Beranda blog Halaman 635

Perbaikan Trotoar dan Drainase di Jalan Ahmad Yani Akan Dilanjutkan Tahun Ini

0

BONTANG – Tahun ini proyek drainase di Jalan Ahmad Yani akan dilanjutkan. Di tahun lalu, telah rampung pengerjaan yang sama dikerjakan mulai dari UD Tani hingga perempatan lampu merah dekat Rumah Sakit Amalia.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin  mengatakan, tahun ini akan dikerjakan mulai dari depan Surya Mart hingga Halal Square.

Daerah tersebut sering banjir saat hujan deras mengguyur, oleh sebab itu perbaikan drainase dilakukan. Selain itu, trotoar di sepanjang jalan tersebut sudah ada yang rusak, kegiatan ini sekaligus untuk memperbarui trotoar tersebut agar mempercantik tata kota.

“Beberapa titik trotoar juga sudah hancur jadi sekalian,” ujarnya.

Adapun anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp 12 miliar, dengan panjang drainase yang akan digarap kurang lebih 700 meter dengan lebar drainase yang akan dibangun 2 meter dan tinggi 1,5 meter, sehingga volume air yang dapat ditampung mencapai 2.100 kubik.

Anwar belum dapat memastikan kapan pengerjaan akan dimulai, karena masih terdapat beberapa proyek yang bersifat urgen.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Warga Teluk Pandan Tertangkap Basah Beli Sabu

0

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Bontang Utara dibantu Satresnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan salah satu warga Teluk Pandan berinisial IM (36). IM tertangkap basah usai membeli sabu, Selasa (20/2/2024) kemarin, sekitar pukul 17.30 Wita.

Tersangka diamankan oleh polisi di Jalan Oxigen, RT 14, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Utara, AKP Lukito mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap tersangka yang baru saja membeli sabu di wilayah Teluk Pandan. Saat dilakukan penggeledahan telah ditemukan satu poket sabu seberat 0,44 gram.

“Tersangka mengakui bahwa barang tersebut miliknya, dan tersangka ini termasuk pemakai,” ucapnya.

Tidak hanya itu, banyak barang bukti yang lain di antaranya satu unit handphone merek Redmi, satu buah korek gas, satu unit sepeda motor Jupiter Z dengan nomor polisi KT 2388 QC, dan juga satu bungkus rokok.

“Masih kami telusuri, tersangka membeli sabu tersebut dari mana asalnya”, tambahnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tips Penanganan Ular dari Panji Petualang

0
Tips Penanganan Ular dari Panji Petualang
Panji Petualang saat ditemui di kegiatan snake management training, di Hotel Grand Mutiara, KM 3 Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Panji Petualang membagikan tips dan cara yang aman dalam penanganan jenis ular. Hal itu disampaikannya usai menjadi pemateri Snake Management Training yang diselenggarakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Senin (20/2/2024) kemarin.

Dijelaskan Panji, ular tidak hanya ditemukan di alam liar saja, akan tetapi ular juga kerap ditemukan masuk ke dalam rumah. Menurutnya, jika bertemu ular di alam liar tidak perlu panik atau khawatir. Pasalnya ular pada dasarnya akan menghindari manusia.

“Jangan lagi panik dan khawatir, sekarang pemerintah lewat petugas pemadam kebakaran bisa membantu masyarakat menanggulangi terkait konflik antara ular dan warga,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (20/2/2024) kemarin.

Adapun insiden ular menyerang dan dipatuk ular, biasanya terjadi karena adanya ancaman dari manusia. Mulai dari manusia yang berusaha menangkap ular ataupun tidak sengaja menginjaknya saat sedang berjalan.

“Kalau bertemu manusia, ular cenderung akan menghindar. Kecuali mereka merasakan ancaman atau terinjak, gigitan yang diberikan sebagai bentuk pertahanan diri. Jadi, jika tidak bisa menangani segera panggil petugas Damkartan, dan jika pun ada yang bisa menangani, berarti orang tersebut sudah memiliki keahlian,” jelasnya.

Menurutnya, cara terbaik ketika bertemu ular di alam liar ialah membiarkan ular tersebut pergi atau menjauh dari keberadaan ular. Berbeda halnya ketika menemukan ular masuk ke dalam rumah.

“Mau itu ular berbisa ataupun tidak, ketika masuk rumah memang harus secepatnya dikeluarkan, karena berbahaya untuk penghuni rumah. Terlebih lagi untuk jenis ular yang berbisa berpotensi sangat membahayakan,” paparnya.

Panji sangat menyarankan untuk tidak dilakukan sendiri, karena sangat berbahaya. Mengingat jenis ular berbeda-beda dan tidak semua sama karakter dan perilakunya.

Jika salah, itu akan membahayakan nyawa bagi penanganan ular, buaya, atau reptil lainnya, terlebih lagi pengenalan reptil harus lebih utama.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Ular Piton 3 Meter Sembunyi di Ban Mobil

0
Ular Piton 3 Meter Sembunyi di Ban Mobil
Petugas Disdamkartan saat mengevakuasi ular pitor sepanjang 3 meter yang bersembunyi di ban mobil. (Dok Disdamkartan)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 3 meter yang bersembunyi di ban mobil.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Kapten Piere Tendean, RT. 18, Bontang Kuala. Salah satu warga langsung menghubungi petugas Damkartan untuk mengevakuasi ular piton tersebut, pada Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 03.20 wita.

Komandan Kompi Disdamkartan, Norman mengatakan, pihaknya terima laporan dari Bapak Alpian, bahwa ada seekor ular piton yang sedang bersembunyi di ban mobilnya.

“Petugas yang piket langsung terjun menuju tempat tersebut, dengan beranggotakan 5 orang petugas, dan 1 orang medis. Takutnya nanti ada yang terluka, untuk antisipasi,” ucapnya saat diwawancarai via telepon.

Sebelumnya, pemilik mobil saat hendak menggunakan mobilnya merasa ada yang mengganjal, ia langsung memeriksa keadaan mobil tersebut dan ternyata ada seekor ular piton.

“Setelah tahu, mereka menunggu petugas Disdamkartan untuk menangani ular tersebut,” tambahnya.

Dengan kejadian ini, Norman sangat menghimbau agar kita tetap selalu waspada dimanapun kita berada. Jika menemukan hal seperti ini, dan tidak berani mengatasinya langsung segera menghubungi petugas terkait.

“Tetap waspada, agar tidak mengambil resiko yang besar sebaiknya langsung menghubungi petugas Disdamkartan untuk membantu. Kalaupun bisa diatasi selain petugas Damkartan, pastinya orang tersebut sudah mempunyai keahlian,” paparnya.

Saat ini ular piton berukuran 3 meter tersebut langsung dibawa ke Mako Disdamkartan Bontang.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Bawa Sabu 20 Gram Siap Edar, Warga Tanjung Laut Diamankan Polisi

0
Bawa Sabu 20 Gram Siap Edar, Warga Tanjung Laut Diamankan Polisi
Barang bukti sabu yang berhasil diamankan aparat. (ist)

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang mengamankan tersangka MR (36) salah satu warga Tanjung Laut, yang diduga menjual sabu, Selasa (20/2/2024) malam.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, telah mendapatkan informasi adanya transaksi sabu.

Berdasarkan info dari masyarakat, bahwa di Jalan Selat Lombok, RT 5, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Utara sering menjadi tempat transaksi barang haram. Sekitar pukul 20.30 Wita, anggota Sat Resnarkoba  Polres Bontang langsung mengamankan MR.

“Setelah kami tindaklanjuti, kami langsung mengamankan tersangka yang telah membawa sebanyak 33 poket sabu, dengan berat 20,11 gram siap edar,” ucapnya.

Polisi juga menjelaskan, bahwa tersangka MR tercatat residivis dengan kasus yang sama.

Barang bukti yang telah diamankan antara lain 33 poket sabu dengan berat 20,11 gram, satu lembar baju daster, satu buah pipet kaca, dua bungkus plastik klip, satu buah dompet hitam, satu buah dompet hijau, satu buah dompet merah, dan satu unit handphone merek Samsung.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Jalan Rusak di Jalan Cipto Mangunkusumo Dijadikan Satu Arah

0

BONTANG – Jalanan rusak yang mengalami penurunan di Jalan Cipto Mangunkusumo kini ditutup dan diubah menjadi satu arah sejak Selasa (20/2/24) pagi.

Kasi Pemerintahan Trantib Kelurahan Belimbing, Muhammad Yahya menjelaskan, dirinya telah melakukan rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang.

Ia diberikan arahan untuk menyebarluaskan pengumuman terkait adanya contraflow atau mengubah sebagian lalu lintas, dan yang dilakukan ini adalah pengalihan arus menjadi satu jalur dua arah.

“Kami diminta untuk mengumumkan ke masyarakat melalui pesan,” jelasnya saat dihubungi redaksi.

Hal ini dilakukan karena patahan jalan yang makin parah, namun hingga kini pengerjaan belum bisa dilaksanakan karena harus ada proses lelang yang dilaksanakan selama 21 hari, setelah itu baru bisa dikerjakan.

“Takutnya kalau masih menggunakan jalur tersebut ada kecelakaan lagi, bahaya,” tambahnya.

Ia meminta masyarakat Bontang yang sering lalu lalang di sana untuk bersabar, pengerjaan jalan tersebut membutuhkan proses.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gudang di Jalan Tenis Habis Terbakar Dilalap Api

0

BONTANG – Sebuah gudang di Jalan Tenis, RT 37, Kelurahan Api-Api habis terbakar dilalap api, Selasa (20/2/2024) sekitar pukul 16.00 wita.

Sebelum terjadi kebakaran, sebagian warga sempat mendengar percikan api dari dalam gudang, percikan tersebut menyala sekitar pukul 16.00 Wita.

Salsa, salah satu saksi mata mengatakan, dirinya mendengar suara percikan api dari dalam gudang, akan tetapi tidak terlalu ia  tanggapi. Namun berselang beberapa menit, ternyata api menyala semakin besar dan langsung menyambar gudang beserta isinya.

“Api muncul dari dalam gudang, ternyata tidak lama api langsung membesar karena kondisi gudang yang terbuat dari bahan kayu,” jelasnya saat diwawancarai.

Gudang tersebut milik salah satu warga, akan tetapi pemilik gudang tersebut tinggal di bangunan yang berbeda. Sehingga isi gudang menjadi tempat penyimpanan pribadi, seperti gulungan kabel, sepeda, bahkan gudang tersebut dijadikan parkir mobil.

“Dulunya ini warung nasi goreng, tetapi sudah lama tidak dipakai, makanya dijadikan gudang. Mobil tetangga pun sampai berasap, karena kondisi api yang sangat besar,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin mengatakan, jika kebakaran ini muncul akibat adanya konsleting listrik.

“Asal mula karena adanya konslet listrik, terlebih lagi ada banyak gulungan kabel yang berada di dalam gudang,” paparnya.

Untuk pemadaman api, Damkartan Bontang menurunkan sebanyak 40 petugas, dengan 5 unit. Pemadaman api berlangsung selama kurang lebih 10 menit.

“Pastinya kebakaran ini ada kerugian yang dialami bagi pemilik gudang, akan tetapi saya tidak mengetahui pastinya berapa,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disdamkartan Bontang Gelar Kegiatan Snake Management Training Bersama Panji Petualang

0
Disdamkartan Bontang Gelar Kegiatan Snake Management Training Bersama Panji Petualang
Kadisdamkartan Bontang, Alimuddin (2 dari kiri) bersama Wali Kota Bontang, Basri Rase (3 dari kanan) dan Panji Petualang (3 dari kiri), berfoto bersama di Hotel Grand Mutiara, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang menggelar kegiatan Snake Management Training bersama Panji Petualang, bertempat di Hotel Grand Mutiara, Jalan Arif Rahman Hakim, KM 3, Bontang.

Peserta kegiatan ini adalah seluruh petugas Disdamkartan di seluruh wilayah Kaltim, yang terdiri 10 kabupaten/kota. Setiap kabupaten/kota diwakili maksimal 5 petugas.

Ramly Mansurina, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Fasilitasi dan Pencegahan Disdamkartan Kota Bontang mengatakan, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk memberi pembekalan kepada petugas Disdamkartan seluruh Kaltim, agar bisa dan mempunyai skill, untuk mengatasi cara penanganan ular dan hewan buas lainnya.

“Bisa dibilang setiap hari kita menemukan ada ular di kawasan rumah warga, maupun tempat terbuka. Maka dari itu, kami mendatangkan ahlinya untuk memberikan edukasi kepada seluruh petugas Disdamkartan di Kaltim,” ucapnya saat diwawancarai, Selasa (20/2/2024).

Perlu diketahui, untuk peserta Disdamkartan selain dari Kaltim, ada juga yang didatangkan khusus dari Barru, Sulawesi Selatan.

“Jumlah petugas yang datang tidak menentu, ada yang mengirim 2 orang, 5 orang, 7 bahkan sampai 8 orang setiap kabupaten/kota. Kegiatan ini sebenarnya inovasi yang dibuat oleh Disdamkartan Bontang, jadi bisa di bilang kegiatan wajib yang harus diikuti seluruh petugas Disdamkartan,” jelasnya.

Kegiatan Snake Management Training berlangsung mulai pagi sampai sore, dalam kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni yang pertama sesi teori dan kedua sesi praktek penanganan reptil.

“Ini sudah berjalan dua hari kegiatan, dan hari ini penutupan,” tambahnya.

Ramly berpesan, untuk seluruh petugas Disdamkartan yang telah mengikuti kegiatan ini, agar bisa menerapkan sebaik mungkin. Ilmu ini juga bisa dibagikan atau membantu orang lain, sehingga jika ada yang paham dan mengerti cara penanganan menangani hewan reptil tidak perlu memanggil Disdamkartan.

“Pesan saya ikuti materi ini dengan seksama, karena ini adalah ilmu yang tidak dimiliki oleh orang lain, selain petugas Disdamkartan dan para ahlinya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Sindiran Komisi III ke Pemkot: Jangan Hanya Utamakan Bimtek Daripada Pembangunan Fisik!

0
Sindiran Komisi III ke Pemkot: Jangan Hanya Utamakan Bimtek Daripada Pembangunan Fisik!
Anggota DPRD Komisi III saat sidak. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mendapatkan sindiran dari Anggota Komisi III DPRD terkait anggaran bimbingan teknik (bimtek). Sindiran itu dilontarkan saat sidak komisi III ke jalan amblas di Jalan Cipto Mangunkusumo, Senin (19/2/2024).

Anggota Komisi III, Faisal mengatakan, bahwa pemerintah jangan hanya memperbanyak bimtek yang diutamakan, apalagi hingga ke daerah di luar pulau.

“Baru kali ini bimtek diadakan terlalu cepat dibandingkan pembangunan fisik,” jelasnya dalam sidak, Senin (19/2/24) kemarin.

Faisal berharap pemkot bisa bekerjasama, agar pembangunan fisik di Kota Bontang dapat menjadi yang utama. Ia juga meminta Lurah Belimbing untuk melaporkan, jika dalam seminggu tidak ada pergerakan dari pemkot.

Ia ingin dana bimtek digunakan untuk yang lebih penting, atau disimpan untuk dana darurat, karena pengerjaan jalan tersebut merupakan hal  darurat yang jika ditinggalkan terlalu lama bisa berbahaya untuk pengguna jalan.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Hasil Penghitungan Sementara, Sumardi Yakin Masuk Daftar Wajah Baru DPRD Bontang

0
Hasil Penghitungan Sementara, Sumardi Yakin Masuk Daftar Wajah Baru DPRD Bontang
Sumardi, caleg dari Partai Demokrat nomor urut dua dapil Bontang Utara. (Dok)

BONTANG – Hasil penghitungan sementara untuk calon anggota legislatif banyak bermunculan wajah baru, salah satunya Sumardi Syawal, caleg nomor urut dua dari Partai Demokrat dapil Bontang Utara.

Sumardi Syawal mengatakan, jika dirinya memperoleh sebanyak 1.678 suara di Bontang Utara, dimana Bontang Utara terdiri dari enam Kelurahan yakni Kelurahan Bontang Kuala, Kelurahan Bontang Baru, Kelurahan Loktuan, Kelurahan Api-Api, Kelurahan Guntung, dan Kelurahan Gunung Elai.

“Alhamdulillah untuk suara yang saya sendiri dapatkan lumayan banyak, nama saya juga ada di setiap TPS yang berada di enam Kelurahan Bontang Utara,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (19/2/2024).

Diketahui ini pertama kalinya Sumardi mencalonkan diri sebagai caleg DPRD, bahwa dirinya terbilang masih baru bergabung dalam Partai Demokrat, terhitung sejak September 2022 lalu.

“Ini pertama kali saya mencalonkan, dan ini juga dari dasar kemauan diri saya sendiri untuk mencoba hal yang baru. Akhirnya kami coba mengadakan perundingan bersama,” tegasnya.

Hasil Penghitungan Sementara, Sumardi Yakin Masuk Daftar Wajah Baru DPRD Bontang
Sumardi (tengah) bersama tim sukses. (dok)

Tidak henti-hentinya Sumardi mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang ia dapatkan, mulai dari kekompakan tim sukses dari partai yang sangat solid, kerabat terdekat, hingga orang-orang yang sangat mengenal baik Sumardi.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga Bontang, khususnya wilayah Bontang Utara yang sudah memilih saya. Insya Allah semoga nantinya saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” paparnya.

Masa pemilihan 2024 ini Partai Demokrat menargetkan sebanyak tiga kursi untuk DPRD Bontang. Akan tetapi, untuk wilayah Bontang Barat terlepas, Bontang Selatan masih belum mengetahui hasilnya dengan pasti, dan Bontang Utara sudah jelas satu kursi antara Sumardi dan Udhin Dohang.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam