Beranda blog Halaman 981

Leicester City vs Manchester United, Waspadai The Foxes

0

Duel sengit akan tersaji di King Power Stadium saat Leicester menjamu Setan Merah pada akhir pekan ini sebagaimana kedua kubu mengupayakan tiga poin.

Manchester United berusaha kembali ke jalur kemenangan dengan menatap laga tandang ke markas Leicester City pada Sabtu (16/10) malam WIB besok. Setan Merah gagal memetik poin penuh sebelum memasuki jeda internasional bulan ini, setelah mereka diimbangi Everton di kandang sendiri.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer patut mewaspadai The Foxes, yang di pertemuan terakhir pada Mei kemarin sukses menang dengan skor 2-1 di Old Trafford.

Matchday kedelapan Liga Primer Inggris 2021/22 antara Leicester City dan Manchester United akan disiarkan di Mola TV pada Sabtu (16/10) malam hari pukul 21:00 WIB. Laga akan berlangsung di kandang Leichester City, King Powes Stadion.

Manchester United menatap lanjutan Liga Primer akhir pekan ini dengan menghadapi tim kuda hitam Leicester City.

United baru kalah satu kali dari 15 laga tandang terakhirnya di Liga Primer kontra The Foxes (W9 D5), yakni ketika takluk 5-3 pada September 2014 di bawah kepemimpinan Louis van Gaal. Akan tetapi, mereka juga kalah 3-1 di King Power pada pertandingan Piala FA musim lalu.

Leicester, sementara itu, mengupayakan tiga kemenangan beruntun atas Setan Merah di semua kompetisi untuk kali pertama sejak November 1901. Harapan mereka bertambah besar mengingat tim tamu takkan diperkuat duet bek sentral andalan Harry Maguire dan Raphael Varane, yang semuanya bermasalah dengan cedera.

Untuk menggantikan posisi mereka, Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer United bakal menyiapkan Eric Bailly dan Victor Lindelof, yang bersiap menjalin duet pertamanya sejak Februari kemarin.

Mengenai laga ini, gelandang Leicester Boubakary Soumare memprediksi bakal terjadi duel sengit. Kepada CITY magazine, ia mengatakan: “Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang ketat, namun ini adalah pertandingan di mana dua tim besar di Liga Primer saling adu kekuatan.

“Kami perlu mempertahankan fokus dan mengerahkan yang terbaik, mengingat hasil akhir tidak memihak kami akhir-akhir ini, jadi kami akan mengerahkan segalanya untuk membuat klub dan fans bahagia serta bangga.

“Entah itu bermain melawan tim yang lebih besar, atau mereka yang ada di papan bawah, semua pertandingan itu sulit. Liga Primer adalah liga terbesar di dunia dan setiap laga adalah tantangan, yang mana itu menantang buat saya.”

Untuk mengupayakan tiga poin, kubu tuan rumah menyiapkan duet Jamie Vardy dan Kelechi Iheanacho di depan. Khusus untuk Vardy, ia berhasil mencetak gol di tiga penampilan terakhirnya di Liga Primer. (*/red3)

Prediksi Skuad Kedua Tim

Leicester City (4-4-2): Schmeichel; Pereira, Evans, Soyuncu, Bertrand; Lookman, Choudhury, Tielemans, Barnes; Iheanacho, Vardy

Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Wan-Bissaka, Bailly, Lindelof, Shaw; Pogba, McTominay; Greenwood, Fernandes, Sancho; Ronaldo

Prediksi: Leicester City 2-2 Manchester United

Tebus Kekalahan dari Malaysia, Jonatan Menang Susah Payah di Thomas Cup 2020

0
Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie, mencetak poin kemenangan Indonesia atas Malaysia pada perempat final Thomas Cup 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, 15 Oktober 2021. Jonatan mengalahkan Ng Tze Yong dengan skor 14-21, 21-19, 21-16. (YVES LACROIX/BADMINTON PHOTO)

Jonatan, pemain peringkat tujuh dunia, memang lebih diunggulkan daripada Ng yang merupakan pemain muda peringkat 82. Namun, tantangan berat dihadapi Jonatan. Ng rupanya mampu tampil percaya diri sepanjang pertandingan.

Ng mampu mengendalikan pertandingan dengan pukulan yang tidak terlalu kuat tetapi presisi dalam penempatan. Jonatan tertinggal 1-4. Mencoba membalas, Jonatan justru sering kehilangan poin karena pengembalian yang buruk.

Ng makin percaya diri. Dia mampu memperlebar keunggulannya atas Jonatan menjadi 4-9 dan kemudian 4-11 pada interval pertama. Jonatan meningkatkan permainannya di interval kedua. Namun, Ng masih mengancam. Smes tajam dari pemain Negeri Jiran kerap mematikan permainan Jonatan.

Jonatan makin tertinggal saat Ng memimpin pada kedudukan 10-18. Walau berhasil memperkecil ketertinggalan, tiga kesalahan dari Jonatan memberikan tiga poin yang dibutuhkan lawan secara percuma. Jonatan kalah 14-21.

Jonatan mendapatkan momentum untuk menyamakan kedudukan setelah memimpin 3-0 pada awal gim kedua. Serangan Jonatan cukup ampuh untuk menjebol pertahanan Ng.

Jika Ng mengincar daerah di tepi garis lapangan, Jonatan mengandalkan pukulan ke arah badan untuk menghentikan lawannya tersebut. Keunggulan Jonatan bertahan kendati Ng terus menekan. Jonatan berada dalam situasi bagus saat unggul empat angka saat interval. Skor 11-7.

Jonatan makin percaya diri. Dia memaksa Ng untuk mengikuti tempo permainannya. Keunggulan pemain jebolan PB Tangkas itu melebar menjadi lima angka saat skor 15-10.

Pada situasi ini, Ng hampir tidak mampu mengimbangi permainan Jonatan. Poin demi poin direbut Jonatan untuk mendekati game point. Skor 18-12.

Ng tidak menyerah. Pemain muda Malaysia kembali mengendalikan permainan hingga mencetak lima angka beruntun untuk membuat jarak poin tersisa satu angka.

Asisten pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, meminta Jonatan untuk fokus. Sebab, Jonatan benar-benar ditekan oleh Ng. Jonatan dengan susah payah mencetak game point saat kedudukan 20-18.

Bola lob dari Ng yang jatuh di belakang garis lapangan memberi poin kemenangan bagi Jonatan pada gim kedua dengan skor 21-19.

Gim ketiga tidak diawali dengan bagus oleh Jonatan setelah tertinggal 1-4 dari lawannya. Jonatan dengan sabar mendekati perolehan poin lawannya. Setelah skor sama kuat 5-5, Jonatan berbalik unggul berkat smes menyilang tepat di tepi batas bidang permainan.

Pertandingan masih berjalan sengit. Kesalahan dari Jonatan memberi kesempatan bagi Ng untuk merebut kembali keunggulan skor pada kedudukan 7-8. Dua kesalahan lain dilakukan Jonatan. Kali ini dengan memberikan pukulan tanggung yang tidak disia-siakan oleh Ng. Skor berubah menjadi 8-10.

Setelah Jonatan menyamakan kedudukan menjadi 10-10, Ng salah melakukan smes sehingga membuat wakil Indonesia memimpin 11-10 pada jeda interval.

Jonatan berada di atas angin saat memimpin 14-11. Sayangnya, keunggulan tiga poin sirna akibat beberapa antisipasi yang kurang cemat dari Jonatan.

Jonatan kembali menciptakan jarak poin dengan Ng berkat raihan empat poin beruntun untuk mengubah skor menjadi 18-14.

Ng terlihat sudah kehilangan kepercayaan dirinya. Penempatan bolanya tak lagi akurat sehingga memberikan Jonatan match point saat skor 20-15. Pengembalian Ng yang keluar lapangan memastikan kemenangan Jonatan dengan skor 21-16 pada gim penentuan.

Sudah unggul 2-0 berkat kemenangan pada dua pertandingan pertama, Indonesia memastikan kelolosan ke semifinal Thomas Cup 2020.

Poin pertama Indonesia disumbangkan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lee Zii Jia dengan skor 21-15, 21-17. Adapun poin kedua dimenangkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang kembali berhadapan dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Kemenangan ini sekaligus menjadi penebusan bagi tim Merah Putih setelah dikalahkan Malaysia pada perempat final Sudirman Cup 2021 pada awal Oktober lalu.

Penebusan juga dialami Anthony dan Marcus/Kevin yang mampu membalas kekalahan atas lawan masing-masing pada malam ini.

Marcus/Kevin secara khusus berhasil menghentikan tren kekalahan beruntun dari Chia/Soh. Minions sebelumnya tumbang dari Chia/Soh pada dua laga penting yaitu perempat final Olimpiade Tokyo 2020 dan perempat final Sudirman Cup 2021. Indonesia akan menghadapi pemenang pertandingan Denmark vs India pada babak semifinal Thomas Cup 2020. (net)

Indonesia 3-0 Malaysia

  1. MS1: Anthony Sinisuka Ginting vs Lee Zii Jia 21-15, 21-17 (1-0)
  2. MD1: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-17, 16-21, 21-15 (2-0)
  3. MS2: Jonatan Christie vs Ng Tze Yong 14-21, 21-17, 21-16 (3-0)
  4. MD2: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, tidak dipertandingkan
  5. MS3: Shesar Hiren Rhustavito vs Leong Jun Hao, tidak dipertandingkan

Balapan Kandang Terakhir Valentino Rossi, Disiapkan 11 Ribu Topi

0
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Belanda, 25 Juni 2021. (PETRONAS YAMAHA SRT)

JAKARTA – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Belanda, 25 Juni 2021. (PETRONAS YAMAHA SRT)
Karier Valentino Rossi di MotoGP tinggal menyisakan satu bulan lagi. Seperti diketahui, Valentino Rossi telah memutuskan untuk mengakhiri kiprah panjangnya di ajang grand prix karena rentetan hasil buruk sejak awal musim ini.

Tiga balapan tersisa pada musim ini tidak ubahnya hitungan mundur menuju akhir dari perjalanan pembalap yang sudah menjadi ikon bagi MotoGP tersebut.

Sirkuit Misano di Italia akan menjadi destinasi berikutnya bagi pembalap tim Petronas Yamaha SRT itu. Rossi dan pembalap lainnya akan berlomba dalam seri balap bertajuk MotoGP Emilia Romagna pada 24 Oktober mendatang.

Bagi Rossi, Misano sudah menjadi sirkuit kandang selain Mugello karena jarak sirkuit yang terbilang dekat dari rumahnya, hanya 10 kilometer jauhnya.

Koreografi spesial sudah disiapkan klub penggemar Rossi sebagai penghormatan bagi sosok berjuluk The Doctor tersebut. Dilansir dari GPOne, pendiri klub penggemar Valentino Rossi, Flavio Fratesi, membeberkan bahwa timnya sudah menyiapkan koreografi bertemakan angkat topi.

Angkat topi merupakan gestur untuk memberi salut/hormat kepada seseorang. “Vale adalah seorang pembalap, jadi kami membuat chapeau, topi, jadi para fan bisa mengangkat topi baginya sebagai ucapan perpisahan. Kami membuat 11 ribu topi,” kata Fratesi.

Sementara untuk balapan terakhir di Valencia, Fratesi mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk melakukan atraksi konyol yang sudah menjadi ciri khas The Doctor. Ide untuk tidak menyiapkan atraksi khusus sebagai perpisahan di lomba terakhir justru berasal dari Rossi sendiri.

“Vale lebih memilih mengucapkan perpisahan kepada semua penggemar di sirkuit, bukan cuma mereka yang menempati tribune utama. Dia tidak ingin berhenti selama 10 atau 15 menit untuk sebuah atraksi dan kehabisan waktu,” katanya.

Fratesi tidak menutup kemungkinan adanya perubahan rencana. Namun, secara pribadi dia sepakat dengan pendapat Rossi. “Mungkin, dari balapan di sini menuju Valencia, kami akan mempertimbangkannya, tetapi saya setuju dengannya. Kalau kami bisa mencapai level ini, itu semua berkat para penonton dan bukan orang lain,” kata Fratesi. (*/gpone)

Ingin Nonton Balapan WSBK di Sirkuit Mandalika? Ini Harga Tiketnya

0

JAKARTA – Pemerintah telah memberikan restu untuk menggelar balapan WSBK dan MotoGP kepada sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Pemerintah mengijinkan adanya penonton namun dengan jumlah terbatas, lalu berapa harga tiket kalau kita mau menonton balapan WSBK yang akan digelar bulan depan?.

Sesuai jadwal yang sudah dikeluarkan jika balapan seri final WSBK musim 2021 bakal digelar pada 19-21 November 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika di Desa Kuta, Lombok Tengah.

Balapan WSBK di Lombok ini akan menjadi sorotan seluruh dunia khususnya di dunia otomotif, pasalnya sirkuit ini baru saja menyelesaikan proses pembangunannya dan langsung mendapatkan ijin balapan sekelas WSBK dan MotoGP, bukan hanya itu bahkan balapan seri Mandalika bulan depan bisa menjadi balapan penentu gelar juara dunia antara Jonathan Rea atau Toprak yang musim ini saling kejar perolehan poinnya.

Soal kesiapan, Dyan Dilato, Head of Operation – Sporting Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengatakan trek sudah rampung 97 persen. Penunjang sirkuit seperti pit building sudah dalam perjalanan dan gedung race control tinggal finishing. Lalu bagaimana soal penjualan tiketnya, berapa kah harga yang dipatok untuk melihat persaingan Jonathan Rea dan Toprak Razgatlioglu menjadi juara WSBK musim 2021?

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku pengelola sirkuit mengatakan kemungkinan harga tiket akan berada di sekitar US$ 100 atau sekitar Rp 1,42 juta (kurs Rp 14.176). Harga itu telah disesuaikan dengan pasar Internasional.

“Mengenai harganya kita memang pasarannya Internasional. Jadi kalau di luar negeri 3 hari US$ 100, ya mungkin di sini sama, dikonversi aja,” kata Kepala Divisi Operasional MGPA Dyan Dilato dilansir dari Detik.com.

“Harga tiket semua dijual online karena kita memang semua modelnya online dan ada web-nya. Sekarang belum dibuka karena masih ada pertimbangan tentang protokol kesehatan apakah boleh 30.000 (penonton), 25.000 (penonton), atau 15.000 (penonton),” tuturnya.

Pihak MGPA sedang ‘menawar’ dengan pemerintah terkait proses karantina bagi pendatang yang saat ini ditetapkan 5-8 hari. Itu dinilainya bikin turis tidak mau datang ke Indonesia.

“Karantinanya sampai sekarang bilang 8 hari. Kalau tetap ngotot 8 hari nggak ada yang mau datang lho, ‘ngapain gua datang di karantina 8 hari, gua di Eropa nggak pernah ada masalah’. Ini di luar kontrol saya kita lagi mau ngomong 3 hari boleh nggak, atau 2-1 hari kita nggak tahu,” ucapnya.

Seperti yang disampaikan Menko Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto saat konferensi pers PPKM pada 11 Oktober 2021, pemerintah mengijinkan balapan WSBK digelar di Indonesia dengan 7 syarat:

  • Jumlah penonton maksimal 25.000 orang
  • Penonton sudah mendapatkan vaksin lengkap 2 dosis, 3. Dilakukan karantina untuk kru dan tim selama 5 hari
  • Vaksinasi Lombok Tengah harus mencapai minimal 50% dosis-2
  • Vaksinasi di lima kabupaten/kota di Pulau Lombok minimal 70% Dosis-1
  • Pembentukan Satgas Protokol Kesehatan untuk pengawasan Pro-Kes di lokasi acara
    Pengawasan oleh Satgas, TNI dan POLRI. (red)

Bocoran Jadwal Pindah Ibu Kota ke Kaltim di RUU IKN

0

JAKARTA – Pemerintah telah menyerahkan Surat Presiden (supres) kepada DPR, terkait Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) yang memuat 34 pasal.
Berdasarkan RUU IKN yang dikutip dari detikcom, pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) dilakukan pada semester I-2024. Cek informasi selengkapnya dalam infografis berikut ini. (hns/red)

Samarinda PPKM Level 2, Objek Wisata Diharapkan Mulai Bangkit

0

SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso mengharapkan, keberadaan Desa Budaya Pampang tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat wisata, tapi juga mampu meningkatkan perekonomian daerah serta warga yang tinggal di sekitarnya.

“Desa ini (Desa Budaya Pampang) harus bisa multifungsi. Tentu tidak hanya sebagai objek wisata semata, tetapi harus bisa meningkatkan ekonomi kreatif,” kata Rusmadi, ditemui selepas Peringatan Hari Pariwisata Dunia Tahun 2021, yang dipusatkan di Desa Budaya Pampang, Sabtu (3/10/2021).

Hal lain yang tak kalah penting, lanjut dia,  adalah keterbukaan dan keramahan warga dan lingkungan untuk menerima wisatawan yang datang.

Rusmadi menambahkan, peringatan Hari Pariwisata Dunia kali ini diharapkan bisa jadi momentum bangkitnya wisata di KotaTepian. Apalagi kini Samarinda tergolong aman dari penyebaran Covid-19, dibuktikan dengan menurunnya level kewaspadaan ke PPKM Level 2.

“Dengan bantuan semua pihak, kita harus bergerak cepat mewujudkan bengkitnya wisata di Samarinda,” kata mantan Sekretaris Provinsi Kaltim ini. Bukan hanya bantuan dari Pemprov Kaltim, menurut dia, perlu juga dukungan dari organisasi terkait seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Badan Promosi Pariwisata Daerah serta asosiasi lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani menambahkan, untuk mempromosikan Desa Budaya Pampang pihaknya akan menggandeng influencer dan YouTuber. Termasuk melibatkan duta wisata Samarinda. (fri)

Parjo, Ewin Dan Covid

0

Cerpen : Muthi’ Masfu’ah, A.Md, CN NLP

Parjo terus melangkah menyusuri ruas jalan, Bontang tampak terik. Sembari mendorong gerobak penuh aksesoris dan mainan anak, Lelaki berusia 55 tahun tersebut menyapa setiap orang yang melintas. Wajahnya penuh peluh. Dibiarkan, tak diseka olehnya.

“Aksesoris, aksesoris, ada jepit, masker, !!”  teriak Parjo sembari berjalan di sekitar, Gunung Sari dekat rumahku.

Disaat kebanyakan orang melakukan aktivitasnya di dalam rumah, Ia tetap berjualan dan melakukan aktivitasnya sehari-hari. Sembari menghela nafas ia berhenti di ruas jalan,  berharap pembeli menghampiri. Sesekali pria asal Jawa Timur ini juga merapikan dagangannya. Mengebas-ngebas debu yang menempel.

“Seratus lima puluh  ribu sekarang berat, Mba. Gak tau mungkin lagi sulit, banyak yang gak kerja kali,” ungkap Parjo membuka percakapan kepadaku siang itu. Pak Parjo memang langganan putri kecilku, jepit rambut yang ia jual kesukaan putri kecilku. Kadang beli sepekan sekali dengannya.

Parjo menceritakan, bagaimana pandemi COVID-19 membuat perekonomian keluarganya mulai tak stabil. Aksesoris dan mainan dagangannya sepi pembeli. Sementara itu, kebutuhan hidup kian bertambah. Belum lagi harus mengirim uang dikampung halaman tiap bulan. Terasa beratnya.

“Kalau laku ya laku, ya cukup buat makan aja. Anak dua tapi dikampung, satunya masih kecil. Kalau keluarga ya dikirimi, uang dikumpulin baru dikasihkan, ya gak tentu seadanya,” paparnya datar.

Parjo, lantas ingin kembali mengayunkan langkah, mendorong gerobaknya menyusuri ruas jalan hingga gang-gang sempit. Namun, hingga matahari mulai menyengat tak satupun orang meghampiri. Dengan senyum ia menjelaskan, ini resiko yang harus dihadapi.

“Kalau sepi ya resiko, ya pokoknya jalan aja lah. Yang penting bekerja yang halal Mba,” ujarnya berusaha tertawa di tengah goresan wajahnya yang mulai menua.

“Ya pokoknya jalan. Dulu ketika sekolah masuk pagi, terus jam istirahat saya ada. Sekarang kan  masih libur, ya keliling aja. Mudah-mudahan anak-anak segera masuk sekolah,” harapnya.

“Saya juga sudah 4 bulan tidak pulang,” katanya lagi, menahan rindu.

Aku hanya mendengarkan ceritanya, sambil memintanya terus bersabar, sambil memilih jepit ramput untuk putri kecilku.

Tak lama…

“Mba banyak sekali ini uangnya, jepitnya hanya sepuluh ribu.”

“Iya Pakde, itu rezekinya hari ini,” ujarku sambil beranjak pergi.

Parjo berterima kasih, ada senyum di sudut wajahnya. Tak lama ia kembali mengayunkan langkah, sembari hendak berjalan ia masih juga berkisah ketika penjualan turun, sejumlah beban justru membengkak.

Bagi Parjo, bagaimanapun juga dengan adanya pandemi ini telah banyak membawa ujian berat terhadap dirinya dan keluarga. Cerita dari Parjo bisa dialami satu dari sekian banyak masyarakat yang terdampak adanya pandemi Covid-19 ini. Ada pesan dari Parjo yang terlontar dari mulutnya,” Yang penting usaha, halal dan semangat,” ungkapnya berlalu, sembari kembali menyusuri jalan dengan mendorong gerobaknya.

###

Sore ini, aku sudah sampai di kota kelahiranku, Samarinda. Memasuki salah satu toko buku yang dulu nampak laris pembeli. Kini penjaga toko yang biasanya sibuk, bersama teman-temannya hanya  duduk-duduk menunggu pembeli.

Ewin adalah pedagang buku di toko buku itu, kini tidak banyak pengunjung yang lalu lalang sore itu. Sembari memilih buku-buku pesanan putriku. Aku melirih…

Wajah Ewin tampak lesu. Sesekali berkeluh kesah lantaran dagangannya sepi selama masa pandemi Covid-19.

Pada awal masa pandemi Covid-19, toko ini memang pernah ditutup. Ia tak bisa berjualan. Pada tiga bulan awal, Ewin hanya bisa di rumah. Otomatis, pendapatan  tak ada.

Satu-satunya yang bisa diandalkan saat itu adalah sisa uang di tabungannya.

“Ya hanya mengorek sisa-sisa tabungan saja. Kalau sekarang hanya gali lubang tutup lubang alias utang. Saya hanya bisa berharap bisa bertahan, berharap semua akan segera berakhir.”

Pendapatannya sempat kembali membaik setelah pemerintah mengendurkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pasca-Lebaran. Namun, jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, pendapatan turun 50 persen.

Pendapatannya kembali anjlok saat pemerintah menerapkan PSBB Ketat.

“Bahkan sampai enggak ada yang beli. Ada dua tiga hari sampai tak ada yang beli,” ujar Ewin.

Ewin banyak menjual buku buku sekolah. Oleh karena itu, Ewin mengandalkan tahun ajaran baru sekolah untuk mendongkrak pendapatannya. Jika tahun ajaran baru pada bulan Juli, Biasanya Ewin bisa menjual 100-150 buku mulai buku tingkat SD hingga perkuliahan.

Namun, kebijakan belajar dari rumah juga memengaruhi penjualan. Ewin mengatakan, pihak sekolah tak mewajibkan membeli buku.

“Mereka lari ke internet. Seperti habis Lebaran itu, penjualan buku SD, SMP, SMA itu turun sekali,” kata Ewin lesu.

Ewin sendiri tak membuka penjualan secara daring. Ewin mengaku, penjualan secara daring memiliki persaingan yang ketat, sementara kemampuannya berjualan secara daring juga terbatas.

Aku pun tak bisa berbuat banyak. Iba, pasti.

“Mba kok banyak uangnya ini, bukunya hanya seratus ribu saja,” Ewin mengejarku.

“Udah buat Bapak saja sisanya ya. Semoga rizkinya makin mudah ya,” pesanku padanya dan berlalu pergi.

Aku berjalan menuju parkiran kendaraan roda empat. Aku menatap langit. Terik terasa.

Aku duduk di depan setir mobil. Menghela nafas. Aku yakin, Allah menakdirkan semua ini terjadi atas izinnya. Sekalipun pandemi ini, yang tidak tau kapan berakhirnya.

Tiba-tiba ponselku berdering…

“Ya hallo, assalamu’alaikum…” kataku menyapa buah hati yang rajin sekali menelpon jika aku jauh darinya.

“Ummi, Pak Parjo meninggal baru aja, kena covid Mi. Kan berapa hari gak jualan, ia sakit Mi…,” suara putriku memberi kabar duka..

Pak Parjo pedagang assesories langganan putriku…

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…  Ya Allah padahal baru beberapa hari bertemu, mendengar kabarnya sakit dan sekarang telah wafat… Mataku berkaca… Membayangkan bagaimana pilu dan duka anak dan istri yang ditinggalkannya… Padahal empat bulan belum bertemu.. Ya Allah berapa banyak yang telah wafat karena terjangkit virus ini… Ya Allah lapangkan kubur untuknya… Seorang ayah yang berjuang mencari nafkah dan wafat karena wabah…

Aku melaju dengan mobil mungilku… mataku masih terus berkaca… (**)

 

 

Lanjutkan Pemasangan Fondasi, Satgas TMMD Selesaikan Lebih Cepat

0
Pemasangan fondasi bagian atas turap sekaligus penyelesaian pengecoran sloof tengah. (ist)

BONTANG – Memasuki hari ke-18, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0908/BTG fokus menyelesaikan pemasangan batu fondasi bagian atas, sekaligus menyelesaikan pengecoran sloof tengah.

Pekerjaan itu dilaksanakan di lokasi penurapan Sungai Bontang, RT 27, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. “Kami akan selesaikan lebih cepat, sehingga ketika ada kekurangan, bisa langsung kami perbaiki,” ujar Pelda Suryadi, salah satu Satgas TMMD.

Pekerjaan turap, kata dia, masih terus dilaksanakan secara gotong royong. Setelah terbangunnya turap ini satgas berharap, dapat membantu pemerintah sekaligus masyarakat sekitar dalam penanggulangan banjir di Bontang. “Turap ini juga diharapkan bisa menghalau warga dari adanya binatang-binatang buas di sekitaran sungai,” tandasnya. (Pendim Btg)

Kelurahan Belimbing Dipuji karena Banyak Inovasi Pelayanan

0

BONTANG – Rabu (13/10/2021) tepat pukul 09.45 Wita, rombongan dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara Samarinda Kaltim yang dipimpin Dr. Rahmat, MA berkunjung ke Kelurahan Belimbing.

Rombongan disambut Camat Bontang Barat Bapak Marthen Minggu, M.Si, Lurah Belimbing beserta jajaran, mitra kelurahan seperti Babinsa Sertu Maliki, Ketua RT. 50 Darman, TP PKK Kelurahan Belimbing, Ketua FKPM, Ketua Karang Taruna serta salah satu peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tahun 2021 asal Kota Bontang Hj. Ade Ratna Sari, S.ST.

Kehadiran Alumni Pelatihan Kepemimpinan dan Pelatihan Dasar CPNS di Bontang untuk mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan Rabu, 13 Oktober 2021 di Auditorium Lantai III Gedung Graha Taman Praja Blok I JI. Moch. Roem, Bontang Lestari.

“Alhamdulillah bapak beserta rombongan masih berkenan menyempatkan mengunjungi Kelurahan Belimbing. Kami sangat surprise dan sangat antusias,” ujar Ade Darmawan, S.Kom, Lurah Belimbing, menyambut rombongan.

Sementara Camat Bontang Barat dalam sambutannya menekankan memberikan pelayanan terbaik. “Kita adalah pelayan masyarakat, bukan kita yang mau dilayani, jangan sampai jam kantor, masyarakat yang duluan di kantor daripada kita. Kami support penuh Kelurahan, mudah-mudahan kunjungan Bapak beserta jajaran akan semakin memberikan semangat dan motivasi kapada kami untuk berinovasi tiada henti. Berikan yang terbaik saat diberikan amanah jabatan,” ungkapnya.

Sedangkan, Dr. Rahmat, MA mengatakan pihaknya bekerjasama dengan BKPSDM Kota Bontang untuk mengundang seluruh alumni Pelatihan Kepemimpinan dan Peltihan Dasar CPNS di Bontang. Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai keberlanjutan dari aksi perubahan serta dampak perubahan sikap perilaku alumni pasca pelatihan yang diikutinya. “Sedangkan hari ini, strategi kami tidak dikumpulkan, tetapi berkunjung langsung ke kantor,” kata Rahmat.

“Sebelum ke Kelurahan Belimbing, kami juga sudah ke Bapenda, kami masuk saja seperti warga yang mau bayar pajak. Melihat-lihat langsung bagaimana pelayanan yang ada di sana.  Setelah dari sini pun lanjut ke DSPM (Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Red.). Kami terkejut, ada penyambutan dan pertemuan seperti ini karena kunjungan ini sifatnya mendadak,” beber Rahmat.

Rahmat mengungkapkan, dirinya sengaja datang ke Kelurahan Belimbing, ingin mendengar cerita langsung inovasi yang sudah dilaksanakan. “Kami dengar inovasinya bagus-bagus, sehingga kami ingin tahu real di lapangan. Seperti apa aksi perubahannya. Apa sudah berjalan atau ada hambatan karena esensi kualitas pelayanan berada pada inovasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam kurikulum pelatihan pun inovasi merupakan bagian integral dari bukti-bukti/esensi kepemimpinan. Seorang pemimpin yang tidak melakukan apapun, hanya duduk menikmati jabatan dan fasiltasnya saja. “Maka akan mudah dilupakan, berbeda dengan pemimpin yang inovatif akan selalu dikenang aksi nyata perubahannya,” sebut Rahmat

Menurutnya, sesuai yang disampaikan Presiden bahwa mesin utama negara ini ada di aparatur/PNS secara unggul. Kalau tidak bergerak melakukan perubahan, maka negara akan stagnan, karena perubahan ini diarahkan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan prinsip inovasi tidak sulit yaitu dengan Amati Tiru dan Modifikasi (ATM), kalau orang lain bisa melakukan inovasi, kenapa kita tidak. Kami sebagai orang pelatihan bangga sekali dengan Kelurahan Belimbing memiliki berbagai inovasi layanan yang luar biasa. Belum pernah menemukan kelurahan yang punya inovasi sebanyak 60 dan tiada hanya teori saja tapi praktek/implementasi berjalan dengan baik,” puji Rahmat.

Sebagai informasi, Kelurahan Belimbing telah berpartisipasi dalam rangka Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 dengan 29 Inovasi dan tahun 2021 dengan 31 inovasi.

Menjadi yang terbanyak di Kota Bontang menghasilkan inovasi yang bersinergi dengan seluruh Mitra Kelurahan Belimbing. Contohnya Sidak Daring, Ente Jual Ane Beli, Misi Kami, Pengarang Kefo, Pelaminan, Sekali Dapuk, Berpuasa Raih Iman & Imun Kami, Bu Lurah, Pak Lurah, Kami Sehati, Sayang, Petarung,Perdalam Iman Kami, Samawa, Bogem, Sekarang Dijaga Kami, Aku Disisimu, Roti Kami Enak, Roti Pesanan Dona, Sehati, Gema Mama, Pesan Ibu, Kosa Kata, Dipelukanmu, Simpel Bagimu, Lesehan, Menanak Nasi Kebuli, Laga Kekinian dan Lain-Lain. “Kreativitas dimulai dari hal kecil yang terlihat, terasa dan terabaikan. Inovasi datang saat kita mampu dan mau menuntaskan gagasan kreatif,” tandas Ade Darmawan. (rls/dar)

 

16 Warga Dinyatakan Sembuh, Loktuan Keluar Zona Merah

0
Infografis kasus Covid-19 Bontang per Jumat, (15/10/2021). (ist)

BONTANG – Setelah cukup lama berstatus zona merah, per Jumat (15/10/2021) hari ini, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara turun menjadi zona kuning. Hal itu setelah 16 warganya dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehingga kini masih tersisa 7 kasus aktif di wilayah tersebut. Penurunan status zona juga terjadi di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Sehari sebelumnya jumlah warga yang terpapar Corona sebanyak 17 orang atau berstatus zona oranye, namun per hari ini, tersisa 10 orang alias turun ke zona kuning. Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara. Setelah hari ini 1 orang warga dinyatakan sembuh, kini tersisa 10 orang yang masih terpapar. Zona wilayah pun ikut berubah, dari yang sebelumnya oranye, kini turun menjadi kuning.

Sementara untuk Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, belum mengalami perubahan alias masih di zona oranye. Keadaan berbalik justru terjadi di Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan. Di wilayah itu, yang sebelumnya hanya terdapat 6 kasus aktif, data sampai Jumat ini bertambah lagi 5 kasus, sehingga total 11 kasus.

Zona pun berubah dari yang sebelumnya kuning, naik menjadi oranye. Adapun Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, hingga kini masih bertahan dengan status zona hijau alias nihil kasus Covid-19.

Hingga saat ini, Bontang masih menyisakan kasus aktif sebanyak 89 orang. Sebanyak 81 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri (isoman), sedangkan 8 orang dirawat di rumah sakit. Berdasarkan infografis Covid-19 yang dirilis Pemprov Kaltim, Bontang masih terkategori zona merah bersama dua daerah lainnya, yakni Berau dan Balikpapan. Penyebabnya, kasus aktif masih berada di atas 50 orang.

Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda mewanti-wanti masyarakat untuk tidak merayakan terlalu dini penurunan tren kasus ini. “Tetap waspada, jangan kumpul-kumpul dulu,” ujarnya.

Selain itu, dirinya bersama aparat gabungan bakal menegur warga yang berkumpul di tempat keramaian. Pria yang juga Dandim 0908/BTG menyebut, saat ini pihaknya sudah memetakan wilayah mana saja yang berpotensi menimbulkan klaster penularan Covid-19. “Kalau dengan cara imbauan dan patroli belum berhasil, tentu langkah represif akan kita lakukan. Tentu hal itu tidak kita harapkan,” katanya.

Sejauh ini, kata Letkol Choirul, penyebaran Covid-19 Bontang masih berstatus level tiga. Namun di sisi lain, dirinya juga ingin ekonomi kembali berdenyut. Untuk itu, dia meminta penerapan protokol kesehatan (prokes) dan kegiatan perekonomian berjalan beriringan. (bms)