Beranda blog Halaman 981

Gelar Jumat Curhat, Polres Bontang ‘Belanja Masalah’ ke Masyarakat

0
Suasana Jumat Curhat di Masjid Al Muhajirin. (ist)

BONTANG – Demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Bontang bikin kegiatan unik. Agenda tersebut bernama Jumat Curhat, atau bersilaturahmi bersama elemen masyarakat.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.,M.H. mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari mabes polri untuk dilaksanakan oleh polda, polres, dan polsek jajaran se-Indonesia.

“Konsepnya mirip dengan Safari Shalat Jumat Polres Bontang, yang sudah kita laksanakan secara rutin sebelum adanya Jumat curhat,” kata AKBP Yusep.

Lanjut kapolres, tujuan kegiatan ini selain audiensi, juga berusaha untuk belanja masalah. Terkait kira-kira apa permasalahan yang menonjol di masyarakat saat ini. Kegiatan ini tak hanya berhenti di sini saja, ke depan akan dilaksanakan kegiatan serupa di tempat dan lain kesempatan.

“Ke depannya bisa kita ambil langkah-langkah mengatasi permasalahan tersebut. Termasuk juga menggali saran-saran dari masyarakat, terkait menjaga stabilitas kamtibmas khususnya,” tegasnya.

Terlebih, dalam waktu dekat akan menghadapi malam pergantian tahun. Tentunya menjadi atensi bersama untuk menjaga keamanan.

“Semoga pergantian tahun baru di wilayah hukum Polres Bontang bisa berjalan tertib dan lancar. Tanpa muncul suatu permasalahan apapun, yang nantinya menjadi atensi dari masyarakat maupun atensi dari pimpinan kami,” tuturnya.

Polres Bontang menggelar Jumat Curhat di Mesjid Al Muhajirin, Jalan Otista Kelurahan Bontang Baru, Jumat (30/12/2022). Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di wilayah polsek jajaran Polres Bontang.

Kegiatan Jumat Curhat di Mesjid Al Muhajirin dipimpin oleh Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.,M.H didampingi pejabat utama dan dihadiri pengurus takmir, serta jamaah Sholat Jumat Masjid Al Muhajirin. (hms)

PA Catat 31 Pengajuan Dispensasi Nikah Selama 2022, Alasan Terbanyak Hamil Duluan

0
Ilustrasi nikah di bawah umur. (ist)

BONTANG – Pengadilan Agama (PA) Bontang mencatat sebanyak 31 pengajuan dispensasi nikah selama tahun 2022 ini. Namun PA tidak menerima semua pengajuan tersebut, adapula yang ditolak.

Humas PA Bontang, Ahmad Farih Shofi Muhtar menyampaikan, pengajuan disepensasi nikah tersebut diajukan oleh calon pasangan suami istri (pasutri) yang berstatus di bawah umur. Latar belakang pengajuan dispensasi nikah itu terbanyak karena hamil di luar nikah.

Selebihnya karena putus sekolah dan alasan lainnya. Ahmad Farih menyebutkan, usia rata-rata yang mengajukan dispensasi, antara 16-18 tahun berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah.

Kecamatan Bontang Selatan merupakan daerah penyumbang tertinggi dibandingkan dua kecamatan lainnya. Hal ini apabila dilihat dari sisi wilayah.

“Terdapat sekira dua atau tiga pengajuan yang kami tolak. Pertimbangannya karena kami menilai belum darurat,” sebut pria yang juga berprofesi hakim ini.

Farih menjelaskan, umumnya karena pertimbangan kondisi darurat. Pertimbangan melindungi anak yang ada di dalam kandungan akibat hubungan seksual di luar pernikahan yang sah. Hal itu diberikan sebagai upaya perlindungan perempuan dan anak secara perdata.

Angka permohonan dispensasi nikah tahun 2022 ini mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2021 lalu. Tahun 2021, jumlahnya 57 permohonan. Sedangkan saat 2020 lalu, jumlahnya mencapai 72 permohonan. (al)

Wali Kota Lantik 2 Pejabat Tinggi, Asisten Perekonomian dan Kepala Kesbangpol

0
Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase kembali melantik dan mengambil sumpah pejabat tinggi pratama, pejabat fungsional, dan jabatan fungsional melalui penyesuaian jabatan. Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (30/12/2022).

Dalam pelantikan ini, Asisten Dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan dijabat definitif oleh Lukman dan Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang dijabat oleh Sigit Alfian.

Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto mengatakan, pelantikan pejabat baru oleh kepala daerah telah sesuai dengan amanah Kemendagri serta sesuai dengan arahan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang dikeluarkan.

Lanjut dirinya, jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat lama akan dievaluasi pada tahun depan, yakni di Bulan Januari, Februari, dan Maret.

“Mulai dari hasil, pemilihan, tiga besar dari pansel, hingga rekomendasi dari KASN keluar. Tadi evaluasinya kata pak wali bulan Januari, Februari, Maret untuk jabatan yang ditinggalkan (selter),” kata Sudi kepada Mediakaltim.com, Jumat (30/12/2022).

Sementara itu, posisi sekretaris dewan (sekwan) yang sebelumnya masih kosong akan dijabat pelaksana tugas. Namun, Sudi masih belum ingin memberitahukan siapa pejabat yang akan ditunjuk.

“Saya belum bisa menyampaikan hari ini ya. Nanti di Bulan Januari. Karena jabatan pelaksana tugas masyarakat harus tahu,” kata Sudi.

Selain itu, Ia menyebutkan ada 72 pejabat yang dilantik.  Terdiri dari 22 struktural, 45 rincian jabatan fungsional dan jabatan fungsional penyesuaian, dan 5 untuk perpindahan jabatan. “Totalnya 72 jabatan yang dilantik,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang mengatakan, pelantikan pejabat saat ini sebelumnya telah melakukan uji kompetensi (job fit) yang dilaksanakan panitia seleksi (pansel) pada November lalu. Sesuai dengan rekomendasi KASN.

“Sesuai dengan surat dari KASN, maka pelantikan dilaksanakan hari ini,” kata Basri, Jumat (30/12/2022).

Basri menambahkan, pelantikan jabatan fungsional dikarenakan sebelumnya ketidaksesuaian kualifikasi yang dijabat.“Ini juga arahan dari KASN,” tambahnya.

Sesuai dengan arah kebijakan presiden, untuk menuju transparansi, dinamis, dan profesional dalam terciptanya integritas dan esensi dalam pelayanan kinerja pemerintah dan pelayanan publik. (yah)

Babinsa Anggana Bantu Mediasi Sengketa Tanah, Selesai dengan Damai

0
Situasi mediasi sengketa tanah yang diikuti Babinsa Koramil 0908-03/Anggana. (ist)

BONTANG – Babinsa Koramil 0908-03/Anggana, Kodim 0908/Bontang kerap membantu penyelesaian sengketa yang sering terjadi di masyarakat. Salahsatunya sengketa tanah.

Kali ini, Sertu Heri Krisdianto, Babinsa Koramil 0908-03/Anggana membantu penyelesaian sengketa tanah antara Bapak Sa’id dengan Bapak Edi yang berlokasi di RT 14, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana dengan ukuran tanah 10×20 m.

Dalam mediasi tersebut, selain babinsa dihadiri pula Kades Sungai Mariam, H.Norjali S.H dan Babinkamtibmas, serta pihak yang di mediasi. Mediasi berlangsung di Kantor Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara , Kamis (29/12/2022).

Sertu Heri mengatakan, permasalahan sengketa tanah seperti ini sering terjadi di wilayahnya. Sangat rentan terjadinya perselisihan yang dapat menimbulkan keributan, baik itu kelompok maupun perorangan.

Dirinya juga menyebutkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, perlu adanya mediasi kedua belah pihak dengan difasilitasi dari pihak aparatur desa.

“Seperti halnya yang terjadi saat ini, untuk itu saya hadir di sini untuk mendampingi kepala desa dan warga yang bersengketa,” ujarnya.

Ditambahkannya, mediasi sengketa lahan tersebut dilakukan dalam bentuk musyawarah untuk mufakat, secara kekeluargaan agar tidak timbul konflik berkepanjangan.

Dari kesepakatan mediasi, uang pembelian tanah dikembalikan dari Pak Sa’id kepada Bapak Edi. Diakhiri dengan surat pernyataan, bahwa selesainya masalah ini dengan damai,” tutup Sertu Heri. (Pendim Btg)

Polres Bontang Rilis Kasus 2022, Terbanyak Narkoba dan Pencurian

0
Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya saat memaparkan data kasus di Kota Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Polres Bontang merilis data penanganan kasus, selama kurun waktu setahun terakhir. Rilis disampaikan melalui konferensi pers, Jumat (30/12/2022) di ruang pertemuan Polres Bontang.

Dari data yang disampaikan, penanganan kasus narkoba ada sebanyak 85 kasus dengan 114 tersangka. Pada kasus narkoba terdapat 432,53 gram sabu yang diamankan, 5.528 biji pil Double L, dan 422 biji pil DMP.

Di kasus narkoba tahun 2022 ini, ada kenaikan 25 kasus bila dibanding tahun 2021. Tahun lalu data kasus narkoba sebanyak 60 kasus.

“Konferensi pers dilaksanakan sesuai arahan Kapolri. Bagi personel yang telah melaksanakan tugas kepolisian, ” kata Kapolres, AKBP Yusep Dwi Prastiya, saat konferensi pers.

Sementara untuk data kasus pencurian di tahun 2022 ini sebanyak 59 kasus. Jumlah penanganan kasus kriminal seluruhnya sebanyak 225 kasus. Penyelesaian kasus pada tahun 2022 sebesar 62,66 persen.

“Penurunan crime clearence terjadi karena masih dalam proses sidik. Artinya masih ada kasus dalam proses,” kata Yusep.

Sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) terdapat 49 kasus, dengan kenaikan 10 kasus dari tahun 2021.

Dalam penegakan disiplin atau pemberian punisment kepada personel Kepolisian Bontang, terdapat 6 penegakan disiplin yang diberikan kepada personel Polres Bontang dan 1 pidana. (yah)

Sat Binmas Polres Sambang Kunjung ke Warga Pesisir Tanjung Limau

0
Sambang kunjung Sat Binmas Polres Bontang ke warga pesisir Tanjung Limau. (ist)

BONTANG – Dalam rangka menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sat Binmas Polres Bontang melaksanakan sambang kunjung ke warga pesisir Tanjung Limau, Kamis (29/12/2022).

Kegiatan ini dipimpin KBO Sat Binmas, Iptu Bejo Hariyanto bersama Kanit Bhabinkamtibmas, Aiptu Rusmana, serta Kanit Bin Tibsos, Aipda Heru Utomo.

Kapolres Bontang AKBP, Yusep Dwi Prastiya S.H., S.I.K.,M.H melalui Kasat Binmas, AKP Jimun S.H. mengatakan, kegiatan sambang kunjung ini bertujuan  menyampaikan imbauan-imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan masing masing, guna mencegah gangguan kamtibmas.

”Kami menghimbau kepada warga pesisir Tanjung Limau, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena gangguan kamtibmas bisa terjadi kapan saja,” Kata Kasat Binmas.

Kasat Binmas menambahkan, kegiatan sambang kunjung ini juga sebagai upaya menjalin kemitraan dengan masyarakat, sehingga terjalin kedekatan antara Polri dengan masyarakat.

”Adanya hubungan kemitraan yang baik dengan masyarakat, kita dapat mendengar dan menyerap informasi kamtibmas yang berkembang di tengah-tengah masyarakat,” terang AKP Jimun. (hms)

Wali Kota Apresiasi Program Bedah Ponpes Badak NGL

0
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat memberikan sambutan di peresmian Ponpes Tahfidzul Qur’an, Darul Wal Qurra di Kelurahan Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase berterima kasih kepada PT Badak LNG, karena mendukung program pemkot menjadikan Kota Taman, sebutan Kota Bontang menjadi kota Tahfidz Quran. Hal itu disampaikan saat hadir di peresmian Ponpes Tahfidzul Qur’an, Darul Wal Qurra di Kelurahan Tanjung Laut.

Dalam sambutannya, Basri mengapresiasi program bantuan dari PT Badak LNG.“Terima Kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada PT Badak LNG. Telah berkontribusi bagi masyarakat Bontang. Saya harap program bantuan ini sejalan dengan program Pemkot Bontang menjadikan Bontang sebagai Kota Tahfidz Qur’an,” ujar Basri.

Sejalan dengan sambutan Basri Rase, hal yang sama juga diungkapkan oleh Director & COO PT. Badak LNG, Teten Hadi Rustendi.

“Adanya program Bedah Ponpes ini, mudah-mudahan dapat menjadikan santriwan-santriwati lebih giat untuk belajar, sehingga tercipta santri dan santriwati yang sholeh dan sholehah,” ungkap Teten.

Persemian Bedah Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Wal Qurra ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali kota Bontang, Basri Rase dan Director & COO PT Badak LNG, Teten Hadi Rustendi.

Sebelum meninggalkan lokasi, wali kota dan Direktur Badak NGL memberikan bingkisan kepada santriwati Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Wal Qurra.

Acara tersebut dihadiri pula Jajaran Direksi PT Badak LNG, Lurah Tanjung Laut, Kepala Kemenag Bontang, dan masyarakat sekitar ponpes. (Kmf-indra)

Antisipasi Aksi Kejahatan 3 C, Polsek Utara Patroli Blue Night

0
Salahsatu personel Polsek Bontang Utara saat melaksanakan Patroli Blue Night. (ist)

BONTANG – Polsek Bontang Utara melaksanakan Patroli Blue Light, Rabu (28/12/2022) malam kemarin. Kegiatan ini dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Bontang Utara.

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor). Serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam beraktifitas.

Kapolsek Bontang Utara mengatakan, pihaknya rutin melaksanakan Patroli Blue Light. Menyasar sejumlah tempat-tempat rawan aksi kriminalitas, seperti pertokoan, ATM Perbankan, dan obyek wisata Bontang Kuala.

Selain melaksanakan patroli, personel Polsek Bontang Utara juga melakukan imbauan serta edukasi kepada masyarakat, terkait kamtibmas maupun protokol kesehatan.

“Saya berharap dengan kegiatan rutin Polsek Bontang Utara ini, situasi kamtibmas tetap terjaga dan kondusif,” pungkasnya. (hms)

Kompeten Implementasikan Sustainability Compass, Kunci Pupuk Kaltim Pertahankan Proper Nasional Emas Keenam Kalinya

0

JAKARTA– Untuk keenam kalinya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) berhasil mempertahankan raihan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Nasional Peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan kategori emas yang diserahkan pada 29 Desember 2022 di Istana Wakil Presiden RI tersebut merupakan bukti dari inovasi dalam kinerja dan komitmen perusahaan yang telah berhasil dijalankan secara konsisten dan padu. Inovasi yang telah membawa PKT pada pencapaian prestisius ini berbasis pada prinsip sustainability compass. Prinsip tersebut merupakan basis bagi perusahaan untuk turut memperhitungkan faktor keberlanjutan dalam industrinya serta dampak aktivitas industri terhadap lingkungan dan masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan aspek-aspek apa saja yang diperhatikan dalam penghargaan Proper tahun ini. “Proper yang merupakan program pemerintah untuk penilaian terhadap kinerja lingkungan perusahaan atas upaya-upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Program ini dimaksudkan untuk mendorong dunia usaha agar dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungannya, terus berkembang, dan mengalami proses perbaikan secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan di masyarakat menurut kebutuhan dan menurut perkembangan ilmu pengetahuan, ungkap Siti.

Sementara itu, Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin yang menyerahkan langsung penghargaan Proper Emas menyebut pentingnya sinergi dan kolaborasi banyak pihak untuk bisa menjaga keberlangsungan lingkungan. “Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan target penurunan emisi Indonesia dalam Nationally Determined Contributions (NDC) menjadi 31,89 persen dengan kemampuan sendiri dan 43,20 persen dengan dukungan internasional di tahun 2030. Peningkatan target tersebut didasarkan pada beragam kebijakan nasional terkait perubahan iklim. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai target tersebut. Dengan dukungan multipihak dan multisektor dalam paradigma kolaborasi dan kerja sama, termasuk dari dunia usaha, sangat diperlukan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. Partisipasi aktif dunia usaha dalam aksi-aksi nyata mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan berkelanjutan sangat dinantikan.”

Usai menerima penghargaan, Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi mengatakan, “Sebagai salah satu bukti nyata dari tekad kami dalam mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan 40 tahun kedepan, kami senantiasa menjunjung tinggi implementasi standar praktik yang mumpuni, baik dalam fase perencanaan maupun eksekusi strategi. Semuanya melalui tahapan-tahapan yang jelas dan konsisten. Sikap kami yang tidak menerima kompromi inilah yang membuat kami berhasil mempertahankan peringkat emas untuk penghargaan prestisius ini.”

Tahun 2022 ini memang menjadi salah satu tahun istimewa dalam perjalanan PKT, termasuk untuk urusan pencapaian di bidang lingkungan hidup, dimana PKT selalu berkomitmen menjalankan bisnis dan proses produksi yang memprioritaskan environmental impact melalui penerapan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Sebelum Proper Nasional Peringkat Emas, PKT juga berhasil meraih Properda Emas 2022, Industri Hijau Kinerja Terbaik 2022 dan Top CSR Award 2022 kategori bintang lima. Selain itu, dari pelaksanaan program Kilau Samudera, PKT juga telah berhasil meraih tiga penghargaan berturut-turut, yakni Asia Responsibility Award (Area) 2022, Indonesia Green Award (IGA) 2022 dan Indonesia SDG’s Award (ISDA) 2022 Kategori Platinum.

Program Kilau Samudera (Konservasi Taman Laut dan Sarana Media Terumbu Karang) adalah sebuah program konservasi taman laut dan sarana media terumbu karang yang telah diinisiasi oleh PKT sejak tahun 2017. Program konservasi ini telah melibatkan nelayan di Loktuan dan Bontang Kuala. Inisiasi yang mencakup pembuatan, peletakan dan monitoring media terumbu tersebut dirancang untuk menjadi solusi dari persoalan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRAL). Pelaksanaan rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan berpegang pada sustainability compass yang meliputi aspek nature, economy, social and wellbeing.

Lebih jauh lagi, PKT dengan bermodalkan strategi-strategi engineering yang mumpuni akan terus mengusahakan inovasi di bidang industrinya yang tidak sekedar berfokus pada profit melainkan turut mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. “Keberhasilan di kategori lingkungan yang telah kami peroleh ini merupakan motivasi bagi kami untuk berinovasi dengan lebih baik lagi di tahun 2023 yang akan datang. Inovasi ini tidak lain merupakan salah satu wujud partisipasi kami dalam mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission di tahun 2060. Tentunya semua usaha ini semaksimal mungkin kami lakukan dengan melibatkan dan memberdayakan banyak pihak, termasuk masyarakat luas, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami menjaga kelestarian bumi kita,“ pungkas Rahmad.

Sinergi bersama masyarakat memang menjadi kunci keberhasilan seluruh program pelestarian lingkungan hidup yang digagas PKT. Termasuk melalui tahapan Core Competency Knowledge Transfer, PKT telah berhasil mengikutsertakan komunitas setempat dalam upaya pemberdayaan lingkungan lewat Kilau Samudera ini. Hingga saat ini sudah tercapai luasan tutupan terumbu mencapai 3.557 m2 dan peletakan media sebanyak 6.822 ea. Sehingga secara sistemik, program Kilau Samudera telah mengubah perilaku nelayan PITRAL menjadi metode ramah lingkungan serta dalam aspek edukasi telah membantu pemerintah dalam mengaplikasikan kurikulum merdeka belajar.

Selain itu, implementasi inovasi sosial ini juga telah berhasil memberikan dampak yang signifikan yang terukur pada capaian nilai IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) sebesar 3,72 dan nilai SROI (Social Return On Investment) sebesar 1,83. Selain telah terbukti sukses dari segi wellbeing dan society, program ini juga terbukti berhasil dalam aspek nature, yakni dengan capaian daya serap karbon sebesar 8,47 kg CO2 eq/hari serta juga dalam aspek economic, yakni yang diindikasikan dengan peningkatan pendapatan anggota yang mencapai nilai Rp 71.595.000 per tahun.

Tak cuma program inovasi sosial Kilau Samudera, raihan Proper Nasional Peringkat Emas tahun ini pun didukung oleh program Konservasi Anggrek Hitam sebagai flora yang dikenal sebagai maskot Kalimantan Timur yang juga dilindungi dari kepunahan. Program konservasi ini dilakukan dengan introduksi 135 tanaman di area konservasi HP01 yang ditetapkan sebagai area konservasi keanekaragaman hayati. Selain itu, inovasi ini terbukti dapat meningkatkan kemampuan adaptasi anggrek hitam di area konservasi menggunakan pupuk hayati Ecofert dan Kitosan Cair yang merupakan hasil produk mitra binaan PKT. (adv)

Penyimpangan Orientasi Seksual Ancam Keharmonisan Rumah Tangga

0
Ilustrasi penyimpangan orientasi seksual

BONTANG – Dari seluruh kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Bontang selama tahun 2022, tidak terdapat motif penyimpangan seksual alias nihil sebagai faktor penyebab perceraian. Namun di tahun 2021 lalu, motif ini pernah ada.

Angkas kasus perceraian di Kota Taman, sebutan Kota Bontang tahun 2022 ini mencapai 560 kasus. Faktor penyebab tertinggi kasus perceraian tersebut adalah motif ekonomi.

Saat ditanya soal perceraian lantaran faktor penyimpangan seksual, Humas PA Bontang, Ahmad Farih Shofi Muhtar menyebut tahun ini nihil kasus alias tidak ada. Namun kasus itu pernah ada di tahun 2021 lalu, meskipun jumlahnya tak banyak.

Mengutip dari Bontangpost.id, dari sekian alasan pasutri mengajukan cerai di tahun 2021, terdapat motif yang cukup unik, yaitu penyimpangan orientasi seksual.

Dijelaskan Ahmad Farih, penyebabnya karena salah satu pihak ternyata memiliki orientasi seksual berbeda, gay atau lesbian, namun terlibat dalam pernikahan heteroseksual.

“Kalau homoseksual atau lesbian ada, tapi enggak banyak. Mungkin 4-7 kasus lah,” ucap pria yang juga hakim di PA Bontang ini.

PA sendiri, menurut Ahmad Farih selalu melakukan tahap mediasi terhadap pesutri yang ingin bercerai dengan tenggang waktu 30 hari masa kerja. Harapannya, keduanya dapat kembali rujuk. Meskipun pada kenyataanya, hanya segelintir pasutri yang mau mencabut gugatan perceraiannya. (al)