Beranda blog Halaman 749

Diresmikan Sejak Maret, Pabrik Kaltim Amonium Nitrat Sukses Capai 37 Persen Target Produksi Tahunan

0

BONTANG – Tanggal 29 Maret 2024 lalu adalah salah satu momentum bersejarah dalam kiprah PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) di industri pupuk dan petrokimia. Kala itu, Presiden RI Joko Widodo meresmikan berdirinya pabrik amonium nitrat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia. Pabrik PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) adalah wujud kolaborasi antar dua anak perusahaan BUMN yakni Pupuk Kaltim dan PT Dahana Investama Corp (PT DIC).

Pabrik bernilai investasi Rp 1,2 triliun yang berdiri di kawasan Kaltim Industrial Estate ini adalah wujud nyata dukungan Pupuk Kaltim terhadap upaya hilirisasi yang gencar digaungkan pemerintah. Sebagai produsen pupuk, Pupuk Kaltim tentu membutuhkan bahan baku yang bisa diperoleh dengan cepat dengan kualitas terbaik. Tambahan suplai amonium nitrat sebagai bahan baku pupuk dari Pabrik KAN ini bisa menjamin kelancaran produksi pupuk oleh Pupuk Kaltim, khususnya NPK yang berbasis nitrat dan asam nitrat.

Melihat fungsi dan peranan amonium nitrat yang sangat strategis di berbagai industri di Tanah Air, tak heran jika angka proyeksi permintaan amonium nitrat dalam negeri mencapai 580.000 ton di 2024. Kehadiran Pabrik KAN yang berkapasitas 75.000 metrik ton amonium nitrat per tahun dan 60.000 metrik ton asam nitrat per tahun diharapkan permintaan amonium nitrat dalam negeri dapat dipenuhi sekitar 12 persen. Pada waktu yang bersamaan, produksi pabrik ini juga bisa mengurangi ketergantungan bahan baku impor.

Pada pertengahan tahun 2024 ini, Pabrik KAN tercatat sudah memproduksi 26.262 metrik ton amonium nitrat dan 20.925 metrik ton asam nitrat. Angka produksi ini sekaligus menunjukkan capaian target produksi tahun 2024 sebesar 37,93 persen untuk amonium nitrat dan 37,78 persen asam nitrat.

Capaian target produksi Pabrik KAN ini diapresiasi oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo. “Ini merupakan pencapaian positif bagi PT Kaltim Amonium Nitrat. Ke depannya, produksi amonium nitrat yang dihasilkan Pabrik KAN juga insyaAllah bisa disuplai ke pabrik Pupuk Kaltim, yang menunjukkan komitmen kami dalam mengusung semangat hilirisasi pemerintah, dengan memanfaatkan by product hasil proses produksi gas alam amonia dan melahirkan produk turunan bernilai tambah, yakni amonium nitrat.”

Hilirisasi di industri pupuk dan petrokimia memang menjadi salah satu prioritas yang diusung Pupuk Kaltim dalam menjalankan roda perusahaan. Upaya yang diusung demi membangun kemandirian industri pupuk, seturut dengan roadmap pertumbuhan Pupuk Kaltim 40 tahun ke depan yang mencakup hilirisasi petrokimia berbasis energi terbarukan. Karena itulah, Pabrik KAN ini juga dirancang dan beroperasi dengan berbagai teknologi yang ramah lingkungan.

Salah satunya dengan penggunaan Reaktor SCR (selective catalytic reduction) dan teknologi paling efektif untuk mengurangi emisi NOx ke lingkungan. Selain itu, pabrik ini juga mengadopsi teknologi recovery untuk mengurangi konsumsi air raw condensate dan penggunaan energi listrik. Teknologi dan inovasi ini tentunya diharapkan bisa menjadi kontribusi Pupuk Kaltim dalam mendukung upaya pencapaian net zero emission pemerintah di 2060.

Kehadiran Pabrik KAN tidak hanya berfokus semata untuk pencapaian target dan kapasitas produksi, namun juga turut berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya lewat penyerapan tenaga kerja operasional pabrik yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Hingga saat ini, sebanyak 103 tenaga kerja telah diserap sejak pabrik ini memulai operasionalnya.

“Kami berharap dengan hadirnya Pabrik KAN ini bisa mendukung upaya Pupuk Kaltim untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia. Wujud nyatanya adalah dengan menghasilkan produk pupuk yang berkualitas, yang bisa dicapai dengan dukungan bahan baku terbaik. Semoga ke depannya kontribusi produksi dari pabrik ini bisa menambah suplai amonium nitrat lebih besar lagi untuk mendukung kebutuhan industri pupuk di Indonesia,” tutup Soesilo. (adv)

Tersangka Investasi Bodong Apderis Bebas, Kuasa Hukum Korban: Kami Sangat Kecewa!

0
Tersangka Investasi Bodong Apderis Bebas, Kuasa Hukum Korban: Kami Sangat Kecewa!
Tersangka RW pemilik investasi bodong ayam potong Apderis. (ist)

BONTANG – Tersangka RW (27) pemilik investasi bodong ayam potong Apderis dibebaskan dari masa tahanan. Kabar tersebut diungkap kuasa hukum korban Apderis, Kim Samuel.

Dikatakannya, RW dibebaskan lantaran masa tahanannya telah habis, Minggu (30/6/2024) kemarin.

Kabar ini membuat sejumlah pihak dari korban, merasa sangat kecewa atas bebasnya tersangka.

“Untuk sementara dia (tersangka) telah bebas, karena masa tahanan telah habis. Akan tetapi bukannya merasa jera, dia telah menghubungi kembali satu persatu korbannya untuk mengajak investasi kembali,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/7/2024).

“Sebenarnya hal seperti ini tidak bisa di biarkan, saya merasa jika hukum dan keadilan malah melindungi tersangka,” imbuhnya.

Kim Samuel mengatakan, bahwa seharusnya Polres Bontang dan Kejaksaan Negeri bisa menyelesaikan berkas perkara ini hingga di tahap persidangan, yang dimana tersangka telah menipu ratusan korban hingga miliaran.

Bahkan dari informasi yang didapat pun berkas perkara yang diserahkan polisi ke Kejaksaan Negeri Bontang sering kali dibilang tidak lengkap. Terakhir berkas perkara dikembalikan (P19) oleh jaksa karena tidak memenuhi syarat. Penyidik Polres Bontang belum melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban korban investasi ayam potong Apderis, Helma Malini, yang didampingi kuasa hukumnya, telah menyerahkan barang bukti tambahan kepada Polres Bontang berdasarkan petunjuk jaksa dalam proses penyidikan pada Jumat (31/5/2024) lalu.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Legislatif Kritik Proyek Perbaikan Jalan di Bukit Indah, Dianggap Picu Kecelakaan

0
Legislatif Kritik Proyek Perbaikan Jalan di Bukit Indah, Dianggap Picu Kecelakaan
Nursalam, Anggota DPRD Bontang Komisi II. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Proyek perbaikan jalan di Jalan Ir. H. Juanda Bukit Indah mendapat kritikan dari Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam. Lantaran proyek itu sudah menyebabkan 3 kali kecelakaan.

Hal itu diungkap Nursalam, Rabu (26/6/24) saat rapat paripurna.

Ia menegaskan kepada Dinas PUPR, untuk memberitahukan kepada kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut, untuk tidak membongkar jalan jika tidak langsung dikerjakan.

“Pengupasan sudah dilakukan seminggu lalu, tidak jauh dari lampu merah Bukit Indah. Masalahnya tidak langsung dikerjakan, ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Apalagi lokasi yang berdekatan dengan pertigaan jalan tersebut, membuat jalanan menjadi macet. Kemudian, sepanjang jalan menuju Pasar Rawa Indah juga masih ada perbaikan jalan yang tidak diberikan tanda, untuk mewanti-wanti masyarakat yang akan berlalu lalang di sana.

“Di depan Masjid Al-Mujahirin juga dalam semalam sudah dua kecelakaan,” jelasnya.

Menanggapi itu Wali Kota Bontang, Basri Rase menjelaskan, bahwa pihaknya akan menuju lokasi dan melihat keadaan jalan. Serta ia akan memanggil kontraktor terkait.

“Nanti saya bicarakan dengan dinas terkait, dan meminta kabidnya untuk menemani saya turun langsung,” jelasnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Anggota Legislatif Ini Minta Tenaga Honorer Lama Mengabdi Diprioritaskan Penerimaan CPNS atau PPPK 2024

0
Anggota Legislatif Ini Minta Tenaga Honorer Lama Mengabdi Diprioritaskan Penerimaan CPNS atau PPPK 2024
Anggota DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati meminta kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 ini memprioritaskan pegawai honorer yang sudah mengabdi lama dalam pemerintahan.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini ujian CPNS dan PPPK menjadi tantangan bagi tenaga pengabdi yang lama untuk lolos, karena mereka harus bersaingan dengan para lulusan baru yang memiliki ilmu pengetahuan lebih menguasai materi.

Tri menyarankan untuk mengutamakan mereka yang setidaknya telah mengabdi di atas lima tahun, karena hal tersebut cukup membuktikan loyalitas dari tenaga kerja tersebut. Oleh sebab itu mereka bisa diberikan pengantar sebelum ujian.

“Sebelum mereka mengikuti ujian tersebut, mereka bisa diberikan kisi-kisi terkait soal yang akan diujikan ke mereka,” ujar Tri.

Menanggapi itu, Kepala BKSDM Bontang, Sudi Priyanto menjawab, bahwa pihaknya telah diberitahukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengadakan kelas yang diperuntukkan para peserta yang akan mengikuti ujian CPNS maupun PPPK, agar dapat melakukan belajar mandiri ataupun simulasi online.

“Kami hanya bisa memberikan materi secara garis besar, karena untuk soal sudah pasti dijaga oleh Bank soal,” ujarnya.

Adapun kebijakan lokalitas yang dijabarkan oleh Sudi yakni, bagi para pengabdi yang sudah memenuhi syarat bekerja hingga 20 tahun akan diprioritaskan, “Nanti mereka akan kami prioritaskan karena syarat tersebut, sehingga mereka tidak akan kalah dari pesaing luar Kota Bontang yang juga ikut mendaftar, karena dengan adanya syarat tersebut orang luar harus berfikir ulang,” ujarnya (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Gegara Hujan Perbaikan Pipa Bocor Jargas Ditunda Besok

0
Gegara Hujan Perbaikan Pipa Bocor Jargas Ditunda Besok
Petugas saat melakukan perbaikan pipa jargas yang bocor. (Dok).

BONTANG – PT Bontang Migas dan Energi (BME) mengumumkan untuk perbaikan pipa jargas yang bocor di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, akan dilakukan besok Rabu (3/7/2024). Perbaikan ditunda akibat cuaca hujan.

Plt Direktur BME, Akhmad Suharto mengatakan, ada kebocoran kecil yang harus diperbaiki pada pipa induk, akan tetapi kondisi cuaca yang sedang kurang baik akhirnya perbaikan ditunda hingga besok pagi.

“Hari ini jargas tetap mengalir seperti biasa, besok baru kita lakukan perbaikan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2024).

Saat perbaikan pipa jargas berlangsung, nantinya akan ada 5 wilayah yang terdampak meliputi Bontang Baru, Bontang Kuala, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, hingga Berbas.

“Untuk perbaikan bisa terbilang sampai tengah hari, bahkan satu hari penuh,” jelasnya.

Sehingga Akhmad menyampaikan permohonan maaf, atas adanya gangguan sementara dalam perbaikan pipa jargas berlangsung.

“Atas ketidaknyamanannya, kami mohon maaf,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dispoparekraf Segera Bangun Panggung untuk Pemuda Salurkan Bakat Berkesenian

0
Dispoparekraf Segera Bangun Panggung untuk Pemuda Salurkan Bakat Berkesenian
Kepala Dispoparekraf, Rafidah. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf), Rafidah mengungkapkan, bahwa pihaknya berencana membangun panggung kreasi di area belakang kantor Dispoparekraf.

Selain itu, tempat untuk bersantai juga akan dibangun, sebagai penunjang kreativitas dan saling bertukar pikiran sesama pemuda Bontang.

“Teman-teman nanti bisa bertukar pikiran di sana dengan susana yang lebih santai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, fasilitas tersebut juga bisa digunakan untuk disabilitas yang memiliki bakat di berbagai bidang kesenian, untuk menuangkan keahlian mereka.

Perencanaan pembuatan panggung tersebut akan diajukan dalam APBD perubahan 2024 ini, dan tempat untuk bersantai akan dilanjutkan pada tahun 2025 mendatang, “Mau menari atau bermain musik mereka bisa menuangkannya di panggung tersebut,” tambah Rafidah.

Rafidah menambahkan lagi, tempat tersebut bakal menjadi tempat bagi para pemuda berkumpul. Namun ia belum mematangkan apa saja kegiatan pasti yang akan dilakukan, masih berfokus untuk mewujudkan penataan konsep dari panggung yang tepat.

“Kalau sudah jadi, mau bicarakan olahraga atau ekonomi kreatif silahkan, bisa ngobrol dengan santai,” ujarnya.

Pihaknya juga mengikat Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam berbagai kegiatan. nantinya agar apapun kegiatan, para pemuda harus bersih dari narkoba.

Rafidah berharap dengan adanya fasilitas yang dibangun oleh Dispopar ini, anak muda dapat melakukan kegiatan yang lebih positif saat berada di luar rumah, dan bisa menggali sendiri bakat apa yang mereka miliki.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

HUT Bhayangkara ke-78, Kapolres: Warga Bontang Jangan Sungkan Kasih Saran dan Kritik!

0
HUT Bhayangkara ke-78, Kapolres: Warga Bontang Jangan Sungkan Kasih Saran dan Kritik!
HUT ke 78 Bhayangkara di Halaman Mako Polres Bontang. (Syakura)

BONTANG – Polres Bontang merayakan HUT Bhayangkara ke-78 dengan menggelar upacara dan berbagai kegiatan perayaan di Halaman Mako Polres Bontang, Senin (1/7/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Bontang, Forkopimda, lembaga keagamaan, OPD, serta paguyuban-paguyuban hingga masyarakat sekitar, yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengungkapkan, bahwa siapapun terutama masyarakat Bontang untuk tidak sungkan dalam memberikan laporan, kritik, dan saran kepada Polres Bontang, karena mereka selalu siap untuk melayani.

“Kami melayani bukan lagi 1×24 jam tapi 1×25 jam, oleh sebab itu silahkan hubungi kami jika ada sesuatu, jangan sungkan,” ujarnya.

Apapun masukan serta kritikan masyarakat, akan menjadi motivasi untuk kita semuanya mendedikasikan diri kepada masyarakat Kota Bontang tanpa terkecuali.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, ia berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan Polres Bontang atas loyalitas yang diberikan dan mengerjakan tugas pokok sebagai anggota Polri untuk melayani dan mengayomi tanpa pamrih.

Tidak bisa dipungkiri anggota kepolisian masih belum sempurna dan melakukan kesalahan, oleh sebab itu harapannya kepada warga Bontang untuk memberikan masukan dan kritik.

“Masukan positif kami terima, kami tindaklanjuti sehingga bisa menjadikan kami lebih baik,” tambahnya.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, bahwa peran Polres Bontang sangatlah besar, karena dari begitu banyak lembaga di kota ini, semua dapat berdampingan dengan damai karena peran Polres Bontang yang turun langsung mengayomi.

“Tanpa ada keamanan dan ketertiban, tentu akan sulit untuk membangun Kota Bontang,” jelasnya.

Ia berharap dalam momen ini, akan membawa polres lebih tinggi dalam hal memberikan kontribusi untuk Kota Bontang.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-78 semoga selalu hadir di tengah masyarakat dan terus bisa diandalkan,” jelasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

HUT Pramuka ke-63, Dispoparekraf Gelar Training Center Merajut Merah Putih

0
HUT Pramuka ke-63, Dispoparekraf Gelar Training Center Merajut Merah Putih
Kadispoparekraf Bontang, Rafidah didampingi, Kabid Pemuda Idhamsyah, melakukan sesi foto bersama. (Ist)

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang menggelar Training Center Merajut Merah Putih dan Selaksa Bentang 2024, dalam menyambut hari jadi Pramuka ke-63.

Kegiatan berlangsung di Gedung Dispoparekraf Kota Bontang, Minggu (30/6/2024) kemarin.

Kepala Dispoparekraf Kota Bontang, Rafidah menyampaikan, kegiatan ini adalah sebuah aksi nyata para penegak pandega se-Kota Bontang, sebagai persembahan tekat dan semangat untuk menyambut hari jadi Pramuka Indonesia ke-63.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nafas juang setya darma, guna menorehkan sejarah di Kota Bontang agar lebih hebat dan beradab,” ucapnya.

Ada sebanyak 13 sekolah se-Kota Bontang yang mengikuti training center, meliputi YPK, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMA IT DHBS, SMK Nusantara, SMPN 7, SMA MAN, Galilea, hingga SMK Regomasi.

“Total peserta yang mengikuti kegiatan ada sebanyak 63 orang,” paparnya.

Sehingga di kegiatan ini peserta akan menjalani masa training center, dan akan banyak diberikan pelajaran pemahaman bentuk perilaku.

“Pembinaan mental dan kegiatan fisik akan diajarkan, sehingga nantinya mereka bisa melakukan dan menerapkan di lingkungannya masing-masing nantinya,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Tingkatkan Pelayanan Wisata Terumbu Karang, Warga Malahing Ikuti Uji Sertifikasi Pemandu Selam

0
Tingkatkan Pelayanan Wisata Terumbu Karang, Warga Malahing Ikuti Uji Sertifikasi Pemandu Selam
Pelaksanaan Uji Kompetensi pemandu wisata Selam di Malahing. (Ist)

BONTANG— Malahing, kampung yang terletak di Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, menggelar uji kompetensi pemandu wisata selam.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya warga, untuk memperkenalkan wisata terumbu karang yang tidak jauh dari kampung di atas laut itu.

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Sebelas Maret (UNS) datang langsung memberikan pelatihan juga uji kompetensi secara gratis untuk warga.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat, dalam melayani wisatawan yang ingin menyelam di kawasan wisata bahari Bontang,” kata Manajer Sertifikasi LSP UNS, Prof. Purwanto.

Ada 8 peserta yang terlibat dalam uji kompetensi tersebut, yang kesemuanya adalah warga Malahing itu sendiri. Menurutnya, secara skill berenang, warga Malahing tidak perlu diragukan. Namun mereka seringkali terlalu mengambil resiko tanpa mempedulikan diri sendiri.

“Mereka berusaha berenang terlalu dalam untuk mendapatkan ikan yang lebih besar. Sayangnya, tidak mempedulikan keselamatan diri sendiri. Karena juga fokus kami menguji untuk pemandu wisata bukan penyelam untuk mencari ikan,” tambahnya.

Bagi Prof. Purwanto, pemandu wisata seharusnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Sehingga dapat membuat wisatawan merasa puas akan layanan yang diberikan.

Untuk itu, uji kompetensi pemandu selam wisata ini disajikan secara teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta belajar tentang keselamatan dan keamanan dalam menyelam, pengetahuan tentang biota laut, dan teknik pemandu wisata selam.

Sedangkan pada sesi praktik, peserta diuji kemampuannya dalam menyelam dan memandu wisatawan, dengan mengedepankan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Harapannya, dengan adanya sertifikat kompetensi ini, para pemandu selam Kampung Malahing dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam melayani wisatawan, dan membantu mengembangkan wisata bahari di Bontang,” lanjutnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Malahing, Mexi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada UNS serta Pemerintah Kota juga Pupuk Kaltim. Karena dengan adanya uji kompetensi tersebut, warga merasa terbantu dalam mengembangkan wisata.

“Bersyukur, semua peserta yang mengikuti uji kompetensi pemandu selam wisata, telah dinyatakan lulus. Kami tentunya bisa mengoptimalkan sertifikat ini untuk jaminan mutu layanan kepariwisataan di Malahing,” curahnya.

Untuk lokasi selamnya sendiri berjarak satu jam dari kampung di atas laut tersebut.

Dikatakan Prof. Purwanto wisata terumbu karangnya sangat potensial. Iapun optimistis, jika warga serius membangun potensi itu akan memberikan nilai lebih kepada destinasi wisata di Bontang. Apalagi dengan kehadiran IKN di Kalimantan Timur.

Pewarta: Khoirul Umam
Editor: Yusva Alam

Rusak Parah, Mobil Muatan Galon Tabrak Pembatas Jalan di Depan SMKN 1

0
Rusak Parah, Mobil Muatan Galon Tabrak Pembatas Jalan di Depan SMKN 1
Mobil pick up menabrak pembatas jalan di depan SMK Negeri 1, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Mobil pick up muatan galon mengalami nasib naas, menabrak pembatas jalan di Jalan Cipto Mangunkusumo, tepatnya di depan SMK Negeri 1 Bontang, sekitar pukul 18.30 Wita, Minggu (30/6/2024)

Kejadian ini menyebabkan kondisi mobil rusak parah di bagian depan, bahkan kaca mobil bagian pecah.

Wati, salah satu saksi mata mengatakan, jika mobil tersebut berasal dari arah kota, bertujuan ke arah Loktuan.

“Saya kurang tahu pasti kronologi awalnya seperti apa, yang jelas mobilnya menabrak pembatas jalan hingga berbalik arah,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini polisi mencoba untuk membantu korban dalam kejadian kecelakaan tunggal tersebut, dan mengatur arus lalu lintas agar jalan tidak terjadi kemacetan

“Sepertinya kondisi supirnya tidak ada luka,” jelasnya.

Untuk sekarang pihak polisi masih menyelidiki kecelakaan tunggal tersebut lebih lanjut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam