Beranda blog Halaman 685

Trotoar Bontang Kuala Bakal Segera Diperbaiki

0
Trotoar Bontang Kuala Bakal Segera Diperbaiki
Trotoar Bontang Kuala bakal diperbaiki sebagai solusi atasi banjir rob. (ist)

BONTANG – Dalam waktu dekat, trotoar jalan masuk pemukiman Bontang Kuala akan segera diperbaiki. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Junaidi beberapa waktu lalu.

“Dari hasil rapat bersama pemerintah, InsyaAllah pemerintah akan perbaiki trotoar yang rusak di akhir tahun 2023 ini. Hal itu supaya bisa untuk akses masyarakat ketika akan keluar masuk Bontang Kuala saat banjir rob melanda,” kata politisi muda PKB itu.

Dikatakannya, dirinya telah mengusulkan Detail Engineering Design (DED) atau Rancang Bangun Rinci terkait penanganan banjir rob. Namun ditolak oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Tidak patah semangat, pihaknya terus mencari jalan agar usulan itu dapat terealisasi. Pihaknya akan kembali menghadap langsung ke BPJN untuk mendalami apa alasan DED yang diusulkan ditolak. Sebab DED itu merupakan langkah awal untuk mengatasi banjir rob di Bontang Kuala.

“Teknisnya masih dipikirkan pemerintah, tapi pemerintah sudah komitmen trotoar tersebut akan diperbaiki di anggaran perubahan tahun 2023,” ujarnya.

Selain trotoar dan banjir rob, infrastruktur anjungan wisata Bontang Kuala juga menjadi salah satu fokusnya. Tahun depan, anjungan akan diperbaiki.

“Tahun depan itu infrastruktur yang ada di anjungan akan diperbaiki. Saat rapat kemarin pemerintah mengatakan, sudah menganggarkan 8 miliar untuk perbaikan anjungan di tahun 2024,” pungkasnya. (al/adv)

Irfan Ingatkan Kontraktor Perhatikan Keselamatan Pekerja

0
Irfan Ingatkan Kontraktor Perhatikan Keselamatan Pekerja
Sekretaris Komisi I DPRD Bontang, Irfan (baju hijau) saat berdialog dengan Lurah Berbas Candra (baju putih kanan). (Yusva Alam)

BONTANG – Sekretaris Komisi I DPRD Bontang, Irfan mewanti-wanti para kontraktor untuk memperhatikan keselamatan para pekerjanya. Hal itu diungkapkannya usai sidak pada proyek pembangunan Kantor Lurah Satimpo dan Berbas Tengah, Rabu (13/9/2023).

Dikatakan Irfan, para kontraktor harus mengutamakan keselamatan para pekerjanya. Bukan hanya kontraktor di lingkup pemerintahan, namun juga di swasta.

Jangan sampai sudah terjadi sesuatu baru dievaluasi. Sebelum sesuatu itu terjadi, pihaknya sudah mengingatkan terlebih dahulu.

“Nyawa ini tidak bisa dibeli, jadi kontraktor harus prioritaskan keselamatan dan juga kesehatan pekerja,” tegasnya.

Menurutnya, yang harus diperhatikan adalah Alat Pelindung Diri (APD) atau perlengkapan safety yang harus selalu dikenakan selama bekerja. Karena masalah APD ini yang masih kurang diperhatikan oleh para kontraktor.

Selain itu juga harus mendaftarkan pekerjanya di BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan. Minimal mendaftarkan dengan sistem kontrak di BPJS, artinya hanya selama proyek berlangsung pekerja dijamin oleh BPJS.

“Sebenarnya tidak semua kontraktor tidak memperhatikan keselamatan pekerjanya. Masih ada yang prioritaskan keselamatan. Kami bukannya mau menghalang-halangi hanya mau mengingatkan saja, karena nyawa itu berharga,” pungkasnya. (al/adv)

Komisi I Lanjutkan Pembahasan Raperda Kependudukan dan Keluarga

0
Komisi I Lanjutkan Pembahasan Raperda Kependudukan dan Keluarga
Wakil Ketua Komisi I Raking (kanan) dan Anggota Komisi I Rusli saat diwawancara awak media. (Yusva Alam)

BONTANG – Komisi I DPRD Bontang kembali melanjutkan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelenggaran perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, Senin (11/9/2023) lalu di Gedung DPRD.

Dijelaskan Wakil Ketua Komisi I DPRD, Raking, bahwa Raperda Kependudukan dan Keluarga ini masih belum rampung sepenuhnya. Pembahasannya masih membutuhkan proses dan bertahap. Karenanya komisi I terus melakukan rapat untuk merampungkan raperda yang target diselesaikan November 2023 mendatang.

Terdapat 40 pasal dalam raperda tersebut. Di rapat pembahasan Senin lalu sudah rapat pembahasan yang ke-4 kalinya. Sementara Agustus kemarin berlangsung 2 kali rapat pembahasan dalam waktu terdekat.

“Di pembahasan ke-4 kemarin pembahasan sudah sampai pasal 29. Ini berarti masih kurang 11 pasal lagi untuk diselesaikan. Semua bisa mencapai target,” ujarnya saat ditemui awak media di ruangannya.

Pada rapat pembahasan ke-4 tersebut, beberapa hal yang didiskusikan adalah seputar anak-anak usia SD, SMP, SMK dan remaja. Bagaimana membuat panduan-panduan untuk menghadapi remaja usia dini dan setelah remaja.

“Apa yang harus diberikan pemerintah kepada remaja-remaja ini. Bagaimana konseling-konseling terhadap remaja di sekolah dan sebagainya,” bebernya.

Ditambahkannya, ada juga pembahasan keluarga rentan yang berada di bawah angka kemiskinan. DPRD dan pemerintah konsen mengurangi keluarga rentan dalam rangka hadapi IKN.

“Terutama juga lansia, perlu dikasih kebebasan. Contohnya, yang biasa dilakukan dalam keluarga, para lansia ini dibatasi saat ingin bersosialisasi ke orang-orang sekitarnya. Hal ini menyebabkan tingkat stres lansia meningkat. Nah bagaimana agar turun sehingga memiliki usia lebih panjang,” pungkasnya. (al/adv)

Pakai E-Tilang, Razia Gabungan Ops Zebra Mahakam 2023 Tindak 65 Pelanggar Lalin

0
Pakai E-Tilang, Razia Gabungan Ops Zebra Mahakam 2023 Tindak 65 Pelanggar Lalin
Razia gabungan Ops Zebra Mahakam 2023 di depan SMA YPK. (ist)

BONTANG – Sat Lantas Polres Bontang menggelar razia gabungan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2023 di Jalan Cipto Mangunkusumo atau tepatnya di depan Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), Kamis (14/8/2023) sekira pukul 15.00 wita.

Dalam pelaksanaanya melibatkan Dishub, UPTD, TNI, dan Polisi Militer.

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD. Djauhari mengatakan, tujuan utama dari Operasi Zebra Mahakam 2023 adalah menciptakan kondisi yang aman, memastikan keselamatan, mengatur ketertiban, dan menjaga kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) untuk mencapai situasi yang kondusif menjelang Pemilu Damai 2024.

Adapun pelanggaran yang menjadi sasaran Sat Lantas berupa pengendara motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, pajak kendaraan yang mati, tidak menggunakan plat nomor dan aksesoris motor lainnya seperti spion yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Dalam razia kali ini pengendara yang terjaring operasi berjumlah 65 unit kendaraan, dengan rincian R2 berjumlah 60 unit, R4 berjumlah 5 unit.

“Pelanggar kami tindak menggunakan E-TILANG,” ungkapnya dikutip dari Polresbontang.com.

Kendaraan bermotor yg menunggak pajak sejumlah 26 unit, dengan rincian kendaraan luar daerah R2 berjumlah 3 unit dan R4 berjumlah 10 unit, serta yang membuat surat pernyataan pembayaran pajak: 26 unit.

AKP MD. Djauhari berharap dengan diberikannya tindakan ini, dapat memberikan efek jera bagi masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran agar lebih tertib serta semakin peduli akan keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Editor: Yusva Alam

Pembebasan Calon Lahan RTH di Jalan Brokoli Belum Temukan Titik Terang

0
Pembebasan Calon Lahan RTH di Jalan Brokoli Belum Temukan Titik Terang
RDP Komisi III bersama pemilik lahan terkait Lahan Pemakaman Bontang Barat, Lahan RTH BSD, dan Lahan RTH di Jalan Brokoli di Kelurahan Gunung Elai, Senin (11/9/2023). (Yusva Alam)

BONTANG – Masalah pembebasan calon lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Brokoli, Kelurahan Gunung Elai belum menemukan titik terang. Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemilik lahan terkait Lahan Pemakaman Bontang Barat, Lahan RTH BSD, dan Lahan RTH di Jalan Brokoli di Kelurahan Gunung Elai, Senin (11/9/2023) lalu di Gedung DPRD.

Dijelaskan Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina, bahwa pihaknya sudah beberapa kali melaksanakan kunjungan lapangan pada beberapa lahan, dimana salahsatunya di Jalan Brokoli, Kelurahan Gunung Elai. Pihaknya menilai lahan itu sangat strategis dan dapat digunakan untuk pemanfaatan seperti alun-alun dan sebagainya.

“Kami usulkan lahan-lahan itu sebagai persiapan pemerintah untuk pemekaran wilayah atau bisa juga digunakan sebagai RTH,” ujarnya.

Dikatakannya, saat RDP tersebut perwakilan dari DLH tidak mengetahui permasalahan komitmen pembebasan lahan oleh wali kota tersebut.

“Saya bingung, perwakilan DLH tadi mengatakan belum ada instruksi masalah lahan itu. Apakah ini memang perwakilannya yang tidak mengetahui masalah tersebut, atau kepala dinasnya yang sudah tahu tapi tidak menyampaikan ke bawahannya. Tadi yang hadir kabidnya aja,” bebernya.

Sehingga dari hasil RDP tersebut, Komisi III belum mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait pembebasan lahan di Jalan Brokoli, Kelurahan Gunung Elai. (al/adv)

Komisi I Optimistis Proyek Kantor Lurah Berbas Tengah Kelar Sebelum Tahun Baru

0
Komisi I Optimistis Proyek Kantor Lurah Berbas Tengah Kelar Sebelum Tahun Baru
Sidak Komisi I DPRD Bontang di proyek pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Tengah. (Yusva Alam)

BONTANG – Komisi I DPRD Bontang melakukan sidak lapangan ke proyek pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Tengah, Rabu (13/9/2023) kemarin. Sidak diikuti oleh Wakil Ketua Komisi I, Raking dan Sekretaris Komisi I, Irfan.

Dikatakan Raking, progres pembangunan di Kantor Lurah Berbas Tengah ini sudah mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan. Artinya, pihaknya optimistis proyek ini akan selesai sesuai dengan target yang dicanangkan, yaitu di November 2023 mendatang.

“Kami yakin sebelum tahun baru kantor ini sudah bisa dioperasikan,” ujarnya usai sidak.

Namun begitu, pihaknya mewanti-wanti terkait masalah keselamatan para pekerja. Lantaran proyek yang dikerjakan oleh CV Silpia Rusmana tersebut tidak terlalu memperhatikan masalah keamanan pekerjanya. Masih terlihat ada beberapa pekerja yang tidak menggunakan helm dan hanya mengenakan sandal.

“Kata Pak Irfan nyawa itu gak bisa dibeli. Ownernya bilang ada aja perlengkapan safetynya, namun para pekerjanya yang tidak terbiasa memakainya. Ya seharusnya ditegaskan untuk selalu memakai perlengkapan safety,” tegasnya.

Sementara untuk BPJS dipastikan aman, lantaran pihak perusahaan sudah mendaftarkan seluruh pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan dengan sistem kontrak. BPJS hanya berlaku selama proyek berlangsung. (al/adv)

Akses Jalan Masuk ke Calon Pemakaman Bontang Barat Sudah Dihibahkan

0
Akses Jalan Masuk ke Calon Pemakaman Bontang Barat Sudah Dihibahkan
Komisi III DPRD Bontang saat memimpin RDP, Senin (11/9/2023) lalu.

BONTANG – Kabid Pertanahan Dinas Perkim Bontang, Ishak Karangan menyebut, saat ini progres calon lahan pemakaman di Bontang Barat sudah sampai pada penyerahan akses jalan oleh pemilik.

Hal itu diungkapkannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Bontang bersama pemilik lahan terkait lahan pemakaman Bontang Barat, Lahan RTH BSD, dan Lahan RTH di Jalan Brokoli di Kelurahan Gunung Elai, Senin (11/9/2023).

Dijelaskan Ishak, saat ini pemilik tanah yang bakal digunakan sebagai akses masuk menuju calon Lahan Pemakaman Bontang Barat tersebut, sudah menyerahkan kepada Pemkota Bontang. Sehingga saat ini sudah ada kejelasan masalah legalitas akses jalan masuk itu.

“Pemilik tanah sudah hibahkan secara formal, bahkan sudah teregistrasi di Kantor Lurah Kanaan. Sehingga sudah ada hitam di atas putihnya bahwa tanah untuk akses masuk itu sudah diserahkan,” jelasnya.

Berikutnya yang akan dilakukan pihaknya adalah pengukuran lahan di awal Oktober mendatang. Pengukuran lahan lebih valid dengan hadirkan para saksi batas. Lantaran pengukuran sebelumnya tak ada saksi batas.

“Secara umum calon lahan pemakaman Bontang Barat itu sudah direkomendasikan. Sekarang hanya tinggal mengurus legalitasnya saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengaku masih meraba-raba terkait calon lahan pemakaman Bontang Barat ini. Lantaran lahan tersebut masih dalam tahap kajian tim akademis dari Universitas 11 Maret Surakarta.

“Kami masih tunggu hasil kajiannya secara akdemis apakah layak dimanfaatkan dengan baik. Apakah cocok untuk pemakaman atau tidak,” pungkasnya.

Diketahui, calon lahan Pemakaman Bontang Barat yang direkomendasikan berada di Kelurahan Kanaan tepatnya di seberang Pemakaman Toraja, atau di belakang Musala Babussalam. (al/adv)

Bakhtiar Wakkang: Ada Celah Masyarakat Bisa Pelihara Buaya!

0
Bakhtiar Wakkang: Ada Celah Masyarakat Bisa Pelihara Buaya!
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang. (ist)

BONTANG – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang menyoroti rencana relokasi Buaya Riska. Menurutnya ada celah dari UU yang ada, agar masyarakat bisa memelihara buaya.

Politisi Partai Nasdem ini menyoroti aspek hukum terkait pemeliharaan buaya yang telah lama dirawat oleh Ambo, warga Guntung.

BW sapaan akrabnya mengingatkan, bahwa Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati memberikan celah bagi masyarakat untuk memelihara buaya.

“Hal ini dapat dilakukan setelah mendapatkan izin penangkaran, dengan penekanan bahwa Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melakukan pemantauan rutin terhadap perjalanan penangkaran tersebut. Lembaga konservasi atau penangkaran yang telah mendapat izin memiliki hubungan kemitraan dengan BKSDA,” bebernya.

Bachtiar Wakkang juga mengungkapkan bahwa BKSDA memiliki kewenangan untuk menitipkan buaya hasil tangkapan atau penyerahan warga kepada lembaga konservasi atau penangkaran perorangan untuk perawatan lebih lanjut.

Dengan demikian, ia berpendapat bahwa persoalan yang melibatkan Pak Ambo dapat difasilitasi dengan menghubungi BKSDA untuk melakukan asesmen dan pemeliharaan lebih lanjut terhadap buaya tersebut, dengan memastikan bahwa buaya tersebut memenuhi kriteria yang diatur dalam UU Nomor 5 tahun 1990. (al/adv)

Hasil Patroli Satpol PP, Masih Ada Poster Caleg Tak Taat Aturan

0
Hasil Patroli Satpol PP, Masih Ada Poster Caleg Tak Taat Aturan
Kegiatan patroli rutin Satpol PP. (ist)

BONTANG – Satpol PP Kota Bontang kembali melaksanakan razia baliho dan poster di sudut-sudut dan sepanjang jalan Kota Taman. Dari sekian banyak yang dirazia, masih terdapat baliho maupun poster caleg yang tidak menaati aturan yang berlaku.

