai tingkat TK hingga SMA turut menerima penghargaan Satu Windu, Tri Windu, Catur Windu dan Satu Dasawarsa Bakti Kerja, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas serta pengabdian yang diberikan para guru dalam memajukan pendidikan anak di YPK. (adv)

Diduga Rugikan Negara Rp 474 Juta, Dua Mantan Direktur PT BME Ditahan

0

BONTANG – Dua mantan direktur PT Bontang Migas dan Energi (BME) Bontang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Lapas Kelas II A Bontang, Rabu (23/2/2022). Keduanya berinisial MT dan KR. MT merupakan eks direktur PT BME periode Januari-Juli 2017 dan KR mantan direktur periode jabatan Juli 2017-September 2019.

Mereka diduga kuat telah melakukan penyalahgunaan anggaran belanja PT BME sehingga perusahaan plat merah tersebut mengalami kerugian selama periode 2017 sampai 2019. Akibat perbuatan kedua tersangka tersebut, negara mengalami kerugian mencapai Rp 474 juta.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Bontang, Hendri Sipayung mengatakan, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan jaringan gas itu menerima Rp 30 juta dari koperasi praja sebagai pemilik saham. PT BME juga menerima penyertaan modal dari APBD Bontang sebesar Rp 3 miliar saat awal pembentukan. “Modus korupsi kedua tersangka yakni membelanjakan uang perusahaan tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP),” terangnya.

Temuan penyidik tentang dugaan korupsi tersebut meliputi belanja tak sesuai RKAP, di antaranya surat jalan antar lokasi kerja, biaya keuangan SPPD, Employee Gathering, lembur pegawai sampai pemberian pesangon.

Kemudian, akuisisi pengelolaan jaringan gas dari PT BBG tanpa persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun anggaran 2017. Peralihan ini dinilai telah membuat kerugian sebesar Rp 52 juta. “Ini berdasarkan hasil audit Inspektorat Daerah, kerugian negara berkisar Rp 474 juta,” ungkapnya.

Atas perbuatan keduanya, penyidik mengenakan Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Keduanya sudah ditahan di Lapas Kelas II A Bontang untuk 20 hari kedepan, terhitung dari 23 Februari sampai 14 Maret mendatang. (ahr)

Bangun Vihara Pertama di Bontang, Basri Beri Dukungan

0

BONTANG – Vihara Nanasamvara akan menjadi vihara pertama yang dibangun di Kota Bontang. Vihara yang diinisiasi Presiden PT Black Bear, Sony Lesmana mendapat dukungan dari Wali Kota Bontang Basri Rase. Hal itu terbukti dengan hadirnya Wali Kota saat acara peletakan batu pertama pembangunan Vihara Nanasamvara di Bukit Nusantara Permai, Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3, Bontang Barat, Rabu (23/2/22).

Hadir pula pejabat Forkopimda Bontang, pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim, pejabat Kemenag Bontang, serta pemuka berbagai agama di Bontang. Sony Lesmana selaku pendiri Vihara Nanasamvara mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan Wali Kota Bontang untuk membangun tempat ibadah tersebut.

“Terima kasih untuk dukungan Bapak Wali Kota yang telah memperhatikan kami walaupun kami kaum minoritas. Selama ini kami hanya beribadah di rumah saja,namun sekarang kami telah mengantongi izin untuk membangun rumah Buddha yang pertama ada di Bontang,” ucap Sony Lesmana.

Ia juga mengatakan memiliki mimpi agar vihara tersebut dapat menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia dan lainnya. “Tidak hanya vihara, di tempat ini kami juga akan mendirikan masjid, gereja, dan pura sebagai tanda kalau Bontang memiliki tali silaturahmi yang kuat antar umat beragama,” imbuhnya.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam sambutannya menyampaikan vihara tersebut akan melengkapi tempat ibadah seluruh agama di Bontang. “Saya mendukung pembangunan vihara ini, apalagi tempatnya luar biasa indah. Saya harap tidak hanya untuk ibadah, tapi juga untuk pendidikan, wisata religi dan berdampak sosial,” ucap Basri.“Semoga pembangunannya berjalan lancar, usaha makin lancar dan Bapak Sony semakin sehat selalu,” tambahnya.

Usai memberi kata sambutan, Basri Rase mengikuti peletakan batu pertama bersama seluruh pejabat Forkopimda, pejabat Kemenag Kaltim dan Kemenag Bontang serta seluruh pemuka agama di Bontang. (kmf/lusy)

Medadak Gelar Tes Narkoba di THM, Geledah Satu Terduga Pengguna Sabu

0
Polisi saat melakukan tes narkoba acak di salah satu tempat hiburan biliard.

BONTANG – Satreskoba Polres Bontang melakukan tes narkotika secara acak pada pengunjung tempat hiburan malam (THM) karaoke dan biliar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Rabu(23/2/2022) jelang pergantian hari.

Dari 10 orang yang diperiksa urinenya, satu orang diduga mengonsumsi sabu dan kini masih dalam tahap penyelidikan polisi. Kesepuluh warga yang diminta menjalani tes urine tersebut, 6 pengunjung karaoke dan 4 sisanya dari tempat biliar.

“Ini kegiatan rutin sebulan sekali dilakukan secara acak. Dari 10 orang yang diperiksa, ada 1 laki-laki berinisial FR (38) ditahan sementara, untuk penyidikan dan pengembangan informasi. Karena diduga pengguna aktif sabu,” ucap Kasat Reskoba Polres Bontang AKP Tatok Tri Haryanto, Kamis (24/2/2022).

Tatok menjelaskan, FR sebenarnya merupakan salah orang target operasi dari pihaknya dan kebetulan berada di arena biliar yang didatangi petugas. “FR ini adalah salah satu orang target operasi, kebetulan ada disini (tempat billiar) kami minta untuk tes urine,” jelasnya.

Dijelaskan, pemeriksaan urine FR hasilnya negatif. Tetapi pihaknya tidak lantas percaya karena gelagat FR sangat mencurigakan. Benar saja, setelah digeledah di dalam tas FR ditemukan beberapa barang bukti atau alat, yang kuat kaitannya dengan penggunaan sabu.

Barang bukti tersebut mulai dari korek api terbang sebanyak 4 buah dan pipet plastik 2 buah. Atas dasar temuan ini, lanjut Tatok, pihaknya membawa FR ke Mako Polres Bontang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“FR mengaku dirinya pemakai, katanya terakhir menggunakan 2 minggu lalu di daerah Kaubun, Kutai Timur dan barang bukti yang kami dapatkan juga diakui miliknya,” terang Tatok. Jika dari hasil pemeriksaan dan pengembangan ditemukan alat bukti baru, tidak menutup kemungkinan FR akan dinaikkan statusnya sebagai tersangka. “Yang pasti kami tahan sementara untuk menggali informasi,” tandasnya. (ahr)