Beranda blog Halaman 632

Warga Kelurahan Api-Api Kedapatan Bawa Sabu 1,22 Gram

0

BONTANG – Pria berinisial JY (30), salah satu warga Kelurahan Api-Api berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Bontang, usai kedapatan membawa narkotika jenis sabu, Sabtu (2/3/2024) lalu.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, telah mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar, bahwa di Gang Zamrud 21, RT 52, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, kalau tempat tersebut seringkali dijadikan sebagai tempat transaksi barang haram.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami mengamankan tersangka JY sekitar pukul 00.30 Wita. Tersangka membawa sabu seberat 1,22 gram,” ucapnya.

Untuk barang bukti yang telah diamankan di antaranya sabu seberat 1,22 gram, satu kotak rokok merek IB, dan juga uang tunai sebesar Rp 600 ribu.

“Tersangka sudah mengakui, bahwa sabu tersebut adalah miliknya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jadi Nasabah di Bank Sampah, Bisa Tambah Uang Jajan

0

BONTANG – Dengan mengumpulkan sampah kita dapat menjualnya ke Bank Sampah Induk Bessai Berinta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bontang Kuala.

Sampah-sampah tersebut akan ditimbang dan dihargai sesuai dengan beratnya. Setiap hari masyarakat Bontang dapat membawa sampah mereka minimal 5 kilogram ke Bank Sampah induk yang terletak di Kelurahan Bontang Kuala tersebut.

Semua sampah yang anorganik seperti kertas, kardus, botol plastik, kaleng, piring telur, kecuali botol kaca dan styrofoam bisa dijual di sana.

Adapun harga Kardus Rp 800 perkilo untuk yang datang langsung ke bank sampah, harga akan lebih murah jika dari bank sampah melakukan penjemputan. Untuk piring telur dihargai Rp 150 perbiji, kaleng Rp 400 perkilo, kemudian untuk plastik Rp 1000 perkilo untuk plastik campur.

Di Bank Sampah Bessai Berinta setiap hari Rabu ada penjemputan sampah yang akan dijual sesuai dengan panggilan. Program tersebut bernama Jelita (Jemput, Beli dan Tabung).

“Dibotol plastik itu ada label sama tutup botol, itu sudah 3 macam plastik, kalo mereka pisah semua itu bisa beda lagi harganya,” jelasnya saat bertemu redaksi Jumat (1/3/24).

Sampah tersebut dapat dibawa setiap hari mulai jam 08.00 wita hingga 14.00 wita.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Milad ke-2 ShaMaRa, Santuni Dhuafa dan Ingatkan Penerapan Syariat Islam dalam Berbisnis

0

BONTANG – Pengusaha Muslimah Rindu Syariah (ShaMaRa) Bontang, merayakan milad yang pertama, Sabtu (2/3/24) di Bontang Kuring dengan tema ‘Sehidup, Sejiwa, Sesurga.’

Acara berlangsung pukul 09.30 wita dan mengundang tamu yang sebagian besar merupakan kaum dhuafa, para janda dan anak yatim berdomisili Bontang.

Sekitar 70 tamu memenuhi tempat acara, yang diisi dengan tilawah Al Quran, doa bersama, acara hiburan yakni tarian & lagu Islami. Sambutan Ketua & Founder Shamara, Ustazah Masitah Arwiyani selalu mengingatkan terkait syariat Islam yang harus diaplikasikan dalam berusaha.

“Kami selalu terbuka untuk para pengusaha yang ingin mempelajari syariat dalam berusaha,” ujarnya.

Adapun pemberian santunan berupa uang tunai dan goodie bag untuk 30 orang fakir miskin, janda & anak yatim, kemudian dilanjutkan makan siang bersama.

Acara dimeriahkan puluhan doorprize dari berbagai sponsor, juga souvenir untuk tamu undangan.

Adapun harapannya, agar ShaMaRa yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Bontang selama 2 tahun ini, mampu mengubah paradigma berpikir para pelaku usaha, bahwa bisnis yang dijalankan adalah bentuk jual beli dengan Allah SWT.

Artinya, ketika ketaatan kepada syariat dapat menjadi fondasi dalam bisnis, maka keberkahan, keberhasilan, dan kesuksesan bisnis tersebut akan dirasakan tidak saja oleh pemilik bisnis tersebut, namun juga masyarakat di sekitarnya.

“Semoga ShaMaRa mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap kemajuan masyarakat Bontang, meraih keberkahan dunia hingga akhirat,” tutupnya

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ikapakarti Bontang Dukung Penuh Sigit Alfian Maju Cawalkot

0

BONTANG – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kota Bontang memberi dukungan penuh kepada Sigit Alfian, untuk maju menjadi Calon Wali Kota (Cawalkot) Bontang di Pilkada 2024. Musyawarah berlangsung di Lapangan HOP 1, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (2/3/2024) kemarin.

Ketua DPD Ikapakarti Bontang, Harsono mengatakan, telah resmi memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Sigit untuk dukungan penuh. Bahkan penyerahan SK merupakan salah satu kegiatan tindaklanjut musyawarah yang telah dilakukan pada Januari lalu.

“Malam ini kegiatan musyawarah sekaligus penyerahan SK, dimana Sigit akan maju untuk menjadi Calon Wali Kota Bontang,” ucapnya saat diwawancarai, Minggu (3/3/2024).

Ikapakarti Bontang Dukung Penuh Sigit Alfian Maju Cawalkot
Penyerahan dukungan penuh Ikapakarti Bontang kepada Sigit Alfian Maju Cawalkot. (Dok).

Perlu diketahui, Sigit Alfian ditunjuk sebagai Calon Wali Kota Bontang ialah berdasarkan hasil diskusi dan juga arahan dari para sesepuh Ikapakarti. Sehingga nantinya juga akan dibentuk relawan untuk pemenangan Sigit Alfian.

“Dalam artian, Sigit telah diamanahkan untuk maju di Pilkada 2024 mendatang. Ikapakarti Bontang masih membuka ruang untuk organisasi lainnya, jika ada yang ingin bergabung bersama kami,” paparnya.

Harsono juga menambahkan, ke depannya Sigit harus lebih bisa memikirkan dan merumuskan program unggul untuk memajukan Kota Bontang khususnya.

“Pastinya kami akan mengawal Sigit lewat tim kemenangan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Diduga Depresi Anak Minta Belikan Mobil, Seorang Ibu di Telihan Gantung Diri

0

BONTANG – Seorang wanita berinisial EN (52) ditemukan gantung diri dirumahnya Jalan Denpasar, No.36, RT 6, Kelurahan Gunung Telihan, Sabtu (2/3/2024) sekira pukul 07.15 wita. Motif bunuh diri EN diduga akibat depresi.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Ismoyo mengatakan, mendapatkan informasi yang masuk dari masyarakat, bahwa ada salah satu warga yang meninggal akibat aksi nekat gantung diri.

“Posisi korban sudah bergantung di belakang pintu kamar, dalam keadaan meninggal,” ucapnya.

Sudirman, suami korban selaku saksi mata menjelaskan, awal mula dirinya berpamitan untuk keluar membeli sarapan, dimana saat itu korban EN sedang duduk sambil merokok di belakang rumah.

Sesampai di rumah, Sudirman masuk ke dalam rumah dan memanggil-manggil korban. Karena tidak ada jawaban, dirinya langsung masuk ke dalam kamar dan melihat korban sudah keadaan bergantung dengan tali tambang yang melilit di lehernya.

“Saya tinggal beli sarapan, pas sampai di rumah istri saya sudah keadaan gantung diri di belakang pintu kamar,” jelasnya.

Lalu, Sudirman dan anaknya mencoba untuk menurunkan korban dari ikatan tali tambang yang berada di lehernya.

Sudirman juga menjelaskan, bahwa korban tidak ada memiliki riwayat penyakit. Dirinya menganggap jika korban nekat lakukan gantung diri akibat depresi yang dialami, lantaran sang anak ingin agar korban membelikannya sebuah mobil dengan cara kredit.

Korban saat ini telah ditangani tim identifikasi Sat Reskrim Polres Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi Umum: Memperkaya Pengalaman Belajar di Era Revolusi Industri 4.0

0

Oleh: Zulkifli, S.Pd.I., M.Pd.

Akademisi, Praktisi Pendidikan dan Dakwah Kota Bontang (Wakil Ketua I Bidang Akademik STTI Bontang)

<span;>Era Revolusi Industri 4.0 telah menjadi titik awal dari perubahan mendasar dalam berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan tinggi. Sebagai institusi pendidikan tinggi, perguruan tinggi berada di garis depan perubahan ini, dihadapkan pada tuntutan untuk mempertahankan relevansi kurikulum mereka dalam menghadapi dinamika baru yang ditimbulkan oleh Revolusi Industri 4.0. Proses ini memerlukan pengintegrasian nilai-nilai tradisional dengan dinamika pembelajaran yang semakin terhubung secara digital.

<span;>Dalam konteks ini, pentingnya integrasi nilai-nilai pendidikan Islam di perguruan tinggi umum semakin menonjol. Perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan kurikulum yang tidak hanya memenuhi kebutuhan keilmuan kontemporer, tetapi juga membentuk karakter dan moralitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Integrasi ini tidak hanya menjadi suatu kebutuhan, tetapi juga menghadirkan tantangan dan peluang unik di era Revolusi Industri 4.0.

<span;>Tantangan dalam Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam

<span;>Keseimbangan antara Teknologi dan Tradisi: Salah satu tantangan utama dalam integrasi nilai-nilai pendidikan Islam adalah menemukan keseimbangan yang tepat antara penggunaan teknologi modern dan pemeliharaan tradisi agama. Sementara teknologi membawa kemudahan akses informasi, perlu diingat bahwa ajaran Islam juga memiliki dimensi spiritual dan budaya yang tidak selalu dapat ditangkap melalui platform digital.
<span;>Kurikulum yang Relevan dan Beragam: Pengembangan kurikulum yang mencakup nilai-nilai Islam membutuhkan pemikiran yang cermat dan holistik. Kurikulum harus tidak hanya memperkenalkan konsep-konsep agama secara akademis, tetapi juga mendorong pemahaman yang mendalam tentang aplikasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurikulum juga harus mencerminkan keragaman dalam pemahaman dan praktik Islam di antara mahasiswa.
<span;>Dukungan dan Sumber Daya: Integrasi nilai-nilai pendidikan Islam memerlukan dukungan dan sumber daya yang memadai dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Perguruan tinggi memerlukan investasi dalam pengembangan program-program Islam, pelatihan tenaga pengajar, dan penyediaan infrastruktur yang mendukung pembelajaran agama.
<span;>Penerimaan dan Toleransi: Di lingkungan pendidikan yang mungkin memiliki keragaman keyakinan dan budaya, integrasi nilai-nilai Islam juga menghadapi tantangan dalam mempromosikan penerimaan dan toleransi terhadap keberadaan nilai-nilai Islam. Ini membutuhkan pendekatan yang bijaksana dan inklusif untuk memastikan bahwa integrasi nilai-nilai Islam tidak menimbulkan konflik atau polarisasi di antara mahasiswa dan staf.

<span;>Peluang dalam Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam

<span;>Pemanfaatan Teknologi untuk Edukasi: Meskipun teknologi dapat menjadi tantangan, juga merupakan alat yang kuat untuk menyebarkan dan memperkaya pemahaman tentang ajaran Islam. Platform daring, aplikasi mobile, dan sumber daya multimedia dapat digunakan untuk menyediakan akses yang mudah dan interaktif ke pelajaran agama, memungkinkan mahasiswa untuk belajar kapan saja dan di mana saja.
<span;>Kerjasama dan Jaringan Antar-Institusi: Perguruan tinggi dapat memanfaatkan kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan Islam lainnya untuk berbagi sumber daya dan pengalaman. Ini dapat mencakup pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, dan program pertukaran mahasiswa, yang semuanya dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dalam bidang studi Islam.
<span;>Pengembangan Kajian dan Riset Islam: Pusat studi dan riset Islam di perguruan tinggi dapat menjadi pusat keunggulan akademik dalam bidang ini. Melalui penelitian yang berkualitas dan publikasi yang relevan, perguruan tinggi dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang Islam dan kontribusi-kontribusinya terhadap masyarakat global.
<span;>Pengembangan Kurikulum Inovatif: Integrasi nilai-nilai Islam dapat memicu pengembangan kurikulum yang inovatif dan interdisipliner. Kurikulum ini dapat mencakup mata kuliah lintas-disiplin yang mengeksplorasi keterkaitan antara Islam dan bidang-bidang studi lainnya, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora.

<span;>Menurut hemat penulis, bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam di perguruan tinggi umum adalah tantangan yang kompleks namun sangat penting untuk diadaptasikan dan dikembangkan, khususnya di era Revolusi Industri 4.0. Dengan menyadari tantangan-tantangan tersebut dan memanfaatkan peluang yang ada, perguruan tinggi dapat memainkan peran yang signifikan dalam mempromosikan pemahaman yang mendalam tentang Islam, membangun karakter mahasiswa yang kuat, dan membantu menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan komitmen yang kuat dan kerjasama lintas-sektor, integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dapat menjadi aspek integral dari pengalaman pendidikan tinggi di masa depan.

<span;>Melalui pendekatan ini, maka perguruan tinggi dapat berfungsi sebagai agen perubahan yang tidak hanya menghasilkan individu yang kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kokoh. Oleh karena itu, strategi pengembangan kurikulum yang mengakomodasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam konteks perubahan global menjadi esensial dalam mempersiapkan generasi masa depan yang mampu menghadapi tantangan kompleks di era Revolusi Industri 4.0. (*)

Daftar Lengkap Suara Parpol dan 25 Calon Anggota DPRD Bontang

0

BONTANG– Rapat Pleno KPU Kota Bontang untuk merekapitulasi hasil dan penghitungan suara di tiga kecamatan se-Kota Bontang telah usai dilaksanakan, Jumat (1/2) malam. Kecamatan Bontang Selatan menjadi yang terakhir menyelesaikan rapat pleno dan telah menyerahkan salinan berita acara rapat pleno kepada perwakilan partai peserta Pemilu dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di tingkat kecamatan.

Seperti diketahui, penghitungan suara untuk DPR, DPRD, dan DPD pada Pemilu 2024 masih menggunakan metode Sainte Lague, yang diperkenalkan oleh pakar matematika Prancis, Andre Sainte Lague pada tahun 1910.

Metode ini menggunakan angka pembagi ganjil untuk mengalokasikan kursi yang diperoleh oleh setiap partai politik dalam sebuah daerah pemilihan. Dari perhitungan tersebut, terungkap jumlah suara yang berhasil didulang parpol dan daftar 25 calon anggota legislatif yang akan duduk sebagai aggota DPRD Bontang periode 2024-2029. Berikut rinciannya.

Kecamatan Bontang Utara:

• Partai Kebangkitan Bangsa: 7.858 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya: 4.741 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 5.760 suara

• Partai Golongan Karya: 11.119 suara

• Partai NasDem: 2.266 suara

• Partai Buruh: 209 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia: 2.947 suara

• Partai Keadilan Sejahtera: 3.590 suara

• Partai Kebangkitan Nusantara: 1.030 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat: 1.866 suara

• Partai Garda Republik Indonesia: 17 suara

• Partai Amanat Nasional: 2.891 suara

Kecamatan Bontang Selatan:

• Partai Kebangkitan Bangsa: 5.663 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya: 4.283 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 2.446 suara

• Partai Golongan Karya: 12.110 suara

• Partai NasDem: 4.521 suara

• Partai Buruh: 274 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia: 1.509 suara

• Partai Keadilan Sejahtera: 2.191 suara

• Partai Kebangkitan Nusantara: 46 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat: 428 suara

• Partai Amanat Nasional: 3.235 suara

Kecamatan Bontang Barat

• Partai Kebangkitan Bangsa: 2.779 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya: 2.973 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 3.880 suara

• Partai Golongan Karya: 4.453 suara

• Partai NasDem: 146 suara

• Partai Buruh: 56 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia: 141 suara

• Partai Keadilan Sejahtera: 1.412 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat: 19 suara

• Partai Amanat Nasional: 93 suara

• Partai Demokrat: 267 suara

• Partai Solidaritas Indonesia: 75 suara

• Partai Persatuan Pembangunan: 943 suara

Penghitungan suara untuk DPR, DPRD, dan DPD pada Pemilu 2024 masih menggunakan metode Sainte Lague, yang diperkenalkan oleh pakar matematika Prancis, Andre Sainte Lague pada tahun 1910.

Metode ini menggunakan angka pembagi ganjil untuk mengalokasikan kursi yang diperoleh oleh setiap partai politik dalam sebuah daerah pemilihan. Dari hasil rapat pleno yang telah dihimpun dan dirangkum oleh Tim Media Kaltim, berikut 25 nama yang bakal duduk menjadi anggota DPRD Kota Bontang berdasarkan suara terbanyak di internal partai.

DAPIL BONTANG UTARA

• ANDI FAIZAL SOFYAN HASDAM, S.H. (Golkar)

• SITTI YARA (PKB)

• WINARDI, S.T. (PDIP)

• AGUS HARIS, S.H. (Gerindra)

• JUNAIDI (PKB)

• RUSTAM, S.E., M.M. (Golkar)

• SAEFUL RIZAL (PKS)

• SUMARDI, S.H. – (Demokrat)

• MUHAMMAD ASWAR (Gelora)

• MUHAMMAD IRFAN, S.T., M.T. (PAN)

• FAISAL (Nasdem)

• UBAYYA BENGAWAN, S.H. (Golkar)

DAPIL BONTANG SELATAN

• ALFIN RAUSAN FIKRY (Golkar)

• M. YUSUF, S.Sos (PKB)

• HERI KESWANTO (Gerindra)

• MUHAMMAD SAHIB (Nasdem)

• YASSIER ARAFAT, S.Sos. (Golkar)

• RIDWAN, S.E. (PAN)

• MAMING, S.H., M.M (PDIP)

• Drs. H. NURSALAM (Golkar)

• Drs. SUHARNO (PKS)

DAPIL BONTANG BARAT

• ALOYSIUS RONI (Golkar)

• JONI ALLA’ PADANG, S.Hut (PDIP)

• SEM NALPA MARIO GULING (Gerindra)

• BONNIE SUKARDI, A.Md., S.E (PKB)

Dari perolehan kursi diatas, berikut penyebaran 25 kursi yang diraih partai politik di Kota Bontang

• Golkar (7 kursi)

• PKB (4 kursi)

• Gerindra (3 kursi)

• PDIP (3 kursi)

• PKS (2 kursi)

• Nasdem (2 kursi)

• PAN (2 kursi)

• Demokrat (1 kursi)

• Gelora (1 kursi)

Sementara bila melihat persaingan di internal parpol, berikut peringkat 3 besar di masing-masing dapil untuk setiap partai politik.

BONTANG UTARA

• Partai Kebangkitan Bangsa memperoleh 7.858 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• SITTI YARA: 3.590 suara

• JUNAIDI: 1.919 suara

• BAMBANG PURWANTO: 814 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya mendapatkan 4.741 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• AGUS HARIS, S.H.: 2.455 suara

• RISKI RUSDIANSYAH: 653 suara

• IDRUS SOSIAWAN, S.E.: 411 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih 5.760 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• WINARDI, S.T.: 2.286 suara

• AGUS SUHADI, S.H.: 1.032 suara

• LOLO MAROLOP MANGAIN SILALAHI, S.E.: 000 suara

• Partai Golongan Karya memimpin dengan perolehan suara 11.119. Tiga calon suara terbanyak:

• ANDI FAIZAL SOFYAN HASDAM, S.H.: 6.718 suara

• RUSTAM, S.E., M.M.: 1.923 suara

• UBAYYA BENGAWAN, S.H.: 1.050 suara

• Partai NasDem berhasil mengumpulkan 2.266 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• FAISAL: 1.670 suara

• ELIA SULI MAMA: 262 suara

• DANI FIRMANSYAH, S.E.: 66 suara

• Partai Buruh hanya memperoleh 209 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• SUPRIYADI: 125 suara

• DEWI ASMAH ANDAYANI: 22 suara

• ASRIANI: 8 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia berhasil mendapatkan 2.947 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• MUHAMMAD ASWAR, S.H.: 1.730 suara

• ARFIAN ARSYAD: 750 suara

• ACHMAD ZAKARIA: 117 suara

• Partai Keadilan Sejahtera memperoleh 3.590 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• SAEFUL RIZAL: 885 suara

• ADROFDITA: 672 suara

• SYARIFUDDIN: 594 suara

• Partai Kebangkitan Nusantara berhasil meraih 1.030 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• ARFAN CHOLID: 870 suara

• SUHARTONO: 90 suara

• RIDUANSYAH: 13 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat mendapat 1.866 suara. Tiga calon suara terbanyak:

• HENDRA WIJAYA: 810 suara

• ABDUL SAMAD, S.E.: 787 suara

• SANI: 61 suara

• Partai Garda Republik Indonesia hanya memperoleh 17 suara.

• Partai Amanat Nasional : 2.891 suara

• MUHAMMAD IRFAN, S.T., M.T. : 1.940 suara

• SETIYOKO WALUYO, S.Pd.AUD: 509 suara

• LA KASENG, S.H.I., M.Pd.: 333 suara

• Partai Demokrat : 2.223 suara

• SUMARDI, S.H. : 1.689 suara

• UDIN DOHANG: 1.161 suara

• H. JOHANSYAH, S.H. 149 suara

DAPIL BONTANG SELATAN

• Partai Kebangkitan Bangsa : 5.663 suara

• YUSUF, S.Sos – 3.014 suara

• ABDUL HARIS – 1.764 suara

• IWAN – 284 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya : 4.283 suara

• HERI KESWANTO 1.064

• RAKING – 898 suara

• AMIR TOSINA, S.H. – 844 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan : 2.446 suara

• MAMING, S.H., M.M – 1.186 suara

• SUDIYO, S.E., M.M. – 640 suara

• SUHUT HARIANTO – 191 suara

• Partai Golongan Karya : 12.110 suara

• ALFIN RAUSAN FIKRY – 3.841 suara

• YASSIER ARAFAT, S.Sos. – 3.216 suara

• H. NURSALAM 1.817

• Partai NasDem : 4.521 suara

• MUHAMMAD SAHIB – 2.180 suara

• BAKHTIAR WAKKANG, S.E. – 1.959 suara

• WIDOKO WIMBO, S.E. – 53 suara

• Partai Buruh : 274 suara

• SUPRIONO – 94 suara

• KASIYONO – 40 suara

• BAHARUDDIN A, M.Si. – 83 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia : 1.509 suara

• JAMALUDDIN – 554 suara

• MUFLIH ALHAFIDY, S.T. – 368 suara

• SAMSU ALAM, S.H. – 276 suara

• Partai Keadilan Sejahtera : 2.191 suara

• SUHARNO – 969 suara

• FATKHUL CHORIFATAH – 210 suara

• NUR SALIM, S.Pd. – 175 suara

• Partai Kebangkitan Nusantara : 46 suara

• JULIATI – 21 suara

• RIAN SUSANTO – 19 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat : 428 suara

• ARIF, A.Md., S.E – 272 suara

• AMAL IHSAN – 118 suara

• Partai Amanat Nasional: 3.235 suara

• RIDWAN, S.E. – 2.112 suara

• RUSMIATI – 824 suara

• A HARTINI – 107

• Partai Demokrat: 1.911 suara

• TAQBIR, S.E. – 1.016 suara

• ABDUL AZIS RASYID – 591 suara

• JANTAN EKA PRAYUDI – 154 suara

• PARTAI PERINDO: 373 suara

• HENDRIK JUNAIDI, S.Hut – 315 suara

• JIMUN, S.H. – 36 suara

• Partai Persatuan Pembangunan: 293 suara

• MUNIB – 110 suara

• HAMZAH, S.T. – 63 suara

• AFRIZAL SUHADI, S.H., M.Kn. – 49 suara

PLENO BONTANG BARAT

• Partai Kebangkitan Bangsa: 779 suara

• BONNIE SUKARDI, A.Md., S.E.: 1.268 suara

• SUPARDI, S.H.: 923 suara

• SITI MUAYANAH, S.E.: 362 suara

• Partai Gerakan Indonesia Raya: 973 suara

• SEM NALPA MARIO GULING: 1.250 suara

• SUTARMIN: 1.193 suara

• KRISTIASTUTI NINGSIH, S.Sos.: 352 suara

• Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 880 suara

• JONI ALLA’ PADANG, S.Hut.: 3.229 suara

• KALVEIN, S.H.: 424 suara

• MARTHINA REDE, S.T.: 77 suara

• Partai Golongan Karya: 4.163 suara

• ALOYSIUS RONI: 1.508 suara

• SIMON MATIRA: 1.144 suara

• H MUSLIMIN : 801 suara

• Partai NasDem: 146 suara

• Faisal, S.T.: 59 suara

• TISSA NOVERIA AZUSNA: 41 suara

• KAMIN SITUMORANG, S.H.: 21 suara

• Partai Buruh: 56 suara

• EDWARD MOCHTAR: 23 suara

• NOVIANI MAULIDIA: 11 suara

• Partai Gelombang Rakyat Indonesia: 141 suara

• RUSLI: 74 suara

• ASEP GUMILAR WIDI MULYADI, S.Pd.I.: 37 suara

• MERLINA LINGGI: 15 suara

• Partai Keadilan Sejahtera: 412 suara

• ABDUL MALIK: 837 suara

• UCU SOPIAH: 165 suara

• SITI NURHAYATI: 86 suara

• Partai Hati Nurani Rakyat: 19 suara

• AMINULLAH: 15 suara

• JUMIATI IBNU: 2 suara

• Partai Amanat Nasional: 93 suara

• DEDY DAUD: 47 suara

• KARISMA DEWI: 12 suara

• SUPIAN: 11 suara

• Partai Demokrat: 267 suara

• SUROTO: 181 suara

• ELISABETH PASERU: 52 suara

• MUHAMMAD MUQRIM: 12 suara

• Partai Solidaritas Indonesia: 75 suara

• AGUSTINA SUSANA SEWA: 49 suara

• Partai Persatuan Pembangunan: 943 suara

• REKUH NOTO: 599 suara

• BAMBANG SUKMANTONO: 240 suara

• ROSMAN, S.H.: 55 suara

Penulis/Editor: Agus Susanto

Dalam Sehari 3 Kebakaran Lahan Terjadi di Bontang Selatan

0

BONTANG – Dalam waktu sehari, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di 3 titik berbeda di wilayah Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (29/2/24).

Lahan yang terbakar adalah kebun pisang, semak belukar, rumput liar, serta pepohonan. Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 12.59 wita, dan kebakaran terakhir berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 wita.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kabid BPBD) Bontang, Eko Mashudi mengatakan, kebakaran tersebut terjadi dengan waktu yang hampir bersamaan.

Kebakaran terjadi di Jalan Soekarno Hatta, kemudian di Jalan Karya Bakti, dan tidak jauh dari Pemakanan Kristen yang berada di Gunung Pasir, Kanaan. Dengan luasan lahan yang terbakar mulai dari 0,85 hektar hingga 4 hektar.

“Yang terakhir agak besar, sekitar 4 hektar dan baru padam setelah magrib,” jelasnya.

Ditambahkannya, api cepat membesar, yang awalnya hanya level satu meningkat hingga level 3, sehingga harus memberangkatkan shift selanjutnya untuk turun dalam penanganan pemadaman api.

“Kendala pasti cuaca yang sangat terik dan angin kencang, panasnya belakangan ini memang sedang terik-teriknya, meskipun begitu BPBD mengontrol dan menjaga situasi tetap aman,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Jokowi Bagikan 1000 Paket Sembako untuk Panti di Bontang

0

BONTANG – Serah terima sembako bantuan dari Presiden RI, Joko Widodo kepada Wali Kota Bontang untuk panti dilaksanakan, Kamis (29/2/24) di Pendopo Rumah Jabatan.

Diketahui, Jokowi datang ke Bontang untuk memenuhi undangan peresmian PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), sekaligus membagikan sembako tersebut.

Terdapat 2 panti yang hadir sebagai penerima simbolis. Nantinya sembako tersebut akan disebar menyeluruh oleh Dinas Sosial (Dinsos), dengan total jumlah sembako sebanyak 1000 paket.

“Kita serahkan semua ke dinsos, biar mereka yang atur,” jelasnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Bontang, Rini Fitriani menjelaskan, di Bontang terdapat 9 panti anak, 1 panti jompo yang di dalamnya ada disabilitas.

Setelah melakukan penerimaan sembako tersebut, dinsos harus menerapkan persyaratan dan berlaku terkait standar penerima. Pemberian sembako akan mulai diberikan Jumat (1/3/24) besok setelah melakukan pemilihan.

“Dari staf Jokowi kami dapat arahan agar sembako ini tepat sasaran, jadi kami lakukan pendataan dulu,” ujarnya.

Adapun isi dari sembako tersebut ialah beras kemasan 5 kilo, minyak 1liter, teh celup 1 kotak, gula pasir kemasana 1, dan biskuit mari regal 230 gram.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Basri Harap PT KAN Dapat Bantu Perekonomian Bontang

0

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase sangat senang dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Bontang pada Kamis (29/2/24).

Ia mengatakan, bahwa Bontang memiliki sesuatu yang spesial sehingga Jokowi dapat mengunjungi Kota Bontang.

“Tidak semua daerah beliau datangi, berarti ada sesuatu yang penting di kota kita ini,” ungkapnya.

Tentu salah satunya adalah dengan hadirnya industri PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN). Hal tersebut dapat menjadi tambahan bagi perekonomian Kota Bontang, dari segi ketenagakerjaan, CSR, dan masih banyak lagi.

“Makin banyak industri di sini, makin banyak manfaatnya untuk kita,” ujarnya.

Apalagi amonium nitrat ini merupakan bahan baku untuk pupuk. Karena sementara ini Pupuk Kaltim masih ketergantungan impor kebutuhan pupuk untuk dalam negeri sekitar 21 persen. Dengan adanya KAN ini bisa mengurangi impor sebanyak 8 persen.

“Kalau impor terus harga pupuk bisa mahal, jadi dengan ada KAN ini harga pupuk bisa lebih murah,” katanya.

Oleh sebab itu Basri berterima kasih kepada Jokowi atas semangatnya untuk memberdayakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kota Bontang. Untuk pekerja di dalam sana juga hampir 100 persen.

“Paling ada beberapa bagian yang orang luar, karena warga kita belum ada ilmu tertentu,” tutupnya.

Penulis: Syakurah.
Editor: Yusva Alam