Beranda blog Halaman 898

Apresiasi Event Gekrafs Corners, Faisal: Sangat Bermanfaat Bagi Pelaku UKM

0

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal membuka Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Corner di City Centrum Hotel Mercure Samarinda, Jumat 16 September 2022.

Kegiatan digelar selama tiga hari (16-18 September) dengan rangkaian kegiatan yakni talkshowworkshop, fashion show, pameran photography musik serta penandatanganan pembentukkan Koperasi Gekrafs Kalimantan Timur.

Dalam sambutan tertulisnya, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi menyambut baik digelarnya event Gekrafs Corners yang digelar DPW Gekrafs Kaltim.

Menurut dia, event ini penting dan sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di sektor Ekonomi Kreatif, termasuk bagi para pegiat seni dan budaya.

“Di sini kita bisa menyaksikan langsung gelaran produk ekonomi kreatif Kaltim yang spektakuler, bernilai dan membanggakan kita semua,” katanya.

Dia pun berharap Gekrafs Kaltim akan menjadi lokomotif para pelaku ekonomi kreatif di Kaltim untuk terus eksis dan menghasilkan produk-produk andalannya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian kaltim.

Pemerintah Provinsi Kaltim pada prinsipnya, terus mendukung berbagai upaya kreatif yang dibuat masyarakat dalam meningkatkan hasil usahanya, sehingga akan memperkuat perekonomian daerah dan kesejahteraan rakyat pada umumnya.

“Mari kita dukung dan sukseskan event Gekrafts Corners ini dengan berkunjung, sebagai sarana berbelanja, membuat transaksi, rekreasi dan hiburan, serta menambah pengetahuan dan wawasan,” ajaknya.

Wagub meyakini berbagai ragam produk ekonomi kreatif yang berada di Gekrafs Corners dapat dipasarkan guna meningkatkan hasil usaha dan menumbuhkan perekonomian Kaltim yang sempat terpuruk akibat Pandemi Covid-19. (bgs/ty/diskominfokaltim)

Kelurahan Tanjung Laut Bantu Warga lewat Jumat Berkah

0

BONTANG – Jumat Berkah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kalimantan Timur, untuk membantu warganya yang sakit dan kurang mampu. Kegiatan ini smdilakukan sejak akhir Januari 2022.

Adapun biaya diberikan oleh ASN maupun TKD Bontang. Yang mana setiap keluarga kurang mampu bisa mendapat tunjangan Rp 1.000.000 per orang. Artinya, jika dalam satu keluarga terdapat lima orang, maka akan mendapatkan Rp 5000.000.

Dana bantuan itu akan dibelikan sembako atau kebutuhan kesehatan.

“Dana akan dikumpulkan pada hari Kamis, lalu pada Jumat pagi akan dibelanjakan. Sebelum turun ke lokasi, biasanya kami akan menghubungi RT setempat dahulu, agar RT bisa ikut mendampingi.” jelas Sekretaris Lurah Tanjung Laut, Andi Alamsyah.

Sebelum melakukan pemberian sembako dan alat-alat kesehatan, 38 RT di Tanjung laut selalu didata ulang oleh kelurahan. Kemudian, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PKT akan melakukan survei dengan mendatangi rumah warga untuk mencatat apa saja kebutuhan yang diperlukan.

Seperti membelikan tongkat, kursi roda atau uang tunai untuk biaya pengobatan. Penyerahan sembako atau alat kesehatan biasanya dilakukan dua minggu sekali.

Program lain yang baru mulai dilaksanakan pada Agustus adalah santunan untuk anak yatim berupa sembako. Santunan anak yatim ini dilakukan setiap sebulan sekali.

“Namun, jika dananya mencukupi, kami akan menambah lagi volume untuk anak yatim yang kita santuni.” kata Alamsyah. (sya)

Polres Bontang Musnahkan Narkoba 2.94 Gram

0

BONTANG – Barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 2,94 gram dimusnahkan Polres Bontang, Jumat (16/9/2022). Barang bukti itu didapat dari tiga perkara dengan empat tersangka, yakni L, AA, AR, dan RB.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya menjelaskan, peran keempat tersangka tersebut sebagai pengedar. “Para tersangka juga merupakan residivis dengan kasus yang sama (kasus narkoba),” kata Kapolres.

Disebutkan, para tersangka ditangkap di tempat berbeda. Yaitu di Hotel Grand Mutiara, Hotel Cahaya Bone, dan dua tersangka di Jalan Soekarno-Hatta.

Total sabu yang dihancurkan dengan cara diblender berjumlah 2,94 gram. Dari barang bukti tersebut diketahui tersangka narkoba itu mengedarkan barang haram tersebut melalui sistem jejak, sehingga sulit terdeteksi petugas.

“Pemusnahan barang bukti narkoba  merupakan kegiatan rutin Satreskoba Polres Bontang setiap ada penangkapan narkoba,” jelasnya. (sc)

Kelurahan Berbas Pantai Raih Penghargaan

0

BONTANG – Belum lama ini, Masjid Asy Syuhada Berbas Pantai mendapat penghargaan nasional sebagai masjid ramah anak. Sebelumnya, beberapa masjid di Kota Bontang termasuk Masjid Asy Syuhada, kemudian AL- Hijrah dan beberapa masjid lainnya dinilai dan dikunjungi pihak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sesuai dengan indikator penilaian, Masjid Asy Syuhada terpilih sebagai masjid ramah anak. Menurut Lurah Berbas Pantai Deden Supriadi, penilian yang dilakukan berupa pengecekan seberapa rutin pertemuan remaja masjid dan seberapa aktif kegiatan remaja di masjid bersangkutan.

“Keunggulan yang dimiliki Masjid Asy Syuhada adalah adanya TPA di sekitar wilayah masjid, serta adanya ruangan khusus yang ditujukan untuk kegiatan anak-anak dalam masjid,” kata Deden.

Prestasi lain yang diraih Kelurahan Berbas Pantai adalah adanya penghargaan sebagai perpustakaan terbaik di Kota Bontang. Sebelumnya, perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai bersaing dengan lima kelurahan lain yang berada di Bontang.

Setelah mendapat penghargaan untuk tingkat kota, perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai akhirnya kembali maju ke tahap provinsi dan bersaing dengan  3 kelurahan Bontang. Yaitu Perpustakaan Gunung Elai, Kanaan, dan Belimbing. Hasil penilaian provinsi itu akan diumumkan pada September 2022 ini. (sc)

Berbas Pantai Canangkan Program Sarabba

0

BONTANG – Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai rutinitas hidup sehat, Lurah Berbas Pantai Deden Supriadi mencanangkan program Satu Gerakan Badan Bugar (Sarabba). Program ini merupakan kegiatan senam dan jalan sehat di  Kelurahan Berbas Pantai.

Kegiatan ini dilakukan setiap satu bulan sekali pada akhir pekan di Pujasera Berbas Pantai. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Februari 2022. Selain jalan sehat dan senam, kegiatan ini juga diisi oleh penyuluhan yang dilakukan instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan dan komunitas.

“Selian bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan ini juga bermanfaat bagi para pedagang makanan yang berada di sekitar Pujasera Berbas,” kata Deden. (sc)

Terima Penghargaan dari PMI, Wagub: Kewajiban Sesama Saling Peduli

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda pada Penganugerahan Penghargaan Donor Darah bagi Pendonor 10x, 25x , 50x, 75x dan 100x dalam rangka HUT Ke-77 PMI, yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kamis (15/9/2022).

Wagub Hadi Mulyadi menerima penghargaan Donor Darah untuk kategori Pendonor 10x. Karena berdasarkan data dari PMI Kota Samarinda orang nomor dua di Benua Etam ini telah mendonorkan darahnya secara sukarela sebanyak 14x. Piagam penghargaan diserahkan oleh Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun.

Wagub Hadi Mulyadi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya dari PMI Kota Samarinda. Menurut Hadi, sudah menjadi kewajiban bagi sesama untuk saling perduli dan berbagi, salah satunya melalui donor darah, yang bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada PMI Kota Samarinda, semoga penghargaan ini mampu memotivasi seluruh masyarakat untuk bisa aktif mendonorkan darahnya. Karena dengan aktif mendonorkan darah, maka secara bersama-sama membangun kesehatan masyarakat dan membangun Kaltim, serta membangun Indonesia.

“Dengan donor darah maka kita berbagi kepada sesama dan kita harapkan darah kita bermanfaat sebesar-besarnya bagi yang membutuhkan,” harap Hadi.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengapresiasi aktivitas PMI Kota Samarinda yang telah berkontribusi dalam pembangunan di sektor kesehatan. Khususnya bagi para pendonor penerima penghargaan yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela untuk membantu kepentingan masyarakat banyak.

“Terima kasih Pak Wagub yang sudah mendonorkan darahnya secara sukarela untuk membantu masyarakat. Terima kasih juga kepada PMI Kota Samarinda yang telah berjuang mengumpulkan darah untuk kebutuhan masyarakat Samarinda, karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” ucap Andi Harun.

Ketua Pengurus PMI Kota Samarinda Decky Zulkiflie mengatakan penerima penghargaan donor darah pada peringatan HUT ke-77 PMI untuk kategori pendonor 10x sebanyak 5 orang, pendonor 25x (5 orang), pendonor 50x (30 orang), pendonor 75x (20 orang) dan pendonor 100x (8 orang). Termasuk untuk 5 perusahaan/instansi/lembaga/perusahaan/komunitas penghimpun donor darah terbanyak 2022.

“Ini juga sekaligus untuk menjalin silaturahmi pendonor darah sukarela dan menjaring pendonor darah baru,” katanya.

Pada kesempatan ini disediakan doorprize berupa 10 unit sepeda gunung sumbangan dari Wagub Hadi Mulyadi, 2 unit kulkas masing-masing 1 unit dari Anggota DPD RI H Nanang Sulaiman dan 1 unit dari Sekda Kota Samarinda Hero Mardanus, serta 1 unit motor sebagai hadiah utama dari Wali Kota Samarinda Andi Harun. (adv/diskominfokaltim)

Siapkan SDM Aparatur Profesional, BKD Kaltim Gelar Sosialisasi Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan

0

SAMARINDA – Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang profesional di bidang pemerintahan, khususnya para camat dan calon camat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltim melaksanakan sosialisasi program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, yang secara resmi dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Kaltim Riza Indra Riadi, yang digelar Ruang Tepian 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (15/9/2022).

Riza Indra Riadi mengatakan, pamong praja jangan langsung diasosiasikan ke Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), tapi kepamongprajaan maknanya luas. Pamong praja adalah aparatur penyelenggara pemerintahan dalam negeri yang melaksanakan tugas pembinaan ketentraman dan ketertiban, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, serta tugas lainnya.

“Kepamongprajaan adalah sistem nilai yang menunjukkan kondisi dan karakter mengenai pamong praja. Sedangkan Profesi Kepamongprajaan adalah keahlian aparatur pemerintahan dalam menerapkan atau mengaplikasikan ilmu pengetahuan, etika, teknologi, seni atau keterampilan dan nilai-nilai lainnya dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri,” kata Riza.

Riza Indra Riadi mengatakan sosialisasi program profesi kepamongprajaan ini sangat penting, khususnya bagi peserta sosialisasi baik camat maupun calon camat dari kabupaten dan kota se-Kaltim, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dalam semua sektor pembangunan guna memenuhi kepuasan masyarakat.

“Alumni IPDN yang bekerja dalam pemerintahan, harus mampu meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi keahlian, pengetahuan, sikap, dan kompetensi manajerial, bekerja dan berkarya dalam upaya membangun dan meningkatkan kemajuan daerah,” pesannya.

Riza Indra Riadi menambahkan, pemerintah terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dalam semua sektor pembangunan guna memenuhi kepuasan masyarakat. Alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang bekerja dalam pemerintahan, harus mampu meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi keahlian, pengetahuan, sikap, dan kompetensi manajerial.

“Untuk menjawab tuntutan pelayanan prima kepada masyarakat dan pertanggungjawaban publik yang harus dilaksanakan dengan cepat, efektif dan efisien harus didukung SDM aparatur yang berkualitas yang salah satunya dengan peningkatan kapasitas para camat maupun calon camat,” tegasnya.

Riza Indra Riadi juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber, Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN Dr Riza MBA, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan IPDN Sumedang Dr Mulyadi, Sekretaris pada Sub Bagian Administrasi Pimpinan dan Protokol Ade Fatahilah, yang telah meluangkan waktunya datang ke Provinsi Kaltim untuk memberikan pembekalan kepada peserta, sehingga menambah wawasan dan mendapatkan ilmu-ilmu yang baru, yang nantinya bisa diimplementasikan untuk pembangunan dan kemajuan daerah. (adv/diskominfokaltim)

Era Digital Makin Mudahkan Masyarakat, Faisal: Tanamkan Digital Mindset

0

BALIKPAPAN – Digitalisasi membawa kemudahan di setiap aspek kehidupan manusia, kepraktisan dalam budaya baru ini. Akan tetapi di samping itu ada risiko yang harus diwaspadai pada pengguna internet di dunia maya. Untuk mewaspadai hal tersebut maka dibutuhkan digital mindset di masing- masing individu.

“Yang dibutuhkan saat ini ialah bagaimana menanamkan Digital Mindset di diri kita sendiri,” sebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal saat menjadi narasumber pada Onix Radio 88,7 FM, Kamis (15/9).

Di era digital seperti sekarang ini, data pribadi seseorang sangatlah mudah ditemukan di dunia maya. Entah itu yang sengaja diunggah oleh sang pemilik, maupun yang disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hal ini tentunya, karena kebiasaan masyarakat yang terlalu santai atau lalai. Contoh data pribadi saja masyarakat suka mengabaikan seperti password sehingga disalahgunakan.

Lanjutnya, semua pihak juga harus turut andil dalam upaya perlindungan data pribadi. “Kita harus introspeksi untuk berhati-hati dalam melindungi data pribadi,”pintanya.

Selain itu, di dalam bekerja Digital Mindset juga harus komplit, jangan sampai diperbudak oleh digital. Tetapi di tempat kerja dapat memberikan porsi yang cukup untuk keamanan digital ini.

“Masih banyak di Kaltim yang belum melek dengan keamanan digital, keamanan ini penting sekali, begitu kena baru ribut,”tuturnya.

Tambahnya, keamanan ini tidak hanya satu pasukan saja yang mengamankan, namun harus dilakukan dari diri kita dan tanggung jawab bersama. (adv/diskominfokaltim)

Kadiskominfo Faisal Minta Kanal Pengaduan Melebur ke SP4N-LAPOR!

0
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Katim Muhammad Faisal

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah bersepakat menggunakan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional melalui layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai aplikasi satu-satunya yang dapat menampung partisipasi masyarakat, baik aspirasi pengaduan  dan permohonan informasi.

Untuk itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Katim Muhammad Faisal meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih mempunyai kanal pengaduan di masing-masing untuk bisa melebur ke SP4N-LAPOR!.

“Karena kita sudah buat kesepakatan kepala OPD dengan Gubernur, kemudian kesepakatan Gubernur dengan Kabupaten dan Kota dimana setiap Kabupaten dan Kota terhubung dengan SP4N-LAPOR!,”sebutnya mewakili Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi pada kegiatan Monitoring Pelaksanaan Pengaduan dan Pelatihan SP4N-LAPOR! Di Lingkungan Pemprov Kaltim, yang dilaksanakan di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (15/9).

Oleh karena itu, dirinya berharap OPD segera menutup kanal-kanal pengaduan dan meleburnya jadi satu di SP4N-LAPOR!.

Sambungnya, jika tidak bisa ditutup juga dan ada keterkaitan masih bisa di akomodir salah satunya harus menginput manual ke SP4N-LAPOR!, sehingga bisa terkontrol sampai ke pusat pengaduan yang masuk dari masyarakat.

“Saya rasa sudah semua yang belum Ini BUMD kita harapkan juga sudah terhubung secepatnya melalui SP4N-LAPOR!,”terangnya.

Tentunya melalui monitoring keterhubungan pelayanan pengaduan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui SP4N-LAPOR! pengelolaan pengaduan di Kaltim ke depannya dapat mencapai sasaran strategis nasional yaitu mewujudkan aistem penhlgelolaan pengaduan yang memiliki respon dan solusi cepat serta terpecaya.

Sementara Koordinator Sub Koordinator Pelayanan Informasi dan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Komunikasi Publik Andi Abd Razaq dalam laporannya memgatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan-kebijakan Pengelolaan Pengaduan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi SDM yaitu Admin dari SP4N-LAPOR!.

Di samping itu, kegiatan ini juga dapat menjadi momentum yang baik dalam menyatukan langkah dan meningkatkan kerjasama antar Perangkat Daerah sehingga mencapai tujuan yaitu terselenggaranya pelayanan pengaduan di Kalimantan Timur yang cepat, terpercaya berdasarkan transparansi dan akuntabilitas.

Monitoring Pengaduan Dan Pelatihan SP4N-LAPOR! di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dilaksanakan selama 2 hari yakni ditanggal 15 hingga 16 September 2022 diikuti 40 peserta dari OPD Kaltim maupun Kabupaten dan Kota.

Narasumber yang dihadirkan dari Pusat Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Republik Indonesia Alfian Afan Ghafar dan Kasi Pengelolaan Opini Diskominfo Kalsel.

Tampak Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Ombudsman Perwakilan Kalimantan Timur Kusharyanto, Direktur Utama (Dirut) RSUD AW Sjahranie dr David Hariadi Masjhoer serta Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Iwan Setiawan. (adv/diskominfokaltim)

Vila Tengah Laut Jadi Destinasi Baru Wisata Bontang

0

BONTANG – Tempat wisata di Kota Bontang semakin bertambah. Salah satunya adalah vila di tengah laut yang berada di wilayah Bontang Kuala. Vila dengan nama Chung Fam’s milik Suriansyah dan Setiawati ini memiliki beberapa ruangan yang dapat digunakan untuk menginap, bermain, dan banyak kegiatan lainnya.

Asriyah, pekerja di vila tersebut menjabarkan bahwa destinasi wisata ini memiliki kisaran tarif mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta dengan fasilitas untuk menginap, musala, air bersih, transportasi, dan masih banyak lagi.

“Kami juga mengadakan lomba ketinting tiap tahun untuk semakin memeriahkan pariwisata Bontang Kuala. Lomba ketinting ini akan kembali digelar pada Minggu, 18 September 2022 nanti,” ujarnya. (sc)