Beranda blog Halaman 799

Lalin Normal, Truk Pengangkut Alat Berat di Jembatan Kilo 5 Sudah Melintas

0
Lalin Normal, Truk Pengangkut Alat Berat di Jembatan Kilo 5 Sudah Melintas
Kondisi unit truk pengangkut alat berat setelah berhasil melewati Jembatan Kilometer 5. (ist)

BONTANG – Kondisi kemacetan yang terjadi di sekitar area Jembatan Kilometer 5 Jalan Poros Bontang – Samarinda, Rabu (15/3/2023) sore tadi sudah kembali normal. Unit truk pembawa alat berat yang kandas sudah berhasil melewati jembatan.

Dikatakan Kapolsek Teluk Pandan, Ipda Rinto Christianto Simanjuntak melalui Aipda Puryoso, Anggota Satlantas Polsek Teluk Pandan, unit truk yang membawa alat berat itu memang yang menjadi penyebab kemacetan. Namun kejadian tersebut hanya sebentar saja.

Dijelaskan kronologis kejadian, unit truk itu dari arah Balikpapan menuju Sangatta akan melintasi Jembatan kilometer 5 sekira pukul 17.30 Wita. Namun saat akan melintas, bodi depan unit truk nyangkut di jembatan, sehingga kesulitan untuk melintas.

Tidak lama berselang, unit truk itu dibantu oleh unit truk yang lain. Ditarik dari belakang agar bisa mundur terlebih dahulu. Lalu setelah menyesuaikan posisi yang tepat, unit truk melintas dengan aman.

“Itu kejadian cuma sebentar, paling hanya 10 menitan,” ujar Aipda Puryoso.

Saking cepatnya kejadian, pihak Polsek Teluk Pandan saat mendapat info lalu bergerak menuju TKP, belum sampai tujuan truk sudah selesai melintas.

“Kami baru aja sampai di Simpang 3 Bontang – Sangatta, truk sudah bisa lewat,” ungkapnya.

Saat ini dikatakannya, kondisi lalu lintas di sekitar area jembatan sudah normal kembali. Kendaraan sudah bisa lalu lalang dengan lancar. (al)

PKK Bantu Tekan Kasus Narkoba dengan Banyak Sosialisasi

0
PKK Bantu Tekan Kasus Narkoba dengan Banyak Sosialisasi
Dian Arie Sushanty, Anggota Pokja 4 PKK Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi salah satu organisasi yang berperan penting dalam keberhasilan terwujudnya keluarga yang sehat, salah satunya terbebas dari bahaya narkoba.

Dian Arie Sushanty, Anggota Pokja 4 PKK Kota Bontang turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan dan pembinaan kota/kabupaten tanggap ancaman narkoba, Rabu (15/3/23).

Dian mengatakan, dengan adanya rakor tersebut, masyarakat akan selalu diingatkan kembali bahwa narkoba itu ada di sekeliling kita.  Jadi seluruh masyarakat dan lembaga baiknya mengambil peran yang pasti dalam pemberantasannya.

Dian juga menceritakan, saat ia mengunjungi tahanan di lembaga pemasyarakatan (lapas) di Bontang, mayoritas diisi oleh orang yang terjerat narkoba.

“Dari sekitar seribu lebih penghuni lapas, ternyata mayoritas mereka yang tidak jauh dari narkoba,” jelasnya saat ditemui awak media di Hotel Bintang Sintuk.

Lebih lanjut dijelaskan, narkoba tidak hanya sering disalah gunakan oleh anak muda. Tetapi, ibu rumah tangga, pegawai, dan masih banyak lagi, baik sebagai pemakai maupun pengedar.

Ia berharap rakor yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), dapat ditindaklanjuti dengan hal-hal yang lebih teknis untuk di lapangan. Minimal di lingkungan terdekat, yaitu lingkungan keluarga.

“Jadi tidak hanya sosialisasi, dari sosialisasi narkoba dilaksanakan gerakan nyata juga,” harapnya.

Dalam memberikan pelajaran mengenai narkoba, kontribusi PKK dalam hal ini berperan penting, seperti memberikan sosialisasi dalam banyak pertemuan.

“Beberapa tahun ini memang gencar stunting, tapi kita iringi juga terkait narkoba, jadi masyarakat tetap memperhatikan sekitar, jika ada mencurigakan dilaporkan,” pungkasnya. (sya)

Badak LNG Gelar Sertifikasi Scaffolder Warga Bufferzone

0
Badak LNG Gelar Sertifikasi Scaffolder Warga Bufferzone
Irfan Hidayat, Pjs Senior Manager Corcom & GS dan Camat Bontang Selatan, Kamsal beserta seluruh peserta pelatihan berfoto bersama. (Yusva Alam/Mediakaltim.com)

BONTANG – PT Badak NGL kembali mengadakan sertifikasi teknisi scaffolding untuk internal dan warga bufferzone, Rabu (15/3/2023) di Gedung Multi Purpose Building (MPB).

Irfan Hidayat, Pjs Senior Manager Corcom & GS dalam sambutannya menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bukti dari program-program CSR Badak LNG yang berkelanjutan. Sertifikasi scaffolding sebelumnya sudah pernah diselenggarakan oleh Badak LNG dan tahun ini kembali diadakan.

“Pasca lebaran nanti kami juga berencana mengadakan kembali khusus untuk masyarakat bufferzone,” ujar Irfan.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 40 peserta yang terbagi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari 20 peserta yang berasal dari internal Badak LNG, dan kelompok kedua yang terdiri dari 20 peserta dari warga bufferzone.

“Tak hanya pelatihan juga sertifikasi. Agar skillnya dapat dipakai baik di dalam kota maupun hingga tingkat nasional,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini kebutuhan scaffolder sangat banyak. Di internal Badak LNG saja banyak dibutuhkan untuk kegiatan rutin perusahaan. Ditambah lagi dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Karenanya Badak LNG ikut mendukung program Pemkot Bontang dalam penyiapan tenaga kerja berkompeten.

“Kami ingin berkontribusi siapkan warga Bontang untuk memiliki skill yang mumpuni, guna mendukung IKN dan kebutuhan dalam kota Bontang,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bontang Selatan, Kamsal yang hadir mewakili Wali Kota Bontang, Basri Rase sangat mengapresiasi Badak LNG dengan adanya pelatihan ini. Lantaran kegiatan semacam ini sejalan dengan visi misi Bontang yang berdaya saing untuk meningkatkan SDM.

“Semoga jadi harapan baru bagi Bontang, agar muncul tenaga kerja bersaing di tingkat lokal dan nasional,” harapnya.

Dikatakannya, saat ini tenaga kerja profesional sangat dibutuhkan, lantaran persaingan di tingkat global semakin ketat. Karenanya dengan adanya sertifikasi ini tidak boleh disia-siakan oleh peserta, karena dapat menjadi satu langkah lebih maju dalam persaingan di tingkat global.

“Badak LNG punya andil besar bantu pemkot mengatasi tenaga kerja dan siapkan tenaga kerja berkualitas. Harapannya, semoga perusahaan lain juga ikut andil siapkan tenaga kerja,” pungkasnya. (adv/al)

Babinsa Tanjung Laut Komsos Bersama Tokoh Masyarakat

0
Babinsa Tanjung Laut Komsos Bersama Tokoh Masyarakat
Serka Dwi Siswanto saat komsos dengan tokoh masyarakat. (ist)

BONTANG – Babinsa Kelurahan Tanjung Laut, Serka Dwi Siswanto melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan tokoh masyarakat di wilayah binaan di RT 38, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Rabu (15/3/2023).

Komsos yang dilakukan merupakan tempat silaturrahmi antara babinsa dengan tokoh masyarakat sekitar, yang dapat memupuk kebersamaan dan menimbulkan rasa saling hormat menghormati antar sesama di wilayah binaan.

Menurut Serka Dwi Siswanto, pentingnya silaturrahmi dengan tokoh masyarakat di wilayah binaan, merupakan suatu bentuk kedekatan babinsa dengan warga atau tokoh masyarakat.

Dengan adanya komsos ini Serka Dwi Siswanto mengajak kepada masyarakat, agar selalu menjalin kerukunan antar warga, saling tolong menolong, hormat menghormati, dan selalu peduli lingkungan.

“Apabila ada hal-hal yang menonjol di wilayah binaan, segera laporkan ke babinsa dan bhabinkamtibmas, atau langsung kantor koramil dan polsek,” seru Serka Dwi.

Dengan demikian dikatakannya, akan terjalin sinergitas antara aparat/babinsa dan masyarakat, serta tokoh adat di wilayah binaan. Nantinya akan mendukung tugas pokok, dan juga akan tercapai Kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim Btg).

Babinsa Anggana Bantu Tim Fasilitator Verifikasi RTLH

0
Babinsa Anggana Bantu Tim Fasilitator Verifikasi RTLH
Kopka Muhammad Yunus, Babinsa Koramil 0908-03/Anggana saat turun membantu verifikasi RTLH. (ist)

BONTANG – Kopka Muhammad Yunus, Babinsa Koramil 0908-03/Anggana mengikuti kegiatan verifikasi secara fisik program RTLH di wilayah Desa Anggana, Kecamatan Anggana sebagai desa binaan.

Kegiatan itu dilakukan bersama tim fasilitator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (15/03/2023).

Kegiatan verifikasi ini untuk menentukan layak tidaknya rumah yang diajukan/diusulkan oleh pihak desa, untuk menerima bantuan program rumah tidak layak huni, sehingga program RTLH ini tepat sasaran terhadap penerima bantuan program RTLH.

Ketua tim verifikasi dari Dinas PUPR Kabupaten Kukar mengatakan, bahwa pihaknya sengaja melibatkan TNI AD dalam hal ini Kodim 0908/Bontang melalui para babinsanya di masing-masing koramil dalam pendampingan program RTLH, sehingga program RTLH ini benar benar tepat sasaran bagi penerima manfa’at program bantuan RTLH ini.

“Kegiatan verifikasi ini melibatkan para babinsa, karena babinsa lebih mengetahui dan mengenal wilayah binaannya serta dekat dengan masyarakat,” katanya.

Selain melibatkan babinsa, Dinas PUPR juga mengajak pendamping dari pihak pemerintah desa dan kecamatan, serta para kepala dukuh yang warganya mendapat bantuan program RTLH. Serta dibantu oleh fasilitator tehnik dan sosial sebagai pendamping di lapangan.

“Semoga kegiatan verifikasi ini sebagai wujud kebersamaan antara instansi pemerintah dengan TNI, dan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Perlu diketahui, babinsa merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pembinaan teritorial di lapangan. Bertanggung jawab kepada Danramil dalam pelaksanaan tugasnya, serta senantiasa selalu siap membantu dan mensukseskan program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat. (Pendim Btg)

Cekcok dengan Ipar, Warga Muara Badak Tikam Korban Pakai Badik

0
Cekcok dengan Ipar, Warga Muara Badak Tikam Korban Pakai Badik
Ilustrasi penikaman. (ist)

BONTANG – Polsek Muara Badak bersama Polsek Sangkulirang berhasil meringkus NA, pria 48 tahun warga Muara Badak yang melakukan penganiayaan menggunakan badik terhadap saudara iparnya sendiri.

Dia diringkus di rumah keluarganya di Sangkulirang, Selasa (14/3/2023) pukul 14.25 Wita.

Diungkapkan Kapolres Bontang Kapolres Bontang  AKBP Yusep Dwi Prastya, melalui Iptu Gatot Siswanto, awalnya mereka terlibat cekcok. Lalu tersangka tersulut emosi dan menusuk dada bagian kiri korban menggunakan senjata tajam jenis badik.

“Yang melaporkan itu istrinya ke Polsek Muara Badak,” sebut Kapolsek.

Kejadiannya pada 7 Februari 2023 pukul 06.30. Pertikaian terjadi akibat adanya masalah keluarga.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan.

“Maksimal penjara lima tahun,” jelasnya.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti badik. (hms)

Struktur Baru Polres Bontang, Kapolres Lantik Waka Polres dan Serah Terima Kabag SDM

0
Struktur Baru Polres Bontang, Kapolres Lantik Waka Polres dan Serah Terima Kabag SDM
Sumpah jabatan Waka Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Kapolres Bontang melantik pejabat baru Waka Polres Bontang Kompol Bambang Hardianto dan serah terima jabatan Kabag SDM Polres Bontang pada Rabu (15/4/2023) di Rupatama Sanika Satyawada Polres Bontang. Pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolres Bontang.

Adapun jabatan Kabag SDM Polres Bontang yang sebelumnya dijabat Kompol Sekar Wijayanti diserahkan kepada pejabat baru AKP Moh Slamet.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, mutasi di internal kepolisian merupakan hal yang biasa sebagai bentuk pembinaan karier dan promosi jabatan. Ia menambahkan, sebab itu masing-masing pejabat wajib bertanggung jawab terhadap masing-masing jabatan yang diemban.

“Sebagai bentuk penghargaan kepada rekan-rekan, dan adanya kegiatan penandatanganan sumpah jabatan dan pakta integritas yang tentunya akan dipertanggungjawabkan,” kata Kapolres Bontang, Rabu (15/3/2023) saat pelantikan dan serah terima jabatan.

Selain itu, kata Yusep, jabatan Waka Polres merupakan jabatan strategis. Dengan kehadiran waka yang baru dapat membuat dinamika di Polres Bontang semakin baik. Sementara jabatan Kabag SDM juga merupakan jabatan strategis, dan merupakan salah satu tulang punggung Polres terkait pembinaan karier anggota personel Polres Bontang.

“Selamat kepada pejabat yang baru, jadikan momen ini untuk dapat menjadi semangat dalam kedinasan dengan pengalaman rekan-rekan di tempat dinas sebelumnya,” kata Yusep.

Selanjutnya Yusep mengingatkan kepada rekan-rekan personel kepolisian atas masuknya tahun politik dan ancaman isu inflasi dan resesi global.

“Tahun ini kita telah masuk tahun politik, adanya beberapa isu inflasi dan resesi global, sehingga kita tidak boleh berdiam diri. Diharapkan kepada satuan kerja jajaran Polres Bontang turun kelapangan untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat,” terangnya. (yah)

Ingatkan Bulan Ramadan! Satpol PP Mulai Edarkan Surat Penutupan THM

0
Ingatkan Bulan Ramadan! Satpol PP Mulai Edarkan Surat Penutupan THM
Satpol PP menyerahkan surat edaran di Hotel Bintang Sintuk (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang melaksanakan distribusi surat edaran, dalam rangka menyambut Bulan Ramadan, Rabu (15/3/23).

Surat edaran nomor 100.3.43/747/SATPOL PP/2023 tentang penutupan sementara penyelenggaraan kegiatan usaha hiburan malam dan pengawasan hotel, serta pengaturan rumah makan/restoran/warung, billiyard, dan warnet selama Bulan Ramadan.

“Jadi kami meminta untuk tempat-tempat yang sudah ditentukan, agar menutup sementara. Mulai seminggu awal hingga seminggu akhir bulan Ramadan,” ungkap Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP, Eko Mashudi saat ditemui di Hotel Bintang Sintuk.

Selain memberikan surat edaran, pihak Satpol PP juga memberikan sedikit sosialisasi tentang surat edaran tersebut.

Dilanjutkan, untuk usaha yang tidak memenuhi ketentuan tersebut, jika ditemui di lapangan akan diberikan sanksi berupa surat peringatan. Apabila tidak digubris akan dikenakan penutupan usaha sementara.

“Untuk warung dan restoran tentu tetap buka, bedanya dengan tahun lalu, karena sudah tidak ada pandemi prokes sudah dilonggarkan,” lanjut Eko. (sya)

Penemuan Mayat di Telihan, Adik Tak Tahu Kakaknya Meninggal di Kamar

0
Penemuan Mayat di Telihan, Adik Tak Tahu Kakaknya Meninggal di Kamar
Proses pemindahan mayat S ke RSUD Taman Husada untuk diotopsi. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Ditemukan mayat berinisial S berumur 40 tahun tewas di dalam kamar, di kediamannya Jalan Tarakan, Kelurahan Gunung Telihan, RT 22, sekira pukul 10.00 wita pagi, Rabu (15/3/23).

Kronologis kejadian diceritakan Ketua RT 14, Affandi yang merupakan Ketua RT asal S berdomisili sesuai dengan yang tertera di KTP. Saat ini S mengontrak di RT 22.

Saat itu diketahui S tidak ada di tempat kerja oleh rekannya. Rekan kerja segera menghubungi Ketua RT 14, Affandi untuk menanyakan keberadaan S.

Lalu Affandi mengunjungi rumah kontrakan S untuk menanyakan keberadaannya. Adik S mengatakan ia sudah pergi kerja, namun saat kembali diperiksa kamar tidurnya S ditemukan tak bernyawa.

“Saya suruh adiknya pastikan ke kamar, ternyata S sudah tidak bernyawa,” ungkap Affandi.

Ia ditemukan dalam posisi tidur miring dan memeluk guling. Belum diketahui pasti penyebab kematian. Masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Sementara itu, adik S mengatakan, S merupakan orang yang aktif dalam masyarakat dan rajin beribadah di musala setempat.

Rekan kerja S, adiknya, serta warga setempat juga mengatakan, korban tidak pernah mengeluh sakit semasa hidupnya.

Kapolsek Bontang Barat, Iptu Lukito melihat tidak ada yang mencurigakan dari tubuh korban, “Korban  dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk melaksanakan otopsi,” jelasnya. (sya)

Istri Cabut Laporan, Suami Ancam Pakai Badik Tak Jadi Ditahan

0
Istri Cabut Laporan, Suami Ancam Pakai Badik Tak Jadi Ditahan
Suami istri saat dimediasi oleh Polsek Marangkayu. (ist)

BONTANG – Polsek Marangkayu berhasil menyelesaikan perkara penganiayaan sekaligus pengancaman menggunakan senjata tajam, yang dilakukan oleh seorang pria terhadap istrinya.

Polisi melakukan mediasi, hingga akhirnya sang istri mencabut laporannya. Pria berinisial AG (42) pun kini telah menghirup udara bebas, Senin (13/3/2023).

Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Marangkayu AKP Slamet Riyadi, polisi menghentikan penyidikan laporan yang dibuat oleh sang istri, setelah mendapat Restorative Justice atau upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum.

“Mengedepankan mediasi, setelah laporan dicabut, tersangka juga kami kembalikan ke keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya korban mencabut laporannya pada 27 Februari 2023, kemudian mereka mengisi surat damai, dan terakhir dilakukan SP3, dan pembebasan terhadap tahanan.

“Kasusnya menganiaya dan mengancam istri menggunakan badik, semoga tidak lagi mengulangi perbuatannya, karena sudah mengisi surat kesepakatan damai, dan tidak lagi berbuat hal serupa,” tutupnya. (hms)