BERAU – Seorang pekerja perusahaan tambang berinisial GPK (43) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi mess di kawasan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Polisi masih melakukan penanganan untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab kematiannya.
Pria asal Salatiga, Jawa Tengah, tersebut pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya bersama tunangan korban.
Peristiwa bermula ketika rekan korban berinisial FA (34) sedang beristirahat di mess. Sekitar pukul 13.00 WITA, FA terbangun setelah mendengar suara pintu mess dibuka.
Tak lama kemudian, dia mendengar suara tangisan seorang perempuan yang diketahui merupakan tunangan GPK.
Perempuan tersebut kemudian meminta bantuan FA untuk membuka kamar GPK yang dalam kondisi terkunci. Pintu kamar lalu dibuka paksa, tetapi GPK tidak ditemukan di dalam ruangan.
Keduanya kemudian memeriksa bagian lain di sekitar kamar. Saat menuju kamar mandi, GPK ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
FA kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Tanjung Redeb. Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.
Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi membenarkan peristiwa tersebut. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD dr Abdul Rivai.
“Jenazah sementara di RSUD dr Abdul Rivai sambil menunggu keluarga korban datang,” kata Suradi.
Kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian GPK. Informasi awal yang diperoleh petugas menyebut korban memiliki riwayat penyakit ginjal, tetapi keterangan tersebut masih berasal dari tunangan korban dan belum dapat digunakan untuk memastikan penyebab kematian.
Pihak perusahaan juga menunggu kedatangan keluarga untuk menyelesaikan proses administrasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk keputusan mengenai pemeriksaan autopsi.
Keluarga korban dijadwalkan tiba di Berau pada Selasa (8/9/2026). Berdasarkan informasi sementara, jenazah direncanakan dimakamkan di Kabupaten Berau setelah keluarga tiba.
“Kami masih melakukan penanganan untuk memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia,” pungkas Suradi.
Hingga penanganan berlangsung, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab maupun latar belakang kematian. Karena itu, dugaan mengenai penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (MK)
Pewarta: Sahruddin
Editor: Agus S.




