Beranda blog Halaman 123

Pemkot Balikpapan Diapresiasi atas Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi

0
Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat menerima penghargaan National Governance Awards (NGA) 2026 kategori Pertumbuhan Ekonomi. (Istimewa)

JAKARTA — Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, meraih penghargaan National Governance Awards (NGA) 2026 dalam kategori Economic Growth atau Pertumbuhan Ekonomi. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “National Governance Awards: Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas” yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai stabil dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Balikpapan.

“Penghargaan ini bukan semata untuk saya, tetapi untuk seluruh warga Kota Balikpapan yang telah menjaga kondusivitas daerah. Berkat kolaborasi dan kerja sama semua pihak, pertumbuhan ekonomi di Balikpapan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah kota dalam menjaga iklim investasi, memperkuat sektor unggulan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Acara National Governance Awards diselenggarakan Metro TV dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah yang jatuh setiap 25 April. Ajang ini memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta dampak nyata bagi pembangunan.

Presiden Direktur Metro TV, Arief Suditomo, mengatakan penghargaan tersebut dihadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang mampu memberikan inspirasi melalui kinerja nyata.

“National Governance Awards lahir dari keyakinan bahwa di tengah berbagai tantangan, harus ada panggung terhormat untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang tidak hanya bekerja, tetapi juga menginspirasi,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai NGA dapat menjadi motivasi bagi para kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Ajang ini menjadi penyemangat bagi kepala daerah untuk tetap bekerja optimal dalam melayani masyarakat, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan,” ujarnya.

National Governance Awards menilai kinerja pemerintah daerah berdasarkan sejumlah sektor strategis, antara lain pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, hingga kepemimpinan strategis.

Melalui penghargaan ini, praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah diharapkan dapat menjadi inspirasi nasional sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Mudyat Noor Tekankan Peran Strategis KAHMI di Tengah Masyarakat

0
Foto bersama usai pembukaan Musda IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda di Hotel Puri Senyiur. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA — Bertempat di Hotel Puri Senyiur, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Ketua KAHMI, Mudyat Noor, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Samarinda, jajaran Presidium KAHMI Provinsi Kalimantan Timur, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya.

Dalam keterangannya, Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang hadir dalam agenda tersebut. Ia berharap Musda tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa organisasi lebih progresif.

“Alhamdulillah, agenda hari ini adalah mengesahkan Musda KAHMI dan Forhati Kota Samarinda yang keempat. Pesertanya cukup ramai. Harapan kita, Musda ini menghasilkan pemimpin baru yang mampu membawa kemajuan bagi organisasi ke depannya,” ujarnya.

Mudyat juga menanggapi arahan Wali Kota Samarinda terkait pentingnya peran strategis organisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, KAHMI dan Forhati harus mampu bertransformasi dan tidak hanya terjebak dalam kegiatan rutin tahunan.

Ia menilai organisasi alumni HMI tersebut harus memainkan fungsi kontrol sosial yang nyata, sejalan dengan latar belakang para anggotanya yang berasal dari berbagai bidang, mulai dari politik, bisnis, hingga pemerintahan.

“Kami ingin KAHMI dan Forhati menjadi wadah untuk menularkan ide-ide yang membawa kemajuan. Bukan hanya organisasi yang melaksanakan rutinitas seperti halalbihalal atau kurban saja, tapi benar-benar menjadi penggerak dan kontrol di berbagai bidang,” tegasnya.

Melalui Musda IV ini, KAHMI dan Forhati Samarinda diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah serta menghadirkan gagasan-gagasan strategis bagi masyarakat.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Creative Night Market Kembali Digelar di Jalan Cut Nyak Dien

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb25apr2026/mobile/

Sofyan Hasdam Ingatkan Generasi Muda Bontang: Tingkatkan Literasi dan Hati-hati Menyebarkan Informasi

0
Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam saat lomba poster dan video. (Ist). 

BONTANG – Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, memberikan wejangan kepada para peserta Lomba Desain Poster dan Video Pendek se-Kota Bontang 2026, terkait pentingnya budaya literasi serta kehati-hatian dalam bermedia sosial.

Dalam sambutannya, ia menyoroti fenomena masyarakat yang kerap membagikan informasi tanpa membaca secara utuh. Menurutnya, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga berujung pelanggaran hukum, khususnya terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kita harus menjadi bangsa pembaca. Jangan sampai karena malas membaca informasi secara utuh, lalu terprovokasi dan terjerat hukum,” tegas Andi Sofyan, Sabtu (25/4/2026) di Auditorium Tiga Dimensi.

Selain itu, dirinya turut menyinggung pesatnya perkembangan teknologi di era digital saat ini, termasuk kehadiran Kecerdasan Buatan (AI), yang bahkan telah mampu membantu diagnosis medis. Untuk itu, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

“Anak-anak generasi sekarang hidup di era kemajuan teknologi. Oleh karena itu, jadilah generasi yang bijak bermedia sosial dan manfaatkan gawai untuk hal-hal yang kreatif,” tambahnya.

Lomba ini diikuti sebanyak 69 peserta dari tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bontang. Para peserta menampilkan berbagai karya kreatif yang mengangkat tema, etika digital dan teknologi.

“Lewat ajang ini, sangat diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang, yang dinilai telah menunjukkan kreativitas luar biasa dalam karya mereka.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Dorong SDM Berkualitas Melalui Lomba Kreatif Digital

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menghadiri kegiatan Lomba Desain Poster dan Video. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa sektor pendidikan, menjadi salah satu prioritas utama bagi Pemkot Bontang. Berbagai program telah dijalankan untuk mendukung hal tersebut, mulai dari pembagian seragam, sepatu, dan tas gratis bagi pelajar.

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan kompetisi yang diselenggarakan oleh CPanel STITEK Bontang di Auditorium Taman 3D, Jalan Awang Long, Sabtu (25/4/2026).

Selain itu kata Neni, hingga dengan pemberian Uang Kuliah Tunggal (UKT) gratis bagi mahasiswa. Terlebih lagi, dalam rangka menyiapkan SDM yang berkualitas, selaras dengan perintah untuk terus membaca dan belajar.

“Saya juga berharap ke depannya anak-anak Bontang dapat beraktualisasi membuat film-film pendek, untuk memajukan ekonomi kreatif melalui digitalisasi, tentunya dengan pendampingan dari Dispopar dan STITEK,” ujarnya.

Neni turut mengapresiasi perkembangan STITEK Bontang yang dinilai terus berinovasi. Saat ini, kampus tersebut tengah berproses menuju status universitas, sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan pendidikan tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda Bontang, khususnya Gen-Z, mampu mengembangkan kreativitas sekaligus memahami etika dalam pemanfaatan teknologi digital, sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ketua DPRD Kutim Ikut Retret di Akmil, Ini Pesan Dari Presiden

0
Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, membeberkan sejumlah arahan penting dari presiden usai mengikuti retret pimpinan DPRD se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, 15–19 April 2026.

Forum yang diikuti 503 ketua DPRD itu menyoroti sejumlah isu krusial yang berkaitan langsung dengan kinerja pemerintah daerah.

Salah satu perhatian utama adalah persoalan pengelolaan sampah. Presiden menilai, penanganan sampah menjadi indikator mendasar dalam mengukur kemajuan suatu daerah.

“Kalau menangani sampah saja tidak beres, bagaimana menangani situasi yang lebih kompleks seperti perang dan sebagainya,” ujar Jimmi.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan. Pemerintah pusat, kata dia, mendorong agar program tersebut tetap dijalankan secara optimal meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan di lapangan.

“MBG ini harus dimaksimalkan. Dampak positifnya bukan sekarang, tapi jangka panjang. Walaupun ada polemik soal prosedur, tujuannya tetap untuk masa depan,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam menjamin kualitas generasi mendatang.

“Yang penting kebutuhan makan anak-anak harus terjamin, dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Terkait isu pemilihan kepala daerah melalui DPRD, Jimmi memastikan hal itu tidak dibahas dalam forum retret. Seluruh peserta masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan aturan lanjutan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tidak dibicarakan. Kita tunggu saja keputusan MK dan PKPU,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kebakaran di Batu Ampar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Penyebabnya

0

SANGATTA – Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sabtu (25/4/2026). Satu unit rumah milik warga di Dusun Suka Damai, Desa Mawai Indah, ludes dilalap api.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mangga RT 04 dan 05. Laporan pertama diterima dari warga bernama Herman. Tim kemudian menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.15 Wita.

Api berhasil dikendalikan oleh relawan kebakaran (Redkar) Desa Mawai Indah sebelum merembet ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Rumah yang terbakar diketahui milik Sukapti dengan ukuran sekitar 8 x 10 meter. Seluruh bangunan terdampak, dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menyampaikan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar.

“Diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar material mudah terbakar di dalam rumah,” ujarnya kepada Media Kaltim.

Penanganan di lapangan sempat terkendala jarak tempuh yang cukup jauh, sekitar 35 kilometer dari pos pemadam, serta kondisi medan berbukit. Akibatnya, unit mobil pemadam tidak dapat menjangkau lokasi.

Sebagai langkah penanganan, personel dari Pos Batu Ampar dan Pos Bengkal tetap dikerahkan dengan membawa pompa portable serta peralatan pendukung untuk mencegah api meluas.

Hingga kini, data jumlah jiwa dalam satu kartu keluarga masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Beasiswa Kutim Tuntas Lanjut Terus, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

0
Ilustrasi program beasiswa Kutim tuntas. (Ilustrasi AI)

SANGATTA – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diterapkan di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan program Beasiswa Kutim Tuntas tetap berlanjut tanpa pengurangan.

Program ini bahkan ditegaskan sebagai prioritas utama daerah karena dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim, Norhadi, menegaskan bahwa anggaran untuk program beasiswa unggulan tersebut tetap aman.

“Tidak ada perubahan untuk di Kutim Tuntas. Kalau yang lain pasti ada dikurangi. Tapi di Kutim Tuntas, alhamdulillah aman,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, keberlanjutan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat Kutim, baik bagi pelajar berprestasi maupun mereka yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Berdasarkan data tahun 2025, program Beasiswa Kutim Tuntas telah menjangkau ratusan mahasiswa, mulai dari jenjang S1 hingga S2. Sebanyak 331 mahasiswa tercatat menerima bantuan dengan nominal sekitar Rp10 juta per orang.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan Beasiswa Stimulan. Untuk kategori mahasiswa, bantuan diberikan kepada 848 penerima dengan besaran Rp6 juta untuk S1 dan Rp10 juta untuk S2.

Sementara di tingkat pelajar, sebanyak 2.565 siswa SMA menerima Beasiswa Stimulan dengan nilai masing-masing Rp2,5 juta.

Tingginya minat masyarakat terhadap program ini juga menjadi tantangan tersendiri. Norhadi menyebut, jumlah pendaftar terus meningkat setiap tahun.

“Kami akan melakukan sharing data. Jika ditemukan double, salah satu harus dihapus atau dipilih,” tegasnya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah akan memperketat proses seleksi dan verifikasi data calon penerima. Langkah ini dilakukan guna mencegah adanya penerima ganda maupun data yang tidak valid.

Rencananya, pendaftaran Beasiswa Kutim Tuntas tahun 2026 akan dibuka pada Mei mendatang. Saat ini, pemerintah masih mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

Salah satu fokus utama adalah penyempurnaan sistem pendaftaran berbasis daring agar lebih efektif dan transparan.

Program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa asal Kutim yang menempuh pendidikan di luar daerah, selama memiliki KTP Kutim.

“Harapan kami mereka kembali ke Kutim, bersama-sama membangun daerah agar lebih maju dan bermartabat,” kata Norhadi.

Di sisi lain, kendala teknis masih menjadi perhatian, khususnya terkait sistem website yang saat ini masih terintegrasi dengan platform Kaltim Tuntas.

Pemerintah memastikan perbaikan terus dilakukan agar proses pendaftaran hingga verifikasi berjalan lancar tanpa hambatan.

Masyarakat pun diimbau untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi pembukaan pendaftaran dalam waktu dekat.

“Sebentar lagi kami akan buka link untuk mendaftar Kutim Tuntas. Insyaallah dalam waktu dekat. Kami perlu prosedur,” tutupnya.

Penulis; Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno – Hatta

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb24apr2026/mobile/

Bursa Ketua Kadin Kutim Memanas, Jelang Mukab V Tiga Nama Muncul

0
Pengambilan formulir pendaftaran oleh bakal calon di Sekretariat Panitia Mukab. (Ist)

SANGATTA – Atmosfer perebutan kursi Ketua Kadin Kutai Timur (Kutim) mulai terasa panas. Jelang Musyawarah Kabupaten (Mukab) V, tiga nama sudah lebih dulu tancap gas dengan mengambil formulir pendaftaran.

Mereka adalah Sesthy S Bumbungan, Charolina Laoh, dan Angga Redi Niata. Tiga figur ini jadi pembuka persaingan yang diprediksi bakal makin seru dalam beberapa hari ke depan.

Ketua Panitia Pelaksana Mukab V Kadin Kutim, Alimuddin Rauf, membenarkan bahwa sejak pendaftaran dibuka 5 April, pergerakan kandidat mulai terlihat.

“Sudah ada tiga yang ambil formulir bakal calon ketua,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Tapi, jangan buru-buru menyimpulkan peta kekuatan. Sampai sekarang, status mereka masih sebatas bakal calon. Panitia masih menunggu pengembalian formulir lengkap beserta syarat administrasi untuk menentukan siapa yang resmi maju.

Pendaftaran sendiri masih dibuka sampai 29 April. Artinya, peluang munculnya nama-nama baru masih terbuka lebar.

Panitia juga mengingatkan, kontestasi ini bukan sekadar soal popularitas. Pemahaman aturan organisasi jadi kunci. Mulai dari AD/ART sampai Peraturan Organisasi (PO) wajib dipahami calon.

“Kami imbau semua calon cek aturan di website resmi Kadin, supaya tidak salah langkah,” tegas Alimuddin.

Yang pasti, prosesnya nggak bakal longgar. Semua bakal calon akan disaring lewat verifikasi ketat oleh Steering Committee sebelum ditetapkan sebagai peserta Mukab.

Mukab V sendiri dijadwalkan digelar 6–7 Mei di Hotel Royal Victoria, Sangatta. Sementara anggota yang ingin ikut sebagai peserta, wajib daftar sebelum 29 April di Sekretariat Panitia, Jalan H. Masdar, Sangatta Utara.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam