Beranda blog Halaman 657

Capai 10.000 Transaksi per Bulan, Borneo Online Store jadi Marketplace Lokal Unggulan Kaltim

0
SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono mengungkapkan kehadiran Borneos.co sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan UMKM lokal, agar ke depannya mampu menjangkau pasar dengan lebih luas sekaligus meningkatkan potensi penjualan dari produk yang dihasilkan.

Wujud Komitmen Pemberdayaan Masyarakat, Pupuk Kaltim jadi Pionir Pendirian Borneos.co sejak 2022

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang merupakan produsen pupuk urea terbesar di Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk mengembangkan perusahaan yang berkelanjutan, tidak hanya dari segi bisnis, namun juga dalam upaya pemberdayaan masyarakat di berbagai aspek.

Salah satu upaya yang dibangun oleh Pupuk Kaltim dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat adalah melalui inisiasi marketplace lokal, yaitu Borneo Online Store (Borneos.co). Marketplace ini menjadi salah satu pilar ekonomi digital di Bontang, Kalimantan Timur, yang fokus memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Borneo Online Store, yang mulai beroperasi pada tahun 2022, telah berhasil menjalin kerja sama dengan 399 mitra UMKM lokal. Ini adalah bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung pengembangan UMKM lokal dengan memberikan para pelaku usaha platform yang kuat untuk berjualan dan mempromosikan produk secara daring. Berkat sinergi ini, Borneo Online Store telah mencatatkan lebih dari 10.000 transaksi per bulannya.

Marketplace Borneos.co sendiri merupakan hasil pengembangan dari program Bazar Online yang pertama kali digagas oleh Pupuk Kaltim. Program ini dicanangkan untuk membantu pelaku UMKM untuk dapat tetap beroperasi dan menghasilkan pendapatan saat pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas di masa pandemi Covid-19. Melihat kesuksesan program Bazar Online, Pupuk Kaltim melihat potensi lebih besar yang bisa dimanfaatkan, dan itulah awal mula lahirnya Borneo Online Store.

Sugeng Suedi, Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pupuk Kaltim, mengungkapkan, “Borneos.co lahir sebagai wadah bagi UMKM lokal di wilayah Bontang, Kalimantan Timur untuk dapat mengakses pasar lebih luas dan meningkatkan potensi penjualan produk-produk lokal bagi para pelaku usaha. Kami melihat pentingnya memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin berwirausaha agar tetap produktif dan berpenghasilan. Alhamdulillah, dengan capaian positif yang berhasil diraih hingga saat ini, kami berharap bisa terus mendukung pelaku UMKM untuk semakin go digital melalui layanan Borneos.co.”

Borneos.co bukan hanya tentang menjalankan bisnis semata, namun juga memberikan layanan yang dapat mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung visi dan misi Kota Bontang untuk memajukan kapabilitas pelaku usaha lokal agar lebih unggul dan tangguh dalam memasuki ekonomi digital. Bontang, sebagai salah satu kota yang bersemangat untuk tumbuh dan berkembang, tentunya membutuhkan solusi seperti Borneos.co dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Salah satu faktor kesuksesan utama Borneo Online Store adalah keberagaman produk dan layanan yang ditawarkan. Dengan lebih dari 3.000 produk unggulan dari berbagai kategori seperti makanan dan minuman, kerajinan dan kriya, retail, fesyen, kesehatan, agrobisnis serta pariwisata. Marketplace ini telah menjadi destinasi utama bagi masyarakat Bontang untuk memenuhi berbagai kebutuhan harian.

Produk dengan kategori makanan dan minuman menjadi pilihan produk yang paling diminati oleh masyarakat Bontang ketika mengakses Borneos.co. Tidak hanya itu, Borneo Online Store juga berkolaborasi dengan para kurir lokal dengan tujuan agar dapat memastikan pengiriman produk yang cepat dan efisien kepada pelanggan sekaligus membuka peluang kerja dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Tak hanya menawarkan platform bagi UMKM untuk bersaing di dunia digital, Borneos.co telah menciptakan lapangan kerja baru, menggerakkan pertumbuhan ekonomi, dan secara aktif memberdayakan UMKM di Bontang. Kedepannya, Borneo Online Store ini diharapkan dapat berkembang lebih besar lagi dan mampu menjangkau wilayah yang lebih luas tidak hanya di kota Bontang, namun di kota lain baik di wilayah provinsi Kalimantan Timur maupun tingkat nasional.

Tampilan marketplace UMKM Bontang, yaitu Borneos.co yang tujuan awalnya dikembangan dari program Bazar Online, yang digagas oleh Pupuk Kaltim untuk mewadahi para pelaku UMKM Bontang agar tetap produktif dan berpenghasilan di masa pandemi Covid-19.

Dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, Borneos.co bukan hanya sebuah marketplace, melainkan sebuah kisah sukses kolaborasi antara masyarakat, sektor industri seperti Pupuk Kaltim bersama dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Pupuk Kaltim telah membuktikan bahwa bisnis dapat berperan lebih dari sekadar mencari keuntungan, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Dengan pencapaian transaksi yang terus meningkat, Borneos.co adalah bukti nyata bahwa ketika komitmen dan kolaborasi terjalin, impian memajukan ekonomi lokal dapat menjadi kenyataan.

“Borneo Online Store dan Pupuk Kaltim telah membuka jalan bagi UMKM di Bontang untuk meraih sukses dalam ekonomi digital, dan ini adalah langkah positif yang patut diapresiasi. Semoga pencapaian ini akan terus menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi lokal yang lebih tangguh dan inklusif,” tutup Sugeng. (ADV)

SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono mengungkapkan kehadiran Borneos.co sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan UMKM lokal, agar ke depannya mampu menjangkau pasar dengan lebih luas sekaligus meningkatkan potensi penjualan dari produk yang dihasilkan.

Puncak Bontang Kopi Fest 2023, Hadirkan Juara Nasional Barista 2018, Ini Daftar Juara Racik Kopi!

0
Puncak Bontang Kopi Fest 2023, Hadirkan Juara Nasional Barista 2018, Ini Daftar Juara Racik Kopi!
Muhammad Aga (tengah) saat sharing pengalaman dan suasana malam puncak Bontang Kopi Festival 2023 di Bontang Citimall. (Dwi S)

BONTANG – Event Bontang Kopi Festival 2023 telah mencapai puncaknya, Minggu (15/10/2023). Di puncak event yang berlangsung di lantai dasar  Bontang Citimall itu, menghadirkan seorang Q-Grader, roaster, pemilik kedai kopi, dan juara Indonesia Barista Championship di 2018 lalu, yaitu Muhammad Aga.

Hadirnya salahsatu top barista nasional itu disambut antusias oleh para barista Kota Taman. Bahkan para pencinta kopi pun ikutan antusias.

Muhammad Aga mengatakan, sangat senang bisa datang ke Bontang. Aga berharap agar event festival kopi ini ada jenjang yang berkelanjutan.

“Dengan adanya event ini, para teman (barista) sudah mencoba memberikan informasi kepada teman-teman di Bontang, bahwa jenis pengolahan kopi semakin ke sini semakin maju, dan semakin banyak inovasi,” ucapnya saat diwawancara Redaksi Radarbontang.com.

Ditambahkannya, dengan adanya festival kopi tersebut tidak hanya untuk individu saja, akan tetapi kemajuan untuk industri perkopian di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kota Bontang Khususnya. Selain itu, untuk para barista yang kemungkinan baru saja masuk di industri perkopian, disarankan agar mempelajari dari basic terlebih dahulu.

“Teman-teman barista pelajari dari dasar terlebih dahulu, karena ini sangat penting sekali menurut saya. Karena setiap tahun atau setiap era pasti ada sesuatu yang baru, sangat cepat perubahan di dunia perkopian,” paparnya.

Menurutnya, kopi di Kota Bontang tidak kalah jauh dengan Jakarta. Ada banyak varian kopi  dari beberapa pilihan. Sangat menarik, dan kemungkinan dua hingga tiga tahun mendatang akan lebih maju lagi dari yang sebelumnya.

Puncak Bontang Kopi Fest 2023, Hadirkan Juara Nasional Barista 2018, Ini Daftar Juara Racik Kopi!

Sementara itu Diki Gunawan, Ketua Komunitas Kopinicus menjelaskan, Event Bontang Kopi Festival 2023 ini berjalan dengan sangat lancar, meriah, bahkan antusias dari masyarakat Kota Bontang sangat luar biasa. Ada pula yang berdatangan dari luar kota contohnya Samarinda dan Sangatta.

Dengan berakhirnya event ini, Diki berharap ke depannya bisa lebih sering mengadakan event-event serupa. Diki juga menjelaskan bahwa telah mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari Pemkot Bontang.

“Kami didukung penuh, dan bahkan siap support event ini untuk bisa berjalan rutin nantinya. Agar para barista di Bontang bisa menyalurkan bakatnya, menambah wawasan, serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perkopian khususnya,” bebernya.

Berikut para juara meracik kopi hitam:  

Juara 1: Zordy (Kutai Kartanegara/Tenggarong)

Juara 2: Malik (Bontang)

Juara 3: Johardi (Kutai Kartanegara/Tenggarong).

“Selamat kepada para pemenang. Para pemenang mendapatkan trofi beserta uang tunai,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

DPMPTSP Rutin Lakukan Pengawasan Usaha

0
DPMPTSP Rutin Lakukan Pengawasan Usaha
Kunjungan DPMPTSP ke salah satu usaha di Bontang. (ist)

BONTANG – Salah satu tugas dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) adalah melakukan pengawasan terhadap perusahaan atau pelaku usaha, baik yang telah maupun belum memiliki izin .

Hal ini sesuai dengan peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Peran pengawasan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan berbasis resiko, sangat diperlukan sebagaimanan yang diamanatkan dalam peraturan di atas.

Saat ini DPMPTSP Kota Bontang mengawasi sekitar 40 unit usaha.

Isma Istihari, Japfung Penata Perizinan DPMPTSP Kota Bontang menjelaskan, indikator pengawasan yakni, tata ruang dan standar bangunan gedung, standar kesehatan, keselamatan, dan/atau lingkungan hidup, standar pelaksanaan kegiatan usaha, persyaratan dan kewajiban yang diatur dalam norma, standar, prosedur dan kewajiban atas penyampaian laporan dan/atau pemanfaatan insentif dan fasilitas Penanaman Modal.

“Jadi hal-hal yang kami awasi itu mengenai jenis-jenis izinnya. Seperti apakah izin dan usaha yang dilakukan itu sama. Semisal dia izinnya kontruksi ternyata yang dijalani itu usaha ikan,” katanya.

Pengawasan juga dilakukan untuk melihat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), perusahaan yang sudah memiliki izin diwajibkan untuk membuat LKPM. Hal ini dikarenakan tujuan dari adanya LKPM adalah untuk meningkatkan realisasi investasi Kota Bontang.

Bila pada saat pengawasan perusahaan atau pelaku usaha terbukti tidak membuat laporan kegiatan, maka perusahaan tersebut akan dijatuhi sanksi.

Adanya pengawasan juga ditujukan untuk melihat perkembangan dari perusahaan yang ada. Seperti, apakah perusahaan tersebut mengalami kendala dalam usahanya, atau apakah ada masalah dalam usaha maupun dalam pembuatan LKPM-nya.

Pengawasan yang dilakukan dengan tujuan untuk memastikan kepatuhan pemenuhan persyaratan dan kewajiban oleh pelaku usaha, mengumpulkan data, bukti, dan/atau laporan terjadinya bahaya terhadap keselamatan, kesehatan, lingkungan hidup, dan/atau bahaya lainnya yang dapat ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan usaha dan rujukan pembinaan atau pengenaan sanksi administratif terhadap pelanggaran Perizinan Berusaha.

Sebanyak  40 tempat usaha, terbagi menjadi:

10 Tempat Usaha Berbasis Resiko Tinggi, Perwakilan: Apotik

10 Tempat Usaha Berbasis Resiko Menengah Tinggi: DAM

10 Tempat Usaha Berbasis Resiko Menegah Rendah: Toko Sembako, Toko Plastik, Toko Penjual Pakaian/Boutiq

10 Tempat Usaha Berbasis Resiko Rendah: Lapak Penjual Tahu Tempe, Lapak Sayur Mayur, Lapak Jajanan Pasar.

“Berdasarkan pengawasan ada pelaku usaha yang belum memiliki NIB, belum memperpanjang, dan ada juga yang hilang,” tutupnya. (adv/sya)

Pemenang Lomba Video Pendek Dinas PUPRK Dibacakan di Acara Welcome Party

0
Pemenang Lomba Video Pendek Dinas PUPRK Dibacakan di Acara Welcome Party
Iklan lomba video pendek Dinas PUPRK. (ist)

BONTANG – Lomba video pendek garapan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memasuki tahap akhir, yaitu pengumuman pemenang. Dinas PUPRK bakal membacakan pemenang di Event Bontang Animal Fest 2023. Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPRK, Usman melalui Sekretaris, Iskandar.

Dijelaskan Iskandar, Dinas PUPRK akan membacakan para juara lomba video pendek tersebut di dalam agenda Bontang Animal Fest 2023.

“Ada agenda Welcome Party di salahsatu Event Bontang Animal Fest itu. Nah di agenda Welcome Party ini kami akan bacakan pemenangnya,” ujar Iskandar.

Agenda Welcome Party akan berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang Tanggal 20 Oktober 2023, pukul 19.00 – 22.00 wita.

“Kami akan undang ketujuh nominator datang di acara Welcome Party itu, untuk menyaksikan langsung pengumuman para pemenang lomba,” serunya.

Di acara tersebut akan diumumkan pemenang Juara 1-3, Juara Harapan 1-3 dan video favorit dari 7 nominator serta ada 1 lagi video pesona.

Panitia juga akan menyerahkan puluhan undian (doorprize) menarik yang dipersembahkan oleh beberapa perusahaan dan perbankan yang turut menjadi sponsor

Diketahui, sebanyak 7 nominator berhasil lolos ke babak akhir, untuk dipilih karya yang akan menjadi pemenangnya.

Selama lomba berlangsung terdapat 25 tim yang mengikuti lomba yang dimulai sejak tanggal 30 September 2023 tersebut. Dari 25 tim tersebut yang telah menyerahkan karya video untuk dinilai tim juri sebanyak 16 karya video.

“Usai penilaian dari tim juri, ke-25 tim tersebut mengerucut menjadi 7 tim yang berhasil masuk nominasi,” jelasnya.

 7 nominator tersebut di antaranya:

  1. Asli Bontang
  2. Visit Bontang
  3. V Project
  4. Penden
  5. Fantastic Four
  6. LNG
  7. Dibond

Penulis/Editor: Yusva Alam

Legislatif Usulkan Kenaikan Upah Pekerja Harian Lepas di Dinas PUPRK

0
Legislatif Usulkan Kenaikan Upah Pekerja Harian Lepas di Dinas PUPRK
PHL di Dinas PUPRK saat mengerjakan normalisasi sungai beberapa waktu lalu. (Yusva Alam)

BONTANG – Upah para Pekerja Harian Lepas (PHL) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang dianggap masih terlalu minim. Pemkot Bontang diharapkan untuk menaikkan besaran upah tersebut.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, saat ini upah PHL pada Dinas PUPRK sebesar Rp 130 ribu per hari. Dianggapnya cukup kecil, sementara jumlah PHL di dinas tersebut ada kurang lebih 63 pekerja.

“Kalau bisa ditambah lah upah mereka,” ujarnya.

Usulan itu menurutnya, lantaran pekerjaan PHL cukup berat dan memiliki banyak resiko, pun tak kenal waktu, baik siang maupun malam tetap bekerja.

“Biar libur mereka selalu datang. Pekerjaannya sulit sampai mencangkul masuk ke sungai-sungai. Penambahan ini juga memperhitungkan risikonya,” timpalnya.

Namun begitu menurutya, penggunaan PHL dinilai Politikus Partai Nasdem ini lebih efektif. Misalnya dalam pekerjaan normalisasi sungai yang bisa langsung dilakukan. Tanpa melalui proses yang panjang, seperti proses lelang.

Maka itu, dirinya berharap agar kenaikan tersebut dapat direalisasikan. Apalagi mereka selalu siap siaga bila ada keluhan dari masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa terealisasi apalagi APBD-Perubahan cukup besar tahun ini,” pungkasnya. (al/adv)

Pengangguran Tinggi di Negeri Kaya Energi

0
Pengangguran Tinggi di Negeri Kaya Energi
Djumriah Lina Johan. (ist)

Oleh:

Djumriah Lina Johan

(Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban)

Angka pengangguran di Bontang jadi salah satu isu pembahasan dalam ekspos Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) periode 2025-2045 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (25/9).

Forum yang dipimpin Wali Kota Bontang Basri Rase itu mendatangkan tim tenaga ahli pranata dan pembangunan dari Universitas Indonesia, Rudy Parluhutan Tambunan, dalam merancang RPJPD.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah angkatan kerja pada 2022 di Bontang adalah 99.150 orang atau sekitar 72,08 persen dari jumlah penduduk usia kerja atau ada 91.408 orang yang bekerja. Angka ini juga menunjukkan besarnya partisipasi angkatan kerja (TPAK).

Pengangguran tinggi bukti pemerintah gagal menyiapkan SDM berkualitas siap kerja dan lapangan kerja. Adanya perusahaan tambang yang dikelola swasta/asing hanya menambah masalah karena memang tak bisa diharapkan untuk serap tenaga kerja lokal terlebih perusahaan punya standar sendiri. Sistem pendidikan sekuler pun gagal mencetak SDM berkualitas yang terjadi justru tercetak secara massal SDM bermental buruh dan malas bekerja.

Negara Menyediakan Lapangan Kerja

Berbeda secara diametral dengan sistem ekonomi kapitalisme, sistem ekonomi Islam terbukti mampu menyejahterakan seluruh warganya hingga berabad-abad lamanya. Setidaknya ada tiga faktor.

Pertama, Islam memiliki regulasi kepemilikan yang itu tidak dimiliki oleh kapitalisme. Kapitalisme menganggap bahwa setiap manusia berhak memiliki apa pun sehingga barang milik umum, seperti air dan barang tambang yang melimpah, boleh dikuasai siapa pun, termasuk asing.

Berbeda dengan Islam. Islam mengharamkan barang milik umum dikuasai individu sebab barang tersebut milik seluruh rakyat. Barang tersebut harus dinikmati oleh rakyat. Negara hanya boleh mengelolanya dan harus dikembalikan kepada rakyat. Dari sini, sebenarnya persoalan kemiskinan akan terselesaikan karena SDA yang melimpah dan dikelola negara akan benar-benar disalurkan kepada rakyat.

Kedua, jika pengelolaan SDA yang melimpah ada di tangan negara, hal ini akan sangat menyerap lapangan pekerjaan. Eksplorasi bahan mentah sangat membutuhkan tenaga kerja. Saat ini, tersebab pengelolaan diserahkan pada swasta, swasta bebas menentukan asal tenaga kerjanya. Walhasil, tenaga kerja asing masuk pada saat warga negara menganggur.

Ketiga, pengaturan upah dalam sistem Islam sangat berbeda dengan kapitalisme. Sistem Islam tidak menjadikan upah sebagai biaya produksi. Ini karena upah bukan berdasarkan hitung-hitungan biaya produksi, melainkan kesepakatan antara pekerja dan majikan, atau sering disebut upah sepadan. Walhasil, tidak akan ada demonstrasi penuntutan kenaikan upah sebab hal demikian telah disepakati.

Adapun terkait dengan kesejahteraan pekerja, ini bukan tanggung jawab majikan, melainkan negara. Jika dengan upah sekian, pekerja tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, negaralah yang akan bertanggung jawab.

Keempat, negara sebagai pihak sentral dalam menyelesaikan persoalan umat, termasuk menciptakan lapangan pekerjaan. Negara akan memastikan para laki-laki bekerja dan mampu memenuhi kebutuhan tanggungannya. Dari sini akan lahir kesejahteraan bagi semua.

Khatimah

Sungguh, hal demikian telah terukir dalam sejarah betapa Islam mampu menyejahterakan rakyatnya hingga berabad-abad lamanya. Tengoklah kisah saat khalifah Umar bin Abdul Aziz menjadikan rakyatnya tidak ada yang berhak menerima zakat. Juga kisah kegemilangan Khalifah Harun Arrasyid yang mengosongkan baitulmal hingga tidak ada satu pun rakyatnya yang kelaparan.

Wallahualam.

Kabar Baik! 5 Train Kilang LNG Bontang Bakal Kembali Beroperasi

0
Kabar Baik! 5 Train Kilang LNG Bontang Bakal Kembali Beroperasi
Ilustrasi ladang gas bumi di laut lepas. (ist)

JAKARTA – Kilang LNG Bontang tampaknya memiliki secercah harapan, pasca ditemukannya cadangan gas di wilayah kerja (WK) North Ganal, Kalimantan Timur (Kaltim), oleh perusahaan Minyak dan Gas asal Italia, Eni.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan, Eni bakal meningkatkan kapasitas operasi fasilitas pengolahan LNG di Bontang yang saat ini dikelola PT Badak LNG.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, mengatakan temuan gas di North Ganal akan terhubung dengan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) dan produksi gas Eni dari Lapangan Jangkrik, yang akan dialirkan ke Bontang.

“Nanti akan terhubung ke Jangkrik, dan IDD memiliki tiga lapangan, dua di selatan akan terhubung ke Jangkrik untuk memperpanjang umur Jangkrik. Yang di utara, termasuk Ganal North dan Rapak, akan dihubungkan,” ungkap Dwi Soetjipto mengutip dari CNBCIndonesia.com.

Saat ini, Kilang Bontang memiliki dua train yang beroperasi, tetapi rencananya adalah meningkatkan jumlah train menjadi lima. “Kami akan menunggu satu tahun lagi untuk merealisasikan rencana ini,” tambah Dwi Soetjipto.

Sebelumnya, Eni Italia berhasil menemukan cadangan gas di WK North Ganal, dengan potensi penyimpanan awal mencapai 5 triliun kaki kubik (TCF).

CEO Eni, Claudio Descalzi, mengungkapkan bahwa ladang gas tersebut ditemukan dekat Bontang, yang berlokasi di Kutai Basin, Kaltim.

“Kami telah membuat penemuan besar. Kami menemukan lebih dari 5 TCF gas alam, dengan sekitar 150 juta meter kubik gas konvensional dan 400 juta meter kubik gas kondensat yang berkolasi di area yang baik dan dekat dengan fasilitas kami,” ungkap Descalzi.

Rencana ini merupakan langkah ambisius Eni untuk mengoptimalkan sumber daya migas. Dengan konsesi di beberapa lapangan migas dalam proyek IDD, termasuk Lapangan Jangkrik, Blok Muara Bakau, Lapangan Merakses, dan Blok East Sepinggan, Eni berupaya untuk memaksimalkan produksi gas dan minyak di wilayah laut dalam di Kaltim.

Proyek IDD ini memiliki potensi besar dengan target produksi gas hingga 844 MMscfd dan minyak sekitar 27.000 bopd. Rencananya, proyek ini akan beroperasi pada kuartal IV tahun 2027.

Proyek ini diperkirakan akan menghasilkan investasi sekitar US$6,98 miliar dan akan dilaksanakan dalam dua tahap pengembangan.

Langkah-langkah ini menandai peran strategis Kilang LNG Bontang dalam memproses gas alam cair yang dihasilkan dari temuan cadangan gas baru di Kalimantan Timur serta integrasi aset migas Eni Italia di Indonesia Deepwater Development. (RB)

Kapal Pengangkut Batu Bara Sudah Dipanggil Polairud Kutim

0
Kapal Pengangkut Batu Bara Sudah Dipanggil Polairud Kutim
Titik koordinat lokasi kapal nelayan dihantam ponton batu bara. (ist)

BONTANG – Pihak kapal pengangkut batu bara sudah dipanggil oleh Polairud Polres Kutim, pasca kejadian tabrakan dengan kapal nelayan dan dilaporkan ke Polairud Polres Bontang. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

Dijelaskan BW sapaan akrabnya, pasca 3 nelayan selamat setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut batu bara, dirinya membantu ketiganya untuk melaporkan kejadian itu di Polairud Polres Bontang. Kemudian pihak Polairud Polres Bontang berkoordinasi dengan Polairud Polres Kutim.

“Dari titik koordinat yang diberikan oleh para nelayan ini, Polairud Kutim mengetahui identitas kapal tersebut,”

Usai diketahui identitasnya, pihak kapal dipanggil oleh Polairud Kutim untuk di BAP.

“Info yang saya dapatkan nahkodanya juga masih shock karena bertabrakan dengan perahu nelayan, sehingga belum bisa menyelesaikan masalah ini dengan para nelayan,” ungkapnya.

Dikatakannya, hanya sebatas itu info yang sementara ini diketahuinya. Terkait identitas kapal itupun dirinya belum mendapat kejelasan pastinya.

Namun yang pasti dirinya berharap pihak kapal batu bara mau menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan.

“Walaupun ini murni kecelakaan, setidaknya pihak kapal bisalah membantu para nelayan. Karena kan kasihan nelayan ini. Mereka bekerja cari ikan lalu tabrakan dengan kapal besar, hancu perahunya. Untung saja selamat,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, tiga nelayan asal Bontang berhasil selamat setelah perahu mereka mengalami kecelakaan akibat ditabrak kapal pengangkut batu bara di perairan Kutai Timur (Kutim).

Insiden ini terjadi pada Kamis, 12 Oktober 2023 dini hari, ketika ketiganya sedang melaut mencari ikan.

Para nelayan yang terjebak dalam situasi berbahaya ini akhirnya berhasil bertahan hidup, berkat bantuan jeriken yang mereka gunakan sebagai pelampung sementara.

Saat sinyal ponsel mereka mendapatkan respons, mereka segera memberikan koordinat lokasi kepada rekannya, yang kemudian segera merespons dan menyelamatkan mereka. Salah satu korban kecelakaan adalah Ambo Dalle, warga dari RT 19 Berbas Pantai.

Bakhtiar juga mengungkapkan bahwa ketiga nelayan tersebut baru berhasil dijemput pada jam 14.00 Wita, dan mereka tiba di daratan saat Magrib pada tanggal 13 Oktober 2023.

Penulis/Editor: Yusva Alam

3 Nelayan Bontang Ditabrak Kapal Batu Bara di Perairan Kutim, Begini Kondisinya!

0
3 Nelayan Bontang Ditabrak Kapal Batu Bara di Perairan Kutim, Begini Kondisinya!
Titik koordinat lokasi kapal nelayan dihantam ponton batu bara. (ist)

BONTANG – Nasib beruntung menyertai tiga nelayan asal Bontang yang berhasil selamat setelah perahu mereka mengalami kecelakaan akibat ditabrak ponton batu bara di perairan Kutai Timur (Kutim).

Insiden ini terjadi pada Kamis, 12 Oktober 2023 dini hari, ketika ketiganya sedang melaut mencari ikan. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang, yang ikut membantu memfasilitasi tiga nelayan tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polairud Polres Bontang.

Menurut Bakhtiar, para nelayan ini beruntung karena di tengah laut masih mendapatkan sinyal di handphone, sehingga mereka dapat meminta pertolongan. “Mereka beruntung masih bisa menghubungi orang lain dan meminta bantuan. Kasihan, kapalnya hancur ditabrak kapal ponton,” ujar Bakhtiar.

Para nelayan yang terjebak dalam situasi berbahaya ini akhirnya berhasil bertahan hidup, berkat bantuan jeriken yang mereka gunakan sebagai pelampung sementara.

Saat sinyal ponsel mereka mendapatkan respons, mereka segera memberikan koordinat lokasi kepada rekannya, yang kemudian segera merespons dan menyelamatkan mereka. Salah satu korban kecelakaan adalah Ambo Dalle, warga dari RT 19 Berbas Pantai.

Bakhtiar juga mengungkapkan bahwa ketiga nelayan tersebut baru berhasil dijemput pada jam 14.00 Wita, dan mereka tiba di daratan saat Magrib pada tanggal 13 Oktober 2023.

“Saya langsung memfasilitasi mereka untuk melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang di Polairud. Mereka telah menjalani pemeriksaan hingga dini hari,” tambahnya. (RB)

32 Peserta se-Kaltim dan Kaltara Adu Racik Kopi di Bontang Kopi Festival

0
32 Peserta se-Kaltim dan Kaltara Adu Racik Kopi di Bontang Kopi Festival
Basri Rase saat meresmikan Bontang Kopi Festival di Citimall. (Dwi S)

BONTANG – Pembukaan Event Bontang Kopi Festival berlangsung, Jumat (13/9/2023) di lantai dasar Bontang Citimall. Event yang diadakan selama 3 hari, 13-15 Oktober 2023 ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Bontang dipercaya menjadi tuan rumah dari event yang diadakan se-Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) tersebut.

Dalam sambutannya, Basri Rase mengatakan, adanya festival seperti ini dapat membangun dan memperlihatkan bakat para anak muda sebagai barista yang baik dan hebat. Karena kopi minuman semua kalangan, tanpa terkecuali.

“Ini adalah sesuatu yang sangat menarik. Insyaallah setiap tahun akan kami usahakan untuk melaksanakan kegiatan festival kopi seperti ini. Kalau pun dari saya, ingin mengadakan dalam setahun dua atau tiga kali, jangan hanya sekali saja. Karena, ini peluang besar untuk tumbuh kreatif bagi anak muda sebagai barista,” ucapnya, Jum’at (13/10/2023).

Selain itu, ia juga berpesan untuk kalangan anak muda, kalangan barista di Bontang agar kegiatan seperti ini tidak hanya sampai di sini saja, harus meluas hingga ke keluar kota, bahkan ke berbagai daerah lainnya. Tujuannya, untuk mengajak para wisatawan masuk dan mengenal Kota Bontang lebih banyak dan dalam.

“Dengan begitu, dapat membangun perekonomian penduduk Bontang, dan membangun UMKM. Lebih mengenalkan para barista di Kota Bontang, memberikan inovasi, dan lebih berprestasi,” paparnya.

Basri Rase saat meresmikan Bontang Kopi Festival di Citimall. (Dwi S)

Sementara itu Alfrita Junain Sande, Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Bontang mengatakan, hadirnya Bontang Kopi Festival sebagai upaya memperkenalkan barista-barista di Kota Bontang, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kaula muda, serta dapat membuka lapangan pekerjaan.

“Para barista di Bontang mendapatkan peluang untuk mengikuti perlombaan. Kebetulan tahun ini, festival tersebut disponsori oleh Pemkot Bontang lewat DKUKMP,” ungkapnya.

Ketua Komunitas Kopinicus, Diki menyatakan, event ini merupakan agenda tahunan. Kali ini merupakan perhelatan tahun kedua, sebelumnya agenda pertama terlaksana pada tahun 2021 kemarin.

Diki menjelaskan, event ini juga agar silaturahmi antar barista dan pecinta kopi tetap berjalan. Serta ingin memperkenalkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Bontang ke berbagai kota.

“Ini sudah tahun kedua diadakannya Bontang Kopi Festival. Pertama pada tahun 2021, dan yang kedua di tahun ini, tahun 2023,” bebernya.

Tidak hanya itu saja, di Bontang Kopi Festival ini juga selain stand kopi ada pula lomba untuk meracik kopi hitam. Perlombaan ini diikuti sebanyak 32 peserta se-Kaltim dan Kaltara. Lomba membuat kopi ini akan dinilai dari cara meracik, atau penyeduhan dengan alat AeroPress.

“Di lomba tersebut hanya menyajikan menu kopi hitam, bahan dan alat pun kami sudah sediakan semuanya. Lomba meracik kopi ini, kami memberikan waktu selama 7-10 menit, dan juri pun kami datangkan dari Samarinda, sebanyak 6 orang. Tidak ada batasan umur, tidak ada juga pembatasan jenis kelamin, semua dan siapa saja boleh mengikuti atau mendaftar untuk lomba ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam