Beranda blog Halaman 607

Resmikan Kantor Baru Kelurahan Satimpo, Basri Ingin Layanan Makin Maksimal

0
Resmikan Kantor Baru Kelurahan Satimpo, Basri Ingin Layanan Makin Maksimal
Peresmian Kantor Baru Kelurahan Satimpo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase meresmikan gedung baru Kantor Kelurahan Satimpo, di Jalan Ulin RT 20 samping Lapangan Bola HOP I, Kecamatan Bontang Selatan, pada Rabu (15/5/24).

Peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng serta pemotongan pita oleh Wali Kota Bontang beserta lurah Satimpo.

Pelayanan Kelurahan Satimpo diharapkan dapat lebih maksimal dengan adanya gedung batu tersebut. Sebelumnya kantor mereka masih menempati salah satu gedung aset milik Perpustakaan Kota Bontang.

“Setelah sekian lama akhirnya Satimpo memiliki gedung sendiri,” ucap Basri.

Basri mengungkapkan bahwa seluruh kelurahan di Kota Bontang memiliki gedung sendiri merupakan salah satu program beliau bersama dengan Najirah, sehingga dengan adanya gedung yang layak ia ingin pelayanan akan makin di kedepankan.

Lurah Satimpo, Maryono mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Kota Bontang, ia juga menambahkan agar bisa makin maksimal ia ingin Satimpo memiliki Gedung Pertemuan Umum (BPU) agar diskusi bersama masyarakat dapat berjalan lancar.

“Meski pembangunannya hampir dua tahun tapi kami senang memiliki gedung sendiri,” ujar Maryono

Pelayanan Satimpo telah resmi pindah sejak Senin, 29 April 2024 lalu. Hal itu sudah ia umumkan melalui sosial media maupun bersosialisasi kepada masyarakat.(sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kecamatan Bontang Barat Sosialisasi Standar Pelayanan Publik

0
Kecamatan Bontang Barat Sosialisasi Standar Pelayanan Publik
Kegiatan sosialisasi di Kecamatan Bontang Barat. (Dok).

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat melaksanakan sosialisasi terkait Pembahasan Penyusunan Perubahan Standar Pelayanan, yang dihadiri setiap perwakilan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kecamatan Bontang Barat. Kegiatan ini digelar di Balai Pertemuan umum, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (14/5/2024).

Camat Bontang Barat, Ida Idris, yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bontang Barat, Robby Andi Lolo menyatakan, ketersediaan standar pelayanan dalam penyelenggaraan pelayanan publik, sungguh menjadi hal yang krusial.

Karena standar pelayanan merupakan pondasi dalam penyelenggara pelayanan publik, yang sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dan profesional dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan melalui sosialisasi standar pelayanan ini, masyarakat dapat memberikan masukan dan saran, untuk perbaikan standar pelayanan yang diberikan di lingkungan Kecamatan Bontang Barat khususnya,” ucapnya saat sambutan.

Kegiatan sosialisasi standar pelayanan terdiri dari 8 kategori, meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), perekaman Kartu Identitas Anak (KIA), surat keterangan Pindah atau Masuk Penduduk, Ahli Waris, Dispensasi Nikah, surat keterangan Belum menikah, dan surat keterangan tidak mampu. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, 20 KUBE di Bontang Terima Bantuan Usaha

0
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, 20 KUBE di Bontang Terima Bantuan Usaha
Pembukaan kegiatan Bimtek dan penyerahan bantuan secara simbolis pada peserta KUBE, di Aula Dispopar Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kota Bontang menerima bantuan Usaha Ekonomi Kreatif (UEK) dari Pemprov Kaltim. Sebanyak 20 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) mendapat bantuana senilai kurang lebih Rp 400 juta. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Dispopar Bontang, Selasa (14/5/2024).

Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Asdar Ibrahim mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang, salah satunya adalah melalui usaha ekonomi produktif KUBE.

“Diketahui KUBE ini salah satu program yang prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional, untuk Kota Bontang mulai 2021-2026 mendatang,” ucapnya saat sambutan.

Selain itu melalui Bimtek ini peserta diberikan pemahaman yang lebih mendalam, terkait dengan manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran produk, hingga aspek aspek lainnya, yang menjadi kunci keberhasilan dalam menjalani sebuah usaha.

“Maka dari itu, Bimtek ini sangat membantu dan juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki usaha,” tambahnya.

Pemkot Bontang sangat ingin pengurus dan juga anggota KUBE, dapat lebih meningkatkan kompetensinya supaya bisa terus membangun kerjasama dan koordinasi dengan baik lagi untuk program penanganan kemiskinan. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Kecamatan Bontang Selatan Gelar Sosialisasi Program Stimulan Tahun 2024

0
Kecamatan Bontang Selatan Gelar Sosialisasi Program Stimulan Tahun 2024
Pembukaan sosialisasi program Stimulan di Kecamatan Bontang Selatan. (Dok).

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan menggelar sosialisasi program stimulan di lingkungannya, yang berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (14/5/2024).

Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, meliputi Administrasi Pembangunan, Bapelitbag, Inspektur Daerah, Dinas Kesehatan, DKP3, DKUMPP, Dinas Sosial, dan Pengadaan Barang dan Jasa Kota Bontang.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bontang, Dasuki mengatakan, program fasilitasi partisipasi masyarakat ini adalah program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pembangunan di daerah dengan melibatkan masyarakat. Bertujuan untuk meningkatkan fasilitas sarana, prasarana umum dan lingkungan hidup serta pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan RT.

“Perlu diketahui dalam program ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah daerah yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap perencanaan pembangunan di kelurahan yang berbasis pada tingkat RT,” jelasnya.

Sehingga dirinya ingin setiap Ketua RT, pengurus RT, maupun forum RT harus bisa berperan sangat aktif dalam mendukung visi dan misi pembangunan pemerintah daerah.

Perangkat RT harus mampu menjadi dinamisator peningkatan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan juga pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Ketua RT ini merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa atau kelurahan, bahkan pembangunan nasional. Sehingga menjadi tonggak strategis dalam keberhasilan seluruh program pembangunan yang ada. Selain itu, juga mempercepat terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat,” ucapnya.

Dilaksanakan sosialisasi stimulan ini berharap nantinya, seluruh ketua RT dan kelompok masyarakat dapat lebih paham apa dan bagaimana, dari makna mengenai pelaksanaan kegiatan Stimulan tersebut.

“Semoga kegiatan berjalan dengan lancar, mulai dari persiapan pelaksana hingga pelaporan. Maka dari itu, kegiatan sosialisasi program Stimulan Kecamatan Bontang Selatan Tahun 2024 resmi saya buka,” paparnya.

Diketahui ada sebanyak 121 orang yang mengikuti kegiatan sosialisasi Stimulan ini, seperti forum RT atau Perwakilan Pokmas, Ketua PKK, serta Pokja setiap kelurahan dan kecamatan, di lingkungan Kecamatan Bontang Selatan. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Gelar Public Speaking Mitra Kelurahan Tanjung Laut Indah, Pemkot Harap Dapat Tingkatkan Kualitas SDM

0
Gelar Public Speaking Mitra Kelurahan Tanjung Laut Indah, Pemkot Harap Dapat Tingkatkan Kualitas SDM
Asisten 3, Akhmad Soeharto saat beri sambutan wakili pemkot. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Bimbingan Teknis (Bimtek) keterampilan public speaking mitra Kelurahan Tanjung Laut Indah dilaksanakan di Hotel Bintang Sintuk, Selasa (14/5/24). Kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang peserta.

Wali Kota Bontang, Basri Ras melalui Asisten 3, Akhmad Soeharto menyambut baik pelaksanaan bimtek ini, karena public speaking atau kemampuan berbicara di depan khalayak umum ini memiliki peran yang sangat penting.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas diri, khususnya dalam bidang public speaking, yang menjadi salah satu keterampilan krusial dalam kehidupan profesional dan sosial kita,” ujarnya.

Kegiatan ini dinilai sebagai sebuah langkah strategis demi meningkatkan keterampilan public speaking bagi mitra Kelurahan Tanjung Laut Indah. Disadari bahwa public speaking bukanlah semata-mata tentang menjadi seorang pembawa acara atau moderator yang pandai berbicara di depan umum. Lebih dari itu, public speaking merangkum beragam kemampuan mulai dari presentasi yang memukau, komunikasi personal yang efektif, pelayanan yang unggul, hingga kemampuan menangani keluhan atau permasalahan dengan baik.

“Keterampilan public speaking yang kuat akan memberikan dampak positif yang besar bagi kinerja dan citra kelurahan. dalam era yang semakin terbuka dan kompetitif seperti sekarang ini, kemampuan untuk berbicara dengan percaya diri dan memukau menjadi modal utama dalam mencapai kesuksesan,” ujarnya.

“Oleh karena itu, melalui acara ini, kita berharap dapat mengasah kemampuan public speaking para mitra kelurahan, agar mampu berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, serta bimbingan teknis yang diberikan oleh para ahli di bidangnya, peserta akan mampu menguasai keterampilan public speaking dengan baik. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar dan berlatih secara intensif, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang inspiratif bagi lingkungan sekitar.

“Mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang akan kita bawa kembali ke tempat tugas masing-masing,” tutupnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

50 IRT Bontang Terima Bantuan Usaha dari Dinas Sosial Provinsi Kaltim

0
50 IRT Bontang Terima Bantuan Usaha dari Dinas Sosial Provinsi Kaltim
Penyerahan simbolis bantuan usaha Dinsos. (ist)

BONTANG – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memberikan bantuan usaha kepada 50 Ibu Rumah Tangga (IRT) rawan sosial ekonomi, Senin (13/5/24), di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengungkap, bantuan tersebut ditujukan kepada wanita yang dengan kondisi ekonomi sulit.

“Ibu-ibu single parents atau yang memiliki kondisi keluarga di bawah rata-rata,” terangnya.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat digunakan untuk membangun usaha produktif. Adapun dampak jangka panjang yang diharapkan yakni, bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga.

“Ini merupakan upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kota Bontang,” tambahnya.

Wali Kota Bontang, Basri Rase melalui Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Asdar Ibrahim mengucapkan terimakasih atas perhatian kepada perempuan Kota Bontang. Ia harap para calon penerima bantuan dapat menjadi pengusaha mandiri, untuk mengubah hidup menjadi lebih baik.

Asdar menyebutkan, angka kemiskinan ekstrem di Kota Bontang mengalami penurunan, menjadi 387 kepala keluarga, “Saya berharap 50 orang ini dapat berkontribusi membantu penurunan angka ini,” harapnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

DPK Laksanakan Bimtek Sistem Pengawasan Kearsipan Internal

0
DPK Laksanakan Bimtek Sistem Pengawasan Kearsipan Internal
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bahauddin menyampaikan sambutan mewakili Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) melaksanakan Bimtek Sistem Pengawasan Kearsipan Internal (Simas Pinter) di Hotel Grand Mutiara, Selasa (14/5/24).

Wali Kota Bontang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bahauddin mengatakan, di tengah perkembangan arus teknologi informasi saat ini, semua akses informasi bisa terhubung dengan cepat melalui jaringan internet.

Hal ini tentunya menuntut kita sebagai pemerintah termasuk pemerintah kota, untuk terus menciptakan inovasi dalam bentuk aplikasi dalam upaya memudahkan pelaksanaan tugas pemerintahan, sehingga dapat dilaksanakan secara cepat, akurat, objektif dan berkualitas.

Mendorong pencipta arsip dan arsip daerah dalam menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, standar kearsipan, dan peraturan perundangan yang berlaku. Maka perlu dilakukan pengawasan secara komprehensif yaitu melalui kegiatan audit kearsipan internal yang dilaksanakan oleh arsip daerah Kota Bontang atas pengelolaan arsip dinamis di perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bontang dengan menggunakan sistem aplikasi yang cepat, akurat, aman dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya sangat mendukung program-program kearsipan dalam rangka upaya penyelamatan memori kolektif bangsa, dan rekam jejak akuntabilitas roda pemerintahan dan pembangunan Kota Bontang,” ujarnya.

Arsip yang autentik dan terpercaya merupakan aset berharga bagi kita sebagai penyelenggara pemerintahan, karena arsip tersebut tidak hanya merekam jejak kegiatan dan keputusan kita, tetapi juga merupakan bukti nyata dari proses pengambilan keputusan yang sesuai dengan prinsip dan kaidah standar kearsipan.

Melalui kegiatan ini, kita akan berbagi pengetahuan terutama tentang pengawasan kearsipan internal. saya berharap agar acara ini dapat menjadi ajang yang produktif dan kolaboratif, di mana setiap peserta dapat saling belajar dan memperkaya pengalaman dalam rangka pengelolaan kearsipan yang lebih baik lagi. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Memulai Perjuangan di Championship Series, Borneo FC dapat Dukungan Penuh dari Pupuk Kaltim

0
Pembinaan sepak bola usia muda menjadi salah satu fokus sinergi Pupuk Kaltim dengan Borneo FC. Seperti yang sudah dimulai saat gelaran Coaching Clinic di Bontang, Desember 2023 lalu, yang melibatkan 15 Sekolah Sepak Bola (SSB).

BONTANG – Sejak menjadi sponsor tim sepak bola kebanggaan Kalimantan Timur, Borneo FC, di 2022 lalu, PT Pupuk Kalimantan Timur memiliki cita-cita untuk turut memajukan industri sepak bola di level nasional dan global. Selama dua musim terakhir, Pupuk Kaltim mendukung kiprah Borneo FC berlaga di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Tanah Air, Liga 1. Sebuah dukungan yang sangat signifikan karena di Liga 1 musim kompetisi 2023/2024, Borneo FC mengukir prestasi membanggakan, menjadi juara di Reguler Series.

Merajai klasemen sejak di putaran pertama Liga 1 2023/2024 bergulir, Borneo FC menunjukkan konsistensi di sepanjang musim. Tak heran, skuad asuhan Pieter Huistra ini mulus melenggang hingga meraih titel juara Reguler Series. Namun perjuangan tim Pesut Etam ini belum berakhir, karena sesuai dengan aturan baru kompetisi, Borneo FC melaju ke babak Championship Series untuk menentukan juara sesungguhnya dari Liga 1 2023/2024.

“Tentu kami sangat bangga dengan torehan prestasi yang diukir tim Borneo FC. Prestasi ini menunjukkan bahwa perkembangan sepak bola di Kalimantan Timur tidak bisa dipandang sebelah mata. Bisa meraih juara di Reguler Series dan sekarang berlanjut ke Championship Series adalah capaian yang luar biasa. Bagi Pupuk Kaltim, menjadi bagian dari kesuksesan ini tentu juga adalah raihan yang sangat membanggakan. Prestasi ini bukan cuma milik Borneo FC dan Pupuk Kaltim, tapi juga milik seluruh masyarakat Kalimantan Timur,” ungkap Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo.

Sinergi positif antara Pupuk Kaltim dan Borneo FC diharapkan bisa mengharumkan persepak bolaan Kalimantan Timur di level nasional dan global

Sejak awal mendukung Borneo FC sebagai salah satu sponsor utama, Pupuk Kaltim memang bercita-cita untuk mulai membangun kembali generasi emas sepak bola Kalimantan Timur. Salah satunya lewat dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda. Mengingat besarnya potensi dan talenta pesepak bola andal dari Kalimantan Timur, tentu upaya pembinaan usia muda akan sangat krusial dalam pengembangan sepak bola lokal.

Pupuk Kaltim dan Borneo FC pun sempat menggelar Coaching Clinic sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Pupuk Kaltim ke-46 pada 11 Desember 2023 lalu. Kegiatan ini mengumpulkan 15 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bontang dengan total peserta mencapai 100 anak. Perwakilan dari SSB mendapatkan pengalaman berharga lewat suntikan ilmu baik teori maupun praktik dari tim pelatih Borneo FC secara langsung. Selain itu, Pupuk Kaltim juga turut menyalurkan bantuan perangkat olahraga dan dana pembinaan untuk masing-masing SSB senilai Rp 5 juta.

Dengan rekam jejak yang mumpuni di bidang pembinaan sepak bola usia muda, Pupuk Kaltim yakin skuad Borneo FC bisa membawa perubahan signifikan di industri sepak bola Kalimantan Timur.

Sinergi positif yang terjalin antara Pupuk Kaltim dan Borneo FC diharapkan bisa membawa raihan yang positif pula di lapangan hijau, terutama memasuki babak Championship Series. Tentu diperlukan dukungan dari banyak pihak agar langkah dan perjuangan Borneo FC bisa lancar serta berbuah manis.

“Salah satu tujuan Pupuk Kaltim mendukung Borneo FC adalah untuk memperkenalkan potensi sepak bola Kalimantan Timur, tidak hanya di kancah dalam negeri, tapi juga dalam skala global. Seperti yang kita ketahui, tiga tim teratas dari Championship Series ini akan berkesempatan melaju jadi wakil Indonesia di level Asia. Mewakili Pupuk Kaltim serta masyarakat Bontang pada khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya, kami turut mendoakan agar di Championship Series nanti, Borneo FC juga bisa meraih hasil yang maksimal dan InsyaAllah bisa merebut titel juara. Selamat berjuang, skuad Pesut Etam! Manyala!” tutup Soesilo. (adv)

Nikah Dini Menurun, Gaul Bebas Meningkat

0
Nikah Dini Menurun, Gaul Bebas Meningkat
Dian Eliasari, S.KM. (ist)

Oleh:

Dian Eliasari, S.KM.

Member Akademi Menulis Kreatif

Pernikahan sejatinya menjadi dambaan setiap laki-laki atau perempuan yang sudah dewasa. Hari pernikahan menjadi momen yang disambut dengan bahagia dan suka cita keluarga besar. Berharap agar hubungannya langgeng sampai maut memisahkan. Karena itulah dibutuhkan persiapan baik sebelum maupun setelahnya. Mulai dari ilmu kesehatan reproduksi, hak dan kewajiban suami istri, masalah kesehatan ibu dan anak, manajemen konflik, dan lainnya.

Undang-undang telah menetapkan usia seseorang boleh menikah yaitu saat berumur 19 tahun. Sedangkan untuk anak di bawah umur 19 tahun, jika ingin menikah harus membuat surat permohonan dispensasi nikah dari pengadilan agama dan disertai alasannya.

Beberapa tahun ini, Pengadilan Agama (PA) Kota Bontang menerima banyak permohonan dispensasi nikah meskipun trennya terus menurun. Sebagian besar dari mereka ingin segera menikah karena hamil duluan. Dari data (PA) Kota Bontang, angka perkara dispensasi nikah pada 2023 berada di angka 21 perkara. Terjadi penurunan angka perkara, yang sebelumnya di 2020 mencapai 71 perkara, 2021 mencapai 58 perkara, dan 2022 mencapai 31 perkara. (radarbontang.com.//03/05/2024)

Oleh karena itu Pemerintah Kota (pemkot) Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPKB), menggelar kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Perkawinan Anak, Kamis (02/05/24) di Auditorium 3 Dimensi. Sebagai bentuk pencegahan dan penanganan terhadap perkawinan anak menjadi prioritas.

Lukman yang menjabat sebagai Kepala Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah menyampaikan, bahwa untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan anak, dibutuhkan koordinasi yang kuat dari semua pemangku kepentingan yang ada, mulai dari pemerintah sampai ke masyarakat.

Nikah Dini Dicegah, Gaul Bebas Dibiarkan

Meskipun pemerintah berhasil mencegah angka pernikahan dini dengan berkurangnya pengajuan permohonan dispensasi nikah. Tapi hal itu tidak bisa dijadikan sebagai indikator keberhasilan perlindungan anak. Karena di tengah masyarakat masih banyak anak yang terjerumus pada pergaulan bebas dan itu tidak terdata.

Bahkan sampai hari ini kekerasan seksual pada perempuan dan anak terus meningkat,  padahal aparat juga tidak pernah berhenti menyuarakan dan mendorong dibuatnya aturan-aturan yang bisa melindungi perempuan dan anak. Namun upaya tersebut masih terbatas pada upaya kuratif, belum sampai menyentuh akar masalah kekerasan pada anak maupun nikah dini.

Padahal jika kita amati, maraknya pergaulan bebas bersumber dari pola kehidupan liberal yang serba bebas. Tidak adanya aturan hidup yang bersumber dari agama (sekuler), menjadikan remaja bergaul tanpa batasan dan hanya mengikuti kemauannya saja. Tidak ada support sistem baik dari keluarga maupun lembaga pendidikan yang mampu membentuk kepribadian anak sehingga kehidupan anak mengalir mengikuti arus pergaulan bebas. Akubatnya adalah kehancuran generasi yang saat ini tersaji di depan mata kita serta di berbagai media.

Jadi meskipun upaya menekan pernikahan dini terus digencarkan, tapi tidak ada upaya yang sinergis untuk mencegah pergaulan bebas. Maka permasalahan anak akan tetap ada dan semakin beragam. Karena itu kita butuh solusi yang mendasar, sehingga permasalahan anak bisa tuntas sampai ke akarnya dan tidak menjadi fenomena gunung es.

Islam Melindungi Anak dari Pergaulan Bebas

Solusi mendasar untuk melindungi anak adalah dengan menerapkan aturan Islam dalam kehidupan. Islam memiliki aturan yang bersifat preventif (pencegahan) yang berupa sistem aturan pergaulan dalam Islam. Selain itu ada juga sistem sanksi yang bisa memeberi efek jera buat masyarakat dan penebus dosa bagi pelakunya.

Upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan aturan pergaulan Islam dalam kehidupan, di antaranya :

Pertama: Pada tataran keluarga, ada aturan kehidupan khusus. Aturan mengetuk pintu ketika bertamu lalu menunggu sampai tuan rumah siap dan jika tidak dibukakan maka tidak boleh masuk, batasan aurat dengan muhrim dan orang asing, aturan minta izin ke kamar orang tua, aturan pengasuhan, dan lain-lain.

Kedua: Pada tataran lembaga pendidikan. Menyiapkan kurikulum yang tujuannya adalah membentuk pola sikap dan pola pikir Islami, paham dengan ilmu dunia dan ilmu agama. Sehingga punya pemahaman dan sikap terkait pergaulan.

Ketiga: Adanya larangan berkhalwat (berdua-duaan), tabarruj (dandan berlebihan yang menarik perhatian lawan jenis), menundukan pandangan,  aturan interaksi yang dibolehkan yang berupa pendiidkan, kesehatan, muamalah dan hukum, serta aturan khimar dan jilbab di tempat umum. Masyarakat yang faham aturan agama juga akan terbiasa dengan amar makruf nahi munkar. Mengingatkan serta melaporkan apabila terjadi penlanggaran dalam interaksi antara laki-laki dan perempuan.

Keempat: Negara menerapkan aturan pergaulan di tengah masyarakat, kemudian mengawasi berjalannya aturan tersebut dengan menyebarkan petugas patroli dari kepolisian yang melakukan kontrol dan menegur pelaku pelanggaran. Negara juga menerapkan sanksi terhadap para pelaku kejahatan seksual. Bagi pelaku zina yang belum menikah dicambuk 100 kali. Sedangkan bagi pelaku zina yang belum menikah dirajam, yaitu dengan ditanam sampai batas leher kemudian dilempari dengan batu. Pelaksanaan hukuman ini disaksikan oleh masyarakat sehingga memberi efek jera.

Demikianlah aturan Islam terkait dengan pergaulan bebas. Dengan demikian akan mampu memberi perlindungan secara total bagi anak-anak dari para pelaku kekerasan seksual, sekaligus mampu menghindarkan anak dari pergaulan bebas yang dapat merusak generasi masa depan.

Wallahu a’lam bisshowwab

Kecamatan Bontang Utara Gelar Bimtek PBB Khusus ASN di Lingkungannya

0
Kecamatan Bontang Utara Gelar Bimtek PBB Khusus ASN di Lingkungannya
Kecamatan Bontang Utara saat menggelar Bimtek PBB di Halaman Kodim 0908, Bontang. (Dok).

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara menggelar Bimtek Peraturan Baris Berbaris (PBB) dikhususkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, yang berlangsung di Kodim 0908 Bontang, Senin (13/5/2024).

Kegiatan Bimtek PBB dan Pembinaan Wawasan Kebangsaan untuk tingkat Kecamatan Bontang Utara ini, diikuti peserta dari Seksi Ketentraman Ketertiban Umum dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) di lingkungan Kecamatan Bontang Utara.

Camat Bontang Utara, Zainuddin mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar mereka tetap mengerti dan paham makna dari bimtek tersebut. Apalagi sebagai ASN dalam melayani masyarakat, ketika ada yang melanggar lebih baik menegur dengan baik, jangan asal bertindak.

“Saya ingin dengan adanya kegiatan khusus di kelurahan dan Kecamatan Bontang Utara, semua ASN bisa memahami makna baris berbaris. Selain itu, juga paham makna wawasan kebangsaan,” ucapnya saat diwawancarai.

Diketahui kegiatan Bimtek ini dilakukan untuk pertama kalinya di lingkungan Kecamatan Bontang Utara, yang dimana terdapat 6 kelurahan di Bontang Utara harus ikut serta. Peserta yang mengikuti Bimtek PBB ini sebanyak kurang lebih 120 orang.

“Bimtek diadakan hanya di lingkungan Kecamatan Bontang Utara saja, karena sudah ada aturannya di wilayahnya masing-masing,” paparnya.

Zainuddin ingin Bimtek ini nantinya bisa berjalan dengan rutin, bahkan dirinya telah mengajukan untuk Bimtek tersebut agar sampai keluar kota dan daerah.

“Semoga kegiatan ini bisa berjalan rutin, tidak hanya di lingkungan Bontang saja, akan tetapi hingga luar daerah. Sehingga para peserta yang mengikuti Bimtek tersebut memiliki pengetahuan yang lebih luas lagi,” sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Pembinaan Perpolisian Masyarakat (Binpolmas) Polres Bontang, Aipda Iwan menyampaikan, bahwa ketika kelurahan atau kecamatan di wilayah Bontang Utara akan melakukan tugas patroli gabungan, harus turut sertakan Binpolmas Polres Bontang.

“Saya ingin, setiap ada yang bertugas berpatroli untuk mengikutsertakan Binpolmas, karena ini sudah termasuk patroli gabungan,” jelasnya.

Untuk kegiatan Bimtek PBB di Kecamatan Bontang Utara, didatangkan narasumber seperti Kapten Inf. Niko Kattani dari Danramil 0908/01, Iptu Lukito dari Kapolsek Bontang Utara, Ipda Supriyadi dari Waka Kapolsek Bontang Utara, Ipda Yudi Santoso dari Kasub Sektor Loktuan, Peltu Humam dari Babinsa Kelurahan Bontang Utara, serta Serka Purnomo dari Babinsa Kelurahan Bontang Kuala. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam