Beranda blog Halaman 343

Puasa Tetap Jalan, Paket MBG Dibawa Pulang untuk Berbuka

0
Suasana penyaluran MBG di SMPN 1 Tenggarong (Ady/MKN)

TENGGARONG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026 di SMPN 1 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebanyak 946 siswa tercatat menerima paket MBG meski mayoritas menjalankan ibadah puasa.

Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaini, menyatakan pelaksanaan MBG di bulan Ramadan bukan hal baru. Tahun sebelumnya, program serupa juga tetap disalurkan.

“Menurut saya selama ini kan sama kayak tahun lalu ya, di bulan Ramadan juga dikasih. Dan anak-anak ini juga sebenarnya sih puasa. Tapi karena kebijakan nasionalnya dibagi ya, tetap kita terima lah, itu gak kita tolak,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan sekolah menghormati kebijakan pemerintah pusat dengan tetap menerima dan mendistribusikan bantuan kepada seluruh siswa penerima manfaat. Namun, mekanisme konsumsi disesuaikan agar tidak mengganggu ibadah puasa.

Para siswa diperbolehkan membawa pulang paket MBG untuk dikonsumsi saat berbuka. Dengan skema tersebut, distribusi tetap berjalan tanpa mengharuskan siswa makan di sekolah.

SMPN 1 Tenggarong yang menerapkan sistem lima hari belajar juga melakukan penyesuaian teknis distribusi. Untuk Senin hingga Kamis, pembagian dilakukan setiap hari. Sedangkan paket untuk Jumat dan Sabtu digabung dan dibagikan pada hari Jumat, mengingat Sabtu merupakan hari libur.

“Kecuali yang untuk hari Jumat, Sabtu ya, karena Sabtunya anak-anak libur. Dan sekolahnya lima hari, itu yang didobel di hari Jumatnya. Kalau Senin sampai dengan Kamis itu terus setiap hari,” jelasnya.

Adapun menu MBG selama Ramadan berupa makanan ringan yang tetap memenuhi standar gizi, seperti susu, roti, kacang, kurma, dan telur.

“Untuk di bulan puasa saya lihat menunya kan hanya berupa snack, ada susu, ada juga roti, kacang, kurma, telur. Ya mungkin dari hitungannya barangkali sudah memenuhi standar kesehatan,” tutup Imam.

Program MBG diharapkan tetap mampu menjaga asupan gizi siswa meski di tengah pelaksanaan ibadah puasa, sekaligus memastikan hak siswa terhadap bantuan pangan tetap terpenuhi.(MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Djamari Chaniago Pastikan IKN Siap Dihuni Bertahap

0

NUSANTARA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, Selasa (3/3/2026). Ia tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Didampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Menkopolkam disambut Kepala Otorita IKN setibanya di kawasan KIPP. Dalam kunjungan tersebut, Djamari meninjau sejumlah fasilitas utama serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung pemindahan kementerian dan aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, infrastruktur di Nusantara sudah cukup siap untuk mendukung proses relokasi secara bertahap.

“Personelnya sebagian sudah bisa masuk dan hadir di sini. Karena fasilitasnya sudah ada, mulai dari tempat tinggal, rumah sakit, sekolah, bahkan pasar hingga lapangan terbang juga sudah ada di sini. Jadi, sangat mudah untuk dijangkau,” ujar Djamari di lokasi.

Ia berharap kementerian-kementerian yang telah siap dapat memulai proses pemindahan secara bertahap dalam waktu dekat.

Rangkaian kunjungan diawali dengan penanaman bibit pohon Nyatoh di Plaza Bhineka Tunggal Ika sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Selanjutnya, rombongan meninjau kawasan Istana Negara dan Istana Garuda. Kegiatan di IKN ditutup dengan salat dzuhur berjamaah di Masjid Negara IKN.

Usai dari IKN, Menkopolkam dijadwalkan menghadiri kegiatan buka puasa bersama di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi bidang politik dan keamanan dalam mendukung pembangunan serta pengamanan kawasan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Turut hadir dalam penyambutan antara lain Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy, serta Danlanud Dhomber Kolonel Kisworo.(MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

IKN Siapkan PAUD hingga SMA, Pembelajaran AI dan Robotik

0
Gedung SMP yang sudah selesai pembangunan fisiknya di KIPP IKN. (Atmaja Riski)

NUSANTARA — Infrastruktur pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki tahap akhir penyelesaian. Sejumlah bangunan sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA dipastikan siap beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menyatakan kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung perpindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN, termasuk TNI dan Polri yang akan membawa serta keluarganya.

“Bidang pendidikan di IKN sudah mulai siap untuk mendukung perpindahan Ibu Kota Nusantara,” ujar Suwito belum lama ini.

Pantauan di kawasan 1A KIPP IKN menunjukkan gedung SMP telah rampung secara fisik. Penataan taman di area depan sekolah juga sudah tertata. Gedung SD dan SMA yang berada dalam satu kawasan pun terlihat hampir siap, termasuk proses pengisian mebeler yang dilakukan secara bertahap.

SMA Taruna Nusantara disebut menjadi salah satu institusi yang siap menerima angkatan pertamanya di IKN. Selain itu, hadir Sekolah Garuda serta Sekolah Terpadu Kementerian Agama untuk melengkapi pilihan kurikulum nasional.

Tak hanya sekolah nasional, pembangunan sekolah internasional juga mulai bergerak. Australian Independent School (AIS) tengah menggarap lokasinya yang berada di dekat Swissotel Nusantara.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menegaskan pembangunan pendidikan tidak berhenti pada fisik bangunan. Otorita IKN juga melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah eksisting di wilayah sekitar IKN guna mencegah kesenjangan kualitas antara penduduk lama dan pendatang.

“Pelayanan dasar adalah hak konstitusional dan kunci agar ASN bisa bekerja dengan tenang,” ujar Troy.

Sementara itu, Deputi Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Agung Indrajit, menjelaskan model pembelajaran di IKN akan mengarah pada sistem smart learning berbasis digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), dan robotik.

“Sistem pendidikan dan belajarnya tentunya harus menyelaraskan dengan visi misi IKN. Sudah harus mengarah ke pembelajaran smart. Robotik, AI, semua digital,” tegas Agung.

Dengan kesiapan sarana dan konsep pembelajaran modern tersebut, IKN menargetkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya menunjang relokasi pemerintahan, tetapi juga menjadi model pendidikan masa depan berbasis teknologi dan transformasi digital.(MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Jalan Licin Sepaku Makan Korban, Mobil Nyaris Masuk Sungai

0
Salah satu mobil yang mengalami kecelakaan, tergelincir hingga nyaris nyemplung sungai di Sukomulyo. (Istimewa)

PPU — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sepaku sejak siang hingga menjelang maghrib, Selasa (3/3/2026), memicu serangkaian kecelakaan lalu lintas. Sejumlah kendaraan dilaporkan tergelincir, terperosok, bahkan terguling akibat kondisi jalan yang licin.

Salah satu insiden terjadi di turunan SMK 6 PPU, Desa Semoi Dua. Sebuah mobil bak terbuka dilaporkan terguling di lokasi tersebut. Warga menduga kecelakaan dipicu jalan licin dan kemungkinan adanya tumpahan minyak di sepanjang jalur itu hingga kawasan Bukit Bangkirai.

“Turunan SMK Semoi Dua, harap hati-hati ya, jalan pada licin ini. Kayaknya ada tumpahan minyak di sepanjang jalan ini sampai ke Persemaian Mentawir (tugu simpang Bukit Bangkirai),” ucap seorang warga dalam rekaman video yang beredar.

Tak jauh dari lokasi tersebut, sebuah mobil Multi-Purpose Vehicle (MPV) putih juga terlihat terperosok keluar jalur di dekat jembatan bungkuk Semoi Dua.

Di wilayah Sukomulyo, dua kendaraan jenis Urban SUV dilaporkan terguling. Salah satunya bahkan nyaris tercebur ke sungai di sisi jalan.

“Ini ada lagi (mobil terguling),” ujar Ramlah, warga Sepaku yang kebetulan melintas dan merekam kejadian menggunakan telepon genggamnya.

Berbagai insiden tersebut ramai diunggah ke media sosial dan memicu banyak komentar dari warganet. Sebagian besar mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati, mengingat kondisi jalan di Sepaku sangat licin setelah diguyur hujan deras selama setengah hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun warga berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan kondisi jalan, termasuk memastikan tidak adanya tumpahan minyak yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.(MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

TMMD ke-127, Program Rekrutmen TNI Disosialisasikan ke Pelajar

0
TMMD ke-127, Program Rekrutmen TNI Disosialisasikan ke Pelajar

SENDAWAR — Program rekrutmen prajurit TNI menjadi salah satu fokus peninjauan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial TNI AD (Sterad) dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-127. Peninjauan dilakukan di SMKN 1 Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus sosialisasi penerimaan prajurit TNI kepada generasi muda di wilayah tersebut.

Di hadapan Tim Wasev, Dan SSK TMMD Wiltas ke-127, Letda Inf Moh. Shadliq, memaparkan pelaksanaan program rekrutmen yang menyasar siswa-siswi kelas akhir. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar terkait proses dan tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI AD.

“Melalui kegiatan ini kami memberikan sosialisasi tentang mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, kesehatan, jasmani hingga tahapan seleksi. Harapannya para siswa memiliki motivasi dan kesiapan sejak dini apabila ingin mengabdi sebagai prajurit TNI,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan tanpa dipungut biaya. Selain pemaparan mekanisme seleksi, pihaknya juga memberikan pembekalan awal berupa pembinaan fisik, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan guna menumbuhkan semangat bela negara.

Tim Wasev mengapresiasi langkah Kodim 0912/Kubar melalui Satgas TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkontribusi dalam pembinaan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peluang, syarat, dan persiapan menjadi prajurit TNI.

Diharapkan melalui sosialisasi ini semakin banyak putra-putri daerah Kutai Barat yang termotivasi dan siap mengikuti seleksi TNI pada masa mendatang, sehingga dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui jalur pengabdian militer.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Progres TMMD Dievaluasi, Jalan Beton 20 Cm Dipastikan Sesuai Standar

0

SENDAWAR — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial TNI AD (Sterad) meninjau langsung pengerjaan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer, Senin (2/3/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026.

Rombongan dipimpin Brigjen TNI Boemi Ario Bimo selaku Waaster Kasad Bidang Binter, didampingi Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat, Letkol Inf Doni Fransisco, serta unsur pemerintah daerah.

Di lokasi, Tim Wasev memantau progres jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan cor beton 20 sentimeter. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD di wilayah tersebut.

Dansatgas menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat melalui sistem gotong royong. Tahapan dimulai dari pembersihan dan perataan badan jalan, pemasangan bagesting, penghamparan material, hingga proses pengecoran sesuai standar teknis.

“Dengan ketebalan 20 centimeter, diharapkan jalan ini memiliki kekuatan yang baik dan mampu bertahan lama, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, progres pengerjaan menunjukkan perkembangan positif dan terus dikebut agar selesai sesuai target. Meski menghadapi kendala cuaca musim hujan serta kondisi tanah yang lembek di beberapa titik, pekerjaan tetap berjalan dengan pengawasan ketat dan pengaturan waktu kerja yang efektif.

Ketua Tim Wasev mengapresiasi kualitas pengerjaan yang telah dilakukan, sekaligus mengingatkan agar standar mutu tetap dijaga hingga tahap akhir. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan kerja bagi seluruh personel dan masyarakat yang terlibat.

Keberadaan jalan semenisasi ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di kampung, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga Linggang Amer.

Peninjauan tersebut menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan melalui program TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kubar.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Program RTLH TMMD Dievaluasi, Herwanto Sampaikan Terima Kasih

0

SENDAWAR — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad meninjau langsung progres pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Herwanto di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Senin (2/3/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang tengah berlangsung.

Tim Wasev Sterad dipimpin Brigjen TNI Boemi Ario Bimo selaku Waaster Kasad Bidang Binter. Turut mendampingi Letkol Inf Ali Baskoro (Pabandya Puan Ter Kodam VI/Mlw) dan Mayor Inf Soponyono Tunggul Sutrisno (Pabanda Sarprasnas Komduk/Cad Spaban VI/Sumdanas Sterad). Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco bersama unsur Forkopincam juga hadir mendampingi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Wasev menegaskan bahwa kunjungan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap sasaran fisik, khususnya RTLH, dikerjakan dengan baik dan benar. Program TMMD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia menekankan, program RTLH bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.

Sementara itu, Dansatgas Letkol Inf Doni Fransisco menegaskan komitmen Satgas TMMD untuk menyelesaikan seluruh sasaran sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami bersama anggota Satgas terus bekerja maksimal di lapangan. Pembangunan RTLH ini bukan hanya tentang membangun fisik rumah, tetapi juga memberikan harapan baru dan meningkatkan kualitas hidup warga. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pengerjaan,” ungkapnya.

Di hadapan rombongan Tim Wasev, Herwanto menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini telah berdiri lebih kokoh dan nyaman untuk ditempati.

“Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Rumah kami dulu kondisinya kurang layak, sekarang sudah jauh lebih baik dan kokoh. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Istri Herwanto bahkan tak kuasa menahan haru saat menyampaikan terima kasih.

“Saya sangat terharu melihat rumah kami sekarang. Kami tidak menyangka akan mendapat bantuan sebesar ini. Semoga kebaikan Bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya dengan suara bergetar.

Kunjungan Tim Wasev menjadi motivasi tambahan bagi Satgas TMMD untuk terus bekerja optimal hingga seluruh sasaran fisik dan nonfisik selesai tepat waktu. Melalui program RTLH dalam TMMD, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kampung Linggang Amer semakin meningkat dan kemanunggalan TNI serta rakyat semakin kokoh.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Kunjungan Wasev TMMD Disambut Meriah Masyarakat

0

SENDAWAR — Kehadiran Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) untuk meninjau pengerjaan TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) dan pembangunan MCK di Kampung Tering Lama menjadi momentum penting bagi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kunjungan tersebut disambut meriah oleh masyarakat setempat, Senin (2/3/2026).

Sejak pagi hari, warga telah berkumpul di lokasi kegiatan untuk menyambut rombongan Tim Wasev yang hadir bersama jajaran Satgas TMMD dan unsur Forkopincam. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai penyambutan tersebut.

Anak-anak hingga orang tua terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap pembangunan sarana air bersih dan sanitasi yang tengah dikerjakan di kampung tersebut.

Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat yang terlibat aktif selama pelaksanaan program.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Kampung Tering Lama. Ini menunjukkan bahwa program TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan evaluasi bukan hanya memastikan progres fisik berjalan sesuai rencana, tetapi juga melihat dampak sosial dari program tersebut.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menekankan pentingnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

“Kebersamaan antara TNI dan rakyat menjadi kunci utama keberhasilan setiap sasaran. Dengan dukungan warga, pengerjaan TMAB dan MCK ini dapat berjalan lancar dan sesuai harapan,” ungkapnya.

Program TMAB dan pembangunan MCK di Kampung Tering Lama diharapkan mampu meningkatkan akses air bersih serta memperbaiki sanitasi lingkungan, yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Warga pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Mereka berharap seluruh pekerjaan dapat segera rampung sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kunjungan Tim Wasev yang disambut penuh antusias ini menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Di Atas Kapal Penyeberangan, Satgas TMMD Bertemu Anak SD Penuh Semangat

0
Di Atas Kapal Penyeberangan, Satgas TMMD Bertemu Anak SD Penuh Semangat

SENDAWAR — Di sela tugasnya menuju sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Serka Joko Santoso justru menemukan pelajaran berharga dari seorang anak Sekolah Dasar di atas kapal penyeberangan Sungai Mahakam, Selasa (3/3/2026).

Saat itu, Serka Joko tengah menyeberang menuju Kampung Tering Lama untuk melaksanakan pembangunan TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) berupa sumur bor serta pembangunan MCK. Akses menuju lokasi memang harus ditempuh dengan kapal penyeberangan karena dipisahkan aliran Sungai Mahakam yang luas.

Di atas kapal, ia melihat seorang anak berseragam merah putih duduk tenang sambil memeluk tas sekolahnya. Anak itu baru saja pulang dari sekolah di kampung seberang.

Serka Joko kemudian menyapanya dan mengajak berbincang ringan selama perjalanan menyebrangi sungai. Dari obrolan sederhana itu, terungkap kisah perjuangan yang tidak biasa.

Setiap hari, anak tersebut harus menyeberangi Sungai Mahakam untuk bersekolah. Ia berangkat pagi dan kembali sore hari dengan kapal penyeberangan. Tak jarang harus menunggu lama, menghadapi terik matahari atau hujan deras.

Namun, ia mengaku tak pernah mengeluh. Baginya, sekolah adalah jalan untuk meraih cita-cita dan membanggakan orang tua.

Mendengar cerita itu, Serka Joko mengaku bangga sekaligus terharu. Di tengah keterbatasan akses, semangat belajar anak tersebut tetap menyala.

“Jangan pernah takut dengan rintangan. Sungai yang kamu seberangi setiap hari adalah bukti perjuanganmu untuk masa depan. Tetap semangat belajar dan raih cita-citamu setinggi mungkin,” pesan Serka Joko.

Menurutnya, semangat anak-anak di wilayah tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Satgas TMMD. Program pembangunan seperti TMAB dan MCK memang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi di lapangan mereka juga menyaksikan langsung ketangguhan generasi muda.

Pertemuan singkat di atas kapal penyeberangan itu menjadi simbol hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Tidak hanya membangun fisik berupa sarana air bersih dan sanitasi, kehadiran Satgas TMMD juga membawa pesan kepedulian dan harapan.

Kisah pejuang cilik penyeberang Sungai Mahakam itu membuktikan satu hal: keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi besar. Selama ada tekad dan kemauan, masa depan tetap bisa diperjuangkan—bahkan dari atas gelombang sungai yang harus diseberangi setiap hari.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Angela Idang: CSR Bukan Bantuan Sesaat, Tapi Pemberdayaan

0
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan ketika membuka kegiatan Rapat Forum CSR di Samarinda, Senin (2/3/2026). (Dok Prokopim Mahulu)

UJOH BILANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu menegaskan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah. CSR harus menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi dengan prioritas daerah.

Penegasan itu disampaikan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan saat membuka Rapat Forum CSR di Ballroom Mandapa II Hotel Fugo, Samarinda, Senin (2/3/2026).

Forum tersebut dihadiri unsur DPRD, Polres, Bappedalitbangda, perbankan, pimpinan perusahaan, serta para camat se-Kabupaten Mahakam Ulu.

Dalam sambutannya, Angela menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Dunia usaha harus hadir sebagai mitra strategis dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.

“Pembangunan daerah yang berkelanjutan merupakan usaha kolektif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk dunia usaha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Forum CSR menjadi ruang penting untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan kebutuhan riil masyarakat serta arah pembangunan yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan daerah.

“Melalui forum ini, kita berharap program CSR dapat lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Bupati Angela juga menegaskan bahwa semangat CSR sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 tentang pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, perusahaan yang beroperasi di Mahulu diharapkan berkontribusi nyata dalam isu-isu strategis daerah.

Beberapa fokus yang disampaikan antara lain peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan, percepatan penurunan stunting, penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta pelestarian lingkungan hidup termasuk kawasan hutan tropis yang merupakan bagian dari Heart of Borneo.

“Oleh sebab itu sekali lagi ditegaskan bahwa CSR ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi harus diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Angela menambahkan, penyusunan program CSR harus mengacu pada visi pembangunan daerah “Mahulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan.” Dunia usaha diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ikut membantu menyelesaikan persoalan sosial dan lingkungan.

Ia berharap Forum CSR menjadi langkah konkret memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, akses layanan dasar yang lebih baik, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi di berbagai wilayah Mahulu.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah. Semoga forum ini menjadi langkah nyata memperkuat kemitraan pemerintah dan dunia usaha,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Kapolres Mahulu AKBP Eko Alamsyah, Wakil Ketua I DPRD Nor Lili Bulan, Wakil Ketua II DPRD Desiderius Dalung Lasah, Ketua TP3D Mahulu Bonifasius Belawan Geh, Asisten III Setkab Mahulu Kristina Tening, Kepala Bappedalitbangda Yohanes Andy Abeh, Kepala DPU-PR Didik Subagya, serta pimpinan perbankan, perusahaan, dan anggota Forum CSR.(MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S