Beranda blog Halaman 862

Usulan Calon Pj Gubernur Kaltim, Andi Faiz Harap Orang yang Paling Paham Kaltim

0
Usulan Calon Pj Gubernur Kaltim, Andi Faiz Harap Orang yang Paling Paham Kaltim
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.(ist)

BONTANG – Isu rekomendasi nama-nama calon Pj Gubernur Kaltim kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhir-akhir ini kian mencuat. Beragam komentar dan tanggapan dari berbagai tokoh, pejabat, dan lapisan masyarakat pun terlontar, tak terkecuali Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Andi Faiz sapaan akrabnya menyatakan, bahwa DPRD Bontang pun memiliki harapan terhadap nama-nama yang akan diusulkan oleh DPRD Provinsi Kaltim nantinya. Saat nama-nama Pj Gubernur Kaltim tersebut diusulkan.

Dirinya menegaskan, bahwa siapapun yang dipilih nantinya adalah orang yang paling memahami tentang Kaltim. Selain itu dikatakannya, adalah orang-orang yang mampu mengakomodasi keinginan masyarakat Kaltim. Kemudian orang-orang yang memahami karakter masyarakat Kaltim, dan kondisi alamnya.

“Intinya orang yang diusulkan tersebut benar-benar mengerti bagaimana kondisi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Diketahui, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati, dan Penjabat Wali Kota,

DPRD Kaltim memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi nama-nama calon Pj Gubernur Kaltim kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pimpinan DPRD Kaltim akan membahas secara internal sebelum memberikan tiga nama yang akan mengisi kekosongan posisi Isran Noor sebagai Gubernur Kaltim yang akan berakhir masa jabatannya Oktober 2023 nanti.

Sebagaimana yang diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, bahwa sesuai aturan, “Karang Paci” tengah menyiapkan pembahasan calon Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim. Pembahasan akan dilakukan ditingkat pimpinan DPRD Kaltim.

Adapun saat ini sejumlah nama telah mengemuka sebagai calon Pj Gubernur Kaltim yang akan direkomendasikan DPRD Kaltim yakni Rektor Universitas Mulawarman Dr. Ir. Abdunnur, Dirjen Otda Kemendagri Dr. Akmal Malik, MSi , Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag H. Kamaruddin Amin, MA.

“Nama-nama tersebut masih bersifat usulan dari masing-masing orang, belum final. Minimal Sekda, karena harus eselon 1 dari Kemendagri, yang penting eselon sesuai, memenuhi kriteria eselonnya,” pungkasnya. (adv/al)

Sungai Dahlia Menyempit di Jalan HM Ardans IV, Dinas PUPRK: Sementara Hanya Bisa Dinormalisasi

0
Sungai Dahlia Menyempit di Jalan HM Ardans IV, Dinas PUPRK: Sementara Hanya Bisa Dinormalisasi
Komisi III DPRD bersama Dinas PUPRK saat tinjauan lapangan di Jalan HM Ardans IV. (Yusva Alam)

BONTANG – Beberapa titik Sungai Dahlia yang melewati pemukiman warga di Jalan HM Ardans IV, Pisangan dilaporkan mengalami penyempitan. Hal itu mengakibatkan saat hujan deras sering mengalami banjir, karena air sungai yang mudah meluap.

Hal itu terungkap usai sidak Komisi III DPRD Bontang beserta Dinas PUPRK Bontang beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Abdul Samad mengatakan, bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar terjadi penyempitan pada sungai tersebut. Hal itu terjadi justru setelah banyaknya pembangunan swadaya yang dilakukan warga sekitar.

“Sudah kami lihat kondisinya tadi. Solusinya hanya bisa dinormalisasi, tidak bisa lagi dilebarkan, karena akan mengorbankan lahan warga yang berada di sekitar bantaran sungai,” ujar Samad saat sidak.

Keluhan yang sama pun diterima Dinas PUPRK. Kadis PUPRK, Usman melalui Kabid Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air, Edy Suprapto mengatakan, ada beberapa warga yang melaporkan kalau ada beberapa bagian rumah yang akan mengalami longsor akibat kondisi tersebut.

Sungai yang dulunya memiliki lebar sekira 5-6 meter, sekarang menyusut menjadi sekira 1,5 meter.

Dari kondisi itu, sementara ini Dinas PUPRK hanya bisa melakukan normalisasi. Membersihkan sungai dari tanaman-tanaman yang tumbuh dan sampah-sampah yang mengendap. Hal itu agar aliran air sungai bisa lebih lancar daripada sebelumnya.

Menurut Edy untuk solusi pelebaran sungai saat ini belum bisa dilakukan, lantaran terkendala masalah lahan. Dikhawatirkan akan terjadi bentrok dengan warga sekitar sungai.

“Hanya bisa dinormalisasi. Nanti kami atur waktunya karena bergantian dengan titik yang lain. Tapi sudah kami tangani beberapa bagian sungai,” bebernya. (adv/al)

Atlet Golf Bontang Bela Kukar di PON, Pemerintah Dianggap Kurang Perhatian

0
Atlet Golf Bontang Bela Kukar di PON, Pemerintah Dianggap Kurang Perhatian
Ketua PDRD Bontang, Andi Faiz menyayangkan adanya atlet Bontang yang bela daerah lain. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyayangkan ada atlet Bontang yang memilih mewakili Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) di ajang PON 2024 ketimbang kota asalnya Bontang. Hal itu diduga karena kurangnya perhatian Pemkot Bontang kepada para atlet.

Menurutnya, Pemkot Bontang seharusnya memperhatikan para atletnya, apalagi yang sudah mengharumkan nama Bontang. Pemkot berkewajiban mengapresiasi para atlet berprestasi, agar para atlet merasa diperhatikan.

“Harusnya ini tidak terjadi. Apresiasi harusnya diberikan kepada para atlet yang berprestasi,” ujar Andi Faiz.

Dikatakannya, atlet yang memilih mewakili daerah lain, bisa jadi lantaran mementingkan masa depannya ketimbang tidak ada kepastian dari daerahnya sendiri.

“Hal ini jadi catatan penting pemerintah, agar kasih perhatian lebih ke atlet-atlet berprestasi Bontang,” tegas Politisi Partai Golkar ini.

Ia pun menyarankan, agar pemerintah melalui dinas terkait memiliki standar terhadap atlet berprestasi. Misalnya yang berhasil mengharumkan nama Bontang di tingkat nasional hingga internasional bisa dijadikan sebagai tenaga P3K atau pun PNS.

“Pemerintah bisa ajukan. Agar atlet merasakan masa depannya itu terjamin,” tandasnya.

Dikabarkan, seorang atlet golf Bontang bernama Rani Ardelia (30) memilih mewakili Kukar ketimbang kota asalnya Bontang di PON ke XXI tahun 2024 mendatang.

Alasan Rani memilih berpaling ke daerah lain, lantaran merasa Pemkot Bontang kurang perhatian dan apresiasi kepada atlet berprestasi. Termasuk dirinya.

Ia merasa seringkali mengharumkan Bontang, namun tak pernah mendapat fasilitas dalam bentuk apapun.

“Iya. Kota Bontang sangat kurang memfasilitasi kami, para atlet ketika ada turnamen– turnamen,” ujarnya belum lama ini. (adv/al)

Percepatan Penanggulangan Banjir, PUPRK Bentuk Tim Khusus Normalisasi Sungai dan Saluran Drainase

0
Percepatan Penanggulangan Banjir, PUPRK Bentuk Tim Khusus Normalisasi Sungai dan Saluran Drainase
Tim normalisasi saat membersihkan saluran drainase di Jalan HM Ardans. (Yusva Alam)

BONTANG – Pemkot terus menggenjot penanggulangan banjir di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Sebagai upaya percepatan, Dinas PUPRK pun membentuk tim normalisasi sungai dan saluran drainase.

Dijelaskan Kadis PUPRK Bontang, Usman melalui Kabid Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air PUPRK, Edy Suprapto tim tersebut merupakan Pasukan Bersih Sungai (Panbers) yang baru saja dilantik Selasa (15/8/2023) kemarin. Para anggota Panbers juga dibekali pula 2 armada truk untuk pembersihan.

Tim ini terus bergerak keliling Bontang untuk memantau titik-titik sepanjang Sungai Dahlia dan saluran drainase yang bermasalah.

Tak hanya itu, Dinas PUPRK pun akan merespon setiap aduan warga maupun RT yang berhubungan dengan masalah banjir.

“Kami akan survei lokasi kemudian akan dibersihkan oleh tim normalisasi,” ujar Edy

Diharapkan dengan adanya tim ini akan mempercepat penurunan masalah banjir di Bontang. (adv/al)

Cegah Kanker Serviks, Siswi Kelas 5 SD Mulai Divaksin HPV

0
Cegah Kanker Serviks, Siswi Kelas 5 SD Mulai Divaksin HPV
Launching Vaksin HPV dan Imunisasi Rotavirus di Aula Dispopar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Launching pelaksanaan vaksinasi Human Papiloma Virus (HPV) dan imunisasi rotavirus bagi bayi dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) di Aula Dispopar, Selasa (15/8/23).

Penerima vaksinasi HPV ditargetkan bagi anak perempuan yang duduk di kelas 5 SD. Total jumlah pelajar perempuan kelas 5 SD itu sebanyak 1300 siswa. Sementara itu, ketersediaan tahap awal di Bontang masih berkisar 670 buah vaksin.

Sedangkan imunisasi rotavirus diberikan kepada bayi usia 2 hingga 4 bulan. Di Bontang sendiri terdapat sekira 3 ribu bayi, namun imunisasi yang masuk baru seribu.

Adi Permana, Pengendalian Penyakit Ahli Muda Epidemiologi Dinkes Bontang, menjelaskan, vaksinasi HPV ini diperuntukkan mencegah perempuan terkena kanker serviks. Sementara imunisasi rotavirus untuk mencegah diare pada bayi.

“Imunisasi Rotavirus ini diteteskan ke mulut bayi sebanyak 5 tetes. Guna mencegah bayi terkena diare, karena diare cukup bahaya untuk bayi, bisa menyebabkan dehidrasi,” jelasnya.

Cegah Kanker Serviks, Siswi Kelas 5 SD Mulai Divaksin HPV

Pemberian vaksin HPV dan rotavirus merupakan program pemerintah untuk mencegah meningkatnya kasus kanker serviks di Bontang. Untuk HPV akan disuntikan 2 kali, dosis pertama pada tahun ini menyasar anak kelas 5 SD dan untuk dosis 2 di tahun depan pada anak kelas 6 SD.

“Mulai hari ini vaksin serta imunisasi akan disebarkan ke sekolah serta puskesmas, karena jumlah terbatas akan diutamakan yang capaian penyebarannya bagus,” imbuhnya.

Pemegang program kanker Dinkes, Irma menjelaskan kalau ada warga Bontang yang terkena kanker serviks stadium 1 dan 2 masih bisa datang ke puskesmas untuk melakukan Cryoterapi Serviks di Puskesmas Bontang Selatan 1, Puskesmas Bontang Utara 1, dan Puskesmas Bontang Utara 2.

“Untuk pengobatannya bisa pakai BPJS, tapi kalau sudah kanker stadium 3 dan 4 sudah tidak bisa, harus kemoterapi,” beber Irma.

Pewarta: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Mesin Capit Boneka: Judi atau Permainan Ketangkasan?

0
Mesin Capit Boneka: Judi atau Permainan Ketangkasan?
Maghfirudin A.A. (ist)

Oleh:

Maghfirudin A.A

Mubaligh Kota Bontang

Bontang memiliki julukan Kota Taman (Tertib, Agamis, Mandiri, Aman, Nyaman) yang resmi disematkan pada 2002 silam. Brand Kota Taman ini bukan hanya sekedar pepesan kosong, tapi menjadi identitas bagi warga kota Bontang. Sebagai kota yang tertib maka pemerintah berusaha memantau setiap denyut gerak warga kota dengan CCTV di setiap simpang jalan di kota Bontang.

Julukan Bontang kota agamis bisa dibuktikan dengan maraknya Majelis Taklim di setiap RT di kota ini. Dan yang paling membanggakan, Kota Bontang ada perkumpulan mubaligh yang menyatu di dalamnya semua mubaligh dari berbagai organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Hidayatullah, DDI dll. Organisasi itu bernama Badan Koordinasi Dakwah Islam Bontang (BKDIB) sebagai mitra umara Kota Bontang.

Hanya saja julukan Kota Agamis ini mulai terusik dengan munculnya permainan capit boneka, yang sejak tiga bulan lalu bermunculan di beberapa toko sembako di Bontang. Permainan ini menyasar untuk anak-anak perempuan dan terkadang dimainkan juga orang dewasa.

Hal itu menjadi bahan perbincangan di kalangan aktivis Islam di Kota Taman. Salah satunya di grup whatsApp mubaligh BKDIB Bontang.

Permasalahan mendasar adalah hukum permainan tersebut. Sebenarnya capit boneka (claw machine) sudah beredar bukan hanya di Bontang, tapi juga di wilayah pedesaan di kota lainnya. Hanya saja di Bontang baru bermunculan sejak 3 bulan terakhir ini.

Biasanya, pengelola menitipkan mesin tersebut di minimarket maupun toko yang banyak dikunjungi anak-anak. Dalam permainan tersebut, seorang pemain membeli koin untuk dimasukkan ke mesin capit, lalu dengan menggerakkan tuas ia berkesempatan mengambil boneka yang terdapat di dalamnya. Jika diamati secara sekilas permainannya sangat sederhana.

Satu pertanyaannya adalah apakah capit boneka ini suatu ketangkasan atau judi? maka perlu kita kaji bersama. Disebut permainan ketangkasan adalah apabila seorang anak bila melatih kecepatan, kecekatan, dan kepandaian dalam permainan tersebut, akan semakin terampil.

Tapi pada kenyataannya permainan capit boneka tidak bisa disebut permainan ketangkasan, karena sejak awal sudah didesain alat capitnya bisa kuat dan bisa lemah dalam masa permainan tertentu.

Memainkan capit boneka ini bisa dikatakan judi apabila memenuhi 3 unsur. Di antaranya pertama, berbayar, kedua, didasarkan pada keberuntungan semata, bukan kemampuan yang bisa diasah, dan ketiga, pemain yang beruntung mendapatkan hadiah, sedangkan pemain yang tidak beruntung tidak mendapatkan apa-apa atau mendapatkan sesuatu namun harganya jauh lebih kecil daripada yang telah ia bayarkan.

Akhirnya kita bisa menyimpulkan bahwa permainan capit boneka ini adalah judi yang berkedok ketangkasan. Hal ini sejalan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang kembali menegaskan bahwa permainan capit boneka (claw machine) yang digemari anak-anak adalah haram. Dalam fatwa yang ditetapkan pada 3 Oktober 2007 itu, diatur permainan-permainan yang boleh dan tidak boleh dimainkan alias haram menurut agama Islam.

MUI sebagai otoritas penjaga Syariat Islam di Indonesia sudah secara tegas menyampaikan, hukum permainan capit boneka ini. Tentu juga perlu di topang dengan pemimpin Kota Bontang dalam hal ini Bapak Basri Rase M.IP untuk melarang peredaran permainan yang melatih anak-anak bermain judi semenjak kecil.

Kebijakan larangan judi ini sendiri sudah ada dalam sistem hukum di Indonesia, definisi judi dapat mengambil pasal 303 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang berbunyi “Yang dikatakan main judi yaitu tiap-tiap permainan, yang mendasarkan pengharapan buat menang pada umumnya bergantung kepada untung-untungan saja.

Semoga keresahan warga kota Bontang cepat diatasi dengan kebijakan dari Pemerintah Kota Bontang untuk larangan dan penghentian judi berkedok ketangkasan. (*)

Truk Pengangkut Batu Koral Terguling Dekat Tugu Selamat Datang

0
Truk Pengangkut Batu Koral Terguling Dekat Tugu Selamat Datang
Kondisi truk koral terguling di dekat Tugu Selamat Datang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Truk pengangkut batu koral terguling di sekitar wilayah Kilometer 6 Bontang, tepatnya di antara RSUD dan Tugu Selamat datang Bontang, Rabu (16/8/2023) siang ini.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 14.00 siang. Berdasarkan penuturan warga sekitar, tidak ada yang mengetahui kronologis kejadian. Tidak ada satupun warga yang melihat tergulingnya truk pengakut koral tersebut. Lantaran kondisi jalanan sedang sepi, dan warga tidak berada di luar rumah.

“Tidak ada yang tau kejadiannya, sebenarnya ada satu saksi mata yang hampir kena truk ini, tapi langsung pulang,” jelas Arif salah satu warga sekitar.

Truk Pengangkut Batu Koral Terguling Dekat Tugu Selamat Datang
Kondisi truk koral terguling di dekat Tugu Selamat Datang. (Syakurah/Radarbontang)

Saat ini sopir sudah dilarikan ke RSUD Taman Husada.

Berdasarkan pengaman wartawan Radarbontang.com, kondisi jalan saat ini dialihkan. Mulai dari Perempatan lampu merah RSUD, jalur lalu lintas diubah satu jalur. Anggota Satlantas Polres Bontang sudah tiba di lokasi dan sedang  evakuasi dan mengamankan jalanan sekitar TKP.

Pewarta: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Perlunya Komunikasi dengan Warga Guntung Sebelum Relokasi Buaya

0
Perlunya Komunikasi dengan Warga Guntung Sebelum Relokasi Buaya
Ketua DPRD Andi Faiz meminta ada komunikasi dengan warga dalam solusi relokasi buaya. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta kepada pihak terkait, agar berkomunikasi dengan semua pihak sebelum melakukan upaya relokasi buaya di Guntung.

Dikatakan Andi Faiz, wewenang relokasi buaya ada di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), namun ia tetap meminta kepada BKSDA agar berkomunikasi dengan para tokoh dan lapisan masyarakat Guntung.

Bagaimanapun dikatakannya, Buaya Guntung ini sudah menjadi semacam objek wisata. Lantaran banyak orang dari luar Bontang yang jauh-jauh datang ke Bontang khususnya Guntung, untuk menyaksikan sebuah kejadian luar biasa kedekatan antara manusia dan buaya.

“Kalau mau direlokasi atau ada solusi lain, saya kira harus libatkan semua pihak. Jangan memindahkan tanpa memberi tahu,” ujarnya.

Namun begitu ditegaskannya, intinya ia tetap mengutamakan keselamatan warga. Menurutnya, keselamatan warga Guntung yang nomor 1 harus  di kedepankan.

“Ketika ada suatu kebijakan, harus aspek keselamatan dulu yang dipikirkan, baru potensi-potensi lain,” tegas Andi Faiz.

Diketahui, sejak terjadinya penerkaman buaya kepada salahsatu warga Guntung, pihak-pihak berwenang salahsatunya BKSDA berupaya mencari solusi masalah ini. Salahsatunya dengan relokasi buaya-buaya Guntung.

Upaya relokasi buaya inipun mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Mulai dari yang pro hingga kontra. (adv/al)

Inovasi PUPR Tangani Banjir, Bentuk Panbers Bantu Normalisasi Sungai

0
Inovasi PUPR Tangani Banjir, Bentuk Panbers Bantu Normalisasi Sungai
Wali Kota Bontang, Basri Rase melantik Anggota Panbers di Launching Teman Bolang. (Yusva Alam)

BONTANG – Pemkot Bontang dalam hal ini Dinas PUPR berinovasi dalam upaya penanggulangan banjir di Bontang. Dinas PUPR berkolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder untuk menormalisasi Sungai Dahlia.

Inovasi yang dilakukan Dinas PUPR adalah membentuk Pasukan Bersih Sungai (Panbers) yang terdiri dari 33 anggota, untuk membantu pemerintah dalam normalisasi endapan lumpur di aliran drainase dan sungai.

Dinas PUPR pun meresmikan Panbers dalam Launching Teman Bolang, Selasa (15/8/2023) di Halaman Masjid Al-Baqarah, Jalan Sukun Raya Gang Jati 3, Kelurahan Satimpo.

Launching Teman Bolang merupakan strategi pemerintahan untuk kolaborasi penanggulangan banjir di Bontang, dan mormalisasi Sungai Dahlia bersama panbers.

Inovasi PUPR Tangani Banjir, Bentuk Panbers Bantu Normalisasi Sungai
Pasukan Panbers saat membantu normalisasi Sungai Dahlia. (Yusva Alam)

Kepala PUPR Kota Bontang Usman mengatakan, banjir ini merupakan masalah kita bersama, karenanya kita bersama-sama bisa bergandeng tangan untuk mengatasi masalah banjir ini. Antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder berkolaborasi menyelesaikan permasalahan ini.

“Dengan adanya Pasukan Panbers ini kita upaya lakukan percepatan. Masyarakat bisa mengadukan permasalahan-permasalahan terkait banjir, kami akan survei lokasi, bikin perencanaan, lalu penanganan. Mekanismenya seperti itu,” bebernya.

Dijelaskannya, Panbers merupakan masyarakat yang digaji harian, untuk membantu pengerjaan normalisasi sungai. Lantaran tidak semua pengerjaan normalisasi sungai bisa dikerjakan dengan alat, namun ada juga dengan cara manual. Dengan cara manual inilah Panbers bekerja.

“Kami akan terus konsisten bersama Panbers untuk normaliasai seluruh Sungai Dahlia di Bontang. Panbers akan dilibatkan di setiap program bersih-bersih sungai,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase hadir dalam Launching Teman Bolang sekaligus meresmikan Panbers. Wali Kota berharap dibentuknya Panbers dapat membantu percepatan penanganan banjir di Bontang.

“Kami konsen dalam penanggulangan banjir sampai membentuk Panbers ini,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Pewarta: Yusva Alam

Editor: Yusva Alam

Sambut HUT RI, Badak LNG Berbagi Paket Sembako ke Veteran Kemerdekaan

0
Sambut HUT RI, Badak LNG Berbagi Paket Sembako ke Veteran Kemerdekaan
Penyerahan paket sembako kepada perwakilan veteran Achmad Saleh oleh Badak LNG. (ist)

BONTANG – Dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia, Badak LNG menyelenggarakan kegiatan aksi sosial bagi para veteran yang tinggal di Kota Bontang. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Badak LNG ikut bergabung dalam program Komunitas Bergerak sebagai wujud aksi sosial insan Badak LNG dalam perayaan HUT RI tahun ini.

Pada kegiatan ini, dibagikan paket sembako dan uang tunai kepada enam anggota veteran dan janda veteran. Bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Bontang, bantuan ini diserahkan pada Selasa (15/8) ke kediaman masing-masing.

Achmad Saleh, salah satu veteran yang telah berusia 100 tahun, mengucapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Badak LNG. Dirinya turut mendoakan agar Badak LNG dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Bontang.

Pjs. Senior Manger Corporate Communication & General Support Badak LNG, Putra Peni Luhur Wibowo, menyatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian dari perusahaan atas jasa-jasa dan perjuangan yang telah dilakukan para veteran terhadap bangsa dan negara.

“Mewakili Manajemen Badak LNG saya mengucapkan terima kasih kepada para veteran yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para keluarga veteran,” ucap Luhur.

Selanjutnya, ia berharap peringatan HUT Ke-78 RI ini dapat dijadikan momentum untuk kembali memupuk persatuan dan meneladani jiwa patriotisme para pahlawan. (rls)