Beranda blog Halaman 777

2 Wanita Ribut di Pesta Pernikahan, Dipicu Masalah Lama

0
2 Wanita Ribut di Pesta Pernikahan, Dipicu Masalah Lama
Kedua belah pihak saat dimediasi Polsek Loktuan. (ist)

BONTANG –  Keributan antara 2 wanita terjadi di sebuah pesta pernikahan, Selasa (6/6/2023) lalu. Penyebabnya gegara wanita berinisial Su emosi melihat mantan selingkuhan suaminya.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Pastiya melalui Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri menjelaskan, pemicu kejadian ini dari permasalahan lama yang muncul kembali.

Suami Su dulunya diduga pernah selingkuh dengan wanita berinisial He. He awalnya berdomisili di Loktuan lalu pindah ke Samarinda.

“Ini masalah lama sebenarnya. Gak tau gimana tiba-tiba Su dan He bertemu di acara pernikahan. Maka emosi lah Su, kemudian menjambak rambut He,” bebernya.

Namun keduanya pun sepakat berdamai usai dilakukan mediasi. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

“Sudah saling memaafkan,” tutupnya. (hms)

Pemuda Muara Badak Korban Pemukulan Orang Tak Dikenal

0
Pemuda Muara Badak Korban Pemukulan Orang Tak Dikenal
Kedua belah pihak sepakat berdamai. (ist)

BONTANG – Seorang Pemuda melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Muara Badak. Ia dipukul oleh orang tidak dikenal di Kampung Manado, Desa Tanjung Limau, Muara Badak, Kutai Kartanegara pada Selasa (6/6/2023) malam.

Berdasarkan laporan tersebut personil Polsek Muara Badak menindak lanjuti dengan menangkap pelaku, serta dibawa ke Mako Polsek untuk dimintai keterangannya.

Dalam proses pemeriksaan ternyata pelaku salah sasaran, wajah korban dengan orang yang pelaku cari mirip.

“Pelaku langsung pukul korban karena dianggap dia orang yang pelaku cari,” ujar Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot Siswanto.

Kami panggil orang tua kedua belah pihak untuk bermediasi, dan sepakat berdamai karena kejadian ini hanya salah paham.

“Mereka sepakat berdamai dengan membuat surat pernyataan,” pungkasnya. (hms)

PKK Bontang Baru Juara 1 Lomba Penyuluhan Tingkat Kota

0
PKK Bontang Baru Juara 1 Lomba Penyuluhan Tingkat Kota
Pokja I Kelurahan Bontang Baru. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Lomba penyuluhan dilaksanakan oleh PKK Kota Bontang khususnya Pokja I dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-51 di Pendopo Rujan Wali Kota, Rabu (7/6/23) kemarin.

Tim Penggerak PKK Kelurahan Bontang Baru berhasil mendapatkan juara pertama. Alhasil akan kembali ikut lomba penyuluhan tingkat provinsi, yang akan diadakan tanggal 21 sampai 23 Juni di Kutai Kartanegara.

Ketua PKK Kelurahan Bontang Baru, Nikita Adriyani mengatakan, capaian tersebut tentunya tidak akan diraih, jika peserta tidak menguasai materi atau persiapannya kurang matang. Karena sudah pasti hasil terbaik tentunya berkat persiapan dan proses yang terbaik.

“Dengan penguasaan materi, saat melakukan pemaparan tidak hanya bicara, tapi apa yang dibicarakan harus dapat diterima oleh pendengar,” ucapnya.

Lebih lanjut, diharapkan PKK Kelurahan Bontang Baru dapat turut mengharumkan nama Bontang di ajang provinsi dengan prestasi yang dicapai. Selain itu, dengan bertemu PKK Kota lainnya diharapkan bisa mendapatkan ilmu baru.

“Alhamdulillah di tingkat provinsi nanti PKK Bontang Baru tidak hanya mewakili pokja 1 saja, untuk pokja 4 juga mewakili karena kemarin di tingkat kota juga memperoleh juara 1. Kami siap mengusahakan yang terbaik untuk PKK Kota Bontang,” ungkapnya.

Ditambahkan, bahwa tema yang akan dibawa nanti merupakan tema yang luar biasa karena membahas pola asuh. Karena memasuki jaman digitalisasi orang tua cenderung lebih banyak main gawai, dan memberikannya kepada anak, padahal waktu bersama anak cukup penting. (adv/sya)

Pokja I PKK Bontang Gelar Lomba Penyuluhan

0
Pokja I PKK Bontang Gelar Lomba Penyuluhan
Lomba penyuluhan pokja I. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – PKK Kota Bontang melaksanakan lomba penyuluhan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Rabu (7/6/23).

Lomba ini mengangkat pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga (PAAR), dengan peserta masing-masing perwakilan dari kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Bontang.

Ketua PKK Kota Bontang dalam hal ini diwakili Ketua Pokja I, Nur Hidayah mengatakan, kegiatan ini diadakan berdasarkan program kerja penggerak PKK tahun 2023.

“Temanya membangun komunikasi dalam keluarga, untuk mewujudkan keluarga Indonesia sejahtera dan harmonis,” jelasnya.

Lomba ini sekaligus bertujuan agar tiap warga di kelurahan atau di kecamatan, dapat memahami dan membenahi pola asuh anak dari usia nol sampai remaja. Nantinya, juara pertama akan berlomba kembali pada tanggal 21 sampai 23 Juni 2023.

Dengan mengikuti lomba ini diharapkan tidak hanya menjadi juara, tetapi juga dilakukan penerapan 10 program PKK yang bertujuan mensejahterakan masyarakat melalui keluarga.

“Diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua terkait tumbuh kembang anak menjadi harapan orang tua,” tambahnya.

Tidak lupa pula diingatkan kembali bagi seluruh PKK Kota Bontang, agar terus memajukan dan mempromosikan UMKM di Bontang dalam rangka menaikkan pendapatan keluarga. (adv/sya)

Agus Suhadi: Masyarakat Masih Enggan Memakamkan Jenazah di Bonles

0
Agus Suhadi: Masyarakat Masih Enggan Memakamkan Jenazah di Bonles
Anggota Komisi III DPRD Bontang, Agus Suhadi. (ist)

BONTANG – Walaupun Pemkot Bontang sudah menyiapkan lahan pemakaman di Baltim, Bontang lestari, namun masyarakat Bontang tampaknya masih enggan menguburkan jenazah di lokasi tersebut.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Bontang, Agus Suhadi usai meninjau calon lahan pemakaman di Kecamatan Bontang Barat.

Diungkapkan Agus, lahan pemakaman di Baltim, Bonles tersebut awalnya diperuntukkan untuk pemakaman jenazah covid-19. Namun karena masih ada lahan luas tersisa pasca covid, maka bisa diperuntukkan untuk umum.

Menurut Agus, masyarakat Bontang masih berat untuk menguburkan jenazah di lokasi tersebut. Lantaran jaraknya yang terlalu jauh dari pusat kota.

“Mereka maunya pemakaman yang dekat dengan lokasi mereka. seperti warga Bontang Kuala ya pemakamannya di sekitar situ, atau warga Pisangan pemakamannya di Pisangan juga,” ujarnya kepada awak media.

Ia mengatakan, mungkin kalau sudah terpaksa tidak ada lahan lagi baru masyarakat Bontang mau memakamkan janazah di pemakaman Baltim, Bonles tersebut.

