Beranda blog Halaman 837

DPPKB Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik Penanganan KDRT 2021

0
DPPKB Bontang saat menerima penghargaan dari DKP3A Kaltim. (ist)

BONTANG – Usaha Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang dalam menangani kasus kekerasan pada perempuan membuahkan hasil. DPPKB meraih penghargaan pelayanan terbaik dalam penanganan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 2021.

Penghargaan yang digagas Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim itu diterima langsung Sekretaris DPPKB Bontang Sri Maryatini, di Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, beberapa waktu lalu.

Sri Maryatini mengatakan, penghargaan ini menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bahkan, kreasi dan inovasi dalam menangani kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak harus terus dilakukan. Dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan maupun instansi serta masyarakat.

“Alhamdulillah, dapat penghargaan. Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat pengguna layanan dan mitra kerja kami,” ucapnya. Pihaknya berharap dapat terus semangat dalam melayani masyarakat. Juga terus eksis dan berkreasi ke depannya. (al)

DPPKB Canangkan Zona WBK dan WBBM

0
Wali Kota Bontang Basri Rase (tengah depan) dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah (tengah depan) saat menghadiri pencanangan zona WBK dan WBBM dari DPPKB Bontang. (ist)

BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) ikut serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mencanangkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungannya beberapa waktu lalu.

Bahauddin mengatakan, membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM tentunya bukan perkara mudah. Walaupun sulit namun harus diupayakan, karena sudah menjadi komitmen bersama seluruh instansi.

Dibutuhkan komitmen yang kuat, serta memiliki mindset pola pikir dan budaya kerja yang sama. Sehingga keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicapai.

“Ada dua sasaran yang ingin dicapai dalam zona integritas ini yakni, terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, dan terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Bontang itu menjelaskan, dalam penandatangan lembar deklarasi komitmen bersama, diikuti sebanyak 33 orang pegawai di DPPKB.

Penandatanganan pakta integritas ini disaksikan oleh pihak pemangku kepentingan. Penandatanganan ini merupakan tonggak awal dan merupakan indikator utama dalam penilaian pelaksanaan Zona Integritas ini. “Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.

Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawati, dan Kepala DPPKB Bontang Bahauddin.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan, pencanangan pembangunan zona integritas itu dipublikasikan secara luas dan disaksikan oleh berbagai unsur.

Karenanya Basri berharap pihak-pihak tersebut dapat ikut memantau, mengawal, mengawasi dan berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi. Khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan publik. “Komitemen ini terus dijaga. Jangan sampai hanya formalitas saja,” tutupnya. (al)

DPPKB Adakan Pelatihan KHA untuk Pengurus Gereja dan Pura

0
Ilustrasi pelatihan KHA. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang, terus berkomitmen penuh dalam pemenuhan hak-hak anak di Kota Bontang.

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah, menggelar pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi pengurus gereja dan pura ramah anak. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Multimedia Perpustakaan Daerah Kota Bontang beberapa waktu lalu.

Kepala DPPKB Bontang, Bahauddin mengatakan, tujuan diadakan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman, terkait hak-hak anak dan etika bekerja dengan anak. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada anak.

“Pelatihan ini menyiapkan SDM terlatih, serta memahami tentang KHA secara utuh. Agar dapat mengembangkan kebijakan dan langkah-langkah strategis, dalam implementasi KHA di Kota Bontang,” ungkapnya.

DPPKB pun berharap, dari materi yang disampaikan oleh narasumber, seluruh peserta dapat memahami dasar atau filosofi, prinsip, dan isi KHA, serta mampu menerapkan hak-hak anak dalam kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan.

Pelatihan KHA ini dibuka langsung oleh Kepala DPPKB Bontang, dr Bahauddin. Dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak Muhammad Amin, Bapelitbang, dan perwakilan perusahaan.

Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan ini, yakni Hamid Patilima selaku Staf Ahli Kota Layak Anak pusat Jakarta. (al)

Gerai Matahari Sedot Tenaga Kerja Bontang

0

BONTANG – Seiring dibukanya Bontang City Mall pada 30 November 2022, Matahari Department Store juga secara resmi melakukan soft opening sebagai gerai pertama di mal tersebut.

Hal ini dikarenakan dari semua gerai yang ada, Matahari Department Store merupakan gerai yang memiliki persiapan paling matang.

Asst Head of SO Matahari Justinus Yudo Arwantoro menyampaikan bahwa pegawai  matahari store hampir seluruhnya merupakan masyarakat Kota Bontang. “Total karyawan di sini ada 105-115 orang, itu hampir 100% dari Kota Bontang,” ujarnya.

Hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian Kota Bontang dengan membantu menekan angka pengangguran melalui pemberdayaan masyarakat sekitar.

Selain itu, adanya gerai matahari dengan berbagai brand-brand seperti Cardinal, Nevada, Make Over, dll juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat secara lebih dekat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar kota.

Gerai Matahari di Kota Bontang sendiri menggunakan konsep terbaru keenam yang ada di seluruh Indonesia. Di mana format toko yang digunakan bertemakan warna putih, sehingga menonjolkan merchandise yang ada.

Diharapkan dengan adanya gerai ini dapat memberikan pelayanan dan fasilitas yang lebih lengkap di Kota Bontang. (sc)

Disdukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran di Loktuan

0
Foto bersama usai penyerahan dokumen kependudukan kepada dua KK korban kebakaran di RT 30 Loktuan. (ist)

BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang menyambangi korban kebakaran di RT 30 Kelurahan Loktuan, Rabu (30/11/2022). Kedatangan mereka untuk menyerahkan dokumen kependudukan yang saat musibah lalu, ikut terbakar dan tak sempat diselamatkan.

Penyerahan dilakukan langsung Kepala Disdukcapil Bontang Budiman, didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Dafduk), pejabat pengelola informasi administrasi kependudukan Muhammad Thamrin, Lurah Loktuan Hadi Jumianto, serta Ketua RT setempat.

Budiman menyampaikan, dari tujuh Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran, hanya dua KK yang kehilangan dokumen kependudukan. Dokumen itu meliputi Kartu Tanda Penduduk Elektronk (KTP-el), akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

“Setelah kami terima datanya dari kelurahan, kami berinisiatif menjemput bola (datang menyerahkan langsung). Sebab biasanya paska bencana, korban masih suasana berduka, sehingga belum punya waktu untuk segera mengurus dokumen kependudukannya yang raib saat musibah terjadi,” terang Budiman.

Layanan ini, kata dia, merupakan salah satu bentuk inovasi terbaru Disdukcapil Bontang yang diberi nama “Pandu Beradab” alias Pelayanan Administrasi Penduduk bagi Warga Terdampak Bencana. Melalui inovasi ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Bahkan ke depan, inovasi ini bakal ditindaklanjuti dengan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Penangglangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM), serta seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Taman. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada korban bencana lebih maksimal.

Menanggapi adanya inovasi ini, Ketua RT 30 Loktuan Mansyur mengaku sangat terbantu. Sebab dirinya tak perlu lagi membuatkan surat pengantar pembuatan dokumen kependudukan ke Disdukcapil untuk warganya. Kata dia, dua dari tujuh KK yang menjadi korban kebakaran, mereka sama sekali tak menyimpan atau mengingat nomor induk kependudukan miliknya yang raib akibat terbakar. Beruntung pengurus RT memiliki arsip dokumen, sehingga Disdukcapil dengan mudah bisa melacak di database, dan bisa langsung dicetak ulang.

“Dokumen kependudukan ini sangat dibutuhkan warga kami untuk mengurus keperluan lainnya. Kami bersyukur Disdukcapil bisa datang langsung ke sini (RT 30) sehingga warga kami tidak direpotkan,” tandas Mansyur. (ADV)

Dinkes Adakan Bimtek Keamanan Pangan, Masyarakat Diajarkan Memilih Makanan Bermutu dan Bermanfaat

0
Peserta saat menerima materi keamanan pangan dari narasumber Balai Besar POM. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG–  Dalam upaya memperkuat dan memberikan pemahaman mengenai praktik keamanan pangan dan pengawasan makanan yang beredar. Dinkes melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) keamanan pangan pada Selasa – Rabu (29-30/11/2022) di Hotel Bintang Sintuk, Bontang.

Bimtek diikuti 30 peserta yang terdiri dari kader posyandu, PKK kelurahan, karang taruna, dan kelompok majelis taklim.  Narasumber yang dihadirkan Pranandari Kenyowulan dan Marheni Juwitaningsih dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Samarinda.

Sub koordinator Kefarmasian, Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), Dinkes Bontang, Wina Methania mengatakan, bimtek bertujuan menyebarkan informasi mengenai makanan aman, bermutu dan bermanfaat. Sekaligus peningkatan pengawasan makanan dan peningkatan kemampuan kader dalam praktik keamanan.

“Kader akan ditingkatkan pemahaman dan kemampuan terhadap praktik keamanan pangan, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keamanan pangan,” jelas Methania, Selasa (29/11/2022).

Methania mengatakan, tantangan ke depannya sangat tinggi, di mana masyarakat dituntut mampu membentengi diri dalam mengawasi makanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan dan dapat menjaga keamanan pangan secara mandiri.

“Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat adalah melaksanakan komunikasi, informasi dan edukasi bersama lintas sektor/tokoh masyarakat yang ada di Bontang,” katanya.

Sementara narasumber bimtek, Marheni Juwitaningsih menjelaskan, bagaimana pengawasan keamanan pangan yang harus dilakukan masyarakat saat memilih makanan dan pemilihan obat yang sesuai dengan keamanan obat.

“Materinya ada lima kunci keamanan pangan, mengenali nomor izin edar, cara menggunakan aplikasi BPOM mobile untuk pemeriksaan izin edar dan mengenai keamanan obat,” kata Marheni.

Lewat materi yang diberikan, masyarakat diharapkan paham dan mengenali saat membeli pangan, obat, kosmetik maupun obat tradisional.

“Pasti kalau Badan POM kan selalu mengenalkan ceklik ya. Bagaimana cara mengecek obat dan makanan di bawah pengawasan Badan POM dan memutus produk-produk yang tidak berizin atau ilegal,” sebutnya.

Marheni juga mengharapkan masyarakat dapat menerapkan di kehidupan dalam memilih pangan dan obat, serta dapat membagi informasi kepada keluarga dan masyarakat lainnya.

“Karena kita mau masyarakat dapat berkualitas hidupnya dengan mengonsumsi makanan berkualitas,” urainya. (adv/yah)

Camat Bontang Selatan Dampingi Soft Opening Matahari Department Store

0

BONTANG – Camat Bontang Selatan, Kamsal turut mendampingi Soft Opening Matahari Department Store yang dilaksanakan di Bontang City Mall pada Rabu (30/11/22).

Soft Opening Matahari Department Store dibuka Wali Kota Bontang Basri Rase bersama Wakil Wali Kota, dan juga Lurah Tanjung Laut.

Dalam Soft Opening ini Kamsal melihat-lihat produk yang dijual sampai akhirnya memutuskan untuk membeli salah satu pakaian.

“Dengan adanya tempat perbelanjaan baru di Bontang ini, kita bisa lebih mudah untuk berbelanja. Bisa menarik pembeli dari daerah Kutim seperti Sangatta juga agar tidak jauh lagi kalau harus ke Samarinda,” ungkapnya. (adv/sya)

Soft Opening Matahari Department Store Di Bontang City Mall

0

BONTANG – Soft Opening Matahari Department Store dilaksanakan di Bontang City Mall pada Rabu (30/11/22). Soft Opening ini dilakukan oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase didampingi Najirah, wakil wali kota Bontang.

Basri mengakatakan, dengan adanya mal ini diharapkan dapat membantu perekonomian warga Bontang. Manajemen Matahari mengatakan bahwa pegawai Matahari dipastikan 100 persen adalah warga Bontang.

Terdapat puluhan brand yang tersedia, mulai dari pakaian hingga kosmetik. Mulai 1 Desember 2022 warga Bontang sudah dapat berbelanja di Matahari Department Store.

“Di Bontang ini terdapat ribuan pendatang dengan adanya mal ini perekonomian warga kita stabil. Dan saya harap kedepannya UMKM Bontang juga bisa buka di mall ini,” ungkapnya.  (sya)

Bontang Selatan Kembali Gelar Patroli Administrasi Kependudukan

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan bersama Tim Gabungan kembali menggelar patroli, Selasa (29/11/2022) malam. Lokasi patroli ini berada di wilayah Kelurahan Tanjung Laut Indah. Patroli ini bertujuan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli diawali dengan apel kesiapan terdiri dari tim gabungan Satpol PP selaku koordinator, turut dihadiri Ketua FKPM Kelurahan Tanjung Laut Indah Bakhtiar Wakkang beserta anggota, Kecamatan Bontang Selatan, Disdukcapil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Ketua RT setempat.

“Patroli ini dibagi menjadi 4 grup yang disebar ke RT 11 hingga RT 14. Kegiatan ini merupakan patroli bendataan lanjutan yang diturunkan dari Sekretariat Daerah untuk pendataan kos-kosan dan juga penginapan,” jelas Kamsal, Camat Bontang Selatan. (adv/sya)

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pemkot Bontang Apresiasi Festival UMKM Pupuk Kaltim 2022

0

SAMARINDA – Setelah berlangsung selama empat hari dengan berbagai kegiatan hiburan bagi masyarakat, Festival UMKM 2022 di Lapangan Denarhanud 002 Bontang dalam rangka menyambut HUT ke-45 PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), resmi berakhir Jumat (25/11/2022). Malam penutupan pesta rakyat ini diisi hiburan pamungkas oleh pedangdut kenamaan asal Jawa Tengah Yeni Inka, dan berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat yang hadir.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengungkapkan kegiatan ini sebagai upaya Pupuk Kaltim lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan manfaat perusahaan agar semakin dirasakan. Khususnya bagi ratusan pelaku UMKM lokal yang difasilitasi selama kegiatan, diharap mampu meningkatkan potensi penjualan dan peluang pasar selama kegiatan berlangsung.

Hal ini juga bagian dari upaya Pupuk Kaltim untuk mengoptimalkan kembali potensi UMKM Bontang agar lebih maju dan berkembang, sebagai wujud dukungan perusahaan dalam pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. Selain di Kota Bontang, Festival UMKM 2022 juga digelar Pupuk Kaltim di tiga daerah lainnya di Indonesia, yakni Bojonegoro, Solo dan Gowa Sulawesi Selatan.

“Festival UMKM tahun ini juga upaya Pupuk Kaltim untuk terus hadir dan dekat bersama masyarakat, utamanya di usia ke-45 tahun perjalanan perusahaan yang tak lepas dari dukungan berbagai unsur di Kota Bontang. Semoga dengan kegiatan ini, geliat perekonomian masyarakat dapat kembali tumbuh dan berkembang,” ujar Qomaruzzaman.

Ditambahkan Qomaruzzaman, sebagai perusahaan yang peduli terhadap UMKM, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan serta kemajuan UMKM lokal agar lebih mandiri dan berdaya saing. Hal ini diwujudkan melalui program pembinaan langsung oleh perusahaan, maupun sinergi bersama Pemerintah dalam membantu peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga sejalan dengan salah satu misi Pupuk Kaltim, yakni memberikan manfaat optimum bagi masyarakat melalui kesinambungan peran pembinaan dan pedampingan usaha lokal di berbagai sektor. Komitmen ini akan terus dipegang Pupuk Kaltim melalui implementasi program TJSL secara terarah sesuai arahan Kementerian BUMN.

“Pupuk Kaltim akan terus mendorong UMKM lokal agar semakin maju dan berkembang. Serta selalu mendukung berbagai program yang dicanangkan Pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Qomaruzzaman.

Mewakili Pemkot Bontang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lukman, mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim untuk senantiasa dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong pelaku UMKM lokal agar semakin tumbuh dan berkembang. Menurut dia, kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan perhatian Pupuk Kaltim terhadap pengembangan UMKM Bontang, sehingga mampu kembali bangkit setelah terimbas pandemi dalam dua tahun terakhir.

“Selain itu, Festival UMKM 2022 juga memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat Bontang dengan ragam penampilan selama kegiatan digelar. Untuk itu kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang senantiasa hadir bagi masyarakat,” ucap Lukman.

Dirinya menilai kegiatan ini sangat membantu Pemkot Bontang dalam mendorong UMKM lokal agar naik kelas, termasuk meningkatkan peluang ekonomi bagi wirausahawan baru yang diharap semakin berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal ini diharap terus ditingkatkan Pupuk Kaltim, karena sejalan dengan sasaran pembangunan daerah. Sehingga kedepan, perekonomian masyarakat yang diiringi peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kota Bontang bisa lebih dikembangkan melalui dukungan dan peran serta perusahaan.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat turut merasakan kebahagiaan bersama keluarga besar perusahaan dalam menyambut hari jadi Pupuk Kaltim ke-45 tahun. Semoga kedepan Pupuk Kaltim terus mendukung Pemkot Bontang dalam mewujudkan daerah yang ramah investasi, ramah UMKM dan pariwisata demi kesejahteraan bersama,” pungkas Lukman. (adv)