Beranda blog Halaman 8

Muhammadiyah Bontang Sudah Tetapkan 5 Lokasi Salat Idulfitri 1447 H

0
Ilustrasi salat id. (Ist)

BONTANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang mengumumkan kesiapan pelaksanaan ibadah Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.

PDM Bontang telah memetakan dan menetapkan lima titik lokasi utama yang tersebar di wilayah Kota Taman.

Penyiapan lima lokasi strategis ini merupakan wujud pelayanan maksimal persyarikatan, untuk memudahkan jamaah dalam menjangkau tempat ibadah terdekat dari kediamannya.

Formasi khatib dan imam yang akan bertugas di setiap lokasi pun telah disusun dengan sangat matang, dan menghadirkan tokoh-tokoh yang mumpuni di bidangnya.

Bagi jamaah di kawasan pusat kota, pelaksanaan salat akan diselenggarakan di lapangan terbuka Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang).

PDM Bontang secara khusus menghadirkan Dr. dr. Andi Sofyan Hasdam, Sp.N (Ketua Komite I DPD RI) sebagai khatib, dan Ustadz H. Ali Hamdi selaku imam di lokasi tersebut.

Bagi warga persyarikatan di wilayah utara, pelaksanaan ibadah dipusatkan di GOR Loktuan bersama khatib Ustadz Arif Syarifuddin, Ph.D. (Majelis Tarjih PWM Kaltim) dan imam Ustadz Reka Anshori, S.P.

Titik ibadah ketiga berlokasi di Masjid Al-Ikhlas Muhammadiyah, kawasan Gunung Sari.

Di lokasi ini, Ustadz Setiyoko Waluyo, S.Pd AUD. dari Korp Muballigh Muhammadiyah akan memberikan tausiyah agamis, didampingi imam Ustadz Agus Setiawan R.

Istimewanya lagi, PDM Bontang turut menghadirkan perwakilan dari Majelis Tarjih Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk bertugas di Masjid Darul Ilmi, kompleks Sekolah Kreatif Jalan Bandung 4.

Ia adalah Ustadz Muhammad Rofiq, Ph.D., yang akan memandu jamaah memberikan siraman rohani usai salat yang dipimpin oleh imam Ustadz Khalid Amrullah, S.Pd.

Terakhir, titik kelima berada di Masjid Fastabikhul Khoirot yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Laut.

Di tempat yang penuh berkah ini, Ustadz Achmad Thoyib, S.Pdi dari Korp Muballigh Muhammadiyah akan menjadi khatib, bersama Ustadz Rachman sebagai imam.

PDM Bontang mengajak seluruh warga persyarikatan dan umat Islam secara umum, untuk hadir meramaikan pelaksanaan salat sunah muakkadah ini bersama keluarga tercinta. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Runstreet Ramadan Tenggarong Ramai, Ratusan Warga Padati Kedaton

0
Pelaksanaan Runstreet Ramadan di Tenggarong. (Istimewa)

TENGGARONG – Runstreet Ramadan kembali memeriahkan suasana malam di Tenggarong. Ratusan warga memadati kawasan depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada Sabtu malam (14/3/2026) untuk menyaksikan ajang yang kini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan Ramadan, tetapi juga dinilai mampu menjadi ruang positif bagi kalangan remaja untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Runstreet Ramadan yang terus berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, kegiatan tersebut terbukti mampu mengarahkan generasi muda ke aktivitas yang lebih bermanfaat.

“Selama tiga tahun terakhir kegiatan ini konsisten digelar dan terbukti mampu mengalihkan perhatian remaja dari hal-hal negatif menjadi kegiatan yang membangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap Runstreet Ramadan terus meningkat setiap tahunnya.

Bahkan kegiatan serupa kini mulai bermunculan di sejumlah kecamatan lain di Kukar, menunjukkan bahwa semangat positif yang dibangun melalui kegiatan tersebut mulai menyebar di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Runstreet Ramadan, Jordi, menyebutkan bahwa sekitar 200 peserta mengikuti perlombaan tahun ini dengan total hadiah mencapai Rp10 juta.

Sejak dibuka pada 25 Februari 2026, jumlah pendaftar bahkan telah mencapai ribuan orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut diminati dan memberi dampak positif bagi generasi muda.

“Pertumbuhan antusiasme setiap tahun menjadi bukti bahwa Runstreet Ramadan diminati dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Jordi.

Ia berharap dukungan masyarakat serta para donatur dapat terus mengalir agar kegiatan ini bisa diselenggarakan lebih meriah dan memberi manfaat yang lebih luas di masa mendatang.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Satu Kampung Dilalap Api, 5 Rumah dan Gedung TK Terbakar

0
Warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya saat kebakaran di Kampung Tiong Bu’u, Kecamatan Long Apari. (Dok/Istimewa)

UJOH BILANG – Kebakaran besar melanda Kampung Tiong Bu’u, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu pada Sabtu malam (14/3/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Dalam peristiwa tersebut, lima unit rumah warga serta satu bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) hangus dilalap api.

Kapolsek Long Apari, Ipda Paris, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang pelajar bernama Paulin Ubeq (14) yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Saat itu Paulin berada di dalam kamar rumahnya dan merasa kepanasan. Ketika keluar rumah, ia melihat bangunan milik Halim yang berada di sekitar lokasi sudah dalam keadaan terbakar.

“Melihat kejadian tersebut, Paulin langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar,” ujar Ipda Paris saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).

Teriakan tersebut kemudian didengar oleh Tasya (24), seorang karyawan Bank BPD yang juga berada di sekitar lokasi. Ia segera mengambil sepeda motor dan menuju masjid untuk memberi tahu warga yang sedang berada di sana agar segera datang membantu memadamkan api.

Warga kemudian berupaya memadamkan kebakaran dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar dan dengan cepat menjalar ke beberapa bangunan di sekitarnya.

“Meski warga berusaha memadamkan api, kobaran api terus membesar dan menjalar ke bangunan lain,” jelas Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, lima unit rumah warga dan satu bangunan TK dilaporkan hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Saat ini pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

1.750 Pemudik Padati Pelabuhan Samarinda, Kapal Berangkat Lebih Cepat

0
Penumpang saat memasuki kapal Prince Soya di Pelabuhan Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut dari Pelabuhan Samarinda menuju Parepare, Sulawesi Selatan, mulai meningkat pada Minggu (15/3/2026). Ribuan pemudik memadati terminal penumpang untuk bertolak menggunakan armada kapal milik PT Bunga Teratai.

Direktur Utama PT Bunga Teratai, Syahril Sarapping, mengungkapkan jumlah penumpang pada keberangkatan hari ini mencapai 1.750 orang. Jumlah tersebut termasuk penambahan kapasitas melalui dispensasi sekitar 50 persen guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

“Kapasitas kita 1.750 penumpang, jadi ada penambahan risiko sekitar 50 persen. Untuk jadwal berikutnya, insyaallah hari Rabu dan Kamis nanti ada lagi pemberangkatan dari Samarinda menuju Parepare,” ujar Syahril saat ditemui di dermaga.

Keberangkatan kapal pada hari ini juga dimajukan sekitar dua jam dari jadwal semula. Keputusan tersebut diambil karena mempertimbangkan kondisi teknis di jalur pelayaran.

“Kita berangkatkan lebih cepat dua jam karena melihat siklus air. Ada pendangkalan di bibir muara sungai, sehingga kapal harus mengejar air pasang agar perjalanan tetap aman,” jelasnya.

Meski terjadi kepadatan penumpang, Syahril menilai volume arus mudik tahun ini sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menduga kondisi ekonomi yang fluktuatif membuat sebagian masyarakat memilih tidak pulang kampung.

Selain itu, terdapat perubahan kebijakan dalam sistem keberangkatan kapal tahun ini. Penumpang tidak lagi diperbolehkan naik ke kapal sebelum waktu yang ditentukan.

“Kapal kini disterilkan sebelum keberangkatan. Penumpang wajib menunggu di ruang tunggu yang disediakan Pelindo. Ini bagian dari evaluasi keamanan,” tegasnya.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut diambil untuk menghindari potensi risiko keselamatan, seperti kebakaran akibat aktivitas merokok di dalam kapal sebelum proses keberangkatan.

“Kami bekerja sama dengan otoritas pelabuhan, KSOP, dan Pelindo untuk memastikan sistem ini berjalan lebih aman,” tambahnya.

Salah satu penumpang tujuan Makassar, Abdullah Faisal, mengaku pelayanan di pelabuhan tahun ini terasa lebih tertib dibandingkan sebelumnya.

“Mudik tahun ini saya rasa lebih tertib. Sistem yang diterapkan membuat penumpang tidak berjubel. Semuanya sudah lebih rapi,” katanya.

Abdullah memilih jalur laut setelah gagal mendapatkan tiket pesawat yang harganya melonjak tinggi dan sulit diperoleh.

Dengan harga tiket kapal sekitar Rp500 ribu, ia menilai biaya perjalanan jauh lebih terjangkau meski harus melanjutkan perjalanan darat dari Parepare menuju Makassar.

“Yang penting bisa pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Wawali Imbau Warga Waspada Campak Jelang Lebaran

0
Foto: Ilustrasi

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak yang kembali ditemukan di sejumlah daerah.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan penanganan medis semata. Langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini.

Agus Haris menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Ia juga meminta para ibu rumah tangga agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak yang rentan tertular penyakit tersebut.

“Yang paling penting sekarang adalah edukasi kepada masyarakat, kalau ketemu anak kecil juga jangan langsung cium-cium atau pegang-pegang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati saat melakukan kegiatan silaturahmi menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri. Jika terdapat anggota keluarga atau warga yang mengalami gejala penyakit menular, masyarakat diminta untuk sementara menjaga jarak guna menghindari penularan lebih luas.

Selain itu, pemkot berencana mendorong penyampaian edukasi kesehatan melalui berbagai jalur, mulai dari sekolah hingga lingkungan RT, agar informasi pencegahan penyakit dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Di sisi lain, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memantau perkembangan kasus penyakit menular tersebut. Upaya ini dilakukan agar langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan kasus baru di wilayah Bontang.

Penulis: Syakurah.
Editor: Yusva Alam

Puncak Arus Mudik 2026 di Samarinda, Kapal Berangkat Lebih Awal

0
Penumpang yang berada di kapal Prince Soya di Pelabuhan Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA – Puncak arus mudik Lebaran 1447 H di Pelabuhan Samarinda terjadi pada Minggu (15/3/2026). Ribuan penumpang memadati kawasan dermaga sejak pagi, membuat otoritas pelabuhan mengambil kebijakan percepatan jadwal keberangkatan kapal.

Kasi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Capt. Sahrun Azis, mengatakan lonjakan penumpang terjadi signifikan baik pada kapal yang datang maupun yang berangkat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus penumpang didominasi rute menuju Sulawesi serta kedatangan kapal perintis.

Penumpang saat hendak masuk ke kapal Prince Soya di Pelabuhan Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

KM Queen Soya tiba pada pagi hari dengan membawa sekitar 350 penumpang. Sementara KM Prince Soya berangkat menuju Pare-Pare dengan muatan penuh sebanyak 1.697 penumpang. Adapun kapal perintis KM Sabuk Nusantara yang baru sandar mengangkut sekitar 97 penumpang.

“Dapat dipastikan bahwa kondisi puncak arus mudik Lebaran tahun 2026 terjadi hari ini,” ujar Capt. Sahrun Azis saat ditemui di dermaga.

Lonjakan penumpang juga membuat KSOP mengambil kebijakan diskresi dengan memajukan jadwal keberangkatan kapal.

Kapal yang semula dijadwalkan berangkat pukul 14.00 WITA dimajukan menjadi pukul 12.00 WITA untuk mencegah terjadinya kelebihan kapasitas penumpang.

“Tadi teman-teman bisa lihat jadwal kami majukan dari jam 14 ke jam 12 siang. Mengapa? Karena kapasitas yang diizinkan sudah terpenuhi. Mengingat penumpang masih terus berdatangan, kapal harus segera diberangkatkan agar tidak terjadi kelebihan muatan,” jelasnya.

Meski hari ini menjadi puncak kepadatan, KSOP memprediksi arus penumpang akan mulai berkurang pada Selasa hingga Rabu mendatang.

Hal tersebut dipengaruhi oleh pembagian titik keberangkatan di sejumlah pelabuhan lain di Kaltim.

“Arus diperkirakan mulai terurai. Pada hari Selasa ada KM Aditya yang berangkat, bersamaan juga dengan jadwal pelayanan di Pelabuhan Bontang dan Balikpapan. Jadi jumlah penumpang di Samarinda kemungkinan mulai turun,” tambahnya.

KSOP Kelas I Samarinda mengimbau calon penumpang yang belum berangkat agar selalu memantau jadwal resmi pelayaran serta memastikan telah memiliki tiket sebelum datang ke pelabuhan.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Anak 11 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam, Pencarian Masih Berlangsung

0
Warga sekitar membantu melakukan pencarian di titik lokasi kejadian korban tenggelam di Sungai Mahakam. (Istimewa)

SAMARINDA — Tim SAR Gabungan melakukan pencarian intensif terhadap seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, kawasan Pasiran, Jalan Untung Suropati, RT 25, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Hingga Minggu pagi (15/3/2026), personel Basarnas bersama unsur potensi SAR lainnya masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian perkara.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WITA saat korban bermain dan berenang di pinggir sungai bersama beberapa temannya.

Namun proses pencarian sempat mengalami keterlambatan karena informasi mengenai kejadian tersebut tidak langsung disampaikan kepada warga atau pihak berwenang.

“Saat rekannya mengetahui korban tenggelam, bukannya melapor kepada warga, rekannya ini malah pulang ke rumah. Hal itulah yang menyebabkan informasi kejadian terlambat sampai kepada pihak berwenang,” ujar Aries.

Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi di lokasi, korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR membagi personel untuk melakukan penyisiran ke arah hilir Sungai Mahakam menggunakan perahu karet serta peralatan SAR lainnya.

“Fokus pencarian pagi ini adalah penyisiran ke arah hilir. Radius pencarian sekitar 1,3 hingga 1,5 kilometer dari lokasi kejadian,” jelas Aries.

Meski kondisi cuaca relatif mendukung, tim di lapangan menghadapi kendala teknis dalam proses penyisiran.

Arus Sungai Mahakam yang cukup deras menjadi tantangan bagi tim penyelam maupun personel yang melakukan pencarian menggunakan perahu.

“Untuk kendala di lapangan saat ini adalah arus sungai yang cukup kuat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Mudik Ceria PAN 2026 Bantu Ribuan Warga Pulang Kampung

0
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan memberikan keterangan kepada wartawan dalam acara mudik gratis di kompleks DPR RI. (Fajri/Media Kaltim)

JAKARTA — Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI memberangkatkan sekitar 3.000 pemudik melalui program Mudik Ceria PAN 2026 yang ditujukan bagi masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Idulfitri.

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan program tersebut digelar untuk membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan terjangkau.

“Melalui program Mudik Ceria PAN dengan semangat Bantu Rakyat Mudik Gratis, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih tenang, aman, dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga di Hari Raya,” ujar Putri di Kompleks DPR RI, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan para peserta mudik gratis tahun ini diberangkatkan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Secara keseluruhan, program tersebut menjangkau delapan provinsi dengan total 28 kabupaten dan kota sebagai tujuan perjalanan.

“Nah hari ini kita akan memberangkatkan para peserta yang akan mudik. Tujuannya Jawa dan Sumatera, kurang lebih delapan provinsi dan 28 kabupaten serta kota. Kemarin juga sudah diberangkatkan melalui kereta dan hari ini yang berangkat menggunakan bus,” katanya.

Putri menambahkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi.

Hal itu terlihat dari jumlah pengunjung yang mengakses laman pendaftaran mudik gratis yang disediakan oleh PAN.

“Alhamdulillah tahun ini antusiasmenya luar biasa. Pesertanya juga lebih banyak. Di website yang kami buat untuk pendaftaran pemudik tercatat sekitar 2,3 juta orang yang mengakses,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan tiket perjalanan menjelang Lebaran sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih terjangkau bagi para pemudik.

Para peserta mudik gratis tersebut dilepas langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama sejumlah kader partai.

Di antaranya Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan, serta Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Dinkes Paser Perkuat Sosialisasi Hidup Bersih Cegah Campak

0
Ilustrasi penyakit campak pada anak. (Gemini.AI)

PASER — Dinas Kesehatan Kabupaten Paser memperkuat langkah pencegahan untuk mengantisipasi masuknya kasus campak ke daerah tersebut, menyusul meningkatnya kasus penyakit menular itu di sejumlah wilayah di Kaltim.

Kepala Dinkes Paser Amri Yulihardi mengatakan upaya pencegahan dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif dengan melibatkan puskesmas serta puskesmas pembantu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan dan desa.

Menurutnya, salah satu langkah utama yang dilakukan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

“Sosialisasi yang kita lakukan berkaitan dengan bagaimana hidup bersih dan sehat, seperti dalam penanganan COVID-19 kemarin, kita anjurkan untuk rajin mencuci tangan. Ini sangat penting sekali,” ujar Amri, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan hingga saat ini Kabupaten Paser belum mencatat adanya kasus campak seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain di Kaltim.

Meski demikian, Dinkes Paser tetap melakukan pemantauan secara intensif melalui laporan dari seluruh puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayah tersebut.

Amri juga mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala awal penyakit campak agar dapat segera mendapatkan penanganan medis.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, munculnya ruam pada kulit, serta gangguan pernapasan atau diare berat.

“Apabila ada yang terindikasi terjangkit, segera ke puskesmas terdekat agar mendapat pelayanan kesehatan sehingga dapat dilakukan pengobatan secara lebih intensif,” katanya.

Selain campak, masyarakat juga diminta mewaspadai penyakit lain yang kerap muncul saat masa peralihan musim, seperti demam berdarah dengue (DBD).

Untuk mencegah penyebaran DBD, Dinkes Paser mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Menurut Amri, peningkatan kasus DBD biasanya dipicu oleh berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan sekitar yang kurang terjaga kebersihannya.

“Hal-hal inilah yang kami himbau melalui pelayanan kesehatan di kecamatan dan desa untuk terus melakukan upaya promotif dan preventif,” pungkasnya.

Pewarta: Nash
Editor: Agus S

Kawal Arus Mudik, Pos Terpadu Ketupat Mahakam Mulai Diakaktifkan

0
Pantau Arus Mudik, Personel Gabungan Siaga di Pos Terpadu. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Pengamanan arus mudik Lebaran di Kutai Timur (Kutim) mulai diintensifkan. Personel gabungan yang tergabung dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 disiagakan di Pos Terpadu yang berada di Simpang Tiga Pendidikan, Sangatta, Sabtu (15/3/2026).

Sejumlah personel melaksanakan apel kesiapan sebelum menjalankan tugas pengamanan sekaligus memantau situasi arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di wilayah Sangatta.

Apel dipimpin Kapos Pelayanan Pos Terpadu IPTU Wilson Tanjung. Kegiatan itu melibatkan personel dari Satlantas Polres Kutai Timur, TNI AD, Polisi Militer, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta sejumlah unsur pendukung seperti Senkom, Saka Bhayangkara, BPBD, ORARI, hingga tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan.

Usai apel, seluruh personel langsung disiagakan di Pos Terpadu untuk memantau situasi lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Pemantauan arus kendaraan difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang memiliki aktivitas tinggi. Di antaranya Jalan Yos Sudarso I, kawasan Patung Burung, serta Road 9 Sangatta yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan Pos Terpadu menjadi pusat koordinasi personel gabungan dalam pelaksanaan pengamanan mudik.

“Pos terpadu ini menjadi pusat koordinasi personel gabungan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026,” ujarnya.

Menurutnya, pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

“Melalui pengamanan ini kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar sehingga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” jelasnya.

Kapolres juga mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, silakan beristirahat di pos-pos pelayanan yang telah disiapkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar mudik berjalan aman dan keluarga bahagia,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam