Pertamina Tak Bisa Salurkan 16 KL per SPBU Setiap Hari, Ini Alasannya

BONTANG – Sales Area Manager Retail Kaltimut, Narotama Aulia Fazri, menjelaskan pola penyaluran BBM di wilayah Kota Bontang.

Narotama menyebut, kuota BBM untuk wilayah Bontang berada di kisaran 2.000 kiloliter (KL). Jika kuota tersebut dibagi berdasarkan 30 hari ke enam SPBU yang ada, rata-rata penyaluran hanya sekitar 11 KL per SPBU per hari.

“Memang karena kuotanya segitu, untuk wilayah Bontang sendiri kuotanya sekitar 2 ribu. Kalau kita bagi 30 hari dengan enam SPBU, berarti hanya 11 KL saja,” ujar Narotama saat ditemui, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan mengapa jumlah pasokan yang diterima di masing-masing SPBU, bisa berbeda. Ada SPBU yang memperoleh 16 KL dalam sehari, sementara lainnya hanya sekitar 8 KL.

Ia menegaskan, Pertamina tidak melakukan pembatasan secara sepihak terhadap SPBU, yang dimana setiap SPBU tetap dapat melakukan pemesanan sesuai kebutuhan, namun penyaluran harus disesuaikan dengan kuota yang tersedia, agar pasokan dapat mencukupi hingga akhir tahun.

“Jadi sebenarnya kita tidak membatasi kuota. Kalau SPBU memang sesuai pesanan, kebutuhannya berapa pasti dipesan segitu. Tapi kita harus mengatur kuota ini bisa sampai akhir tahun,” jelasnya.

Baca Juga:  Fakta-fakta Kematian YC, Lansia yang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Narotama juga menanggapi permintaan agar pasokan BBM terus ditambah ketika terjadi antrean panjang. Menurutnya, pola tersebut tidak bisa dilakukan secara terus-menerus, karena berpotensi membuat kuota tahunan Bontang tidak mencukupi.

“Kalau maunya per SPBU 16 KL, pastinya kuotanya tidak mencukupi,” tegasnya.

Karena itu, Pertamina akan menerapkan pola penyaluran yang dinamis dengan mempertimbangkan kondisi kebutuhan masyarakat. Ketika permintaan BBM meningkat, pasokan akan ditingkatkan. Sebaliknya, ketika permintaan menurun, penyaluran akan disesuaikan kembali.

“Nantinya kita atur. Kalau kondisi masyarakat memang demand dan kebutuhannya tinggi, bakal kita salurkan tinggi juga,” ujarnya.

Narotama memastikan pengaturan tersebut dilakukan, agar kuota BBM yang telah disepakati untuk Bontang dapat tersalurkan secara optimal hingga penghujung tahun.

“Komitmen kami yang ditandatangani bersama, kuota untuk Bontang ini bisa tersalurkan 100 persen sampai akhir tahun,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.