Kepala Bidang PPUD Satpol-PP, Eko Mashudi mengatakan, masih ada caleg yang memasang poster di pinggir-pinggir jalan, walaupun tidak dalam jumlah banyak.

“Pagi ini kami berpatroli dan masih mendapati poster caleg,” jelasnya saat dihubungi redaksi, Kamis (14/9/23).

Tidak ada aduan terkait poster tersebut, dan bukan hanya poster caleg saja, setiap spanduk yang terpasang tidak pada tempatnya akan ditertibkan, termasuk perizinan pemasangan reklamenya.

Eko menambahkan, penumpukan poster dan spanduk caleg sempat terjadi, namun pihaknya telah bersurat ke pimpinan partai politik terkait agar tidak memasang spanduk tanpa izin.

“Jumlah spanduk yang kami dapat  jauh menurun dari sebelumnya. Sebelumnya kami bersurat pada setiap pimpinan Parpol untuk mengurus perizinan pemasangan reklame atau baliho,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, tidak ada sanksi yang berat untuk parpol terkait, hanya saja poster atau spanduk mereka akan dicopot jika didapati di lokasi.

“Hal seperti ini sering terjadi tiap menuju pemilihan, hanya saja harus tetap mengikuti aturan yang ada,” imbuhnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Mantan Ketua PHM Bontang Kartolo Rimba Meninggal Dunia, Ramai Ucapan Duka di Dunia Maya

0
Mantan Ketua PHM Bontang Kartolo Rimba Meninggal Dunia, Ramai Ucapan Duka di Dunia Maya
Almarhum Kartolo Rimba (kanan) semasa hidup bersama Udin Mulyono. (ist)

BONTANG – Berita duka menyelimuti dunia maya pagi ini. Kartolo Rimba, sosok yang dikenal luas di kalangan masyarakat Kota Bontang, meninggal dunia.

Kartolo Rimba, mantan Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kota Bontang selama ini juga dikenal cukup kritis dan selalu terlibat di kegiatan kemasyarakatan.

“Innalilahi wainnailaihi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah bapak Rahmat Kartolo jam 5 .15 wita subuh tadi (14/9) di RS Kanujoso Balikpapan. Semoga almarhum diterima seluruh amal ibadahnya dan semua dosanya diampuni. Aamiinnn YRA,” tutur H Ghalib, pengusaha Kota Bontang dalam postingannya di grup whastapp.

Kabar duka juga disampaikan Anggota DPRD Bontang Faisal yang membagikannya di akun Facebooknya.

“Pagi-pagi Buka FB dan dapat kabar Om Kartolo Rimba meninggal dunia. Selamat jalan Om Kartolo Rimba. Semoga segala dosa-dosa Om diampuni dan segala amal baik Om diterima Allah SWT, Om Kartolo orang baik InshAllah, surga tempat Om,” ucap Faisal.

Tak butuh waktu lama, kabar tersebut langsung mendapat berbagai respons dari netizen lainnya. Banyak yang mengungkapkan rasa dukacitanya dengan mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,” sebagai bentuk bela sungkawa.

Dian Sandora, salah satu netizen, mengungkapkan harapannya agar almarhum mendapatkan husnul khatimah.

Sementara itu, Yokohama menuliskan, “Beliau sosok sahabat yang baik. Al-Fatihah untuk almarhum.”

Iim CUek SangAdd menyebutkan bahwa kabar meninggalnya Om Kartolo Rimba telah ramai dibicarakan di berbagai grup.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Renny Hutagaol yang mengenang momen-momen bersama almarhum saat Pilkada, “Msh ingat wkt kita Pilkada.. Seperjuangan.. Hari2 kita nongki di PHM Mangga. Semoga Husnul khotimah. Selamat jln Pak Kartolo.”

Banyak netizen yang turut mendoakan agar segala amal baik almarhum diterima oleh Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, dan ditempatkan di surga bersama orang-orang yang beriman. Selain itu, mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Penulis/Editor: Agus Susanto