Beranda blog Halaman 974

Perbaikan Jalan Bontang Lestari Masih Sebatas Tambal Sulam

0
Kondisi jalan di kawasan Bontang Lestari yang kini mulai diperbaiki. (ist)

BONTANG – Perbaikan jalan di kawasan Kelurahan Bontang Lestari mulai dilakukan Pemkot Bontang akhir 2021 ini. Kendati demikian, tidak semua jalan yang bakal diperbaiki. Perbaikan jalan masih tambal sulam, menyesuaikan anggaran yang tersedia.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) Bontang, Anwar Nurdin mengatakan, akhir tahun ini pemkot mengalokasikan anggaran senilai Rp 400 juta untuk menambal kerusakan di Jalan Moh Roem sepanjang 4,9 kilometer, dan Jalan Urip Sumuharjo sepanjang 3 kilometer. Masing-masing nilainya Rp 200 juta. “Pengerjaan dilakukan selama 30 hari,” kata Anwar (6/11/2021).

Adapun untuk Jalan Soekarno-Hatta, sudah dilakukan perbaikan di beberapa titik yang dinilai parah, melalui bantuan perusahaan. Salah satunya di kawasan depan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). “Karena hanya tambal sulam sementara, sekarang banyak yang rusak lagi,” ujarnya.

Anwar menyebut, tahun depan perbaikan Jalan Soekarno-Hatta bakal mendapatkan kucuran anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik senilai Rp 4 miliar lebih.
Adapun skema pengerjaannya, disesuaikan dengan kondisi di lapangan. DPUPRK bakal mengutamakan jalan yang kerusakannya cukup arah.

Selain memperbaiki jalan, tahun ini DPUPRK juga mengalokasikan anggaran untuk melakukan kajian terhadap peningkatan jalan di kawasan Bontang Lestari. Menggandeng LAPI Institut Teknologi Bandung (ITB), anggaran yang digelontorkan pemkot sebesar Rp 400 juta. Namun kajian peningkatan itu hanya untuk Jalan Urip Sumuharjo.
“Dua jalan lainnya (Moh Roem dan Soekarno-Hatta), akan diusulkan di tahun anggaran berikutnya,” ujar Anwar.

Perbaikan jalan di Bontang Lestari turut dijanjikan Wali Kota Bontang, Basri Rase di 2022. Bahkan tak hanya diperbaiki, tapi badan jalan bakal ditingkatkan. Seharusnya, kata dia, perbaikan dilakukan tahun ini, namun batal karena anggaran dari Pemprov Kaltim tak jadi dikeluarkan. “Perbaikan butuh anggaran besar, sehingga kita (Bontang) terkendala di situ kemarin. Tahun depan akan kita upayakan secara bertahap,” katanya. (bms)

Udin Mulyono Minta Kepala KPKNL Tak Lelang Tanah Bersengketa di Perum Halal Square

0

BONTANG – Direktur Utama (Dirut) PT Halal Square, Udin Mulyono meminta Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang untuk tidak melakukan lelang terhadap tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 4.104 yang berada di Perumahan Halal Square. Hal itu disampaikan melalui surat bernomor 117/Hs/Dirut/AD/XI/2021.

Udin beralasan, tanah seluas 1.082 meter persegi itu masih dalam sengketa antara CV Halal Square dengan PT Halal Square beserta pihak-pihak lainnya. Jika Kepala KPKNL masih tetap melaksanakannya, sambung Udin, maka pihaknya bakal melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib karena dinilai termasuk perbuatan melawan hukum. “Dan akan berhadapan dengan pihak keamanan PT Halal Square khususnya PHM (Pusat Hubungan Masyarakat) Bontang,” tulisnya dalam surat tersebut.

Sebelumnya, kata Udin, PT Bank Mandiri RRCR Regional IX Kalimantan di Banjarmasin telah memberitahukan tanggal lelang dan pengosongan agunan yang ditujukan kepada CV Halal Square, dalam hal ini Sutarman dan Ireng Gandhi Suwarno.

Di sisi lain Udin menyebut, Sutarman sudah bukan lagi bagian dari PT Halal Square, dan secara fisik tanah tersebut sudah digadaikan anaknya Bernama Astrol ke pihak lain. “Saat ini masih proses di pengadilan,” ungkapnya.

Bank Mandiri, kata Udin, juga belum pernah bertemu dan memberikan informasi dengan Direksi PT Halal Square bahwa tanah tersebut akan dilelang. Padahal di sisi lain, pihaknya sudah beberapa kali bersurat ke Direksi PT Bank Mandiri, namun belum pernah dibalas.
Termasuk menanyakan sisa kewajiban dari pinjaman CV Halal Square.

“Kami juga sudah mendatangi kantor Bank Mandiri yang berlokasi di Kampung Baru Bontang, namun jawabannya mereka tidak memiliki wewenang dan yang memiliki wewenang ada di Bank Mandiri Banjarmasin,” terang Udin.

Media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala KPKNL Bontang melalui nomor HP pertanyaan, saran, dan aduan yang tertera di Instagram resmi @kpknlbontang. Namun saat dihubungi, nomor HP tersebut tidak aktif. Wartawan juga mencoba mendatangi Kantor KPKNL Bontang yang berada di Jalan MH Thamrin depan Pasar Seng Tanjung Limau. Namun kondisi kantor sedang direnovasi.

Menurut penuturan tukang bangunan yang bekerja di kantor tersebut, selama renovasi ini, pegawai tidak berkantor di Gedung tersebut. “Kurang tahu juga selama ini ngantornya dimana,” ujar salah satu tukang.

Dari pengamatan radarbontang.com di instagram resmi KPKNL Bontang, sejauh ini mereka belum ada membuka lelang terkait tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 4.104 itu. (bms)

Banjir Setinggi Lutut, Macet Parah di Poros Sangatta-Bontang

0
Banjir mengakibatkan akses Sangatta-Bontang lumpuh. (Ist)

SANGATTA – Jalan poros Sangatta-Bontang kilometer 29 tepatnya di Masjid Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan, macet parah. Kondisi ini dipicu banjir setinggi lutut orang dewasa disertai arus air yang deras, mengakibatkan tak semua pengguna jalan berani melewati tempat tersebut,

Mereka memilih menepi hingga banjir surut. “Lokasi macet tidak jauh dari Masjid Desa Kandolo. Pengendara memilih menepi menunggu banjir surut,” kata Fathur Rahman, sopir travel yang ikut terjebak banjir, saat dikonfirmasi Jumat (5/11/2021).

Diketahui, kemacetan terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Pengguna jalan dari arah Sangatta-Bontang atau sebaliknya, harus rela menunggu hingga air surut. Banjir melanda daerah tersebut karena sejak Kamis malam hujan deras terus terjadi.

Banit Lalulintas Polres Kutim Bripka Puryoso saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tengah melakukan rekayasa jalan dengan sistem buka dan tutup. Sebagian pengendara mulai bisa melewati jalan dengan kecepatan rendah.

Sebagian lain memilih menunggu karena banyak lubang yang tak terlihat akibat tertutup genangan air. “Kita lakukan rekayasa lalu lintas. Bagi pengendara diminta untuk tetap berhati-hati karena jalan masih dalam tahap perbaikan dan masih banyak lubang,” ucap Puryoso.

Dia menambahkan, pengendara yang menggunakan mobil tinggi seperti jenis SUV (sport utility vehicle) sudah bisa melintas secara bergiliran. Sebaliknya, mereka yang menggunakan kendaraan rendah harus rela menunggu

“Sebagian sudah jalan saat ini. Tapi, mobil yang mesinnya di atas saja dan truk. Kalau kendaraan travel yang mesinnya di bawah, belum berani melintas. Karena genangan air masih setinggi lutut orang dewasa,” tutup Fathur. (Ref)

Putri Sempat Cium Bau Bensin, Api Bakar 3 Ruko di Bontang Kuala

0
Puing-puing kebakaran 3 ruko di Bontang Kuala. Foto: Annisa/Radar Bontang

BONTANG – Kebakaran terjadi di RT 19 Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 1.45 dinihari. Si Jago Merah membakar 3 ruko milik warga yang sehari-hari berjual sembako, kafe dan showroom motor.

Salah satu korban, Agus bercerita saat kejadian dirinya sedang bermain ponsel di dalam ruko. Tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan munculnya api dari ruko tetangga. Awalnya, Putri, istri Agus, mencium bau bensin waktu ke WC. “Asal api itu dari belakang toko sembako. Apinya ada di dalam ember dan tepat di samping tandon,” ujar Agus saat ditemui di tempat kejadian.

Melihat ada api, Putri langsung menyiramnya dengan air namun api makin membesar. Agus pun langsung pergi memanggil pemadam kebakaran. “Pas istri saya sibuk menyiram api, saya langsung datangi pemadam, dan kembali untuk menyelamatkan motor-motor saya ke tempat yang lebih aman,” kata Agus.

Agus sehari-hari tinggal bersama istri dan seorang anaknya. Ia berprofesi sebagai penjual sepeda motor. Ia bersyukur kendaraannya masih sempat diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja pemilik toko sembako mengalami shock berat, serta kerugian kehilangan barang-barang pribadi.

“Kami tadi cuma sempat menyelamatkan motor dan surat penting, soal kerugian belum ada hitung-hitung, tapi semua barang pribadi hangus terbakar,” ucapnya. Sebelum pemadam datang, kobaran api sempat mengecil saat warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Tapi apinya tiba-tiba membesar lagi. Untung pemadam cepat datang,” kata Imam, salah satu warga yang turut membantu memadamkan api.
Sekitar 20 menit api berkobar, sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik

Disdankartan dan BPBD Bontang diturunkan untuk menjinakkan api. Hanya dalam waktu sekitar setengah jam, api berhasil dipadamkan. Petugas pun meninggalkan tempat kejadian sekitar pukul 03.00. “Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kejadiannya kami belum tahu. Masih dalam penyidikan polisi,” kata Kepala Bidang Operasional Disdamkartan Ahmad Rivani.

Sementara, Danton 1 Disdamkartan Sutarno, menjelaskan proses pemadaman api menurunkan 6 armada dan 29 personel. Petugas terbantu oleh hujan yang mengguyur cukup deras. “Kami terima info sekitar pukul 1.45 WITA, lalu kami menghubungi PLN untuk bisa memutus listrik di area rumah yang terbakar, dalam waktu 1 jam 10 menit, akhirnya api bisa kami padamkan dengan kondisi hujan yang cukup deras,” katanya. (ahr/red)

Api Bakar 3 Ruko di Bontang Kuala

0
Api meludeskan 6 bangunan ruko di Bontang Kuala.

BONTANG – Kebakaran terjadi di RT 19 Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 1.45 dinihari. Si Jago Merah membakar 3 ruko milik warga yang sehari-hari berjual sembako, kafe dan showroom kendaraan bermotor.

Salah satu korban, Agus bercerita saat kejadian dirinya sedang bermain ponsel di dalam ruko. Tiba-tiba saja ia dikejutkan munculnya api dari ruko tetangga. “Tidak ada suara ledakan, tahu-tahu muncul api,” ujar Agus ditemui wartawan di tempat kejadian.

Agus sehari-hari tinggal bersama istri dan seorang anaknya. Ia berprofesi sebagai penjual kendaraan bermotor. Ia bersyukur kendaraan yang ia jual masih sempat diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. Kobaran api sempat mengecil saat warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.”Tapi apinya tiba-tiba membesar lagi. Untung pemadam cepat datang,” kata Imam, salah satu warga yang turut membantu memadamkan api.

Sekitar 20 menit api berkobar, sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Disdankartan dan BPBD Bontang diturunkan menjinakkan api. Hanya dalam waktu sekitar setengah jam, api berhasil dipadamkan.  “Tidak ada korban jiwa. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadiannya,” kata Ahmad Rivani, Kepala Bidang Operasional Disdamkartan. (red)

Sertijab Lurah Gunung Elai, Sulistyo Ajak Pegawai dan Mitra Kelurahan Bersinergi

0
Sulistyo (dua dari kiri) saat ini menahkodai Lurah Gunung Elai

BONTANG – Nahkoda Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara resmi berganti. Sebelumnya dijabat Kasful Anwar, kini diganti Sulistyo.  Acara pisah sambut dan serah terima jabatan (sertijab) digelar di Aula Kantor Kelurahan Gunung Elai, Jalan Sawi, Rabu (3/11/2021). Turut hadir Camat Bontang Utara Sutrisno, Babinsa Serka Akhmad, Bhabinkamtibmas Aiptu Anton Sayudani, serta pengurus PKK Kelurahan Gunung Elai.

Dalam kesempatan tersebut, Kasful Anwar mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf dan mitra kelurahan atas kerja sama yang telah terbangun selama ini. Tak lupa, dirinya meminta maaf apabila selama bertugas, terdapat banyak kekurangan. “Semoga Kelurahan Gunung Elai lebih baik lagi ke depannya,” ujar Kasful.

Sementara itu dalam sambutannya sebagai lurah baru, Sulistyo turut memperkenalkan diri. Dalam kesempatan itu pula dirinya mengajak seluruh pegawai dan mitra-mitra kelurahan, untuk bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun Kelurahan Gunung Elai yang lebih hebat dan beradab.

Terakhir, ucapan selamat juga diberikan Camat Bontang Utara. Dalam kesempatan itu, Sutrisno berpesan, agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang. (dar)

Profil Lurah Gunung Elai

Nama : Sulistyo, SE
TTL     : Sragen, 11 Oktober 1983

Pekerjaan

2010-2021 Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
2021 Lurah Gunung Elai

Bontang Tuan Rumah Kejurda Tenis Lapangan 2021

0
Pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan 2021, Rabu (3/11/21) di Lapangan Tenis Sintuk. Foto: Diskominfo Bontang

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan 2021, yang dibuka pada Rabu (3/11/21) di Lapangan Tenis Sintuk. Kegiatan pembukaan Kejurda ini dibuka langsung oleh Walikota Bontang Basri Rase. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasihnya atas kepercayaan Provinsi Kalimantan Timur memilih Kota bontang sebagai tuan rumah Kejurda Tenis Lapangan pada 2021 ini.

Kejurda ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan tenis lapangan sebagai persiapan atlet-atlet tenis yang unggul. Basri berharap pelaksanaan Kejurda dapat menjadi langkah mencetak atlet-atlet unggul pada olahraga Tenis Lapangan.

“Harapan saya dengan pelaksanaan kejurda ini untuk terus dilaksanakan agar olahraga ini bisa menyumbangkan nama harum provinsi kaltim di pentas olahraga nasional. Saya merasa bangga dan berharap dari kejurda tenis lapangan ini mampu tercipta sebuah pola pembinaan olahraga tenis lapangan yang berkesinambungan dengan keterlibatan seluruh komponen pendukung sehingga melahirkan atlet-atlet yang handal dan mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” bebernya.

Peserta Kejurda Kaltim terdiri Atlet Kota Bontang 40 orang, Atlet Kabupaten Kutim sebanyak 31 orang, Atlet Kabupaten Berau 23 orang, Atlet Kota Balikpapan 40 orang, Atlet Kota Samarinda 49 orang, Atlet Kabupaten Kukar 38 orang dan Atlet Kabupaten Paser sebanyak 22 orang. (ppid/red)

Cegah Korupsi, KPK Sosialisasi ke DPRD Bontang

0
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal

BONTANG – Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Kantor DPRD Bontang, Selasa (2/11/2021). Kunjungan kerja ini dalam rangka sosialisasi peran DPRD dalam upaya pencegahan korupsi.

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan sosialisasi tersebut sangat penting untuk membekali wakil rakyat Bontang agar terhindar dari praktik korupsi.
“Sebenarnya ini lebih ke mengingat kembali (review), sekaligus memberikan pencerahan,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut berapa topik bahasan didiskusikan, seperti perencanaan dan penganggaran, fungsi pengawasan legislatif, serta jenis gratifikasi yang diizinkan dan dilarang. “Tadi teman-teman (seluruh anggota DPRD) juga sudah banyak berdiskusi dan bertanya dengan narasumber. Tentu hasil diskusi ini sangat membantu kami,” ujarnya. (bms)

Andi Faizal Ajak Generasi Muda Bontang Ikut Seleksi Piala Soeratin

0
Suasana seleksi Piala Suratin di Stadion Bessai Berinta Bontang. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengajak generasi muda Kota Bontang yang memiliki bakat bermain sepakbola untuk mengikuti seleksi kompetisi Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17. Kegiatan ini diadakan Asprov PSSI Kaltim pada 3-8 November 2021 di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang).

“Tentu sekarang cukup susah memantau perkembangan anak-anak. Apalagi selama pandemi dua tahun ini mereka banyak vakum. Semoga seleksi ini bisa mendapatkan atlet-atlet terbaik,” ucap Faizal yang juga Ketua PSSI Bontang itu.

Syarat mengikuti seleksi sangat mudah. Hanya tinggal memakai sepatu dan seragam sepak bola, memakai deker (pelindung) dan kaos kaki panjang, serta membawa air minum masing-masing. “Langsung datang saja ke Lang-Lang,” ujarnya.

Sebagai informasi, bagi anak-anak Bontang kelahiran 2008 atau untuk U-13, seleksi dilaksanakan 3-4 November. Sedangkan untuk kelahiran 2006 dan 2007 atau U-15, dilaksanakan 5-6 November. Untuk kelahiran 2004 dan 2005, dilaksanakan 7-8 November 2021. (bms)

Cerita Sukses Pemuda Berprestasi, Perluas Relasi dengan Berorganisasi

0
Muhammad Febrianto Ramadhan dan Fikram Oktafiandi, menjadi bintang tamu dalam program Podcast "Meja Tamu".

TERPILIH menjadi pemuda berprestasi tentu capaian yang luar biasa. Ada banyak cerita dan pengalaman yang dilewati Muhammad Febrianto Ramadhan dan Fikram Oktafiandi, dua pemuda yang mengharumkan nama Kota Bontang setelah terpilih menjadi Pemuda Berprestasi Kaltim 2021.

Febri, yang merupakan lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Surabaya (ITS), menceritakan tentang perjalanannya semasa duduk di bangku perkuliahan, bagaimana caranya dia untuk tetap berprestasi juga aktif dalam berbagai organisasi.

“Jadi dulu saat masuk tahun ketiga kuliah, pernah 24 jam di kampus, setelah kuliah, mengurus organisasi, lalu mengerjakan tugas dan juga mempersiapkan lomba sampai dini hari, setelah itu istirahat, dan subuh bangun lagi untuk siap-siap kuliah,” ucap Febri saat menjadi bintang tamu dalam program Podcast “Meja Tamu” alias Media Kaltim – Praja Tatap Muka dengan tema “Muda Berprestasi, Hebat Berorganisasi”.

Program tersebut tayang di kanal Youtube Praja TV Bontang, Rabu (03/11/2021), kerjasama antara mediakaltim.com bersama Radio Praja TV, serta didukung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang.

Bisa berprestasi dan tetap aktif dalam organisasi itu hanya soal pembagian waktu. Saat itu Febri yang menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil juga mempersiapkan dirinya untuk mengikuti Kompetisi Jembatan Indonesia.

“Alhamdulillah dapat juara umum dan saya persembahkan untuk ITS sebagai hadiah terakhir sebelum lulus,” kata Febri. Menurutnya, berorganisasi itu penting demi mendapatkan ilmu dan pengalaman. “Organisasi itu juga wadah untuk mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatkan, dan bonusnya juga bisa memperluas relasi,” ujarnya.

Fikram, yang juga menjadi narasumber di Podcast MejaTamu, berbagi cerita tentang dirinya yang berhasil meraih prestasi 3 tahun berturut-turut. “Alhamdulillah, waktu itu bisa dapet medali diajang inovasi internasional selama 3 tahun beruturut-turut mulai tahun 2018, dan waktu itu tergabung dan menjadi Ketua Gerakan Mahasiswa Mengajar Indonesia,” ucap Fikram.

Soal dirinya yang terpilih menjadi pemuda berprestasi, awalnya hanya ingin coba-coba mendaftar.”Waktu itu hanya iseng, ingin coba siapa tahu rezeki, dan kesempatan seperti ini gak datang dua kali. Akhirnya dengan persiapan juga dukungan dari keluarga, alhamdulillah bisa terpilih, ” ujarnya.

Sebagai penutup podcast, Febri mengungkapkan bahwa pencapaiannya dengan Fikram adalah sebuah persembahan untuk ulang tahun Kota Bontang yang ke-22 Oktober lalu.
“Semoga dengan pencapaian ini Kota Bontang bisa terus melahirkan generasi pemuda yang aktif juga membanggakan,” ujarnya. (ahr)