Beranda blog Halaman 609

Terjatuh di Laut dan Tenggelam, Bocah 7 Tahun di Tanjung Laut Indah Meninggal Dunia

0
Terjatuh di Laut dan Tenggelam, Bocah 7 Tahun di Tanjung Laut Indah Meninggal Dunia
Kondisi terkini rumah korban yang berada di Tanjung Laut Indah, Bontang. (Dok).

BONTANG – Bocah perempuan berinisial AJ (7) salah satu warga di Jalan Ikan Tuna, RT.11, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di dasar laut pada Sabtu (11/5/2024), sekitar pukul 07.00 Wita.

Kasat Polairud Polres Bontang, Iptu Khoirul Umam menyatakan, korban sedang bermain sepeda di sekitar rumahnya, berselang beberapa menit kemudian tetangga korban melihat sepeda tersebut sudah berada di laut dengan kondisi mengapung.

“Diduga anak tersebut jatuh ke laut saat bermain sepeda,” ucapnya.

Mengetahui hal tersebut, tetangga korban langsung berteriak untuk meminta tolong mengecek sepeda yang telah terjatuh ke laut, karena tetangga korban belum melihat kondisi korban.

“Awalnya hanya melihat sepedanya saja, tidak lama kemudian saksi langsung berenang untuk mencari keberadaan korban,” ungkapnya.

Diketahui korban ditemukan tenggelam di dasar laut, dengan kondisi air yang sedang pasang tinggi. Kedalaman air tersebut pun sekitar kurang lebih 3 meter.

“Saat ditemukan, korban sudah keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Atas kejadian ini, pihak dari keluarga korban tidak merasa keberatan untuk dilakukan visum.

“Korban pun akan dimakamkan setelah salat duhur,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sosper Kadir Tappa, Ketahanan Keluarga Merupakan Awal Ketahanan Negara

0
Sosper Kadir Tappa, Ketahanan Keluarga Merupakan Awal Ketahanan Negara
Sosialisasi Perda Oleh Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 terkait penyelengaraan pembangunan ketahanan keluarga dilaksanakan di Hotel Tiara Surya, Sabtu (11/5/24), oleh Abdul Kadir Tappa, anggota DPRD provinsi Kaltim.

Ketahanan keluarga di Kota Bontang dinilai banyak yang tumpul sehingga banyak keluarga yang kurang mampu. Kadir Tappa menyebutkan jika keluarga tidak kuat, maka daerah tidak kuat negara juga tidak kuat.

“Oleh sebab itu tidak ada bosannya saya memberikan ilmu ini kepada masyarakat Bontang,” jelasnya

Adapun narasumber pertama yakni Jamila Suyuthi, Kabid Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Ia menyampaikan, bagaimana unit terkecil dalam kehidupan yakni keluarga menjadi tempat pertama kita mendapatkan ilmu, serta asupan yang cukup.

Pembangunan keluarga, menuju ketahanan keluarga yakni dimulai dengan perencanaan kehidupan berkeluarga, menerapkan 8 fungsi keluarga, mampu memenuhi kebutuhan materiil, psikis, mental spiritual, mampu mengembangkan diri, memiliki Nilai-nilal Revolusi Mental (Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong), hidup harmonis, sejahtera lahir batin.

“Jangan hanya ingin membuat keluarga tapi tidak belajar bagaimana memuliakan perempuan, memenuhi kebutuhan ASI anak. Hal-hal kecil yang sering diremehkan,” jelasnya.

Adapun pendekatan secara keagamaan oleh Zakaria Rahman, Pimpinan Ponpes Tahfiz Qur’an Taman Firdaus menjelaskan, bahwa ketahanan yang dimulai dari keluarga harus berlandaskan agama yang kuat.

Karena anak pertama kali mendapatkan ilmu dari dalam rumah, sebelum akhirnya mereka harus belajar di sekolah yang sebenernya, mereka akan bertemu dengan berbagai macam karakter manusia. Sehingga dengan adanya karakter dalam anak mereka tidak mudah terpengaruh pada kenakalan diluar sana.

“InsyaAllah kalau agama kuat karakter keluarga pun terjamin,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia menyarankan untuk memberikan pendidikan kepada anak ke sekolah-sekolah yang berkualitas seperti pondok pesantren. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam7

Batal Pasangan dengan Najirah, Chusnul Dihin Siap Dampingi Basri Jalur Independen

0
Batal Pasangan dengan Najirah, Chusnul Dihin Siap Dampingi Basri Jalur Independen
Chusnul Dihin. (ist)

BONTANG – Basri Rase dipastikan batal berpasangan dengan Najirah untuk maju pilkada November 2024 mendatang. Tak butuh waktu lama, Chusnul Dihin memastikan siap mengisi kekosongan pasangan Basri tersebut.

Chusnul mengonfirmasi bahwa akan menjadi pendamping Basri Rase melalui Jalur Independen.

Jumat (10/5/24), Chusnul Dihin mengatakan, ia dihubungi oleh Ketua Pusat Perhubungan Masyarakat (PHM), Udin Mulyono pagi tadi. Ia diminta untuk mendampingi Basri dan ia pun menyatakan bersedia.

“Pasti konsultasi dulu sama orang sekitar, dan didukung,” ujarnya.

Pemilik usaha Dunia Fried Chiken itu menambahkan, bahwa ia difasilitasi bertemu langsung dengan Basri untuk membahas kerja samanya tersebut. Ia mengatakan, bahwa Basri tentu menyambut baik ketersediaannya untuk mendampinginya.

“Kami sudah bertemu sore tadi untuk membahas bagaimana ke depannya,” tambah Chusnul.

Ketua PHM Bontang, Udin Mulyono menjelaskan, bahwa pergantian posisi bakal calon wakil wali kota ini dikarenakan pihak PDI Perjuangan tidak ingin melepaskan Najirah melalui jalur independen, sehingga Basri harus segera mencari pengganti, di waktu yang sudah mepet tersebut.

“Dari hasil diskusi bersama dengan Basri dan relawan lain, kami memutuskan untuk memilih Chusnul Dihin, dan sudah dipertimbangkan,” jelasnya saat dikonfirmasi terpisah.

Disebutkannya, padahal dari Najirah sendiri tetap ingin maju bersama Basri, “Najirah mau saja lewat independen tapi partainya tidak memperbolehkan, tidak bisa juga kami paksakan,” tambahnya.

Udin Mulyono menetapkan Sabtu besok akan tetap melakukan penyerahan formulir pendaftaran ke KPU.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemuda Asal Balikpapan Bawa Kabur Motor Ojol, Motifnya Pinjam Buat Cari Makan

0
Pemuda Asal Balikpapan Bawa Kabur Motor Ojol, Motifnya Pinjam Buat Cari Makan
Barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang. (Ist).

BONTANG – Seorang pria berinisial MU (22), salah satu warga yang beralamat di Jalan Gunung Empat Ruko, Blok 12, RT.34, Kelurahan Margo Mulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, telah berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Bontang, akibat membawa kabur motor milik Ojek Online (Ojol), Kamis (9/4/2025) kemarin.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto mengatakan, awal mula kejadian tersangka telah memesan ojol untuk diantarkan ke tempat kost teman wanitanya yang berada di depan Citimall, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Tidak berselang lama kemudian, tersangka menghubungi kembali ojol tersebut via Whatsapp. Beralasan mengambil uang ke tempat kost teman wanitanya untuk membelikan makan. Namun saat sampai di tujuan, tersangka langsung meminjam motor milik ojol tersebut.

“Korban dengan mudahnya meminjamkan motor miliknya kepada tersangka, yang beralasan ingin membeli makan,” ucapnya.

Sesampai di tempat makan yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, tersangka menurunkan teman wanitanya dan meninggalkannya dengan alasan ingin mengambil uang di ATM.

“Terakhir alasan ke ATM, terus tersangka langsung membawa kabur motor korban (ojol),” paparnya.

Korban langsung melaporkan ke Polres Bontang, untuk menindaklanjuti kasus pencurian motor miliknya. Total kerugian yang dialami korban sekitar Rp 30 juta.

Saat menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mengamankan tersangka di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang,” tambahnya.

Tersangka dikenakan pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan, “Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Perkuat Daya Saing UMKM, Pupuk Kaltim Siapkan Produk Binaan Jajaki Peluang Ekspor

0

BONTANG – Dorong pengembangan UMKM lokal agar lebih berdaya saing, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mulai kesiapan kurasi sejumlah hasil usaha binaan di berbagai sektor, dalam upaya menggali potensi ekspor dari produk yang dihasilkan.

Kegiatan ini menggandeng LKP Pandega dari Jawa Tengah, untuk penguatan kapasitas terkait pemenuhan syarat kurasi bagi produk UMKM binaan. Berlangsung selama empat hari dengan kepesertaan 12 UMKM binaan di Kota Bontang, pada 2-5 Mei 2024.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya penguatan kapasitas UMKM binaan agar naik kelas dan lebih berdaya saing, yang merupakan salah satu fokus perusahaan melakukan pembinaan untuk mewujudkan kemandirian masyarakat. Utamanya melalui penciptaan peluang usaha yang memiliki potensi guna mendorong kesejahteraan secara ekonomi.

Langkah ini pun sengaja menyasar pelaku usaha lokal, agar makin tumbuh dan berkembang dengan daya saing yang tidak kalah dari produk luar. Terlebih kapasitas mitra binaan dalam pengembangan usaha mampu menunjukkan peningkatan signifikan melalui pengelolaan yang akuntabel, sehingga bisa didorong menjadi produk unggulan daerah yang berorientasi ekspor.

“Guna menjajaki potensi tersebut, penting bagi kita untuk terlebih dulu memahami sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan, agar perluasan pasar di tataran ekspor mampu dijangkau secara optimal,” tutur Sugeng, Senin (6/5/2023).

Dari kegiatan ini, mitra binaan dapat memperdalam pemahaman terkait faktor yang mempengaruhi harga jual produk ekspor, serta pentingnya melakukan perhitungan dalam penentuan harga jual yang kompetitif dan menguntungkan. Begitu juga dengan kurasi, Pupuk Kaltim ingin memastikan jika standar mutu dan kelayakan bagi konsumen harus dipastikan dengan baik oleh pelaku usaha, agar status produk UMKM binaan bisa dikualifikasi sesuai dengan grade untuk naik kelas.

Terlebih dalam waktu dekat Pupuk Kaltim akan melakukan Business Matching produk UMKM binaan ke Malaysia dan Thailand, sehingga pelaku usaha binaan dapat mempersiapkan segala kebutuhan agar produk yang ditawarkan mampu menarik minat calon konsumen sesuai target yang diharapkan.

“Makanya penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pemahaman, agar pemenuhan syarat kurasi dan penentuan harga ekspor bisa disesuaikan,” lanjut Sugeng.

Selain penguatan potensi pasar UMKM, Pupuk Kaltim juga melakukan review dan evaluasi terkait rekomendasi serta rencana tindaklanjut pembentukan Koperasi “Bina Sukses Bontang”, yang sengaja diinisiasi untuk mewadahi usaha mitra binaan agar dapat memperluas jangkauan pemasaran. Adanya koperasi ini diharap semakin meningkatkan daya saing produk UMKM lokal, serta mampu berkontribusi positif terhadap kemajuan ekonomi para pelaku usaha yang bernaung didalamnya.

Oleh karena itu, seluruh mitra binaan Pupuk Kaltim pun diharap dapat terus menjaga kualitas dan jaminan mutu produk secara konsisten, sehingga kepercayaan konsumen semakin meningkat serta mampu mendorong penguatan daya saing usaha secara berkelanjutan.

“Dengan adanya koperasi, geliat usaha juga dapat semakin berkembang dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Dimana koperasi ini dimaksimalkan untuk mewadahi pelaku usaha binaan agar semakin bertumbuh sesuai bidang usaha yang dijalankan,” ungkap Sugeng.

Mewakili Pemkot Bontang, Kasi Usaha & Pembiayaan Koperasi dan Usaha Mikro Diskop UKMP Bontang Agus Arianto, menyambut positif kesinambungan pembinaan Pupuk Kaltim bagi pelaku usaha lokal dengan perluasan potensi pasar melalui penjajakan ekspor.

Menurut dia, hal ini menjadi salah satu jalan bagi pelaku usaha lokal semakin bertumbuh untuk mencapai kemandirian, dimana perluasan potensi pasar dengan pendampingan optimal perlu didorong untuk menangkap peluang yang ada.

“Salah satunya dengan kurasi, sebagai dorongan agar pelaku usaha mampu memaksimalkan produk yang dijual untuk memberikan jaminan dan kepastian mutu. Sebab, produk yang dihasilkan pun harus sesuai dengan standar agar bisa menarik minat konsumen, khususnya untuk pasar ekspor,” ujar Agus.

Dirinya pun berharap para pelaku usaha binaan yang difasilitasi Pupuk Kaltim bisa menangkap peluang ini untuk mengembangkan sektor usaha yang dijalankan, sehingga kemandirian masyarakat dan pengembangan potensi produk UMKM di ranah ekspor mampu disasar dengan baik.

Pemkot Bontang pun kata dia, senantiasa mendorong pelaku usaha dapat terus memaksimalkan potensi yang dimiliki, agar kedepan kemandirian yang diikuti kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang mampu terwujud secara merata melalui peran UMKM didalamnya.

“Kami optimis pengembangan pelaku usaha yang semakin berdaya saing mampu terwujud di Kota Bontang, seiring bertumbuhnya peluang dengan pembinaan berkesinambungan seperti yang direalisasikan Pupuk Kaltim bagi usaha binaannya,” pungkas Agus. (adv)

Mudahkan UMKM Miliki Surat Keterangan Domisili Usaha, Kelurahan Satimpo Sosialisasi Program Pesanduos

0
Mudahkan UMKM Miliki Surat Keterangan Domisili Usaha, Kelurahan Satimpo Sosialisasi Program Pesanduos
Sosialisasi program Pesanduos oleh Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Kelurahan Satimpo melakukan sosialisasi dan launching Pesanduos, yaitu pelayanan Surat Keterangan Domisili Usaha Onsite Service, sebagai upaya pemutakhiran data UMKM di Kelurahan Satimpo.

Pesanduos merupakan salah satu inovasi aksi perubahan yang dirancang oleh Kasi Ekobang Kelurahan Satimpo, Ponny Sundari yang sementara melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2024.

“Dengan pelaksanaan Pesanduos maka Kelurahan Satimpo akan memiliki database yang valid tentang keberadaan UMKM di wilayah kami,” terang Maryono, Lurah Satimpo.

Kegiatan sosialisasi dan launching PESANDUOS dilaksanakan pada Rabu (08/05) kemarin di Ruang Rapat Kantor Kelurahan Satimpo. Dihadiri oleh UMKM, Ketua RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan seluruh mitra kerja Kelurahan Satimpo.

Pentingnya UMKM memiliki Surat Keterangan Domisili Usaha adalah sebagai legalitas UMKM terhadap usaha yang mereka jalankan, dan menjadi pelengkap permohonan pengembangan usaha bagi UMKM apabila mengajukan permohonan KUR ataupun bantuan permodalan lainnya.

“Ketika pelaku UMKM mengajukan permohonan bantuan modal ke lembaga keuangan manapun, tentunya wajib menyertakan Surat Keterangan Domisili Usaha ini sebagai validasi, bahwa benar pelaku UMKM yang dimaksud berusaha di wilayah kami,” jelas Ponny.

Selaras dengan hal tersebut, Maryono pun berharap semoga dengan adanya UMKM yang telah terdata dan memiliki Surat Keterangan Domisili Usaha melalui Pesanduos, maka UMKM di wilayah Kelurahan Satimpo dapat lebih berkembang, baik secara mandiri maupun melalui program-program stimulan Pemerintah Kota Bontang, sesuai dengan hastag Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bontang, UMKM maju UMKM naik kelas.

“Pengembangan UMKM di wilayah Kelurahan Satimpo tentunya menjadi perhatian pemerintah. Baik itu melalui program stimulan ataupun program-program lainnya. Untuk itu kita harus memiliki database UMKM yang valid sehingga nantinya program pengembangan dapat tepat guna dan tidak salah sasaran,” pungkas Maryono.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

PHM Siap Daftarkan Jalur Independen Basri – Najirah ke KPU

0
PHM Siap Daftarkan Jalur Independen Basri - Najirah ke KPU
Ketua PHM Bontang, Udin Mulyono. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) berencana akan mendaftarkan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Basri-Najirah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua PHM, Udin Mulyono mengungkapkan, bahwa pihaknya akan mendaftar pada hari Sabtu (11/5/24) mendatang.

“Rencananya jam 11 kami akan ke KPU mau daftarkan mereka jalur independen,” jelasnya saat dihubungi, Kamis (9/5/24).

Ia menjelaskan bahwa, mereka telah berhasil mengumpulkan KTP lebih dari ketentuan KPU sekitar 13.160 dukungan atau 10 persen dari total warga Bontang yang memiliki hak pilih.

“Sudah sampai 17 ribu, lebih dari cukup,” tambahnya.

Pengumpulan KTP ini murni keinginan dari para pemilih, dan tidak ada iming-iming dari PHM. Ia meminta kepada sukarelawan yang mengumpulkan KTP masyarakat untuk tetap pada jalur yang benar.

“Kalau ada yang minta-minta saya suruh mereka tinggalkan, kita mau pemilih tersebut ikhlas,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pekan UMKM Hebat Dibuka Wawali, Bantu Promosi Pelaku Usaha dan Hibur Masyarakat Bontang

0
Pekan UMKM Hebat Dibuka Wawali, Bantu Promosi Pelaku Usaha dan Hibur Masyarakat Bontang
Wawali Najirah (Tengah) resmi membuka Pekan UMKM Hebat, di Stadion Lang-Lang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota  (Wawali) Bontang, Najirah membuka kegiatan Pekan UMKM Hebat, yang digelar di Stadion Bessai Berinta, atau Lang-Lang, Rabu (8/5/2024). Kegiatan ini sedianya berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 8-12 April 2024.

Dirinya menyampaikan atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas berjalannya kegiatan ini. Dengan penuh harapan, kesempatan ini dapat digunakan dengan sebaik mungkin bagi para pemilik usaha.

“Tidak hanya para pedagang saja yang berada di sini, akan tetapi pastinya ada hiburan juga untuk menemani para pengunjung yang datang,” ucapnya saat sambutan.

Event kali ini Pemkot Bontang telah menyediakan sebanyak 30 tenda, yang bisa digunakan untuk 60 pedagang, terkhusus makanan dan juga minuman. Bahkan, para pedagang yang berjualan di stand tersebut tidak ada pungutan biaya sama sekali, alias gratis.

“Yang ingin membuka usaha di sini, silahkan. Semua gratis, tidak ada pungutan biaya,” paparnya.

Sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM, dengan berjalan kegiatan seperti ini Pemkot Bontang akan terus memberi dukungan baik dalam pelatihan akses modal, maupun promosi, agar UMKM di Bontang bisa semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar global.

“Saya ingin, Kota Bontang dikenal hingga luar kota, luar daerah, bahkan di luar negeri. UMKM naik kelas mengacu pada proses semua usaha, untuk meningkatkan kualitas produk, hingga mengembangkan strategi pemasaran yang lebih baik,” jelasnya.

Najirah berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini masyarakat di Bontang bisa sangat terhibur, terkhusus bagi para pelaku UMKM. Sehingga yang memiliki usaha bisa lebih mengembangkan usahanya lewat Pekan UMKM Hebat.

“Dengan ini Pekan UMKM Hebat, saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

TMMD ke-120 Sasar Wilayah Kampung Timur di Kelurahan Kanaan

0
TMMD ke-120 Sasar Wilayah Kampung Timur di Kelurahan Kanaan
Menyaksikan dokumentasi TMMD usai Upacara Pembukaan TMMD ke -120 tahun anggaran 2024. (ist)

BONTANG – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 tahun anggaran 2024 di Kampung Timur RT. 01 Kelurahan Kanaan Kecamatan Bontang Barat dilaksanakan Rabu (8/5/24).

TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam pembangunan nasional, khususnya di daerah pedesaan yang masih tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan.

Kegiatan ini merupakan salah satu solusi terkait akses yang selama ini dinilai jauh dari perkotaan, dengan dibangunnya akses jalan maka semakin mudah bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan fasilitas dari kota.

“Target pengerjaanya akan berlangsung selama 30 hari,” jelas Dandim 0908 Bontang, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto.

Ia juga menjelaskan, bahwa sasaran fisik TMMD meliputi pembuatan badan jalan sepanjang 650 m x 9 m, penimbunan badan jalan dengan tanah timbunan sepanjang 400 m, pembuatan drainase sepanjang 442 m.

Selain itu sasaran non fisik berupa penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan cegah tangkal radikalisme, penyuluhan stunting balita, penyuluhan posyandu posbindu dan penyakit tidak menular dan kampanye kreatif rekrutmen TNI AD.

“Pihak kami menurunkan anggota sebanyak 150 orang, gabungan angkatan laut, darat, udara, satuan tempur bahkan kepolisian,” katanya.

Terdapat juga pembangunan tambahan seperti pembuatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yakni salah satu sarana fasilitas umum yang digunakan bersama oleh beberapa keluarga untuk keperluan mandi, mencuci, dan buang air di lokasi permukiman tertentu, selanjutnya perbaikan sumur bor, serta optimalisasi lahan pertanian.

“Air di sini masih pakai sumur bor, jadi itu kita tunjang juga,” jelas Aryo.

Anggaran yang digelontorkan untuk TMMD ini berkisar Rp 2 miliar. Rp 1,8 untuk sasaran pembangunan fisik, dan Rp 200 juta untuk kegiatan non fisik seperti penyuluhan yang akan dilakukan sembari pembangunan fisik.

Seluruh masyarakat sekitar juga telah diberikan sosialisasi terkait kegiatan tersebut, dan mereka turut antusias dengan dilakukannya kegiatan yang berdampak positif bagi warga sekitar.

Penulis: Syakurah.

Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Hadiri Upacara TMMD ke -120 Tahun Anggaran 2024

0
Pemkot Bontang Hadiri Upacara TMMD ke -120 Tahun Anggaran 2024
Upacara Pembukaan TMMD ke 120 dihadiri Sekda (kiri) mewakili wali kota. (Ist)

BONTANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati mewakili Wali Kota Bontang menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 tahun anggaran 2024 di Kampung Timur RT. 01 Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat.

Ia menyampaikan bahwa, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam pembangunan nasional, khususnya di daerah pedesaan yang masih tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan.

“Saya yakin dan percaya bahwa kegiatan TMMD ini akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Timur,” ujarnya.

Sasaran fisik TMMD kali ini meliputi pembuatan badan jalan sepanjang 650 m x 9 m, penimbunan badan jalan dengan tanah timbunan sepanjang 400 m, pembuatan drainase sepanjang 442m.

Selain itu sasaran non fisik berupa penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan cegah tangkal radikalisme, penyuluhan stunting balita, penyuluhan posyandu posbindu dan penyakit tidak menular dan kampanye kreatif rekrutmen TNI AD.

“Saya berharap seluruh sasaran TMMD ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepada seluruh masyarakat Kampung Timur RT. 01 Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, ia harap dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan TMMD ini.

Ia mengajak jadikan momen TMMD ini sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan antara TNI dan rakyat, serta untuk meningkatkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam