Beranda blog Halaman 781

Wawali Buka Pelatihan Kerja Disnaker, Diikuti 632 Peserta Libatkan 18 LPK

0
Wawali Buka Pelatihan Kerja Disnaker, Diikuti 632 Peserta Libatkan 18 LPK
Kegiatan pelatihan kerja Disnaker dibuka Wawali Najirah. (ist)

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang membuka pelatihan kerja berdasarkan unit kompetensi Senin (22/4/24) di Auditorium 3 Dimensi.

Sebanyak 29 unit pelatihan kerja berdasarkan unit kompetensi dengan total 632 peserta, yang melibatkan 18 LPK di Bontang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Najirah.

Najirah mengatakan, bahwa pembangunan suatu daerah bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Besarnya kebutuhan dunia kerja akan tenaga kerja yang terdidik, memiliki kompetensi, dan mampu mengimbangi kemajuan teknologi, maka salah satu faktor penting yang tidak dapat diabaikan adalah menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bersifat profesionalisme.

Permasalahan ketenagakerjaan bukan persoalan pemerintah daerah semata, sebagaimana pemberitaan di media, bahwa di negara-negara maju juga mengalami permasalahan tenaga kerja atau pengangguran yang disebabkan karena tingginya masyarakat tergantung pada ketersediaan lapangan kerja.

“Untuk itu, kita harus segera merubah pola demikian, masyarakat kita harus bergegas untuk merubah dirinya menjadi tenaga kerja yang handal dan mandiri. Insyaallah pemerintah daerah akan memfasilitasi dengan pemberian pelatihan, seperti yang sedang dilakukan sekarang ini,” ujarnya.

Kepala Disnaker Bontang, Abdu Safa Muha dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini berlangsung paling lama sebulan penuh. DIharapkan peserta mampu mengikuti pelatihan dengan baik sampai akhir, karena yang dilatih ini merupakan standarisasi kompetensi dari BNSP.

“Disnaker tidak ingin hanya melatih orang agar bisa bekerja di perusahaan, namun melatih masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja yang baru,” jelasnya dalam sambutan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Tampil Beda, Irfan Kembalikan Formulir Bacalon Wawali Bontang Naik Angkot

0
Tampil Beda, Irfan Kembalikan Formulir Bacalon Wawali Bontang Naik Angkot
Irfan bersama tim kembalikan formulir bacalon wawali Kota Bontang menggunakan angkot. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan mengembalikan formulir di Sekretariat Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Bontang, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Uniknya, Irfan datang bersama para rombongan menggunakan transportasi Angkutan Kota (Angkot), yang dimana diiringi sebanyak 50 angkot se-Kota Bontang.

Irfan menjelaskan, tidak pernah menyangka jika partisipasi dari komunitas angkot di Bontang akan mengantarkan dirinya, bahkan menemani mengantarkan pendaftaran untuk maju di Pilkada 2024.

“Alhamdulillah, saya tidak pernah menyangka ada kejutan dari komunitas angkot yang bersedia mengantarkan kami untuk mempersembahkan diri maju sebagai calon Wakil Wali Kota,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (22/4/2024).

Dirinya menyatakan, jika komunitas angkot sendirilah yang menawarkan untuk mengantar serta mendampingi, bahkan dari pihaknya pun tidak ada meminta, jadi ini juga adalah bukti rasa simpati komunitas angkot terhadap tim.

“Dengan di sini banyaknya angkot, ini adalah salah satu bukti bahwa kita peduli terhadap kaum menengah ke bawah. Bahwa angkot adalah transportasi sejuta umat. Perlakuan itu membuat saya terharu,” paparnya.

Irfan berharap nantinya saat pergantian wali kota dan wakil wali kota ada perubahan yang lebih baik lagi daripada yang sekarang, ataupun dari yang kemarin-kemarin. Bukan berarti yang lalu itu tidak baik, akan tapi minimal ada yang lebih baik lagi nantinya.