Diketahui, mayoritas dari jenazah Covid-19 dikuburkan di pemakaman khusus di Baltim, Bontang Lestari. Selebihnya, ada yang dikuburkan di tempat lain. Sejak awal, Pemkot memilih lokasi tersebut lantaran dinilai masih luas, representatif, dan jauh dari permukiman warga. (adv/al)

Tinjau Calon Lahan Pemakaman, Komisi III Ingatkan Pemkot Jangan Sampai Sengketa

0
Tinjau Calon Lahan Pemakaman, Komisi III Ingatkan Pemkot Jangan Sampai Sengketa
Tinjauan lapangan Komisi III DPRD Bontang di calon lahan pemakaman Kecamatan Bontang Barat. (Yusva Alam)

BONTANG – Komisi III DPRD Bontang meninjau lapangan calon lahan pemakaman di Kecamatan Bontang Barat, Senin (5/6/2023) lalu. Peninjauan ini dilakukan bersama Dinas Perkim, Bapelitbang, Kelurahan Kanaan dan pihak-pihak terkait lainnya.

Kabid Pertanahan Dinas Perkim, Ishak Karangan menjelaskan, bahwa di tahun-tahun sebelumnya hanya ada 1 alternatif calon lahan pemakaman. Sedangkan Bapelitbang meminta harus ada beberapa alternatif pilihan.

Sehingga tahun ini Dinas Perkim mengajukan 3 alternatif pilihan calon lahan pemakaman di Kecamatan Bontang Barat.

Pertama, lahan di kawasan Perkampungan Masdarling dengan luasan lahan sekira 2,1 hektar. Kedua, posisi lahan di seberang Pemakaman Toraja masuk sekira 300 meter, dengan luasan lahan sekira 1,9 – 2 hektar. Ketiga, posisi lahan di samping Musala Babussalam masuk sekira 200 meter.

“Ada 1 alternatif lagi sebenarnya, namun setelah melakukan pengecekan lahan tersebut masuk di area hutan lindung. Sehingga hanya 3 alternatif ini saja yang kami ajukan,” ujar Ishak di awal sebelum keberangkatan meninjau lahan.

Lantaran singkatnya waktu dan kondisi pasca hujan, maka Komisi III DPRD yang terdiri dari Ketua Amir Tosina, anggota Agus Suhadi, Abdul Samad, dan Abdul Malik hanya meninjau di satu lokasi yang berada di sebelah Musala Babussalam. Sementara lahan di Masdarling sudah beberapa kali ditinjau.

Usai peninjauan, Agus Suhadi mengatakan, Komisi III pada dasarnya setuju saja dengan semua alternatif yang ditawarkan. Apalagi lahan yang baru saja ditinjau tersebut, dirasa cocok.

Namun Komisi III mengingatkan Pemkot Bontang berhati-hati, agar tidak terjadi sengketa dan gugatan dari masyarakat sekitar. Pemkot harus memperhatikan terkait berkas-berkas legalitasnya, kemudian memastikan ada hitam di atas putih pada lahan yang dihibahkan, dan mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar bahwa lahan tersebut akan dijadikan pemakaman.

“Namanya juga pemakaman, masyarakat sekitar harus tahu dulu sebelumnya. Pastikan juga surat-surat tanahnya,” ujar Agus Suhadi. (adv/al)

Komisi III Desak Pemkot (Lagi) Segera Realisasikan Pemakaman Muslim Bontang Barat

0
Komisi III Desak Pemkot (Lagi) Segera Realisasikan Pemakaman Muslim Bontang Barat
Peninjauan calon lahan pemakaman oleh Komisi III DPRD Bontang. (Yusva Alam)

BONTANG – Untuk kesekian kalinya Komisi III DPRD Bontang mendorong Pemkot Bontang, agar segera mengadakan Pemakaman Muslim di Kecamatan Bontang Barat. Lantaran desakan warga Bontang terus menerus dilontarkan ke anggota dewan.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menegaskan, kalau pihaknya sudah beberapa kali meninjau lahan yang akan diajukan sebagai pemakaman, namun sampai saat ini belum juga terealisasi. Pihaknya tak ingin masalah ini terus berlarut-larut.

Dirinya meminta agar alternatif lahan terakhir yang ditinjau ini, segera dapat direalisasikan. Dirinya tak ingin lagi mendengar keluhan-keluhan dari warga Bontang Barat terkait pemakaman.

“Mudah-mudahan tidak ditunda-tunda lagi. Sudah 3 tahun kami perjuangkan ini. Pertanyaan dari warga tentang pemakaman ini paling mendominasi saat kami reses,” ujar pria yang akrab disapa Atos tersebut, saat meninjau lahan alternaatif yang rencananya dijadikan pemakaman, Senin (5/6/2023) kemarin.

Ditambahkannya, selain datang dari warga Bontang Barat, desakan-desakan direalisasikannya pemakaman tersebut juga datang dari warga Kutim. Menurutnya, kritikan-kritikan juga datang dari warga Kutim karena warga muslim di Bontang Barat menggunakan lahan pemakaman di Kutim.

“Warga Bontang Barat dianggap numpang di lahan pemakaman warga Kutim. Karena memang daerahnya berdekatan,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim), Ishak Karangan menyampaikan, kalau di tahun-tahun sebelumnya hanya ada 1 pilihan untuk lahan pemakaman. Sementara dari Bapelitbang meminta ada beberapa alternatif pilihan yang lain.

Karenanya sekarang pihaknya mengajukan 3 alternatif. Pertama di kawasan Kampung Masdarling, kedua di seberang Pemakaman Toraja masuk sekira 300 meter, dan ketiga di sebelah Musala Babussalam masuk sekira 200 meter.

“Sebenarnya ada 1 alternatif lagi, tapi karena masuk di kawasan hutan lindung maka pihak Bapelitbang tidak memasukkan dalam alternatif pilihan,” ungkapnya. (adv/al)

Muncikari Kedapatan Tawarkan Anak di Bawah Umur

0

BONTANG – Wanita berinisial DJA (24) warga Berbas Pantai ditangkap Tim Rajawali Polres Bontang, Selasa (6/6/2023) pukul 22.30 Wita.

Diungkapkan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto, bahwa anak di bawah umur tersebut ditawarkan kepada lelaki hidung belang di sebuah hotel di wilayah Berbas Tengah, Bontang Selatan.

“Saat dilakukan penyelidikan, didapati seorang perempuan di bawah umur di dalam sebuah kamar hotel di Berebas Tengah,” ungkap Kapolres.

Selanjutnya, tersangka ditangkap di depan hotel bersama uang tunai senilai Rp 2 juta, hasil prostitusi anak di bawah umur yang dilakukan DJA.

Selain uang, polisi juga mengamankan dua unit handphone. “Masih kami dalami sudah berapa orang korbannya,” katanya.

Tersangka dijerat pasal 2 Ayat 1 UU nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman 6 tahun penjara. (hms)

Minta Peserta Serap Ilmu di Penas KTNA ke XVI, Edy: Terapkan di Bontang!

0
Minta Peserta Serap Ilmu di Penas KTNA ke XVI, Edy: Terapkan di Bontang!
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat melepas kontingen Bontang untuk Penas XVI. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Melalui Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) peserta akan mendapatkan informasi terbaru mengenai pertanian, peternakan dan perikanan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan, Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang, Edy Foreswanto saat memberikan sambutan pada pelepasan kontingen Kota Bontang yang akan mengikuti Penas KTNA ke XVI di Padang, Sumatera Barat, pada 10-15 Juni 2023 mendatang.

Edy mengungkapkan, di Penas ini akan menyelenggarakan pertukaran informasi mengenai ketahanan pangan, yang saat ini menjadi ancaman.

Penas diikuti 117 peserta yang terdiri dari petani, peternak, pendamping, penyuluh dan peninjau serta yang akan mengikuti pameran produk pertanian.

“Jadi di Penas ini teman-teman bisa sharing mengenai keilmuan pertanian, peternakan dan perikanan yang bisa berubah. Ini akan bisa diterapkan di Kota Bontang. Harapannya peserta juga dapat bertukar informasi mengenai hasil unggulan masing-masing daerah,” kata Edy.

Sementara Wawali Bontang, Najirah yang melepas kontingen secara langsung mengatakan, Penas sebagai wadah bagi petani, nelayan dan peternak untuk berbagi informasi, belajar, dan menambah kemitraan dan jejaring mengenai pertanian, perikanan dan peternakan.

Najirah menyebut, melalui Penas ke XVI akan menambah penguatan, potensi nilai tawar pada produk dan komoditi lokal sebagai kekuatan kemandirian pangan berkelanjutan menuju Indonesia lumbung pangan dunia.

“Mudah-mudah kita bisa berbagi pengalaman di sana, mengenai kondisi Bontang dalam hal pertanian karena memang untuk pertanian di Kota Bontang sangat sulit dikarenakan lahan pertanian yang terbatas,” kata Najirah.

Najirah juga mengajak untuk lebih peduli kepada produk lokal pertanian dan perikanan, sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan kelautan, dengan cara membeli produk pertanian dan perikanan Kota Bontang. (yah)

Tinggal Sehari Lagi, Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Kabupaten Kota Akan Ditutup

0

SAMARINDA – Seleksi Calon Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim) akan berakhir, Rabu (7/6/2023) besok. Ketua Tim Seleksi (Timsel) Zona 2 (Samarinda, Bontang, Kukar, Kutim, Berau), Johan Kadir Putra, kepada Media Kaltim menjelaskan bahwa batas akhir pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota akan berakhir pukul 16.00 WITA besok.

Sebagaimana yang disampaikannya sebelumnya, pendaftar untuk Zona 2 masih minim, sedangkan persyaratan untuk jumlah peserta adalah delapan kali kebutuhan komisioner Bawaslu. Seperti diketahui jumlah masing-masing komisioner di seluruh kabupaten kota yakni, Samarinda 5 orang, Kukar 5 orang, Balikpapan 5 orang, Kutim 5 orang, PPU 3 orang, Paser 3 orang, Kubar 3 orang, Mahulu 3 orang, Bontang 3 orang dan Berau 3 orang.

Kendati demikian, ia optimistis di hari terakhir pendaftaran besok banyak peserta yang akan mendaftar sebagai pengawas pemilu. “Batas akhir pendaftaran masih sampai tanggal 7 besok. Insya Allah besok banyak yang mendaftar,” jawabnya lewat pesan singkat, Selasa (6/6/2023).

Ketua Tim Seleksi (Timsel) Zona 2 (Samarinda, Bontang, Kukar, Kutim, Berau), Johan Kadir Putra

Berikut adalah update pendaftar Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kaltim, Selasa (6/6/2023) hingga pukul 16.00 Wita:

Zona 1 (Balikpapan, PPU, Paser, Kubar, Mahulu): 62 Pendaftar
– 52 Laki-Laki
– 16 Perempuan

Zona 2 (Samarinda, Bontang, Kukar, Kutim, Berau): 82 Pendaftar
– 71 Laki-Laki
– 11 Perempuan

Lebih lanjut, Johan mengatakan, bila jumlah peserta belum mencapai delapan kali kebutuhan jumlah komisioner, dan keterwakilan perempuan belum mencapai 30 persen, maka pendaftaran akan kembali dibuka.

“Perpanjangan pendaftaran hanya dapat dilakukan satu kali, dan bila 8 kali kebutuhan dan 30 persen keterwakilan perempuan belum terpenuhi, maka pendaftaran akan ditutup,” pungkasnya. (eky)

Jadwal Pendaftaran
Tanggal: 29 Mei s/d 7 Juni 2023
Waktu :
Senin-Kamis : 08.00 s/d 16.00 WITA
Jum’at: 08.00 s/d 16.30 WITA