Beranda blog Halaman 991

Paguyuban Miliki Peran Penting dalam Harkamtibmas, Polres-Pemkot Bontang Gelar FGD

0
Diskusi bersama Polres, masyarakat dan paguyuban Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG–  Untuk melaksanakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) Polres dan paguyuban di Bontang melaksanakan Focus Group Discussion (FGD).

Narasumber dari acara yang digelar di pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (9/12/2022), berasal dari kepolisian, akademisi, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bontang.

Yopie Turang, sebagai akademisi Bontang, menjelaskan, soal optimalisasi peran tiga pilar guna penanggulangan konflik sosial untuk menjaga harkamtibmas. Selain itu, dia menjelaskan tujuan harkamtibmas yakni memberikan rasa aman perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Membatasi ruang gerak terjadinya konflik,” katanya.

Yopie menyebutkan, ada yang harus dilakukan bersama Polri maupun masyarakat (komunitas), dengan target mewujudkan masyarakat yang aman dan harkamtibmas. “Identifikasi risiko gangguan harkamtibmas. Tujuannya masyarakat aman dan Budaya Harkamtibmas,” tambahnya.

Sementara, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, ada 3 sasaran Harkamtibmas yakni global, nasional dan lokal. Dalam global ada permasalahan perkembangan Informasi Teknologi (IT), terorisme, radikalisme dan intoleransi hingga krisis pangan dan energi.

“Nasional dan lokal ada tahun politik jelang pemilu 2024, SARA dan konflik sosial, sengketa lahan dan Nataru (Natal dan Tahun Baru),” jelas Yusep.

Yusep menambahkan, untuk pelaksanaannya dengan mitra masyarakat, ada Perpol nomor 1 tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat.

Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase mengungkapkan, melalui diskusi bersama paguyuban akan menambah semangat dalam kebersamaan dengan perbedaan menjadi perekat bersama, serta membangun sinergi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bontang.

“Tantangan kita ke depan ini sungguh luar biasa di era industri 4.0. Di mana begitu banyak permasalahan yang kita hadapi begitu banyak contoh yang kita lihat dan ini tentu harus membawa kedewasaan untuk bertindak dan berpikir untuk kita semua,” pungkas Basri. (yah)

DPKPP Lakukan Pemeliharaan PLTS Komunal dan Pengadaan Genset di Selangan

0

BONTANG – Kota Bontang memiliki beberapa daerah pesisir laut, di antaranya Selangan dan Tihi-Tihi yang masuk Kelurahan Bontang Lestari, Malahing Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Gusung Kelurahan Guntung.

Masyarakat di daerah pesisir sejak tahun 2012 mengandalkan  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sistem komunal yang dibangun Pemkot Bontang.

Sejak tahun 2019 pemeliharaan PLTS Komunal daerah pesisir menjadi kewenangan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Pada 2022 ini, DPKPP melalui Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU) melaksanakan kegiatan pemeliharaan PLTS Komunal dan pengadaan generator set (genset) di Pulau Selangan sebagai backup pembangkit, jika terjadi kendala pada pembangkit PLTS Komunal yang ada.

Hingga akhir 2022 ini, empat daerah pesisir telah memiliki PLTS Komunal dan pembangkit genset diesel di tiap lokasi.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kebutuhan listrik masyarakat di daerah pesisir dapat terpenuhi dengan baik dan meningkatkan pembangunan, perekomonian, dan pendidikan masyarakat di daerah pesisir,” ungkap Andi Ilhan, kepala Bidang PSU.  (adv/sya)

Najirah Ingatkan Pungli Adalah Korupsi, Rentan Terjadi di Layanan Publik

0
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah memberikan keterangan  ke awak media. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Wakil Wali Kota Bontang Najirah  meminta seluruh pelayanan publik untuk mengantisipasi terjadinya pungutan liar atau pungli. Terlebih, saat ini semua pelayanan publik di  Bontang sudah menerapkan zona integritas. “Apalagi kita sudah zona integritas korupsi. Kalau pungli pasti korupsi,” kata Najirah kepada awak media, (8/12/2022).

Untuk mengantisipasi terjadinya pungli, lanjut dia, semua pelayanan di Bontang telah berbasis digital. “InsyaAllah semua sudah tidak, sekarang pembayaran melalui digital,” kata Najirah.

Diakuinya, semua pelayanan publik berpotensi rawan pungli. Namun terjadi tidaknya pungli tergantung dari faktor manusianya (SDM).“Semua rawan tergantung faktor manusianya. Di manapun, bahkan  di bukan tempat pelayanan publik pun bisa ada pungli,” sebut Najirah.

Ditanyakan sektor mana saja yang rawan pungli, menurut Najirah,  bisanya terjadi di perizinan, pajak, dan pembuatan surat-surat administrasi kependudukan.“Kadang-kadang ingin cepat. Jadi biasa cepat, mungkin saja ada,” tambahnya.

Selain memperkecil potensi terjadinya pungli dengan digitalisasi pelayanan, Najirah juga akan selalu siap memberi sanksi terhadap oknum pegawai pemerintahan yang tetap menjalankan praktik lancung itu.

“Kami harus melakukan tindakan tegas. Kalau hal ini terjadi pada aparat ASN kita, akan dilakukan tindakan maka akan kita buat jera agar menjadi pengingat yang lain,” jelas Najirah. (yah)

Mau Bangun Pabrik Baru buat Geber Produksi, IPO PKT Maksimal Semester I -2023

0

JAKARTA – Jakarta Rencana sejumlah BUMN dan anak usah BUMN untuk melepas sebagian sahamnya di bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Intial Public Offering (IPO) semakin menunjukkan titik terang.

Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansury dalam rapat kerja dengan komisi VI DPR menyampaikan, sejumlah BUMN dan anak usaha BUMN yang akan IPO tahun 2023 adalah PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT PERTAMINA Geothermal Energy, Palm.Co serta PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

“Untuk PHE sudah mendaftarkan rencana IPO-nya ke OJK pada Desember 2022 ini. Yang lain seperti Palm Co dan PKT maksimal akan mengajukan pendaftaran ke OJK pada kuartal I-2023. Targetnya di semester I-2023 seluruh proses IPO ini sudah selesai,” jelas Pahala Mansury pada rapat kerja yang berlangsung di di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Lebih jauh Pahala menjelaskan, melalui IPO ini perusahaan-perusahaan BUMN tersebut dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi dan pangan. Ia mencontohkan rencana IPO PKT. Menurutnya, melalui IPO ini PKT diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksinya, sehingga ketersediaan pupuk bagi terciptanya ketahanan pangan dapat terwujud.

“PKT adalah perusahaan pupuk urea terbesar di ASEAN. Kapasitas produksinya mencapai sekitar 6,5 juta ton dan menjadi salah satu kontributor terbesar PT Pupuk Indonesia yang kini punya kapasitas produksi 21,1 juta ton per tahun,” jelas Pahala.

IPO PKT ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pupuk nasional. Dana hasil IPO rencananya akan digunakan oleh perusahaan yang berdomisili di Bontang, Kalimantan Timur itu untuk membiayai pembangunan pabrik urea dengan kapasitas produksi 1,15 juta ton dan methanol sebesar 1 juta ton per tahun. Pabrik yang akan berlokasi di wilayah Papua Barat itu diperkirakan butuh biaya investasi sebesar US$ 2 miliar.

Selain dari IPO, Pahala mengungkapkan, pembiayaan pabrik PKT di Papua Barat itu juga akan menggunakan sumber dana lainnya. Menurutnya Debt Equity Ratio (DER) atau rasio utang terhadap permodalan PKT hingga saat ini masih cukup rendah. “Target IPO untuk PKT sekitar 10-20%. Sementara DER PKT akan dijaga pada kisaran 30-50%,” ungkapnya.

Dalam pertemuan dengan komisi VI DPR tersebut, Pahala juga menyampaikan peluang bagi PKT untuk mengoptimalkan produksi gas dari Blok Masela. Sejalan dengan rencana pengembangkan blok gas alam yang cukup besar itu, kementerian BUMN memiliki rencana untuk mendorong ekspansi PKT selanjutnya ke wilayah Maluku, lokasi dimana Blok Masela berada.

“Dengan IPO PKT punya peluang mengoptimalkan produksi gas di dalam negeri yang diperkirakan akan terus naik pada tahun 2027-2030. PKT juga dapat mengoptimalkan kebutuhan pupuk per hektar di Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan Vietnam maupun Malaysia,” ujar Wamen BUMN I ini.

Sebelumnya, Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa selama periode Januari- Oktober 2022 PKT mampu memproduksi pupuk urea sebanyak 92% dari target tahun ini sebanyak 3,42 juta ton. Sementara NPK mencapai 102% dari target 250 ribu ton dan amonia sebesar 101% dari target 2,79 juta ton.

Pupuk Kaltim juga memastikan bahwa pada Oktober lalu produksi dan distribusi pupuk untuk periode musim tanam pertama 2023 (Maret-April 2023) sudah aman.

“Per tanggal 26 November 2022, sebanyak 108.917 ton stok pupuk urea bersubsidi dan 6.725 ton NPK formula khusus, serta 158.702 ton pupuk urea non subsidi dan 38.073 NPK non subsidi telah tersedia di gudang-gudang Pupuk Kaltim,” ungkap Rahmat.

Stok pupuk tersebut saat ini sudah berada di gudang-gudang milik PKT di berbagai wilayah penyaluran pupuk subsidi. Diataranya adalah wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat hingga Nusa Tenggara Barat. (rls)

Ultah Ke-45, Pupuk Kaltim Cetak Pencapaian Tertinggi Sepanjang Sejarah

0

JAKARTA – Pupuk Kaltim (PKT) memastikan produksi dan distribusi pupuk aman untuk periode Musim Tanam Pertama 2023 (Maret – April 2023). Per 26 November, 108.917 ton pupuk urea bersubsidi dan 6.725 ton NPK formula khusus, serta 158.702 ton pupuk urea non-subsidi, dan 38.073 NPK non-subsidi telah disediakan di gudang-gudang PKT yang tersebar di seluruh wilayah.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan Pupuk Kaltim telah membuka peluang untuk menembus pasar global, sekaligus menjaga komitmen ketahanan pangan nasional. Sampai akhir September 2022, PKT berhasil mencetak laba sebanyak Rp 12,94 triliun. Sedangkan untuk produksi dari periode 1 Januari-31 Oktober 2022, produksi pupuk urea capai 92% dari target 3,42 juta ton, NPK melebihi target 250 ribu ton dengan 102%, juga dengan amonia dengan 101% dari target 2,79 ton. Ia mengatakan pencapaian tersebut merupakan yang tertinggi dalam sepanjang sejarah perusahaan.

“Alhamdulillah. Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah. Tentunya berkat semangat, kinerja yang prima, dan kesiapan seluruh tim di PKT pada dinamika pasar. PKT mengapresiasi seluruh insan karyawan yang siap dan sigap dalam mengambil kesempatan dan memanfaatkannya dengan baik sehingga perusahaan bisa mencetak prestasi yang bersejarah sepanjang 45 tahun berdirinya perusahaan,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulis, Kamis (8/12/2022).

Untuk diketahui Pupuk Kaltim merayakan HUT ke-45 dengan mengusung tema ‘Stronger Together for Our Future’. HUT ke-45 ini dijadikan momentum menandai babak baru pertumbuhan perusahaan. Sebagai bentuk rasa syukur, perusahaan melakukan berbagai program dan kegiatan di banyak daerah yang melibatkan sinergi dan kebersamaan dengan ragam stakeholder.

Adapun beberapa program yang digelar di antaranya kegiatan program Community Forest Penanaman Mangrove di pesisir Martua, Kaltim, program Konservasi dan Perlindungan Keanekaragaman Hayati dengan Penurunan dan Transplantasi Terumbu Karang di Diversite PKT 45, Festival Medayoh di Bojonegoro, Festival Pangan Lokal di Solo dan Festival UMKM di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ada juga pameran Bentang Bontang yang merupakan sinergi Pupuk Kaltim bersama seluruh lapisan masyarakat. Pameran ini menyajikan ragam karya yang menggambarkan kekayaan seni dan budaya Bontang. Dalam pergelaran ini juga diluncurkan buku ‘Antologi Puisi: Entropi Bontang.’

“Dengan semangat yang terbarukan di ulang tahun ke-45 ini, ditambah dukungan dan sinergi dari semua stakeholder, PKT siap menciptakan masa depan baru demi pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan mandiri, baik untuk Indonesia kini maupun generasi depan nantinya,” tutup Rahmad.

Rahmad juga menjelaskan berbagai inovasi baru akan terus dilakukan, dari rencana pembangunan beberapa pabrik dan industri baru hingga dimulainya produksi Amonium Nitrat secara komersial sebagai upaya hilirisasi Amonia. PKT juga mempunyai roadmap pertumbuhan kedua perusahaan, dengan membangun pabrik-pabrik untuk produk-produk bernilai tambah lainnya, dari Soda Ash hingga Methanol.

Hal itu akan menjadi fokus PKT dalam pertumbuhan 40 tahun ke depan. Demi wujudkan target pemerintah Net Zero Emission pada 2060, PKT juga siap memimpin transformasi hijau industri petrokimia dengan menyiapkan roadmap untuk dekarbonisasi. Dalam roadmap ini, PKT menargetkan mengurangi sepertiga emisi karbon pada 2030. (rls/mk)

Dinas Perkimtan Adakan Sosialisasi Pengusaha Kijing dan Nisan

0

BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Bontang mengadakan sosialisasi dengan pengusaha kijing dan nisan di Bontang

Sosialisasi ini dilaksanakan pada Kamis (1/12/22) di ruang rapat Dinas Perkim Bidang Pemakaman. Membahas terkait pembuatan kijing dan nisan yang telah diatur dalam Perda Kota Bontang Nomor 7 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pemakaman.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan  ada satu persepsi antara Dinas Perkimtan dengan pengusaha kijing atau nisan tentang tata kelola pemakaman, standar kijing atau pemakaman, hal-hal yg dilarang di pemakaman dan hal teknis lainnya” Ungkap Andi Ilham Kepada Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas. (adv/sya)

Dinas Perkimtan Melakukan Visitasi Aset

0

BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Bontang melakukan visitasi sekaligus pengecekan aset pada Selasa (7/12/22).

Lokasi pengecekan aset terdapat di Pulau Malahing dan Selangan dipimpin oleh sekretaris Dinas Perkimtan didampingi Kabid  Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dan Pemakaman.

Rombongan Vitisasi terdiri dari tim bidang (PSU), tim sekretariat bendahara barang yang mengelola aset OPD.

Perkimtan melakukan penelusuran dan pengecekan pada pergantian 7 lampu,  pemeliharaan bantuan dari PLN baterai 19 watt, Pengadaan 1 buah genset, pengecekan papan plang komunal, pengecekan swadya masyarakat rumah genset, perencanaan peningkatan pariwisata pulau serta memperindah, dan pembuatan proposal, Juga membahas pertemuan dengan PLN terkait permohonan penggatian PLTS ke PLN khusus yang diawali oleh pulau selangan.(adv/sya)

DPRD Adakan Konsultasi Publik untuk Raperda TJSLP

0

BONTANG – Komisi I DPRD Kota Bontang, Senin, 28 Oktober2022 menggelar konsultasi publik terhadap Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Raperda ini mengatur landasan atau pondasi dalam kegiatan perusahaan yang dapat membantu meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat di Kota Bontang

“Dalam menyempurnakan raperda yang ada maka dilaksanakan konsultasi publik ini,” kata Maming, anggota Komisi I DPRD Bontang.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan kali ini bertujuan untuk mendengarkan masukan dari bawah terutama dari perusahaan.

“Kami menginginkan ada masukan dari perusahaan-perusahaan terkait dengan raperda ini. Untuk menyempurnakan pasal perda ini kami meminta masukan dari semua stekholder di Kota Bontang terutama perusahaan. Ini karena  yang menjadi objek pelaksanakan nanti perusahaan-perusahaan,” ujarnya.

Perencanaan perusahaan dan proyek pemerintah harus diselaraskan agar kegiatan dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat secara maksimal.

“Jadi disinkronkan dengan perencanaan-perencanaan perusahaan supaya tidak tumpang tindih di saat implementasi,” ujarnya.

Tujuan dari adanya raperda ini agar tercipta transparansi terhadap bantuan-bantuan perusahaan serta menjadi landasan hukum untuk memperkuat jaminan bagi perusahaan maupun masyarakat.

Harapan ke depan ketika raperda ini telah disahkan, dapat memberikan manfaat dan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh perusahaan dan masyarakat. (sc)

Kunjungi Kodim 0908/Bontang, Pangdam VI Mulawarman Minta Anggota Jaga Kondusivitas Kota

0
Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo saat kunjungan kerja di Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG– Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0908/Bontang, Rabu (7/12/2022). Dalam kunjungannya, Pangdam memberikan arahan kepada anggota TNI di wilayah Kodim 0908/Bontang agar menjaga kondusivitas kota.

Pangdam menyampaikan,  kunjungannya ke Kodim Bontang untuk melihat langsung anggota TNI yang bertugas serta menyapa langsung personel TNI. Dirinya menyebut Bontang sebagai miniatur Indonesia yang memiliki beragam suku dan budaya.

“Kebanggaan buat saya, Kodim telah membuat suasana menjadi guyub (rukun) dengan berbagai suku yang ada di wilayah Kodim,” jelas Mayjen Tri kepada awak media, Rabu (7/12/2022).

Mayjen Tri mengatakan, dirinya meminta kepada anggota TNI di Kodim 0908/Bontang untuk menjaga kondusifitas di Kota Bontang. Sebab, ada dua perusahaan nasional dan menjadi objek vital nasional sehingga harus dijaga bersama.

“Oleh karenanya saya tekankan kepada Dandim tadi untuk menjaga kondusivitas di Bontang sehingga semua berjalan lancar dan aman,” katanya.

“Bertemu langsung dengan prajurit dan memberikan arahan penekanan kondusivitas yang harus terjaga sampai kapanpun,” tambahnya.

Mengenai arahan terkait Pemilihan Umum, Mayjen Tri menekankan apa yang perlu dilakukan istri anggota TNI bahwa mereka tidak boleh terlibat politik praktis.

“Khusus kepada calon pemilih ibu-ibu yang notabene apa sih yang harus dilakukan sebagai calon pemilih, apa asas-asas yang harus dilakukan. Contohnya dia (istri) tidak boleh melakukan kampanye di wilayah asrama. Anggota TNI tidak boleh terlibat politik praktis,” terang Mayjen Tri.

Selain itu, Mayjen Tri juga memberikan arahan pencegahan stunting sesuai dengan arahan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Tri mengatakan stunting dipengaruhi dari beberapa faktor. Adapun arahan KSAD dalam penanganan stunting yakni manunggal air bersih.

“Jadi salah satu faktor yakni sanitasi di keluarga sendiri. Sanitasi di lingkungan yang airnya kotor dan airnya tidak bersih,” katanya.

Dalam kunjungannya, Pangdam VI/Mulawarman didampingi Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Aspers Kasdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Iwan Setiawan, Aslog Kasdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Tumito Susanto, Kasmin Kodam VI/Mulawarman Mayor Inf Dipa Dipura, dan Kasipers Korem 091/ASN Kolonel Arm Arief Darmawan. (yah)

Siswa Dituntut Paham Profil Pancasila, Kurikulum Merdeka Belajar

0
Kepala Disdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG –  Untuk menumbuhkan rasa cinta Pancasila, siswa-siswi telah dibekali dengan pembelajaran profil pelajar Pancasila dalam implementasi Kurikulum Merdeka belajar di sekolah. Untuk itu, siswa dituntut  menjalankan 6 komponen dalam profil Pancasila.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengungkapkan, Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memahami bagaimana profil pelajar Pancasila bagi siswa-siswi.

“Pelajar-pelajar kita bisa memahami profil Pancasila. Ada 6 komponennya, berketuhanan yang maha esa, berkebhinnekaan global, berpikir kreatif, mandiri, gotong royong dan kreatif,” kata Bambang saat ditemui, Selasa (6/12/2022).

Hal lain dikatakan Bambang,  dalam implementasi kurikulum akan menguatkan profil Pancasila bagi internal siswa-siswi. “Karena rohnya Kurikulum Merdeka belajar ini Profil Pancasila. Agar siswa dapat berperilaku Pancasila,” jelasnya.

Untuk penguatan pembelajaran profil Pancasila, maka sekolah atau satuan pendidikan akan melakukan proyek pembelajaran atau pembelajaran berbasis proyek yang diajarkan langsung. “Bukan hanya teori di sekolah, tapi juga siswa-siswi diajarkan di lapangan,” jelasnya.

Bambang berpesan kepada siswa-siswi Bontang saat ini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan, sehingga mereka harus menyesuaikan dengan kurikulum yang ada. “Kita ada Kurikulum Merdeka Belajar, tidak terkungkung kurikulum, siswa dibebaskan untuk belajar dan siswa menyesuaikan,” katanya.

Namun, tantangan tetap ada, di mana, sebelumnya menerapkan pembelajaran atau kurikulum yang ketat, dengan adanya Kurikulum Merdeka belajar siswa maupun guru akan menyesuaikan. (yah)