Beranda blog Halaman 976

Vaksinasi Covid-19 Dialihkan ke Puskesmas, PKM BU 1 Buka Setiap Hari

0
Puskesmas Bontang Utara 1 buka vaksinasi Covid-19. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saat ini dialihkan melalui puskesmas-puskesmas sesuai instruksi Dinas Kesehatan Kota Bontang. Dalam pelaksanaannya, masing-masing Puskesmas melakukan vaksinasi setiap harinya seperti di Puskesmas Bontang Utara 1.

Kepala Tata Usaha (TU) Puskesmas BU 1, Sufirman mengatakan pelaksanaan vaksinasi telah menganjurkan dilakukan pada puskesmas masing-masing di setiap wilayah kerja yang telah dimulai pada Senin (9/1). Pelaksanaannya pun sesuai dengan yang dilakukan sebelumnya di sentra vaksinasi Bontang.

“Sudah dilakukan mulai Senin. Ada saja dan antusias masyarakat yang ingin vaksin,” kata Sufirman, Selasa (10/1/2022).

Kendati pelaksanaan vaksin sudah dilaksanakan di masing-masing puskesmas wilayah kerja, syarat dalam pelaksanaan tetap sesuai seperti yang dilakukan di sentra vaksinasi. “Kalau booster bawa syarat yang sebelumnya. Kalau memang anjuran boleh vaksin ya kita layani,” sebutnya.

Untuk informasi pelaksanaan vaksin juga diberitahukan melalui kanal media sosial puskesmas dan informasi langsung melalui website puskesmas. Sementara stok vaksin sudah ditentukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Melayani vaksin 1,2 dan 3 sesuai dengan ketersediaan vaksin, kalau ada kami layani. Kalau habis akan diinformasikan,” katanya.

Pelaksanaannya untuk vaksin Covid-19 di Puskesmas Bontang Utara 1 akan melayani empat kelurahan yakni Kelurahan Api-api, Kelurahan Bontang Baru, Kelurahan Gunung Elai, dan Kelurahan Bontang Baru.

“Karena anjuran dari Dinkes sesuai dengan wilayah kerja. Kemungkinan kalau ada dari luar wilayah kerja harus sesuai dengan yang tertera tautan kementerian,” katanya.

Imbauan juga diberikan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas BU 1 untuk melaksanakan vaksin dalam pencegahan Covid-19 sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Sebagai pencegahan untuk diri sendiri. Meskipun kita terkena penyakit akan menjadi ringan, beda dengan yang tidak vaksin,” ungkapnya.

Vaksin yang tersedia di Puskesmas Bontang Utara 1 ada dua jenis, yakni Pfizer dan IndoVac. Untuk vaksin Pfizer tersedia 20 vial atau setara 120 dosis untuk primer (dosis 1 dan 2) atau setara 240 dosis untuk booster.

Sedangkan untuk vaksin jenis IndoVac ada sebanyak  200 dosis baik untuk dosis 1,2 dan booster. (yah)

Awal Tahun, PMI Kekurangan Stok Darah

0
Seorang relawan sedang mendonorkan darahnya di PMI Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang kekurangan stok darah. Tercatat per 10 Januari 2023, PMI Bontang masih membutuhkan banyak stok darah. Saat ini stok yang tersedia, darah golongan A ada 10 kantong, golongan B ada 21 kantong, golongan O tersedia 13 kantong dan golongan darah AB ada 6 kantong darah.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Bontang melalui Staf PMI, Ashar mengatakan, di awal tahun 2023 ini permintaan darah meningkat, namun stok darah di awal bulan semakin menipis. Sehingga PMI Bontang harus menggelar donor darah untuk menambah jumlah stok darah.

“Awal tahun ini, permintaan darah banyak, namun ketersediaan darah menipis. Karena itu kita menggelar donor darah untuk menambah ketersediaan,” jelas Ashar kepada Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Selasa (10/1/2023).

Ditambahkan Ashar, kebutuhan darah yang paling banyak dibutuhkan yakni komponen darah segar (trombosit), selain darah PRC (stok darah).

Upaya yang dilakukan selain menggelar donor darah saat kekurangan stok, PMI selalu menginformasikan melalui grup-grup media sosial maupun grup golongan darah. “Kami bagikan informasi ke grup-grup. Kalau stok berkurang, ada kebutuhan darah segar akan diinformasikan. Untuk mempercepat sehingga pendonor dapat melihat,” katanya.

Kebutuhan darah akan diberikan, ketika ada permintaan darah dengan proses melalui rumah sakit yang akan meminta ke kantor PMI. “Ketika ada permintaan darah, maka semua melalui rumah sakit dengan menyurat ke PMI. Sesuai dengan kebutuhan darah. Ada dua RS yang memiliki bank darah RSUD dan RS PKT,” katanya.

Salah satu faktor kurangnya stok darah, dirinya mengatakan, masih kurang pahamnya masyarakat mengenai donor darah, dan enggan mendatangi PMI untuk melakukan donor darah.“Karena masyarakat masih tidak tahu manfaat donor darah. Pendonor rutin kita masih sedikit, jadi stok darah kita tidak banyak,” paparnya.

Cara lain, dengan mengedukasi siswa-siswi Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah yang dapat menginformasikan ke kerabat atau keluarga. “PMR ini relawan muda PMI. Sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan edukasi,” bebernya.

“Permintaan darah itu sesuai dengan kebutuhan pasien. Jadi kadang stok darah kita banyak, tapi komponen yang dibutuhkan bukan itu. Misalnya kebutuhannya darah segar (trombosit). Sedangkan trombosit bertahan satu hari, jadi ketika lewat satu hari dijadikan stok darah (simpan),” paparnya.

Diinformasikan juga bahwa pendonor sukarela pada semester 1 tahun 2022 sebanyak 1.654 pendonor. Sementara untuk semester 2 pada tahun 2022 sebanyak 1.563 pendonor. (yah)

Mental Pekerja Keras, Tuai Beragam Prestasi, Kisah Perjalanan Hidup Sutrisno, Camat Bontang Utara

0
Sutrisno, Camat Bontang Utara. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Mental pekerja keras sudah terbentuk pada diri Sutrisno sejak kecil. Terbukti, beragam prestasi sukses ditorehkannya selama meniti karir Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sutrisno kerap berganti-ganti posisi. Sering pula berpindah-pindah tugas. Kini pria kelahiran November 1965 itu menduduki jabatan orang nomor satu di Kecamatan Bontang Utara.

Sepanjang perjalanan karirnya ia merasa tidak sendiri. Dukungan keluarga menjadi motor penggerak semangatnya dalam meraih semua keberhasilan pekerjaan.

“Tanpa dukungan keluarga dan orang-orang di sekitar yang mendoakan, sulit saya mencapai titik ini,” ujarnya menceritakan besarnya dukungan keluarga.

Sutrisno dikaruniai 3 orang anak. Ristanti Sekar Arum dan Muhammad Safrie Risnawan, saat ini sedang menempuh bangku perkuliahan. Ratri Qonita Zalfaa, anak bungsu yang masih berstatus pelajar. Sang istri, Catur Ratna Juarsih kini menjabat Kepala Sekolah di SDN 006 Bontang Utara.

Sutrisno dibesarkan di pematangan sawah Desa Kedaton, Kecamatan Kapas Bojonegoro. Mental pekerja keras tanpa pamrih sudah terlatih sejak dini, karena semasa sekolah ia rajin membantu kedua orang tuanya bekerja di sawah. Kehidupan semasa kecil hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dijalaninya di daerah Bojonegoro.

Tahun 1988 ia memulai karirnya sebagai Calon PNS di Samarinda, tepatnya di BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Di tahun yang sama Sutrisno berhasil diangkat menjadi PNS.

Di awal karirnya ia sempat dipindah ke Kabupaten Berau hingga akhirnya tahun 2002, Sutrisno menetap di Bontang sampai saat ini.

Selama di Kota Taman, sebutan Kota Bontang ia pernah menduduki beragam posisi. Mulai dari Staf Pemerintahan Kota Bontang, Staf Kelurahan Berbas Tengah, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kelembagaan bagian organisasi Setsa, Kepala Bidang Advokasi dan Analisa Program Pemberdayaan Perempuan dan KB, hingga Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan BKD, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Camat Bontang Barat, Sekretaris Satpol PP dan kini menjabat Camat Bontang Utara sejak 2021.

Pria pemilik hobi jogging ini aktif pula di Ika Pakarti, organisasi warga keturunan dan perantauan Jawa di Kota Bontang.

Ia mengaku memiliki motto melayani untuk semua. “Tentu saya terbuka untuk seluruh masyarakat, saya juga sudah menerapkan pada diri sendiri untuk disiplin dan bertanggung jawab, begitu pula yang saya ajarkan kepada keluarga saya,” ungkapnya.

Mental pekerja kerasnya membuktikkan banyak prestasi diraihnya. Terkhusus selama menjabat posisi Camat Bontang Utara. Sutrisno berhasil mewakili Bontang dalam zona integritas tingkat nasional, kemudian mewakili Bontang sebagai Camat berprestasi di Kalimantan Timur, dan peraih nilai tinggi dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) di Kota Bontang. (sya)

Pendaftaran Pengawas Kelurahan Dibuka 14 Januari, Ini Syaratnya

0

BONTANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang membuka pendaftaran Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD) yang akan dibuka pada 14-19 Januari 2023. Pendaftaran akan dilakukan di masing-masing Sekretariat Kelompok Kerja (Pokja) Panwaslu Kecamatan.

Ketua Bawaslu Kota Bontang Aldy Artrian mengungkapkan pelaksanaan pendaftaran pengawas Pemilu Kelurahan/Desa saat ini masih tahap sosialisasi hingga tanggal (13/1/2023) yang akan diteruskan ke tahap pendaftaran berkas administrasi hingga ke tes wawancara.

“Pada tahap ini, kami minta jajaran khususnya Panwaslu Kecamatan untuk mensosialisasikan tahapan seleksi pengawas kelurahan/desa. Nanti pengumpulan berkas pada 14-19 Januari 2023,” ungkap Aldy Selasa (10/1/2023) dikonfirmasi Mediakaltim.com.

Lebih jauh, Aldy mengatakan kebutuhan pengawas kelurahan/desa (PKD) akan berjumlah 15 anggota sesuai dengan jumlah kelurahan di Kota Bontang. “Sesuai dengan regulasi, setiap kelurahan masing-masing satu pengawas,” katanya.

Selain itu, ranah dalam pembentukan pengawas kelurahan/desa berada di Panwaslu Kecamatan sehingga dirinya meminta kepada Panwaslu Kecamatan untuk memaksimalkan baik dari sosialisasi hingga pembentukan pengawas kelurahan/desa.

Aldy mengatakan dalam mekanisme tahapan seleksi pengawas kelurahan/desa ini harus didahului dengan melengkapi berkas dan lulus administrasi selanjutnya akan langsung proses wawancara.

“Semua yang menjadi persyaratan harus terpenuhi. Kemudian, setelah semua berkas terpenuhi dan melalui penelitian administrasi maka akan bisa ke tahap proses wawancara,” jelas Aldy.

Dalam tahapan seleksi, ada faktor yang dapat menyebabkan masa pendaftaran diperpanjang. Di antaranya kurangnya pendaftar dan tidak adanya pendaftar perempuan.

“Kita harap dalam tahap ini, banyak yang memiliki ketertarikan untuk mendaftar. Banyak pihak yang antusias dalam proses pendaftaran ini,” ungkapnya.

Untuk keterwakilan perempuan, Aldy menambahkan memang tidak ada bentuk tertulis dalam pedoman, namun dirinya akan memerhatikan hal tersebut sehingga bisa diakomodir. “Memang hal itu tidak ada tertulis dalam pedoman secara eksplisit. Kalau itu dirasa layak dan pantas, kita sudah lakukan pada proses-proses seleksi sebelumnya,” paparnya.

Untuk pendaftaran sendiri akan dilakukan di sekretariat kelompok kerja masing-masing Panwaslu kecamatan. “Silahkan datang ke sekretariat Panwaslu kecamatan untuk mencari informasi,” katanya.

Aldy juga mengajak dan mendorong masyarakat ikut serta dalam proses seleksi pendaftaran pengawas kelurahan/desa serta ikut melaksanakan pengawasan dalam pelaksanaan proses seleksi. (yah)

Cuaca Ekstrim, BPBD: Waspada saat Melaut!

0
Anggota BPBD saat melakukan pencarian orang hilang di laut. (Ist)

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mengimbau kepada warga Bontang, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut. Lantaran curah hujan yang sedang tinggi dan tak menentu.

Kepala BPBD Bontang, Zainuddin mengatakan, menurut prakiraan cuaca dari BMKG, saat ini kondisi cuaca di Kota Taman, sebutan Kota Bontang sedang ekstrim. Curah hujan tinggi dan tak menentu.

Kondisi ini mengakibatkan sering terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat berada di laut. Seperti peristiwa hilangnya 2 pemancing belakangan ini, karena kapal yang ditumpangi diterpa badai besar.

Karena itu pihaknya mengimbau kepada setiap warga Bontang yang hendak pergi melaut, agar lebih ekstra waspada. Diharapkan melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu

“Kalau sekiranya cuaca sedang tidak baik, lebih baiknya urung melaut. Karena bisa membahayakan keselamatan,” ujar Zainuddin.

Ia juga mengimbau agar saat pergi melaut tidak sendirian, tetapi bersama rekan, agar dapat saling menjaga. “Jangan lupa kenakan alat keselamatan seperti pelampung. Pastikan juga di kapal tersedia perlengkapan safety untuk keselamatan di laut,” pungkasnya. (al)

Penjualan STB Laris Manis

0
Toko Perdana Elektronik selalu kehabisan STB. (ist)

BONTANG – Setelah pemerintah pusat resmi menghentikan siaran tv analog, 2 November 2022 lalu, penjualan alat set top box (STB) di Bontang laris manis.  Toko-toko elektronik yang biasa menjual STB selalu kehabisan stok.

Sebagai informasi, Set Top Box (STB) adalah alat untuk mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara, yang dapat ditampilkan di TV analog biasa. STB dibutuhkan jika ingin “mengubah” perangkat TV analog yang belum bisa menerima sinyal digital, agar tetap bisa menikmati siaran TV digital.

Namun, jika perangkat TV sudah memiliki fitur untuk menangkap siaran digital, di mana biasanya Smart TV zaman sekarang sudah bisa, maka tidak membutuhkan STB. Penjualan STB di Toko Perdana Elektronik bak menjual kacang goreng. Setiap stok yang datang selalu habis terjual.

Yessica, Pemilik Toko Elektronik Perdana mengatakan, biasanya tokonya mendatang 100 unit STB. Setiap datang selalu habis. Pembeli berebut mencari STB.

Namun ia menyayangkan, suplier membatasi orderan. Ia tidak bisa bebas memesan dalam jumlah berapapun. Lantaran suplier juga sering kehabisan barang.  “Padahal pernah ada yang mau pesan 800 unit. Tapi kami tidak bisa menyanggupi karena orderan dibatasi,” ujarnya.

Di Perdana Elektronik menjual 2 merk STB, yaitu sharp dan polytron. Merk sharp seharga Rp 240 ribu sementara polytron seharga Rp 250 ribu. “Selain STB, penjualan parabola juga laris manis. Setiap hari rata-rata bisa terjual 10 unit,” bebernya.

Hal yang sama berlaku juga di Toko Miki Elektronik. Di toko ini setiap hari rata-rata terjual 1 unit STB. Toko hanya bisa order 10 unit STB dari suplier. “Laku sekali penjualan STB. Tapi sayangnya orderan dibatasi, jadi gak bisa jual lebih banyak,” ungkap Ayu, Pemilik Toko Miki Elektronik

Menurut Ayu, penjualan STB mulai mengalami peningkatan sejak penghentian siaran tv analog. Bahkan katanya, harga STB juga terus mengalami kenaikkan. “Awalnya saya jual harga kisaran Rp 225 ribu, sekarang harganya sudah kisaran Rp 400 ribu,” kata Ayu.

Sekedar informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi menghentikan siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022 pukul 24.00 WIB. Tercatat, pada tahap awal ada 230 kabupaten/kota yang telah dilakukan penghentian siaran TV analog.(al)

Harga BBM Turun, Ini Update Harga Terbaru di Bontang

0
SPBU Kopkar PKT memasang baliho kecil bertuliskan pemberitahuan harga BBM turun. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – SPBU di Bontang ikut menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pasca pemerintah pusat menetapkan turun harga beberapa waktu lalu.

Penurunan harga BBM disampaikan pemerintah pusat  sejak 3 Januari 2023 lalu.Terdapat 3 jenis BBM yang turun harga, yaitu pertamax, pertamax turbo dan dexlite. Sementara, jenis pertalite dan solar masih dengan harga sama seperti sebelumnya.

“Saya cukup update untuk berita-berita kenaikan atau penurunan. Pengumuman itu saya liat di grup sekitar jam 12 siang. Kemudian, jam 3 sore kami sudah mengikuti arahan penurunan harga yang ditetapkan,” ucap Muhammad Jufri, Pengawas SPBU Kopkar PKT.

Harga pertamax kini menjadi Rp 13.050 dari harga Rp 14.200. Kemudian pertamax turbo dari Rp 15.500 menjadi Rp14.350 dan dexlite dari harga Rp 18.650 menjadi Rp 16.500.

Jufri menambahkan, penurunan harga di wilayah Pulau Jawa dan Kalimantan berbeda. “Semakin dekat dengan Ibu Kota sepertinya akan semakin murah,” imbuhnya.

Turunnya harga BBM saat ini, menurut Jufri tidak ada peningkatan pembelian yang signifikan. Tingkat penjualan masih sama seperti sebelum-sebelumnya. (sya)

Info Anak Bontang Baru Pecah Mata Akibat Main Lato-Lato, Hoaks!

0
Tangkapan layar pesan berantai anak Bontang Baru pecah mata akibat main lato-lato. (Ist)

BONTANG – Beredar informasi di grup-grup whatsapp, seorang bocah alami pecah bola mata akibat bermain lato-lato.

Pada informasi berantai yang tersebar di beberapa grup whatsapp beberapa hari terakhir ini, terdapat foto seorang anak berselimut putih dengan kondisi mata kanan diperban. Mengenakan penutup kepala warna hijau sedang berbaring di atas kasur. Sekilas tampak seperti habis menjalani operasi.

Dikatakan anak itu merupakan warga RT 25 Kelurahan Bontang Baru. Berpesan agar anak-anak berhati-hati main lato-lato.

Berikut isi pesan lengkap yang tertulis di informasi itu “Assalamualaikum teman2…mau saling mengingatkan yg pada punya anak main lato-lato di awasin yaa.. ini temen ponakan SD kelas 3 main lato2 kena bola mata pecah akhirnya di angkat dan mata buta sebelah.. (warga RT 25 Kel Bontang Baru)”

Isi pesan singkat itu yang mengatakan si anak merupakan warga RT 25 Kelurahan Bontang Baru adalah hoaks alias tidak benar. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Lurah Bontang Baru, Rully Adi Putra yang menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar.

Rully sudah mengecek langsung ke Ketua RT 25, Kelurahan Bontang Baru. Ditegaskan oleh Ketua RT 25 bahwa berita itu hoaks. Tidak ada warganya yang mengalami kejadian seperti yang ada di dalam informasi berantai tersebut.

“Hoaks berita itu,” jawab Rully singkat membalas pesan wartawan Radarbontang.com, Selasa (10/1/2023). Kemudian menunjukkan capture jawaban Ketua RT 25 kepada media ini untuk memperkuat jawabannya.(al)

Wawali Bontang: Apresiasi HUT Ke-66 Pemprov Kaltim dan Ajang Berbenah

0
Wakil wali Kota Bontang, Najirah mengahadiri HUT ke-66 Pemprov Kaltim. (Istimewa/Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Wakil wali Kota Bontang, Najirah memberikan harapan dan tanggapannya di Hari Ulang Tahun ke 66 Provinsi Kalimantan Timur. Peringatan HUT ke-66 Kaltim diperingati pada Senin (9/1/2023) dengan melaksanakan pemberian panji-panji keberhasilan bagi Kabupaten/Kota se-Kaltim di Plenary Hall, Gor Sempaja, Samarinda.

Najirah mengungkapkan harapan dan apresiasinya kepada pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang telah berusia 66 tahun dan berbagai apresiasi penghargaan yang diberikan dari Pemprov Kaltim ke Kota Bontang.

“Mengapresiasi atas usia Pemprov Kaltim yang ke-66 tahun. Dan penerimaan capaian yang diraih kota Bontang,” kata Najirah saat dihubungi Mediakaltim.com, Senin (9/1/2023).

Hal lainnya, dikatakan Najirah capaian yang telah diraih Kota Bontang ada 8 panji penghargaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Kaltim. “Ada 8 panji keberhasilan yang diterima,” papar Najirah.

Melalui HUT ke-66 Pemprov Kaltim ini, dirinya mengatakan mendukung kesiapan Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi. “Ke depannya tetap bagaimana memperjuangkan kesiapan di Provinsi. Karena semua bidang harus berbenah dan mempersiapkan diri,” jelas Najirah. (yah)

Kurang 80 Personel, Disdamkartan Masih Butuh Relawan Pemadam Kebakaran

0
Suasana Mako Disdamkartan Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang masih terus mencari Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang akan disebar di setiap kelurahan di Kota Bontang.

Perekrutan bertujuan untuk membantu anggota Disdamkartan, saat melakukan penanganan dan pencegahan kebakaran atau upaya penyelamatan.

Tahun 2022 lalu, Disdamkartan baru memiliki 80 redkar. Total yang dibutuhkan sebanyak 160 redkar. Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin mengatakan, di tahun 2023 ini Disdamkartan akan kembali melakukan perekrutan hingga tercapai jumlah ideal Redkar yang dibutuhkan.

“Relawan-relawan akan melakukan fungsinya di tengah masyarakat. Paling tidak penanganan awal dilakukan oleh relawan kebakaran,” jelas Amiluddin kepada Mediakaltim.com (jaringan radarbontang.com), Senin (9/1/2023).

Amiluddin menambahkan akan melakukan pembinaan pada redkar, serta melengkapi dengan alat komunikasi Handy Talky (HT).

“Kami akan berikan dua alat komunikasi setiap satu kelurahan bagi Redkar. Diharapkan informasi akan cepat sampai pada Disdamkartan, dan dapat ditangani dengan cepat. Kami minimalisir kerugian pada masyarakat,” kata Amiluddin.

Ditambahkannya, tahun ini kita sudah membagi siapa yang menangani kebakaran, menangani penyelamatan, dan edukasi. Kita akan bekali bagaimana menangani ular hingga penanganan kebakaran.

Dirinya mengimbau kepada Redkar, bahwa pekerjaan mereka itu akan mampu menanggulangi terjadinya kerugian di masyarakat, dan akan meminimalisir terjadinya kerugian.

“Semakin banyak masyarakat yang mengetahui penanggulangan kebakaran dan terhadap penanganan binatang-binatang, masyarakat akan terlindungi. Membangun kesadaran, makanya sosialisasi penting,” tandasnya. (yah)