Beranda blog Halaman 636

Atos Harap Penerus Komisi III Dapat Bekerja Maksimal

0
Atos Harap Penerus Komisi III Dapat Bekerja Maksimal
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemilihan Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang telah dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024 lalu. Berdasarkan perhitungan sementara, Amir Tosina atau akrab dipanggil Atos tidak kembali terpilih duduk di kursi DPRD Bontang.

Ia telah memantau pembangunan Kota Bontang selama 2 kali duduk di kursi DRPD Kota Bontang. Selama itu juga ia memperjuangkan pembangunan di Kota Bontang.

“Selama ini saya turun langsung ke lapangan, memantau dan memastikan pembangunan di Bontang tidak cuma selesai, tapi juga berkualitas,” ungkapnya dalam sidak, Senin (19/2/24)

Atos berharap nantinya walaupun ia tidak lagi menjadi Anggota DPRD, penggantinya dapat meneruskan pembangunan yang sudah ada. Pengawasan terhadap pemerintah juga harus ketat dan tidak lemah.

“Semoga proyek-proyek yang ada sekarang bisa selesai dalam waktu dekat jadi lebih tenang,” katanya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo Dianggarkan Rp 2 M, Pengerjaan Mulai Maret

0
Perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo Dianggarkan Rp 2 M, Pengerjaan Mulai Maret
Perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo Dianggarkan Rp 2 M, Pengerjaan Mulai Maret

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah menyiapkan anggaran senilai Rp 2 miliar, untuk perbaikan jalan yang amblas di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota(PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin mengatakan, untuk perbaikan jalan yang amblas menjadi salah satu perbaikan yang akan dikerjakan tahun ini. Sementara ini hanya akan dipasangkan besi plat.

“Harapan Maret sudah harus dikerjakan, nantinya akan kami lakukan perbaikan secara menyeluruh, baik dari sisi kanan dan kiri jalan,” ucapnya saat melakukan peninjauan langsung, Senin (19/2/2024).

Dirinya menjelaskan, di tahun 2020 lalu saat mengerjakan perbaikan jalan di lokasi yang sama, ternyata kondisi jalan di dalamnya berlubang saat dilakukan penggalian.

“Lihat penurunannya ini secara kasat mata sekitar 15-20 centimeter. Saat kita kerjakan pun memang sudah terjadi penurunan jalan, tetapi tidak seekstrim ini,” jelasnya.

Rencana pengerjaan akan dilelang dalam waktu dekat, sesuai dengan perencanaan perbaikan jalan, dan juga menambahkan box culvert untuk gorong-gorong air saat hujan. Karena salah satu penyebab longsornya jalan adalah tidak ada jalur air.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengatakan, sangat berharap dalam pengerjaan jalan ini harus benar-benar sesuai prosedur yang ada, jangan sampai mengerjakannya dengan asal-asalan.

“Intinya harus segera, ini salah satu kekhawatiran kita. Jika pun dengan anggaran 2 miliar kurang, tolong bagaimana pun itu carikan anggaran tambahan untuk memaksimalkan pengerjaan jalan ini. Harus diatur dengan baik,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Sidak Jalan Rusak di Tanjakan SMP YPK, Basri Minta PUPRK Pasang Pelat Besi

0
Sidak Jalan Rusak di Tanjakan SMP YPK, Basri Minta PUPRK Pasang Pelat Besi
Wali Kota Bontang, Basri Rase mengunjungi sidak Komisi III DPRD Bontang di Jalan Cipto Mangunkusumo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase mendatangi Komisi III DPRD Bontang yang sedang melakukan sidak jalan turun di Jalan Cipto Mangunkusumo atau tepatnya sebelum tanjakan SMP YPK, Senin (19/2/24).

Ia mengatakan, agar ada tindakan yang dapat dilakukan pada hari ini, tentu karena jalan yang sudah makin turun tersebut membahayakan pengendara, badan jalan yang turun tersebut juga berdekatan dengan tempat untuk pengendara putar balik, sehingga dapat menyebabkan macet.

Basri menyampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tuang Kota (PUPRK) Bontang, untuk segera menaruh pelat besi dahulu untuk mengurangi cekungan di jalan tersebut.

“Kalau bisa dibongkar saja dulu, atau dikasih sesuatu agar tidak turun sekali,” jelasnya.

Disaat yang bersamaan, Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Bontang, Anwar Nurdin telah memberikan arahan, agar melapisi jalan tersebut dengan pelat besi sebagai antisipasi makin parahnya jalan tersebut.

Namun, untuk pembongkaran ia mengatakan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, karena proyek tersebut belum dipegang oleh kontraktor.

“Paling lambat Maret sudah mulai dikerjakan, kalau pemerintah ada list perusahaan yang bisa ditunjuk lebih baik, karena bisa lebih cepat, kalau tidak ada baru kita lelang,” tambahnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pengerjaan Longsoran Jalan Soekarno Hatta Deadline 15 Maret

0
Pengerjaan Longsoran Jalan Soekarno Hatta Deadline 15 Maret
Sidak longsoran di Jalan Soekarno Hatta oleh Komisi III. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pengerjaan jalan longsor di Jalan Soekarno Hatta yang mengambil hampir setengah badan jalan sempat mangkrak, dan kini  pengerjaan tengah dilanjutkan. Komisi III DPRD Kota Bontang menyoroti hal tersebut, karena sudah terlalu lama pengerjaan tak kunjung rampung.

“Ini jalan mengkhawatirkan ya, apalagi jalan besar yang selalu dilalui orang-orang,” kata Amir Tosina, Ketua Komisi III DRPD Bontang saat sidak, Senin (19/2/24).

Selain itu ia juga mempertanyakan terkait konsekuensi kepada kontraktor, jika pekerjaan tersebut tidak selesai tepat waktu.

Menanggapi itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan, telah memberikan tenggat waktu sampai tanggal 15 Maret atau 20 hari mendatang.

“Adapun pengerjaannya melibatkan 22 orang,” katanya

Selama 20 hari tersebut mereka optimistis penimbunan dan pengecoran jalan akan diselesaikan. Kalaupun tidak selesai setidaknya harus sampai asas manfaat, masyarakat yang lalu lalang sudah bisa melewati jalan tersebut.

Kemungkinan harus selesai 97 persen karena 3 persennya lagi adalah pengaspalan. Material sudah tersedia dari penyedia dengan konsekuensi pekerja harus bekerja overtime, agar pekerjaan ini segera rampung.

“Terakhir perkiraan dari minggu kemarin pengerjaan sudah 69 persen,” ungkapnya

Adapun tinggi jalan ke bawah yakni 4 meter, pengecoran telah dilakukan dua segmen, segmen ketiga dan keempat akan dilakukan selama 5 hari ke depan. Untuk hari ini juga akan ada pengecoran beton sebanyak 35 kubik.

Kontraktor yang memegang pekerjaan ini masih sama dengan sebelum PT Bangun Pilar Persada, “Kalau ganti lagi kontraktor akan lebih memakan waktu, dengan pembaruan kontrak jadi kita beri mereka kesempatan,” tambahnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Sosialisasi Perda Narkotika, Kadir Tappa: Kita Tak Boleh Kalah dengan Narkoba!

0
Sosialisasi Kadir Tappa di Hotel Tiara Surya. (Syakura/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi peraturan daerah (perda) dilakukan bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Abdul Kadir Tappa menggelar sosialisasi terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba, Sabtu (17/2/2024) di Hotel Tiara Surya.

Sosialisasi tersebut menjabarkan terkait perda nomor 4 tahun 2022 tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan perbedaan gelap narkotika, prekusor narkotika dan psikotropika.

Ia mengatakan, kita tidak boleh kalah dengan narkoba. Hal ini perlu diseriusi, oleh sebab itu ia melaksanakan sosialisasi ini sebagai keseriusan pemerintah untuk menyingkirkan narkoba, ia sengaja mengundang para RT karena mereka bagian dari pemerintahan.

“Jangan sampai hari ke hari nambah, kalo bisa makin berkurang bahkan tidak ada lagi,” jelasnya, Sabtu (17/2/24) di Hotel Tiara Surya.

Hal ini menjadi perhatian semua masyarakat, karena pemberantasan bukan hanya tugas pemerintah ataupun BNN, masyarakat harus berperan dan jangan menutup-nutupi.

Lulyana Ramdhani, Kepala BNNK Bontang selaku narasumber menjelaskan, bahwa Bontang sendiri menjadi tempat persinggahan, sehingga barang-barang narkotika tersebut dapat masuk ke Kota Bontang.

“Banyak jalan tikus di Bontang ini, aparat kita masih kurang,” jelasnya.

Ia mengimbau, bahwa jajanan anak seperti pentol dapat menjadi alternatif para pedagang narkoba untuk berjualan agar jualan mereka laris, sehingga harus berhati-hati jika ada penjual baru dengan harga yang murah.

Tempat rehabilitasi di Kota Bontang juga menjadi salah satu alasan permasalahan narkoba di Indonesia, terutama kota Bontang yang masih minim. Karena kalau sudah tertangkap oleh polisi BNN tidak dapat melakukan apapun.

Mengingat sekali lagi, stigma para pemakai dan orang sekelilingnya yang takut melaporkan pengedar atau pemakai ke BNN. Padahal BNN sendiri tidak akan melakukan proses hukum tapi justru membantu agar tidak terjerat lagi dengan narkoba.

Adapun pendekatan dengan agamis oleh Zakaria Rahman, Pimpinan Ponpes Tahfiz Qur’an Taman Firdaus menjelaskan, bahwa penting merawat keimanan agar tameng diri kepada hal-hal buruk dapat diperkuat.

“Mari kita jaga anak-anak kita yang merupakan amanah,” terangnya.

Ia juga menambahkan sebagai masyarakat jangan tidak peduli dengan lingkungan yang ada. Karena memberantas bersama merupakan tanggung jawab tiap-tiap masyarakat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gandeng BNPT, Pupuk Kaltim Tangkal Potensi Radikalisme dan Terorisme di Lingkungan Perusahaan

0

BONTANG – Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi radikalisme dan aksi terorisme, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berikan edukasi sekaligus pemahaman bagi seluruh karyawan perusahaan, dalam upaya menciptakan lingkungan kerja aman dan kondusif.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengungkapkan paham radikalisme yang berujung pada aksi terorisme merupakan tindakan yang sangat mengancam, terlebih jika hal tersebut masuk di lingkungan karyawan dan Perusahaan. Maka Pupuk Kaltim sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia, perlu melakukan antisipasi dan penanggulangan sejak dini, agar potensi akan hal tersebut tidak menyulut persoalan yang bisa mengarah kepada perpecahan dan tidak kondusifnya kawasan perusahaan.

Langkah ini juga wujud kesadaran Pupuk Kaltim bersama Anak Perusahaan, Yayasan, Dana Pensiun hingga Koperasi Karyawan dan afiliasinya, untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta aman dari berbagai potensi ancaman baik secara internal maupun eksternal.

“Untuk itu, Pupuk Kaltim sebagai objek vital nasional perlu mewaspadai paham radikalisme maupun potensi terorisme mulai dari lingkup internal perusahaan, agar kondusifitas kawasan dan operasional perusahaan tetap terjaga dengan baik,” ujar Qomaruzzaman, saat mengawali kegiatan di Ruang Mahoni Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Selasa (6/2/2024).

Dijelaskan Qomaruzzaman, dari sisi pengamanan secara internal Pupuk Kaltim telah menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sesuai Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2019, tindaklanjut Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang pengamanan Obvitnas. Hal ini didukung teknologi mutakhir untuk memaksimalkan pengamanan kawasan, agar segala potensi yang mengancam bisa diantisipasi dengan baik.

Namun begitu, jika berbicara radikalisme perlu tindaklanjut yang lebih efektif karena berkaitan dengan ideologi dan pola pikir yang secara tidak kasat mata bisa mempengaruhi individu tertentu. Hal inilah yang menjadi perhatian khusus Pupuk Kaltim, agar seluruh karyawan tidak terpapar akan paham tersebut karena bisa berujung pada aksi terorisme yang sangat mengancam.

“Hal inilah yang terus kita upayakan secara paralel, agar paham dan potensi tindakan yang berujung pada aksi terorisme bisa diantisipasi serta tidak mengganggu kondusifitas yang selama ini terjaga,” tutur Qomaruzzaman.

Mengingat pentingnya peran aktif dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme terhadap aktivitas perusahaan, Pupuk Kaltim pun telah menyiapkan serangkaian upaya lanjutan untuk menangkal segala potensi yang terjadi. Salah satunya audit sistem keamanan oleh BNPT, sesuai Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2020, tentang pedoman perlindungan sarana prasarana objek vital yang strategis dan fasilitas publik dalam pencegahan tindak pidana terorisme.

“Upaya ini akan terus dimaksimalkan untuk menjaga kelangsungan operasional Perusahaan, sekaligus memastikan tidak adanya potensi radikalisme di lingkungan Pupuk Kaltim,” tambah Qomaruzzaman.

Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Pol Ibnu Suhaendra, mengatakan terorisme dan radikalisme saat ini telah menjadi permasalahan global, mengingat pemaksaan ideologi tertentu sangat mengancam kedaulatan suatu negara. Hal ini menjadi pokok tugas dan fungsi BNPT, dengan menggandeng seluruh pihak terkait untuk secara bersama melakukan antisipasi hingga penanggulangan segala bentuk potensi radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Terlebih paham radikalisme tidak memandang golongan, serta bisa menyasar siapapun yang rentan terpapar untuk melakukan segala tindakan yang bisa mengarah kepada terorisme, termasuk di lingkungan BUMN. Maka dari itu BNPT pun menjalin kerjasama dengan Pupuk Indonesia dan seluruh perusahaan didalamnya, agar fase radikalisasi melalui glorifikasi kegiatan yang menjadi katalis bagi individu tertentu bergabung ke kelompok teror, bisa menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi di lingkungan Perusahaan.

“Seluruh insan perusahaan pun diharap dapat terlibat aktif dalam mendeteksi hingga menetralisir ancaman radikalisme. Apalagi status Pupuk Kaltim sebagai obvitnas, akan menjadi kerawanan yang bisa berdampak bagi aspek lainnya seperti sektor pertanian dan ketahanan pangan jika aktivitasnya terganggu,” ucap Ibnu.

Sejalan dengan itu, BNPT pun telah menyusun panduan pencegahan radikalisme di lingkungan BUMN dan Perusahaan, sebagai bagian dari strategi kolaborasi pentahelix dalam menjaga ketentraman serta keamanan negara hingga masyarakat. Panduan ini memuat segala upaya dalam membentengi seluruh insan perusahaan dari infiltrasi paham maupun ideologi radikal terorisme, mulai dari pencegahan awal untuk melakukan deteksi dini serta membangun daya tangkal yang kuat di lingkungan perusahaan.

“Dengan gencarnya sosialisasi yang diberikan, kami berharap seluruh lapisan masyarakat semakin teredukasi akan pentingnya peran bersama dalam menangkal paham radikalisme. Mulai dari lingkungan kerja, tempat tinggal maupun lainnya dengan deteksi dini kerentanan yang bisa saja terjadi,” terang Ibnu Suhaendra.(adv)

Gelar Simulasi Tanggap Darurat yang Melibatkan Masyarakat, Pupuk Kaltim Buktikan Kesiapan Hadapi Kemungkinan Bencana Industri

0

BONTANG – Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di industri pupuk dan petrokimia, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tentu memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi jika bicara soal operasional perusahaan, khususnya di area pabrik.

Karena itu, Pupuk Kaltim secara rutin melakukan simulasi tanggap darurat untuk memperbarui protokol dan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pabrik, perusahaan dan masyarakat sekitar. Yang terbaru, Pupuk Kaltim menggelar Major Emergency Drill with Communitydi area kantor pusat Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur.

“Simulasi Tanggap Darurat ini kami lakukan masih dalam rangka momentum Bulan K3 Nasional. Tentunya kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa skema dan protokol tanggap darurat terus diperbarui, sekaligus untuk membiasakan seluruh personel yang terlibat agar terus waspada dan sigap dalam menghadapi berbagai skenario terjadi di area kerja perusahaan. Dengan kesiapan dan latihan yang rutin, kami berharap dapat membangun budaya cepat tanggap. Tentunya tak cuma cepat tanggap di lingkungan perusahaan, tapi juga cepat tanggap dalam koordinasi penanganan di level masyarakat dan pemerintah setempat,” ujar Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto.

Untuk melakukan simulasi tanggap darurat dengan skala besar seperti ini, Pupuk Kaltim juga bersinergi dengan pemerintah dan lembaga pemerintah setempat. Dari Pemerintah Kota Bontang hingga BPBD Kota Bontang, Damkar dan Babinkamtibnas, semua terlibat di simulasi ini.

Tentunya masyarakat sekitar, khususnya perwakilan masyarakat yang bermukim di Kelurahan Loktuan dan Guntung juga turut hadir dan mengikuti simulasi dengan antusias. Seluruh personel yang terlibat dalam simulasi tanggap darurat ini merupakan gabungan dari karyawan Pupuk Kaltim, pemerintah dan lembaga pemerintah serta masyarakat sekitar.

Pelaksanaan simulasi ini tentu menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim untuk menjalankan aspek K3 dalam setiap aktivitas perusahaan secara konsisten dan berkesinambungan. Implementasi

K3 di lingkungan kerja Pupuk Kaltim mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang merupakan hal mutlak yang wajib dipenuhi dalam mendukung aktivitas perusahaan. Penerapan SMK3 merupakan tindak lanjut upaya Pupuk Kaltim dalam menjalankan PP no.50/2012 dan pemenuhan standar ISO 45001:2018 agar dapat meningkatkan kepercayaan konsumen baik lokal maupun global dengan didukung penerapan standar bertaraf internasional seperti IFA Protect and Sustain serta Responsible Care. Seluruh upaya penerapan K3 secara intensif ini tentunya sejalan dengan slogan Pupuk Kaltim yang bertajuk “SafetyisOurPersonality”.

“Untuk bisa tumbuh dan berkembang sebagai perusahaan yang berkelanjutan, tentunya Pupuk Kaltim selalu ditantang untuk terus memperbarui dan melengkapi diri dengan upaya-upaya penerapan K3 yang sempurna. Dan lewat simulasi ini, Pupuk Kaltim menunjukkan keseriusannya dalam memprioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja sekaligus memastikan agar seluruh masyarakat bisa hidup nyaman dan aman berdampingan dengan area pabrik. Tentu tidak ada yang menginginkan bencana terjadi, tapi dengan persiapan dan sinergi yang baik, insyaAllah perusahaan bisa beroperasi dengan baik dan lancar,” tutup Purwanto. (adv)

Bulan K3 Nasional: Pupuk Kaltim Perkuat Budaya Keselamatan dengan Libatkan Karyawan dan Masyarakat

0

JAKARTA – Sebagai pelaku industri pupuk dan petrokimia yang sangat dekat dengan operasional pabrik dan material yang berisiko tinggi, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tentu berkomitmen penuh untuk mengedepankan prinsip dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di dalam setiap tahapan operasionalnya sehari-hari. Di Pupuk Kaltim, budaya penerapan K3 di seluruh aspek kegiatan perusahaan dikomandoi oleh unit Kerja Departemen K3. Selain itu, ada juga beberapa tim khusus yang direkrut dari semua unit kerja untuk mendukung penerapan K3 seperti Tim Gugus Penanggulangan Kebakaran, P2K3, Tim P3K, Tim Evakuasi, Tim SAR dan petugas Safety Representatives sebagai perwakilan tiap unit kerja yang ada di Pupuk Kaltim.

Implementasi K3 yang dilakukan Pupuk Kaltim mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang didasari oleh Peraturan Pemerintah nomor 50 Tahun 2012 dan Standar ISO 45001:2018. Implementasi SMK3 dilakukan untuk memastikan pemenuhan aspek K3 di seluruh aktivitas, mulai dari identifikasi terhadap risiko, analisa penilaian, dan upaya mitigasi risiko menggunakan sejumlah tools, seperti Sistem Manajemen Risiko yang terintegrasi dalam seluruh proses bisnis perusahaan.

Meski selalu konsisten diterapkan dalam berbagai lini aktivitas, namun secara khusus, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2024, Pupuk Kaltim turut meramaikan peringatan Bulan K3 Nasional (BK3N) yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Dengan mengusung tajuk “Budayakan K3, Sehat, dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlanjutan Usaha”, Pupuk Kaltim bersama seluruh karyawan dan masyarakat sekitar di Bontang menunjukkan komitmen mereka dalam mengedepankan upaya K3 untuk mengoptimalkan produktivitas SDM. Selain itu, peringatan BK3N ini juga sebagai upaya mendukung pencapaian tujuan ke-8 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh serta pekerjaan yang layak.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan bahwa pelaksanaan BK3N bukan hanya sebuah perayaan namun juga sebuah langkah kolaboratif dari Pupuk Kaltim untuk menciptakan budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang lebih baik di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar. “Melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama satu bulan ini, Pupuk Kaltim mengajak seluruh karyawan dan masyarakat untuk mengetahui pentingnya keselamatan dan kesehatan dalam setiap aspek kehidupan sehingga produktivitas dapat terjaga secara optimal. Safety is Our Personality menjadi slogan Pupuk Kaltim dalam membudayakan K3 di setiap aspek perusahaan. Filosofi dasar K3 menjadi panduan kami dalam menjaga keutuhan pekerja. Bagi kami, penerapan K3 bukan hanya tujuan, tetapi bagian dari perjalanan perusahaan menuju kesuksesan yang berkelanjutan.”

Komitmen Pupuk Kaltim terhadap pelaksanaan K3 di perusahaan dapat dilihat dari berbagai penghargaan yang telah diterima sepanjang 2023 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Pupuk Kaltim menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil atas prestasi perusahaan dalam melaksanakan K3 yang mencapai 53.328.987 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja terhitung sejak 9 Februari 2016 sampai dengan 31 Desember 2022. Pupuk Kaltim juga menerima Penghargaan Program Pencegahan Dan Penanggulangan COVID-19 di tempat kerja dengan Kategori Platinum serta menerima Penghargaan Program Pencegahan Dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dalam Kategori Platinum.

Memeriahkan BK3N Pupuk Kaltim 2024, Pupuk Kaltim melaksanakan beberapa rangkaian acara yang dibuka dengan lomba lari 5 kilometer, workshop Contractor Safety Management System (CSMS) bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN), lomba penyelamatan dan penanganan kebakaran, lomba safety induction, dan seminar kesehatan bertajuk “Happiness Comes with Healthiness” yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan Konseling dan Tes HIV Sukarela bagi peserta seminar guna meningkatkan kesadaran terkait HIV/AIDS.

Dengan tingginya dukungan dari pihak eksternal dalam keberlangsungan bisnis perusahaan, Pupuk Kaltim juga melakukan penilaian Kinerja Keamanan Kontraktor guna memotivasi kontraktor agar selalu mengutamakan K3 dalam meningkatkan dan mempertahankan performanya. Tak berhenti disitu, Pupuk Kaltim juga mengadakan lomba poster K3 kepada pelajar SMA se-kota Bontang dan lomba video reels Instagram serta Safety Campaign in The Air (siaran radio) untuk masyarakat umum guna mengajak seluruh elemen masyarakat memahami makna K3 secara menyeluruh. Perayaan BK3N Pupuk Kaltim 2024 nantinya akan ditutup dengan memberikan penghargaan K3 serta peresmian PLTS sebagai bentuk Pupuk Kaltim dalam upaya dekarbonasi.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam perlindungan ketenagakerjaan dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja. Dan sebagai perusahaan yang berdiri berdampingan dengan masyarakat, kami berkomitmen menjaga keutuhan, kesehatan dan keselamatan bukan hanya untuk karyawan perusahaan, tetapi juga masyarakat, terutama yang tinggal di area dekat pabrik sebagai prioritas utama perusahaan,” tutup Soesilo. (adv)

Sah! APBD Bontang 2024 Sebesar Rp 2,1 Triliun

0
Sah! APBD Bontang 2024 Sebesar Rp 2,1 Triliun
Junaidi, Wakil Ketua DPRD Bontang saat membacakan APBD di Auditorium Tiga Dimensi, Bontang. (Dwi S).

BONTANG – Rapat Paripurna Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2024 mendatang digelar di Auditorium Tiga Dimensi, Jalan Awang Long, Senin (27/11/2023) malam.

Laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bontang dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah disepakati, bahwa APBD Bontang tahun 2024 mendatang sebesar Rp 2.137.115.258.743.

Hasil pembahasan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD, Junaedi saat membacakan laporan pengambilan keputusan terhadap rancangan peraturan daerah terkait APBD tahun 2024 mendatang.

Dalam penyampaiannya, Junaidi menyebutkan APBD sebesar Rp 2,1 triliun tersebut bersumber dari tiga pintu. Pertama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 240.000.000.000 yang dirincikan dalam bentuk Pajak Daerah Rp 146.845.288.166 kemudian retribusi daerah  Rp 5.647.854.568 serta pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 4.075.813.311 dan lain-lain, PAD yang sah menjadi Rp 92.271.252.000.

Kemudian yang kedua, tambahan anggaran tersebut berasal dari pendapatan transfer sebesar Rp 1.724.715.223.683 yang terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp 1.478.084.697.663, kemudian pendapatan transfer antar daerah Rp 246.666.526.020.

Serta, yang ketiga berasal dari pendapatan lain-lain yang sah bersumber dari Pendapatan Hibah sebesar Rp 7.400.035.060.

Dari kelima fraksi yakni fraksi Golongan Karya (Golkar) bersama Nasional Demokrat (Nasdem), fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bersama Berkarya, fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan fraksi Amanat Nurasi Rakyat (Annur) telah menyatakan menerima dan menyetujui raperda Kota Bontang tentang APBD tahun anggaran 2024.

Berdasarkan penyampaian tersebut, laporan hasil pembahasan badan anggaran terhadap Raperda Kota Bontang, tentang APBD tahun anggaran 2024, kepada pimpinan DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kota Bontang.

“Pastinya dengan harapan agar pemerintah bisa melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel demi terwujudnya kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Proyek Penanganan Banjir Mulai Terlihat Hasilnya, Agus Haris Apresiasi Pemkot

0
Proyek Penanganan Banjir Mulai Terlihat Hasilnya, Agus Haris Apresiasi Pemkot
Agus Haris, Wakil Ketua DPRD Bontang. (Dwi S)

BONTANG – Agus Haris, Wakil Ketua DPRD Bontang mengapresiasi Pemkot Bontang, yang telah berupaya keras memperbaiki sistem drainase dan normalisasi sungai untuk meminimalisir banjir.

“Saya apresiasi pemerintah, meski pun banjir masih tetap ada, tapi volume tinggi air sudah menurun dari biasanya. Sudah ada progres sesuai dengan visi dan misi pemerintah di 2025 mendatang,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (22/11/2023).

Pemkot dalam menangani banjir di area rawan banjir, sudah sedikit bisa teratasi. Menurutnya, penanggulangan banjir di Kota Bontang sudah mulai cukup baik dari yang sebelumnya, dengan debit air dan genangan air yang telah berkurang secara signifikan.

“Sekarang sudah sedikit lega, karena sebagian daerah sudah bebas banjir, jadi tinggal memaksimalkan saja waktunya. Semoga bisa teman-teman dari Dinas PUPR dan Perkim bisa kerjakan sebaik mungkin,” paparnya.

Pemerintah saat ini bisa melakukan sodetan semisal dari Bontang Barat ke Gunung Elai, kemudian ke Api-Api sampai dengan Bontang Kuala, guna mengurai air di sungai agar tidak terkonsentrasikan satu alur alirannya.

“Jika sodetan sudah dikerjakan, pasti bisa lebih maksimal, karena sekarang itu kan cuacanya lagi sering hujan,” jelasnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk meningkatkan kesadarannya dalam menjaga lingkungan, termasuk membuang sampah ke tempatnya, tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Terkait dengan masalah lingkungan, ini adalah tugas dari kita semua. Mulai dari individu, Rukun Tetangga (RT), Kelurahan, hingga pemerintah kota. Harus sama-sama bergotong-royong menjaga bersama,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam