Beranda blog Halaman 993

Lomba Good Archival Governance Awards, Diskominfo Bontang Sabet Juara 2

0
Dasuki menerima hadiah juara 2 lomba GAGAS 2021 diserahkan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah. (Foto: Diskominfo)

BONTANG – Prestasi membanggakan diraih Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang. Tahun ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Dasuki itu menyabet juara 2 dalam ajang lomba Good Archival Governance Awards (GAGAS) 2021.

Penyerahan hadiah bertepatan dengan syukuran HUT ke-22 Pemkot Bontang yang diselenggarakan di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021). “Kami sangat bersyukur. Tahun lalu kami (Dikominfo) tidak masuk dalam sepuluh besar. Alhamdulilah tahun ini kami bisa meraih juara dua,” ujarnya.

Dasuki menambahkan, semenjak tahun lalu, Diskominfo terus membenahi tata kelola arsip yang baik dan benar. Dirinya juga mengumpulkan staf dan jabatan fungsional (jafung) arsiparis untuk mengevaluasi, memotivasi, sekaligus memacu agar pengelolaan arsip Diskominfo bisa meraih prestasi. Termasuk melengkapi sarana dan prasarana (sapras) yang diperlukan. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh staf yang telah mewujudkan ini semua,” ucap Dasuki.

Menurutnya, di era digital saat ini, pengelolaan arsip yang baik sangat penting. Apalagi Bontang telah memiliki layanan Elektronik Arsip (E-Arsip). Ke depan, sambung Dasuki, Diskominfo bakal menginisiasi layanan E-Arsip tersebut agar dimanfaatkan oleh seluruh OPD di lingkup Pemkot Bontang.

Lomba GAGAS diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang. Tahun ini, lomba tersebut diikuti 24 OPD. Penilaiannya terdiri dari aspek pengelolaan arsip dinamis, aspek Sumber Daya Manusia (SDM) kearsipan, aspek sarana prasarana (sapras), serta persentase kebijakan program kearsipan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bontang Nomor 188.45/439/DPK/2021, lomba GAGAS 2021 dimenangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), disusul Diskominfo, dan di posisi ketiga diraih Inspektorat Daerah. Adapun juara harapan I diraih Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), disusul Kecamatan Bontang Barat di posisi harapan II, dan Sekretariat Daerah (Setda) di posisi harapan ketiga. (bms/adv)

Simpan Sabu di Kamar Kos, Yasir Ditangkap Polisi

0
Sabu seberat 1,45 gram beserta pengedar dan barang bukti lainnya diamankan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Pria bernama Yasir Zahani ditangkap Satresnarkoba Polres Bontang di kamar kos-kosan di Jalan Sutan Syahrir, Gang Ikan Mas 4, RT 06, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Selasa (12/10/2021).

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang sering melihat tamu mencurigakan datang ke kos-kosan yang pelaku tempati. Hal itu disampaikan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Resnarkoba Iptu Rakib Rais.

Mendapati laporan tersebut, polisi bergerak cepat mengintai disusul menggeledah pria 48 tahun itu. Ternyata benar, saat digeledah ditemukan barang bukti berupa enam bungkus sabu-sabu.

Lima bungkus di antaranya disimpan di kantong kanan celana pendek yang dia kenakan, sedangkan satu bungkus sisanya disimpan di dalam kotak rokok. Totalnya seberat 1,45 gram. “Kami masih kembangkan darimana pelaku mendapat barang haram tersebut,” ungkap Iptu Rakib Rais didampingi Kasi Humas AKP Suyono.

Selain menggeledah badan Yasir, polisi juga menggeledah kamar. Hasilnya didapati sejumlah barang bukti seperti satu timbangan digital, satu bungkus plastik klip, dua pipet kaca, satu sedotan plastik runcing, satu korek gas, satu kotak rokok, satu unit HP Vivo, satu alat isap atau bong, dan uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp 1.135.000.

Kini Yasir beserta barang bukti diamankan di mapolres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, dia dijerat pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (bms/bdu)

Hari Lahir Bertepatan HUT Bontang, Sepuluh Pelajar Dapat KTP Elektronik

0
Penyerahan KTP-El secara simbolis kepada pelajar yang lahir bersamaan dengan HUT Bontang. (ist)

BONTANG – Sebanyak 10 pelajar mendapatkan KTP Elektronik (KTP-El) bertepatan dengan perayaan HUT ke-22 Pemkot Bontang, Selasa (13/10/2021). Dua pelajar di antaranya beruntung menerima langsung KTP-El secara simbolis dari Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Najirah, dan Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam. Penyerahan dilaksanakan saat acara syukuran di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari.

Plt Kepala Disdukcapil Bontang, Retno Febriaryanti mengatakan, penyerahan ini menjadi hadiah dari Pemkot Bontang untuk masyarakat yang lahir bersamaan dengan HUT Bontang. “Ini sekaligus sebagai bentuk pelayanan kami dalam hal jemput bola. Ini merupakan tahun pertama. Rencananya kami lakukan setiap tahun,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, sambung Retno, Disdukcapil Bontang akan menggencarkan perekaman KTP-El ke sekolah-sekolah, dengan tujuan persentase cakupan layanan bisa memenuhi target hingga akhir tahun.

Ditambahkan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang, Mohamad Karnadi, dua pelajar yang mendapatkan KTP-El saat syukuran HUT ke-22 Bontang atas nama Safaruddin pelajar SMKN 3 Bontang, dan Salsabila Amelia Putri pelajar SMAN2 Bontang.

“Sengaja kami hanya memilih dua orang, perwakilan laki-laki dan perempuan. Dikarenakan selain padatnya acara HUT, juga sekaligus membatasi karena masih kondisi pandemi Covid-19,” kata Karnadi. (bms)

Bontang Batik Night, Ajang Perkenalkan Batik Lokal Khas Bontang

0
Peragaan Busana Menggunakan Batik Lokal dengan Tema Kasual, dalam Acara Bontang Batik Night, Selasa (12/10/2021). Foto-foto: Annisa/Radar Bontang

BONTANG – Bontang Batik Night, menjadi salah satu ajang untuk memperkenalkan produk batik lokal khas Kota Bontang dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kota Bontang. Dilaksanakan di Hotel Grand Mutiara, Jalan Arif Rahman Hakim Kelurahan Belimbing, Selasa (12/10/2021).

Elegan dengan busana batik, acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hapidah Basri Rase, Dandim 09/08lBTG Letkol Arh Choirul Huda, Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam, dan para perwakilan perusahaan.

Acara pagelaran batik khas Bontang ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Kota Bontang. Hal tersebut disampaikan Penanggung Jawab Bontang Batik Night Eko Satria. Dengan melihat potensi yang ada, ia yakin kedepan Kota Bontang akan semakin menunjukkan eksistensinya.

“Bertepatan dengan HUT Bontang, kami dari pegiat pariwisata sangat memberikan apresiasi kepada seluruh perusahaan dalam partisipasinya memberikan pembinaan lewat program CSR-nya. Kami yakin kedepan potensi putera puteri Bontang, potensi UMKM, potensi ekonomi kreatif, bahkan potensi pariwisata akan menunjukkan eksistensinya mulai malam ini. Bontang akan menjadi Home Base Kaltim Tourism,” ucap Eko.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini adalah upaya baik untuk menggairahkan kreativitas generasi muda Kota Bontang.
“Acara ini dapat memberikan makna penting dan strategis dalam upaya kita menggairahkan kreativitas generasi muda Kota Bontang, sekaligus mengampanyekan pelestarian serta meningkatkan nilai tambah batik Indonesia khususnya batik khas Bontang,” kata Najirah.

Acara Bontang Batik Night dikemas dengan kesan mewah dan elegan. Memperkenalkan produk UMKM serta batik lokal khas Bontang, diantaranya ada Batik Beras Basah, Batik Enggang Guntung, Batik Mangrove, Batik Ecoprint Daun Jajar, dan Batik Mutiara Kalimantan. Batik-batik tersebut kemudian di peragakan dengan tema kasual dan office look. (ahr)

PT KNI Dapat Penghargaan Peduli Anak Kota Bontang

0
Walikota Bontang Basri Rase menyerahkan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang, salah satunya PT KNI sebagai perusahaan peduli anak.

BONTANG  –  Pemkot Bontang memberikan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Bontang, di hari jadi ke-22 Kota Bontang, Selasa (12/10) kemarin.  Salah satunya penghargaan diberikan kepada PT Kaltim Nitrate Indonesia (PT KNI) sebagai perusahaan sahabat anak Kota Bontang.

Berkat kolaborasi yang harmoni dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam pemenuhan hak anak, PT KNI mendapat penghargaan meliputi tiga program.

Yakni MAHIRA atau Rumah Ibadah Ramah Anak, Festival Gembira di Rumah dalam Peringatan Hari Anak Nasional dan Sapa Anak di Waktu Covid Agar Anak Tetap Gembira (SANAK SAUDARA).

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan PT KNI sebagai anggota APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Kota Bontang telah banyak berperan aktif membantu pemerintah menangani persoalan pemenuhan anak.

PT KNI memfasilitasi ruang kegiatan belajar dan bermain di rumah ibadah, Salah satunya di Masjid Asy Syuhada. “PT KNI ini telah membantu pemerintah melalui program kerja sama dengan DPPKB dalam mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak,” ungkap Basri dalam agenda syukuran HUT ke 22 Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, Senior Site Manager PT KNI, Bakat Subroto Hadi bangga atas pemberian penghargaan yang diberikan oleh Pemkot Bontang pada HUT ke 22 Kota Bontang. Penghargaan ini tentunya menjadi bukti dari kepedulian KNI dalam membantu pemerintah mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak.

“Alhadulillah berkat kerja sama yang harmoni, KNI mendapat penghargaan sebagai perusahaan sahabat anak dari pemerintah,” ucapnya. Ia pun menjelaskan, salah satu program unggulan untuk pemenuhan anak, yakni MAHIRA.

Melalui MAHIRA, KNI memfasilitasi tempat khusus bagi anak-anak di Rumah Ibadah. Sebab banyak anggapan, anak-anak saat di Mesjid kerap mengganggu jamaah saat pelaksanaan ibadah.

Di tempat khusus itu, KNI telah melengkapi sarana fasilitas bermain, belajar, dan beribadah bagi anak yang ke Mesjid. “Kita telah menyediakan tempat khusus bagi anak. Salah satunya di Masjid Asy Syuhada sebagai pionir serta 3 tempat ibadah lainnya,” terangnya.

Alasan memokuskan program kegiatan pemenuhan hak anak, lantaran KNI menyadari pentingnya memerhatikan pertumbuhan anak sejak dari dini. “Karena mereka merupakan generasi yang melanjutkan perjuangan nanti. Jadi sejak dini, pertumbuhan merekan jadi perhatian kami,” bebernya.

Sebenarnya tidak hanya program anak, KNI juga saat ini tengah menggodok program peanggulangan pandemi Covid-19. Program yang dimaksudkan itu yakni pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu yang suaminya meninggal akibat Covid-19.

“Kami juga tengah mengagas program pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu. Kita akan memberikan mereka dukungan seperti modal usaha atau pendampingan berwira usaha,” tandasnya. (adv)

 

Kembangkan Potensi Budidaya Black Soldier Fly, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot

0
Pengolahan sampah organik rumah tangga yang dikelola menjadi olahan Maggot.

BONTANG – Kembangkan potensi budidaya Black Soldier Fly (BSF), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Pelatihan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bontang dengan narasumber Omah Maggot Jogja dari Sleman Yogyakarta, secara virtual pada Sabtu (9/10).

VP CSR Pupuk Kaltim Anggono Wijaya, mengungkapkan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dari manfaat maggot sebagai pengurai sampah makanan.

Dari upaya tersebut, diharap persoalan sampah makanan yang selama ini cukup besar dan menjadikan Indonesia peringkat 2 dunia, bisa lebih ditekan dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Sampah organik rumah tangga berkontribusi besar terhadap penambahan sisa makanan yang dibuang setiap hari. Padahal itu bisa dimanfaatkan menjadi maggot yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Anggono.

Pelatihan ini juga merupakan kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam pengelolaan sampah di Kota Bontang, dengan memaksimalkan peran masyarakat maupun TPST Bessai Berinta, agar jumlah sampah organik yang mencapai 80-85 ton per hari bisa dipilah serta dimanfaatkan untuk budidaya BSF dan maggot.

Apalagi maggot memiliki banyak manfaat karena mengandung asam amino dan protein, sehingga potensinya bisa dikembangkan agar lebih bernilai ekonomi, seperti untuk bahan pakan ikan, kompos hingga pupuk cair.

“Cara ini sangat berpotensi diterapkan di Bontang. Jika berhasil, maka setiap rumah tangga berkontribusi dalam menekan jumlah sampah, karena bisa diolah sendiri menjadi maggot dan tidak perlu dibuang langsung ke TPA Bontang Lestari,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Seksi Kemitraan dan Pemanfaatan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Riwan Rudiyatmoko, mengungkapkan pelatihan Dry Maggot merupakan kesinambungan pilot project budidaya BSF yang dilaksanakan Pupuk Kaltim bersama Pemkot Bontang di TPST Bessai Berinta.

Selain mampu mengurangi sampah organik, maggot juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, karena jika sampah organik dibiarkan cukup lama akan menghasilkan gas metan yang berpengaruh terhadap ozon.

“Melalui pelatihan ini, kami harap akan banyak masyarakat maupun kelompok yang terlibat dalam budidaya maggot, sehingga pengelolaan sampah di Kota Bontang lebih maksimal melalui sinergi dan kerjasama Pemerintah dengan Pupuk Kaltim,” papar Riwan.

Tangkapan layar Zoom Meeting Pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Dirinya berharap pelatihan Dry Maggot ini bisa menjadi peluang baru pengembangan potensi BSF untuk produk turunan yang bernilai ekonomi, sehingga manfaat budidaya BSF tak hanya dirasakan bagi lingkungan secara umum saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat, karena nilai jual maggot yang terbilang tinggi untuk kebutuhan berbagai produk.

“Dari pelatihan ini, manfaat tidak hanya tentang menekan jumlah sampah, tapi juga mengembangkan peluang yang bernilai ekonomi dari sampah organik yang dipilah, sehingga turut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” harap Riwan.

Henri Supranto, pemateri dari Omah Maggot Jogja, menjelaskan kemampuan maggot terbilang luar biasa dalam mengurai sampak organik.  Maggot bisa dipandang sebagai sumber daya yang memiliki potensi untuk peluang ekonomi selain manfaat terhadap lingkungan.

Budidaya maggot mudah dikerjakan, tidak membutuhkan lahan yang luas, mengandung zat antibiotik alami, sehingga tidak membawa agen penyakit serta tidak menimbulkan bau busuk.

“Maggot memiliki nilai protein tinggi berkisar 35-46% dan asam amino yang dibutuhkan makhluk hidup. Olahan maggot bisa kemana-mana, karena bisa diekstrak protein atau asam aminonya untuk industri make up dan sebagainya,” terang Henri. (*/nav)

Berkat Kampung Inggris dan Gliserin, PT KMI Raih Penghargaan Perusahaan Sahabat Anak

0
PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021). Foto: Istimewa

BONTANG – PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 dari Wali Kota Bontang. Penghargaan diserahkan pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-22 Kota Bontang di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Deputi Departemen Mgr GA dan PR PT KMI Harry Iswara mengatakan sejak tahun 2019, perusahaan sudah memiliki program Kampung English di Guntung dan Gerakan Literasi Sekolah (Gliserin). Program Kampung Inggris menjadi perhatian serius PT KMI dalam meningkatkan peran serta masyarakat untuk fasih berbahasa Inggris. “Alhamdulillah perusahaan kami meraih penghargaan perusahaan sahabat anak di hari jadi Kota Bontang ke-22,” ujar Harry.

Program Kampung Inggris, berjalan sejak 2019. Sementara Gliserin lebih awal dari program Kampung Inggris. Dengan membina literasi pada guru-guru SD-SMP, sudah menghasilkan 4 buku hasil karya para guru.

Ke depan, perusahaan akan terus berkomitmen untuk melanjutkan program Kampung Inggris di Guntung agar aktif lagi usai tertunda akibat pandemi global covid-19. Dengan kedua program tersebut pun, PT KMI, dikatakan Harry memberikan reward kepada siswa terbaik dan guru terbaik dengan memberangkatkan ke Singapura. “Akan kami aktifkan kembali. Saat ini tidak aktif karena pandemi. Insya Allah kami akan berangkatkan lagi,” ungkapnya.

Program Kampung Inggris digelar setiap Sabtu di Pendopo Kelurahan Guntung. Harry bersyukur dengan peraihan penghargaan perusahaan sahabat anak ini. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi perusahaan kami. Ke depannya, InsyaAllah kami (PT KMI) akan berbuat lebih banyak lagi untuk anak-anak Bontang,” ucapnya.

Penghargaan kepada perusahaan dan mitra kerja Pemkot Bontang tersebut sebagai wujud apresiasi dan terima kasih atas dukungan perusahaan dalam peraihan Kota Bontang sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada bulan Juli 2021. Hal tersebut juga sebagai cara untuk menjaga semangat para mitra pemerintah untuk tetap berkontribusi di dunia anak secara terus menerus. Terdapat 7 perusahaan yang meraih penghargaan perusahaan sahabat anak, serta satu mitra sahabat anak yakni Masjid Asy-Syuhada. (adv)

JNE Gelar Goll.. Aborasi Bisnis Online 2021, Dukung UKM Bontang Perluas Pasar Digital

0

BONTANGPandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat menjadikan transaksi melalui ranah digital ramai digunakan. Tentu hal ini harus sejalan dengan kapabilitas pegiat UKM dalam memanfaatkan aplikasi jual beli online.

Seperti diketahui, UKM merupakan motor penggerak ekonomi bangsa ke masa depan, kemampuan UKM berkomunikasi dan berinteraksi melalui teknologi dinilai harus terus ditingkatkan.

Sebagai mitra UKM Bontang, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Bontang. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Bontang dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Gelaran webinar ini dibuka oleh Jose Junior selaku JNE Head of Regional Kalimantan. “Beberapa usaha justru bisa hidup di masa pandemi, justru kalau kita bisa beradaptasi dengan teknologi kita akan survive kedepannya tak hanya untuk saat ini tapi juga berkembang di level nasional bahkan mancanegara,” bukanya.

Jose berharap gelaran webinar ini mampu memberikan ilmu menarik bagi para pelaku UKM untuk bisa naik kelas dan go global. Lebih lanjut Romi Chandra selaku Branch Manager JNE Bontang menyampaikan beragam upaya yang dilakukan oleh JNE ketika pandemi dalam hal pemberdayaan UKM Indonesia.

“Saat ini kita bekerjasama dengan stakeholder seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bontang, dan Dinas Koperasi UMKM Kota Bontang. Pemerintah daerah juga mensupport kegiatan JNE yang diharapkan bersinergi dengan UMKM yang ada,” ujar Romi pada bincang-bincang virtual Selasa (12/10).

Mendukung kelancaran bisnis UKM Bontang di era pandemi, Romi mengungkap beragam program promo dan layanan seperti pick up gratis tanpa minimal pengiriman diberlakukan. Pihaknya mengungkap komitmen JNE Bontang dalam mendukung UKM yang ada sejalan dengan tagline Connecting Happiness.

Hadir sebagai pembicara dari pelaku UKM Bontang, Nurul Hikmah selaku Owner Basecamp Craft mengisahkan awal mula dirinya membangun Basecamp Craft, usaha kerajinan tangan ini dimulai sejak 2018 dengan menghadiri beragam expo dan pameran.

Saat ini, pandemi yang hadir justru mendorong Nurul untuk tak henti berinovasi. Salah satu diversifikasi produk yang dipilihnya adalah produksi mainan anak-anak yang disebutnya DIY “Do It Yourself”. Ide kreatif ini berangkat dari kekhawatiran orang tua disekitarnya yang mengeluhkan kondisi anak-anaknya selama pandemi yang cenderung lekat dengan telefon genggam.

Tak berhenti disitu saja, Basecamp Craft saat ini juga memproduksi masker dan pengaitnya atau yang kerap dikenal sebagai strap mask. Personalisasi pelanggan dengan disediakannya custom order menjadi nilai plus usaha Nurul yang terus dibanjiri pelanggan.

“Saat pandemi kemarin kita tiba-tiba fleksibel, fleksibel melihat kesempatan apa yang akan kita ambil dan berdiri atas keinginan sendiri,” ujar Nurul.

Mampu melihat peluang menjadi strategi yang tak bisa dilepaskan di masa krisis. Hal ini menjadi penentu keberlanjutan usaha yang dijalankan oleh para UKM. Oleh karenanya, fleksibilitas, kreativitas dan inovasi menjadi karakter yang harus melekat pada pelaku UKM di tengah masa krisis.

Hal ini sejalan dengan ungkapan Eweid selaku Owner Batik Beras Basah Bontang. Melihat kelangkaan jumlah masker di pasaran, Eweid sempat memproduksi beragam motif masker non-medis, hal ini kemudian didistribusikannya pada pasar pemerintahan dan perusahaan.

Selain menangkap peluang, Ewied menilai pentingnya menargetkan pasar untuk menunjang pemasaran digital agar tepat sasaran.

“Kita punya usaha pasti kita punya target untuk marketnya. Kita harus pahami dulu sebenernya produk kita seperti apa, jadi kita tau tujuan targetnya kemana,” bagi Ewied menyelami produk sendiri dan meningkatkan product knowledge menjadi penting dalam halnya menargetkan pasar yang cocok untuk usahanya.

Ewied menambahkan selain strategi digital marketing, pihaknya aktif berkolaborasi untuk memperluas pasar “Kita berkolaborasi dengan perusahaan, dinas pemerintahan, bahkan mengikuti fashion show, ini jadi ajang promosi untuk market kita. Jalan yang harus kita tempuh supaya hasil karya tetap berjalan,” tutup Ewied pada gelaran JNE Ngajak Online 2021 Kota Bontang.

Sebagai informasi, Bontang merupakan kota ke-51 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Palu. Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Bontang yang ke-22 pada 12 Oktober 2021.

Setelah Kota Bontang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Yogyakarta pada 14 Oktober 2021. Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (adv)

Miskomunikasi Jadi Alasan Fraksi Annur Absen di Raker DPRD

0
Ketua Fraksi Annur DPRD Bontang, Ridwan. (Bams/Media Kaltim)

BONTANG – Ketua Fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur), Ridwan, angkat bicara terkait tidak hadirnya seluruh anggota fraksi, dalam rapat kerja (Raker) DPRD Bontang yang digelar Senin (11/10/2021).

Ridwan berdalih, saat itu dirinya bersama staf fraksi baru saja pulang dari kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) partai di Bali, sehingga masih kelelahan. Sementara anggota lain yakni Irfan dan Rusli, di hari itu sedang menghadiri kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Samarinda. Adapun Abdul Samad, sedang ada urusan keluarga. “Jadi tiga orang di luar kota, satu di Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi usai rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-22 Pemkot Bontang, Selasa (12/10/2021).

Menurut politisi PAN itu, absennya mereka akibat miskomunikasi antar sesama anggota fraksi. Ridwan menyebut, ketidakhadiran satu pun dari mereka bukan karena kesengajaan. Di sisi lain, untuk membahas APBD murni 2022 tersebut juga harus cermat. “Kami juga sudah dikoreksi oleh pimpinan (DPRD),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD murni 2022 ditunda akibat tidak hadirnya Fraksi Annur. Kala itu, rapat sudah diskors selama dua kali, namun fraksi yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu tak kunjung datang. Sekretariat DPRD juga sudah berupaya dihubungi, namun telepon mereka tidak tersambung. (bms)

Peringati HUT Kota, Basri Berdoa Bontang Jadi Lebih Hebat dan Beradab

0
Berbagai rangkaian peringatan HUT ke-22 Kota Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

BONTANG – Peringatan HUT ke-22 Pemkot Bontang dilaksanakan secara sederhana, namun tetap meriah. Mengusung tema “Semangat Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Hebat dan Beradab” tahun ini rangkaian kegiatan dipusatkan di kawasan Bontang Lestari.

Kegiatan diawali upacara bendera di lapangan Kantor Wali Kota Bontang, kemudian dilanjutkan rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Bontang, dan terakhir ditutup syukuran yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Basri Rase, Wali Kota Bontang, menyampaikan rasa syukurnya karena di usia yang ke-22 ini, Pemkot Bontang masih diberi umur panjang dan kekuatan lahir batin, sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan seluruh warga Kota Taman.

“Peringatan HUT ini sejatinya merupakan wujud rasa gembira dan syukur kepada Allah, serta ungkapan terima kasih kepada para pejuang terdahulu. Terutama para pemrakarsa pembentukan Bontang menjadi kota otonom,” ujar Basri, Selasa (12/10/2021).

Peringatan HUT tahun ini, kata Basri tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga dirinya meminta untuk tetap bersyukur, tidak mudah menyerah, dan selalu menaati protokol kesehatan (prokes).

Ia berdoa, di usia yang ke-22, Pemkot Bontang menjadi kota yang lebih hebat. Dalam artian, kinerjanya semakin baik dalam memberikan p

elayanan kepada masyarakat.
“Semoga kita (Bontang) terus tumbuh dan berkembang menjadi kota yang semakin maju, serta lebih hebat dan beradab. Hebat pemerintahannya, hebat prestasinya, hebat pembangunannya, hebat masyarakatnya, dan hebat investasinya,” kata Basri.

Pelaksanaan syukuran juga dirangkai pemotongan tumpeng, pemotongan kue tart, pemberian penghargaan ke berbagai stakeholder pemkot, pemberian penghargaan satyalencana karya satya untuk PNS Pemkot Bontang, serta pengumuman lomba yang diselenggarakan berbagai organisasi perangkat daerah di Bontang. (bms/bdu)