Beranda blog Halaman 757

Basri Dilengserkan dari PKB: Mau Bagaimana Lagi. Kita Terima Saja!

0
Basri Dilengserkan dari PKB: Mau Bagaimana Lagi. Kita Terima Saja!
Basri Rase, Wali Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencopot jabatan Basri Rase sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kota Bontang. Hal itu dikonfirmasi oleh Basri, Senin (10/6/24)

Basri mengaku tak ambil pusing dengan hal tersebut. Dirinya juga tidak merasa kecewa dengan belum diturunkannya surat pencopotan, namun sudah terdapat Pelaksana tugas (Plt) yang menggantikan, yakni Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Selamat Ari Wibowo.

“Sampai sekarang belum ada berkomunikasi dengan PKB, dan belum keluar juga SK pencopotan itu,” ujarnya.

Menurut Basri hal itu sudah biasa terjadi di dunia politik, adanya keputusan seperti itu. Ditambahkan, bahwa ia juga telah berkomunikasi dengan partai-partai lainnya, namun belum ada penegasan pada partai tertentu.

“Mau bagaimana kalau saya sudah dipecat seperti itu. Kita terima saja. Biar partai jadi urusan DPP. Politik memang seperti itu,” ucap Basri Rase.

Basri menambahkan, sampai saat ini masih intens membangun komunikasi dengan partai politik lain. Namun, belum ada sinyal bergabung dengan partai lain.

Hingga kini Basri mengonfirmasi masih memilih jalur independen untuk maju dalam Pilkada 2024.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pegolf Bakri Makmur Tutup Usia, Keluhkan Sesak Napas Sebelum Berpulang

0
Bakrie Makmur, saat menghadiri acara Turnamen Event Golf Media Kaltim. (Ist).

BONTANG – Pegolf senior asal Kota Bontang, Bakrie Makmur meninggal dunia, Minggu (9/6/6/2024) kemarin, akibat memiliki penyakit komplikasi.

Rafi Abdullah, putra almarhum Bakrie Makmur menceritakan kronologis almarhum sebelum tutup usia. Dijelaskannya, awal mula sang ayah masuk Rumah Sakit lantaran keluhan sesak nafas, Selasa (4/6/2024) lalu. Mengetahui hal tersebut, almarhum langsung dibawa ke RS Amalia untuk melakukan pemeriksaan.

“Jam 3 subuh mengeluh sesak nafas, dibawa ke IGD untuk pemberian oksigen dan segala macam. Sampai di ruang perawatan ternyata disuruh rujuk ke RSUD, karena hasil pemeriksaan dilihat ada gejala gagal ginjal,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin 10/6/2024).

Selanjutnya pada Selasa (4/6/2024) siang, almarhum langsung dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang. Melihat perkembangan almarhum dengan kondisi yang kurang stabil, kadang baik dan menurun, hingga akhirnya almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (6/6/2024) siang.

“Kendalanya di sesak nafas, karena kurang tidur bahkan sudah juga untuk tidur. Pas habis diperiksa baru diketahui semua penyakitnya, mulai gagal ginjal, gagal jantung, paru-paru dipenuhi dengan cairan, bahkan komplikasi,” jelasnya.

Almarhum dimakamkan di Pemakaman Muslim Tanjung Laut, Bontang, Minggu kemarin

“Untuk teman-teman, mohon doanya semua ya untuk bapak saya,” ungkapnya.

Diketahui sebelum masuk RS, almarhum masih melakukan aktivitas seperti biasanya. Almarhum juga memiliki riwayat diabetes, yang dimana mengharuskan kontrol setiap waktu ke RS Amalia. Almarhum mengalami sesak nafas sehabis terkena covid beberapa waktu lalu.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

BPBD Butuh Peremajaan Alat Penyelamatan, Begini Jawaban Pemkot

0
BPBD Butuh Peremajaan Alat Penyelamatan, Begini Jawaban Pemkot
BPBD saat melakukan persentasi kepada Pemkot Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang memberikan pemaparan terkait alat penyelamatan apa saja yang dimiliki Kota Bontang untuk siaga bencana, setelah apel kesiapsiagaan nasional, Senin (10/6/24) di Halaman DPMPTSP.

Diketahui bahwa BPBD masih memerlukan penambahan alat maupun pembaruan, seperti pembaharuan mobil tangki air, selang, serta pompa air. Karena kebakaran lahan yang rata-rata susah digapai, sehingga penambahan seperti itu kondisi darurat.

Selama ini alat-alat yang dimiliki BPBD adalah bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), namun karena penggunaan yang intens peningkatan alat harus dilakukan.

Wali Kota Bontang, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan inventarisasi terkait kebutuhan darurat yang diperlukan oleh BPBD.

“Nanti dilihat apa yang menjadi kebutuhannya dan kurangnya dimana,” jelas Aji.

Setelah melakukan inventarisasi dan mendapatkan hasilnya, kebutuhan-kebutuhan tersebut segera dipenuhi, tergantung kebutuhan, apakah harus menggunakan APBD atau meminta bantuan provinsi hingga ke pusat.

Ia juga telah membicarakan hal tersebut dengan BPBD, agar kemungkinan tahun ini dapat memenuhi alat keselamatan yang masih kurang.

Kepala BPBD, Usman menambahkan, bahwa BPBD sudah memiliki alat yang lengkap hanya saja masih perlu penyempurnaan.

“Semoga dalam waktu cepat yang urgent dapat segera ada,” jelasnya (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Peluncuran Aplikasi 4G TANJAK: Inovasi Pelayanan Publik yang Lebih Efisien

0
Peluncuran Aplikasi 4G TANJAK: Inovasi Pelayanan Publik yang Lebih Efisien
Peluncuran aplikasi 4G Tanjak di Rujab Wali Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Peluncuran Aplikasi 4G Penyajian Tagihan Pajak (TANJAK) diselenggarakan di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (10/6/24).

Peluncuran ini mempersembahkan terobosan inovatif baru, dalam pelayanan publik Pemerintah Kota Bontang dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Timur

Wali Kota Bontang, Basri Rase, menyampaikan pentingnya Aplikasi 4G TANJAK. Merupakan komitmen Pemkot Bontang dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, melalui inovasi teknologi yang lebih canggih dan efisien.

Aplikasi ini bukan hanya sebagai alat administrasi semata, tetapi juga menjadi simbol dari upaya bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya Aplikasi 4G TANJAK, diharapkan proses penyajian tagihan pajak akan menjadi lebih mudah, cepat, dan terpercaya, serta mampu meminimalisir kemungkinan kesalahan administrasi,” ujar Basri.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bontang, untuk mendukung dan memanfaatkan aplikasi ini sebaik-baiknya, karena keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Adapun harapannya, bahwa peluncuran Aplikasi 4G TANJAK ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam perjalanan menuju pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga mengajak kendaraan dengan plat luar daerah untuk membayarkan pajaknya di kota Bontang, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda, melalui Masudi, Kepala Bidang Pajak Bapenda Kaltim menyampaikan, aplikasi 4G TANJAK merupakan sebuah terobosan inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan tunggakan pajak.

Dengan langkah ini, Pemkot Bontang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menyediakan pelayanan publik yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui peluncuran Aplikasi 4G TANJAK ini. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Apel Kesiapsiagaan Nasional, Angka Bencana di Bontang Berkurang

0
Apel Kesiapsiagaan Nasional, Angka Bencana di Bontang Berkurang
Apel kesiapsiagaan nasional BPBD Bontang Senin (10/6/24) di Halaman DPMPTSP. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Apel kesiapsiagaan nasional dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang Senin (10/6/24) di Halaman DPMPTSP.

Upacara tersebut dalam rangka hari kesiapsiagaan nasional, selain melaksanakan upacara BPBD juga melaksanakan persentasi kepada Pemerintah Kota (pemkot) Bontang terkait alat keselamatan di Kota Bontang.

Wali Kota Bontang, melalui Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati selaku Pembina upacara mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang salah satunya yakni bertujuan untuk menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dengan membangun kolaborasi antara Pemerintah, TNI/ POLRI, Partisipasi Masyarakat, Perguruan tinggi, Dunia Usaha dan sebagai wujud kemitraan publik serta sektor swasta.

Hal ini merupakan perwujudan komitmen dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana secara pentahelix, dengan prinsip secara cepat dan tepat, prioritas, koordinasi dan keterpaduan, berdaya guna dan berhasil, transparansi dan akuntabilitas, kemitraan serta pemberdayaan secara non-diskriminatif.

“Sesuai visi dan misi Kota Bontang, mewujudkan Bontang Hebat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

Bencana yang terjadi di Kota Bontang pada Tahun 2022 sebanyak 73 kejadian, yang terdiri dari kebakaran hutan dan lahan, kebakaran pemukiman, banjir, angin puting beliung, laka laut dan beberapa jenis bencana lainnya. Di Tahun 2023 tercatat sebanyak 53 kejadian bencana.

Usman Kepala BPBD Bontang mengatakan, meskipun bencana di Kota Bontang berkurang, namun BPBD sendiri masih harus melengkapi beberapa alat keselamatan. Oleh sebab itu pihaknya melakukan persentasi kepada Pemkot Bontang.

“Ada peralatan yang rusak dan kurang, semoga bisa segera dilengkapi,” jelas Usman. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Bontang Tuan Rumah Aerobik Competition dan Zumba Party se-Kalimantan Timur 2024

0
Bontang Tuan Rumah Aerobik Competition dan Zumba Party se-Kalimantan Timur 2024
Pembukaan Aerobik Competition dan Zumba Party se-Kalimantan Timur 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kegiatan Bontang Open Aerobik Competition dan Zumba Party se-Kalimantan Timur 2024 resmi dibuka pagi ini di Gedung Ainia Rasyifa, Minggu (9/6/24).

Event tingkat provinsi ini menghadirkan 300 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Kutai Timur, Berau, Kutai Barat, dan tuan rumah Kota Bontang.

Mewakili Wali Kota, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, H. Lukman, membuka acara ini dengan menyampaikan harapannya, agar Bontang bisa menjadi kota sehat dengan warganya yang gemar berolahraga, termasuk aerobik dan zumba.

“Untuk menyambut Indonesia emas, semoga ke depan Bontang bisa menjadi rujukan kota sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan seperti ini, dalam memberikan energi positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap kompetisi ini bisa menjadi agenda rutin dan semakin meriah di masa mendatang.

Kepada para peserta, Lukman berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam kompetisi.

“Jadikanlah momen ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik, namun tetap dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan,” tambahnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menjalin silaturahmi antar pelaku olahraga dan meningkatkan prestasi Inorga ASIAFI di Kota Bontang dan Kalimantan Timur pada umumnya.

Kompetisi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak masyarakat, untuk aktif berolahraga dan hidup sehat, sejalan dengan visi Bontang sebagai kota sehat dan rujukan di masa depan.

“Diharapkan kualitas dan prestasi olahraga di Kalimantan Timur terus meningkat, membawa nama baik daerah di kancah nasional dan internasional,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang, Rafidah, menjelaskan, bahwa kompetisi ini terdiri dari tujuh kategori, yaitu Aerobik Pemula Umum, Instruktur Pemula, Instruktur Profesional, BL Umum, Mix Dance, AC Beregu, dan Zumba Party. Kompetisi ini menghadirkan juri-juri profesional dari Jakarta dan Provinsi Kaltim untuk menilai penampilan para peserta.

Rafidah mengatakan, digelarnya lomba ini diharapkan semakin menjalin silaturahmi antar pelaku olahraga, dan meningkatkan prestasi Inorga ASIAFI di Kota Bontang dan Kaltim pada umumnya bagi para pelaku aerobik dan Zumba. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kelurahan Satimpo Segera Bangun Perpustakaan Mini

0
Kelurahan Satimpo Segera Bangun Perpustakaan Mini
Maryono, Lurah Satimpo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kelurahan Satimpo berencana membangun Perpustakaan Mini di tahun 2024, yang berlokasi di lahan Depan Masjid Al-Falah, Kelurahan Satimpo, Bontang Utara.

Lurah Satimpo, Maryono menjelaskan, pihaknya akan membangun perpustakaan dan taman baca, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2024. Akan melakukan pengisian perpustakaan tersebut di tahun 2025.

“Nanti namanya perpustakaannya Karawiyata, dari Bahasa Sansekerta, artinya tempat belajar,” ujarnya saat diwawancarai, Jum’at (7/6/24).

Ia menjelaskan, kini Satimpo baru memiliki Pojok Baca, dengan kurang lebih 600 koleksi buku. Namun, Maryono menginginkan tempat tersendiri, yang nantinya akan dibuka untuk umum.

Ia menjelaskan, di depan perpustakaan akan disediakan tempat baca outdoor, gazebo dan taman sederhana. Menurutnya, perpustakaan tersebut diperuntukkan untuk semua usia dan kalangan.

Nantinya, buku-buku untuk perpustakaan baru disediakan dari pihak Satimpo sendiri. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang juga akan berkontribusi untuk menyediakan buku, dengan cara Program Silang Layan.

Artinya, DPK meminjamkan buku kepada perpustakaan tersebut selama 2 hingga 3 bulan, setelah itu akan di rolling buat ganti dengan buku lain sehingga lebih bervariasi.

Diharapkan perpustakaan tersebut akan sejalan dengan makna dari Karawiyata.Tak kenal umur ataupun jenis pekerjaan, perpustakaan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kelurahan Satimpo.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Golfer Senior Bontang Bakrie Makmur Tutup Usia

0
Golfer Senior Bontang Bakrie Makmur Tutup Usia
Bakrie Makmur semasa hidup. (Ist)

BONTANG – Golfer Senior Bontang, Bakrie Makmur tutup usia, Minggu (9/6/2024). Almarhum Bakrie diketahui memiliki komplikasi penyakit sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Informasi meninggalnya almarhum diterima media ini dari chat grup Whatsapp. Sang anak, Rafi Abdullah mengabarkan jika bahwa ayahnya telah meninggal dunia.

Dikatakan Rafi, sang ayah meninggal akibat komplikasi penyakit. Almarhum mengalami gagal ginjal, gagal jantung, hingga paru-parunya dipenuhi dengan banyaknya cairan.

“Saya Rafi anak dari Pak Bakrie, mohon doanya bahwa Pak Bakrie sudah berpulang ke rahmatullah. Minta doanya pak buat bapak saya, pak Bakrie Makmur Bin Makmur,” ucapnya.

“Untuk teman-teman semuanya, tolong doanya ya buat bapak saya,” imbuhnya memohon doa untuk ayahanda.

Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisiNYA dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Diketahui semasa hidup, almarhum adalah Golfer Senior yang telah mengharumkan Kota Bontang, di tingkat kota, provinsi, hingga kancah nasional, bahkan hingga tingkat Asia.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pelepasan Siswa-Siswi di SDN 003 Bontang Selatan, Bahauddin: Jangan Berhenti Mengejar Cita-cita

0
Pelepasan Siswa-Siswi di SDN 003 Bontang Selatan, Bahauddin: Jangan Berhenti Mengejar Cita-cita
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Bontang, Bahauddin. (Ist)

BONTANG – SD Negeri 003 Bontang Selatan menggelar kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas VI, yang berlangsung di Aula Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Minggu (9/6/2024).

Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Bontang, Bahauddin menyampaikan ucapan selamat kepada siswa-siswi atas penyelesaiannya di bangku SD Negeri 003 Bontang Selatan. Dirinya ingin seluruh anak-anak nantinya bisa lanjut ke jenjang berikutnya, hingga bisa meraih keberhasilan.

“Perlu kalian ketahui, perjalanan kalian tidak berhenti di sini. Kejarlah cita-cita kalian, belajar dengan tekun, hingga keberhasilan itu didapatkan,” ucapnya.

Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada para bapak ibu guru, atas kerja keras dan dukungan yang selama ini diberikan ke siswa-siswi. Keberhasilan anak-anak adalah hasil dari kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan keluarga.

“Keberhasilan tentunya tidak lepas dari usaha dan bimbingan guru, serta dukungan penuh dari orang tua,” jelasnya.

Bahauddin berharap untuk anak-anak terus bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, hingga menjadi orang sukses, dan mampu meraih segala impian yang di punya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Perpisahan SDN 002 BU, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Jasa Guru

0
Perpisahan SDN 002 BU, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Jasa Guru
Pemkot Hadiri perpisahan SDN 002 BU. (ist)

BONTANG – Perpisahan siswa kelas VI SDN 002 Bontang Utara digelar di Lamin Mangrove Salebba, Minggu (9/6/24).

Wali Kota Bontang, melalui Asisten bidang Ekonomi Pembangunan, H. Lukman, menyampaikan pesan penting, agar para siswa selalu mengingat jasa besar para guru, karena atas jasa merekalah para siswa dapat mendapatkan ilmu yang baik.

“Karena jasa gurulah kita bisa memiliki ilmu pengetahuan. Jadi, kalian harus senantiasa ingat dan hormat kepada bapak ibu guru,” jelasnya.

Lukman juga menegaskan peran penting para guru dalam membentuk masa depan generasi muda, bahwa para orang tua dan guru harus mendampingi anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan ketulusan.

Ia juga menegaskan, bahwa peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya memajukan sektor pendidikan dasar dan menengah.

“Ketika sudah baik dasarnya, niscaya di pendidikan lanjut juga akan lebih baik,” pungkasnya.

Kepala Sekolah SDN 002, Judiansyah, turut memberikan pesan motivasi kepada para siswa untuk terus meraih prestasi dan menggapai cita-cita setinggi langit.

“Raihlah prestasi, gapai cita-cita setinggi langit,” pesannya.

Diharapkan, pesan dan harapan yang disampaikan dalam acara ini, dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus mendukung dan memajukan pendidikan di Bontang, serta membangun generasi yang berilmu, berkarakter, dan berbudi pekerti luhur. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam