Beranda blog Halaman 923

Kuota Dipangkas, Antrean Haji Ada yang Sampai 97 Tahun

0

Pemangkasan kuota haji membuat antrean untuk menunaikan ibadah haji di Indonesia semakin panjang. Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan fenomena panjangnya antrean haji di Indonesia.

Rekor antrean terpanjang ada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Panjang antreannya nyaris satu abad. Tepatnya 97 tahun. Artinya, orang yang daftar tahun ini baru bisa berangkat pada tahun 2119.

Kasubdit Sistem Informasi Haji Terpadu Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hasan Afandi mengatakan, antrean haji makin panjang karena kuota tahun ini separo dari tahun 2020. Tahun ini kuota haji Indonesia 100.051 orang.

Sedangkan pada 2020, meskipun penyelenggaraan haji dibatalkan, kuota haji Indonesia 210 ribu orang.”Jadi, dalam menetapkan estimasi keberangkatan haji, kami mengacu kuota terkini,” ujarnya kepada wartawan.

Contohnya, untuk Kabupaten Bantaeng, acuan kuota untuk penentuan antrean haji saat ini berjumlah 85 orang. Sedangkan pada musim haji 2020 kuota haji Bantaeng berjumlah 182 orang.

Hasan menyatakan, meskipun tidak ada penambahan pendaftar haji baru yang signifikan, antrean hajinya menjadi panjang. ”Karena secara matematis, ketika kuotanya menjadi sedikit, antreannya menjadi panjang,” jelasnya. Contohnya ada di Bantaeng yang biasanya setahun memberangkatkan 182 orang, tahun ini hanya 85 orang. Otomatis antreannya makin panjang.

Hasan lantas memberi contoh kasus di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kuota haji Provinsi Jatim pada 2020 berjumlah 34.516 orang. Sedangkan kuota haji Jatim tahun ini susut menjadi 15.596 orang. Maka, seorang CJH yang semula diestimasi berangkat pada 2023 mundur menjadi 2025. CJH di Jatim lainnya yang semula estimasi berangkatnya 2055 mundur jadi 2078. ”Semakin di antrean belakang, mundurnya semakin jauh,” ucapnya.

Patokan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, tegas Hasan, adalah kuota yang sesuai dengan keputusan menteri agama (KMA) tahun berjalan. Dia menambahkan, KMA 2022 menetapkan kuota haji Indonesia 100.051 orang. Jadi tidak lagi menggunakan patokan kuota sebelumnya yang berjumlah 210 ribu orang.

Hasan tidak tahu pada musim haji 2023 nanti kuota Indonesia berapa besar. Apakah kembali seperti kuota 2020 sejumlah 210 ribu atau tetap seperti kuota haji tahun ini. Atau bahkan bisa jadi pada 2023 kuota haji Indonesia bertambah. Banyak sedikitnya kuota haji ini akan langsung memengaruhi antrean haji. (jw/mk)

Berikan Rasa Aman, Satuan Samapta Sambangi Tempat Keramaian

0

BONTANG – Tim patroli Satuan Samapta Polres Bontang melaksanakan  patroli harkamtibmas dan imbauan protokol kesehatan (prokes), Rabu (15/6/2022) malam. Kasat Samapta Polres Bontang AKP Widodo SH mengatakan patroli harkamtibmas bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

”Sasaran patroli kami fokuskan ke objek vital seperti SPBU, perbankan , serta tempat tempat yang ramai dikunjungi masyarakat,” kata AKP Widodo. Tim patroli Satuan Samapta tambahnya, juga memberikan himbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Ia menambahkan kegiatan patroli harmtibmas juga sebagai salah satu upaya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat agar bersama-sama terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mematuhi prokes pada masa pandemi Covid-19.

”Imbauan dan kewaspadaan di lingkungan masyarakat sangat penting dilakukan, untuk itu Samapta Polres Bontang akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan patrol, baik pagi, siang, maupun malam, untuk mencegah dan mengantisipasi adanya niat para pelaku kejahatan,” ujar Kasat Samapta . (hms)

Dampak Wabah PMK, Harga Sapi Naik

0

BONTANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, biasanya harga-harga sapi untuk hewan kurban ikut naik. Hal tersebut diyakini karena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi. Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang, Jois Ratna Andiolo mengakui wabah PMK menyebabkan pasokan berkurang  sehingga, dapat menambah menaikkan harga jual sapi.

Diketahui, PMK merupakan penyakit mulut dan kuku atau disebut sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) yang disebabkan oleh virus. Oleh karena itu, jika dilihat dari stok hewan yang tersedia, IdulAdha tahun ini diprediksi akan mengalami kelangkaan hewan kurban.

Stok Sapi tercatat 161 ekor, ini  Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang per tanggal 20 Mei. “Hingga kini belum ada penambahan dikarenakan beberapa wilayah penyuplai terserang wabah PMK sehingga harus dilockdown,”ucapnya.

Sementara, Kasi Pelayanan Kesehatan Hewan DKP3 Bontang, drh Riyono menambahkan setiap tahun sebulan sebelum IdulAdha stok hewan mencapai 1.000 ekor.  Karena itu tak jarang para pedagang dan peternak mulai menjajakan hewan di pinggir-pinggir jalan. “Namun hingga saat ini belum ada satupun,” kata Riyono.

Kenapa demikian? Jawabnya dikarenakan lambatnya pendistribusian sapi yang masuk di Kota Bontang lantaran harus melalui beberapa tahapan proses pengawasan kesehatan ketat selama 14 hari dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan hewan yang cukup ketat.

Ini juga berpeluang harga sapi bakal naik, sebab karantina hewan juga membutuhkan biaya. Meski kondisi stok hewan jauh dari target, DKP3 Bontang memastikan kebutuhan hewan kurban saat IdulAdha tetap terpenuhi dengan memberdayakan hewan lokal.

“Kita usahakan IdulAdha kebutuhan akan hewan kurban terpenuhi, meski tak sebanyak sebelumnya. Kita usahakan berdayakan ternak lokal,” tegasnya.

HARGA SAPI MELONJAK

Tahun ini harga sapi untuk kurban berada di kisaran Rp25 juta sampai Rp30 juta per ekor. “Tahun lalu masih Rp 18 juta-an paling murah. Sekarang nggak bisa lagi harga segitu,” ujar Abduh, salah satu penjual sapi di Kota Bontang.

Mahalnya harga sapi kurban ini karena naiknya biaya karantina lantaran merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hewan ternak yang akan masuk ke Kaltim harus di karantina selama dua pekan di pelabuhan keberangkatan. Kenaikan biaya saat di karantina mencapai 60-80 persen. Itu belum termasuk biaya transportasi dan makan pemilik sapi.

Tahun ini, dirinya mendatangkan sapi lebih sedikit dari tahun sebelumnya, hanya 30 ekor. Padahal tahun lalu, ia berani mendatangkan hingga 60 ekor sapi untuk dijual sebagai hewan kurban.  (mk)

Satlantas Polres Bontang Sosialisasikan Operasi Patuh Mahakam 2022

0

BONTANG – Hari Ke-4 Operasi Patuh Mahakam 2022 Satlantas Polres Bontang melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melakukan pemasangan sejumlah spanduk himbauan Operasi Patuh Mahakam 2022 di sejumlah lokasi strategis di Kota Bontang, Kamis (16/6/2022).

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi SH, SIK,MH melalui Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna SH mengatakan, sosialisasi dengan pemasangan spanduk ini  bertujuan agar para pengguna jalan mengerti saat ini sedang berlangsung Operasi Patuh Mahakam, sehingga meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam berlalu lintas, serta mengurangi kecelakaan lalu lintas.

”Kami dari Satlantas Polres Bontang dalam rangka sosialisasi Operasi Patuh Mahakam 2022 hari ini melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk di beberapa titik daerah rawan laka serta daerah rawan melanggar lalu lintas  di Kota Bontang. Tujuan kegiatan sebagai informasi kepada masyarakat tentang pelaksanaan Operasi Patuh yang dimulai 13 Juni sampai 26 Juni 2002,” kata AKP Edy Haruna.

Dai menjelaskan, pemasangan spanduk dilakukan di tempat-tempat srategis, pusat perbelanjaan, terminal dan lainnya. Dia berharap dengan pemasangan spanduk imbauan tersebut dapat membuat pengendara kendaraan mengerti sehingga tidak melanggar dan dapat menaati peraturan berlalulintas, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat serta dapat mencegah penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya Operasi Patuh Mahakam ini, diharapkan para pengguna jalan bisa lebih tertib berlalu lintas dan mentaati semua peraturan lalu lintas sehingga angka kecelakaan dan fatalitas akibat kecelakaan dapat kita tekan,” pungkasnya.  (hms)

Vaksinasi Darurat untuk Tangani Wabah PMK

0

SEBAGAI langkah cepat mengendalikan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan Vaksinasi PMK. Kementan telah mempersiapkan pengadaan 3 juta dosis vaksin PMK darurat. Pengadaan tahap pertama vaksin darurat sebanyak 800 ribu dosis dan tahap selanjutnya 2,2 juta dosis.

“Sebagian vaksin tahap pertama telah tiba pada hari minggu, 12 Juni 2022 lalu sebanyak 10.000 dosis dan telah dilakukan vaksinasi perdana pada 14 Juni 2022 lalu di dua peternakan sapi rakyat yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa-Timur,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Kementan, Kuntoro saat menyampaikan keterangan pers update perkembangan penanganan PMK di Indonesia secara virtual, Kamis (16/6/2022).

Sementara pengiriman vaksin berikutnya dari tahap pertama dengan total 800 ribu dosis akan tiba kembali ke Indonesia pada Kamis 16 Juni 2022, Pukul 22.10 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Mengingat jumlah vaksin darurat masih sangat terbatas, Kuntoro menegaskan bahwa vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan sehat yang berada di zona merah dan kuning, wilayah sumber bibit dan sentra peternakan sapi perah.

Untuk menghambat penyebaran virus PMK pemerintah menghimbau agar peternak tetap menjaga biosekuriti kandang ternak masing-masing, mengurangi lalu lintas ternak di zona merah, dan mengikuti arahan kesehatan hewan yang disampaikan petugas di lapangan.

Percepatan vaksinasi masal juga tengah dilakukan Kementan melalui Training of Trainers (TOT) untuk melatih dan mempersiapkan tenaga kesehatan hewan (medik veteriner dan paramedik) agar mereka mampu melatih dan mengajarkan kepada para tenaga kesehatan lainnya di daerah masing-masing.

“TOT tersebut dihadiri pakar ahli dari produsen vaksin yang digunakan di Indonesia untuk memberikan informasi tentang vaksin tersebut, serta bagaimana manajemen rantai dingin dan mengaplikasikannya ke ternak,” jelas Kuntoro

Selain itu tenaga kesehatan hewan juga diberi pemahaman mekanisme pendataan ternak, yang sekaligus digunakan untuk penandaan ternak pasca vaksinasi.

Tidak kalah pentingnya menurut Kuntoro, kegiatan TOT tersebut dilakukan untuk memberikan pembekalan kepada petugas vaksinator dan peternak tentang pentingnya penerapan biosekuriti sederhana pada saat vaksinasi agar terhindar dari kemungkinan petugas sebagai pemicu penyebaran penyakit yang lebih luas. “Upaya ini sebagai usaha pemerintah menigkatkan skill petugas vaksinasi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu terkait anggapan bahwa pemerintah kurang responsif dan abai terhadap kajian dari epidemiolog sehingga menyebabkan kasus PMK menyebar luas, Kuntoro menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar, jajaran Kementan bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan secara cepat melakukan penelusuran sejak kasus ini pertama ditemukan. (ant/mk)

DPRD Minta Pengesahan APBD-P Kaltim 2022 Dipercepat

0
Banggar DPRD Kaltim saat rapat bersama TAPD, membahas percepatan pembahasan APBD Perubahan 2022

SAMARINDA – DPRD Kaltim meminta kepada Pemprov Kaltim untuk mempercepat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022. Percepatan itu dinilai perlu agar pengesahan anggaran perubahan tidak melewati jadwal.

Hal ini disampaiakan Wakil Katua DPRD Kaltim Seno Aji usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim, Rabu (15/6) kemarin.

Disampaikan Seno, sapaan akrabnya, bahwa batas pengesahan APBD Perubahan 2022 pada 30 September mendatang. Namun, untuk menghindari keterlambatan pengesahan, DPRD meminta pengesahan dipercepat. “Kita tadi minta kepada TAPD, kalau bisa awal Agustus ini sudah dilakukan pengesahan,” ujarnya.

Sebelum dilakukan pembahasan anggaran, TAPD menjadwalkan pembahasan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) perubahan. Adapun penyerahan KUPA-PPAS, baru bisa dilakukan pada pertengahan Juli mendatang.“Nah, ini kita ingin mereka (TAPD.red) rapat secepatnya, supaya bisa (pengesahan APBD) bergeser maju,” kata Seno

Belajar dari pengalaman 2021, meski pembahasan sudah sesuai jadwal, tapi kenyataanya APBD akhirnya disahkan melalui Pergub, karena telah melewati batas waktu.

“Ini pengelaman kita di DPRD Kaltim. Bahwa pembahasan yang sudah berjalan sesuai jadwal, ternyata ujung-ujungnya melewati batas sehingga molor, sehingga kita tidak bisa pengesahan, dan ditolak oleh Mendagri,” terang Politis Gerindra ini.

Atas dasar itu, dirinya bersama Anggota Banggar DPRD Kaltim meminta hal itu jangan sampai terulang kembali. “Jadi kita meminta TAPD untuk bekerja ekstra sesuai dengan jadwal yang sudah ada,” tegas Seno

Adapun berapa jumlah APBD Perubahan tahun ini, Seno belum bisa memberikan jumlah pasti. Pasalnya, Banggar bersama TAPD masih harus menghitung sisa pendapatan, serapan anggaran bagaiamana, dan berapa SILPA. “Pada intinya, kita meminta percepatan pengesahan APBD Perubahan 2022,” jelas Seno. (adv)

Pemkot Bontang Gelar Pelepasan 71 Calon Jemaah Haji

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersama Kantor Kementerian Agama Bontang, menggelar seremonial pelepasan jemaah haji menuju Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, Rabu (15/6/2022) malam di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang.

Kepala Kemenag Bontang M Izzat Solihin menyampaikan, tercatat sebanyak 71 calon jemaah haji Kota Bontang akan tiba di asrama haji Balikpapan pada 22 Juni dan berangkat ke Arab Saudi pada 23 Juni 2022.

Ia menyebutkan, sebelumnya jumlah jemaah yang berangkat 67 orang berdasarkan kuota provinsi. Namun belakangan mendapatkan penambahan kuota, karena Bontang adalah kota yang mempunyai daftar tunggu calon jemaah haji tertinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawati saat memberi sambutan, mengatakan ini merupakan keberangkatan haji pertama sejak pendemi melanda Indonesia. “Keberangkatan haji tahun ini dari Indonesia merupakan yang pertama setelah 2 tahun tertunda akibat Covid-19,”ucapnya.

Karena itu, ia meminta agar semua pihak untuk dapat saling berkontribusi dalam pelaksanaan ibadah haji kali ini. “Penyelenggaraan haji ini tidak semata-mata tanggung jawab pemerintah tapi juga partisipasi dari bapak ibu sekalian calon jemaah haji,” sambung sekda yang akrab disapa Iin ini.

Ia juga berpesan kepada petugas jemaah haji yang mendampingi, untuk dapat mengemban tugas dengan baik. “Tadi disampaikan ada 2 petugas haji di Kota Bontang, saya turut berpesan untuk melaksanakan tugas sepenuh hati. Sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang diberikan,” ungkapnya.

Saat pelepasan jemaah haji turut hadir unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan pejabat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bontang. (kmf/rose)

Satlantas Sosialisasikan Operasi Patuh Mahakam di Radio Eska

0

BONTANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang menggelar sosialisasikan Operasi Patuh Mahakam 2022 di Radio Eska, Rabu (15/6/2022) siang. Sosialisasi disampaikan Aipda Yoris Kassa bersama Brigpol Andika  pada acara talkshow Radio Eska 103,9 FM.

Aipda Yoris Kassa dan Brigpol Andika menyapa dan mengajak masyarakat pendengar Radio Eska untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam rangka Operasi Patuh Mahakam 2022, kita mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menaati peraturan lalu lintas, meningkatkan kedisplinan dalam berlalu lintas, serta mewujudkan Kota Bontang zero accident,” katanya.

“Hal ini sesuai tema operasi, yakni Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa,” imbuhnya. Operasi tambahnya, dilaksanakan dengan mengedepankan upaya persuasif, artinya mengedepankan upaya preventif, preemtif, dan edukasi.

“Tujuan dari operasi ini, antara lain untuk menekan pelanggaran lalu lintas, mencegah terjadinya laka lantas, dan terciptanya kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas),” sebut Aipda Yoris.

Terpisah Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna SH mengatakan Operasi Patuh Mahakam 2022 Satuan Lantas Polres Bontang lebih mengedapankan upaya preventif dan persuasif serta edukasi kepada masyarakat.

Kasat Lantas mengajak seluruh masyarakat Kota Bontang agar tetap berhati-hati di jalan, patuhi peraturan lalu lintas, dan menghormati pengguna jalan lainnya. (hms)

Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Hadiri Sunatan Massal di Desa Badak Mekar

0

BONTANG-Babinsa Koramil 02/Muara Badak, Kodim 0908/Bontang Kopka Taufiq Hidayat menghadiri sunatan massal di Puskesmas Pembantu, Desa Badak Mekar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu  (15/06/2022).

Taufiq Hidayat menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tali silahturahmi dengan masyarakat desa, sekaligus membantu masyarakat yang kurang mampu. “Karena acaranya (sunatan massal) tanpa dipungut biaya,” ucap Babinsa Kopka Taufiq Hidayat.

Sementara, Danramil 0908-02/Muara Badak Kapten Inf Rukito menambahkan, kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan  masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dari Babinsa, untuk ikut menyukseskan terselengggaranya setiap kegiatan yang ada di wilayah binaan.

Keberadaan Babinsa, lanjut Kapten Rukito, memang tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat. “Sebab Babinsa merupakan ujung tombak suksesnya pelaksanaan tugas pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat,” kata Danramil.

Rukito menegaskan, peran TNI AD dalam mendukung kegiatan di wilayah akan tetap dijalankan. “Kami mendukung sepenuhnya kegiatan yang ada di wilayah termasuk dalam khitanan massal yang berlangsung sekarang ini,” katanya.

“Ini untuk memberikan support kepada peserta khitanan massal, serta memberikan rasa nyaman karena tidak memikirkan biaya lagi,” ujarnya lagi. (Pendim Btg)

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Bontang Gelar Khitanan Massal

0

BONTANG – Untuk menyambut Hari Bhayangkara Ke-76, Polres Bontang menggelar kegiatan khitanan massal di aula Polres Bontang, Rabu (15/6/2022). Peserta khitan sebanyak 45 anak. Sementara petugas medis dan para medis yang terlibat sebanyak 17 orang.

Kegiatan khitanan massal ini kerjasama Polres Bontang dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bontang dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi SH, SIK, MH, mengatakan, kegiatan khitanan massal digelar Polres Bontang dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76.  “Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 pada tanggal 1 Juli 2022 dengan tema “Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh,” katanya.

Kapolres menjelaskan, tugas kepolisian tidak hanya sebagai penegakan hukum atau menangkap pelaku kejahatan namun kegiatan sosial juga menjadi tugas Polri. ”Kegiatan sunatan massal ini insyaallah akan menjadi suatu apresiasi dan penghargaan kita kepada masyarakat khususnya adik-adik yang mengikuti khitanan massal,” tuturnya.

Menurut Kapolres, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat, dengan sasaran keluarga kurang mampu, agar masyarakat dapat merasa lebih dekat dan semakin cinta terhadap Polri, serta sebagai implementasi dari salah satu tupoksi Polri yakni sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Bontang yang telah membantu khitanan massal tersebut. “Terima kasih atas ketersediaannya membantu kegiatan khitanan massa sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Saat khitanan massal tersebut juga hadir Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, Pejabat Utama (PJU) Polres Bontang, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Bontang Imelda Hamam Wahyudi, Wakil Ketua Bhayangkari Polres Bontang Fira Wisnu, Pengurus Bhayangkari Cabang Bontang , Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia  (PPNI) Surya Wijaya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Anwar Arsad, orang tua dan anak anak peserta khitanan. (hms)