Beranda blog Halaman 748

Lagi, Pabrik PT KSB Jadi Sasaran Komplotan Pencuri Besi Tua

0
Lagi, Pabrik PT KSB Jadi Sasaran Komplotan Pencuri Besi Tua
Barang bukti hasil curian besi tua di PT KSB. (ist)

BONTANG – Mangkraknya Pabrik PT Kaltim Sahid Barito Sodakimia (KSB) kembali menjadi sasaran para pencuri besi tua. Bekas pabrik soda ash itu disatroni pencuri besi tua, Kamis (10/8/2023) dini hari tadi.

Hal tersebut diketahui dari laporan Irham Mongilong selaku pelapor yang mengetahui aksi pencurian tersebut. Pelapor mendapati kawanan pencuri telah mengambil peralatan pabrik PT KSB.

Kemudian pelapor menghubungi pihak kepolisian untuk bersama-sama melakukan penangkapan serta mengamankan barang bukti.

Dijelaskan Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetya melalui Kasi Humas Iptu Mandiono, bahwa pihak kepolisian seusai menerima laporan kemudian segera menangkap para pelaku beserta barang bukti.

Diceritakan, para pelaku berjumlah 5 orang berinisial Z, I, A, D, D. Kesemuanya berdomisili di Loktuan.

“Dalam modus operasinya, kelima pelaku ada yang mengambil langsung di dalam, ada yang menyambut di luar, dan ada yang bertindak sebagai pembeli hasil curiannya,” beber Iptu Mandiono.

Dari aksi pencurian tersebut, PT KSB diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp. 50 juta. (al)

Butuh Anggaran Rp 1,3 M, Perbaikan Tugu Selamat Datang Disorot Anggota Dewan

0
Butuh Anggaran Rp 1,3 M, Perbaikan Tugu Selamat Datang Disorot Anggota Dewan
Perbaikan Tugu Selamat Datang Bontang dirasa belum urgent. (ist)

BONTANG – Rencana Pemkot Bontang memperbaiki Tugu Selamat Datang mendapat sorotan anggota dewan. Perbaikan itu dirasa belum perlu, karena masih banyak permasalahan lain yang memerlukan penanganan.

Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina menyoroti rencana perbaikan tersebut. Menurutnya, perbaikan tugu tidaklah mendesak. Menurutnya, pemkot lebih baik menggunakan anggaran tersebut untuk kebutuhan lebih mendesak.

“Masih banyak kebutuhan urgent, seperti penanggulangan banjir, air bersih, turap-turap yang mulai longsor. Harus diatasi sebelum makin parah rusaknya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa atos itu, saat ini masih banyak program visi misi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang belum rampung, khususnya proyek pengerjaan fisik.

“Selesaikan lah saja dulu itu janji-janji politiknya. Jangan belum selesai satu, mau lagi lainnya,” timpalnya.

Diketahui, Pemkot Bontang telah menganggarkan dan sebesar Rp 1,3 miliar untuk perbaikan tugu menggunakan APBD 2023 ini.

Perbaikan tersebut meliputi penambahan ornamen kuntul perak dan tiang, juga penataan kawasan di sekitar akses masuk dan lahan di bagian kiri tugu sebelah arah dari pusat kota. (adv/al)

Pelepasan Kontingen Bontang Menuju Raimuna Nasional XVII 2023

0
Pelepasan Kontingen Bontang Menuju Raimuna Nasional XVII 2023
Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem (6 dari kanan depan) saat foto bersama pelepasan kontingen Bontang ke Raimuna Nasional XVII 2023. (ist)

BONTANG – Pramuka Bontang mengadakan pelepasan Kontingen cabang Kota Bontang menuju Raimuna Nasional XVII tahun 2023, Rabu (9/8/2023). Pelepasan digelar di Auditorium Tiga Dimensi dan dilepas langsung oleh Wali Kota Bontang sekaligus Ketua Majelis Cabang (Mabicab) Bontang, Basri Rase, serta dihadiri pula Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem.

Basri menyampaikan dukungan penuh kepada kegiatan pramuka, terlebih putra putri Bontang yang membawa nama baik kota menuju ajang bergengsi di tingkat nasional.

Pasalnya Wali Kota Bontang itu juga mengatakan, pramuka merupakan wadah putra putri Kota Bontang bisa berlatih menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Banyak hal positif yang didapat dari kegiatan pramuka, sehingga ia berharap pramuka Bontang tetap eksis.

Diketahui, ajang nasional ini diikuti oleh 32 penegak dan pandega Bontang yang akan mengikuti kegiatan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. kegiatan berlangsung sejak tanggal 14-21 Agustus 2023 mendatang. Diketahui 32 peserta Raimuna Nasional ini telah mengikuti seleksi dan tahap training center sejak Februari lalu. (al/adv)

Caleg dan Pemilik Usaha Harus Tahu Aturan Baru Pemasangan Baliho!

0
Caleg dan Pemilik Usaha Harus Tahu Aturan Baru Pemasangan Baliho!
Surat edaran terkait aturan baru pemasangan baliho dan reklame. (ist)

BONTANG – Menanggapi maraknya pemasangan baliho dan reklame, Pemkot Bontang melalui Sekretariat Daerah mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 900.1.13.1/2020/SATPOL PP tertanggal 9 Agustus 2023. Surat ini ditujukan khusus kepada Pimpinan Partai Politik dan Pemilik Usaha/Jasa di Kota Bontang.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil monitoring dan inventarisasi oleh Satpol PP serta rapat koordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang, DPMPTSP, dan Bapenda pada 07 Agustus 2023.

Adapun poin-poin krusial dalam surat edaran tersebut meliputi:

  1. Kewajiban mengurus perizinan di DPMPTSP dan kewajiban membayar pajak untuk setiap baliho, reklame, atau spanduk yang dipasang di area publik. Hal ini sesuai dengan ketentuan Perwali Kota Bontang Nomor 20 Tahun 2008.
  2. Setiap baliho, reklame, atau spanduk yang berisi konten politik harus mendapatkan rekomendasi dari Badan Kesbangpol sesuai ketentuan yang ada.
  3. Pemerintah Kota Bontang juga menegaskan bahwa akan ada sanksi tegas berupa pelepasan bagi baliho, reklame, atau spanduk yang tidak memenuhi ketentuan.
  4. Adanya kemungkinan revisi dan evaluasi terhadap surat edaran ini jika ditemukan regulasi yang lebih baru dan relevan.

Surat edaran ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keluhan masyarakat terkait maraknya baliho dan reklame yang tidak tertib dan mengganggu pemandangan kota. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak reklame.

Surat ini ditandatangani langsung Sekretaris Daerah, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT Pembina Utama Madya. (RB)

Danrem 091/ASN: Babinsa Harus Dekat Rakyat!

0
Danrem 091/ASN: Babinsa Harus Dekat Rakyat!
Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo saat sambutan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 0908 Bontang, Rabu (9/8/23).

Ia menegaskan kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa), agar selalu komando kewilayahan dan tidak boleh lepas dari rakyat. Kedekatan TNI dan rakyat harus dijaga. Karena TNI berasal dari rakyat dan nantinya akan kembali ke rakyat.

Penguasaan wilayah di kodim harus ditingkatkan lagi dan dimanfaatkan lagi, agar makin berguna bagi masyarakat dan wilayah sekitarnya.

Brigjend TNI Yudhi mengatakan, bahwa ia ingin seluruh anggotanya menjadi lebih profesional,  menjadi anggota yang handal dalam tugas di kewilayahan.

Babinsa harus paham betul, dan menjadi pioner pengumpul keterangan berbagai hal yang ada di lingkungan dan harus mendalami wilayahnya. Tidak boleh babinsa tidak peduli dengan wilayahnya.

“Saya mengibaratkan babinsa adalah hantu wilayah,  harus tahu baik buruk dan hitam putih wilayah,” bebernya.

Babinsa bisa dikatakan berperang setiap hari, karena setiap hari harus melaksanakan patroli untuk menjaga dan mengamankan wilayah, jadi tidak harus menunggu situasi perang sesungguhnya.

“Babinsa harus memiliki kemampuan yang mumpuni di wilayahnya,” tegasnya

Tidak hanya mengamankan wilayah dan berpatroli, tapi juga harus melihat bagaimana kondisi warga, apakah ada yang kekurangan, kelaparan, atau ada yang sakit dan tidak bisa diatasi. Yudhi menyatakan tindakan tersebut juga bagian tugas dari Babinsa

“Bukan hanya itu, masalah teroris, narkoba juga. Babisa harus melek matanya,” tambahnya.

Selain itu, tentu saja harus paham dengan hukum yang berlaku, mana yang salah dan mana yang tidak.

“Saya kira dengan Babinsa mendekatkan diri kepada masyarakat, tahu seluk beluk, seperti letak-letak warung, tempat remang-remang, jadi tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif,” harapnya

Jiwa komunikasi, koordinasi, bisa memecahkan masalah di wilayah, tidak muluk-muluk dan dapat diandalkan oleh masyarakat, sehingga jika ada kegiatan di wilayah tersebut, Babinsa akan dicari dan diharapkan kehadirannya oleh masyarakat untuk ikut meramaikan. (sya)

Kunker ke Bontang, Danrem 091/ASN Perintahkan Anggota TNI Jaga Netralitas di Pemilu 2024

0
Kunker ke Bontang, Danrem 091/ASN Perintahkan Anggota TNI Jaga Netralitas di Pemilu 2024
Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo saat berkunjung ke Kodim 0908/Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0908/Bontang pada Rabu (9/8/2023). Brigjend Yudhi memberikan arahan kepada prajurit Kodim/0908 hingga Babinsa Bontang, agar tetap menjaga netralitas di tahun politik.

Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo mengatakan, kunjungan ke Kodim Bontang untuk bersilaturahmi kepada prajurit Kodim, serta mengarahkan para prajurit mengenai netralitas anggota TNI pada Pemilu 2024 mendatang. Lanjut Yudhi, bahwa seorang anggota TNI tidak boleh ikut-ikut berpolitik. Harus tetap menjaga netralitas.

“Kunjungan ini silaturahmi, mengecek anggota dan wilayah dalam menghadapi dinamika wilayah. Dalam tahun politik ini, saya sudah mengingatkan anggota siap-siaga dalam tugas untuk bantuan ke Polri dan Pemda serta menjaga netralitas,” jelas Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo kepada awak media, Rabu (9/8/2023).

Selanjutnya, Ia mengatakan netralitas anggota TNI harus dijaga dengan tidak mengikuti satu kelompok atau perorangan. Sehingga ketika ada anggota yang ikut berpolitik akan diberikan saksi dari kesatuan.

“Untuk sanksi ketika ada yang ikut berpolitik melalui proses pemeriksaan, akan dipanggil ke POM TNI. Kalau memang terbukti akan berpengaruh kepada pangkat dan jabatan bahkan ke anggota itu sendiri,” terangnya.

Selain itu ia menambahkan, pola pengamanan atau pemetaan akan melakukan penjagaan kepada daerah yang rawan akan konflik, dengan bertanggung jawab kepada Dandim Bontang sebagai penanggung jawab wilayah.

“Pastinya kita akan memprioritaskan daerah-daerah rawan yang akan dipetakan oleh Dandim Bontang. Di situ harus ada Polri maupun Babinsa dan aparat pemerintah,” urainya. (yah)

Kalampeto, Barista Uttara Coffee Juara Seduh Rusuh Vol 15

0
Kalampeto, Barista Uttara Coffee Juara Seduh Rusuh Vol 15
Peserta bertanding di Event Seduh Rusuh vol 15 dan penyerahan piagam kepada pemenang. (Anjas Setiady)

BONTANG – Komunitas pecinta kopi, Kopinicus kembali mengadakan mini event seduh rusuh vol.15.  Kali ini bertempat di Sugar Rush Sweet and Savory, Jalan Pattimura, Minggu (6/8/2023).

Event Seduh Rusuh kali ini diikuti 21 peserta yang merupakan barista, pemilik coffee shop, hingga penggiat kopi se-Bontang. Terbagi menjadi 3 ronde, dimana di ronde penyisihan peserta bertanding satu lawan satu. Di fase final tersisa 2 peserta yang bertanding, yaitu Kalampeto perwakilan Uttara dan Dika perwakilan Teman Bahagia.

Pemenang vol. 15 kali ini adalah Kalampeto, seorang Barista di Uttara Coffee. Pemenang mendapatkan trofi bergilir seduh rusuh kopinicus.

“Event kali ini seru, lewat event ini bisa menjalin silaturahmi penggiat kopi di Kota Bontang, yang selama ini belum pernah kenal akhirnya bisa saling kenal dan sharing ilmu di dunia kopi. Ke depannya tetap solid untuk Kopinicus, silaturahmi tetap dijaga lewat event seduh rusuh seperti ini,” beber Maulanal Qalam yang akrab disapa Kalampeto sang juara vol 15.

Muhammad Afifush Shidiq, Owner Sugar Rush Sweet and Savory mengatakan, Event Seduh Rusuh Vol ke 15 ini menyenangkan. “Kualitas kopinya semakin bagus. Secara tidak langsung bisa menikmati dan mengupgrade skill dalam menyeduhi kopi enak,” ujarnya.

Ditambahkannya, aturan bahwa juara sebelumnya bisa gugur oleh peserta lain yang membuat seduh rusuh ini makin kompetitif.

Ke depannya, ia berharap bisa menambah event-event di dunia perkopian Bontang, agar makin maju dan berkualitas skill atau kemampuan para barista maupun penggiat kopi dibontang.

Sementara itu Hery, selaku Wakil Ketua Panitia mengungkapkan, event kali ini menarik buat ajang silaturahmi para barista, serta dapat menjadi ajang upgrade skill.

“Harapannya untuk pemenang tetap mengasah skill, karena setelah ini bakal ada banyak lagi yang akan menantang anda di event selanjutnya,” ungkapnya.

Diketahui, Seduh Rusuh merupakan agenda rutin bulanan Kopinicus untuk ajang silaturahmi dan sharing kopi bagi para penggiat kopi yang berada di Bontang. (*)

Ambo Siap Pasang Badan, Ini Perbedaan Buaya Penerkam Warga Guntung dengan Riska

0
Ambo Siap Pasang Badan, Ini Perbedaan Buaya Penerkam Warga Guntung dengan Riska
Ambo membantah bukan Riska pelaku penerkaman warga Guntung. (Yusva Alam)

BONTANG – Ambo, seorang youtuber asal Guntung yang terkenal dengan konten kebersamaannya dengan buaya kesayangan bernama Riska, membantah kalau buaya penyerang warga Guntung bernama Fitri, Selasa (8/8/2023) malam tadi adalah Riska.

Dijelaskan Ambo, saat kejadian ia tidak berada di lokasi. Saat kejadian sekira pukul 23.00 wita. Ketika itu dia dan keluarga sudah tidur.

Lantaran kejadian tersebut dirinya dibangunkan warga sekitar, diinfokan tentang kejadian tersebut. Bahkan diberitahu kalau ada juga warga lainnya yang menuding bahwa pelakunya adalah Riska.

“Saya datangi lokasi kejadian. Tidak jauh dari rumah saya. Saya tanyakan orang-orang yang menolong korban, Mahmud, Ijul, dan suami korban si Takbir apa ciri-cirinya buaya itu. Kata mereka bukan Riska,” bebernya kepada redaksi Radarbontang.com, Rabu (9/8/2023).

Sesuai keterangan ketiga penolong dan warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, kulit buaya penerkam berwarna hitam dan giginya ompong. Sementara kata Ambo kulit Riska warna kuning.

“Memang ada buaya di sini yang terkenal ompong. Makanya disebut buaya ompong,” katanya.

Selain itu dikatakan Ambo, Riska sudah 3 bulan terakhir tidak muncul di depan rumahnya. Ia pun sudah mencari-cari sampai ke sarangnya pun tidak ada. Bahkan tidak ada jejak-jejaknya ketika Ambo berusaha mencari.

Disebutkannya Riska memang sering seperti itu, menghilang lama lalu kembali lagi.

“Bisa dilihat juga konten-konten youtube saya itu video-video lama. Banyak stok saya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, warga sekitar juga mengenal sekali Riska. Karena sejak kecil sudah dipelihara Ambo. Sehingga mengenal sekali ciri-ciri Riska.

Saat ditanya apabila ternyata Riska memang benar menyerang orang, apakah dirinya rela Riska ditangkap ataupun disakiti orang lain. Dirinya memastikan ikhlas jika memang itu terjadi, karena ia tidak bisa berbuat apa-apa.

<“Kalau memang bukan Riska pelakunya saya siap pasang badan. Jikapun Riska pelakunya dan meloloskan diri saya bersedia menyerahkan diri ke pihak berwajib,” tegasnya. (al)

Trek Ujian Praktik SIM Sudah Aktif, Peserta Boleh Coba Sebelum Tes

0

BONTANG – Satlantas Polres Bontang sudah mulai mengaktifkan jalur ujian praktik SIM terbaru, Selasa (8/8/2023). Dari 5 peserta ujian yang mengikuti ujian praktik semuanya lolos dengan sempurna.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetya melalui Kasat Lantas AKP MD Djauhari menjelaskan bahwa tes ujian baru jalur S sudah aktif sejak kemarin.

Hal ini sesuai dengan arahan dari Kapolri melalui Korlantas. Dengan begitu, masyarakat merasa dimudahkan karena trek angka delapan dan zigzag sudah ditiadakan.

“Kemarin pagi ada 17 peserta tes. 5 peserta menjalani tes di pagi hari semuanya lolos. Siangnya dilanjutkan sisanya,” ujarnya.

Trek Ujian Praktik SIM Sudah Aktif, Peserta Boleh Coba Sebelum Tes
Sosialisasi dan peserta ujian SIM saat mencoba trek sebelum ujian. (Yusva Alam)

Walaupun trek ujian saat ini terbilang mudah, namun Polantas tetap memberikan contoh dan kesempatan kepada peserta untuk mencoba terlebih dahulu.

Bahkan bila ada peserta yang tidak lulus masih diberikan kesempatan selama dua kali hingga akhirnya lulus.

“Personil juga tetap mengedukasi. Meski trek terlihat sederhana, namun peserta tetap harus perhatikan rambu-rambu yang terpasang,” imbuhnya.

Rambu-rambu tersebut seperti tanda kecepatan maksimal, arah belok, mengerem dan rambu-rambu lalulintas.

“Tes ini sudah sesuai dengan arahan Korlantas Polri. Jadi tetap memperhatikan keselamatan dalam berkendara,” pungkasnya.(al)

Warga Sempat Memanas Tuding Buaya Riska Pelaku Penerkaman, Dibantah dan Ditenangkan Aparat

0
Warga Sempat Memanas Tuding Buaya Riska Pelaku Penerkaman, Dibantah dan Ditenangkan Aparat
Buaya Riska dituding pelaku penerkaman. (ist)

BONTANG – Kejadian penerkaman buaya yang menimpa Fitri, salahsatu warga Guntung, Selasa (8/8/2023) malam tadi berimbas kepada Ambo, seorang youtuber yang terkenal dengan kedekatannya bersama buaya bernama Riska.

Kejadian di Jalan Tari Gantar 1, Guntung itu berdekatan dengan rumah Ambo. Sehingga sebagian warga menuding Buaya Riska sebagai pelakunya.

Dijelaskan oleh Bhabinkamtibmas Guntung, Briptu Ardiansyah bahwa memang saat kejadian sebagian warga ada yang menuding Buaya Riska sebagai pelakunya. Namun sudah dibantah bahwa ciri-ciri buaya yang menyerang korban, tidak sama dengan Buaya Riska.

“Alhamdulillah kami bersama pihak Kelurahan Guntung berhasil menenangkan warga, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

<Memang dikatakannya, situasi sempat agak memanas malam kejadian itu. Namun setelah berhasil diredam oleh pihak kelurahan dan bhabinkamtibas, situasi dapat dikendalikan. (al)