Beranda blog Halaman 828

SDN 003 Bontang Utara Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

0

BONTANG – SDN 003 Bontang Utara menggelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kamis, (22/12/2022).  Kegiatan yang dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dari Implementasi Kurikulum Merdeka ini mengangkat tema ‘Belajar dan Berkarya Dalam Membangun Kreativitas, Kewirausahaan dan Berbudaya’.

Kepala SDN 003 Bontang Utara Abdillah S.Pd, menjelasakan dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa tidak hanya sebagai pengembangan kompetensi siswa tetapi sebagai proses penguatan karakter.

“Selain itu kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan, kreativitas, menumbuhkan jiwa seni dan budaya bangsa  serta mampu mengambil tindakan nyata untuk menjadi pribadi yg trampil dan mandiri sesuai tema yang diangkat pada proyek P5 yaitu gaya hidup berkelanjutan dan kewirausahaan,” bebernya.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai bentuk kolaborasi terbuka antar sekolah masyarakat sekitar.

“Kegiatan P5 ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pentas seni, lomba kebersihan dan keindahan kelas, lomba pojok baca bisnis day dan launching website sekolah SDN 003 PINTAR. Peduli, Inovatif, Nasionalis, Trampil, Agamis dan Ramah Lingkungan,” pungkasnya. (mk)

DPD Ikapakarti Bontang Silaturahmi Bersama Tokoh Paguyuban

0
Suasana silaturahmi para sesepuh jawi di rumah Ketua DPD Ikapakarti, Harsono. (Darman/radarbontang.com)

BONTANG – Para sesepuh jawi (baca: tokoh paguyuban) berkumpul saling silaturahmi di kediaman Ketua DPD Ikapakarti Bontang, H Harsono, Jalan Otista, RT 25, Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kamis (22/12/2022) malam tadi.

Sekira 35 tokoh dari berbagai paguyuban yang tergabung di Ikapakarti, tiba di rumah Harsono sekira pukul 21.00 Wita. “Senang sekali rasanya rumah saya bisa kedatangan para sesepuh. Terima kasih banyak,” ujar Harsono.

Kebahagiaan Harsono tersebut lantaran sejak dirinya diamanahi posisi Ketua Ikapakarti Bontang, belum sempat bertemu para tokoh paguyuban.

“Sejak awal dilantik ingin banget bertemu para sesepuh. Mungkin waktu dan jodoh yang belum mempertemukan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa bertemu,” ungkapnya bahagia.

Di pertemuan itu, selain silaturahmi dimanfaatkan pula membahas program-program Ikapakarti. Agar paguyuban orang-orang perantauan jawa di Kota Bontang ini berjalan baik ke depannya.

“Saya sangat berterima kasih, banyak sekali masukan positif untuk program-program Ikapakarti,” ucap Harsono.

Harsono pun berharap para tokoh ini bisa tetap guyub, rukun, dan menjaga kekompakan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Untuk terus mendukung jalannya Ikapakarti ke depannya. ( Dar)

Sulit Dapat Bensin, Penjual Eceran Keluhkan Pembatasan Pembelian BBM

0
Sulitnya mendapatkan BBM menganggu penjualan bensin eceran. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Para pedagang bensin eceran mengeluhkan kebijakan SPBU, yang membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis pertalite. Kebijakan tersebut dianggap menyulitkan penjualan.

Rina, Pedagang Bensin Eceran mengatakan, pembatasan pembelian pertalite menghambat dirinya berjualan bensin. Karena pembatasan tersebut menyebab antrean panjang.

Dirinya kerap tidak berjualan lantaran harus lama mengantre. “Kendalanya tentu karena terbatasnya pembelian. Kadang saya bisa tidak jualan  bensin, karena kelamaan ngantre,” kata Pedagang Bensin Eceran di wilayah Jalan KS. Tubun ini.

Sri Maruti juga mengeluhkan hal yang sama. Kebijakan pembatasan pembelian BBM tersebut menyebabkan sulitnya ia memperoleh keuntungan. Keuntungan tipis yang seringkali ia dapatkan dari berjualan bensin di Jalan DI Panjaitan.

“Sekali beli cuma bisa dapat lima liter. Keuntungannya ya pas-pasan banget buat beli makan harian,” beber Sri.

Sri menambahkan, dirinya bisa mendapatkan stok lebih karena bantuan dari temannya. Lantaran rekannya tersebut memiliki mobil. Sering memberi beberapa botol kepada Sri untuk dijual Kembali. Walaupun temannya menyarankan agar menjual bensin harga Rp 13 ribu, namun ia tetap jual Rp12 ribu.

Ia berharap pemerintah tidak semakin mempersulit pembelian BBM. “Karena penghasilan kami berjualan bensin. Lowongan kerja sekarang sulit, sekarang membuat usaha juga jadi sulit,” keluhnya.

Begitu pula dengan penjual bensin eceran yang lain, Rita. Berharap agar tidak ada batasan untuk pembelian di SPBU.

“Saya inginnya pembelian di SPBU tidak dibatasi. Saya kadang kumpulkan 2-3 hari dulu baru saya jual. Karena kalau lima liter saja tidak terasa itu,” ungkap Rita. (sya)

Antisipasi Potensi Bencana Industri, Pupuk Kaltim Gelar Simulasi Tanggap Darurat

0

BONTANG – Kondisi normal operasi di kawasan pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), mendadak dikejutkan kepulan asap kecil di BV Discharge HP Ammonia Pump Pabrik 4. Hal itu awalnya diketahui oleh salah satu operator yang tengah melakukan patroli dan logsheet, yang langsung memberikan informasi ke Supervisor Urea dengan indikasi adanya kebocoran di salah satu bagian pabrik.

Operator kemudian berupaya melakukan penanganan dengan spray air menggunakan hose. Namun saat mendekat ke lokasi, tiba-tiba muncul semburan amoniak dari flange hingga mengenai operator tersebut. Dia pun berlari menjauhi sumber bocoran menuju ke arah shelter, sambil menghubungi Supervisor Urea bahwa terdapat kebocoran pada flange yang terus membesar. Koordinasi terus dilakukan oleh internal Pupuk Kaltim untuk segera melakukan penanggulangan.

Sesuai prosedur penanggulangan kecelakaan industri di Perusahaan, Dept. K3 dengan sigap menyiapkan regu penanggulangan dan ambulance ke lokasi kejadian, sekaligus melaporkan kondisi Pabrik 4 kepada pejabat terkait, karena ada potensi terjadinya korban. Hal ini mengingat potensi meluasnya paparan amoniak yang masih ditangani.

Sirine tanda awal kejadian kecelakaan industri diaktifkan, tak berselang lama, tim K3 tiba di lokasi kejadian untuk menanggulangi kebocoran di pompa amoniak dan mengevakuasi korban yang berada di shelter operator urea. Namun nahas, saat proses pengamanan sistem switch pompa, tidak berhasil karena motor pompa standby terindikasi rusak. Kebocoran amoniak pun semakin membesar dengan paparan yang terus meluas, bahkan berpotensi hingga ke kawasan pabrik lainnya. Status kecelakaan industri meningkat ke tingkat dua dan sirine tanggap darurat level dua pun diaktifkan. Seluruh ketua tim penanganan kecelakaan industri dan pemulihan berkumpul di Posko Tanggap Darurat K3.

SVP Operasi-1 Pupuk Kaltim selaku Komandan Penanggulangan Keadaan Darurat (KPKD) bersama seluruh ketua tim penanggulangan kecelakaan industri mengistruksikan untuk melakukan pengamanan terhadap proses shutdown urea Pabrik 4 maupun evakuasi terhadap korban serta pekerja selama ke area aman. Koordinasi antar unit kerja departemen berjalan secara paralel, mulai dari VP K3, VP Lingkungan Hidup, VP Keamanan, VP Pelayanan Umum, VP Rendalhar 2, VP Komunikasi Korporat hingga Direktur RS PKT selaku ketua tim medis, untuk langkah lanjutan penanganan kondisi bencana, agar tidak menimbulkan kepanikan secara masif.

Sejalan dengan itu, Tim SAR telah tiba di lokasi korban untuk melakukan untuk melakukan penyisiran area dan mengevakuasi korban yang ditemukan ke lokasi aman, dilanjutkan penanganan oleh tim P3K untuk melakukan tindakan pertolongan pertama, dengan memastikan ABC yaitu Airway, Breathing, dan Circulation serta penanganan luka sebelum dibawa ke RS PKT untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selanjutnya, dua bus berangkat melakukan evakuasi karyawan yang selamat dari assembly point di gedung CCR Pabrik-4, Gedung Maintenance Pabrik-1A dan Gedung CCR Pabrik 1A ke Gedung Aman Sementara di area Pool Bus.

Setelah beberapa saat, Urea Pabrik 4 akhirnya shut down dan pengamanan sistem telah berhasil dilakukan. Bocoran amoniak dapat dihentikan dan paparan mulai berkurang. Dari hasil pengukuran tim pemantau lingkungan, paparan amoniak di kawasan pabrik secara perlahan kembali mencapai batas aman (0 ppm), untuk area pemukiman juga terpantau yaitu 0 ppm. Setelah keadaan dipastikan aman dan dapat diatasi, sirine Keadaan Aman diaktifkan.

Rangkaian proses di atas merupakan skenario Simulasi Latihan Tanggap darurat Pupuk Kaltim dalam mengatasi bencana industri, dengan simulasi kebocoran Amoniak di Pabrik 4. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Perusahaan yang dilaksanakan setiap tahun, untuk memaksimalkan pengamanan kawasan industri Pupuk Kaltim dari berbagai ancaman dan bencana yang sekiranya terjadi.

“Baik ancaman internal maupun eksternal, terus diantisipasi Pupuk Kaltim dengan berbagai langkah. Salah satunya melalui simulasi dan latihan tanggap darurat yang rutin digelar setiap tahun,” ujar SVP Operasi 1 Pupuk Kaltim Ngateno, saat ditemui usai simulasi, Selasa (20/12/2022).

Dijelaskan Ngateno, melalui kegiatan ini seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi maupun pengamanan di lingkungan Pupuk Kaltim dapat lebih tanggap terhadap berbagai potensi ancaman yang bisa saja terjadi. Baik dari sisi pengamanan lokasi, maupun potensi kecelakaan kerja dan bencana industri. “Seluruh upaya tersebut menjadi perhatian serius Pupuk Kaltim, agar kelancaran proses produksi terlaksana dengan tingkat risiko yang dapat ditekan secara maksimal,” terang Ngateno.

Dalam simulasi observasi keadaan darurat ini juga dihadiri stakeholders eksternal PKT selaku pengamat, yaitu dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BNPB Bontang, Polres, Koramil, Babinkambtibnas, Babinsa, Lurah Loktuan, Lurah Guntung, serta perusahaan di Kawasan Industri PKT seperti PT KMI, PT KNI, PT KPI, PT KDM, PT KIE dan PT Pertamina Gas. “Risiko bencana industri tidak hanya menimbulkan kerugian bagi Pupuk Kaltim, namun juga kawasan masyarakat sekitar Perusahaan. Untuk itu, perlu upaya konkret agar keamanan dan kelancaran proses produksi terus terjaga dan seluruh personel harus lebih tanggap terhadap potensi bencana yang bisa saja terjadi,” tutur Ngateno.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, menyebut simulasi tanggap darurat akan terus dilaksanakan Pupuk Kaltim dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Perusahaan, sehingga aktivitas industri dapat berjalan normal tanpa ada potensi dan ancaman, khususnya pada proses produksi dan perangkat pendukung lainnya.

“Setiap potensi yang bisa saja terjadi akan terus kita antisipasi, sehingga aktivitas produksi Pupuk Kaltim semakin optimal terjaga. Sebab keselamatan kawasan industri, seluruh karyawan hingga masyarakat di sekitar Perusahaan, merupakan prioritas utama Pupuk Kaltim terhadap capaian jam kerja aman secara konsisten dan berkesinambungan,” papar Hanggara. (adv)

Siswa Difabel SLBN Unjuk Seni dan Budaya

0
Salah satu siswa SLBN Bontang menampilkan kreatifitas seni. (Yahya Yabo/Radarbontang.com)

BONTANG – Memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2022, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Bontang mengadakan pentas seni dan budaya bagi siswa-siswi, Kamis (22/12/2022). Ajang ini sebagai bentuk menampilkan kemampuan siswa secara mandiri.

Imas Nurfathonah menjelaskan, bahwa peringatan HDI ini sebenarnya diperingati setiap tanggal 3 Desember setiap tahunnya. Namun SLBN Bontang baru bisa melaksanakannya hari ini.

Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (21/12/2022) kemarin ini memperlombakan berbagai kategeori, yaitu Lomba mewarnai, fashion show, puisi, tari, bernyanyi.

“Dengan ajang ini anak-anak bisa memperlihatkan kemampuan mereka, bahwa mereka bisa seperti orang pada umumnya. Tidak ada perbedaan apa pun, dan mereka mampu dengan membuktikannya,” ujar Imas saat dijumpai Radarbontang.com.

Memaknai HDI, pihaknya memberikan ruang kepada kaum difabel. Selalu diperingati karena kaum difabel memiliki hak yang sama. “Mereka ada dan memiliki hak yang sama di masyarakat dan di lingkungannya,” urai Imas.

Dengan memberikan ruang menampilkan kreasi, pihaknya menekankan keterampilan pada siswa sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, yang saat ini telah diterapkan. “Kami sesuaikan dengan keterampilannya. Ini mengacu pada merdeka belajar yang menekankan pada pengembangan kemampuan siswa,” bebernya.

Dirinya mengharapkan, melalui pelaksanaan HDI ini ke depannya siswa dapat hidup mandiri. Dapat berkontribusi di masyarakat sesuai dengan keterampilan. “Kami berharap masyarakat dapat menerima keberadaan anak difabel sama seperti anak lainnya, dan bisa merangkul kaum difabel,” harapnya. (yah)

Wali Kota Minimalisir Gesekan di Penertiban Pedagang KS Tubun

0
Basri Rase saat diwawancara awak media. (Yahya Yabo/Radarbontang.com)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase berupaya meminimalisir terjadinya gesekan antara petugas dan pedagang, di penertiban pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun, dekat Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).

Namun Basri mengatakan, hingga saat ini belum menerima laporan langsung terkait penertiban pedagang. Dirinya tetap memantau perkembangan penertiban pedagang yang dilakukan dinas terkait. “Sampai saat ini belum ada laporan, namun saya tetap pantau di grup Pemkot Bontang,” ungkapnya, Kamis (22/12/2022).

Dirinya akan tetap berkoordinasi dengan forum pimpinan daerah (Forkopimda) terkait permasalahan ini. Membahas langkah-langkah apa yang harus dilakukan, tanpa melukai masyarakat.

Dirinya akan meminimalisir terjadinya gesekan antara petugas dengan masyarakat. “Yang pasti kita minimalisir terjadinya gesekan,” jelas Basri.

Upaya meminimalisir gesekan ada mekanisme yang telah dilakukan Pemkot Bontang. Mulai tahap 1, 2, hingga 3. “Yang jelas memberikan surat itu kan dengan maksud kenyamanan bersama dan ketertiban bersama,” tambahnya.

Basri pun meminta para pedagang untuk membongkar sendiri lapak jualan sebelum petugas. “Artinya kalau keputusan wali kota itu kan keputusan bersama. Sudah dipikirkan melalui aspek sosial, aspek masyarakatnya, ekonominya, hingga keamanannya,” urai Basri. (yah)

Kerahkan 380 Personel Gabungan, Polres Bontang Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

0
Persiapan pengamanan Nataru Polres Bontang. (Yahya Yabo/ Radarbontang.com)

BONTANG – Polres Bontang melaksanakan apel gelar pasukan Pos Lilin Mahakam 2022, Kamis (22/12/2022) di Halaman Mako Polres Bontang. Apel pasukan ini dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pengamanan natal 2022 dan tahun baru 2023 (nataru).

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, pengamanan nataru ini akan berlangsung sejak 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2022. Apel ini sebagai upaya kesiap-siagaan dan pengecekan terakhir personel dalam melaksanakan pengamanan. Sekaligus bentuk solidaritas dan sinergi bersama,  antara pemerintah dan stakeholder terkait.

“Ini merupakan wujud kesiapan kita dan pengecekan terakhir. Serta sinergitas bersama pemerintah dan masyarakat, dalam pengamanan perayaan natal dan tahun baru,” Kata AKBP Yusep, Kamis (22/12/2022).

Lanjutnya, pengamanan pasukan yang bertugas akan berfokus pada mobilisasi pergerakan masyarakat yang akan terjadi. Serta fokus pengamanan pada tempat perayaan natal seperti gereja, objek vital, hingga objek wisata dan tempat keramaian.

“Ada beberapa sasaran. Hari ini hingga 23 Desember merupakan puncak mobilisasi pergerakan ke tempat-tempat lainnya. Ada dua akses yakni darat dan laut yang akan menjadi prioritas kami,” kata Yusep.

Polres Bontang menyiapkan 380 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, BPBD, Dinas Kesehatan dan organisasi masyarakat.

“Pos pengamanan sebanyak 4 Pos. Terbagi pada dua pos di Marangkayu dan Muara Badak, satu pos di Tugu Selamat Datang, satu pos di Pelabuhan Loktuan. Sementara pos bayangan yang mengikuti keadaan situasional di Citimall Bontang,” jelas Yusep kepada awak media.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengimbau kepada masyarakat, agar tetap menjaga protokol kesehatan dikarenakan saat ini masih ada varian Covid-19. “Tidak boleh juga kita tidak mematuhi prokes. Karena saat ini kita dituntut untuk waspada,” kata Basri.

Basri menambahkan, masyarakat dapat melaksanakan perayaan nataru 2023, namun tetap menjaga kondusivitas dan ketenteraman bersama. “Silakan melaksanakan natal dan tahun baru bersama penuh suka cita dengan keluarga. Jangan berlebihan dan tetap jaga kondusivitas,” pungkasnya. (yah)

Ada Indikasi Kecurangan pada Pengisian BBM, ATB Tuntut Solusi

0
Antrian solar di salahsatu SPBU di Bontang. (Suci/Radarbontang.com)

BONTANG – Asosiasi Travel Bontang (ATB) mengeluhkan adanya indikasi kecurangan oleh oknum pengetap ataupun oknum SPBU. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan anggota DPRD Bontang, Senin (19/12/2022).

Antrian panjang yang terjadi beberapa minggu ini, menimbulkan tanda tanya. Kemana habisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

Putra Prayogi, Humas ATB mengatakan, pihaknya menginginkan adanya pendataan yang jelas mengenai pembelian BBM seluruh kendaraan di tiap SPBU Bontang. Hal ini untuk meminimalisir kemungkinan munculnya para pengetap.

“Coba ini didata dengan jelas, seperti siapa yang ngisi sampe 400 liter hingga 500 liter. Truknya bolak balik ke sana ke sini. Itukan jelas di data tiap ada yang beli,” ujar perwakilan ATB tersebut.

Selain masalah pengetap, masalah lain juga disampaikan oleh salah satu anggota ATB. Disebutkan terjadi tindakan penyimpangan di SPBU Bontang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya waktu itu empat hari di Balikpapan, saya mau ngisi pertalite gak bisa. Katanya plat saya hari itu sudah digunakan di Bontang. Padahal saya aja di luar. Jadinya saya isi yang lain,” ujarnya.

Para driver menuntut solusi dari pemerintah, serta adanya perbaikan sistem. Meminta penegasan pengawasan dari pihak kepolisian dalam masalah kecurangan yang terjadi di SPBU.

Terkait hal tersebut, Rustam, Ketua Komisi II DPRD Bontang meminta masyarakat, agar jangan takut mengabadikan setiap adanya indikasi kecurangan, agar menjadi data valid guna menjadi bahan laporan.

“Kalau teman-teman melihat ada yang begitu di foto-foto aja, itu juga buat data kalau memang ini laporan valid,” ujarnya. (sc)

PKK Samarinda Studi Banding ke Pokja 3 Gunung Elai

0
Studi banding PKK Samarinda ke Pokja 3 Gunung Elai. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – PKK Kelurahan Gunung Elai menerima kunjungan PKK Samarinda, Rabu (21/12/2022). Kunjungan PKK Samarinda tersebut dalam rangka melakukan studi banding.

PKK Kelurahan Gunung Elai, khususnya pokja 3 pernah meraih Juara 2 dalam lomba Aku Hatinya PKK tingkat provinsi pada 16 September 2022 lalu.

“Kebetulan PKK kami juara 2 dan PKK Samarinda juara 3. Jadi mereka ke sini untuk melihat-lihat,” Jelas Ana, kader kelompok kerja (Pokja) 3 Kelurahan Gunung Elai.

Kunjungan dilaksanakan di wilayah RT 12, Kelurahan Gunung Elai. Turut dihadiri Lurah Gunung Elai dan Camat Bontang Utara, Sutrisno.

“Menangnya Pokja 3 ini tidak lepas dari peran ketua RT yang rajin berkomunikasi dengan warganya. Selain itu tokoh masyarakat juga ikut mendukung, sehingga RT 12 bisa juara. Karena ini se-Kaltim kemungkinan teman-teman dari provinsi lain juga akan berkunjung ke sini,” ungkap Sutrisno.

Sementra itu Sela, salah satu warga RT 12 menjelaskan mengenai pemanfaatan pekarangan yang sudah ia lakukan sejak 2 bulan terakhir.

“Kami benar-benar memanfaatkan lahan untuk menanam seperti kangkung, daun sop, dan lain-lain. Kami juga memanfaatkan barang-barang bekas seperti stereofoam, tidak harus wadah baru. Kami juga pakai sampah tanaman untuk dijadikan kompos, jadi sudah pasti hemat,” Jelas Sela. (sya)

BPN Bontang Bagikan Ribuan Sertifikat PTSL

0
Warga yang berhak dapat sertifikat PTSL datang mengambil di BPN Bontang. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kota Bontang, Rabu (21/12/22).

“Kegiatan ini bertujuan memberikan sertifikat, bagi warga yang memiliki bangunan atau usaha di atas tanah yang belum memiliki sertifikat. Kemungkinan sudah lama ditempati tapi belum ada kepemilikan,” Jelas M. Irwansyah, Kepala BPN Bontang.

Dikatakannya, terdapat 1512 tanah warga yang diprioritaskan untuk dikeluarkan sertifikatnya. Selama tahun 2022, PTSL mencakup seluruh kelurahan di Bontang kecuali Kelurahan Kanaan, Bontang Baru, dan wilayah Area Penggunaan Lain.

“Target sebenarnya 1500, tapi ternyata melebihi, jadi lebih bagus. Warga bisa lebih cepat memiliki sertifikat tanah mereka,” pungkas Irwansyah. (sya)