“Dan juga minimal membawa harapan baru, ada wajah baru yang ikut di dalam Pilkada untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang mendatang. Sehingga dengan harapan bisa saling bersinergi dari Partai Golkar dan PDIP yang mana menurut masing penilaian yang terbaik,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pengetap di SPBU KM 8 Diamankan Polisi, Sehari Bolak Balik 3 Kali Ngisi BBM

0
Pengetap di SPBU KM 8 Diamankan Polisi, Sehari Bolak Balik 3 Kali Ngisi BBM
Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang. (Dok).

BONTANG – Polres Bontang berhasil mengamankan seorang pria berinisial Pa (39), pelaku pengetapan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU KM 8, Bontang, Sabtu (20/4/2024), sekitar pukul 23.00 Wita.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto menjelaskan, pada awalnya anggota II Tipidter Satreskrim Polres Bontang sedang melakukan patroli, kemudian mencurigai satu mobil yang sedang mengisi BBM, dari SPBU KM 8 sebanyak tiga kali pengisian dalam sehari.

Sehingga anggota langsung melakukan pembuntutan terhadap mobil tersebut, sampai di Jalan Urip Sumoharjo, RT.12, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

“Kami langsung melakukan pemberhentian saat pelaku tengah melakukan aksi pengetapan menggunakan mobil yang berisikan jerigen,” ucapnya.

Barang bukti yang telah diamankan meliputi satu unit mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi KT 1224 DW, tiga buah jerigen berkapasitas 5 liter berisi Pertalite, sembilan buah jerigen berkapasitas 20 liter berisi Pertalite, satu selang panjang berukuran 1 meter, satu baskom, satu corong, satu gayung, satu barcode Pertamina, dan satu handphone merek Oppo.

Hingga saat ini, polisi masih akan mendalami kasus tersebut. Bahkan pelaku dan barang bukti telah berada di Mapolres Bontang.

Tersangka dikenakan pasal 40 angka 9 UU RI nomor 6 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atas perubahan ketentuan Pasal 55 UU RI nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Diduga Selewengkan BBM Subsidi, Polisi Amankan Warga Bontang Lestari

0
Barang bukti yang diamankan. (Istimewa/Yahya/MK)

BONTANG – Polres Bontang melalui unit II Tipidter Satreskrim Polres Bontang mengamankan seorang laki-laki inisial P yang diduga menyelewengkan BBM bersubsidi.

Pelaku P diamankan pada Sabtu (20/4/2024) pukul 23.00 Wita di Jalan Urip Sumoharjo RT 12 Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, Iptu Hari Supranoto menjelaskan saat anggota unit II Tipidter Satreskrim Poles Bontang sedang melaksanakan patroli, tim kemudian mencurigai satu unit kendaraan roda empat yang melakukan pengisian BBM dari SPBU KM 8 sebanyak tiga kali pengisian dalam sehari. Setelah itu anggota unit II Tipidter melakukan pembuntutan terhadap mobil tersebut sampai di jalan Urip Sumoharjo Bontang Lestari.

“Anggota tim memberhentikan mobil dan didapatkan terduga pelaku membawa 8 buah jeriken kapasitas 20 liter yang dicurigai berisi BBM jenis Pertalite,” ungkapnya.

Selanjutnya, Hari mengatakan atas temuan itu, tim kemudian mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polres Bontang untuk dimintai keterangan dan penyidikan.

“Mengamankan pelaku dan barang bukti ke Poles Bontang berupa tiga buah jeriken berkapasitas lima Liter berisi pertalite dan sembilan buah jeriken berkapasitas 20 liter berisi Pertalite dan barang bukti lainnya,” terangnya.

Lanjut Hari, terduga pelaku disangkakan pasal 55 undang-undang RI nomor 22 tahun 2001 tentang Migas yang telah diubah ketentuannya pada pasal 40 angka 9 undang-undang RI nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja. “Terduga dikenakan undang-undang Migas,” jelasnya.

Penulis: Yahya Y
Editor: Nicha R

Agus Suhadi Serahkan Formulir Bacalon Wakil Wali Kota ke Golkar

0
Agus Suhadi Serahkan Formulir Bacalon Wakil Wali Kota ke Golkar
Penyerahan formulir Agus Suhadi kepada Partai Golkar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Agus Suhadi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil wali kota ke Partai Golkar, Minggu (21/4/24).

Ia merupakan orang keempat yang mengembalikan formulir dari 10 calon yang sudah mengambil formulir. Agus Suhadi juga diantar langsung lengkap mulai dari Ketua DPC PDIP Bontang hingga anggota partai tersebut.

Ketua DPC PDIP Bontang, Maming mengatakan, bahwa semua kader yang berasal dari PDIP Bontang boleh mendaftar kemana saja mulai dari Internal partai atau bukan.

“Tentu kami mendukung semua calon peserta untuk bisa maju di partai manapun, yang penting ke PDIP dulu,” jelasnya.

Muslimin selaku ketua tim penjaringan Partai Golkar menjelaskan, bahwa Senin (22/4/24) merupakan hari terakhir penerimaan formulir. Sementara calon yang mengembalikan formulir barulah Bakhtiar Wakkang, Ridwan, Nasrullah, dan Agus Suhadi.

Tidak ada perpanjangan hari yang diberikan dari Golkar, mereka telah mengikuti ketetapan yang diberlakukan dari provinsi.

“Kalau memang ada yang tidak mengumpulkan, berarti tidak siap, gitu saja,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Gelar Perayaan Hari Kartini, Ajak Komunitas Perempuan Turut Merayakan

0
Pemkot Gelar Perayaan Hari Kartini, Ajak Komunitas Perempuan Turut Merayakan
Kegiatan Peringatan Hari Kartini oleh DPPKB. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) mengadakan peringatan Hari Kartini, Minggu (21/4/24) bersama dengan seluruh komunitas perempuan di Kota Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengucapkan selamat Hari Kartini untuk seluruh wanita hebat, khususnya para wanita yang ada di Kota Bontang. Wanita Indonesia, termasuk wanita Kota Bontang yang merupakan penerus Kartini.

Langkah Kartini merintis jalan kesetaraan, telah memberi waktu bagi kaumnya, guna menyongsong abad ke-21, terbukti buah pikirannya melampaui zamannya, sehingga memungkinkan generasi wanita yang kemudian mengaktualisasikan jati diri, dan memberikan yang terbaik bagi keluarga, nusa dan bangsa.

Seiring jeritan hati-nurani ‘sang ibu,’ keresahannya dituangkan lewat surat-surat yang dibukukan dalam ‘habis gelap terbitlah terang’. Beliau juga bertindak nyata dengan mendirikan sekolah, agar perempuan tidak buta aksara, dan memiliki keterampilan demi masa depan.

Sampai dengan saat ini, perjuangan tersebut masihlah teramat panjang. Jutaan perempuan karir dan pekerja masih belum merasakan tercapainya kesetaraan dan kesempatan.

Menghadapi fenomena ini, jelas diperlukan edukasi dan pemberdayaan terus-menerus, agar peran domestik dan peran publik perempuan dapat semakin dimengerti dan dihayati.

Diperlukan pencerahan dan pemberdayaan terus-menerus, agar peran publik domestik dan sosial dapat dihayati sebagai peran bersama lelaki.

“Mari kita mendoakan semoga dilimpahkan taufiq serta hidayah bagi perempuan Indonesia, khususnya para penerus Kartini Kota Bontang, agar selalu berada di jalan lurus-nya, melajutkan jalan yang telah dirintis oleh R.A Kartini,” ujarnya saat sambutan di Auditorium 3 Dimensi.

Eddy Forestwanto, Kepala Dinas DPPKB mengatakan, bahwa sebagai dinas yang terkait dengan perempuan Kota Bontang, ia ingin mengadakan kegiatan tersebut untuk terus mengenang sosok pahlawan R.A Kartini.

“Dimana mana perempuan memiliki peran besar dalam kehidupan, oleh sebab itu kita wajib berdayakan,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Awal Mei Sigit Alfian Ajukan Pengunduran Diri ASN, Mantapkan Diri di Pilkada

0
Awal Mei Sigit Alfian Ajukan Pengunduran Diri ASN, Mantapkan Diri di Pilkada
Sigit Alfian. (Dok).

BONTANG – Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang, Sigit Alfian menyatakan akan mundur dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dirinya telah bersiap untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Ia menjelaskan, akan mengajukan pensiun dari ASN per tanggal 1 Mei, dan langsung menyerahkan pengunduran diri ke Wali Kota Bontang.

Usai mengurus pengunduran diri, baru dirinya bisa melakukan pendaftaran untuk maju ke Pilkada. Bahkan untuk sekarang pun dirinya telah memenuhi syarat administrasi.

“Nantinya ada dua jalur, kalau lewat jalur independen kita akan mempersiapkan struktur, bahkan jalur politik adalah alternatif kedua. Kita akan bergerak bersama, semoga semua berjalan lancar,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (21/4/2024).

Untuk konsep yang telah dipersiapkan nantinya maju di Pilkada, Sigit mengusung konsep kota pancasila. Karena dirinya telah paham untuk membangun Kota Bontang dengan perdamaian yang berkaitan pancasila. Mewujudkan sebagai kota pancasila dalam segala urusan perdamaian, kemakmuran, keadilan, dan juga keharmonisan adalah prioritas.

“Pertama saya paham dengan kondisi politik anggaran maupun APBD yang ada, tidak perlu lagi saya belajar terkait itu. Kedua termasuk di partai politik sendiri meminta agar saya mencalonkan diri, berarti saya termasuk perlu diperhitungkan,” paparnya.

Menurutnya, ada sejumlah partai yang membuka peluang untuk bergabung, di antaranya Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasdem, dan juga Demokrat.

“Saya mendaftarkan diri ke partai yang membuka untuk Bontang 01, dan untuk pasangan masih sangat dinamis untuk saat ini, karena waktunya masih panjang,” tegasnya.

Sigit sangat berharap terkait dengan Pilkada nantinya, dirinya yang diminta bukan meminta, telah menjadi penguat tekad dan niat untuk maju. Sama-sama saling mensukseskan sosok baru untuk Bontang, sehingga nantinya apa yang masyarakat sampaikan menjadi visi dan misi untuk memajukan Bontang.

“Saya siap 100 persen, bahkan saya siap kalah. Jika pun saya kalah itu sudah takdir. Karena ini bukan sebuah permusuhan, ini adalah sebuah pertandingan jadi tidak ada saling menjatuhkan karena kita sesama anak bangsa,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Peringati Hari Kartini, Wawali Ingin Semua Perempuan Merdeka

0
Peringati Hari Kartini, Wawali Ingin Semua Perempuan Merdeka
Wakil Walikota Bontang, Najirah saat memperingati Hari Kartini. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota (wawali) Bontang, Najirah ikut merayakan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. Menurutnya, semua perempuan harus merdeka.

Dalam perayaannya biasanya wanita-wanita Indonesia menggunakan kebaya yang mana pakaian tersebut melambangkan wanita Indonesia seperti sosok R.A Kartini, tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan wanita.

Najirah ingin semua wanita bisa merasakan kemerdekaan, dengan mendapatkan pendidikan serta perlakuan yang baik dan diberi kesempatan yang sama dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosok Kartini dalam kehidupan sehari-hari harus bisa berbuat banyak dan bermanfaat bagi bangsa, terutama untuk sekitarnya,” ujarnya saat ditemui di Auditorium 3 Dimensi.

Perempuan diyakini dapat memajukan bangsa dengan mendampingi anak, suami, keluarga maupun teman-teman dengan memberikan pemahaman, pendidikan layak kepada anak, dan menuntun keluarga menjadi lebih baik.

“Peran wanita tentu sangat penting, oleh sebab itu diharapkan dengan peringatan Hari Kartini ini setiap wanita bisa mendapatkan hak-haknnya dalam kehidupan,” tuturnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Sosper Kadir Tappa, Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Dukung Pembangunan Negara

0
Sosper Kadir Tappa, Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Dukung Pembangunan Negara
Suasana Sosper Abdul Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 terkait penyelengaraan pembangunan ketahanan keluarga dilaksanakan di Hotel Andika, Minggu (21/4/24) oleh Abdul Kadir Tappa, Anggota DPRD Provinsi Kaltim di Hotel Andika.

Kadir Tappa menjelaskan, bahwa apapun yang dalam keluarga harus bisa dilawan bersama. Karena ketahanan keluarga cukup penting untuk ketahanan nasional. Penting kepada masyarakat Bontang bahwa perda kedua ini dapat menjadi alat untuk merubah keluarga menjadi lebih baik.

Ketahanan keluarga harus dimulai sebelum pembentukan keluarga. Contoh kecilnya adalah suami yang merokok, padahal uang rokok dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Kadir Tappa juga menegaskan, bahwa dengan peran keluarga dalam membangun negara sangat penting.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, yang pertama adalah Siti Muhtadah, Analisis Ketahanan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.

Latar belakang perda tersebut adalah UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pasal 47 mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga untuk mendukung keluarga agar dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal.

Siti menambahkan, bahwa karakter seseorang penting sebagai pertahanan awal keluarga hingga ke negara, oleh sebab itu setinggi apapun jabatan kalau sifat tidak baik, bisa jadi nol besar.

“Karakter itu melekat, oleh sebab itu peran keluarga penting dalam mendidik, karena karakter dapat mempengaruhi banyak hal,” jelasnya.

Adapun pendekatan secara keagamaan oleh Zakaria Rahman, Pimpinan Ponpes Tahfiz Qur’an Taman Firdaus menjelaskan, bahwa ketahanan yang dimulai dari keluarga harus berlandaskan agama yang kuat.

“InsyaAllah kalau agama kuat karakter keluarga pun terjamin,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia menyarankan untuk memberikan pendidikan kepada anak ke sekolah-sekolah yang berkualitas seperti pondok pesantren. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Asosiasi Travel Bontang Layangkan Gugatan Hukum Akun Medsos Bontang.ku, Ini Penyebabnya!

0
Asosiasi Travel Bontang Layangkan Gugatan Hukum Akun Medsos Bontang.ku, Ini Penyebabnya!
Anggota ATB saat mengajukan gugatan hukum ke Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Asosiasi Travel Bontang (ATB) Bersatu melakukan gugatan hukum yang ditujukan kepada akun media sosial Instagram, Bontang.ku. Tentang Undang-Undang ITE, terkait pencemaran nama baik ke Polres Bontang, Jumat (19/04/2024).

Hal itu berawal dari salah satu postingan Bontang.ku, yang memposting ulang keluhan pelanggan travel di Bontang, dan dianggap ATB mencemarkan nama baik seluruh travel di Kota Taman hingga menyebabkan sepi pelanggan, akibat krisis kepercayaan.

Dewan Pengawas ATB Ucok mengatakan, postingan keluhan salah satu pengguna travel bernama Sabrina yang diunggah di media sosial X (twitter), belum jelas duduk perkaranya dan belum jelas siapa oknum yang dimaksud.

“Semestinya dari pihak Bontang.ku klarifikasi atau berimbang dalam memposting sesuatu, jangan asal unggah ulang dan menggoreng pemberitaan yang belum jelas,” ujar Ucok.

Menurutnya, hal yang dilakukan oleh akun Bontang.ku merupakan tindakan yang tidak profesional. Sebab, tidak mengedepankan asas kebenaran informasi yang jelas dan terpercaya.

“Jangan hanya mengincar jumlah pembaca yang tinggi tapi tidak memikirkan dampaknya,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, akibat postingan tersebut, menyebabkan mata pencarian para sopir travel di Bontang menurun.

“Sekarang masih terhitung arus balik, biasanya masih banyak pelanggan yang bisa kami serap pada momen ini, tapi ini sepi. Banyak yang menganggur,” kata dia.

Pihak ATB pun sebelumnya telah mencoba menghubungi pihak Bontang.ku, guna melakukan klarifikasi dan meluruskan permasalahan tersebut bersama dengan pemilik video, Sabrina.

Akan tetapi, mereka merasa media sosial dengan pengikut 95,7 ribu tersebut, tidak kooperatif dan tidak terbuka untuk sama-sama mencari jalan tengah demi mengembalikan nama baik dari travel di Bontang.

“Maka dari itu, kita lewat jalur hukum agar segera dapat solusi terbaik bagi ATB, pihak Bontang.ku, dan juga pelanggan travel,” imbuhnya.

Terkait tarif travel yang dikeluhkan oleh salah satu pelanggan tersebut kata Ucok, penetapannya telah diatur oleh asosiasi. Baik harga pada hari biasa, maupun arus mudik dan arus balik.

“Semua itu sudah ditentukan, untuk menjaga persaingan bisnis tidak boleh lebih mahal ataupun lebih murah,” katanya.

Maka dari itu, jika memang ada kesalahan dari anggota ATB yang tidak mengikuti peraturan yang berlaku, Ucok mengaku pihaknya siap untuk meminta maaf dan mengganti kerugian pelanggan.

“Akan kita perbaiki dan tingkatkan pelayanan kepada pelanggan,” tuturnya.

Akan tetapi, ia tetap berharap pihak Bontang.ku tetap memberikan klarifikasi guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap travel di Kota Taman.

“Kita sama-sama duduk bersama di penegak hukum untuk mediasi dan saling intropeksi kesalahan, juga mencari jalan tengah,” harap Ucok.

Sementara itu, salah satu admin media sosial Bontang.ku Olifiansyah mengaku, dirinya sebelumnya telah berkomunikasi dengan pihak ATB. Juga mendengar keluhan dari pihak asosiasi. Akan tetapi, terkait postingan yang ia unggah itu menurutnya tidak ada kekeliruan.

“Karna sudah saya kasih keterangan kalau tidak semua travel di Bontang itu curang,” ujar Olif.

Tujuan ia memposting cuitan tersebut ialah agar tidak ada lagi keluhan seperti yang dirasakan oleh pelanggan travel seperti yang ditulis oleh Sabrina. “Sudah dapat izin juga dari Sabrina,” katanya.

Terkait tuntutan yang ditujukan kepada pihaknya, saat ini ia akan menunggu surat pemanggilan dari pihak kepolisian. “Sementara ini saya tunggu surat panggilan untuk melakukan mediasi,” pungkasnya.

Disisi lain, ketika diminta tanggapan terkait masalah ini, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang Rachman Wahid mengatakan, masyarakat harus bisa memilah, mana media sosial, mana media massa. Walaupun keduanya bisa menjadi sumber informasi, tetapi terdapat perbedaan antara produk jurnalistik dan media sosial yang signifikan.

Media massa berisi berita dan informasi hasil liputan atau riset yang dibuat oleh wartawan. Dan dalam bekerja, wartawan selalu berpedoman dengan Kode Etik Jurnalistik.

“Sementara itu, media sosial berisi informasi apa pun, mulai dari edukatif hingga konten yang bersifat hiburan. Jadi jangan disamaratakan,” ujarnya.

Dalam menyusun dan menerbitkan berita, wartawan pun memakai landasan moral dan mutlak menaati Kode Etik Jurnalistik. Karena, lanjutnya, Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik sudah menyebutkan, Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang (cover both side), dan tidak beritikad buruk.

Cover both side tersebut, kata Rachman, dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan netral. Sehingga nantinya masyarakat dapat memaknai informasi tersebut secara pribadi, tanpa adanya hasutan dari pihak media ataupun pihak lain yang tidak memiliki keakuratan informasi.

“Sebenarnya, prinsip cover both side ini tak hanya berlaku untuk jurnalis, tapi juga dapat diterapkan pada pengguna media sosial seperti Facebook, Tiktok, Instagram dan media lainnya. Jangan asal mengunggah ulang sebuah informasi yang akhirnya tidak berimbang dan menggiring opini negatif terhadap siapapun termasuk jurnalis,” katanya.

Sebagai informasi, salah satu pelanggan travel dengan nama pengguna Sabrina mengeluhkan penarikan tarif dari travel Bontang, yang ia anggap sering melakukan kecurangan. Hal itu ia ungkap di media sosial X miliknya.

“Travel mobil Bontang tuh (banyak) yang nggak jujur. Kita pesan awal, dia bilang harga fix sekian. Udah inc tol. Tapi nanti kalau sudah sampai tujuan, minta tambah 50-100 ribu perorang, alesannya macam-macam lagi. Seumur-umur naik travel, travel Bontang aja yang banyak begitu,” tulis sabrina dalam postingannya (15/04/2024).

Sementara postingan ulang di media sosial Instagram Bontang.ku, sudah dihapus. (*)

Editor: Yusva Alam