Beranda blog Halaman 608

Petugas Temukan Miras Dalam Tas Tak Bertuan di Pelabuhan Loktuan

0
Petugas Temukan Miras Dalam Tas Tak Bertuan di Pelabuhan Loktuan
Petugas mengamankan tas yang berisikan miras, di Pelabuhan Loktuan, Bontang. (Dok).

BONTANG – Petugas gabungan dari TNI AL dan Polairud Polres Bontang menemukan sebuah tas di Pelabuhan Loktuan. Tas itu berisikan minuman keras CT, Senin (13/5/2024) sekitar pukul 08.30 Wita.

PAM Pelni, Serda Ibnu Mukhorim mengatakan, awal mula mendapatkan informasi dari salah satu anggota Tenaga Kerja Bongkar Muatan (TKBM) yang berada di Pelabuhan Loktuan, bahwa ada tas ransel yang mencurigakan, dan saat di buka tas tersebut berisikan minuman keras CT.

“Ada yang bilang, kalau dari mereka sempat mengangkat barang berupa koper dari sebuah mobil. Tetapi orangnya tidak tahu kemana,” ucapnya.

Diduga, pemilik koper yang sempat diangkut tersebut dengan tas yang berisikan miras adalah dengan orang yang sama. Kemudian petugas melakukan identifikasi dan pengawasan terhadap tas tersebut. Namun pemilik tas sampai dengan kapal berangkat tidak ada satupun yang datang dan mengakui tas tersebut.

“Sudah lama kami menunggu, akan tetapi tidak ada satupun yang datang,” paparnya.

Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan didapati 2 jerigen minyak goreng berukuran 5 liter. 2 jerigen itu berisikan miras.

“Semua barangnya telah kami amankan ke Pos Polairud Polres Bontang, yang berada di Pelabuhan Loktuan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Hadiri Harlah NU ke-74,Wawali: Mari Sinergi Membangun Umat!

0
Hadiri Harlah NU ke-74,Wawali: Mari Sinergi Membangun Umat!
Najirah saat memberikan sambutan. (ist)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri Harlah Fatayat Nahdlatul (NU) Ulama ke-74, pada Minggu (12/05/24) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya Najirah memberikan apresiasi dan selamat, atas 74 tahun berdirinya Fatayat NU di Indonesia.

“Selamat atas Harlah Fatayat NU yang ke-74, semoga dengan bertambah usianya, semakin solid dan memberikan kontribusi yang baik dan positif bagi Kota Bontang,” ungkapnya.

Menurutnya, Fatayat NU turut berperan penting dalam membentuk karakter umat, khususnya di Kota Taman. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan keikhlasan, Fatayat NU telah menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Dalam momentum ini saya ingin mengapresiasi Fatayat NU yang telah berjuang dan berdedikasi untuk kepentingan bersama,” lanjutnya

Ia juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Bontang akan senantiasa terbuka untuk bekerja sama dengan Fatayat NU, dalam rangka melanjutkan misi untuk memajukan umat menjadi lebih baik.

“Mari bersama bersinergi untuk mengentaskan berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,” tukasnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Cegah Kekerasan pada Perempuan dan Anak, DP3AKB Gelar Lomba Three Ends Tingkat SMA se-Bontang

0
Cegah Kekerasan pada Perempuan dan Anak, DP3AKB Gelar Lomba Three Ends Tingkat SMA se-Bontang
Foto bersama pembukaan lomba Three Ends tingkat SMA se-Kota Bontang, digelar di Auditorium Tiga Dimensi, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang, menggelar lomba senam Three Ends antar siswa SMA se-Kota Bontang, yang berlangsung di Auditorium Tiga Dimensi, Senin (13/5/2024).

Perlu diketahui, sebanyak 26 sekolah mengikuti lomba senam Three Ends. Setiap sekolah mengirim satu kelompok tim yang terdiri dari 10 siswa dan siswi.

Kepala DP3AKB Kota Bontang, Edy Forestwanto mengatakan, akar permasalahan dari kasus-kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak bersifat multidimensi dan multikompleks.

Berakar dari permasalahan ekonomi, sosial, budaya, kesehatan jiwa, pengasuhan dalam keluarga, pendidikan, penegakan hukum, komitmen politik, hilangnya nilai-nilai karakter bangsa, kurangnya lingkungan yang kondusif dalam penyediaan sarana dan prasarana untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, sampai dengan masalah kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi di rumah dan sekolah.

“Sejumlah kasus kekerasan dan kejahatan yang terjadi pada perempuan dan anak di Indonesia masih terus terjadi sepanjang tahun. Tidak hanya kekerasan fisik, namun juga termasuk kekerasan psikis, penelantaran, kekerasan ekonomi, perkosaan, dan kejahatan seksual,” ucapnya saat sambutan.

Ditambah lagi dengan semakin terbukanya informasi dan komunikasi untuk mengakses berbagai situs, termasuk situs pornografi oleh anak-anak dan juga oleh orang dewasa yang tidak bertanggung jawab.

Masalah yang sangat mendasar adalah relasi gender dan relasi kuasa yang timpang antara perempuan dan laki-laki, serta antara orang tua atau orang dewasa dengan anak-anak.

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya para remaja siswa SMA se-Kota Bontang, untuk lebih waspada, tetap semangat meningkatkan kemampuan diri, dan turut aktif mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.

Upaya pencegahan terus dilakukan oleh pemerintah dan berupaya selalu melibatkan berbagai sektor dan lapisan masyarakat. Mulai dari penyusunan kebijakan, sampai dengan sosialisasi dan edukasi terus dilakukan untuk mencegah dan menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Mampukah Advokasi Antisipasi Perkawinan Anak?

0
Mampukah Advokasi Antisipasi Perkawinan Anak
Rahmi Surainah, M.Pd. (ist)

Oleh:

Alumni Pascasarjana Unlam Banjarmasin

Perkawinan anak makin marak. Dalam rangka pencegahan perkawinan anak usia dini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bontang, Lukman secara resmi membuka acara Advokasi Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Perkawinan Anak. Kegiatan digelar di Auditorium Taman 3 Dimensi Bontang, Kamis, 2 Mei 2024 lalu.

Dalam sambutannya, Lukman mengatakan kegiatan advokasi dan sosialisasi ini sangat membantu dalam mengantisipasi dan mencegah perkawinan anak usia dini. Data yang diperoleh dari pengadilan Agama Kota Bontang tentang dispensasi nikah pada 2023 lalu mengalami peningkatan kasus mencapai 31 perkara. Hal ini disebabkan karena maraknya kasus hamil diluar nikah.

Hal yang sama diutarakan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) kota Bontang, Nurhidayah. Dia mengatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan advokasi ialah sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait implementasi prinsip perlindungan anak berdasarkan undang-undang perlindungan anak nomor 23 tahun 2002.

“Serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam menunjukkan langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah anak menikah pada usia dini, menstimulasi nilai gotong royong antara lembaga pemerintah dan lembaga masyarakat dalam mewujudkan Kota Bontang layak anak dan Indonesia layak anak tahun 2033,” ujar wanita yang juga berperan sebagai ketua panitia di acara tersebut. (Beritakaltim.co, 2/5/2024)

Saat ini dispensasi nikah akibat hamil di luar nikah memang terbilang tinggi. Kegiatan advokasi diharapkan mampu menekannya. Namun benarkah demikian sedangkan gaul bebas atau pacaran dibiarkan.

Mampukah advokasi antisipasi perkawinan anak?

Antisipasi Kapitalis Sekuler

Pemerintah telah merevisi batas usia minimal perkawinan di Indonesia menjadi 19 tahun melalui Undang-undang Nomor 16 tahun 2019. Larangan nikah dini di bawah 19 tahun dianggap masalah. Oleh karena itu perlu dibatasi umur dan dipersulit dengan pengajuan dispensasi nikah melalui pengadilan.

Advokasi cegah perkawinan anak dan pendewasaan usia perkawinan diharapkan menurunkan angka pernikahan dini. Selanjutnya, dispensasi nikah juga seakan menjadi “hadiah” bukan hukuman untuk memaklumi fenomena seks bebas di kalangan remaja yakni hamil di luar nikah di usia dini. Padahal, kalau pelaku dihukum tentu akan memberi efek jera bagi pelaku dan filter remaja lain agar tidak ikut-ikutan.

Oleh karena itu, ada kekeliruan dalam memandang akar masalah pernikahan dini. Advokasi cegah pernikahan dini dilakukan namun tidak antisipasi terhadap penyebabnya seperti gaul bebas dan pacaran. Kapitalisme sekuler yang melahirkan kebebasan berupa pergaulan bebas termasuk pacaran seharusnya dilarang. Aturan pergaulan diberlakukan sehingga nikah benar-benar sakral, bukan sekedar legal karena hamil duluan.

Sayangnya aturan pergaulan ini tidak diterapkan oleh negara, diserahkan kepada individu atas nama kebebasan. Akhirnya, kebebasan berujung kebablasan karena meninggalkan atau memisahkan aturan agama dari kehidupan (sekuler). Keluarga, lingkungan, masyarakat, sekolah, dan negara tidak menyiapkan generasi untuk siap menikah dengan bekal ilmu menjadi suami/ isteri. Negara pun gagal melindungi generasi dari pergaulan bebas sehingga perkawinan anak marak.

Nikah Dini Tidak Dilarang

Dari Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang sudah mampu menanggung nafkah, hendaknya dia menikah. Karena menikah lebih mampu menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Sementara siapa saja yang tidak mampu, maka hendaknya ia berpuasa. Karena puasa bisa menjadi tameng syahwat baginya”. (HR Bukhari & Muslim)

Dalam Islam dispensasi nikah tidak ada. Hamil duluan maka terkategori zina dan dirazam. Oleh karena itu, Islam mengatur interaksi laki-laki dan perempuan. Islam menganjurkan menikah bagi para pemuda yang mampu. Islam melarang khalwat/ berdua-duaan bagi laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Islam juga melarang ikhtilat/ campur baur laki-laki dan perempuan.

Islam membolehkan laki-laki dan perempuan berinteraksi dalam hal muamalah, pendidikan, kesehatan, pengadilan, dan khitbah. Islam juga mengajarkan bagaimana memilih dan menentukan pasangan tanpa pacaran dan gaul bebas. Islam juga mengajarkan bagaimana pernikahan dan walimah syar’i, serta menentukan hak dan kewajiban suami isteri.

Betapa sempurnanya Islam, tentunya pergaulan dalam Islam ini didapat dari mengkaji Islam. Ngaji saja tidak cukup perlu didakwahkan agar remaja gaul dengan Islam. Jika remaja bertakwa maka akan terhindar dari seks bebas. Hanya saja ketakwaan individu tidak cukup, perlu kontrol dari masyarakat dan peran negara.

Oleh karena itu yang diperlukan saat ini adalah penerapan aturan pergaulan yang sesuai dengan syariat. Tentu sistem pergaulan dalam Islam sepaket dengan sistem Islam lainnya akan terlaksana jika negara sebagai pelaksana.

Wallahu’alam.

Kumpulkan 16.010 Dokumen, Simpatisan Basri – Chusnul Resmi Serahkan Berkas Dukungan Bacalon Perseorangan

0
Kumpulkan 16.010 Dokumen, Simpatisan Basri – Chusnul Resmi Serahkan Berkas Dukungan Bacalon Perseorangan
Tim pendukung Basri-Chusnul (kanan) menyerahkan berkas pencalonan kepala daerah ke KPU Bontang. (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menerima data dan dokumen persyaratan dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Bontang Tahun 2024, Minggu (12/5/24).

Berkas yang masuk adalah Bakal Calon Wali Kota atas nama Basri Rase,S.IP.,M.Si selaku Wali Kota Bontang saat ini dan Bakal Calon Wakil Wali Kota H. Chusnul Dhihin selaku Wiraswasta

Jumlah awal dokumen yang diserahkan oleh LO Bapaslon yakni 14.502. Dengan rincian persebaran dukungan Bontang selatan sebanyak 6.407, Bontang Barat sebanyak 1.340 dan Bontang utara sebanyak 6.755.

Kemudian data dan dokumen Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bontang Tahun 2024 tersebut telah diperiksa hingga hari Senin 13 mei 2024 Pukul 2.30 Wita. Diperoleh hasil 16.010 dokumen yang diserahkan oleh tim Bapaslon. Dengan rincian persebaran dukungan Bontang selatan sebanyak 7.869, Bontang Barat sebanyak 1.350 dan Bontang Utara sebanyak 6.791.

“Lalu kepada tim bapaslon diberikan tanda terima dan berita acara penerimaan dan dinyatakan telah diterima,” ujar Acis Meidy Muspa, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU.

Selanjutnya, berdasarkan surat Nomor: 707/PL.02.2-SD/05/2024 tertanggal 12 mei 2024 angka 6, diberikan waktu kepada bakal pasangan calon untuk melakukan penginputan data dan penggunggahan dokumen bakal pasangan calon ke dalam Silon dalam waktu 3 x 24 jam sejak diterbitkan Tanda Penerimaan dan Berita Acara Penerimaan, yaitu hingga Kamis 16 mei 2024 pukul 2.30 Wita.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Diikuti 18 Peserta se-Bontang, Fahry Juara Seduh Rusuh Vol 16

0
Diikuti 18 Peserta se-Bontang, Fahry Juara Seduh Rusuh Vol 16
Suasana mini event Seduh Rusuh Vol 16. Para peserta di babak final. Fahmi (kiri baju putih), Fahry (tengah), dan Kalam. (Rian Suri)

BONTANG – Komunitas pecinta kopi, Kopinicus kembali mengadakan mini event bertajuk seduh rusuh vol.16. Event kali ini berlangsung Minggu (12/5/2024) di Social Street Coffee Shop, Jalan Pattimura RT.27.

Seduh rusuh vol 16 diikuti oleh 18 peserta yang berasal dari barista, pemilik coffee shop, dan penggiat kopi se-Bontang.

Terbagi menjadi 4 ronde, babak penyisihan 2 ronde, semi final, dan final. Dimana di ronde penyisihan peserta yang bertanding satu lawan satu. Sementara di fase final tersisa 3 peserta yang bertanding yaitu Fahmi, Kalam, dan Fahry.

Diikuti 18 Peserta se-Bontang, Fahry Juara Seduh Rusuh Vol 16

Seduh rusuh merupakan agenda rutin bulanan kopinicus. Sebagai ajang silaturahmi dan sharing tentang perkopian, bagi para penggiat kopi di Bontang.

Pemenang seduh rusuh vol. 16 kali ini adalah Fahry Rahman. Pemenang berhak meraih trofi bergilir seduh rusuh kopinicus.

Fahry Rahman biasa dipanggil Fahry mengatakan, “Event seduh rusuh kali ini menarik, karena bisa silaturahim sesama pegiat kopi. Juga untuk mengetahui sejauh mana bisa nyeduh yang baik.”

Ia berharap, ke depannya Kopinicus bisa mengembangkan konektivitas atau member baru yang belum tergaet. Selain itu agar seduh rusuh lebih menarik lagi di mata barista baru.

“Semoga seduh rusuh lebih rame dan makin banyak peminatnya,” ujarnya.

Diikuti 18 Peserta se-Bontang, Fahry Juara Seduh Rusuh Vol 16

Anggota Kopincus, Mochamad Fadhlan Taufik menjelaskan, Seduh Rusuh vol.16 ini merupakan event rutin kopinicus, dimana di tahun 2024 baru sempat diadakan kembali. Seperti sebelumnya event kali ini tetap menjadi wadah silaturahmi untuk para penggiat kopi di Bontang.

Sudah hampir 2 tahun berjalan, dan dilangsungkan setiap sebulan sekali.

“Harapannya ke depan semoga Kopinicus bisa makin rutin mengadakan event di Bontang, agar bisa membantu meningkatkan skill para barista maupun home brewer yang sudah mulai banyak di Bontang,” ungkapnya.

Penulis: Rian Suri

Editor: Yusva Alam

Pemkot Resmi Tutup Pekan UMKM Hebat

0
Pemkot Resmi Tutup Pekan UMKM Hebat
Penutupan Pekan UMKM Hebat. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang meresmikan penutupan Pekan UMKM Hebat, sebuah pagelaran spektakuler yang memperlihatkan potensi luar biasa dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Bontang, Minggu (12/5/24).
Pemkot Bontang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian Dan Perdagangan (DKUKMPP) yang telah menyelenggarakan acara ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap UMKM lokal untuk terus maju dan berkembang.

“Acara yang sudah berlangsung saya pastikan dapat membangkitkan UMKM di Bontang, serta keinginan masyarakat Kota Bontang yang butuh hiburan,” ujar Wawali Najirah.

Ia mengapresiasi bahwasannya melalui pekan UMKM ini, turut membantu dalam pengembangan ekonomi kerakyatan di Kota Bontang. Sebagaimana kita ketahui bahwa perhatian Pemkot Bontang terhadap segala upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang akan terus ditingkatkan, karena hal tersebut adalah merupakan modal dasar peningkatan pembangunan.

UMKM bukan hanya sekadar penghasilan bagi pelakunya, tetapi juga menjadi penopang ekonomi lokal, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan pekan UMKM ini diharapkan bisa menjadi wadah informasi bagi para pelaku UMKM, bisa menumbuhkan wirausahawan baru, serta bisa mendorong perkembangan UMKM, sehingga UMKM kita bisa naik kelas,” imbuhnya.

Karena dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif serta masuknya era globalisasi, pengembangan sumber daya manusia dan UMKM menjadi salah satu skala prioritas yang secara konsisten terus dilakukan oleh pemerintah. Karena sektor ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Berlangsung Selama 2 Hari, Kejurprov Road Race Seri II Kaltim Resmi Ditutup

0
Berlangsung Selama 2 Hari, Kejurprov Road Race Seri II Kaltim Resmi Ditutup
Penyerahan hadiah para pemenang. (Dok).

BONTANG – Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Bontang menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Seri II Kaltim, yang bertempat di area perkantoran DPRD Bontang, Jalan Moeh Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (12/5/2024).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 11-12 April 2024. Kegiatan ini juga diikuti sebanyak 9 kabupaten/kota meliputi Bontang, Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Timur, dan Kutai Barat.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing diwakili Waka Polres Bontang, Kompol Faisal Risa mengatakan, balap motor adalah salah satu olahraga yang digemari oleh banyak orang, tidak hanya kaum adam akan tetapi juga kaum hawa. Ini membuktikan, bahwa olahraga ini mempunyai penggemar yang masif, baik hanya untuk kesenangan ataupun yang bersifat profesional.

“Saya sangat menyambut kegiatan seperti ini. Talenta-talenta muda para pembalap kedepan, tentunya diharapkan jika ada salah satu pembalap dari Kejurprov ini bisa memenangkan kompetensi di tingkat lebih tinggi,” ucapnya saat sambutan berlangsung.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispopar Kota Bontang, Andi Perenrengi mengungkapkan, di skala nasional, banyak sekali atlet-atlet Indonesia yang telah terbukti memberikan prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan dan event-event bergengsi.

Kejurnas balap motor Indonesia semakin menggeliat, salah satunya karena keberadaan oneprix yang notabene kejurnas balap motor bebek.

“Kejurprov balap motor ini membuktikan bahwa masyarakat sangat menggemari kejuaraan balap motor, melalui semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan yang terbangun di antara semua,” ungkapnya.

Melalui event ini, semuanya telah mengalami momen-momen yang tidak akan terlupakan dan juga bisa saling mempererat tali persaudaraan di antara komunitas pecinta balap motor di Kota Bontang sendiri.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang di kejuaraan ini, tidak lupa saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kapolres Bontang beserta jajaran atas suksesnya pelaksanaan Kejurprov II Balap Motor Kapolres Cup Bhayangkara Presisi di Kota Bontang,” paparnya.

Dirinya juga berharap, di kejuaraan seperti ini dapat dijadikan agenda tahunan. Sehingga melalui kejuaraan ini bisa terus melahirkan bibit-bibit baru yang akan membanggakan Kota Bontang dan regenerasi akan terus berlangsung.

“Dengan mengucapkan hamdalah, Kejurprov II Balap Motor Kapolres Cup Bhayangkara Presisi Kota Bontang, saya tutup secara resmi,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Bontang Gelar Kejurprov Road Race II Kaltim

0
Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Bontang Gelar Kejurprov Road Race II Kaltim
Pembukaan Road Race Kapolres Cup Bhayangkara Presisi Kejurprov Seri II Kaltim, di sirkuit non permanen Bontang Lestari (Dok).

BONTANG – Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Bontang menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Seri II Kaltim, Road Race yang berlangsung selama 2 hari mulai 11-12 April 2024, yang bertempat di area perkantoran DPRD Bontang, Jalan Moeh Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Sabtu (11/5/2024).

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispopar Kota Bontang, Andi Perenrengi mengatakan, olahraga balap motor tidak hanya menguji ketangkasan dan adrenalin para pembalap, tetapi juga membutuhkan mentalitas yang kuat, disiplin, dan strategi yang sangat matang.

Dalam Kejurprov II Balap Motor Kapolres Cup Bhayangkara Presisi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pembalap muda, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjadi ajang pembinaan dan pengembangan atlet balap motor di Kaltim.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Bontang mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Kejurprov balap motor. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian polri, khususnya Polres Bontang dalam membina dan mengembangkan potensi para pemuda khususnya di bidang olahraga balap motor,” ucapnya saat sambutan.

Untuk para pembalap pemuda yang akan bertanding, dirinya ingin seluruh para pembalap tetap menjunjung tinggi sportifitas dan semangat persaudaraan. Tunjukkan kemampuan terbaik, dan raih prestasi dengan gemilang, jadilah pembalap yang handal dan berprestasi.

“Marilah kita jadikan Kejurprov II Balap Motor Kapolres Cup Bhayangkara Presisi ini sebagai momentum untuk meningkatkan semangat juang dan sportivitas para pembalap muda, serta sebagai sarana untuk mempromosikan Kota Bontang sebagai daerah yang potensial dalam bidang olahraga balap motor,” jelasnya.

Diketahui ada 9 Kabupaten/Kota yang mengikuti Kejurprov II Balap Motor Kapolres Cup Bhayangkara Presisi, meliputi Bontang, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Paser. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Simpatisan Basri-Chusnul Serahkan Surat Dukungan Pasangan Calon Perseorangan ke KPU

0
Basri - Chusnul Didaftarkan ke KPU, Udin: Berkas Belum Selesai Karena Perubahan Wakil
Simpatisan Basri-Chusnul mendatangi kantor KPU. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – H-1 penutupan penyerahan surat penyerahan dukungan pasangan calon perseorangan, simpatisan pasangan Basri-Chusnul, Pusat Perhubungan Masyarakat (PHM) hadir ke KPU, Sabtu (11/5/24).

Azis Maidy Muspa, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU mengatakan, bahwa melalui aplikasi Silon KPU, mereka menerima permohonan dari paslon tersebut, bahwa akan hadir Sabtu ini untuk mendaftar.

Namun, karena adanya perubahan calon wakil wali kota dalam kurun waktu yang mepet yakni 2 hari, PHM membutuhkan lebih banyak waktu untuk merubah beberapa berkas.

“Mereka datang karena memenuhi janji untuk datang hari ini. Walaupun masih ada berkas yang perlu diperbaiki,” ujar Azis.

“17000 lebih KTP yang terverifikasi, jadi dalam lembaran-lembaran data tersebut kita harus ubah nama wakilnya,” tambah Ketua PHM, Udin Mulyono menjelaskan.

Udin juga mengatakan, bahwa perubahan yang mendadak tersebut tidak berpengaruh kepada pendukung yang sudah memberikan KTP mereka, karena pada dasarnya survei yang dilakukan adalah untuk Basri.

“Mereka tidak ada yang masalah, karena memang Najirah belum ada rencana Independen, jadi kita tidak harus konfirmasi ulang,” tambahnya.

Udin Mulyono menambahkan, bahwa besok ia akan kembali lagi ke KPU untuk melakukan penyerahan berkas. Kedatangannya kali ini dikarenakan ia sudah terlanjur memberitahu KPU untuk hadir.

“Kami tetap janji dahulu hari ini hadir, sebenarnya berkas belum selesai, jadi besok datang lagi,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Basri mantap melalui jalur independen, meskipun pihak partai nantinya akan mengeluarkan SK, Basri kekeh untuk menggunakan jalur independen tersebut.

Diketahui Basri beserta Chusnul tidak dapat ikut mengantarkan berkas, karena harus melakukan pengobatan sehingga PHM akan mewakilkan mereka untuk itu.

“Kami sudah pegang surat kuasa dari Basri dan akan kembali besok,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam