Beranda blog Halaman 974

Desakralisasi Mengintai, Perlakukan Al Quran dengan Mencintai!

0
Emirza

Emirza, M.Pd

(Pemerhati Sosial)

Viral di media sosial aksi 2 orang laki-laki menyawer seorang qoriah (pelantun Al-Quran dengan mentaati aturan-aturan (tajwīd) yang benar) saat membacakan ayat Al Quran. Aksi mereka mendapatkan kecaman.

Nadia Hawasy, qoriah di dalam video viral itu berbicara usai ramai di media sosial. Nadia mengaku merasa tidak dihargai dengan aksi sawer tersebut. “Saya merasa tidak dihargai,” ujar Nadia dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Jumat (6/1/2023).

Miris sekali melihat pembaca Al Quran disawer laiknya penyanyi dangdut. Hal ini adalah bentuk pelecehan dan desakralisasi terhadap Al Quran. Hal seperti ini menunjukkan sudah hilangnya adab terhadap kitab suci yang seharusnya dijunjung tinggi.

Perilaku seperti ini hasil dari peradaban kapitalis, yang menganggap segala sesuatu dengan materi. Seolah-olah dengan menyawer qoriah membuatnya bahagia.

Al-Quran merupakan kalamullah yang mulia, pedoman untuk umat manusia. Maka tindakan dua laki-laki yang naik ke atas panggung dan menyawer qari adalah tindakan tercela. Hal ini merupakan pelecehan dan desakralisasi terhadap AlQuran.

Hal seperti ini akan terus berulang, selama sistem yang diterapkan adalah sistem kapitalisme sekuler, yang dasarnya memisahkan agama dari kehidupan, dengan menjunjung nilai kebebasan berlandaskan HAM (Hak Asasi Manusia). Membuat muslim tidak paham bagaimana adab terhadap Al Quran, dan bersikap sesukanya yang semakin jauh dari Islam.

Upaya mencegah desakralisasi Al-Quran adalah menciptakan lingkungan yang kondusif. Lingkungan yang kondusif adalah membuat suasana pada lingkungan masyarakat, sekolah, atau rumah dekat dan mencintai Al-Quran.

Kedekatan, mencintai, dan pensakralan Al-Quran bukan hanya dengan meletakkannya di rak teratas, menciumnya, mendengarkan atau menghafal. Tetapi dengan memahami isinya dan menggunakannya dalam kehidupan. Karena Al-Quran adalah petunjuk hidup. Sebagaimana janji Allah kepada umatnya ketika mengikuti Al-Quran.

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS Al-Isra: 9)

Maka dibutuhkan sistem yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, sehingga qariah, Al-Qur’an, dan Islam terjaga. Hal ini bisa diterapkan ketika diterapkan sistem Islam secara kaffah, dan telah terbukti menjadi pelindung dan menjaga kemuliaan AlQuran selama 1.400 tahun lamanya. Dimana, semuanya hanya lillah, hanya untuk menegakkan perintah dan hukum Allah.

Wallahualam

Panji Beber Siap Gelar Pameran 1000 Pusaka

0
Seluruh anggota Panji Beber berfoto bersama usai acara pembubaran panitia. (ist)

BONTANG – Paguyuban Pelestari Tosan Aji Bessai Berinta (Panji Beber) mengadakan acara pembubaran panitia pagelaran pusaka di Event Pelangi Expo beberapa waktu lalu. Acara pembubaran berlangsung di Resto Bontang Kuring, Kamis (12/1/2023) malam tadi.

Ahmad Rofii, Ketua Panitia Pagelaran Pusaka menyampaikan pertanggungjawabannya. Diterima oleh pembina, sesepuh, dan pengurus Panji Beber.

Usai pembubaran panitia, dilanjutkan dengan komitmen bersama mendukung Pagelaran 1000 Pusaka. Rencananya akan dilaksanakan 1 Juni 2023 mendatang di Gedung Kopkar PKT. Bahkan agenda ini telah dimasukkan dalam calender event Kota Bontang tahun 2023.

Begawan Ciptaning Mintaraga, Ketua Dewan Pembina Panji Beber menyampaikan, bahwa 78 paguyuban di bawah Senapati Nusantara (SN) akan mendukung, apabila informasi Pagelaran Pusaka ini sudah didesain flyernya.

“Apabila masing-masing paguyuban di bawah SN mengirim 10 pusaka, akan terkumpul 780 pusaka. Ditambah 220 milik anggota Panji Beber sudah genap mencapai 1000 pusaka,” ujar Begawan.

Sementara itu, Letkol Priyo Handoyo (Dandim 0908 Bontang) menyampaikan, keikutsertaan Panji Beber di Pelangi Expo akhir tahun 2022 kemarin adalah sebuah latihan sekaligus persiapan menghadapi Pagelaran 1000 Pusaka di Kota Bontang.

Kekompakan, kesolidan, dan slogan rumah kita bersama merupakan kekuatan Panji Beber.

“Akhir Januari 2023 ini akan kita bahas lebih detil di rapat koordinasi. Akan kita siapkan di Lamin Kodim 0908 Bontang,” kata Letkol Priyo.

Sesepuh Panji Beber, Suyono merupakan Ketua Paguyuban Kediri Kota Bontang dan Ngudiyo Basuki, Ketua Paguyuban Surabaya Kota Bontang siap mendukung Pagelaran 1000 Pusaka di Kota Bontang.

“Kami yakin bahwa Gusti Allah akan memberikan kemudahan kepada Panji Beber, dalam upaya melestarikan pusaka dan budaya nusantara di Kota Bontang,” tegas Suyono.

Akhir dari pertemuan ini adalah foto bersama. Merupakan tradisi Panji Beber berfoto sambil mengatupkan jari membentuk atap rumah, sebagai simbol Rumah Kita Bersama. Bersama Kita Bisa. Rahayu. Salam Budaya

Panji Beber telah menerima amanah dari Wali Kota Bontang, Basri Rase, untuk menggelar pameran 1000 Pusaka di Kota Bontang, guna menarik wisatawan berkunjung ke Kota Bontang. (hms)

230 KPM Tak Ambil BLT, Bantuan Kembali ke Kemensos

0
Kantor Pos Kota Bontang saat pelayanan. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Sebanyak 230 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Bontang mengalami gagal bayar dan terblokir. Artinya, 230 KPM tersebut tidak dapat menerima BLT BBM dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Kantor Pos Bontang telah menyalurkan BLT BBM hingga akhir 2022 lalu. Terdapat 5.993 KPM. Dari total jumlah itu, yang terealisasi pembayaran bantuan sebanyak 5.763. Adapun 163 KPM berstatus gagal bayar dan 67 lainnya terblokir.

Supervisor Jasa Keuangan Kantor Pos Cabang Bontang, Melinda menjelaskan, seluruh pembayaran bantuan telah dilakukan pada Desember tahun 2022 lalu, namun masih ada beberapa KPM yang tidak dapat menerima bantuan, lantaran gagal bayar dan terblokir.

“Faktor dari gagal bayar karena melewati batas waktu pembayaran, sementara terblokir artinya penerima telah meninggal dunia,” beber Melinda.

Dirinya menyebutkan, bantuan yang tidak tersalurkan itu otomatis kembali ke Kemensos.

Namun hingga batas akhir penyaluran bantuan, kantor pos tetap mencari tahu hingga ke kelurahan, penyebab penerima tidak mengambil bantuan.

“Sampai batas akhir pembayaran kita terus follow up ke kelurahannya. Apa penyebab penerima tidak mengambil, apakah masih ada datanya,” ungkap Melinda. (yah)

Mengenal Idrus Sosiawan, Ketua IWJ yang Mandiri dan Disiplin Sejak Kecil

0

BONTANG – Lahir di Jember 18 Februari 1969, Kecamatan Kencong, Desa Padomasan, Idrus Sosiawan sudah dididik menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin sejak kecil. Ia sudah tidak tinggal dengan orang tuanya sejak memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga menyelesaikan perguruan tinggi. Lantaran kedua orangtuanya ingin anak-anaknya bisa mandiri.

“Saya dari desa pindah ke daerah kotanya di Jember. Di sana saya sama bule’ saya, dia yang ngawasin saya, sebulan sekali balik ke Kencong,” ucap Idrus mengisahkan masa kecilnya.

Idrus menjelaskan, orang tuanya tak ingin anak-anaknya terlarut dalam kondisi ekonomi berkecukupan, sehingga semua saudaranya pun mengalami hal yang sama, agar dapat hidup mandiri.

“Kami 4 bersaudara benar-benar belajar mandiri, disiplin, agar nantinya siap menghadapi kehidupan,” lanjutnya mengisahkan.

Idrus menyelesaikan Studi S1 di Universitas Muhammadiyah, Jember. Setelah lulus kuliah ia datang ke Bontang pada tahun 1994. Memulai karirnya di Hotel Equator, lalu berpindah-pindah pekerjaan dari PT Indominco Mandiri, PT Rekayasa Industri, PT Perdana Karya, hingga terakhir di Hotel Bintang Sintuk dan pensiun pada 2014.

Usai tuntas dari pekerjaannya, Idrus tak lantas berdiam diri menikmati masa pensiun. Ia mendirikan usaha miliknya di bidang alat berat, yaitu PT Zata Ayumni dan PT MDI Halu. Bergerak di bidang general suplier, saat ini menjabat direktur utama.

Idrus menikah dengan Ana Dahliana di tahun 2000 silam. Dikaruniai 2 putra bernama Muhammad Daffa dan Muhammad Adis.

Selain membangun usaha, Idrus aktif pula di banyak organisasi. Seperti menjabat Ketua Ikatan Warga Jember (IWJ), kemudian menjadi Ketua Pembina dan Pembangunan Masjid Aljabal, Pembina dan Pengawas Badan Koordinasi Lingkungan (BKL) BSD, Sekretaris Forum Warga Kalimantan Jember, Pengurus Ikaparti, dan Pengurus Klub Tenis Meja BSD.

Di tengah padatnya beraktivitas, Idrus tak lupa menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga golf dan tenis meja.

Pria pemilik hobi jalan-jalan ini mengaku, mendapat saran serta dukungan dari para sesepuh Jawa di organisasi yang ia ikuti, untuk dapat menjadi anggota legislatif. “Saya ikuti saran itu, saat ini sudah berstatus calon legislatif Partai Gerindra dapil Bontang Utara untuk Pemilu 2024,” pungkasnya. (sya)

Sambangi Warga, Imbau Antisipasi Cuaca Ekstrim

0
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Kuala, Aipda Tachir saat sambang kunjung ke salahsatu warga. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Kuala, Aipda Tachir melaksanakan sambang kunjung ke masyarakat, Kamis (12/1/2023). Kegiatan ini dalam rangka mengimbau masyarakat terkait cuaca ekstrim dan gelombang tinggi.

Imbauan ini kami lakukan untuk meningkatkan kewaspadaan warga, utamanya para nelayan, agar melakukan persiapan dan mampu menjaga diri saat beraktivitas di tengah laut.

”Cuaca saat ini tidak menentu. Hujan dan angin kencang mengakibatkan tinggi gelombang, tentunya sangat membahayakan bagi aktivitas nelayan,” ujar Aipda Tachir.

Selain mengimbau agar menjaga keselamatan saat melaut, masyarakat juga diingatkan untuk  memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Di tempat terpisah, Kapolsek Bontang Utara, Iptu Tri Soediantoro berpesan kepada bhabinkamtibmas, agar terus mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrim. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Warga agar waspada terhadap kejadian tiba-tiba, seperti terjadi bencana angin kencang dan badai. Imbauan ini untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa maupun materi,” terang Iptu Tri Soediantoro. (hms)

Polsek Muara Badak Patroli Dialogis Harkamtibmas

0
Salahsatu anggota jaga Polsek Muara Badak saat patroli dialogis di kawasan pertokoan. (ist)

BONTANG – Polsek Muara Badak melaksanakan patroli dialogis untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Muara Badak, Kamis (12/1/2023).

Patroli ini dilaksanakan oleh anggota jaga Polsek Muara Badak, di antaranya Brigpol Rizani dan Briptu Yasin. Keduanya menyambangi tempat-tempat keramaian, kawasan perbankan, pusat perbelanjaan, toko perhiasan, pertokoan, dan perumahan warga di wilayah Kecamatan Muara Badak.

Saat berpatroli, personel Polsek Muara Badak juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap para pelaku kejahatan yang akan melakukan akasinya. Selain itu juga tetap mengimbau masayarakat tetap mematuhi  protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot Siswanto menjelaskan, pelaksanaan patroli dialogis dilakukan secara konsisten, untuk mendeteksi dini potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun gangguan kamtibmas dan aksi kejahatan lainnya.

”Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, kami minta masyarakat tidak segan-segan melapor ke petugas ataupun ke Polsek Muara Badak,” pungkas Iptu Gatot Siswanto. (hms)

Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Ibu dan Anak Ditabrak dari Belakang

0
Para pengguna jalan membantu menolong korban laka lantas. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang ibu bersama anak laki-lakinya, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Jumat (13/1/2023) pukul 11.30 wita. Keduanya ditabrak seorang pria yang melaju dari arah belakang.

Penabrak seorang pria bernama Rama itu mengaku sedang pulang kerja untuk beristirahat siang. Dikatakannya, kondisi jalanan setelah Bundaran Sintuk agak menurun, sehingga dirinya sedikit memacu kecepatan sepeda motornya. Ia tidak melihat ada pengendara lain di depannya.

Menurut Rama, saat itu posisi pengendara lain ibu bersama anaknya berada di tengah-tengah jalan. Dalam kondisi kecepatan tinggi, Rama bingung memutuskan apakah akan menghindar ke arah kiri atau kanan. Terjadilah tabrakan tersebut. “Saya tak sempat menghindari ibu itu, sehingga menabraknya,” katanya.

Berdasarkan pantauan Radarbontang.com di lapangan, kondisi penabrak mengalami sakit di daerah lengan dan bahu kiri. Pria tersebut memegangi terus bahunya. Ditambah sedikit luka-luka lecet.

“Bahu dan tangan saya agak sulit digerakkan,” ujarnya sembari menopang tangan kirinya.
Sementara itu ibu dan anak laki-lakinya hanya mengalami luka-luka lecet. Mengalami sedikit sobek baju dan celana. Si ibu tidak tahu kenapa tiba-tiba ditabrak dari arah belakang oleh pria tersebut.

Sepeda motor penabrak mengalami rusak parah. Ban depan pecah dan bagian rangka depan mengalami kerusakan parah. Ibu dan anak laki-lakinya diantar pulang ke rumah oleh rekan penabrak menggunakan mobil. Si penabrak menunggu rekannya kembali untuk diantar ke rumah sakit memeriksakan luka bahu dan lengannya. (al)

Satu Jenazah Pemancing yang Hilang Ditemukan di Teluk Serang

0
Jenazah saat tiba di Pelabuhan Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Satu dari dua orang pemancing yang hilang beberapa waktu lalu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Kamis (12/1/2023).

Petugas gabungan menemukan jenazah yang setelah diidentifikasi bernama Didin Budianto (40) ini, di sekitar Teluk Serang. Saat ini jenazah tiba di Pelabuhan Tanjung Laut, dan sudah dibawa ke RSUD Taman Husada.

Aurelius Godja, Koordinator Pos Basarnas Sangatta, menjelaskan, jenazah ditemukan di hari pencarian ke-5.  Berjarak 17 Nautica Mile dari ditemukannya korban lain yang selamat bernama M Rizal. “Kondisi tubuhnya utuh dan masih mengenakan pakaian lengkap,” ujar Aurelius.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Zainuddin menambahkan, pencarian satu hari sebelumnya juga di tempat yang sama, namun tidak menemukan jenazah. Di hari kelima ini jenazah baru ditemukan

“Mungkin karena hari ini arus keluar sangat deras, sehingga membawa jenazah hanyut dan berhasil ditemukan petugas gabungan di lapangan,” beber Zainuddin.

Sementara itu satu lagi pemancing hilang atas nama Budi (50), masih belum diketemukan. Petugas gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Bontang, Polairud, dan Pos TNI AL terus melanjutkan pencarian hingga hari ketujuh. (al)

Cuaca Buruk, Harga Ikan Meningkat

0
Situasi jual beli ikan di TPI Tanjung Limau. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Curah hujan tinggi dan kondisi cuaca ekstrim yang terjadi di Bontang belakangan ini, menyebabkan nelayan kesulitan pergi melaut. Tak ayal, hasil tangkapan tak maksimal dan berimbas pada naiknya harga-harga ikan.

Yati, Penjual Ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau mengatakan, saat ini harga jual ikan naik, lantaran nelayan menaikkan harga. Nelayan sulit mendapatkan ikan karena cuaca.

“Dari penjaringnya sudah dinaikan harganya. Jadi kita juga naikkan harga jualnya. Biasanya dinaikkan Rp 5 ribu, mungkin bisa lebih,” ungkap Yati saat ditemui Radarbontang.com beberapa waktu lalu.

Yati menambahkan, naiknya harga ikan bukan hanya dipengaruhi kondisi cuaca yang berimbas sulitnya nelayan melaut, tetapi bisa juga karena perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Selain karena angin kencang, kenaikan BBM juga jadi pengaruh naiknya harga ikan. Pas sekali akhir tahun kemarin ada kenaikan BBM juga,” lanjut Yati.

Dewi, salah satu penjual sayur keliling mengatakan hal yang sama. Saat ini hampir semua jenis ikan harganya naik.

“Kadang saya gak banyak ambil ikan laut. Saya tawarin ikan air tawar. Saya bawa banyak ikan kalau memang ada pesanan orang saja,” jelasnya.

Dewi menjelaskan, kenaikan harga ikan bisa sampai Rp 20 ribu perkilonya, tergantung dari penjualnya. Ikan Tongkol berkisar Rp 30 ribu sampai Rp. 35 ribu, kemudian ikan tuna awalnya Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu sekarang naik Rp 50 ribu. Bandeng juga naik dari Rp 30 ribu jadi Rp 35 ribu.

“Rata-rata orang beli sekilo, ada aja yang beli 2 sampai 4 ekor aja kadang. Harga tetap menyesuaikan,” beber Dewi. (sya)

KPU Bontang Vermin 4.149 Dukungan Calon DPD

0
Komisioner KPU Bontang, Musdalifah. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang telah melakukan verifikasi administrasi (vermin) bagi Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI). KPU Bontang telah memulai verifikasi sejak 30 Desember 2022 hingga 12 Januari 2023. Adapun total dukungan yang harus diverifikasi sebanyak 4.149.

Komisioner KPU Bontang, Musdalifah mengatakan verifikasi dilakukan dengan memverifikasi administrasi terhadap dokumen dukungan dan pendukung calon DPD RI. Dengan begitu, KPU dapat mengetahui verifikasi administrasi terhadap pendukung.

“Hingga saat ini kami masih melakukan verifikasi administrasi terhadap dokumen dukungan pendukung calon DPD,” kata Musdalifah dikonfirmasi Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Kamis (12/1/2023).

Hal lainnya, dikatakan Musdalifah, sesuai dengan tahapan verifikasi administrasi KPU kabupaten/kota, batas akhir vermin akan dilaksanakan pada Kamis ini hingga pukul 23.59 WITA. “Tahapan hari ini adalah batas akhir KPU Kabupaten/Kota melakukan verifikasi administrasi,” katanya.

Dari data yang dimilikinya, hingga kini capaian verifikasi administrasi telah mencapai 95 persen. “Total dukungan yang harus kami verifikasi adalah 4.149. Sampai pagi ini progres tim vermin sudah 95, 66%,” sebutnya.

Musdalifah menyebutkan bahwa dari 24 calon DPD di Kalimantan Timur, ada 19 calon yang memiliki sebaran dukungan di Kota Bontang dengan total jumlah dukungan sebanyak 4.149.

Tahapan selanjutnya, Musdalifah mengatakan, akan melaksanakan tahapan perbaikan dan penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan ke satu yang akan dimulai pada 16 hingga 22 Januari 2023.

“Habis vermin ini, masuk tahapan perbaikan dan penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan kesatu,” tandasnya. (yah)