Beranda blog Halaman 633

Perjalanan dari Bandara ke PT KAN, Jokowi Bagi-bagi Kaos ke Warga

0

BONTANG – Presiden RI Joko Widodo datang ke Kota Bontang untuk menghadiri undangan peresmian PT. Kaltim Amonium Nitrat (KAN), Kamis (29/2/24).

Dalam perjalanan dari Bandara PT. Badak hingga PT. KAN, Jokowi tampak membagikan kaos masing-masing satu di tiap daerah. Hal itu terlihat dari pantauan redaksi melalui sosial media warga Bontang yang membagi cerita mereka.

Saat Jokowi melintasi Jalan Cipto Mangunkusumo, Angga, salahsatu warga yang tinggal di daerah sana menunggu Presiden RI tersebut di pinggir jalan, saat Jokowi lewat dan melemparkan kaos dan berhasil ditangkap oleh Angga.

“Saya langsung lari, supaya tidak direbut, sebenarnya tidak berharap, eh dapat,” ucapnya sambil sumringah.

Adapun warga Kelurahan Pasar Telihan, Marlon rela datang jauh-jauh menunggu kedatangan Presiden Jokowi di simpang lampu merah Loktuan dan juga berhasil mendapatkan kaos di daerah tersebut.

Hingga perpindahan Jokowi dari PT. KAN menuju Rumah Makan Bontang Kuring ia terus mengikuti keberadaan Jokowi dengan harapan ingin bertemu secara langsung.

“Antusias saja pengen ketemu, bisa lebih senang kalau foto bareng,” ungkapnya

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ratusan Siswa SMPN 5 dan Masyarakat Sambut Kedatangan Jokowi

0

BONTANG – Ratusan siswa SMP Negeri 5 dan warga sekitar turut menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo, Kamis (29/2/24).

Diketahui sekitar 400 siswa SMPN 5 memenuhi sekitaran Jalan Pupuk Raya. untuk menyambut kedatangan Presiden RI. Mereka menempatkan 200 siswa, dan 200 siswa lainnya saat Jokowi pulang.

“Ini kita masukkan dalam pembelajaran profil pelajar pancasila, jadi anak kelas 7 dan 8 yang kami minta menyambut presiden kita,” jelas Aris Mbahjeng salah satu guru.

Adapun warga kilo 3 Perumahan Lembah Asri bersama-sama pergi ke Jalan Pupuk Raya untuk ikut menunggu kedatangan Jokowi.

“Tadi pagi setelah beres-beres sama tetangga langsung menuju ke sini dari setengah 9,” jelas Jasmiah.

Meskipun mengetahui jadwal Jokowi yang akan datang pada pukul 09.45 wita. Mereka tetap menunggu lebih awal karena antusias dan tidak ingin tertinggal momen.

“Mana tahu lebih cepat, jadi buru-buru,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Lagi, Lahan 26 Hektar di Jalan Soekarno-Hatta Habis Terbakar

0

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menurunkan sebanyak 50 personel gabungan untuk memadamkan lahan terbakar di Jalan Soekarno-Hatta, pada Selasa (27/2/2023) kemarin, sekitar pukul 12.30 Wita.

Saat melakukan pemadaman api, petugas BPBD Bontang dibantu oleh KPHP Santan, Kelana Bonles, Manggala Agni, dan juga Relawan 87.

Kabid BPBD Bontang, Eko Mashudi mengatakan, telah menerima laporan yang masuk dan informasi tersebut dari masyarakat, melalui Whatsapp dan monitoring radio PMK.

“Informasi berasal dari warga, setelah kami mengetahui adanya lahan yang terbakar, kami selaku petugas langsung berangkat menuju tempat kejadian,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (28/2/2024).

Lahan yang terbakar seluas 26 hektar, dimana lahan tersebut adalah kepemilikan dari masyarakat. Lokasi lahan yang terbakar pun berdekatan dengan usaha kandang peternakan ayam.

Beruntungnya, api tidak menjalar sampai ke kandang ayam, lantaran petugas langsung sigap memadamkan api.

“Saya kurang tahu pastinya, ini lahan termasuk hutan lindung atau bagaimana. Yang jelas lahan terbakar berdekatan dengan usaha peternak ayam. Bahkan kami membuat blok-blok untuk mencegah sambaran api ke kandang ayam,” tambahnya.

Eko menghimbau kepada seluruh masyarakat, karena di musim kemarau ini, ditambah dengan hembusan angin yang cukup kencang, dimana rata-rata kecepatan angin antara 10 – 20 Km/ jam (menurut data BMKG) agar waspada. Lantaran rawan terjadinya kebakaran hutan dan juga lahan.

“Maka sangat diharapkan dan dihimbau kepada semuanya, untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, atau tidak membuang puntung rokok dan sejenisnya yang dapat menyebabkan potensi kebakaran. Marilah kita menjaga bersama daerah kita dari aktivitas yang berpotensi terjadinya bencana,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pleno Kecamatan Bontang Barat Selesai, Ini 5 Caleg dengan Suara Terbanyak

0

BONTANG – Rapat pleno rekapitulasi Bontang Barat telah selesai pada hari Minggu (25/2/24) lalu. Begitu pula dengan rapat pleno di berbagai daerah.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang memakan waktu kurang lebih satu minggu tersebut, terdapat 5 Calon Legislatif (Caleg) dari Bontang Barat yang meraih suara terbanyak, yaitu Bonnie Sukardi dari Partai PKB dengan 1.268 suara, Sem Nalpa Mario Guling dari Partai Gerindra dengan 1.250 suara, Joni Alla’ Padang dari PDIP dengan 3.229 suara, dan Aloysius Roni dari Partai Golkar dengan 1.508 suara.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bontang Barat, Sapto Riatno mengatakan, memang partai-partai tersebut memiliki suara terbanyak.

Kemudian dr. Etha Rimba Paembonan dari Partai Gerindra juga berhasil mendapatkan suara terbanyak sebagai caleg DPR RI dengan jumlah suara dari Kecamatan Bontang Barat mencapai 5.333 suara.

Sapto juga menambahkan, bahwa sempat beberapa kali mendapatkan suara yang selisih sehingga harus melakukan perhitungan ulang.

“Tidak banyak kendala selama perhitungan, tidak ada yang signifikan juga, paling kami mendapatkan masukan-masukan juga dari perwakilan partai, itu hal biasa,” ungkapnya saat dihubungi redaksi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kapal Nelayan Bontang Tenggelam di Donggala

0

BONTANG – Akibat cuaca buruk, sebuah kapal nelayan asal Bontang tenggelam di wilayah Donggala, Sulawesi Tengah pada Selasa (27/2/24) kemarin.

Sebanyak 7 nelayan dari Bontang mengalami kejadian naas, mereka terpaksa menyelamatkan diri akibat cuaca buruk yang menenggelamkan kapal mereka. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Eko Mashudi.

“Kapalnya saja yang tenggelam, mereka menyelamatkan diri menggunakan rakit, dan dibantu melayan Pantai Barat sekitar Palu atau Donggala,” jelasnya saat dihubungi redaksi.

Informasi yang diterima, kejadian itu terjadi ketika mereka sedang bekerja memasang rumpon atau alat bantu penangkapan ikan, Selasa siang. Lantas Kapal tersebut tenggelam akibat angin dan ombak besar.

Kondisi terkini para nelayan tersebut berada di daerah Pantai Barat, Palu, Selawesi Tengah dan ditampung oleh salah satu nelayan di sana.

“Kalau tidak salah nama kapal nelayannya Mahardika Wahyu, mereka berangkat dari Pelabuhan Tanjung Laut,” tambahnya.

Sementara ini, kepulangan nelayan tersebut masih dikoordinasikan dengan pihak keluarga dan pemilik kapal oleh instansi terkait. Kondisi para nelayan baik-baik saja.

Penulis: Syakurah.
Editor: Yusva Alam

Ajang Perdana Festival Teater Bontang 2024, Diikuti 6 Kabupaten/Kota se-Kaltim

0
Ajang Perdana Festival Teater Bontang 2024, Diikuti 6 Kabupaten/Kota se-Kaltim
Salahsatu pementasan teater di ajang FTB 2024. (ist).

BONTANG – Festival Teater Bontang (FTB) yang digelar pada Minggu (25/2/2024) kemarin, merupakan ajang teater pertama kalinya yang dilaksanakan di Kota Bontang, bertempat di Gedung Koperasi PKT.

Pembina sekaligus Pelatih Teater KitaKita, Apris Triatmiko mengatakan, festival teater ini dilakukan untuk pertama kalinya di tingkat Kaltim, dimana event perdana ini diselenggarakan oleh anak-anak muda Bontang.

FTB termasuk dalam salah satu event 77 tahun lalu, namun baru bisa terselenggaran saat ini.

“Kegiatan ini tidak mungkin terlaksana jika Pemkot Bontang tidak mensupport,” ucapnya saat diwawancarai, Selasa (27/2/2024) kemarin.

Kota Bontang berani menjadi tuan rumah untuk FTB tahun ini, murni ide dari anak-anak teater Bontang. Para alumni teater sekolah membuat sebuah sanggar seni, dimana anak-anak muda tersebut kerap rindu akan kegiatan seni dan juga teater.

Kegiatan di sanggar tersebut sering mengadakan program lomba, seperti lomba seni rupa, lomba menyanyi, dan sekarang teater.

Ajang Perdana Festival Teater Bontang 2024, Diikuti 6 Kabupaten/Kota se-Kaltim
Salahsatu pementasan teater di ajang FTB 2024. (ist).

“Teater di Bontang sebenarnya sangat banyak, akan tetapi sudah banyak yang vakum dan sudah pada hilang semuanya. Entah karena pandemi beberapa tahun lalu, atau pelatih yang kembali ke tempat asalnya. Sehingga komunitas teater di Bontang masih tersisa beberapa komunitas saja,” tambahnya.

FTB ini diikuti sebanyak 6 kabupaten/kota untuk tingkat Kaltim, yang meliputi Bontang, Samarinda, Kutai Timur (Kutim) Kutai Kartanegara (Kukar), Paser, dan Berau. Melombakan 9 komunitas teater.

“Ada 9 komunitas, untuk Bontang sendiri ada dua dari SMKN 1 dan SMAN 1, Samarinda ada tiga, Kutim ada satu, Kukar ada satu, Paser ada satu, dan Berau juga ada satu,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk juri penilai teater didatangkan langsung dari provinsi dan juga nasional. Apris ingin nantinya festival teater ini bisa berlanjut ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Tidak berhenti begitu saja di tingkat kabupaten/kota.

“Sesuatu yang kita mulai dengan harapan akan berlanjut nantinya, tidak sampai di sini saja. Akan berlanjut ke jenjang provinsi maupun nasional. Karena komunitas tari, musik sudah sangat banyak, tetapi untuk teater masih sangat kurang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Inovasi Daur Ulang Sampah, DLH Ubah Plastik Jadi Paving Blok

0

BONTANG – Plastik menjadi persoalan pertama dalam pengolahan daur ulang sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang pun berinovasi membuat paving blok berbahan sampah plastik, sebagai upaya mengurangi limbah plastik.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Syakhruddin mengatakan, dalam upaya mengurangi sampah plastik, pihaknya membuat paving blok menggunakan sampah plastik sebagai bahan utama.

“Sejak awal tahun pembuatan paving tersebut sudah rutin dilakukan,” jelasnya.

Pembuatan paving tersebut dilakukan langsung di bank sampah induk Bessai Berinta DLH, pembuatannya dilakukan hampir setiap hari.

“Sehari dua atau tiga kali cetak, tergantung jumlah sampahnya juga,” imbuh Abdul Rasa, salah satu pekerja di sana.

Paving ini belum bisa dijual karena masih sedikit di Kota Bontang yang mengetahui adanya paving blok tersebut, sehingga pihak DLH berencana untuk menggunakannya sendiri sebagai contoh.

Sosialisasi tentang paving tersebut akan segera dilakukan, namun belum dapat ditentukan waktu pastinya, “Kita pakai sendiri dulu, yang penting sampah berkurang,” jelas Syakhruddin.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga di Berbas Pantai

0
Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga di Berbas Pantai
Petugas Disdamkartan Kota Bontang berhasil mengevakuasi ular piton di Berbas Pantai. (Dok. Damkartan).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi ular piton sepanjang kurang lebih 4 meter di Gang Losari, Kelurahan Berbas Pantai, Senin (26/2/2024) kemarin, sekitar pukul 23.10 Wita.

Komandan Kompi Disdamkartan Kota Bontang, Norman mengatakan, telah menerima laporan dari warga Berbas Pantai, bahwa adanya ular piton sepanjang kurang lebih 4 meter yang telah masuk ke kandang ayam salah satu warga.

“Petugas yang datang melihat keadaan ular piton sudah memangsa ayam tersebut dengan lilitannya,” ucapnya saat diwawancarai.

Tim rescue melakukan penangkapan ular piton tersebut memakan waktu kurang lebih 30 menit. Sehingga ular langsung dimasukan ke dalam karung.

“Untuk sekarang ular piton sudah berada di kandang Damkartan,” tambahnya.

Norman menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa lebih waspada dan juga lebih berhati-hati dimana saja. Apalagi seperti ular piton ini, dirinya akan datang ke tempat yang banyak rantai makanannya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Wali Kota Bontang Kasih Bocoran 3 Nama Calon Kadis DPMPTSP

0

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase telah menentukan siapa nama untuk calon Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang selanjutnya.

Ia mengatakan, untuk calon kepala DPMPTSP Kota Bontang telah mengantongi 3 nama yang telah dirinya percayai, dan juga dianggap mampu untuk menjadi kadis selanjutnya.

“Namanya sudah ada, intinya yang paling senior,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (26/2/2024).

Ketiga nama calon Kepala DPMPTSP Kota Bontang, yang pertama Andi Hasanuddin Akmal, Sekretaris Diskominfo, kedua M Taupan Kurnia, Sekretaris Bapelitbang, dan yang terakhir M Aspianur, Wadir, Administrasi Umum dan Keuangan di RSUD Taman Husada.

“Ini sudah menjadi keputusan yang mutlak,” tambahnya.

Basri juga menambahkan, untuk pelantikan Kepala DPMPTSP Kota Bontang akan dilakukan dalam waktu dekat, berdekatan dengan mutasi jabatan.

“Akan dilakukan di waktu berdekatan, tetapi tidak bersamaan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kekurangan Personel, Pembangunan Pos Disdamkartan Ditunda

0
Kekurangan Personel, Pembangunan Pos Disdamkartan Ditunda
Disdamkartan Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pembangunan pos pemadam kebakaran di wilayah Berbas Pantai dan Guntung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang harus tertunda.

Kepala Disdamkartan, Amiluddin mengatakan, bahwa pengerjaan ditunda karena jumlah personel yang kurang, sementara itu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberi arahan untuk meniadakan perekrutan kembali.

Saat ini personel Disdamkartan terdapat 270 orang yang tersebar di Mako Damkar di Bontang Kuala, Pos Berebas Tengah, Pos Loktuan, Pos Bontang Barat, dan Bontang Lestari.

“Kalau kita paksa bangun pos di sana bisa, tapi mepet sekali personelnya, terlalu memaksanakan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa jika personel tetap bekerja dengan memaksa pos tersebut tetap dibangun, personel akan kewalahan. Ia berharap akan segera diadakan kembali perekrutan, agar pos yang bertujuan untuk mempercepat penanganan kebakaran tersebut dapat ditambah.

“Kalau boleh ada perekrutan pasti kami manfaatkan dengan baik secepatnya,” tambahnya.

Amiluddin mengungkapkan, bahwa armada yang mereka miliki seperti water supply dan mobil rescue sudah mencukupi sehingga saat nanti ada pembangunan pos baru tersebut sudah siap.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam