Beranda blog Halaman 971

Wujudkan Work Life Harmony, Ratusan Karyawan Pupuk Kaltim Ikuti Go VIRAL N Run

0

PERLOMBAAN lari bertajuk ‘Go VIRAL N Run” yang diikuti ratusan karyawan beserta keluarga besar perusahaan, menandai pembukaan peringatan Bulan K3 Nasional (BK3N) tahun 2023 di lingkungan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Kegiatan berlangsung di Halaman Parkir GOR PC VI Pupuk Kaltim, Sabtu (14/1/2023).

Ketua Panitia BK3N Pupuk Kaltim 2023 Bondar Priandono, mengungkapkan Go VIRAL N Run digelar untuk meningkatkan budaya kesehatan di lingkungan perusahaan, sekaligus kesinambungan upaya dalam mendorong pola hidup sehat bagi karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim dengan rutin berolahraga. Kegiatan ini memfasilitasi karyawan dalam olahraga lari, jalan sehat hingga bersepeda yang selama ini terus digalakkan secara berkala.

Hal ini pun sejalan dengan empat pilar dalam menjaga imunitas tubuh, mulai dari menjaga diri agar tidak stres, menjaga nutrisi, pengaturan tidur berkualitas dan olahraga setiap hari minimal 30 menit. “Maka pada peringatan BK3N tahun ini Pupuk Kaltim menggelar Go VIRAL N Run, sebagai wujud keseriusan perusahaan dalam mendorong pola hidup secara berkesinambungan bagi seluruh karyawan dan insan perusahaan,” ujar Bondar.

Sesuai dengan tema “Terwujudnya Pekerjaan Layak yang Berbudaya K3 Guna Mendukung Keberlangsungan Usaha di Setiap Tempat Kerja”, Pupuk Kaltim telah menyiapkan serangkaian kegiatan menarik pada peringatan BK3N tahun 2023. Seluruh kegiatan tidak hanya melibatkan karyawan beserta keluarga besar perusahaan, tapi juga menyasar masyarakat umum hingga pelajar di Kota Bontang.

Baca Juga:  Antisipasi Potensi Bencana Industri, Pupuk Kaltim Gelar Simulasi Tanggap Darurat

Beberapa kegiatan tersebut diantaranya seminar kesehatan bagi karyawan dan keluarga, launching Yuk Gerak YUK (YGY), Donor Darah, Transporter Safety and Defensive Driving, Fire and Rescue Competition, seminar HIV/AIDS dan VCT, Pelatihan dan Sertifikasi Penjamah Makanan serta berbagai perlombaan menarik lainnya.

“Seluruh kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap norma K3 di lingkungan Perusahaan, serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh pihak baik karyawan, masyarakat dan pelajar di kota Bontang dalam mewujudkan budaya K3 di kehidupan sehari-hari,” tutur Bondar.

SVP Teknologi Pupuk Kaltim Heri Subagyo, mengungkapkan aspek kesehatan merupakan hal utama yang wajib dijaga, karena produktivitas dan kinerja perusahaan tercermin dari tingkat kesehatan para karyawan. Aktivitas olahraga dengan berlari, jalan kaki maupun bersepeda menjadi salah satu pilihan untuk tetap menjaga kebugaran dan imunitas tubuh, disamping mengimplementasikan pola hidup sehat lainnya guna meningkatkan kualitas kesehatan.

Menurut Heri, tingginya aktivitas harian di lingkungan kerja perlu penyelarasan tubuh dan pikiran, serta meningkatkan kebugaran jasmani agar tercipta work life harmony dengan berolahraga. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa ketika tubuh sehat secara utuh maka seseorang akan mampu menjalani aktivitas secara produktif dan memiliki kehidupan yang lebih berkualitas.

“Untuk itu, kami harap berbagai program kesehatan yang digagas Pupuk Kaltim memberi dampak positif terhadap pola hidup karyawan bersama keluarga, agar tetap menjadi insan produktif,” kata Heri.

Baca Juga:  Tekan Emisi Karbon, PKT Tanam 23.272 Pohon Sepanjang 2022

Begitu pula dengan beragam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian BK3N tahun ini, diharap memberi dampak positif tidak hanya bagi para karyawan Pupuk Kaltim, tapi juga masyarakat Bontang secara umum. Sehingga kedepan seluruh aspek K3 mampu ditularkan secara aktif melalui edukasi maupun sosialisasi dan simulasi, agar mampu diterapkan optimal di seluruh bidang dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pupuk Kaltim terus mengajak seluruh pihak untuk turut berperan aktif dalam penerapan K3 di kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk kesadaran bersama untuk menjadi budaya dalam mewujudkan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja,” tambah Heri.

Dihari yang sama, Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi juga melaunching kegiatan serupa di Plaza Pupuk Kaltim Jakarta, sebagai dorongan bagi para karyawan agar turut berolahraga secara teratur. Menurut dia, kesehatan karyawan memiliki dampak terhadap kelangsungan produktifitas Perusahaan, yang tidak hanya terfokus di Kota Bontang tapi juga di seluruh wilayah operasional Perusahaan.

Rahmad pun mengimbau para karyawan beserta keluarga yang bertugas di seluruh wilayah operasional perusahaan dapat sungguh-sungguh mengikuti program Go VIRAL N Run dalam rangkaian BK3N 2023, agar kedepan menjadi insan yang jauh lebih sehat dan produktif.

“Melalui program ini, mari kita giatkan olahraga untuk kesehatan yang semakin baik, agar karyawan dapat bekerja secara optimal. Begitu juga kinerja Perusahaan dapat semakin baik yang diikuti peningkatan kesejahteraan karyawan,” tutur Rahmad. (adv)

Kenalkan Potensi dan Bakat Anak Lewat Golongan Darah, SDN 001 BU Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar

0
Seminar yang diadakan SDN 001 BU. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan radarbontang.com)

BONTANG – SDN 001 Bontang Utara mengadakan seminar sekolah penggerak cara jitu mengenal potensi dan bakat anak melalui genetik darah ABO, Selasa (17/1/2023) di Auditorium 3 Dimensi. Kegiatan ini merupakan implementasi kurikulum merdeka belajar dan upaya mensukseskan pembelajaran siswa siswi.

Kepala Sekolah SDN 001 Bontang Utara, Yani Astutik mengatakan, pada tingkat sekolah dasar, SDN 001 Bontang Utara adalah pelaksana pertama kali pembelajaran kurikulum merdeka belajar, yang telah diterapkan sekolah penggerak dengan melihat potensi anak melalui golongan darah.

“Asumsi kami dengan mengetahui golongan darah, maka orangtua dan guru dapat memandang siswa sebagai individu yang berbeda dan unik. Dengan melalui pembelajaran diferensiasi di kurikulum merdeka,” kata Yani Astuti, Selasa (17/1/2023).

Pemateri sangat berpengalaman dalam genetik golongan darah untuk kecerdasan peserta didik. Karena sebagian besar waktu anak ada di rumah, orangtua tidak hanya menuntut anak harus bisa, tapi perlakuan kepada anak harus sesuai.

Dengan hasil yang didapat, akan dapat mengubah pola pikir (mindset) orangtua dan siswa dalam mengajar dan mendidik sesuai dengan kebutuhan siswa-siswi di sekolah.

“Guru-guru kami dapat bertransformasi dengan memberikan pembelajaran diferensiasi yang baik. Untuk orangtua dapat memberikan dukungan terbaik di rumah, jadi ada kesamaan sekolah dan orangtua,” jelasnya.

Sementara, Kabid Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang, Saparudin mengatakan, pelaksanaan seminar bagi orangtua dan guru dalam melihat potensi anak melalui genetik golongan darah dapat menunjang implementasi kurikulum merdeka belajar.

“Misalnya pembelajaran anak tidak asal-asal. Dapat mengetahui potensi anak melalui golongan darah. Sehingga pendidikan merdeka belajar akan sejalan dengan yang telah digaungkan oleh menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi,” kata Saparudin.

Dalam pembelajaran merdeka belajar akan mendekatkan pembelajaran pada individu.

“Ke depannya bukan hanya sekolah penggerak, jadi seluruh sekolah. Ini kolaborasi antara sekolah dan orangtua dengan memberikan pengertian kepada orangtua mengenai kemampuan anak,” tandasnya. (yah)

Najirah Harap Mini Expo BK Ditiru Kelurahan Lain

0
Najirah harap Mini Expo Kelurahan BK ditiru kelurahan lain. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Upaya kelompok usaha bersama (kube) Kelurahan Bontang Kuala (BK) dalam menggerakkan ekonomi patut dicontoh oleh kelurahan lainnya. Hal itu disampaikan Wawali Bontang, Najirah saat meresmikan pembukaan Mini Expo Stimulan RT Kelurahan BK, Senin (16/1/2023).

Najirah mengungkapkan, usai Kelurahan BK melaksanakan mini expo, kelurahan lain juga dapat melaksanakan usaha serupa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan kelurahan lainnya juga dapat mencontoh pelaksanaanya, dalam menggunakan stimulan RT untuk menggerakkan ekonomi di masyarakat.

“Harus dicontoh kelurahan lain, karena ini pertama dilakukan. Memang dalam peningkatan perekonomian kita, dana stimulan dapat dimanfaatkan dalam pelatihan-pelatihan masyarakat yang diberikan dari kelurahan,” kata Najirah.

Dirinya melanjutkan, semua kelurahan telah diberikan dana stimulan, namun untuk penggunaannya akan diserahkan kepada masing-masing kelurahan atau RT dalam pengembangan ekonomi di masyarakat.

“Pemanfaatannya silahkan masing-masing, tapi yang kami utamakan menggeliatkan ekonomi,” kata Najirah.

Najirah menambahkan, dalam pelaksanaannya, dana stimulan dapat digunakan berinovasi. Di mana tujuan dari stimulan sendiri dimaksudkan untuk pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang ada di RT-RT.

“Hampir semua kelurahan sama ya, dalam pemberdayaan masyarakat. Tapi ada juga yang berbeda. Kita pasca masa pandemi Covid-19 hampir tiga tahun ekonomi kita anjlok. Nah ini juga sebagai persiapan sebagai kota wisata, dengan pengembangan peningkatan ekonomi untuk memajukan kelompok usaha masyarakat atau UMKM dan melaksanakan pelatihan-pelatihan di setiap kelurahan,” jelas Najirah. (yah)

Bank Jelantah, Inovasi RT 20 Kelurahan Gunung Elai

0
Kegiatan pengumpulan dan penjualan bank jelantah RT 20 Kelurahan Gunung Elai. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Pria berkaos hitam itu bolak balik mengangkat jerigen kuning dan hitam. Rambut panjangnya terikat, keringat mengucur deras di wajahnya. Satu demi satu dipindahkannya. Dari pelataran sebuah bangunan yang hanya berjarak 2 langkah kaki pria dewasa. Menuju bak mobil pick up berwarna putih. Barisan jerigen-jerigen itu tersusun rapi di atas bak mobil.

Pria berkaos kuning tampak mengawasi di sebelahnya. Mengenakan kaos tangan putih, ia sesekali membantu menjinjing jerigen. Di belakang keduanya berdiri bangunan mirip pendopo. Kecil, sekira 3×3 meter luasnya. Temboknya setinggi pinggang orang dewasa. Gunungan botol-botol plastik menumpuk di dalam bangunan itu. Papan bertuliskan “Bank Sampah Saber” menggantung di bawah atap bagian depan bangunan.

“Ini minyak jelantah mas. Limbah minyak goreng yang kami kumpulkan,” ucap Syahril, pria berkaos kuning itu menjawab pertanyaan wartawan Radarbontang.com yang datang mewawancarai.

“Setelah dikumpulkan minyak jelantah ini kami jual ke Samarinda untuk didaur ulang,” katanya menambahkan.

Syahril adalah Ketua RT 20, Kelurahan Gunung Elai. Ia yang menginisiasi lahirnya bank jelantah, yang merupakan unit link dari bank sampah saber. Dimana kegiatan bank jelantah ini adalah pengumpulan dan penjualan minyak jelantah.

Awalnya bank sampah saber ini mengumpulkan sampah plastik semacam botol-botol plastik air mineral. Berjalannya waktu melebar ke minyak jelantah.

“Ini inovasi kami di bank sampah saber. Hasil dari pengamatan di lingkungan sekitar,” imbuhnya sembari sesekali membantu pria berkaos hitam itu mengangkat jerigen ke atas bak mobil.

Dijelaskan Syahril, di Bontang, pengumpulan minyak jelantah yang terkoordinir oleh bank sampah hanya di RT 20 Kelurahan Gunung Elai yang melakukannya. Selebihnya hanya individu-individu saja.

Minyak jelantah merupakan minyak limbah yang berasal dari jenis-jenis minyak goreng seperti minyak sayur, minyak sawit, minyak jagung dan lain sebagainya.

Minyak ini merupakan bekas pemakaian kebutuhan rumah tangga. Umumnya sering digunakan kembali untuk kebutuhan kuliner. Namun bila ditinjau dari komposisi kimianya, minyak jelantah ini berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Selain berbahaya bagi kesehatan tubuh, limbah minyak jelantah juga dapat merusak lingkungan. Merusak tanah karena menutup pori-pori tanah dan juga mencemari air.

“Minyak jelantah dapat didaur ulang menjadi bahan bakar biodiesel,” katanya.

Dari hasil pengamatannya itu, sejak Agustus 2021 pihaknya memutuskan membuka unit baru dari bank sampah saber, yaitu bank jelantah.

“Kami beli minyak jelantah per liternya sekira Rp 3 ribu. Harga bisa berubah tergantung kondisi,” bebernya menjelaskan.

Syahril menegaskan, tujuan utama bank jelantah ialah kebersihan dan kesehatan lingkungan. Karenanya, dirinya terus mensosialisasikan bank jelantah di media sosial. Berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan berbahayanya limbah minyak jelantah.

“Lebih baik didaur ulang jadi bermanfaat daripada merusak lingkungan,” pungkasnya. (al)

Kelurahan Belimbing Buka Layanan Malam Hari

0
Para pegawai Kelurahan Belimbing saat bertugas malam untuk melayani warga. (Ist)

BONTANG – Kelurahan Belimbing punya solusi bagi warganya yang tidak sempat mengurus berkas-berkas kependudukan di siang hari. Apa itu? Membuka layanan malam hari. Kelurahan Belimbing terus meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap masyarakat. Tak ayal beragam inovasi pun ditelurkan.

“Inovasi kami buat ini untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi warga,” ujar Lurah Belimbing, Dwi Andriyani.

Permasalahan yang kerap dihadapi warga adalah mengurus berkas di siang hari. Lantaran banyak warga yang bekerja, sehingga terbentur dengan waktu kerjanya.

Menurut Dwi, salahsatu solusinya dari permasalahan itu adalah dengan membuka layanan malam hari. Pihak kelurahan pun membuka layanan malam khusus untuk pengurusan administrasi kependudukan. Dibuka 2 kali seminggu, Hari Senin dan Rabu malam. Setiap pukul 19.30 hingga 21.00 wita.

“Kami harap warga yang kesulitan mengurus berkas kependudukan di siang hari berkesempatan mengurusnya di malam hari,” harapnya.

Dikatakannya, selain layanan malam hari kelurahan yang berlokasi di Perumahan BTN PKT itu  juga membuat inovasi pelayanan lainnya. Dengan memanfaatkan teknologi berupa pengantar RT online (e-kelurahan). Warga tak perlu datang saat membutuhkan surat pengantar RT, namun bisa mengurusnya via online. “Lebih cepat dan mudah,” tegas Dwi. (al)

Peringati Hari Dharma Samudera ke-61, Dandim Nobar Wayang Orang

0
Suasana nobar pagelaran wayang orang "Pandowo Boyong" di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Komandan Kodim 0908/Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo bersama Wali Kota Bontang, Basri Rase, kapolres dan forkopimda menggelar nonton bareng (nobar) pagelaran wayang orang “Pandowo Boyong” di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Minggu (15/1/2023).

Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo  mengatakan, pagelaran wayang orang ini dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera TNI Angkatan Laut yang ke-61.

“Seni budaya wayang orang kali ini menampilkan Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono yang berperan sebagai tokoh Bima Sena, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Vero Yudo Margono sebagai Dewi Nagagini,“ jelasnya.

Tidak itu saja, dalam pementasan wayang orang ini juga menghadirkan para kepala staf (Kasal, Kasad dan Kasau) serta ratusan prajurit TNI Al,“ imbuhnya.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan, disamping nobar di Pendopo Rumah Jabatan, pihaknya juga menggelar nobar di Makodim 0908/Bontang dan di koramil jajaran.

“Kegiatan ini sebagai wahana melestarikan salah satu budaya nusantara, pegelaran wayang orang dengan lakon Pandowo Boyong ini menjadi pesan moral kepada kita semua, untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat dan nilai-nilai Pancasila, “ pungkas Dandim. (Pendim Btg)

Bhabinkamtibmas Loktuan Hadiri Musrenbang

0
Suasana musrenbang di Kelurahan Loktuan. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Ahmad Baijuri menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Loktuan di Balai Pertemuan Umum (BPU), Senin (16/1/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan, agar pengajuan pembangunan di Kelurahan Loktuan dapat terealisasi dan terawasi pada saat pelaksanaan pembangunan.

Musrenbang dihadiri Camat Bontang Utara, H. Sutrisno, Lurah Loktuan, Hadi Junianto, Ketua Forum RT dan 52 RT, Ketua LPM, Ketua PKK, perwakilan pelajar dan Ketua Karang Taruna.

Aipda Baijuri mengatakan, musrenbang merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bontang kepada kelurahan dalam upaya percepatan dan pembangunan.

”Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang peningkatan pelayanan kesehatan, kesejahteraan masyarakat, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Aipda Baijuri juga menyampaikan iimbuan kamtibmas terkait cuaca ekstrim.

”Kami imbau masyarakat untuk bersama– sama menjaga lingkungan dan mewaspadai kejahatan 3 C (curian, curat dan curanmor ) dan narkoba,” pungkas Aipda Baijuri. (hms)

Monitoring Penyerahan Bansos ke Warga Lanjut Usia

0
Situasi monitoring penyerahan bansos ke warga lanjut usia di wilayah Berbas Pantai. (ist)

BONTANG – Babinsa Kelurahan Berbas Pantai, Koramil 0908-01/Loktuan, Serma Firman melakukan monitoring dan penyerahan bantuan sosial (bansos) kebutuhan dasar program home care dari Provinsi Kalimantan timur melalui Yayasan Pandu Qolby Kota Bontang untuk warga lanjut usia di wilayah Kelurahan Berbas Pantai, Minggu (15/1/2023).

Bansos ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dalam perekonomian. Babinsa pun melakukan pengawasan dalam pengendalian bansos kepada warga lanjut usia.

“Semoga masyarakat yang mendapatkan bansos ini bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Bisa dijadikan ladang pahala juga bagi yang memberikannya,” jelas Serma Firman.

Ia pun mengatakan, bansos ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kebutuhan dasar, agar meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Bansos dari pemerintah ini sudah terdistribusikan dengan baik. Kami dari babinsa turut mengawasi dan melakukan pengawalan, agar kegiatan berjalan dengan lancar,” ucapnya.

“Alhamdulillah, warga yang menerima bansos juga terlihat senang karena telah mendapatkan bantuan,” sambungnya. (Pendim Btg)

Bontang Tuan Rumah Soeratin Cup U-13 Zona Kaltim

0
Dua klub bertanding di Piala Soeratin Cup di Stadion Bessai Berinta. (Yahya Yabo/Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Kota Bontang dipercaya menggelar Turnamen Soeratin Cup yang diikuti 7 klub sepakbola U-13 se-Kalimantan Timur. Turnamen berlangsung 11-17 Januari 2023 di Stadion Bessai Berinta. PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Kalimantan Timur menggelar laga U-13, sebagai pembinaan bibit dari usia dini dan mencari bakat sepakbola muda.

Perwakilan PSSI Asprov Kaltim Komisi Wasit, Nurdin mengatakan, 7 klub U-13 yang akan bertarung berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kutim (Sangatta), Kubar, Tenggarong, dan Bontang.

Ketujuh klub itu yakni Persikutim, Sega FC, Persimen, Harbi Putra, Sepuhun FC, Balikpapan All Star dan Bontang City.

Soeratin Cup rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Laga ini menggunakan sistem setengah kompetisi, yang akan mempertemukan 7 klub yang berlaga dengan menghitung poin.

“Ajang ini merupakan pembinaan bakat usia dini, pada sepakbola yang dilakukan PSSI,” kata Nurdin ditemui Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Senin (16/1/2023).

Nurdin menambahkan, selain Soeratin Cup U-13, Asprov Kaltim juga menggelar kompetisi U-15 yang telah dilaksanakan di Balikpapan, serta U-17 yang akan dilaksanakan pekan depan di Kota Bontang.

Juara di Soeratin Cup zona Kaltim ini akan mewakili Kaltim pada kompetisi berjenjang selanjutnya. “Tetap ranahnya di PSSI pusat. Kami hanya melaksanakan di Kalimantan Timur, menyiapkan,” bebernya.

Diharapkan dengan pelaksanaan Soeratin Cup ini, akan memotivasi anak-anak pencinta sepakbola, untuk menyalurkan hobinya di bidang sepak bola. “Karena ini merupakan bibit-bibit dalam mendapatkan talenta yang berpotensi,” tandasnya. (yah)

Mini Expo Stimulan RT, Ajang Pamerkan Hasil Pelatihan Warga BK

0
Produk hasil pelatihan warga BK dipamerkan di Mini Expo Stimulan RT. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Kelurahan Bontang Kuala menyelenggarakan Mini Expo Stimulan RT yang diadakan di Halaman Kantor Kelurahan Bontang Kuala sejak Senin (16/01/23) hingga seminggu ke depan. Mini expo dibuka langsung Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah dan dihadiri seluruh camat serta lurah.

“Kegiatan ini akan disamakan di kelurahan lain. Tujuan stimulan ini memang untuk peningkatan ekonomi warga, dan akan dilaksanakan sampai seterusnya, agar perekonomian jadi stabil,” tegas Najirah.

Suiza Ixan, Lurah Bontang Kuala mengatakan, di mini expo ini memamerkan hasil dari pelatihan-pelatihan yang sering dilaksanakan pada tahun 2022 lalu.

“100% dana stimulan RT dapat digunakan dengan baik. Khususnya ya untuk pelatihan sehingga UMKM bisa berkembang,” jelas Suiza.

Mini Expo Stimulan RT memamerkan 20 Kelompok Usaha Bersama (Kube), mulai dari produksi pakaian, makanan, hiasan, tas, aksesoris dan masih banyak lagi. Produk tersebut merupakan produksi rumahan di sekitar Bontang Kuala.

Amel, salah satu warga Bontang kuala mengatakan, event ini ia ketahui dari grup RT.

“Kebetulan rumah saya depan SMPN 1, jadi saya langsung ke Kelurahan Bontang Kuala sama anak saya. Jajan sekalian lihat-lihat. Alhamdulillah kegiatan ini sudah banyak yang tahu, terutama warga Bontang Kuala, ” jelas Amel.

Sementara itu, salah satu peserta Kube merasa senang dengan adanya kegiatan mini expo ini, “Saya senang akhirnya bisa memamerkan sekaligus menjual hasil tangan saya. Dengan dana stimulan saya dapat mesin jahit. Saya bikin banyak, kayak tas, keset, dan ikat rambut. Kemudian gak makan banyak biaya, karena produk saya kebanyakan pakai kain perca yang digunakan dengan maksimal,” beber Hernawari. (sya)