Beranda blog Halaman 632

IHYA 2025: Gubernur Harum Boyong Penghargaan Industri Halal untuk Kaltim

0
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (baju putih) bersama para penerima penghargaan IHYA 2025 di ICE BSD City. Foto: Adpimprovkaltim.

TANGERANG – Provinsi Kaltim kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Harum), menerima penghargaan dalam ajang bergengsi Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2025 yang digelar di Hall 7 ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/9/2025).

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian Halal Indonesia International Industry Expo 2024 yang dibuka langsung oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita. Dari 16 kategori yang diperebutkan, Kaltim berhasil meraih peringkat I sebagai Lembaga Pemerintahan dengan Dukungan Program Halal Terbaik. Trofi penghargaan diserahkan langsung oleh Menperin kepada Gubernur Harum.

Menurut Gubernur Harum, peluang industri halal masih sangat luas untuk digarap, termasuk di Benua Etam. “Pangsa pasar industri halal masih terbuka lebar. Kaltim siap berperan aktif mendukung pengembangan industri halal nasional sekaligus menjadikannya motor pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Komitmen tersebut, kata Harum, diwujudkan melalui program-program halal yang tidak hanya memperkuat sektor industri besar, tetapi juga membuka jalan bagi UMKM untuk naik kelas.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu semangat baru. “Kami akan terus memperluas dukungan terhadap ekosistem industri halal di Kaltim agar semakin memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (rls/MK)

Editor: Agus S

Coding Mama Batch 5 di IKN Angkat Isu Keamanan Digital, 45 Peserta Ikuti Pelatihan

0
Dosen Informatika Universitas Mulawarman, Addy Suyatno Hadisuwito, menyampaikan materi keamanan digital pada pembukaan Coding Mama dan Difabel Batch 5 di IKN. (foto: Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA – Isu keamanan digital menjadi sorotan utama dalam pembukaan Program Coding Mama dan Difabel Batch 5 yang digelar di auditorium Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (26/9/2025). Usai pembukaan, pelatihan akan dilanjutkan secara daring melalui Learning Management System (LMS) edutara.ikn.go.id selama 12 hari.

Mentor kegiatan sekaligus dosen Informatika Universitas Mulawarman, Addy Suyatno Hadisuwito, menekankan pentingnya perlindungan data pribadi di tengah maraknya penipuan digital. Ia mengingatkan peserta, terutama ibu rumah tangga, agar lebih waspada.
“Jika salah klik atau salah kirim, urusannya bisa berabe, Bu. Jangan gampang percaya, jangan asal kasih kode OTP,” pesannya.

Addy menegaskan, data penting seperti KTP dan KK harus benar-benar dijaga karena pelaku kejahatan digital semakin canggih, mulai dari email phishing hingga manipulasi kode verifikasi.

Pelatihan Berbasis Digital
Coding Mama batch 5 ini merupakan lanjutan dari batch sebelumnya, namun kali ini seluruh pembelajaran dilakukan secara digital, mulai dari materi hingga mentoring. Jumlah peserta sebanyak 45 orang, diseleksi dari 106 pendaftar yang berasal dari 5 kecamatan: Sepaku, Muara Jawa, Samboja, Samboja Barat, dan Loa Janan.

Peserta dibagi ke dalam tiga kelas:

  • Video editing & desain grafis
  • Digital marketing
  • Coding dasar

Sebagian peserta merupakan penyandang disabilitas, dengan mentor berasal dari Universitas Mulawarman, STMIK Widya Cipta Dharma, dan Politeknik.

Dukungan OIKN dan Antusiasme Peserta
Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, yang membuka resmi acara, meminta peserta serius mengikuti pelatihan. “Siapa tahu nantinya bisa menambah keterampilan, membuka peluang usaha, dan ikut membangun ekonomi digital IKN,” ujarnya.

Salah satu peserta, Tabita, guru TK dari Samboja Barat, mengaku bersyukur terpilih. “Semoga pelajaran ini membawa kebaikan dan bisa saya manfaatkan untuk masa depan,” ungkapnya.

Dengan materi yang relevan dan dukungan penuh Otorita IKN, Coding Mama batch 5 diharapkan dapat mencetak lebih banyak talenta lokal yang siap menghadapi era digital.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Okupansi Qubika Hotel IKN Tembus 60 Persen, Jadi Incaran Pemerintah dan Korporasi

0
Suasana lobby Qubika Boutique Hotel Nusantara yang menjadi pilihan utama tamu pemerintahan dan korporasi di IKN. (foto: riski/MKN)

NUSANTARA – Tingkat keterisian kamar (okupansi) Qubika Boutique Hotel Nusantara terus melonjak seiring meningkatnya aktivitas pemerintahan dan korporasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). General Manager Qubika, Rizal Murdiansyah, menyebut hotel bintang tiga pertama di IKN ini kini menjadi pilihan utama bagi tamu instansi maupun swasta.

“Sejak Juli lalu okupansi naik ke 50 persen dari sebelumnya hanya 30–40 persen. Untuk September–Oktober ini, kami optimistis bisa tembus 60 persen dari total 206 kamar,” ujar Rizal saat berbincang dengan Media Kaltim, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, capaian itu tergolong baik untuk hotel baru. Rata-rata kamar terisi sekitar 50 unit setiap hari, bahkan memasuki Oktober daftar tunggu (waiting list) sudah cukup banyak hingga 80 persen, mayoritas berasal dari kalangan pemerintahan dan korporasi. “Booking Oktober sudah banyak yang waiting list,” ungkapnya.

Event dan Fasilitas Lengkap
Selain akomodasi, Qubika aktif menggelar berbagai event untuk menarik pengunjung. Pada 25 Oktober mendatang, hotel berkonsep eco-friendly dan industrial ini akan mengadakan Glow Run 7K yang dipadukan dengan penampilan DJ dan band.

Qubika berdiri unik dengan konstruksi berbahan ratusan kontainer. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai ballroom berkapasitas 500–600 orang, enam ruang meeting, restoran 200 orang, hingga kolam renang dengan panorama hutan asri.

Harga kamar dibanderol mulai Rp775 ribu per malam dengan empat tipe pilihan: superior, deluxe, suite, dan club suite. Sementara untuk fasilitas kolam renang, tamu cukup membayar Rp150 ribu per orang, sudah termasuk nasi goreng dan es teh. “Diskon 50 persen diberikan bagi anak usia 6–12 tahun,” tambah Rizal.

Dengan konsep unik dan fasilitas komplit, Qubika Boutique Hotel Nusantara makin mempertegas posisinya sebagai ikon hospitality di kawasan IKN yang sedang tumbuh.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

BRI Bangun Gedung 8 Lantai di IKN, Fokus Jadi Pusat Keuangan Mikro Internasional

0
Aktivitas kendaraan proyek di area lahan pembangunan BRI International Microfinance Center, kawasan financial center 1B IKN. (foto: riski/MKN)

NUSANTARA – Bank Rakyat Indonesia (BRI) resmi memperoleh lahan seluas 13 ribu meter persegi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mendirikan BRI International Microfinance Center. Gedung setinggi delapan lantai ini akan dibangun di kawasan financial center 1B, bersebelahan dengan kampus Gunadarma dan dua rumah sakit swasta.

Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa sektor perbankan memang dipusatkan di zona tersebut. “Areanya di 1B, ya,” ujarnya singkat. Akses menuju lokasi berada di jalur paket F yang kini tengah dalam tahap pengerjaan.

Groundbreaking pembangunan telah dilakukan sejak 2024, sementara konstruksi fisik direncanakan dimulai pada akhir 2025 atau 2026, seiring rampungnya infrastruktur utama.

Komitmen untuk UMKM
Mantan Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan pendirian International Microfinance Center adalah dedikasi BRI untuk mendukung sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. “Harapannya, pembangunan Gedung BRI di IKN menjadi langkah yang memberi manfaat luas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kini kepemimpinan BRI berada di tangan Hery Gunardi yang menjabat sejak Maret 2025. Partisipasi BRI di IKN disebut sebagai bentuk nyata komitmen BUMN perbankan dalam mendukung pembangunan nasional.

Fasilitas Modern dan Ramah UMKM
Gedung BRI International Microfinance Center akan menampung beberapa fungsi:

  • BRI Office Nusantara: 8 lantai berisi lobby, priority lounge, office area, dan multifunction hall.
  • BRI Microfinance Gallery: galeri UMKM sebagai etalase produk dan inovasi.
  • BRI Community Hub: amphitheater untuk acara komunitas, gathering, hingga pameran luar ruang.

Selain BRI, sejumlah bank lain juga mulai menempatkan branding di kawasan financial center 1B, di antaranya Bankaltimtara dan BTN.

Dengan hadirnya BRI, kawasan pusat keuangan IKN diproyeksikan menjadi episentrum baru bagi layanan perbankan sekaligus motor penggerak ekonomi digital dan UMKM.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Kendala Teknis MBG: Buah Cepat Basi, Menu Monoton, hingga Pengantaran Molor

0
Kepala Regional SPPG BGN Bontang, Surya Dwi Saputra. (Syakurah)

BONTANG – Evaluasi perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap sejumlah kendala teknis yang harus segera dibenahi. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan sekolah adalah makanan cepat basi, terutama pada buah.

Kepala Regional SPPG BGN Bontang, Surya Dwi Saputra, menyebut hal itu karena penyimpanan yang kurang tepat. “Buah sering bercampur dengan hawa panas dari nasi atau sayur, sehingga lebih cepat rusak,” jelasnya.

Untuk mengatasi, dapur akan mulai membagi jam masak menjadi dua shift. Selama ini baru satu dapur yang menerapkan pola tersebut.

Selain itu, menu yang dinilai monoton juga mendapat sorotan. Sekolah menilai sajian masih berputar pada tahu atau sayur tertentu, yang kurang cocok untuk anak SD. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, meminta variasi menu diperhatikan, misalnya menyesuaikan ukuran lauk dan mengganti jenis sayur.

Masalah lain adalah keterlambatan distribusi. Ada laporan pengantaran yang molor hingga satu jam dari jadwal yang disepakati, sehingga mengganggu jam belajar. Surya mengakui hal ini juga dipicu miskomunikasi antara pihak sekolah dan relawan pengantar.

Tak hanya itu, ada pula keluhan piring makan sekali pakai (ompreng) yang kadang telat diambil kembali. Semua persoalan ini akan dibenahi secara bertahap agar kualitas layanan MBG semakin baik.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

11 Ribu Siswa Sudah Jadi Penerima Manfaat MBG, Dua Dapur Baru Segera Dibuka

0
Evaluasi pertama MBG. (Syakurah)

BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang kini telah menjangkau sekitar 46 sekolah dengan total penerima manfaat lebih dari 11 ribu siswa. Angka tersebut berasal dari lima dapur utama yang saat ini beroperasi di berbagai wilayah kota.

Kepala Regional SPPG BGN Bontang, Surya Dwi Saputra menyebutkan rencana penambahan dua dapur baru di wilayah Bontang Selatan. Lokasinya berada di sekitar Bukit Indah dan Pasar Rawa Indah.

“Targetnya bisa beroperasi awal atau pertengahan Oktober mendatang,” ungkapnya, Kamis (26/9/2025).

Meski begitu, ia menegaskan penambahan jumlah penerima manfaat dilakukan bertahap. Salah satu pertimbangan adalah kesiapan dapur dan kualitas layanan. “Kalau masih ada keluhan makanan basi atau menu yang kurang bervariasi, tentu kita tahan dulu. Setelah siap, baru porsi bisa ditambah,” jelasnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menekankan pentingnya sinergi semua pihak agar program ini benar-benar berjalan optimal. Ia berharap manfaat MBG bisa dirasakan lebih luas, terutama dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar anak.

“Orang tua menyampaikan, anak-anak kini lebih rajin ke sekolah karena ada makanan. Itu bukti manfaat nyata MBG,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Drainase Tertutup Proyek Rumah Sakit Tipe D, Rumah Warga Sekitar Tergenang Air

0
Wakil Wali Kota Bontang tinjau lokasi penyebab saluran drainase yang buntu. (Syakurah)

BONTANG – Salah satu rumah warga di Kelurahan Api-api RT 11 tergenang air, khususnya di bagian kamar dan kamar mandi setelah adanya proyek pembangunan di Rumah Sakit Tipe D sejak awal 2025 lalu.

Juliyanti, pemilik rumah menjelaskan pembangun parkiran RS tipe D yang berada di belakang rumahnya, membuat air tidak mengalir dengan sempurna, padahal sebelumnya hal tersebut tidak pernah terjadi.

“Saluran air itu mengarah ke belakang rumah. Tidak pernah banjir di sini, saya sudah 30 tahun tinggal baru ini banjir,” pungkasnya, Jumat (26/9/2025).

Keluhan ini ditanggapi langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris yang meninjau proyek tersebut. Selain beberapa ruangan yang terendam air dan tidak bisa digunakan lagi, pemilik rumah mengalami kerusakan beberapa perabotan.

“Lemari rusak, kasur itu terendam lama sekali tinggal kita buang saja, tidur juga kadang ngungsi atau di sofa,” tambahnya.

Agus Haris menjelaskan, pihaknya telah meminta kepada pekerja untuk membukakan parit, agar air dapat mengalir sehingga rumah tersebut tidak tergenang kembali.

“Kita sudah bicara tadi, sebentar pekerjanya akan membukakan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, bangunan pemerintah tidak boleh mengganggu masyarakat sekitar, untuk itu pengerjaan ini tentu harus diawasi.

Pemkot juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kerugian yang diterima oleh pemilik rumah, lantaran jika air masuk ke dalam rumah bisa mencapai betis orang dewasa.

“Ke depannya harus ada lahan yang dibebaskan idealnya. Bisa jadi yang tidak utuh dalam perencanaan pembangunan,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

KPK Dalami Dugaan Jual Beli Kuota Haji Khusus 2024, Nama Khalid Basalamah Ikut Disebut

0
Foto: Ustaz Khalid Basalamah. (Ist)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan praktik jual beli kuota haji khusus tahun 2024. Dalam proses penyelidikan, nama pendakwah Khalid Basalamah ikut disebut sebagai pihak yang mengetahui adanya setoran uang percepatan untuk mendapatkan kuota tersebut.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa informasi ini masih dalam tahap pendalaman. Menurutnya, Khalid dianggap mengetahui secara langsung kepada siapa uang percepatan itu disetorkan.

“Ustaz KB setor uang itu kemudian (untuk) percepatan. Ini oknumnya siapa? Sebetulnya yang paling tahu adalah ustaz KB, yang tahu ketemu siapa,” ujar Asep, Jumat (26/9/2025).

KPK menduga uang percepatan ini menjadi modus oknum di Kementerian Agama melalui kerja sama dengan agen travel haji dan umrah. Travel yang bersedia membayar diyakini mendapat tambahan kuota khusus. Salah satunya adalah Uhud Tour yang dimiliki Khalid Basalamah.

Namun, setelah DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji, aliran dana tersebut akhirnya dikembalikan oleh oknum penerima.

Asep juga membeberkan alasan Khalid beralih dari kuota Furoda ke kuota haji khusus, yakni karena adanya jaminan keberangkatan. Menurutnya, oknum Kemenag menawarkan kepastian berangkat tahun itu juga, meski kepastian visa haji tetap bergantung pada keputusan akhir otoritas Arab Saudi.

Selain itu, Khalid juga dijanjikan lokasi pemondokan yang lebih dekat dengan area utama, khususnya di Mina. “Itulah yang membuat Ustaz Khalid Basalamah, dan kemungkinan travel lain juga, mau dari haji Furoda pindah ke haji khusus dengan diiming-imingi seperti itu,” jelas Asep.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola haji yang tengah menjadi sorotan publik. Hingga kini, KPK masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan berbagai pihak terkait dugaan jual beli kuota haji khusus tersebut.

Penulis/Editor: Agus S

PLN UP3 Bontang Sabet Predikat Tata Kelola Layak 2025 dari Disnaker

0
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang berhasil meraih Predikat Perusahaan dengan Tata Kelola Layak Tahun 2025 dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang. Foto: Istimewa

BONTANG – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Perusahaan listrik negara ini dinobatkan sebagai Perusahaan dengan Tata Kelola Layak Tahun 2025 oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang.

Penghargaan yang diserahkan Selasa (23/9/2025) itu menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat, harmonis, dan berkeadilan. Tidak hanya bagi pegawai, tetapi juga masyarakat yang setiap hari bergantung pada pelayanan listrik.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, turut mengapresiasi capaian PLN. Menurutnya, tata kelola yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Keberhasilan PLN UP3 Bontang dalam meraih penghargaan ini menjadi contoh nyata bahwa iklim kerja yang sehat mampu mendorong pembangunan daerah,” ujarnya.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan penghargaan ini sejalan dengan budaya kerja PLN yang mengedepankan integritas dan keberlanjutan. “Capaian ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi seluruh unit PLN di Kaltim dan Kaltara untuk terus memperkuat tata kelola. Kami ingin PLN hadir sebagai mitra terpercaya pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan listrik andal bagi pelanggan,” tegasnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bontang, Sri Wahyuningsih, menekankan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi. “Penghargaan ini bukti komitmen kami dalam membangun tata kelola yang tidak hanya mengejar kinerja, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan pegawai dan keharmonisan hubungan kerja,” katanya.

Disnaker Bontang menjelaskan, penghargaan Tata Kelola Layak diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar kepatuhan ketenagakerjaan, pengelolaan hubungan industrial, serta program yang mendukung kesejahteraan pekerja.

Dengan predikat ini, PLN UP3 Bontang kian menegaskan perannya sebagai penyedia listrik yang andal sekaligus mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Kota Bontang.

Pewarta: Syahkura
Editor: Agus S

Selidiki Kasus Curanmor di Parkiran RSUD, Polisi Malah Dapati Pengguna Sabu

0
Pelaku diamankan di Mako Polres Bontang. (Ist)

BONTANG – Ingin menyelidiki kasus curanmor di parkiran RSUD Tamam Husada, Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang justru mendapati pemuda yang membawa sabu, Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 00.15 WITA.

Pria tersebut diketahui bernama Tf bin Im (21), warga Kelurahan Loktuan. Saat didatangi petugas, terduga terlihat panik dan berusaha membuang sebuah barang ke tanah. Petugas yang curiga kemudian memanggil Unit Opsnal Satresnarkoba untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasilnya, barang yang dibuang ternyata sebuah botol permen merek Xylitol. Setelah diperiksa, di dalamnya terdapat tiga bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat kotor 1 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah handphone merek Vivo warna biru.

Kapolres Bontang melalui Kasat Resnarkoba AKP Richard membenarkan penangkapan tersebut.

“Terduga mengakui barang yang dibuangnya berisi narkoba jenis sabu dan diakui sebagai miliknya. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Bontang, untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tegasnya.

Penangkapan ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan petugas di lapangan mampu mengungkap tindak pidana lain, bahkan saat sedang menangani kasus berbeda. (Rls)

Editor: Yusva Alam