Beranda blog Halaman 951

Cegah Stunting, Pemkot Pasang Wifi Gratis di 113 Posyandu

0
Wifi gratis di posyandu. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang memasang internet/wifi gratis di 113 posyandu di Kota Bontang. Hal ini sabagai langkah pemkot mencegah stunting di Kota Bontang.

Sebagaimana diketahui, pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas dari Kemenkes. Tertuang dalam rencana strategis kemenkes 2020 – 2024. Karenanya menjadi prioritas pemerintah daerah kab/kota.

Salah satu cara pencegahan stunting adalah dengan mengoptimalisasi peran posyandu di masyarakat. Beberapa peran posyandu adalah untuk pemeriksaan kesehatan, imunisasi dan tempat masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang gizi yang baik, khususnya untuk anak.

Dengan demikian, posyandu dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak di Indonesia.

Di era digital, agar peran posyandu dapat lebih optimal, dibutuhkan akses internet/wifi. Program prioritas Pemkot Bontang tahun 2021 – 2024 salah satunya adalah program wifi gratis.

Kasi Infrastruktur dan Teknologi, Mamik Setyawati membeberkan manfaat adaanya internet di posyandu. Dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang kesehatan, termasuk informasi tentang posyandu.

Informasi ini dapat membantu masyarakat memahami manfaat posyandu, dan memotivasi mereka untuk mengikuti program tersebut.

“Selain itu internet juga sebagai fungsi monitoring dan pelaporan, yaitu internet dapat digunakan untuk memudahkan monitoring dan pelaporan kegiatan posyandu. Dengan menggunakan teknologi digital, data kegiatan posyandu dapat dengan mudah diinput dan dikelola, sehingga mempermudah pelaporan dan evaluasi program,” jelas Mamik.

“Dalam mempromosikan program kesehatan dan program posyandu, Internet juga dibutuhkan. Baik melalui berbagai media sosial dan platform online,” imbuhnya.

Promosi tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang manfaat posyandu dalam memantau tumbuh kembang anak.

Senada, Plt. Kadis Kominfo Iskandar menambahkan, dengan adanya internet melalui wifi gratis dapat mencegah peningkatan stunting.

“Posyandu menggunakan sistem informasi monitoring kesehatan yang terintegrasi dari tingkat RT sampai tingkat Kota Bontang. Maka, tumbuh kembang anak dapat dimonitor dengan baik. Dengan promosi kesehatan yang dilakukaan kader posyandu, dapat memberikan edukasi ke masyarakat pentingnya kesehatan dan pencegahaan stunting sejak dini,” jelas Iskandar.

Iskandar menambahkan, dari ketiga manfaat internet di atas, dapat dilihat keterkaitan internet atau wifi gratis yang dicanangkan Pemkot Bontang dengan Posyandu.

“Semoga dengan adanya internet/wifi gratis ini, dapat meningkatkan pencegahan terhadap stunting,” pungkasnya. (hms)

Bontang Dituding Beli Atlet, Emil: Tidak Benar!

0
Ketua KONI periode sebelumnya, Aminullah. (ist)

BONTANG – Ketua KONI Bontang periode sebelumnya, Aminullah membantah tudingan Bontang beli atlet dari daerah lain.

Hal itu diceritakan Emil, sapaan akrabnya saat menyampaikan sambutan di Musyawarah Olahraga Kota VII KONI (Musyorkot), Kamis (23/2/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dikatakan Emil, saat atlet Bontang berlaga di Poprov Berau beberapa waktu lalu, dirinya pernah mendengar gosip dari daerah lain yang menuding Bontang membeli atlet dari luar daerah.

Emil menegaskan hal itu tidak benar. Seluruh atlet Bontang murni berasal dari Kota Taman, sebutan Kota Bontang.

“Ada satu atlet sepakbola yang dikira berasal dari Jawa,” katanya.

Namun dijelaskannya, atlet sepakbola tersebut sudah lama menetap di Bontang dan sudah bekerja di Bontang.

Hanya masalahnya atlet tersebut belum sempat mengurus pindah KTP. Tapi sudah memiliki surat keterangan pindah.

“Mungkin masalah itu yang daerah lain anggap Bontang beli atlet, padahal tidak sama sekali,” pungkasnya. (al)

Sertifikat Atlet Syarat Terima Bonus, Emil: Masih Tahap Sinkronisasi

0
Ketua KONI periode sebelumnya, Aminullah. (ist)

BONTANG – Sertifikat atlet menjadi salahsatu syarat pemberian bonus oleh Pemkot Bontang, kepada atlet yang berlaga di Porprov Berau beberapa waktu lalu. Saat ini KONI Bontang sedang dalam tahap pengurusan sertifikat atlet tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua KONI Bontang periode sebelumnya, Aminullah di Musyawarah Olahraga Kota VII KONI (Musyorkot), Kamis (23/2/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Emil sapaan akrabnya mengatakan, pengurus KONI terus berkoordinasi dengan Pemkot Bontang terkait pemberian bonus tersebut. Bahkan tak hanya kepada pemkot, namun juga dengan DPRD Bontang.

Hasilnya, Pemkot Bontang bakal mengucurkan bonus tersebut di anggaran perubahan. Selain itu, KONI juga diminta memenuhi syarat-syarat yang diperlukan demi turunnya bonus tersebut.

Salahsatu syarat yang dibutuhkan yaitu sertifikat atlet. Sebagai bukti atlet tersebut pernah berlaga di Porprov Berau.

“Saat ini sertifikat itu sudah ada di kami usai dikirim dari panitia Porprov Berau,” ujar Emil.

Namun begitu, sertifikat tersebut masih melalui tahap sinkronisasi. Sertifikat harus disinkronkan dengan SK kontingen. Dicocokkan terlebih dahulu antara atlet dengan medali yang diterima.

“Ada sekira 300an sertifikat yang harus kami sinkronkan,” katanya.

Ditambahkannya, sertifikat tersebut tak hanya digunakan untuk memenuhi syarat pencairan bonus. Sertifikat tersebut bisa berfungsi bagi atlet saat diperlukan masuk sekolah atau melamar kerja. Sebagai bukti prestasi olahraga. (al)

Rumah Retak Dampak Tanah Longsor di Jalan Gotong Royong

0
Kondisi rumah terdampak tanah longsor. Warga bantu menutup dengan terpal agar kejadian tidak terulang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Tanah longsor kembali terjadi, kali ini terjadi di Jalan Gotong Royong, RT 49, Kelurahan Belimbing, Senin (20/02/23). Kejadian tersebut hanya menyebabkan keretakan pada rumah dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tanah longsor sama pondasi rumah itu jaraknya sekira semeter,” beber Hamka, Ketua RT 49 menceritakan kondisi rumah korban longsoran tersebut.

Diketahui, sebelum tanah longsor, tebing tersebut terus mengalirkan air sehingga membuat genangan. Sampai akhirnya Senin lalu tanah mengalami longsor.

Karena jurang yang tidak terjal, warga setempat menggunakannya sebagai peternakan, namun hewan ternak telah dievakuasi karena sempat tertimbun.

Peninjauan lokasi longsor telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang. Hari Kamis (23/02/23) ini mereka melakukan rapat untuk tindakan selanjutnya.

“Saya belum mendapatkan kabar untuk tindakan selanjutnya, apakah akan dievakuasi atau mendapat bantuan sosial,” lanjutnya.

Pemilik rumah tetap tinggal di rumah tersebut, hanya saja barang-barang serta aktivitas di rumah tersebut dibatasi.

“Jadi sisi rumah yang retak tidak dihuni, dan barangnya dipindahkan,” ungkap Hamka.

Untuk meminimalisir tanah kembali longsor, area tersebut ditutup menggunakan terpal. Agar tidak ada resapan air lagi saat hujan turun. (sya)

Angka Pengangguran di Bontang Masih Tertinggi se-Kaltim

0
Widiyantono, Kepala Badan Pusat Statistik Bontang (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Angka pengangguran tahun 2021 ke 2022 di Bontang turun sebanyak 2.11 persen atau 1.193 orang. Angka penurunan ini merupakan tertinggi dibandingkan wilayah lain di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Untuk persentasenya, Bontang memang paling tinggi dari seluruh daerah se-Kaltim. Lumayan tinggi karena covid memang sudah menurun,” jelas Widiyantono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bontang.

Dari 99.150 orang angkatan kerja (usia >15 tahun), jumlah pengangguran di Kota Bontang pada Agustus 2022 mencapai 7.742 orang atau 7.81 persen. Jumlah ini membaik dari tahun 2021 yang mencapai 8.935 orang atau 9.92 persen.

“Tahun 2019 ada 7.894 pengangguran, 2020 ke 2022 terus naik karena kondisi pandemi waktu itu. Data ini kita update tiap Bulan Agustus,” lanjutnya.

Banyaknya bermunculan lowongan kerja dan usaha di tahun 2022 merupakan titik balik untuk para pencari kerja.

Ditegaskannya, walaupun persentase pengangguran di Bontang paling banyak turun, bila dihitung dari jumlah penduduk, Bontang masih menjadi angka pengangguran tertinggi di Kaltim.

Disusul oleh Balikpapan dengan persentase pengangguran sebanyak 6.90 persen atau 22.749 orang.

“Karena Bontang kota kecil dengan penduduk yang tidak sebanyak daerah lain, 7.81 persen itu cukup tinggi,” ungkapnya. (sya)

Dinding Rumah Roboh Akibat Longsor di Jalan Kapal Layar

0
Dinding bagian kanan rumah roboh akibat longsor. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Satu rumah rusak parah di Jalan Kapal Layar RT 22 akibat longsoran tanah, Rabu (22/2/2023). Selain itu, 1 rumah lagi terdampak longsoran. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Diceritakan Ketua RT 22, Nur Alam, awal kejadian sekira pukul 12.30 Wita usai hujan deras mengguyur wilayah Loktuan dan sekitarnya.

Andreas, pemilik rumah terdampak longsor mendengar suara gemuruh di atas rumahnya. Ia mengira suara ular yang bersarang di plafon rumahnya. Lantaran di daerah tersebut kerap bersarang ular.

Namun ternyata setelah ditengok, atap rumah bagian belakang tertimpa bongkahan tanah. Melihat situasi yang mulai gawat tersebut, Andreas memperingatkan seluruh keluarganya untuk segera keluar rumah. Termasuk istrinya yang sedang tidur saat itu.

“Alhamdulillah selamat semua. Sempat keluar sebelum longsoran terjadi,” beber Nur Alam.

Sementara itu, rumah tetangga Andreas yang mengalami rusak parah akibat longsoran tersebut. Posisi rumah tetangga tersebut di sisi sebelah atas rumah Andreas.

Saat kejadian rumah itu kosong. Rumah tersebut disewa beberapa pria yang saat kejadian sedang bekerja di dalam pabrik.

Arya, penyewa rumah mengatakan, saat kejadian dirinya dan beberapa temannya yang menyewa rumah sedang bekerja. Ia mendapat info dari rekannya bahwa rumah yang disewanya mengalami longsor.

Namun saat kejadian ia dan rekannya tidak bisa pulang, karena dilarang pihak perusahaan lantaran banyak pekerjaan yang harus dikerjakan.

“Sore kami baru bisa pulang. Untungnya saat kejadian tidak di rumah, jadi tidak ada korban longsor,” katanya menceritakan kondisinya saat itu.

Dari pantauan di lapangan, tanah di bagian kanan luar rumah tersebut mengalami longsor parah. Sebagian longsoran menimpa rumah Andreas yang berada di bagian bawah.

Dinding bagian kanan rumah pun roboh, sehingga 1 ruangan kamar tidur dan 1 ruangan tengah terlihat tak berdinding lantaran tembok roboh ke bagian luar. Beberapa bagian rumah juga mengalami retak-retak.

Lurah Loktuan, Hadi Jumianto mengatakan, terdapat 10 jiwa yang terdampak bencana longsor itu. 1 rumah yang mengalami longsor berisi 5 jiwa dan 1 rumah terdampak juga berisi 5 jiwa.

“Saat kejadian seluruh pihak terkait langsung terjun ke lapangan mengatasi kejadian tersebut,” ujarnya.

Pemerintah berupaya mencari solusi secepatnya dari kejadian tersebut.

Beberapa upaya yang dilakukan di antaranya, mencarikan rumah tinggal sementara untuk mengungsi.

“Saat ini penyewa rumah mengungsi di rumah keluarga. Besok mereka putuskan apakah mau tinggal di rumah susun (rusun) atau tidak. Kami sudah koordinasikan dengan pihak rusun,” ungkap Hadi.

Cari solusi secepatnya untuk perbaikan rumah. Pihak kelurahan akan melaksanakan bersih-bersih rumah dari puing-puing. Selain itu, membuka posko bantuan longsor di rumah Ketua RT 22.

“PKT juga ikut memberikan bantuan sembako kepada para korban,” pungkasnya. (al)

 

Resahkan Masyarakat, Polres Imbau Toko Tidak Jual Knalpot Brong

0
Ilustrasi knalpot brong. (ist)

BONTANG – Knalpot racing atau yang lebih dikenal knalpot brong menjadi momok tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Lantaran banyak pengendara khususnya ana-anak muda yang menggunakan knalpot bersuara keras tersebut pada tunggangannya.

Suara keras yang ditimbulkan dianggap masyarakat mengganggu lingkungan sekitar. Menimbulkan suara bising di telinga.

Karena itu, Polres Bontang terus melakukan upaya meminimalisir penggunaan knalpot brong tersebut. Mulai dari razia kendaraan hingga sosialisasi.

Sat Lantas Polres Bontang pun mengimbau kepada seluruh pemilik bengkel maupun toko spare part sepeda motor, agar tidak menjual knalpot brong, Senin (20/2/2023).

Dalam imbauan tersebut satlantas mengajak pemilik toko atau bengkel, untuk ikut mendukung dan mensukseskan Operasi Keselamatan Mahakam 2023, dengan tidak memperjual belikan knalpot brong atau racing kepada masyarakat.

“Kami imbau agar stok barang yang masih ada, untuk tidak dipajang dan disimpan bila perlu dimusnahkan,” ujar Kasat Lantas, AKP Toni Joko Purnomo. (al/rls)

Pria Ditangkap Gegara Sembunyikan Sabu di Pipa Paralon

0
Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono

BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang  mengamankan pria inisial W pada Selasa (21/2/2023) pada pukul 17.00 WITA, di Jalan Pelabuhan 3, Gang Udang, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

W Ditangkap di rumahnya dengan barang bukti 10 bungkus plastik, diduga narkotika jenis sabu dengan berat 2,54 gram.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengatakan, penangkapan dilakukan atas laporan tindak penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Sesaat setelah penangkapan terhadap tersangka, lalu dilakukan penggeledahan di samping rumahnya yang mirip gudang. Ditemukan barang bukti berupa 1 buah kotak warna hitam berisi 10 bungkus plastik yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

“Disembunyikan di dalam pipa paralon,” beber Iptu Mandiyono, Rabu (22/2/2023).

Mandiyono menambahkan, terduga pelaku kemudian diamankan ke Polres Bontang bersama barang bukti berupa 10 bungkus plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu, 1 buah kotak kecil warna hitam, 1 lembar kertas tisu, 2 buah plastik klip dan 1 buah HP merek Nokia warna hitam.

“Mengamankan terduga ke Polres Bontang bersama barang bukti,” tambahnya.

Terduga W kemudian diancam dengan pasal 112 dan 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

Panwaslucam Bontang Barat Pengawasan Melekat pada Petugas Pantarlih

0
Pengawasan yang dilaksanakan Panwaslucam Bontang Barat. (ist)

BONTANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Bontang Barat telah melakukan pengawasan melekat pada proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit). Coklit dilaksanakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang ada di tiga kelurahan di wilayah Bontang Barat.

Kecamatan Bontang Barat memiliki 86 TPS dari tiga kelurahan.

Komisioner Panwaslu Kecamatan Bontang Barat, Bahrun mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan melekat kepada petugas Pantarlih yang sedang melakukan pencocokan dan penelitian pemilih, yakni Kelurahan Kanaan, Kelurahan Gunung Telihan, dan Kelurahan Belimbing.

“Total TPS sama dengan Pantarlih yang bekerja melakukan Coklit. Pengawasannya melekat oleh Panwaslucam dan PKD di wilayah Barat,” kata Bahrun, saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Selasa (21/2/2023).

Bahrun menjelaskan, petugas Pantarlih melakukan Coklit dengan rincian jumlah Kelurahan Gunung Telihan 38 TPS, Kelurahan Belimbing 34 TPS, dan Kelurahan Kanaan 14 TPS.

“Kalau pengawasan sampai saat ini tidak mengalami kendala, berjalan dengan baik. PPK dan jajarannya serta Pantarlih dapat diawasi,” katanya.

Untuk proses pengawasan sendiri, Bahrun mengatakan anggota Panwaslu Kecamatan dan PKD turun langsung di lapangan dengan cara mendampingi petugas Pantarlih.

“Langsung ke lapangan kita dampingi petugas Coklit atau Pantarlih dalam proses pencocokan data pemilih didampingi semua PKD,” jelasnya.

Untuk waktu pengawasannya sendiri telah dilakukan dari 12 Februari 2023 hingga 14 Maret 2023 yang dilaksanakan Panwaslu Kecamatan Bontang Barat. (yah)

Tahun Ini Pariwisata Bontang Akan Dimaksimalkan

0
Ahmad Aznem, Kepala Disporpar Bontang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Destinasi wisata di Kota Bontang mulai tahun 2023 ini akan didorong perkembangannya. Hal itu disampaikan Ahmad Aznem, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporpar), Selasa (21/02/23) saat ditemui awak media.

“Kami akan dorong pemilik destinasi wisata serta masyarakat, agar membuat wisata alam atau wisata buatan,” jelasnya.

Salah satu tempat wisata yaitu, Lembah Hijau saat ini sudah tidak ada pengelolanya. Aznem berharap tahun ini Lembah Hijau bisa kembali dikunjungi, karena potensinya yang cukup besar.

“Padahal tempat itu luar biasa selalu ramai, walaupun jauh tapi orang senang ke sana,” lanjutnya.

Dilanjutkan, Malahing menjadi destinasi wisata yang menjanjikan untuk Bontang. Terdapat makanan yang menurut dinas pariwisata se-Kaltim itu baru ada di Bontang yaitu, sate kerang hijau.

“Mendengar itu saya berpikir, untuk menjadikan sate kerang hijau makanan baru khas Bontang. Kan awal Gami. Jadi nanti tinggal diajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI),” beber Aznem.

Aznem berharap anugerah desa wisata Bontang bisa masuk ke dalam 50 besar dari yang awalnya 100 besar.

“Sebenarnya banyak yang bisa dijadikan wisata di Bontang ini, hanya SDM untuk itu masih kurang,” ungkapnya.

Ide lain, Aznem mengungkapkan, bakal berkeliling kawasan industri melalui laut menggunakan kapal nelayan melalui Loktuan atau Tanjung Laut.

“Kalau kita susuri Bontang lewat laut sore-sore pasti bagus, karena lampu-lampu di pabrik sudah nyala, apalagi kalau ada guide yang bisa menjelaskan mengenai pabrik-pabrik di Bontang,” tegasnya.

Aznem menegaskan kepada anak muda Bontang, bahwa pariwisata adalah bisnis yang menjanjikan, sehingga didorong agar terus berinovasi serta kreatif. (sya)