Beranda blog Halaman 776

MA Tolak Gugatan Batas Wilayah Sidrap, Begini Upaya Pemkot Bontang Berikutnya

0
MA Tolak Gugatan Batas Wilayah Sidrap, Begini Upaya Pemkot Bontang Berikutnya
Kampung sidrap. (ist)

BONTANG – Gugatan Pemkot Bontang ke Mahkamah Agung (MA) terkait batas wilayah Kampung Sidrap beberapa waktu lalu resmi ditolak.

Kampung Sidrap masuk dalam wilayah Kutai Timur (Kutim), yang mana putusan tersebut dikeluarkan Permendagri mengenai Tapal Batal Wilayah yang diumumkan tahun 2023 kemarin.

Pemkot Bontang melalui Kuasa Hukumnya, Hamdan Zoelva, sebelumnya telah menggugat ke MA terkait Permendagri Nomor 25 tahun 2005 tentang Tapal Batas Kampung Sidrap serta Undang-Undang Nomor 47 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutim, dan Kota Bontang.

Kepala Bagian Hukum Sekretaris Daerah Kota Bontang, Andi Kurniawan menjelaskan, bahwa pasca penolakan itu, pemkot kini telah melayangkan kembali gugatan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terkait wilayah Kampung Sidrap.

“Kami sudah masukkan gugatan lagi ke MK dan sekarang sedang berproses,” jelasnya saat dihubungi, Senin (6/5/24).

 

Pasalnya, masyarakat Sidrap sendiri ber KTP di Kota Bontang, sementara wilayahnya masuk dalam Kecamatan Teluk Pandan, Desa Martadinata. Wilayah tersebut seluas 174 hektar yang dihuni lebih dari 3000 warga dengan total 7 RT.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Diikuti 164 Peserta, Pemkot Bontang Gelar Bimtek Penataan Taman Kota

0
Diikuti 164 Peserta, Pemkot Bontang Gelar Bimtek Penataan Taman Kota
DLH gelar Bimtek Penataan Taman Kota, di Auditoriun Tiga Dimensi, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Taman Kota untuk pekerja pertanaman, yang berlangsung di Auditorium Tiga Dimensi, Senin (6/05/2024).

Kegiatan Bimtek Penataan Taman Kota, dilaksanakan selama dua hari dan diikuti sebanyak 164 peserta, yang terbagi menjadi 2, dan masing-masing terdiri dari 82 peserta.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengapresiasi sangat luar biasa kepada DLH Kota Bontang, yang telah menginisiasi kegiatan bimtek bagi Pekerja Harian Lepas (PHL) di Kota Bontang. Sehingga Kota Bontang telah meraih penghargaan sebanyak 11 kali, dan 3 di antaranya adalah Adipura Kencana.

“Keberhasilan untuk mendapatkan penghargaan Adipura tersebut tidak lain adalah kerja sama atas semua pihak, termasuk dukungan pekerja harian lepas DLH Kota Bontang,” ucapnya.

Dengan diadakannya Bimtek Penataan Taman, sangat diharapkan kepada seluruh peserta untuk dapat berpikir kreatif, dapat berbagi pengalaman dan mengemukakan gagasan-gagasan inovatif, untuk bisa membuat Kota Bontang menjadi lebih baik dan tertata sebagai kota yang sangat layak mendapatkan penghargaan.

“Saya percaya dan yakin, dengan semangat dan komitmen yang tinggi, kita akan mampu mencapai hasil yang lebih optimal, untuk nantinya dapat meraih kembali penghargaan Adipura di tahun-tahun berikutnya,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Berikan Rasa Aman ke Pengunjung, BPBD Pemantauan di Beras Basah

0
Berikan Rasa Aman ke Pengunjung, BPBD Pemantauan di Beras Basah
Petugas BPBD Kota Bontang lakukan pemantauan di Pulau Beras Basah. (Dok. BPBD Bontang).

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, melakukan pemantauan para pengunjung yang berada di Pulau Beras Basah, Minggu (5/5/2024), sekitar pukul 07.30 Wita.

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman mengatakan, pemantauan ini dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung yang berdatangan, dan juga berjaga-jaga jika nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti adanya potensi bencana bisa langsung memberi bantuan serta pertolongan.

“Kegiatan ini selalu kami adakan secara rutin, untuk antisipasi kejadian di tempat wisata,” ucapnya.

Saat melakukan pemantauan, anggota BPBD yang bertugas selalu terus mengawasi kegiatan dan aktivitas para pengunjung di pelabuhan atau dermaga yang terdapat di Pulau Beras Basah.

“Seperti tadi, ada 3 orang korban yang terluka akibat terkena goresan ikan sembilan. Petugas langsung melakukan evakuasi terhadap pengunjung untuk penanganan korban yang terluka,” jelasnya.

Dalam pemantauan kegiatan rutin ini, dikerahkan sebanyak 10 petugas BPBD yang terjun langsung ke lokasi. Seluruh petugas berusaha semaksimal mungkin agar tempat wisata yang berada di Pulau Beras Basah tersebut, menjadi tempat yang aman bagi setiap pengunjungnya.

“Untuk hari ini tadi, ada sebanyak 325 pengunjung dari berbagai macam kota, seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kukar, Kutim, bahkan PPU,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Wawali Najirah Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-23 PIKA PKT

0
Wawali Najirah Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-23 PIKA PKT
Najirah menghadiri acara puncak HUT 23 PIKA PKT. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri acara puncak HUT ke- 23 Persatuan Istri Karyawan (PIKA) Pupuk Kalimantan Timur (PKT), Sabtu (04/05/24) malam di GOR PKT Bontang. Kegiatan ini dihadiri pula jajaran pengurus PIKA PKT.

Dalam sambutannya ia menyampaikan harapannya, agar PIKA PKT dapat menjadi salah satu pilar utama pemersatu, serta dapat menjadi perempuan yang berkualitas dalam pembangunan nasional.

Peringatan hari ulang tahun PIKA PKT ke- 23 tahun 2024 ini hendaknya bukan hanya sebagai kegiatan seremonial semata, namun harus dimaknai sebagai momentum untuk melangkah kedepan, menegakkan komitmen di bidang kemasyarakatan terutama untuk merangsang kepekaan dan kepedulian sosial dalam mengembangkan potensi kaum perempuan guna mencapai kualitas yang diharapkan.

Lebih lanjut, PIKA PKT menurutnya dapat berperan ekstra demi kemajuan bangsa dan negara, tanpa harus melupakan kodratnya sebagai seorang wanita. Peran serta dan partisipasi anggota PIKA PKT sebagai istri dari karyawan PT. Pupuk Kaltim sangatlah penting, dalam membantu pelaksanaan program-program perusahaan, juga Pemerintahan Kota Bontang.

“Program perusahaan bersama Pemkot Bontang di lapangan, dapat mewujudkan visi dan misi Kota Bontang dapat cepat terwujud,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Cuaca Berubah-ubah, BPBD Bontang Himbau Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana

0
Cuaca Berubah-ubah, BPBD Bontang Himbau Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman. (Dok).

BONTANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman meminta agar seluruh masyarakat di Kota Bontang bisa mengantisipasi kondisi cuaca yang sedang berubah-ubah.

Berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Usman ingin resiko gangguan bencana alam bisa diminimalisir.

“Kemarin musim kemarau yang dimana suhu udara sangat panas, bisa menyebabkan kekeringan bahkan kebakaran Karhutla. Namun sekarang memasuki musim penghujan. Dengan curah hujan yang tinggi berpotensi bencana banjir,” ucapnya.

Selain itu, memasuki musim hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi, bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor pada kawasan perbukitan yang kondisi tanahnya tidak stabil, maupun potensi bahaya seperti angin puting beliung.

“Maka dari itu, kami sangat menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tetap memiliki kesiapsiagaan terhadap segala bentuk potensi bencana,” ungkapnya.

Untuk pencegahan terjadinya bencana, masyarakat bisa berupaya melakukan aktivitas seperti gotong royong, dan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Serta tak lupa tetap pantau informasi dari BMKG dan informasi resmi di instalasi yang berwenang. Untuk siaga dan waspada dari potensi bahaya baik di wilayah darat maupun laut.

“Selain itu potensi meningkatnya demam berdarah juga dapat menjadi ancaman, jika kita tidak waspada dan siap siaga mencegah terjadinya wabah maupun bencana,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Data Ulang Pengangguran, Banyak Pedagang Tercatat Masih Menganggur

0
Pemkot Bakal Data Ulang Pengangguran, Banyak Pedagang Tercatat Masih Menganggur
Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penetapan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja) Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengungkapkan, akan mendata ulang angka pengangguran di Bontang, dan banyak melakukan kegiatan pelatihan guna mengurangi tingkat pengangguran yang ada.

“Pastinya akan kami adakan pendataan ulang, karena banyak sekali masyarakat yang telah bekerja ataupun berbisnis akan tetapi tercatat pengangguran di data,” paparnya.

Padahal menurutnya, seorang pebisnis biasanya lebih mampu dan cukup banyak berpenghasilan ketimbang orang yang bekerja di kantoran.

“Maka dari itu, kami akan data ulang. Karena rata-rata para pedagang masih terdata sebagai pengangguran,” tutupnya.

Diketahui, angka pengangguran di Kota Bontang terhitung masih sangat tinggi. Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menggelar pelatihan berdasarkan kompetensinya masing-masing.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penetapan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja) Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim menyatakan, banyak dilakukan pelatihan kerja untuk membangun kreatifitas masyarakat di Bontang, agar memiliki bekal jika nantinya ingin memiliki bisnis atau sejenisnya.

“Kita sering sekali mengadakan pelatihan, ini untuk mereka yang belum memiliki pekerjaan. Saya ingin mereka yang setelah mengikuti pelatihan ini, bisa membangun dan membuat bisnis sendiri untuk mengurangi angka pengangguran,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2024). (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Hidup Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya

0
Hidup Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya
Salah satu warga Guntung meninggal dunia di dalam kamarnya.(ist)

BONTANG – Seorang pria lansia berinisial MN (59) salah satu warga Guntung, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya seorang diri, Sabtu (04/5/2024) kemarin.

Kejadian itu diketahui usai Kapolsek Bontang Utara bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Guntung, Piket Polsub Sektor Loktuan, dan Piket Reskrim Polsek Bontang Utara, menerima informasi dari masyarakat.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, Melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan, saat itu tetangga korban datang ke rumahnya. Sewaktu memasuki kamar, menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi miring ke kanan tanpa menggunakan baju, dan hanya menggunakan sarung saja.

“Informasi yang didapatkan, sekitar 7 hari yang lalu korban mengeluh tidak bisa makan. Hingga terakhir berkomunikasi dengan korban Jumat kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita sampai 15.00 Wita,” ucapnya.

Diketahui MN tinggal hanya seorang diri, di Jalan Tari Jepen 3, RT.17, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

“Kemungkinan setelah ini, akan dilakukan pemakaman,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Bawa Empat Poket Sabu, Pemuda Tanjung Limau Ditangkap

0
Bawa Empat Poket Sabu, Pemuda Tanjung Limau Ditangkap
Tersangka Ta (25) warga Tanjung Limau, telah diamakan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan tersangka Ta (25) salah satu warga Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, pada Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 14.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, telah menindaklanjuti laporan yang masuk ke hotline Kapolda Kaltim, bahwa di Jalan Otista, Tanjung Limau, Kecamatan Bontang Utara, Kelurahan Bontang Baru, dicurigai sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang, bersama anggota Reskrim Polsek Bontang Utara, melakukan penyelidikan. Tak berselang lama kemudian, telah mencurigai seseorang dan langsung dilakukan penggeledahan.

“Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa 4 poket sabu seberat 2,23 gram,” ucapnya.

Barang bukti tersebut diakui oleh tersangka adalah miliknya, dan didapat dari seseorang melalui sistem jejak.

“Kami masih akan terus mendalami, dari mana sabu ini berasal,” paparnya.

Kini barang bukti yang telah diamankan meliputi empat bungkus plastik bening berisikan sabu seberat 2,23 gram, satu celana panjang, dan satu handphone merek Samsung Galaxy.

“Tersangka dan juga barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang,” tambahnya.

Tersangka pun dijerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Gebyar UMKM 2024 Resmi Ditutup Basri, Seluruh Booth Ramai Pembeli

0
Gebyar UMKM 2024 Resmi Ditutup Basri, Seluruh Booth Ramai Pembeli
Suasana penutupan gebyar UMKM 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gebyar UMKM 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) resmi ditutup oleh Wali Kota Bontang, Sabtu (4/5/24).

Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Bessai Berinta Lang-lang ini bertajuk UMKM naik kelas ini diinisiasi oleh ratusan UMKM Bontang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, kegiatan ini merupakan usaha pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi Kota Bontang, terutama demi kesejahteraan masyarakat Bontang. Oleh sebab itu pemerintah memberikan wadah pengembangan UMKM dengan adanya acara-acara besar di Bontang.

Basri menjelaskan, bahwa masyarakat Bontang juga telah mendukung UMKM Bontang dengan hadir di acara tersebut, dan membeli jananan dari masing-masing penjual.

Basri juga berterima kasih kepada dinas terkait yakni DKUMPP telah mau bekerjasama untuk membuat acara tersebut. Keamanan dan kenyamanan acara tersebut juga terlaksana dengan kondusif.

“Terima kasih kepada dinas terkait dan panitia yang berkontribusi telah menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya dalam sambutannya.

Kepala Dinas DKUMPP, Kamilan menyampaikan, sampai saat ini belum ada UMKM yang mengeluhkan bahwa dagangannya tidak ramai, “Mudahan bulan-bulan selanjutnya bisa diselenggarakan lagi,” jelasnya

Terdapat 35 booth UMKM yang disediakan dan semuanya telah penuh, adapun 70 UMKM yang berjualan di luar booth, sehingga total 100 lebih UMKM berpartisipasi tanpa dipungut biaya

“Karena fokus membantu UMKM, booth pun kami beri gratis, semoga akan kembali terlaksana,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Perolehan Luar Biasa, Begini Capaian Pengisian E-Kinerja ASN Bontang, Lanjutkan Kebut Isian Data Pengembangan Kompetensi

0

BONTANG – Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Inilah deretan kalimat yang tepat menggambarkan capaian penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN Kota Bontang Tahun 2023 melalui pengisian Aplikasi E-Kinerja BKN.

Dilansir dari laman Aplikasi E-Kinerja, per tanggal 03 Mei 2024 sejumlah 3.323 orang ASN Kota Bontang yang terdiri dari 2.749 orang PNS dan 574 orang PPPK seluruhnya telah menyelesaikan penilaian SKP masing-masing.
Dengan capaian tersebut, bisa dikatakan penyusunan SKP oleh ASN Kota Bontang menyentuh persentase sempurna alias 100%!

Ditemui di ruang kerjanya, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlinawaty tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Iin -panggilan akrab Aji Erlinawaty- menyebut, capaian ini boleh dibilang rekor tersendiri bagi Kota Bontang, karena pada tahun-tahun sebelumnya masih ada saja ASN yang tidak membuat atau menyusun SKP sebagai salah satu dokumen wajib yang dimiliki pegawai.

“SKP ini wajib, diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja. Selain itu banyak manfaat yang akan didapat pegawai dengan terselesaikannya SKP ini,” tutur Iin.

Ia pun merinci manfaat tersebut, diantaranya:
Pertama, mendukung layanan kepegawaian secara digital seperti layanan kenaikan pangkat dan layanan kenaikan jenjang jabatan fungsional.

Kedua, mendorong peningkatan nilai Reformasi Birokrasi sebagai salah satu elemen pengungkit nominal gaji dan tunjangan kinerja pegawai negeri sipil yang menurut Iin tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan ASN.

Dan Ketiga, mendukung capaian Indeks Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (Indeks NSPK) juga Indeks Profesionalitas ASN (IPASN).

Disinggung terkait korelasi antara pencapaian “sempurna” penyusunan SKP ini dengan capaian IPASN Kota Bontang, Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto memberikan penjelasan gamblang.

Menurut Suharto, IPASN Kota Bontang yang pada awal Mei ini telah menyentuh angka 59,77, sebagian besar perolehannya berasal dari sumbangan dimensi kinerja yakni sebesar 25,21 poin.

“Capaian nilai dimensi kinerja ini (25,21 poin) bahkan adalah yang tertinggi di antara 46 instansi se-BKN Kanreg VIII. Kita patut berbangga,” sebut Suharto.

Ia mengurai strategi pihak pemerintah kota untuk memperoleh capaian fantastis tersebut, antara lain: Pertama, pendampingan pengisian E-Kinerja ke seluruh perangkat daerah oleh Tim Kota.
Kedua, kolaborasi dengan 108 orang admin data/kinerja yang tersebar di seluruh perangkat daerah/unit kerja untuk proses pendampingan lebih lanjut. Ketiga, menerjunkan Desk Pengisian E-Kinerja yang turun langsung ke OPD untuk menerima konsultasi beberapa ASN yang notabene masih kurang familiar dengan tata cara pengisian aplikasi ini.

Menurut Suharto, beberapa ASN ini adalah orang-orang yang paling terakhir menyelesaikan penilaian SKP lingkup ASN Kota Bontang.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto mengakui pihaknya saat ini juga tengah menggarap beberapa upaya demi memaksimalkan capaian IPASN Kota Bontang 2024 di luar ‘sumbangan’ nilai dimensi kinerja ASN ini.

“Nilai IPASN yang 59,77 belum termasuk nilai dimensi kompetensi berupa data pengembangan kompetensi yang diikuti ASN pada Tahun 2023 lalu. Kami sedang serius menggarap ini dan optimis IPASN Bontang Tahun ini melonjak naik,” tegasnya kepada awak media.
Menurut Sudi, upaya yang sedang digarap pihaknya untuk mendongkrak IPASN dari sisi nilai kompetensi ini meliputi: Pertama, membentuk Tim Kolaboratif yang berasal dari BKPSDM dan 108 Admin Data OPD/Unit kerja.

Kedua, Asistensi Pengisian Template Pengumpulan data diklat/pengembangan kompetensi kepada Tim Kolaboratif yang sudah dibentuk. Ketiga, Proses pengumpulan dan rekonsiliasi data diklat ke dalam Aplikasi SIASN yang akan dimulai pada pertengahan Mei mendatang.

Bila semua berjalan dengan lancar, Sudi berkeyakinan ‘panen’ data diklat/pengembangan kompetensi pada medio Mei mendatang akan mengungkit secara signifikan nilai IPASN Kota Bontang. Tak lupa, ia juga mendorong rekan-rekan ASN untuk berbondong-bondong menyampaikan data diklat/ pengembangan kompetensi yang diikuti pada Tahun 2023 lalu kepada Admin Data perangkat daerah/unit kerjanya.

“Ayo, teman-teman ASN agar melaporkan upaya pengembangan kompetensi masing-masing,” ajak Sudi sembari menyemangati ASN Kota Bontang untuk membuktikan capaian pengembangan kompetensi masing-masing minimal sejumlah 20 JP per tahun sesuai aturan yang berlaku. (adv)