Puluhan Penerima MBG Mual dan Diare, Kepala SPPG Bontang Utara 2 Bakal Evaluasi Penggantian Santan dengan Kemiri

BONTANG – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 2, Muhammad Rezky, mengungkapkan penggunaan kemiri sebagai pengganti santan pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu hal yang dievaluasi, setelah puluhan penerima manfaat mengalami mual dan diare.

Rezky mengatakan, menu yang disajikan saat kejadian sebenarnya sudah beberapa kali diberikan kepada penerima manfaat tanpa menimbulkan keluhan. Namun, pada menu gulai sayur kali ini, santan diganti dengan kemiri.

“Menu itu sebenarnya sudah sering kami gunakan. Hanya saja, kemarin kami mengganti santan dengan kemiri. Kemungkinan penggunaan kemiri juga berlebih, sekitar 10 kilogram untuk bumbu sayur,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Ia menegaskan, dugaan tersebut merupakan evaluasi internal SPPG dan bukan kesimpulan akhir penyebab gangguan kesehatan yang dialami penerima manfaat.

Rezky menjelaskan, laporan pertama diterima sekitar pukul 13.00 Wita dari PAUD Al-Hikmah yang melaporkan dua murid dan dua guru mengalami mual dan diare. Laporan itu kemudian diteruskan kepada Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), yang selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.

Baca Juga:  Kembali Maju di Pilkada 2024, Najirah Mulai Mendaftar di PDIP

Menurutnya, SPPG juga mendatangi sekolah penerima manfaat dan menjenguk sejumlah siswa serta guru yang terdampak. Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, seluruh penerima manfaat yang sempat mengalami keluhan kini telah pulih.

Ia juga meminta maaf dan berupaya untuk memperbaiki produksi makanan di SPPG tersebut, “Kami mohon maaf dan kami tentu akan melakukan evaluasi untuk memberikan makanan yang lebih baik,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya beberapa sekolah yang menerima MBG dari SPPG Bontang Utara 2 mengalami mual, muntah hingga diare Rabu (5/8/2026). Dinkes juga sudah melakukan pemeriksaan sample makanan MBG tersebut keesokan harinya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.