Beranda blog Halaman 671

Komisi B Gelar RDP, Bahas Distribusi Hingga Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

0
Komisi B DPRD Kota Bontang menggelar RDP. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait distribusi dan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) yang terjadi di Kota Bontang. Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Kota Bontang, Selasa (4/2/2025).

Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam menyampaikan, bahwa pembahasan gas elpiji 3 kg sudah menjadi trending topik di seluruh media sosial. Terlebih lagi, banyak sekali keluhan dari masyarakat yang tengah kesulitan untuk mendapatkan gas melon tersebut.

“Semua pihak yang bersangkutan sudah ada di sini, kita bahas bersama-sama terkait gas elpiji ini, dimana sekarang sedang meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Terlebih lagi, untuk saat ini jika ingin mendapatkan gas melon tersebut hanya terdapat di agen resmi saja, tidak berlaku lagi di pengecer atau sebagainya. Bahkan untuk bisa membeli gas melon pun, harus menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kondisi ini akibat aturan yang telah ditetapkan pada 1 Februari 2025 kemarin, dimana setiap pangkalan tidak lagi diperbolehkan menyalurkan gas melon pada pengecer.

Di kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia Kota Bontang, Arham, mengatakan jika pihaknya sebagai perwakilan dari masyarakat, sangat mengeluhkan untuk mendapatkan sebuah gas melon.

“Kita ini untuk mendapatkan satu tabung aja susah sekali, harus melewati seharian penuh bahkan menunggu sampai malam baru dapat satu tabung gas melon. Bagaimana bagi kita yang mempunyai usaha,” ungkapnya.

Dirinya menyatakan, kalaupun ada masyarakat yang mendapatkan gas melon pastinya dengan harga yang terbilang cukup lumayan, yakni Rp 25 ribu per tabung, bukan dengan harga Rp 21 ribu seperti Harga Eceran Tertinggi (HET).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kabur ke Balikpapan, Pelaku Penggelapan Motor di Pizza Hut Berhasil Diamankan

0
Kabur ke Balikpapan, Pelaku Penggelapan Motor di Pizza Hut Berhasil Diamankan
HRN (23) pelaku penggelapan motor di Pizza Hut Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang, bersama Jatanras Polda Kaltim telah berhasil mengamankan HRN (23) pelaku penggelapan motor di halaman parkir Pizza Hut, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Selasa (4/2/2025), sekitar pukul 16.30 Wita.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa, pelaku berhasil meminjam motor Honda Scoopy dengan plat KT 4083 QB, kepada korban dengan beralasan untuk mengambil barang di tempat kostnya, Sabtu (18/1/2025) lalu, sekitar pukul 17.05 Wita.

“Pas lagi istirahat, dia (pelaku) meminjam motor korban buat ambil barang, dan bilangnya pinjam hanya lima menit, karena kostnya ada di depan tempat kerja,” ucapnya.

Akan tetapi sampai dengan jam kerja selesai pun, pelaku juga tak kunjung kembali. Bahkan pelaku sampai tak ada kabar, dan juga tidak bisa dihubungi.

“Pelaku susah dihubungi, diduga pelaku telah memblokir semua kontak karyawan Pizza Hut, termasuk juga dengan nomor korban,” paparnya.

Korban yang merasa pelaku tak kunjung datang bersama motor miliknya, langsung mendatangi kost tersebut akan tetapi tidak bertemu dengan yang bersangkutan.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta dan langsung mengadu ke Polres Bontang.

Adanya laporan tersebut, Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang, bersama dengan Jatanras Polda Kaltim langsung menemukan jejak pelaku, dan dilakukan penangkapan di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.

“Kami telah mengamankan tersangka beserta barang buktinya, ke Mako Polres Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dihadiri Kepala BNN RI, BNNK Bontang Resmikan Gedung Baru

0
Dihadiri Kepala BNN RI, BNNK Bontang Resmikan Gedung Baru
Peresmian gedung BNNK Bontang terbaru yang berada di Jalan Awang Long. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kepala Badan Narkotika Nasional Repulik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom turut hadir dalam peresmian gedung BNN Kota Bontang yang baru, Selasa (4/1/2025) bertempat di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru.

Gedung baru BNN Kota Bontang dibangun pada Bulan April 2024 lalu dan rampung pada Desember 2024 kemarin. Perencanaan awal dilaksanakan pada 2020, namun karena adanya pandemi, barulah dapat direalisasikan tahun 2024 dengan total anggaran Rp 7,9 miliar.

Dalam sambutannya Basri Rase, Wali Kota Bontang mengatakan, bahwa Kota Bontang pada tahun 2021 masih menduduki peringkat kedua pemakai narkoba terbanyak se-Kalimantan Timur.

“Alhamdulillah sejak Pak Lulyana menjabat, sudah meningkat sosialisasi bahkan pelibatan masyarakat untuk memberantas narkoba lebih blusukan lagi,”

Lebih lanjut, di BNN juga sangat dilibatkan dalam perekrutan pegawai, mulai dari perusahaan hingga pemerintah. Para calon pegawai diwajibkan untuk melakukan tes urin sebagai salah satu syarat mendaftar.

Sementara itu, Marthinus menambahkan, bahwa gedung tersebut telah memenuhi standar BNN RI. Terdapat gedung seperti gedung utama, klinik, dan juga sel tahanan.

Ia menjelaskan, bahwa klinik menjadi lebih penting karena ia ingin masyarakat Bontang yang terindikasi sebagai pengguna, dapat diobati sepenuhnya dan benar-benar lepas dari jeratan narkoba.

“Semoga dengan adanya gedung baru ini, masyarakat Bontang dapat meningkatkan kepercayaannyan pada BNN Kota Bontang,” harapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Warga Silahkan Lapor! Kapolres Terima Informasi Via WhatsApp dan SMS di Nomor Ini

0
Warga Silahkan Lapor! Kapolres Terima Informasi Via WhatsApp dan SMS di Nomor Ini
Kapolres Bontang, AKBP Alex F L Tobing. (ist)

BONTANG – Ruang interaktif diberlakukan oleh Kapolres Bontang, AKBP Alex F L Tobing, melalui hotline media sosial WhatsApp dan Short Message System (SMS) untuk seluruh masyarakat Kota Bontang.

Sejak menjabat sebagai Kapolres Bontang dan membuka program tersebut, sepanjang 2024 pihaknya telah menerima ratusan laporan, informasi, saran maupun kritik. Bahkan, laporan yang diterima melalui hotline itu, membantu Polres Bontang dalam mengungkapkan sebuah kasus.

“Hotline tersebut digunakan masyarakat, sehingga kepolisian dapat memberikan respon lebih cepat,” ujarnya, Senin (3/2/2025).

Dengan adanya hotline tersebut, kinerja pihaknya menjadi lebih efektif dalam hal merespon laporan ataupun informasi. Hal tersebut yang salah satu pendekatannya kepada masyarakat Bontang.

Ia menilai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sangat terkendali di wilayah Bontang, peran masyarakat dalam menjunjung keamanan dan kenyamanan juga sangat ia apresiasi.

Adapun hotline Kapolres Bontang, yakni 082252528823, nomor tersebut dapat menerima laporan dan informasi melalui WhatsApp dan SMS.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bontang Jadi Tuan Rumah HUT Damkar ke-106, Rustam: OPD Lain Harus Bisa Mencontoh!

0
Bontang Jadi Tuan Rumah HUT Damkar ke-106, Rustam: OPD Lain Harus Bisa Mencontoh!
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Rustam, mengapresiasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang. Sebab pihaknya telah memberanikan diri menjadi tuan rumah di kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-106 yang berskala nasional.

Tak hanya itu, Rustam pun turut menyampaikan jika dari anggota Badan Anggaran (Banggar), dirinya sendiri telah berjuang untuk membantu dan menyetujui jika nantinya Kota Bontang, akan menjadi tuan rumah.

“Saat kepala dinas damkar mendatangi saya, pastinya saya sambut dengan baik dan menyetujui adanya kegiatan itu. Karena pastinya nanti akan ada dampak yang juga dinikmati oleh masyarakat.” ucapnya, Senin (3/2/2025).

Dampak yang akan dirasakan masyarakat seperti contohnya, naiknya perekonomian di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), transportasi, perhotelan, hingga pariwisata.

Sehingga, Rustam menyatakan dengan lantang bahwa untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, seharusnya bisa melakukan hal yang sama. Memberanikan diri untuk mengajak orang luar mendatangi dan berkunjung ke Kota Bontang.

“Seyogyanya semua OPD harus seperti itu, dan saya rasa OPD lain harus bisa mencontoh damkar, jangan kita terus yang keluar. Kalau bisa mereka yang kita panggil untuk datang ke Bontang, memperkenalkan daerah kita. Ini baru the best,” jelasnya.

Rustam pun berharap, dengan perdananya kegiatan damkar yang berskala nasional ini, dan memberanikan Kota Bontang untuk menjadi tuan rumah adalah sebagai contoh serta panutan untuk OPD lainnya. Agar Kota Bontang semakin dikenal oleh para wisatawan luar.

“Intinya saya sangat welcome dengan kegiatan ini, bahkan saya harap ini bukan hanya menjadi seremonial saja, akan tetapi sebagai pemicu OPD lain, karena damkar saja berani,” tutupnya

Penulis: Dwi S
Editor: Yuava Alam

Pemanfaatan Potensi Lokal Jadi Strategi Menarik Investor ke Bontang

0
Pemanfaatan Potensi Lokal Jadi Strategi Menarik Investor ke Bontang
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspian Nur. (ist)

BONTANG – Luasnya wilayah Provinsi Kalimantan Timur menjadi sebuah peluang tersendiri menemukan dan menggali potensi unggulan masing-masing daerahnya.

Di Indonesia, tiap-tiap provinsi di tanah air memiliki keunikan tersendiri termasuk dari sisi potensi produk unggulan bahkan sumber daya alamnya.

Hal ini juga yang kini dimaksimalkan Kota Bontang untuk melirik para penanam modal.

Peluang dan prospek besar bagi para investor untuk menanamkan modalnya tercermin dari potensi kota ini.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang pun terus berupaya untuk menarik perhatian dan minat para investor untuk menanamkan modal di Kota ini.

“Salah satu strategi yang bisa dilakukan dalam mendukung pembangunan dan investasi adalah pemanfaatan potensi lokal,” kata Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspian Nur.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemanfaatan potensi lokal adalah strategi untuk mengoptimalkan sumber daya daerah, mulai dari alam, budaya, atau keahlian masyarakat.

Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing daerah.

Jika dilihat dari catatan pihaknya, beberapa potensi investasi yang dapat dilirik para investor di Kota Taman yang terkenal dengan kota industri dan jasa.

Budidaya laut misalnya, memiliki wilayah laut yang cukup luas banyak sumber daya laut yang dapat dimanfaatkan baik untuk kebutuhan pangan maupun usaha.

Salah satu sektor sumber daya laut yang dapat dioptimalkan pengolahannya adalah rumput laut.

Salah satu manfaat rumput laut adalah sebagai penghasil keragenan yang banyak digunakan pada produk farmasi dan kosmetik, sebagai bahan pembuat gel dan pengental.

Selain pengolahan rumput laut, industri pengalengan ikan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif penopang perekonomian jangka panjang.

Data BPS Kecamatan Bontang Selatan tahun 2022 mencatat peningkatan produksi perikanan budidaya laut pada tahun 2021 sebesar 2.638 ton, dibandingkan produksi perikanan budidaya laut pada tahun 2020 yang mencapai angka 2.474 ton.

“Kawasan Bontang Lestari merupakan daerah yang strategis dalam pengolahan hasil laut, karena kawasan tersebut nantinya akan didirikan pelabuhan laut,” ujarnya.

Potensi lokal lainnya untuk investasi yakni pengolahan karet (polimer), pergudangan, perumahan (real estate), produksi & pengolahan garam, industri turunan soda ash, serta sarana olahraga & rekreasi.

Upaya mendorong potensi lokal ini sekaligus menjadi langkah untuk mendorong semakin tumbuhnya iklim investasi di daerah, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Faktor pendukung penting lainnya, selain indeks daya saing investasi yang perlu menjadi perhatian dalam upaya menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah, meliputi iklim usaha yang kondusif untuk berinvestasi, kejelasan prosedur untuk berinvestasi, kemudahan berinvestasi di daerah.

Kemudian ketersediaan informasi proyek-proyek investasi strategis yang bersifat clean and clear dalam bentuk dokumen IPRO (Investment Project Ready to Offer).

Termasuk sentimen positif daerah yang memberikan gambaran umum tentang suasana kondusif di daerah.

“Potensi lokal lainnya untuk investasi yakni pengolahan karet (polimer), pergudangan, perumahan (real estate), produksi & pengolahan garam, industri turunan soda ash, serta sarana olahraga & rekreasi,” tegas Aspian Nur. (adv/rls)

Editor: Yusva Alam

BPBD Perkirakan di Februari 2025, Intensitas Hujan di Bontang Mulai Mereda

0
BPBD Perkirakan di Februari 2025, Intensitas Hujan di Bontang Mulai Mereda
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Dari pemantauan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, prediksi curah hujan dan sifat hujan di Februari 2025 memasuki kategori menengah, dimana untuk wilayah Kota Bontang musim hujannya kian menurun.

Kepala Pelaksana (BPBD) Kota Bontang, Usman menyampaikan, bahwa untuk di awal Januari 2025 curah hujan masih terbilang sangat tinggi, akan tetapi saat memasuki Februari 2025 intensitasnya berubah menurun, yakni antara 201-300 mm.

“Untuk musim penghujannya kian berkurang, bahkan di akhir Februari ini akan menurun lagi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (3/2/2025).

Akibat masih memasuki musim penghujan, ada sebagian titik di wilayah Kota Bontang yang terdampak, dan menjadi langganan banjir, salah satunya di wilayah Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

“Kalau banjir masih ada di beberapa wilayah, termasuk yang menjadi langganan di Guntung, karena bersamaan dengan air pasang,” paparnya.

Adapun wilayah yang masih terdampak dengan banjir rob, meliputi sepanjang Jalan Kapten Piere Tendean atau Bontang Kuala (BK), Bontang Baru, hingga Gang. Cempaka dan sekitarnya.

Sehingga, Usman pun menambahkan untuk di wilayah Kota Bontang yang saat ini masih terdampak banjir, agar masyarakat tidak terlalu panik, sebab banjir yang muncul hanya dari banjir kiriman saja.

Akan tetapi pihak BPBD Kota Bontang tetap meminta pada masyarakat, supaya selalu memperhatikan keadaan air, dan juga memantau terus info BMKG di sosial media

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Satimpo Siapkan Kampung Madu Sebagai Salah Satu Produk Unggulan

0
Satimpo Siapkan Kampung Madu Sebagai Salah Satu Produk Unggulan
Proses panen madu. (ist)

BONTANG – Produksi madu kelulut di Kelurahan Satimpo menjadi salah satu produk unggulan di wilayah tersebut. Untuk itu pihaknya akan persiapkan menjadi kampung madu di Kota Bontang.

Lurah Satimpo, Maryono menjelaskan, bahwa kampung madu telah dirintis sejak tahun 2022 lalu. Hampir setiap RT memiliki perternakan madu kelulut yang berasal dari lebah klanceng.

“Awalnya dari salah satu warga yang merupakan pensiunan guru biologi vidatra,” terangnya, Minggu (2/2/2025).

Maryono mengungkapkan, selama ini pendanaannya selalu menggunakan dana stimulan RT untuk urban farming, dan kini sudah sebanyak 13 RT yang melakukan budidaya lebah klanceng ini. Adapun produk-produk tersebut selalu diminati oleh masyarakat Bontang hingga luar Bontang.

Bambang Hadi Wardoyo, pemilik Rumah Madu Abah yang merupakan pionir dari budidaya tersebut mengungkapkan, bahwa dalam 10 log dapat menghasilkan satu hingga dua liter madu dengan kemasan per botol ukuran 250ml.

“Hasil produksi tergantung cuaca, kalau terik bisa lebih banyak, begitupun sebaliknya,” terangnya.

Ia juga seringkali dipanggil oleh kelurahan untuk menjadi pembicara warga sekitar, dalam rangka budidaya madu klanceng di Kelurahan Satimpo. Adapun pemasaran dilakukan secara offline maupun online.

“Kalau online saya dibantu anak untuk promosi kayak di instagram gitu,” ujarnya.

Bambang juga menjelaskan, penjualan madu kelulut miliknya telah memiliki pembeli tetap, dan dia juga menaruh produknya di UMKM Center sehingga masyarakat Bontang bisa langsung membeli di sana.

“Saya ada teman juga d luar kota, dia selalu beli satu atau dua liter dan itu rutin saya kirim,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Serapan Anggaran Hingga Rp 248 Miliar, Tiga Proyek Pengerjaan di RSUD Selesai Tepat Waktu

0
Serapan Anggaran Hingga Rp 248 Miliar, Tiga Proyek Pengerjaan di RSUD Selesai Tepat Waktu
Kondisi luar bangunan RSUD Taman Husada Kota Bontang terkini. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang, telah menyelesaikan tiga proyek pengerjaan bangunan fisik, meliputi pemasangan lift, pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP), hingga pembuatan tempat parkir. Dalam pengerjaan tersebut telah mendapatkan serapan anggaran hingga Rp 248 miliar.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Rustam menyampaikan, bahwa untuk proyek pengerjaan yang dilakukan di RSUD Taman Husada, semua terselesaikan dengan tepat waktu. Bahkan nantinya masyarakat bisa langsung menikmati Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang telah tersedia.

“Menurut saya hasilnya pun sangat bagus, semoga nantinya segera bisa dipakai dan dinikmati oleh masyarakat. Jelas fisik dan resapan anggaran capai Rp 248 miliar, dan tersisa Rp 26 miliar,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (3/2/2024).

Walaupun semua proyek telah terselesaikan, akan tetapi belum bisa segera dioperasikan, seperti halnya tempat parkir. Masih menunggu Analisis Dampak Lalu Lintas (Andaladin), baru bisa dipergunakan. Sebab Rumah Sakit (RS) memiliki regulasi, bahwa Sarpras tersebut ada penunjangnya.

“Untuk parkir pun kalau bisa segera dioperasikan, tetapi masih menunggu proses dari provinsi, bukan dari kita. Bahkan lift pun juga belum bisa difungsikan, karena menunggu pengecekan dari pihak provinsi. Tetapi untuk pengerjaannya, semua telah selesai dan siap,” jelasnya.

Rustam pun mengapresiasi kontraktor yang dapat mengerjakan proyeknya dengan tepat waktu, terlebih lagi tidak ada keterlambatan. Walaupun fasilitas belum bisa dipakai, tetapi semua progres pengerjaan terbilang sangat luar biasa.

“Luar biasa kontraktornya, siang malam pun dikerjakan, jadi terselesaikan tepat waktu. Kemungkinan juga belum bisa digunakan, karena menunggu cor-nya yang belum waktunya, umurnya masih belum bisa diinjak,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pelayanan Kesehatan Posyandu ILP Nusa 2 Satimpo Diikuti Balita Hingga Lansia

0
Pelayanan Kesehatan Posyandu ILP Nusa 2 Satimpo Diikuti Balita Hingga Lansia
Kegiatan posyandu ILP. (Ist)

BONTANG – Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Nusa Indah 2 menggelar kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Senin (3/2/2025), di Posyandu Nusa Indah 2.

Kegiatan ini mencakup wilayah sasaran RT. 23 hingga RT. 25 di Kelurahan Satimpo. Posyandu ini memiliki tujuan memberikan layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien, dengan menyatukan berbagai layanan kesehatan dalam satu wadah, mencakup Posyandu Balita, Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) untuk remaja dan dewasa, serta Poslansia bagi warga lanjut usia.

“Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan merata,” terangnya.

Masyarakat yang hadir mulai dari penimbangan bayi, balita, remaja, dewasa/usia produktif dan lansia. Jenis pelayanan yang dilakukan juga beragam seperti pengukuran lingkar kepala, lengan dan perut, pemberian imunisasi dan Vitamin A pemeriksaan kesehatan bayi dan balita hingga layanan kesehatan bagi lansia.

“Kami harap Posyandu ILP yang mengintegrasikan layanan kesehatan ini, masyarakat makin mudah mendapatkan akses kesehatan yang berkualitas. Sehingga kesehatan bayi, balita, remaja, hingga lansia di Kelurahan Satimpo semakin meningkat,” ujar Maryono.

Dengan adanya layanan Posyandu ILP Nusa Indah 2 ini, diharapkan sistem pelayanan kesehatan di Kelurahan Satimpo semakin optimal, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam