Beranda blog Halaman 685

Kodim 0908/Bontang Uji Coba Program Makan Sehat Gratis di SDN 006 Bontang Utara

0
Kodim 0908/Bontang Uji Coba Program Makan Sehat Gratis di SDN 006 Bontang Utara
Kodim 0908/Bontang menggelar uji coba program makan sehat di SDN 006 Bontang Utara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kodim 0908/Bontang menggelar uji coba pemberian makanan bergizi gratis, guna mendukung program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Uji coba kali ini menyasar pada SDN 006 Bontang Utara, Jumat (13/12/2024) kemarin.

Dandim 0908/Bontang, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto menyampaikan, bahwa kegiatan uji coba ini adalah bagian dari upaya untuk mempersiapkan penerapan program makan gratis bergizi, yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk di Bontang.

“Para siswa-siswi ini sangat berharap, agar program seperti ini tidak hanya berhenti pada uji coba saja, akan tetapi nantinya bisa tetap berjalan secara berkelanjutan,” ucapnya saat diwawancarai.

Dengan adanya kegiatan program makan gratis bergizi ini, Letkol Inf Aryo Bagus berharap, nantinya para siswa-siswi bisa lebih sehat dan cerdas, karena asupan gizi mereka tetap terjaga.

Bahkan, makanan yang telah disediakan dalam program uji coba ini, mencakup menu 4 sehat dan 5 sempurna, yang berisikan seperti ayam, sayur, nasi, buah, dan susu, dimana makanan tersebut sangat penting untuk menunjang daya pikir dan konsentrasi belajar siswa nantinya.

“Ini adalah langkah awal untuk mempersiapkan program makan bergizi dari Presiden Prabowo, yang nantinya akan didukung dengan pembangunan dapur sehat di setiap wilayah,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Patroli di Pelabuhan Tanjung Laut, Polairud Himbau Keselamatan Saat Liburan

0
Patroli di Pelabuhan Tanjung Laut, Polairud Himbau Keselamatan Saat Liburan
Sat Polairud Polres Bontang lakukan patroli di Pelabuhan Tanjung Laut. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bontang melakukan patroli dialogis di sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Laut, Kota Bontang, Sabtu (14/12/2024) kemarin.

Saat patroli berlangsung, anggota Sat Polairud Polres Bontang bertemu dengan sejumlah siswa-siswi yang hendak bersiap berlibur ke Pulau Beras Basah, dimana liburan mereka sebagai bentuk penyegaran setelah melewati masa ujian sekolah.

Petugas segera mengingatkan kepada siswa-siswi itu, agar tetap mengutamakan keselamatan selama dalam perjalanan, termasuk mematuhi protokol keselamatan saat berada di atas perahu atau kapal.

Selain itu, kegiatan patroli ini juga menyasar siswa-siswa yang tinggal di Pulau Selangan dan Pulau Tihi-Tihi. Sat Polairud mengimbau agar mereka tetap berhati-hati, saat menggunakan perahu untuk perjalanan ke sekolah di daratan.

Perjalanan air yang rutin mereka tempuh setiap harinya, sangat membutuhkan kewaspadaan yang terbilang ekstra, terutama dalam memastikan kondisi perahu dan juga penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami menghimbau para siswa dan masyarakat, agar selalu mematuhi aturan pelayaran, memastikan cuaca mendukung sebelum berangkat, dan menggunakan perlengkapan keselamatan,” ucap Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Khairul Umam.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Sat Polairud Polres Bontang, dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Khususnya di generasi muda, serta mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan selama beraktivitas di wilayah perairan.

“Kami sangat berharap, imbauan dan edukasi yang telah kami berikan dapat membantu meminimalkan risiko kecelakaan di perairan. Serta mendukung semangat para siswa, dalam menempuh pendidikan mereka,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Akses Masuk BK Tergenang, Banyak Warga Batal Saksikan Pesta Laut

0
Akses Masuk BK Tergenang, Banyak Warga Batal Saksikan Pesta Laut
Kondisi air pasang di Jalan Kapten Tendean, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Hujan deras yang terjadi di Kota Bontang, membuat arus air sungai meluap. Mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Bontang Kuala tergenang air, Jumat (13/12/2024).

Jamal, salah satu warga sekitar mengatakan, air mulai naik ke permukaan hingga menutupi akses jalan terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Tinggi air pasang mencapai hingga lutut orang dewasa.

Akibatnya, sejumlah akses menuju wilayah Bontang Kuala terputus. Berimbas pada banyaknya masyarakat yang berniat ke Bontang Kuala untuk melihat hiburan pesta laut jadi memutar balik arah, karena air pasang yang terbilang cukup tinggi.

“Air pasangnya naik tadi barusan sore, ini sudah mulai turun. Untuk lewat depan sekolah sama masuk ke gapura kemungkinan masih bisa, tapi kalau sudah dekat terminal lumayan tinggi airnya,” ucapnya.

Adapun sejumlah masyarakat tetap nekat menerjang air pasang untuk bisa tetap masuk ke dalam, menyaksikan pesta laut. Sebagian dari mereka yang memaksakan masuk ke dalam, melewati jembatan kayu yang berada di sisi jalan, ada pula yang memaksakan kendaraannya untuk tetap bisa melewati air pasang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Residivis Curi Motor Mio, Bawa Kabur ke Kutim

0
Residivis Curi Motor Mio, Bawa Kabur ke Kutim
Polsek Bontang Selatan berhasil mengamankan pelaku pencurian sepeda motor, di Berbas Pantai, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Tim Reskrim Polsek Bontang Selatan ‘Angin Selatan’, berhasil mengamankan seorang pria berinisial MI (36), lantaran telah melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (6/12/2024) lalu, sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais mengatakan, pelaku menjalankan aksinya saat motor curiannya sedang terparkir. Lalu pelaku bergerak dengan cepat, membawa kabur motor curiannya hingga ke Kutai Timur (Kutim).

Penangkapan pelaku berlangsung dengan cepat berkat kerja keras tim di lapangan. Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, pelaku berhasil diamankan di wilayah Teluk Pandan, Kutim, Kamis (12/12/2024) kemarin, sekitar pukul 16.00 Wita.

Sebelumnya, pelaku sempat membawa motor curiannya ke wilayah Karang Asem, Sungai Kujang, Samarinda. Akan tetapi pelaku sempat meninggalkan motor curiannya karena kehabisan bahan bakar.

“Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung bergerak cepat. Sehingga pelaku berhasil kita amankan dalam waktu kurang dari sepekan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/12/2024).

Diketahui, pelaku telah mencuri motor Mio dengan plat polisi KT 5753 DJ, dan pelaku juga merupakan residivis kasus yang serupa pada lima tahun yang lalu.

Kini pelaku telah berada di Mapolsek Bontang Selatan, guna proses penyelidikan lebih lanjut. Mengenai hal tersebut, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat Kota Bontang, untuk tetap bisa berhati-hati dan waspada untuk menjaga kendaraannya, termasuk dengan memasang pengaman tambahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus aktif melaporkan kejadian kriminal, agar kami bisa segera mengambil tindakan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pengunjung Keluhkan Tiket Masuk Manggrove Park Naik Drastis, Ini Penjelasan TNK Bontang

0
Pengunjung Keluhkan Tiket Masuk Manggrove Park Naik Drastis, Ini Penjelasan TNK Bontang
Bontang Mangrove Park Saleba. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pengunjung Bontang Mangrove Park, Bontang Baru mengeluhkan penarikan harga tiket masuk yang naik dari Rp 7.500 menjadi Rp 20 ribu saat hari kerja, dan Rp 30 ribu saat akhir pekan.

Kenaikan itu dinilai drastis, dan tanpa ada pembenahan dan penambahan fasilitas yang signifikan di dalam tempat wisata tersebut. Devi, salah satu warga lokal yang sesekali mengunjungi tempat tersebut mengatakan, bahwa ia harus menggocek rupiah lebih banyak untuk masuk beramai-ramai.

“Saya sama 3 orang teman dan anaknya satu harus bayar Rp 120 ribu, belum parkir dan di tempat wisata di pulau Jawa kadang ada yang memberikan air mineral sebagai salah satu fasilitas saat beli tiket,” terangnya.

Dikeluhkan juga terkait fasilitas di dalam yang tidak ada pengamanan pagar, padahal terdapat peringatan awas ada buaya. Fasilitas bermain anak pun juga tidak tersedia.

Menanggapi hal tersebut, Zahrotun Nisa, Pengendali Ekosistem Hutan TNK Bontang dan Publikasi menjelaskan, terkait kenaikan harga mau tidak mau dilaksanakan atas undang-undang yang di keluarkan pemerintah pusat dan di tanda tangani oleh presiden.

“Mau tidak mau kami harus melaksanakan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 36 tahun 2024 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada kementerian lingkungan hidup dan kehutanan,” terangnya, Kamis (12/12/24).

Peraturan ini berlaku per tanggal 30 Oktober 2024, di seluruh Indonesia sama untuk taman nasional dan taman wisata alam yang berada di bawah naungan Balai Taman Nasional dan BKSDA. Semua secara serentak harus melakukan penyesuaian harga bukan kenaikan harga.

Di aturan sebelumnya, hanya mengambil tiket masuk pengunjung yang bekisar harga 5 ribu rupiah. Sebenarnya ada banyak pungutan yang dipisahkan, seperti berkemah dan penelusuran hutan, pengamatan kehidupan liar, namun pada Mangrove Park hanya mengambil tiket masuk dan kemah saja

Seharusnya dulu tiket masuk dan kemah di pungut sembari melihat satwa dan susur mangrove harus nya dipungut biaya per orang Rp 25 ribu, namun pihaknya saat itu hanya mengambil tiket masuk dan tiket berkemah saja

“Sekarang semua pungutan itu disatukan, karena dari adanya peraturan pemerintah pusat, seandainya dari dulu diterapkan sebenarnya tidak ada kenaikan,” katanya.

ia menyebutkan aturan ini belum baru ada perubahan setelah 10 tahun. Aturan pertama kali diterbitkan 2014 dan 2024 ini baru diperbarui karena menyesuaikan inflasi.

Untuk sarana prasarana pihaknya akan mengajukan ke pusat, karena uang retribusi tersebut langsung masuk ke kas negara bukan kas daerah. “Kalaupun kami ajukan penambahan sapras bisa diterima bisa tidak, tergantung pusat,” ujarnya.

Kondisi ini pun berdampak pada turunnya jumlah pengunjung hingga 50 persen. Dalam perbulan pengunjung biasanya menyentuh angka kurang lebih 4000 pengunjung. Dalam dua bulan sejak penetapan tersebut terhitung hanya kurang lebih 2000 pengunjung.

“Weekend biasanya 200 lebih pengunjung, ini hanya seratusan saja,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Monitoring Pasar Jelang Nataru, Pemkot Sebut Stok Pangan Masih Aman

0
Monitoring Pasar Jelang Nataru, Pemkot Sebut Stok Pangan Masih Aman
Kondisi Pasar Taman Rawa Indah. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memastikan bahwa stok pangan di Bontang tercukupi untuk menyambut hari besar natal dan baru (nataru). Monitoring harga dan stok pangan tersebut dilakukan Jumat (13/23/24)di Pasar Taman Rawa Indah.

Lukman, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, mengatakan bahwa harga beberapa bahan pokok relatif stabil seperti daging, bawang merah dan putih, cabai dan lainnya.

“Daging masih Rp 160 ribu, masih normal. Beras justru turun, perkilonya bisa turun sampai Rp 5 ribu, tergantung jenisnya,” terangnya.

Namun terdapat kenaikan harga pada tomat, yang semula Rp 12 ribu per kilo menjadi Rp 25 ribu per kilo. “Stok juga sempat langka, tapi sudah tersedia kembali,” terangnya.

Karena mereka melakukan pemantauan harga setiap hari, saat harga bahan pokok mulai naik pihaknya akan melakukan intervensi dengan mengeluarkan cadangan beras yang mereka miliki di gudang Bulog Samarinda dan Balikpapan.

Untuk itu Pemkot Bontang memiliki dua kegiatan seperti Wartek In On The Spot dan Gerakan Pangan Murah yang sering kali diselenggarakan menjelang hari keagamaan besar untuk menekan inflasi tersebut.

“Meskipun begitu kenaikan dinilai masih wajar karena permintaan yang meningkat,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Lomba Dayung Perahu Naga Warnai Pesta Laut Bontang Kuala 2024

0
Lomba Dayung Perahu Naga Warnai Pesta Laut Bontang Kuala 2024
Lomba dayung di acara Pesta Laut Bontang Kuala (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Lomba dayung menjadi salahsatu lomba yang ditunggu-tunggu masyarakat di event Pesta Laut yang mulai berlangsung sejak Senin (9/12/2024). Lomba dayung akan diperlombakan Kamis (12/12/2024) dan Jumat (12/13/2024).

Muhammad Rizal Firmansyah, Ketua dari MBKB (Masyarakat Bontang Kuala Bersatu) menjelaskan, bahwa pertandingan hari pertama diisi oleh kategori umum dimana pesertanya adalah laki-laki. Di hari kedua akan diisi oleh ibu-ibu.

“Untuk lomba dayung perahu naga kategori ibu-ibu sampai saat ini baru 8 tim yang mendaftar, tapi masih dibuka sampai pukul 13.00 siang besok,” terangnya.

Ia mengharapkan kepada Pemerintah Kota Bontang agar kampung wisata Bontang Kuala lebih diperhatikan lagi, khususnya dalam segi tempat wisata yang sudah mulai direnovasi dan mulai di percantik kembali.

Harapannya semoga dari pemerintah ada pemeliharaan rutin, agar lokasi tempat wisata Anjungan Bontang Kuala bisa tetap cantik dan bisa dikenal lagi oleh wisatawan lokal maupun manca negara.

Selain itu, salah satu peserta yang turut ikut dalam lomba tersebut secara berturut-turut, yakni dari pemadam kebakaran Bontang mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak pernah absen untuk mengikuti lomba tersebut.

“Tadi babak penyisihan alhamdulillah juara satu,” ujar Ryan, Kapten Tim Damkar.

Ia menyatakan pihaknya hanya bisa berlatih satu hari karena kesibukan bekerja, sehingga sehari sebelum lomba mereka melakukan latihan untuk memantapkan teknis pendayungan.

“Tahun lalu dua tim juara dua dan tiga, semoga bisa dapat juara lagi besok,” harapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya pembaruan di Bontang Kuala jumlah penonton yang hadir juga makin banyak. Antusias para peserta lomba juga meningkat melihat tempat baru tersebut.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Hasil Tes Urin Dadakan: Satu ASN di Kelurahan Gunung Telihan Positif Narkoba

0
Hasil Tes Urin Dadakan: Satu ASN di Kelurahan Gunung Telihan Positif Narkoba
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang mendapati satu ASN yang dinyatakan positif narkoba, saat menggelar tes urin dadakan di Kelurahan Gunung Telihan.

Kepala BNNK Bontang, Lullyana Ramdhani mengatakan ASN tersebut dinyatakan positif mengkonsumsi Memtafetamin, yang merupakan jenis Amfetamin yang juga dikenal sebagai sabu.

“Diketahui lebih lanjut, dia pakai malam sebelum hari pemeriksaan tadi,” terangnya saat di wawancarai.

Setelah itu pihaknya melakukan asasmen oleh tim rehabilitasi, untuk dilihat seberapa tinggi atau seberapa banyak ia menggunakan, dan setelah itu akan dilakukan rehabilitasi jalan ataupun rawat inap.

Lullyana menyebutkan, bahwa pihaknya telah memberikan informasi tersebut ke BKPSDM, namun pemberitahuan itu belum diberikan secara resmi dari asasmen yang dilakukan.

“Nanti setelah hasil asasmen selesai kita berikan ke BKPSDM, secara lisan saja tadi saya beri tahu,” tambahnya.

Sementara itu, menanggapi temuan tersebut Lurah Gunung Telihan, Cholid Hanafi mengatakan, pegawai tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada BKPSDM yang nantinya akan diberikan oleh instansi tersebut. Ia menyayangkan padahal yang terkait merupakan orang yang rajin dalam pekerjaan.

Nantinya pihaknya akan lebih gencar mengingatkan kepada para pegawainya, betapa bahaya narkoba dikalangan mereka khususnya dapat merusak profesionalisme dalam bekerja.

“Untuk sanksi kami serahkan semua ke BKPSDM,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ada OTK Mencurigakan Masuk Gereja, Polres Tegaskan Bukan Ancaman Ketertiban dan Keamanan

0
Ada OTK Mencurigakan Masuk Gereja, Polres Tegaskan Bukan Ancaman Ketertiban dan Keamanan
Personel Polres Bontang bersama OTK di gereja HKBP Bontang. (Ist).

BONTANG – Polres Bontang menegaskan, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, dipastikan situasi di Kota Bontang tetap aman dan kondusif.

Hal ini disampaikan, menyusul laporan keberadaan Orang Tidak Dikenal (OTK), yang diketahui sempat memasuki Gereja HKBP di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (8/11/2024) kemarin.

Diketahui, OTK itu berinisial AWA ialah seorang pria berusia 23 tahun. Awalnya datang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion. Sempat meminta izin untuk melihat situasi gereja dan mengambil dokumentasi video menggunakan ponsel pribadinya.

Namun gerak-geriknya sempat menimbulkan kecurigaan, sehingga petugas Sat Intelkam Polres Bontang yang turut hadir di kegiatan gereja tersebut, langsung menindaklanjuti keberadaan AWA.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui AWA tidak memiliki niat buruk. Dirinya mengaku ingin bertemu dengan pendeta dan mengenal lebih jauh ilmu Kristologi,” ucap Kapolres Bontang, melalui Kasat Intelkam.

Tak hanya itu, Kasat Intelkam menyampaikan bahwa kejadian ini telah ditangani secara profesional. Tidak ditemukan indikasi ancaman yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya di area Gereja HKBP.

“Kami menghimbau masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas atau hoaks yang beredar,” tambahnya.

Polres Bontang juga terus berkoordinasi dengan tokoh agama, masyarakat, serta pihak keluarga OTK untuk melakukan pengawasan dan pencegahan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Jadi saya ingatkan untuk menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya terkait insiden ini. Adapun memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi, dan menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kota Bontang,” jelasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kerap Minum Obat Penenang, Wanita Lansia Ditemukan Gantung Diri

0
Kerap Minum Obat Penenang, Wanita Lansia Ditemukan Gantung Diri
Penemuan mayat gantung diri di Tanjung Laut Indah, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial R (58) ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di kamarnya, di Jalan Pesut II, No.25, RT.05, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (12/11/2024) sekitar pukul 14.30 Wita.

Diketahui, wanita lansia tersebut sebelum ditemukan gantung diri, sempat meminum obat penenang. Dimana wanita tersebut memang sudah ketergantungan dengan obat penenang.

“Memang beliau ini sudah lama mengkonsumsi obat, untuk menenangkan dirinya. Dia juga sempat duduk-duduk di depan rumah tadi siang, tidak lama langsung tahu kabarnya gantung diri,” ucap salah satu tetangganya.

 

Hingga saat ini, tim Inafis dari Polres Bontang masih menindaklanjuti kasus kematian wanita lansia tersebut, dan jenazah telah dibawa ke RSUD Taman Husada untuk melakukan visum.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam