Beranda blog Halaman 669

Legislatif Minta Oknum Bermain Lapak Ditindaklanjuti

0
Legislatif Minta Oknum Bermain Lapak Ditindaklanjuti
Ilustrasi lapak di pasar. (ist)

BONTANG – Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam menyebut bahwa lapak-lapak yang berada di pasar-pasar tradisional Bontang saat ini adalah milik pemerintah daerah, bukan pribadi. Sehingga tidak diperbolehkan menyalahgunakannya secara individu.

Hal itu diungkapkannya saat mengomentari adanya dugaan oknum memainkan lapak pasar. Lantaran banyak terdapat keluhan yang mengatakan bahwa take over (ambil alih lapak) di pasar harganya sangat mahal.

Dikatakan Politisi Partai Golkar tersebut, tidak ada aturan soal take over lapak di pasar. Sebab, kios pasar yang dimiliki oleh para pedagang adalah milik pemerintah daerah setempat dan bukan milik pribadi pedagang.

“Sebenarnya itu tidak ada aturan soal take over. Bisa saja ada oknum, yang menempati saat ini jual Rp 10 juta, padahal dari pemerintah harganya Rp 1 juta misalnya,” tegasnya.

Karenanya dengan adanya info dugaan penyalahgunaan lapak tersebut, dirinya meminta OPD terkait untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Jangan sampai masalah ini terus berlarut.

“Maka itu saya setuju untuk segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa para pedagang di pasar tradisional mengeluhkan soal mahalnya biaya balik nama (take over) lapak di dalam pasar. Alhasil banyak pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryono beberapa waktu lalu. Dirinya kerap mendapat keluhan dari pedagang terkait take over lapak.

“Kata pedagang harga balik nama lapak kosong yang mau ditempati pedagang lain, biayanya terlalu tinggi. Sampai-sampai ada yang Rp 10 juta,” ujarnya. (al/adv)

Resmi Dibuka, Cinema XXI Hadir di Bontang Citimall

0
Resmi Dibuka, Cinema XXI Hadir di Bontang Citimall
Peresmian Cinema XXI di Bontang Citimall (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Peresmian Bioskop Cinema XXI di Bontang Citimall telah dilaksanakan, Rabu (11/10/23). Suprayitno, Head of Goverment Relations Cinema XXI Bontang berkomitmen untuk menghadirkan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film, termasuk membuka bioskop di daerah-daerah yang berpotensial

“Selama ini masyarakat Bontang harus menempuh jarak 120 km ke Samarinda, dengan hadirnya XXI di Citimall bisa menjadi tempat keluarga atau sahabat untuk melakukan kegiatan sosial bersama,” jelasnya.

Perkembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat juga terlaksana, karena melibatkan warga Bontang menjadi tenaga kerja di sana. Cinema XXI di Bontang Citimall hadir dengan 4 studio, dan total 838 seat yang tersedia di total 4 studio tersebut.

Wali Kota Bontang, Basri Rase berterima kasih atas masuknya investasi untuk membantu pekembangan ekonomi kreatif di Kota Bontang. Ini merupakan cerminan pesatnya pekembangan ekonomi di Bontang.

Dibukanya bioskop baru Cinema XXI di berbagai lokasi, termasuk Citimall Bontang XXI lahir dari antusiasme masyarakat Indonesia untuk kembali menonton film di bioskop pasca pandemi. Antusiasme tersebut sejalan dengan kembali menggeliatnya industri perfilman nasional yang turut menghadirkan lebih banyak film-film berkualitas anak bangsa.

“Ini adalah salah satu cara pemerintah untuk merayakan keberhasilan dan pertumbuhan kota tercinta dan pada 12 Oktober besok, kita akan merayakan hari ulang tahun ke-24 Kota Bontang,” ujarnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Ketua DPRD Harap Pj Gubernur Kaltim Perhatikan Kabupaten/Kota Secara Adil

0
Ketua DPRD Harap Pj Gubernur Kaltim Perhatikan Kabupaten/Kota Secara Adil
Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam mengapresiasi ditunjuknya Akmal Malik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menggantikan Isran Noor yang menjabat sebelumnya.

Dengan dipilihnya Akmal, dirinya meminta agar Pj Gubernur Kaltim tersebut dapat menjalankan program-program yang ada dengan baik.

Ia juga meminta agar dapat memperhatikan kabupaten/kota di seluruh wilayah Kaltim dengan adil. Sehingga perhatian tersebut dapat merata di seluruh wilayah.

“Keadilan itu terutama pada bantuan-bantuan seperti keuangan dan lain sebagainya,” ujarnya singkat.

Dirinya juga mengharapkan agar ada sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi dengan kabupaten/kota. Sehingga dengan sinergi tersebut dapat mempercepat kemajuan pembangunan di daerah-daerah.

Saat ditanya mengenai kompetensi Akmal, Andi Faiz sapaan akrabnya menyebut kompetensi Akmal sudah sangat mumpuni untuk memimpin Kaltim. Lantaran Akmal memiliki segudang pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan. Akmal adalah seorang birokrat sarat pengalaman yang bertugas di bawah Kementerian DalamNegeri.

“Kompetensinya tidak perlu diragukan lagi,” imbuhnya.

Diketahui, Karir Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik  terbilang cukup cemerlang semenjak ia memulai karirnya di Kemendagri pada 1996 yang lalu.

Akmal Malik pernah bertugas di Kanwil Kemendagri Provinsi Aceh sebagai Kabag Tata Usaha dan kepegawaian pada 2005 – 2008, dan dilanjutkan pada 2008 – 2012 menjabat sebagai Sekda Kabupaten Aceh Singkil.

Karirnya terus melejit hingga akhirnya pada 2019 ia menjabat Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Pada 13 Mei 2022 Akmal Malik ditunjuk sebagai Pj Gubernur Sulawesi barat oleh Mendagri Tito Karnavian menggantikan Gubernur Muhammad Ali Baal Masdar yang habis masa jabatannya.

Dengan bekal pengalaman itulah ia dipercaya untuk menggantikan jabatan Isran Noor sebagai Gubernur Kaltim  saat ini. (al/adv)

Bontang Dinobatkan Jadi Kota Pancasila Pertama di Indonesia

0
Bontang Dinobatkan Jadi Kota Pancasila Pertama di Indonesia
Penandatanganan MoU Pemkot dan BPIP. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Bontang dinobatkan menjadi daerah pertama sebagai Kota Pancasila di Indonesia. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) Pemkot Bontang bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rabu (11/10/2023).

MoU Pemkot Bontang dengan BPIP sebagai tanda kolaborasi dalam penguatan dan pembinaan ideologi bagi ASN di Kota Bontang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi hal tersebut, karena Kota Bontang merupakan satu-satunya daerah pertama melakukan MOU bersama BPIP, dalam rangka pembinaan ideologi di pemerintah.

Kepala Dinas Kesbangpol, Sigit Alfian mengungkapkan, Kota Bontang dipilih sebagai Kota Pancasila, karena Bontang dinilai menjadi kota yang kondusif, memiliki latar belakang suku, budaya, dan agama yang berbeda, namun tetap hidup berdampingan dengan tentram.

“Ini suatu kebanggaan untuk kita, karena Bontang daerah pertama di Indonesia yang dinobatkan sebagai Kota Pancasila,” kata Sigit.

Setelah dilakukan penandatanganan MoU, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan membumikan Pancasila. Penguatan dan pembinaan ideologi bagi aparatur sipil negara di Kota Bontang

“Saat ini untuk Perdanya sedang kami bahas, nanti implementasinya pada Peraturan Wali kota (Perwali),” jelasnya.

Setelah itu dilakukan pembacaan Deklarasi Kota Pancasila yang dipimpin oleh Wali Kota Bontang, dan diikuti bersama-sama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pemkot Tak Komitmen Soal Bonus Pelatih, Andi Faiz: Jangan Jadi Pemicu Pelatih Prestasi Lari ke Daerah Lain

0
Pemkot Tak Komitmen Soal Bonus Pelatih, Andi Faiz: Jangan Jadi Pemicu Pelatih Prestasi Lari ke Daerah Lain
Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menyayangkan ketidaksesuaian komitmen Pemkot Bontang antara di awal dan saat pembagian bonus bagi atlit, pelatih, manajer, dan official Porprov VII di Berau beberapa waktu lalu.

Dikatakan Andi Faiz sapaan akrabnya, dirinya mengaku kaget dengan ramainya berita penolakan para pelatih, manajer, dan official menandatangani penyerahan bonus prestasi di Porprov Berau.

Padahal menurutnya, selama ini DPRD tidak pernah menghalangi anggaran yang diajukan pemerintah. Bahkan pihaknya menanyakan apakah anggaran-anggaran itu sudah mencakup bonus-bonus bagi para atlit, pelatih, dan official?

“Kata pemkot saat itu sudah mencakup semua. Jadi kami kaget kok tidak sesuai komitmen di awal,” ungkapnya.

Politisi Partai Golkar itu meminta agar Pemkot memperhatikan kesejahteraan bukan hanya atlit, namun juga para pelatih. Karena kita juga sedang berusaha untuk meningkatkan prestasi dunia olahraga Bontang.

Katanya, kita butuh pelatih berpengalaman dan berprestasi untuk mencetak bibit atlit.

“Jangan sampai gara-gara tidak komitmen, menjadi pemicu para pelatih prestasi lari ke daerah lain,” tegasnya. (al/adv)

Jelang Penentuan Juara, Berikut 7 Nominator Lomba Video Pendek Dinas PUPRK!

0
Jelang Penentuan Juara, Berikut 7 Nominator Lomba Video Pendek Dinas PUPRK!
Iklan lomba video pendek Dinas PUPRK. (ist)

BONTANG – Lomba video pendek garapan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memasuki tahap detik-detik penentuan juara. Sebanyak 7 nominator berhasil lolos ke babak akhir, untuk dipilih karya yang akan menjadi pemenangnya.

Dijelaskan Kepala Dinas PUPRK, Usman melalui Sekretaris, Iskandar selama lomba berlangsung terdapat 25 tim yang mengikuti lomba yang dimulai sejak tanggal 30 September 2023 tersebut. Dari 25 tim tersebut yang telah menyerahkan karya video untuk dinilai tim juri sebanyak 16 karya video.

“Usai penilaian dari tim juri, ke-25 tim tersebut mengerucut menjadi 7 tim yang berhasil masuk nominasi,” jelasnya.

 7 nominator tersebut di antaranya:

  1. Asli Bontang
  2. Visit Bontang

3 V Project

  1. Penden
  2. Fantastic Four
  3. LNG
  4. DIBOND

“Tanggal 12 Oktober 2023 pukul 20.00 wita pengumuman pemenang secara live dibacakan di acara gala dinner HUT Kota Bontang ke-24 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang,” beber Iskandar.

Diberitakan sebelumnya Dinas PUPR Bontang mengadakan lomba video pendek. Event ini diadakan dalam rangka menyambut HUT Kota Bontang ke-24, dan mensukseskan Bontang Festival 77 event.

Lomba ini hadir sebagai upaya Dinas PUPR turut berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan infrastruktur destinasi wisata di Kota Bontang, untuk memenuhi nilai-nilai Sapta Pesona (Aman, Tertib, Sejuk, Indah, Ramah Kenangan).

“Dinas PUPR Kota Bontang mengadakan lomba video ini dengan semangat “energy of Bontang,” tegasnya.

Kegiatan inti berlangsung pada tanggal 30 September  2023. Para peserta diajak spot hunting di 3 lokasi mulai pukul 06.00 Wita. Spot hunting di antaranya:

Karang Pasilan (Snorkling), Kampung Malahing, Pulau Beras Basah, dan Pulau Segajah (additional).

Penulis/Editor: Yusva Alam

Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus

0
Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus
Kondisi terkini di lokasi TKP. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Terjadi kecelakaan di Pertigaan Lampu Merah Jalan Tembus yang melibatkan 1 kendaraan roda 4, 1 sepeda motor, dan satu truk box pengangkut barang retail, Rabu (11/10/23) sekira pukul 08.50 wita.

Menurut Abdullah saksi mata menjelaskan, bahwa truk retail tersebut gagal menaiki tanjakan lampu merah, sehingga saat truk tersebut mundur  menghantam satu mobil roda 4 milik salah satu perusahaan, dan menyeret satu motor.

“Pengendara motor pas liat kejadian itu langsung lari ninggalin motornya, jadi motor ikut keseret truk, sampai masuk parit,” bebernya.

Rem Blong, Truk Box Hantam 1 Mobil dan Motor di Pertigaan Jalan Tembus
Kondisi terkini di lokasi TKP. (Syakurah/Radarbontang)

Salahsatu anggota Satpolantas Bontang, Bambang menjelaskan hal yang sama.  Menurut penjelasan supir truk, truk yang dikendarainya tersebut mengalami rem blong, dan menghantam kendaraan lain.

“Sopir mengatakan kalau dia bawa truk temannya, jadi dia tidak tahu kalau ada rem blong,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, langkah selanjutnya supir akan dibawa ke Mako Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Rustam Sebut Hadirnya BCM Berdampak Meningkatnya Perekonomian Bontang

0
Rustam Sebut Hadirnya BCM Berdampak Meningkatnya Perekonomian Bontang
Bioskop XXI salahsatu yang telah buka di BCM beberapa waktu terakhir. (Yusva Alam)

BONTANG – Keberadaan Bontang City Mal (BCM) dinilai berdampak sangat besar untuk perekonomian Bontang. Hal itu dibuktikan dengan semakin meningkatnya pengunjung hotel, terutama saat akhir pekan.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam beberapa waktu lalu.

“Mulai dari warga Bengalon, Wahau, Sangatta ramai berkunjung sejak ada BCM. Biasanya Jumat sampai Minggu sepi, tapi sekarang hunian hotel semakin ramai,” ungkapnya saat diwawancarai, Senin (09/10/2023).

Rustam bilang, hal ini merupakan sebuah kemajuan yang patut disyukuri. Pasalnya, secara tidak langsung akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pendapatan pelaku usaha akan semakin meningkat, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Sekarang Mal tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tapi juga sebagai tempat wisata, seperti kuliner salah satunya,” ujarnya. (al/adv)

Keponakan dan Tante Terlibat Peredar Narkotika

0
Keponakan dan Tante Terlibat Peredar Narkotika
3 pengedar narkotika berhasil dibekuk polisi. (ist)

BONTANG – Jaringan peredaran gelap narkotika kembali dibongkar kepolisian. Sebanyak 3 pengedar narkotika dibekuk, Senin 9 Oktober 2023.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Resnarkoba Iptu M Yazid mengatakan, bahwa ketiganya merupakan pengedar.

Pertama kali polisi menangkap seorang Warga Loktuan berinisial MKA 23 tahun pada Senin (9/10/2023) pukul 14.00.

Setelah digeledah ditemukan satu bungkus rokok berisi 1 poket sabu, dan 1 poket di dalam mouse komputer yang terletak di dalam kamar.

“Katanya dapat sabu dari seorang wanita,” jelas mengutip dari Polresbontang.com.

Sabu itu diambil dengan sistem jejak. Tersangka baru akan mendapat upah, setelah sabu tersebut laku terjual.

Sebelum menangkap wanita tersebut, polisi terlebih dulu meringkus pria berinisial ACP (21) Warga Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.

Dia ditangkap saat baru pulang mengantar EPS membesuk suaminya di Lapas Bontang. EPS merupakan tante tersangka ACP, yang juga pemasok sabu bagi MKA.

Dia ditangkap saat duduk di atas motor. Ditemukan 1 poket sabu seberat 0,53 gram di kantong celana sebelah kanan dan uang hasil penjualan sabu Rp 150 ribu.

“Sabunya ya dari tantenya, perempuan itu,” katanya.

Di hari yang sama polisi akhirnya berhasil menangkap wanita berinisial EPS (40) Warga Loktuan yang berdomisili di Kelurahan Satimpo, Bontang Selatan.

Saat digeledah ditemukan 5 poket sabu seberat 3,66 gram di dalam kamarnya. Beserta alat hisap, timbangan digital, dan sedotan runcing.

Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Editor: Yusva Alam

Pedagang Keluhkan Mahalnya Biaya Take Over Lapak di Pasar

0
Pedagang Keluhkan Mahalnya Biaya Take Over Lapak di Pasar
Ilustrasi lapak pasar. (ist)

BONTANG – Para pedagang di pasar tradisional mengeluhkan soal mahalnya biaya balik nama (take over) lapak di dalam pasar. Alhasil banyak pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryono beberapa waktu lalu. Dirinya kerap mendapat keluhan dari pedagang terkait take over lapak.

“Kata pedagang harga balik nama lapak kosong yang mau ditempati pedagang lain, biayanya terlalu tinggi. Sampai-sampai ada yang Rp 10 juta,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Disperindagkop-UKM Kota Bontang, Kamilan menjelaskan, bahwa lapak atau kios yang ada di pasar itu sifatnya adalah hak guna. Bukan atas nama pribadi sehingga tidak bisa diperjualbelikan, sesuai dengan regulasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang yang berlaku.

Adapun para pedagang yang bertempat di pasar seperti di Taman Rawa Indah hanya membayar retribusi sewa ruang sebulan sekali, dengan tarif sewa ruang berkisar Rp 6.750 – Rp 54.000 tergantung luas lapak pedagang.

“Tarif lapak-lapak di pasar itu sudah diatur sesuai Raperda,” terangnya.

Meski demikian Kamilan berjanji akan menindaklanjuti dan mengevaluasi persoalan tersebut, untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memperjualbelikan lapak tersebut.

“Saya tidak tahu kalau itu ada oknum. Makanya kami akan lihat dan evaluasi lagi. Kalau melanggar Perda akan segera kami tindaklanjuti,” tegasnya. (al/adv)