Beranda blog Halaman 973

Kukuhkan Moderasi Beragama, FKUB Gelar Deklarasi

0
Deklarasi FKUB Bontang bersama tokoh lintas agama. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bontang mendeklarasikan kerukunan dalam beragama di Kota Bontang. Deklarasi berlangsung di tengah event jalan sehat, perayaan HAB ke-77 Kemenag Bontang, Sabtu (14/1/2023).

Deklarasi ini langsung disampaikan 4 tokoh agama, didampingi Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Kepala Kemenag Kota Bontang. Mulkan Adzima, perwakilan Islam, Pdt Rudi Tanot dari Protestan, Romo Indra dari Katolik, dan Made Darmawan dari Hindu.

Ketua FKUB, Mulkan Adzima mengatakan, forum kerukunan beragama akan memperkuat komitmen kebangsaan, untuk merawat kebhinekaan yang menjadi anugerah bangsa Indonesia.

Selain itu, FKUB mendeklarasikan pengukuhan moderasi beragama untuk seluruh umat beragama, dalam mewujudkan kehidupan sosial dan harmonis.

“Pengukuhkan moderasi beragama diharapkan dapat mewujudkan kehidupan sosial dan harmonis,” kata Mulkan Adzima saat deklarasi bersama tokoh agama.

Deklarasi dimaksudkan juga sebagai cara menghindari segala bentuk ujaran kebencian, berita bohong, dan tindakan yang dapat mengakibatkan pembelahan sosial akibat polarisasi politik.

Isi deklarasi juga menyebutkan, rumah ibadah tidak dijadikan sebagai tempat kampanye dan politik praktis, sesuai yang tertuang pada undang-undang pemilu.

“Berkomitmen untuk tidak menggunakan rumah ibadah sebagai tempat kampanye atau aktivitas politik praktis,” tandasnya. (yah)

Pencarian Kapten Kapal Tanker Dihentikan

0
Kapal Tanker MV.H.C Unity di perairan Bontang. (ist)

BONTANG – Pencarian Liy Dunwoo (44) seorang Kapten Kapal Tanker MV.H.C Unity yang hilang di perairan Bontang dihentikan. Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Zainuddin, Sabtu (14/1/2023).

Dijelaskan Zainuddin, informasi penghentian pencarian pria berkebangsaan China itu diterimanya dari Wali Kota Bontang. Namun untuk kepastian penghentian secara resminya, pihaknya masih menunggu info selanjutnya dari Wali Kota Bontang.

“Masih menunggu juga info dari agensi kapal,” ujar Zainuddin saat ditemui Radarbontang.com di acara jalan sehat perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-77 Kemenag Bontang, Sabtu ini.

Seperti diketahui, seorang kapten kapal tanker dikabarkan hilang di perairan dekat Pelabuhan PT Indominco Mandiri, Senin (26/12/2022) lalu. Kapten Kapal Tanker MV. H.C  UNITY tersebut diduga jatuh dari kapal.

Pencarian hingga hari ketujuh belum juga ditemukan, sesuai SOP dari Basarnas penhentian harus dihentikan.

Namun begitu, pencarian Liy Dunwoo kembali dilanjutkan pada Kamis (12/1/2023). Berdasarkan hasil rapat Wali Kota Bontang bersama pihak-pihak terkait.

Pencarian kali ini langsung melakukan penyelaman bawah air, yang melibatkan dua dosen fakultas perikanan dan kelautan Unmul Samarinda dan satu penyelam lokal dari Bontang.

Meski upaya penyelaman dilakukan semaksimal mungkin, namun tanda-tanda keberadaan Liy Dunwoo masih juga belum ditemukan alias nihil. Berdasarkan kebijakan agensi kapal, proses penyelaman pun hanya dilakukan satu hari saja. (al)

Masuk Hari Ketujuh Belum Ditemukan, Pencarian Pemancing Hilang Dihentikan

0
Anggota BPBD dan tim gabungan saat melakukan pencarian Budi. (ist)

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang bersama tim gabungan dari Basarnas Kaltim dan BPBD Kutim menghentikan pencarian Setia Budi (51) pemancing yang hilang, Sabtu (14/1/2023), lantaran pencarian sudah memasuki hari ke-7.

Penghentian pencarian ini karena sudah sesuai SOP dari Basarnas. Apabila pencarian orang hilang di laut sudah memasuki hari ke-7 maka harus dihentikan.

“Walaupun dihentikan, kami dari Anggota BPBD Bontang tetap memantau perkembangan di setiap mengadakan pengawasan di laut,” ujar Kepala BPBD Bontang, Zainuddin.

Dijelaskan Zainuddin, hari Sabtu ini Anggota BPBD beserta tim gabungan telah maksimal melakukan pencarian di hari terakhir. Menelusuri serta menyisir di sekitar Pulau Serang. Serta hal-hal yang dianggap mencurigakan di perairan kota Bontang, namun hasilnya tetap nihil.

Diberitakan sebelumnya, 2 dari 3 pemancing hilang di perairan Bontang, Minggu (8/1/2023). Sementara seorang pemancing lainnya berhasil selamat.

M Rizal (28), Imam Masjid Baiturrahim, Rawa Indah dipastikan selamat setelah berhasil diselamatkan oleh nelayan.

Sementara pemancing yang hilang tersebut adalah Setia Budi (51), Pengurus Masjid Al Muhajirin, Bukit Indah dan Didin Budianto (48) warga Sangatta.

Didin Budianto sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya utuh dan masih mengenakan pakaian lengkap. (al)

Kemenag Gelar Jalan Sehat, Puncak Perayaan HAB ke-77

0
Rangkaian kegiatan jalan sehat dalam rangka HAB ke-77 di Halaman Kantor Kemenag Bontang. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Kementerian Agama (Kemenag) Bontang mengadakan jalan sehat, Sabtu (14/1/2023). Kegiatan ini merupakan puncak perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-77. Dihadiri Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah.

Ketua Panitia HAB ke-77, Sugianoor menjelaskan, kegiatan HAB rutin dilaksanakan Kemenag setiap tahunnya, walaupun sempat terhenti di masa pandemi covid-19 beberapa tahun ke belakang. Tema yang dibawakan kali ini adalah ‘Kerukunan umat untuk Indonesia Hebat.’

HAB dimulai pada 11 November 2022 lalu. Diisi dengan berbagai pertandingan olahraga, seperti bulutangkis, tenis meja, bola voli, futsal, dan catur. Diikuti peserta dari semua tingkatan madrasah, baik MI, MTS, MA, RA, KKM, KKB, hingga guru-guru, penyuluh, dan pegawai kementerian agama.

“Rangkaian pertandingan olahraga selesai akhir Desember 2022. Kami libatkan semua agama. Peserta guru dan penyuluh ada yang non muslim,” ujar Sugianoor, Ketua Panitia HAB ke-77.

Usai melaksanakan rangkaian lomba olahraga, kemenag mengadakan Upacara HAB, 3 Januari 2023. Pertama kalinya diadakan di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Di upacara ini terdapat pula rangkaian kegiatan. Di antaranya penandatanganan surat hibah tanah dari Pemkot Bontang ke Kemenag Bontang. Tanah yang dihibahkan yaitu Tanah MAN dan MTS Al Ikhlas.

Lalu ada penyerahan sertfikat wakaf kepada 24 penerima wakaf. Penyerahan penghargaan tanda jasa satya lencana kepada 6 pegawai kemenang dengan masa kerja 10 dan 20 tahun. Juga penghargaan kepada guru dan siswa madrasah berprestasi.

“Ada 6 siswa dan 1 guru prestasi. Hanya prestasi tingkat nasional yang dapat penghargaan,” bebernya.

Ditambahkannya, kegiatan jalan sehat ini menjadi puncak perayaan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-77. Diadakan serentak oleh kemenag seluruh Indonesia tanggal 14 dan 15 Januari.  “Kami ambil tanggal 14 karena pertimbangan saudara non muslim kita yang beribadah di hari Minggu,” ungkapnya.

Tak hanya jalan sehat, kegiatan ini diisi dengan deklarasi kerukunan umat beragama. Ditutup dengan pembagian ratusan hadiah doorprise. (al) “Semoga dengan momen ini semakin mempererat silaturahmi antar umat beragama,” pungkas Sugianoor. (al)

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Ikut Gotong Royong Bangun Gapura

0
Gotong royong babinsa bersama warga membangun gapura. (ist)

BONTANG– Babinsa Koramil 0908-03/Anggana, Kodim 0908/Bontang, Serma Muryanto mengikuti gotong royong membangun gapura di RT 11, Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Jum’at (13/1/2023).

Terlihat jelas kekompakan antara babinsa dengan warga saat bergotong royong. Babinsa Serma Muryanto mengatakan, salah satu tugas babinsa adalah turut membantu warga, salahsatunya kerja bakti membangun gapura.

“Bukan hanya itu saja, babinsa juga memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk kemajuan wilayah binaannya,” kata Babinsa.

Sementara, Danramil 0908-03/Anggana, Kapten Inf Leonardo menambahkan, TNI selalu dekat dengan rakyat. Bentuk implementasinya harus memiliki kepedulian untuk membantu warga, baik saat senang maupun duka.

“Seperti pembangunan gapura ini, terlihat kedekatan babinsa bersama warga. Sudah menjadi tugas dan juga berperan aktif membantu kegiatan di wilayah binaannya,” ungkap Danramil.

Sebagai Babinsa lanjutnya, harus siap turun ke tengah-tengah masyarakat. Mengetahui sekecil apapun kesulitan yang dialami warga binaanya. Dengan adanya gotong royong antara warga dan babinsa, pembangunan gapura tanda masuk ke desa akan cepat selesai. Karena melihat semangat warga yang luar biasa. (Pendim Btg)

Jaga Kebugaran Fisik, Personel Polres Bontang Rutin Olahraga Bersama

0
Personel Polres Bontang mengikuti jalan santai. (ist)

BONTANG – Untuk  menjaga kesehatan serta meningkatkan kebugaran fisik personelnya, Polres Bontang melaksanakan olahraga bersama jalan santai, Jumat (13/1/2022).

Jalan santai bersama tersebut diikuti Kapolres Bontang, pejabat utama, perwira, dan seluruh Personel Polres Bontang. Rute yang ditempuh meliput Jalan Bhayangkara, Jalan Tomat dan kembali ke Polres Bontang.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Ps. Kasi Humas, Iptu Mandiyono mengatakan, pelaksanaan olahraga tersebut setiap hari Jumat. Diharapkan dapat menjadi sarana bagi anggota Polres Bontang, untuk menjaga kesehatan dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

”Demi menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, setiap Jumat anggota Polres Bontang diwajibkan olahraga, baik joging, senam, maupun jalan santai,” Kata Iptu Mandiyono.

Seusai jalan santai bersama, personel Polres Bontang juga melaksanakan cek kesehatan, berupa pengukuran tinggi dan berat badan, serta cek tensi tekanan darah.

Dengan dilaksanakan kegiatan olahraga bersama tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh personel, bahwa olahraga sangatlah bermanfaat bagi kesehatan. Menjaga tubuh tetap prima dan meningkatkan imunitas di tengah pandemi Covid-19.

”Diharapkan dengan fisik yang sehat dan kuat, pelaksanaan tugas-tugas sebagai anggota polri dapat dilaksanakan secara maksimal,” pungkasnya. (hms)

Jumat Curhat di Masjid Al Huda, Kapolres Bontang sampaikan Situasi Kamtibmas

0
Kapolres berdialog dengan jamaah di Jumat Curhat di Masjid Al Huda, Jalan Sutan Syahrir. (ist)

BONTANG – Polres Bontang kembali menggelar dialog kamtibmas dengan tema Jumat Curhat di Masjid Al Huda, Jalan Sutan Syahrir, Gang Emas, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Jumat (06/1/2023).

Jumat Curhat dipimpin Kapolres Bontang AKBP, Yusep Dwi Prastiya didampingi Kabag Ops Polres Bontang, AKP Sujarwanto, Kasat Binmas, AKP Jimun, Kanit Obvit, Ipda Suyud, KBO Sat Intelkam, Iptu Toto Suwasto, Ka SPKT Polres Bontang, Ipda Tri Sartono dan dihadiri pengurus takmir dan Jemaah Masjid Al Huda.

Saat berdialog AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, Polres Bontang memiliki program Jumat Curhat untuk menjalin silaturahmi, karena dengan media ini akan terjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat Kota Bontang.

“Melalaui Jumat Curhat masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan-keluhan kamtibmas, maupun yang membutuhkan bantuan kehadiran polri secara langsung,” kata Kapolres Bontang.

Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa menyampaikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bontang di awal tahun relatif aman. “Kita tetap harus berhati-hati dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas 3 C (curat, curas dan curanmor),” tegasnya.

Diterangkannya, jumlah kasus narkoba di tahun 2022 sebanyak 85 Kasus. Tindakan asusila di Kota Bontang sebanyak 32 kasus selama tahun 2022, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat Kota Bontang maupun yang dari luar.

”Dari beberapa kasus kriminalitas yang terjadi Kota Bontang terutama Kasus asusila, kami telusuri awal mulanya yaitu terjadi dari khamr dan obat terlarang. Kami harapkan kepada orang tua sekalian, untuk tetap mengawasi anak–anaknya dari pergaulan bebas,” imbaunya.

Jumat Curhat ini dilaksanakan dialog tanya jawab dengan jamaah, untuk mendengarkan informasi terkait permasalahan kamtibmas yang berkembang di tengah masyarakat. ”Dengan kegiatan ini, kami berharap bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kota Bontang,” pungkas Kapolres Bontang.

Kapolres Bontang juga membagikan bantuan sembako secara simbolis kepada Pengurus Takmir Masjid Alhuda. (hms)

Tekan Emisi Karbon, PKT Tanam 23.272 Pohon Sepanjang 2022

0

JAKARTA – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) turut mendorong target Indonesia dalam mencapai net zero emission (NZE) pada 2060. Upaya ini dilakukan salah satunya melalui kegiatan pemulihan lahan bekas tambang dan penanaman pohon untuk penyerapan karbon.

Sebagai pelopor transformasi hijau di bidang petrokimia, pada tahun 2022, PKT telah melakukan penanaman 23.272 pohon pada lahan seluas 32,4 hektare (ha) di 6 lokasi berbeda. Dari lokasi tersebut, dua merupakan lahan bekas tambang, yakni di Desa Makroman, Samarinda dan Monterado, Kalimantan Barat. Sementara itu, 4 lokasi lainnya berada di Desa Ciemas, Sukabumi; Taman Kasih Sayang (Takasay, Kota Bontang); Tropical Orchard-1 PKT; Mangrove Maratua.

Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi mengungkapkan pihaknya akan memastikan penanaman ini akan terus berlanjut melalui kerja sama dengan masyarakat sekitar. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan hasil panen dari tanaman tersebut.

“PKT akan terus mengembangkan bisnis yang menjaga keseimbangan alam, berdampak bagi masyarakat, bukan hanya untuk saat ini tetapi juga di masa depan. Dalam melahirkan inisiatif, kami selalu berupaya agar program tersebut memiliki efek yang berganda. Itulah sebabnya, dalam kegiatan dekarbonisasi melalui penanaman pohon yang berdampak pada lingkungan, kami selalu melibatkan masyarakat lokal. Pohon yang dipilih pun yang bisa dipanen, yang hasilnya dapat dirasakan oleh petani atau masyarakat lokal yang terlibat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1/2023).

Dalam kegiatan ini, Rahmad mengungkapkan pihaknya menanam 2.770 pohon buah mangga, buah durian, pohon sirsak, alpukat, nangka, matoa, bisbul, gandaria di lahan area latihan komando strategis angkatan darat (kostrad) di Desa Ciemas, Sukabumi. Selain itu, PKT juga menanam 500 tanaman buah di Tropical Orchard-1 PKT, 1.100 tanaman mangrove di lokasi Mangrove Maratua, Berau, Kalimantan Timur.

Di samping melakukan penanaman pohon, PKT juga berfokus pada pemulihan lahan bekas tambang terus sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan di Indonesia. Pada umumnya, tanah pada lahan bekas tambang tidak subur karena tingkat keasaman tanah yang tinggi.

Oleh karena itu, PKT menggunakan teknologi pertanian bernama Smart Bio Ball ramah lingkungan untuk menghijaukan kembali lahan bekas tambang sehingga lahan tersebut dapat kembali subur dan hijau.

Rahmad menyampaikan pemulihan lahan bekas tambang merupakan kerja sama antara Pupuk Kaltim dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) yang telah terjalin sejak 2020. Hal ini berupa demplot kayu putih di lahan bekas tambang Makroman seluas 1,76 hektare. Hingga awal triwulan 3 tahun 2022, seluruh lahan tersebut telah ditanami bibit kayu putih dengan monitoring berkala oleh tim perusahaan.

Rahmad menambahkan pemulihan lahan di area bekas tambang Makroman ditargetkan menjadi kawasan agrowisata kayu putih Kalimantan Timur. Adapun lahan ini nantinya juga akan menghasilkan produk akhir berupa minyak kayu putih yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian masyarakat setempat.

Selain pemulihan lahan bekas tambang Makroman, PKT juga melakukan pemulihan lahan bekas tambang di Desa Monterado, Kalimantan Barat. Dalam hal ini, PKT menanam pohon pinang dan pohon tengkawang, tanaman yang menjadi maskot Kalimantan Barat di lahan seluas 1,5 hektare yang berlokasi di Desa Monterado.

“Komitmen PKT untuk bisa mencapai target perusahaan dalam pengurangan emisi karbon hingga 32,50% di tahun 2030 akan terus berlanjut. Pupuk Kaltim akan terus bergerak dengan orientasi pada sumber daya terbarukan yang selalu mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan net zero emission 2060 mendatang,” tutup Rahmad. (rb)

Pemuda Diduga Gangguan Mental Dipulangkan ke NTT

0
Situasi pemulangan pemuda asal NTT menumpang Kapal Egon. (ist)

BONTANG – Seorang pemuda asal NTT dipulangkan ke kampung halamannya, Jumat (13/1/2023) pagi tadi sekira pukul 08.00 WITA menumpang Kapal Egon. Kondisi pemuda itu diduga mengalami gangguan mental.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Bajuri membeberkan kronologi ditemukannya pemuda bernama Lius (32) tersebut.

Hari Rabu (11/1/2023) lalu, dirinya mendapat informasi dari warga, ada seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan mental berada di Pelabuhan Loktuan seorang diri. Warga melaporkan karena ketakutan melihat kondisi pemuda itu.

Warga menduga pemuda itu mengalami gangguan mental karena tidak bisa diajak komunikasi sama sekali. Tidak nyambung saat diajak bicara. Bahkan pernah hampir mau bunuh diri dengan melompat ke laut.

“Sepertinya depresi. Sama sekali tidak bisa diajak komunikasi,” ujar Aipda Bajuri saat dihubungi Radarbontang.com, Jumat.

Aipda Bajuri menindaklanjuti laporan itu dengan mendatangi Pelabuhan Loktuan. Membawa pemuda tersebut ke rumah singgah. Lalu menghubungi Ketua Paguyuban NTT, Letda Jhon Bay di Bontang, untuk memberi tahu ada seorang pemuda asal NTT yang membutuhkan bantuan.

Setelah menelusuri handphone milik pemuda itu, pihaknya berhasil menemukan keluarganya. Adiknya yang berdomisili di Banjarmasin datang ke Bontang, Kamis kemarin untuk menjemput kakaknya.

“Kebetulan ada Kapal EGON datang, Lius dipulangkan ke tempat asalnya. Ia dapat bantuan ongkos tiket dari PT Pupuk Kaltim,” ujarnya.

Sebelum berangkat, pihak keluarga membuat pernyataan, bahwa dalam perjalanan tidak akan melakukan tuntutan apapun kepada pihak Pelni maupun pihak lainnya. Bilamana saudara lius atau yang bersangkutan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama dalam perjalanan.

Saat ditanya bagaimana pemuda itu bisa tiba-tiba berada di Pelabuhan Loktuan? Aipda Bajuri tidak bisa menjawab. Hanya dugaannya bersama warga, pemuda itu menumpang Kapal Binaiya yang sedang berlabuh di Pelabuhan Loktuan. Kemudian menyelinap turun dan tertinggal kapal. (al)

Sebagian Area Pasar Telihan Gelap Gulita Seminggu Terakhir

0
Sebagian area Pasar Telihan gelap gulita seminggu terakhir. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Sudah seminggu lamanya sebagian area Pasar Taman Telihan gelap gulita akibat mati listrik. Perbaikan belum bisa dilakukan lantaran masih menunggu alat yang rusak datang.

Teknisi Listrik Pasar Taman Telihan, Ismail menjelaskan kalau kondisi mati listrik itu terjadi tepat, Jumat (6/1/2023) lalu. Terhitung sudah seminggu lamanya sebagian area Pasar Telihan gelap gulita.

“Area yang gelap yaitu di lorong gedung dan jalan masuk keluar pasar. Seluruh lampu tidak bisa nyala karena aliran listrik terputus,” beber Ismail.

Ia tidak bisa menjelaskan penyebab pastinya mati listrik itu. Menurutnya ada 2 kemungkinan. Pertama karena terjadi trouble antara kilometer milik kios pedagang dengan instalasi listrik gedung pasar.

“Mungkin waktu itu ada perbaikan listrik di salahsatu kios pedagang. Terjadi tabrakan antara instalasi kios dan gedung pasar,” katanya menduga.

Kemungkinan kedua karena alat bernama handle switch power milik gedung pasar dalam kondisi rentan, sehingga mudah korslet.  “Biasa, mungkin karena alatnya sudah tua, sehingga rentan korslet,” ujarnya.

Akibat korsleting listrik ini power suply induk milik gedung pasar rusak terbakar. Mengakibatkan lampu-lampu penerangan di area gedung pasar tak dapat menyala. “Tinggal nunggu alatnya itu datang baru bisa perbaikan. Perkiraan datang sekira dua minggu pengiriman,” pungkasnya. (al)